spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1527

Hitachi Dukung Tumbuhnya Smart City Dengan Berbagai Solusi Baru nya

0

Telko.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan memasang lebih kurang 2.500 unit CCTV (Closed Circuit Television) atau kamera video digital yang tersambung dengan sistem pengamanan milik pemerintah yang difungsikan untuk memantau aktifitas warga untuk mencegah semakin meningkatnya gangguan keamanan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Upaya pemerintah  dalam membangun keamanan berbasis teknologi dengan konsep ‘Jakarta Smart City’ melaluidigital security ini akan melibatkan tiga instansi yaitu Pemprov DKI, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya. Tentu, adanya upaya pemerintah DKI Jakarta tersebut menjadi peluang bagi Hitachi Insight Group karena memiliki berbagai solusi yang dimilikinya.

Hitachi Insight group merupakan perushaan internet of things (IoT) secara global dan strategi go-to-market (GTM) untuk Hitachi, Ltd. (TSE: 6501) baru saja (9/2) meluncurkan softwareanalitik video baru untuk memperbaiki dan memperluas portofolio solusi Smart City dan Keamanan Publiknya, yang tentunya dapat menjadi pendorong agar upaya pemerintah dapat terealisasikan secara efisien dan efektif.

Hitachi Video Analytics (HVA) dapat mengkombinasikan visi komputer dan analitik yang canggih untuk mendapatkan wawasan yang luas dan menghasilkan peringatan pada saat itu juga yang mampu menyajikan hal-hal, yang tidak hanya disajikan kepada pemerintah DKI Jakarta tetapi juga kepada kota-kota lainnya, bandara, kampus, agen transportasi, dan bisnis.

Yang ditawarkan oleh Hitachi ini adalah Kecerdasan Operasional dan Bisnis. Di mana dengan solusi ini, penghitungan orang, deteksi antrian, analisis aktivitas, penghitungan secara langsung, dan perbaikan gambar menghasilkan wawasan yang membantu kota, bisnis, dan organisasi lainnya memperbaiki operasi dan pengalaman pelanggan. Hal ini juga akan membantu melindungi privasi individu, yang mampu membantuk mengurangi resiko dan liabilitas.

Selain itu, Hitachi juga menawarkan solusi Manajemen transportasi, lalu lintas dan parkir lalu lintas, dan parkir yang lebih pintar. Di mana, penghitungan kendaraan, analisis lalu lintas, deteksi tempat parkir, dan pengenalan plat kendaraan akan membantu kota dan bisnis untuk memperbaiki lalu lintas dan parkir untuk penghuni, komuter, dan pelanggan.

Hitachi juga memiliki solusi Keamanan dan Perlindungan Publik yang Lebih Efektif. Di mana, deteksi keamanan, deteksi objek yang tertinggal, pengenal wajah, dan peringatan sabotase kamera menyajikan kekuatan pengganda dapat membantu departemen keamanan publik untuk membantu menjaga individu dan properti.

“Kota-kota dan bisnis yang menginginkan keuntungan penuh dari transformasi digital membutuhkan visibilitas atas pengetahuan data yang bervariasi. Dan karena serangan serta bencana alam di area-area publik dan privat terus meningkat, keamanan telah menjadi prioritas utama,” kata Ruthbea Yesner Clark, Direktur Global, Strategi Smart Cities.

Ruthbea pun menambahkan bahwa “Meskipun video merupakan kesempatan signifikan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memastikan keamanan dan disajikan sebagai kekuatan pengganda untuk pemerintahan kota, tim penegak hukum dan keamanan, penggunaan teknologi video yang semakin berkembang terus meningkatkan kekhawatiran mengenai privasi. Namun, data video yang bertumpuk dari ujung ke ujung, perlu dimanfaatkan dengan lebih baik dan Hitachi memiliki solusinya”.

Hitachi Video Analytics  atau HVA ini dapat membantu untuk melakukan video analitik dengan menawarkan fitur keamanan privasi yang dapat digunakan dalam hubungannya dengan semua pengetahuan dan peringatan yang kuat. Dengan redanya kekhawatiran ini, HVA dapat membantu pelanggan untuk memanfaatkan dengan lebih baik data video mereka dengan menyajikan kecerdasan kritis yang dapat membantu meningkatkan operasi dan melindungi orang-orang dan aset-aset dengan lebih baik Kota-kota, bandara, sistem transportasi, kampus, pabrik dan lingkungan perdagangan eceran merupakan contoh-contoh dari tiper organisasi yang dapat memanfaatkan solusi analitik video yang efektif dari Hitachi.

Sebagai contoh, bandara dapat menggunakan HVA untuk meningkatkan keamanan bagi wisatawan dan juga mendeteksi antrian panjang dan mengoptimalkan susunan kepegawaian pada titik pemeriksaan keamanan atau meningkatkan proses kontrol passport. Sebagai hasilnya, para penumpang dapat melewati proses dengan lebih efisien dan menghabiskan waktu untuk berbelanja, makan atau menikmati fasilitas yang ada di terminal.

Para pedagang juga dapat memanfaatkan HVA untuk meraih level yang sama pada wawasan yang dapat ditidaklanjuti dari properti-properti pada bangunan yang dimiliki seperti yang mereka lakukan melalui website mereka. Dan kota dapat menggunakan HVA untuk meningkatkan keamanan, efisiensi dan transparansi operasional, sambil menyajikan layanan publik yang lebih baik melalui metrics – seperti foot traffic yang dikombinasikan dengan analisis lalu lintas di area pusat kota – yang dapat membantu bisnis lokal untuk membuat keputusan-keputusan yang lebih cerdas mengenai bagaimana mereka meletakkan tokonya dan melakukan bisnis.

HVA pun dapat menyajikan metodologi analisis yang canggih dan fitur-fitur untuk untuk keamanan video dan pemantauan tumpukan secara seksama, yang meningkatkan pengalaman pelanggan, menyajikan data video dengan kualitas yang lebih baik untuk analisis dan membantu melindungi privasi.

Apa saja yang dapat dilakukan HVA? Yang pertama, Detektor Objek. Di mana, kebanyakan solusi analitik video yang tersedia saat ini hanya menganalisa video pixels atau menyediakan metodologi trip-wire sederhana yang dapat berujung pada high rates atau false-positives.

Kontranya, teknologi detektor objek HVA menyediakan rekonstruksi 4-D dari gambar video 2-D dengan menggunakan partikel, perspektif, kecepatan, jalur deviasi dan jarak tempuh untuk meningkatkan akurasi dan secara dramatis mengurangi jumlah insiden false-positive – bahkan dalam kasus dimana visibilitas sangat kurang karena cuaca yang buruk.

HVA juga mampu melakukan Analitik Berbasis Skenario. Di mana klien dapat memastikan bahwa setiap modul analitik menggunakan sebuah algoritma khusus untuk mesin analitis untuk memperbaiki performa dan ketepatan dalam lebih lagi mengurangi resiko insiden false-positive.

Dari sisi keamanan, HVA juga terdapat solusi Pelindung Privasi. Dengan demikian, Kota-kota, agen pemerintah, dan perusahaan swasta yang memiliki kekhawatiran terhadap privasi dari konstituen dan pelanggan ketika menggunakan teknologi keamanan video dan monitoring dapat ditangani.

Untuk itu, HVA menawarkan perlindungan identitas yang otomatis dan lebih baik. Terlebih, pada saat ini banyak teknologi yang hanya menyediakan kemampuan untuk membuat pixel wajah, yang tetap bisa mengungkap personally identifiable information (PII) seperti pakaian atau area tubuh. Tetapi pada Fitur HVA Privacy Protector secara otomatis mendeteksi dan melindungi keseluruhan figur manusia.

Terlebih lagi, HVA mampu mengikuti jejak dan mencatat seluruh akses menuju data video untuk membantu mendukung transparansi dan membantu memerangi penyalahgunaan. Fitur ini juga dapat menjadi krusial bagi organisasi seperti rumah sakit dan sekolah, dimana privasi pasien dan anak muda dinilai vital dan melindungi PII dalam data video dapat mengurangi resiko dan liabilitas.

Keunggulan dari HVA ini adalah Video Enhancer yang mampu memfilter gangguan seperti hujan dan salju, yang dapat berpengaruh negatif terhadap resolusi video, untuk menyajikan tampilan yang lebih jernih dan mendukung monitoring video dengan kualitas tinggi dan analisis yang lebih akurat.

HVA juga mampu dijadikan sebagai Camera Health Monitor. Pasalnya, sudah tersedia deteksi otomatis terhadap sabotase atau kerusakan kamera. Camera Health Monitor HVA akan mengirimkan peringatan apabila masalah muncul untuk memastikan data video berharga dapat dijaga secara terus menerus.

HVA merupakan tambahan terbaru pada portofolio solusi Hitachi’s Smart City and Public Safety dan membangun keahlian perusahaan yang berkembang dalam hal IoT dan teknologi video. HVA terintegrasi dan memperluas Hitachi Video Management Platform(VMP), sebuah penyimpanan tervirtualisasi yang sangat hebat, networking dan compute appliance yang menawarkan tingginya ketersediaan, toleransi kesalahan, dan skalabilitas yang sederhana dan efektif dalam biaya.

Hal ini juga dapat digunakan dengan Hitachi Visualization Suite, yang mengintegrasi data IoT dari kamera video dan sistem serta sensor berbeda lainnya untuk menyediakan tampilan berbasis map untuk kesadaran situasi yang lebih baik. Digunakan bersama, solusi-solusi ini membentuk sebuah tumpukan video yang komprehensif yang didesain untuk membanti kepemimpinan Hitachi dan pelanggan dari perusahaan swasta membuka kunci dati nilai dan wawasan yang lebih besar lagi dari data video untuk meningkatkan efektifitas operasional, meningkatkan pengalaman pelanggan dan meningkatkan keamanan.

“Video merupakan alat yang efektif untuk menjaga keamanan manusia dan properti, tetapi tetap meninggalkan sumber yang secara signifikan kurang dimanfaatkan untuk operasional, bisnis, dan keamanan data publik saat ini. Dalam dunia dimana kamera keamanan bertugas dengan kritis dan penyebarannya berkembang pesat, pelangaan kami ingin mendapatkan nilai dan pengetahuan lebih dari lingkungan video mereka,” kata Mark Jules, Vice President, Public Safety And Smart City Solutions At Hitachi Insight Group.

Mark pun menambahkan bahwa “Hitachi Video Analytics merupakan solusi pintar untuk pulik dan organisasi sektor swasta untuk mengekstrak operasional dan pengetahuan keamanan dari data video, sambil membantu menjaga keamanan privasi para pelangganya, karyawan, dan masyarakat yang dilindungi. Dengan kemajuan dari portofolio Smart Cidy and Public Safety kami, Hitachi sedang menetapkan standar tinggi untuk inovasi yang menantang indstri untuk berubah dan menyediakan nilai yang lebih baik kepada pelanggannya.”

“Melihat gencarnya upaya pemerintah dalam pengadaan CCTV di setiap sudut kota dalam hal keamanan, kami berharap Hitachi Video Analytics (HVA) dapat menjadi solusi dan membantu mendigitalisasikan keamanan sebagai dukungan atas upaya pemerintah dalam mewujudkan Jakarta Smart City”, ungkap Suresh Nair, Regional Director, Hitachi Data System Indonesia. (Icha)

Qualcomm Rilis Chipset WiFi Generasi baru

0

Telko.id – WiFi menjadi alternative bagi para pengguna mobile ketika berada di dalam ruangan atau area tertentu. Namun, dengan semakin meningkatnya jumlah perangkat yang terkoneksi maka WiFi tidak akan menyenangkan lagi nantinya. Itu sebabnya, Qualcomm menerbitkan chipset baru yakni Qualcomm 802.11ax yang setara dengan LTE.

“Industri akan semakin penuh dan akan terjadi congestion,” kata Rahul Patel, Senior VP Connectivity Business Unit Qualcomm.

Rahul menambahkan bahwa “Jaringan akan semakin padat, padahal disisi lain, pelanggan membutuhkan benefit untuk mendapatkan kapasitas yang tinggi”.

Tentu dengan meluncurkan 802.11ax ini, Qualcomm berharap menjadi produsen chipset pertama yang mampu mendukung standar baru. Baik untuk router dan kebutuhan konsumen lainnya.

Pada produk 802.11ax ini, Qualcomm merancang chip WiFi baru dengan membangun dalam modulasi yang lebih tinggi dan pengaturan yang canggih sehingga mampu mendukung kapasitas yang lebih baik di jaringan Wi-Fi. Apalagi, saat ini pengguna WiFi senang saling berkirim data secara uplink, nah, dengan 802.11ax akan dilakukan terjadwal sehingga tidak akan saling berbenturan. Dengan demikian pengiriman data juga akan lebih lancar.

Tiga teknologi baru untuk Wi-Fi

Orthogonal frequency-division multiple access merupakan bagian dari standar LTE, dan sekarang Qualcomm membawa ke Wi-Fi. Router Wi-Fi saat ini menggunakan time-division multiplexing, yang berarti bahwa layanan klien yang berbeda menggunakan frekuensi yang sama pada waktu yang berbeda. Hal ini membuat pembagian frekuensi memungkinkan band spektrum itu sendiri akan dibagi sehingga beberapa klien dapat dilayani pada waktu yang sama.

“Jika Anda memiliki klien 20 megahertz dan klien 40 megahertz dan Anda memiliki 80 channel megahertz untuk bekerja, maka saluran akan mendapatkan mengiris menjadi potongan-potongan 20 megahertz dan 40 megahertz secara sekaligus mendukung klien-klien,” kata Patel.

802.11ax juga membawa modulasi yang lebih tinggi untuk Wi-Fi. Di mana chipset Qualcomm menggunakan 1024 – state quadrature amplitude modulation. Patel mengatakan kecepatan yang lebih tinggi dari 1024 QAM akan membuat perbedaan yang performance dan throughput yang signifikan untuk jaringan Wi-Fi.

Akhirnya, 802.11ax mendukung daya tahan baterai lebih lama untuk setiap titik akses Wi-Fi dan bagi perangkat sejak awal digunakan. Hal ini memungkinkan perangkat untuk hidup saat akan digunakan untuk mengirim atau menerima data, sehingga perangkat tidak aktif terus menerus. Hanya aktif ketika diperlukan saja.

Dua SOCS baru

Qualcomm mengatakan router system-on-chip baru, IPQ8074, akan dapat memberikan kecepatan pengiriman hingga 4,8 gigabit per detik. Yang lebih penting lagi, Patel mengatakan, chipset ini memungkinkan kapasitas yang diperlukan untuk mendukung kecepatan itu.

IPQ8074 menawarkan hingga 4 kali kapasitas chip Wi-Fi saat ini, kata Qualcomm. Ini adalah perangkat 12-stream, yang mendukung delapan streams 80 MHz pada pita 5 GHz dan empat streams di pita 2,4 GHz. Ini fitur multiple-user multiple-input multiple-output baik di uplink maupun downlink.

Chipset ini juga menggunakan self-organizing network technology dan dirancang untuk mengurangi gangguan yang membahayakan di daerah padat dengan banyak titik akses Wi-Fi yang tumpang tindih. Patel mengatakan bahwa karena penjadwalan, maka IPQ8074 router dapat meningkatkan kinerja pada semua titik akses Wi-Fi, bahkan ketika tidak terdapat 802.11ax.

Antara radio chipset dan baseband, keduanya terintegrasi dengan quad-core 64-bit A53 CPU dan dual-core network accelerator. Produk ini pun dirancang menggunakan proses 14-nanometer.

Qualcomm’s 802.11ax client SoC disebut dengan QCA6290. Qualcomm mengatakan produk ini menawarkan peningkatan hingga 4 kali lipat throughput pengguna yang dibandingkan dengan state-of-the-art chipset Wi-Fi saat ini. Bahkan, Qualcomm mengklain bahwa kecepatan puncak yang dapat dicapai bias sampai 1,8 Gbps dengan menggabungkan 2,4 dan 5 GHz band, dan mendukung 1.024 QAM. Selain itu, QCA6290 ini diharapkan dapat mengurangi konsumsi daya dua pertiga, kata Qualcomm.

Siap tahun ini

Qualcomm mengharapkan untuk sampel IPQ8074 dan QCA6290 akan siap pada semester pertama 2017. Patel mengatakan IPQ8074 router dapat berada di pasar tahun ini.

“Saya tidak akan terkejut jika di paruh kedua 2017 sudah akan terlihat beberapa platform router keluar karena itulah sweet spot, itu musim ketika saya tahu produsen router di AS ingin meluncurkan produk baru, baik saat kembali ke sekolah maupun pada saat natal nanti,” “katanya.

“Kami sangat antusias tentang dampak potensial yang 802.11ax miliki. Baik di rumah dan usaha kecil,” kata David Henry, senior vice president, home networking NETGEAR.

David menambahkan bahwa “802.11ax tidak incremental upgrade untuk mengikuti dengan tuntutan hari ini. Teknologi ini yang akan mengatur ulang apa yang paling dibutuhkan dan penting dalam jaringan”. (Icha)

Terdesak Jio, Vodafone-Idea di India Terpaksa Merger

0

Telko.id – Vodafone Group dan Idea Cellular di India memiliki wacana untuk melakukan merger. Hal ini membawa angina segar bagi industri telekomunikasi di India. Di mana, dengan langkah kedua perusahaan ini akan menciptakan pemimpin baru yang paling kompetitif di industri. Hikmahnya adalah bandwidth menjadi murah.

Berdasarkan hasil pembicaraan dengan Aditya Birla Group yang memiliki kontrol atas Idea menyatakan bahwa Vodafone akan memisahkan bisnis nya yang di India secara terpisah. Hal ini akan memberikan Aditya Birla dan Vodafone memiliki hal yang sama atas perusahaan yang baru. Langkah ini membuat nilai saham dari Idea meningkat 29% dibandingkan saat pertama kali saham nya diperdagangkan yakni pada 2007 silam. Tentu saja membuat nilai pasar dari perusahaan ini juga meningkat hingga berada di atas US$ 5 Miliar. Sedangkan Vodafone naik sebesar 4.1%.

Langkah Vodafone dan Idea itu akan berpengaruh pada spectrum dan pelanggan sehingga harus dipastikan juga sesuai dengan peraturan kompetisi yang ada di Negara tersebut.

Setidaknya, spectrum senilai lebih dari 60 miliar rupee atau sebesar US$ 890 juta akan dipertaruhkan dengan adanya merger ini, menurut analis Credit Suisse Group AG. Kedua operator mungkin akan menjual spektrum dengan harga lebih rendah daripada yang dibeli, Sunil Tirumalai dan Viral Shah menulis dalam sebuah catatan 1 Februari, seperti yang dilansir dari Bloomberg.

Jika terjadi pelepasan spectrum tentu akan menyulitkan bagi Idea dan Vodafone untuk mengambil keuntungan dari skala gabungannya. Pasalnya, India dibagi menjadi 22 lingkaran geografis, yang berarti membutuhkan kondisi yang sesuai dengan geografisnya agar dapat memaksimalkan kekuatan harga dalam setiap area. Ditambah lagi, penggabungan dua operator ini membuatnya memiliki

Kedua operator memiliki gelombang udara dalam lima lingkaran tersebut yang melebihi batas peraturan dari 50 persen per band dan 25 persen di semua band. Padahal, menurut Credit Suisse memperkirakan merger tersebut akan membuat kedua operator ini menguasai 60 persen bahkan lebih.

Sayang, kedua operator menolak memberikan komentar berkenaan dengan pertanyaan yang diajukan oleh Bloomberg tersebut.

Sebagai referensi, rata-rata, langkah konsolidasi akan mengakibatkan kehilangan 2 persen sampai 3 persen dari pangsa pasar dalam waktu dua tahun sejak penggabungan, menurut Sanford C. Bernstein & Co, yang menyebutkan contoh-contoh di Australia dan di Irlandia.Walaupun, secara bisnis telekomunikasi, para operator memang membutuhkan lebih banyak spektrum untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas cakupan.

Pada bulan Oktober lalu, pemerintah India melakukan lelang spectrum di mana harga yang diterapkan cukup tinggi. Vodafone untuk unit bisnis di India saja mengajukan angka 658 miliar rupee dari target pemerintah yang berada diangka 5.6 triliun rupee. Angka yang cukup besar.

Tentu dengan adanya kesempatan untuk memperoleh bandwidth yang di diskon bisa mendapatkan keuntungan operator seperti Bharti Airtel Ltd. Di mana, saat ini Bharti Airtel menjadi operator terbesar untuk unit India Telenor ASA, atau bisnis telekomunikasi dari konglomerat baja untuk mobil Tata Group Tata Teleservices. Saat ini, India memiliki 11 perusahaan telekomunikasi yang melayani lebih dari 1 miliar pelanggan.

Chief Executive Officer Vodafone, Vittorio Colao sudah lama mencari jalan untuk memisahkan unit bisnis yang di India karena menjadi hambatan untuk memperoleh laba. Selain mencadangkankan US$ 5 miliar pada November lalu, operator ini terpaksa menambah investasi pada bisnis nya ini pada tahun lalu sebesar US$& miliar. Hal ini dilakukan karena adanya perang harga yang akhir nya menekan pada perolehan laba. Seperti dilansir dari Bloomberg, unit bisnis Vodafone di India ini akan menurun antara 3 -6% pertumbuhannya.

Langkah merger ini dilakukan karena desakan dari hadirnya Reliance Jio Infocomm yang dikendalikan oleh orang terkaya India. Di mana, operator ini mempromosikan gratis layanan panggilan dan data pada bulan September lalu.

Sebelum merger, Vodafone unit India ini merupakan operator nomor dua dan Idea menjadi operator nomor 3. Dengan adanya rencana merger ini maka kedua operator akan menguasai pelanggan sebanyak 387 juta atau menguasai pasar sebesar 36%. Dari sisi jangkauan jaringan, kedua nya akan mampu melayani seluruh Negara India. Walau demikian, Vodafone menyakini bahwa kesepakatan merger ini hanya akan menguasai pasar saham sebesar 42% saja di Indus Tower.

Sebenarnya, sebelum Jio masuk, Bharti Airtel, Vodafone dan Idea mampu meningkatkan pendapatan dan keuntungan. Namun, ketika Jio menyerbu pasar telekomunikasi India dengan memberikan layanan panggilan suara gratis membuat persaingan di India menjadi kurang sehat. Terjadilah perang harga padahal di sisi lain, operator harus tetap memperluas jaringan mobile broadbandnya. Kondisi tersebut membuat operator kesulitan.

Terlebih, miliarder Mukesh Ambani berencana untuk menginvestasikan 300 miliar rupee di Jio, selain lebih dari US$ 25 miliar untuk membangun jaringan dalam rangka memperluas cakupan dan kapasitas jaringan, seperti yang dikatakan dalam sebuah pertemuan di bursa Januari lalu. Pada bulan Desember 2016, Jio mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan data gratis hingga 31 Maret, memperpanjang masa percobaan sebesar tiga bulan. (Icha)

Data Center Telin-3 Ramah Lingkungan dan Hemat Energi

0

Telko.id – Telekomunikasi Indonesia International Pte Ltd atau Telin Singapura, anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Telkom Group, hari ini mengumumkan bahwa Telin-3 Data Centre telah dianugerahi bergengsi BCA-IMDA Hijau Mark Platinum Award untuk ramah lingkungan dan hemat energi.

Penghargaan ini diberikan oleh Building and Construction Authority (BCA) dan the Infocommunications Media Development Authority (IMDA) Singapura. Mark Platinum Award adalah penghargaan tertinggi untuk perkembangan Data Centre yang ramah lingkungan di Singapura.

Ada enam fitur ramah lingkungan yang digunakan oleh Telin-3. Yang pertama adalah desain bangunan yang menganut Low Envelop Thermal Transfer Value (ETTV). Lalu, pendinginan yang menggunakan tanaman air sehingga energi lebih efisien.

Telin-3 juga menggunakan teknologi DRUPS yang efisien dalam menurunkan limbah dari baterai UPS yang selalu standby. Selain itu juga menggunakan ASHRAE Class A1 Refrigerant yang ramah lingkungan.

Setidaknya, Telin-3 mampu menghemat setidaknya 99% air minum dengan NEWater dan efisien Cooling desain Tower. Selain itu juga menggunaan Energi LED Efisien Lightings dan Wels “Excellent”.

“Kami sangat senang bahwa Telin-3 telah diakui hemat energi dan ramah lingkungan. Sebagai permintaan untuk pusat data premium meningkat, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik di kelasnya kepada pelanggan kami, dan mendukung inisiatif Bangsa Singapura yang cerdas untuk membangun Singapura yang berkelanjutan dengan mengadopsi hemat energi dan green teknologi untuk mendukung perekonomian digital masa depan,” kata Freddi Huang, Kepala Teknik dan Operasional Telin Singapore, menjelaskan.

“Data center merupakan bagian integral dari ekosistem ekonomi digital kami. Dengan peningkatan konektivitas dan permintaan untuk data bandwidth yang tinggi, maka kebutuhan untuk data center pun diatur untuk tumbuh lebih lanjut. Di sisi lain, data center mengkonsumsi sejumlah besar energi sehingga penting untuk memastikan bahwa rancangan dari data center juga dibangun dengan green teknologi yang berkelanjutan dan dioperasikan dengan cara yang paling hemat energi,” kata Ang Kian Seng, BCA’s Group Director, Environmental Sustainability Group.

Itu sebabnya, BCA Group bekerja sama dengan IMDA dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengembangkan BCA-IMDA Green Mark Scheme khusus Data Centre. Dengan demikian akan mendorong mitra industri seperti Telin Singapore untuk menerapkan teknologi yang rama lingkungan dan dapat menurunkan konsumsi energi melalui desain yang berkelanjutan sebagai data center. (Icha)

 

 

Kini Pelanggan Indosat Bakal Dapat Cloud Storage 1 Terabyte dan Internet Phone

0

Telko.id – Dalam era digital, makin banyak perusahaan yang menuntut para karyawannya untuk dapat bekerja dan berkomunikasi di mana saja menggunakan smartphone untuk tetap kompetitif. Koordinasi melalui telepon, email, akses aplikasi kantor bahkan video conference makin dibutuhkan untuk aktifitas operasional bahkan untuk pengambilan keputusan penting.
Di sisi lain, beberapa pekerjaan tertentu seperti penjualan, survey, dan lainnya memang membutuhkan smartphone untuk pendataan, pelaporan dan penyimpanan data lainnya. Banyak tools yang tersedia, namun beberapa kekhawatiran masih menjadi pertanyaan seperti terbatasnya media penyimpanan (storage) yang tersedia, melonjaknya tagihan, akses jaringan yang lambat dan bocornya informasi penting perusahaan.

Menjawab kebutuhan ini, Indosat Ooredoo Business meluncurkan Paket Pro Mobile Solution, solusi lengkap komunikasi untuk pebisnis atau korporasi yang mendukung para karyawannya dalam bekerja di luar kantor dalam mobilitas yang tinggi.
Dalam Paket Pro Mobile Solution tersebut pelanggan akan mendapatkan 1 Terabyte cloud storage. Sebagai media penyimpanan cloud yang dirancang khusus untuk bisnis dengan kapasitas terbesar dibanding yang ada di pasaran saat ini. Kapasitas besar memungkinkan seluruh dokumen kerja dapat ditempatkan di cloud sehingga dapat diakses di mana saja dan dari perangkat apa pun selama terkoneksi ke Internet. Hilangnya perangkat smartphone juga tidak akan menjadi masalah karena file/dokumen tersimpan di cloud.
Selain itu juga akan mendapatkan Unlimited Internet phone, yang memungkinkan panggilan telepon dan telepon masuk hanya menggunakan koneksi Internet. Tidak mengurangi pulsa dan bebas biaya roaming di semua negara.

Dengan menggunakan Paket Pro Mobile Solution maka pelanggan pun akan mendapatkan Unlimited Internet di jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo yang menyediakan akses Internet cepat untuk segala keperluan.

Bahkan akan mendapatkan Unlimited telepon dan SMS ke sesama nomor Indosat Ooredoo yang menjamin komunikasi dan koordinasi bisnis berjalan lancar.

Masalah security juga menjadi perhatian Indosat. Itu sebabnya sudah dilengkapi juga dengan Mobile Device Management, yang meningkatkan keamanan data melalui enkripsi dan pemisahan asset informasi perusahaan dengan data pribadi pada smartphone. Informasi penting perusahaan lebih aman, lebih terjaga.

Untuk lebih efisien lagi, Indosat juga menyediakan paket bundling dengan berbagai pilihan smartphone 4G terkini yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.

“Kami menyadari bahwa era digital semakin menuntut perusahaan untuk lebih produktif, salah satunya adalah dengan bekerja di mana saja. Kami percaya, dengan Paket Pro Mobile Solution, para pelanggan korporasi kami mendapatkan peluang untuk menerapkan solusi-solusi digital melalui perangkat smartphone untuk meningkatkan produktifitas bisnisnya yang sebelumnya sulit diterapkan. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menjadi mitra terbaik untuk mendukung pelanggan korporasi dalam menjalani ‘digital journey’.” ungkap Herfini Haryono.

Dalam masa promo, bagi para pelanggan korporasi yang ingin memanfaatkan Paket Pro Mobile Solution, Indosat Ooredoo Business memberikan promo menarik berupa GRATIS virtual PBX yang dilengkapi IVR (Interactive Voice Response) untuk setiap pembelian paket Pro Mobile Solution minimal 10 nomor, Promo Gratis virtual PBX ini berlaku untuk pembelian sampai dengan tanggal 28 Februari 2017. (Icha)

Intel Bakal Investasi US$ 7 Triliun di Arizona

0

Telko.id – Setelah tahun lalu memutus hubungan kerja dengan hampir 10 ribu karyawan nya, kini Intel siap melakukan investasi sebesar US$7 Triliun. investasi tersebut akan dilakukan pada pabrik Fab 42 yang berlokasi di Handle, Arizona.
Informasi ini disampaikan oleh Brian Krzanich, CEO Intel di ruang Oval Gedung Putih, disaksikan oleh President Amerika, Donald Trump.

“Krzanich menulis surat beberapa minggu lalu yang memohon agar dapat melakukan press conference di ruang Oval,” kata Donald Trump, President Amerika menjelaskan saat press conference, seperti yang dilansir dari Reuters.

“Kami akan investasi sebesar US$7 Triliun pada pabrik Fab 42 dan akan mempekerjakan sekitar 3.000 orang untuk teknologi baru, teknologi tinggi, dan dengan gaji tinggi. Kami juga akan mempekerjakan sekitar 10.000 layanan tambahan di daerah Chandler yang akan mendukung keberlangsungan operational pabrik,” kata Krzanich.

Investasi oleh Intel ini juga dilakukan untuk mendukung kebijakan pajak dan peraturan yang ada sehingga mampu Berliners secara global.

Krzanich mengatakan bahwa langkah ini sebenarnya sudah direncanakan jauh hari namun Intel menahan sampai akhirnya melakukan investasi nya sekarang.

“Intel sangat bangga dengan fakta bahwa mayoritas manufaktur kami di sini di Amerika Serikat dan sebagian atau penelitian dan pengembangan kami di sini di Amerika Serikat, sementara lebih dari 80% dari apa yang kami jual ke luar AS,” kata Krzanich.

Krzanich juga menambahkan bahwa “Kami secara konsisten menjadi salah satu dari lima eksportir terkemuka di negeri ini dan salah satu dari dua perusahaan yang investasi besar dibidang penelitian dan pengembangan di AS”.

Dalam acara tersebut, Krzanich mengatakan bahwa Intel akan membuat 7 chip nanometer di Fab 42 ini. “Saat ini, chip 7 nanometer semikonduktor merupakan produk paling mutahir di planet ini,” kata Krzanich.

Saat ini di pasar dunia baru mempersiapkan teknologi 14 nanometer. Tapi, Intel sudah memiliki teknologi 7 nanometer. Keunggulan nya adalah mampu meningkatan kecepatan 35%, menggunakan daya 65% lebih sedikit dan memberikan lebih banyak density.
Sebenarnya, IBM juga sudah memproduksi chip 7 nanometer ini.

Namun, Krzanich mengatakan bahwa Intel perusahaan chip komputer yang paling kuat di planet inI. Termasuk powering komputer terbaik, pusat data, mobil otonom.” (Icha)

Bukaka Gunakan SaaS Cloud Suite Oracle Supaya Lebih Lincah

0

Telko.id – Di awal tahun ini, IDC memprediksi bahwa Transformasi Digital akan mencapai skala ekonomi makro dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun ke depan, di mana itu akan mengubah cara perusahaan beroperasi dan membentuk kembali ekonomi global yang kemudian disebut dengan munculnya Ekonomi DX.

Hal ini terlihat dari bagaimana beberapa perusahaan besar di Indonesia sendiri, sudah mulai bebenah diri dan memasuki dunia digital, dari sisi customer-facing sampai back-office. Berbagai layanan teknologi mulai dilirik dan digunakan, termasuk juga Cloud.

Salah satu perusahaan yang juga melakukan transformasi digital adalah Bukaka Teknik Utama yang merupakan perusahaan konstruksi dan infrastruktur. Untuk memuluskannya, perusahaan memilih Oracle sebagai partner dalam melakukan transformasi digital, yakni dengan menerapkan solusi ERP Cloud, HCM Cloud, dan CX Cloud.

Digitalisasi industri konstruksi telah mendorong perusahaan untuk memiliki platform yang aman dan menyatu guna memanfaatkan data, yang akan membentuk evolusi model bisnis serta menjaga daya saing. Oracle Cloud Applications memungkinkan perusahaan, baik besar, menengah, ataupun kecil, dari berbagai industri untuk meningkatkan kelincahan bisnis, mengurangi kerumitan dan biaya, dan berhasil di dunia digital yang semakin canggih.

Oracle ERP Cloud misalnya, dapat mengganti lingkungan ERP yang sudah ada di Bukaka dengan sistem manajemen keuangan berbasis cloud yang terintegrasi dan dapat ditingkatkan. Keunggulan adalah visibilitas yang real-time ke dalam operasional keuangan di seluruh lini bisnis perusahaan.
Tentu hal ini sangat membantu Bukaka lebih efisiensi dalam proses keuangan bisnisnya. Apalagi, dengan tersedianya informasi keuangan yang akurat, perusahaan pun dapat fokus melakukan perluasan bisnis. Kemampuan social, mobile, dan analitik yang built-in tersebut akan memungkinkan pegawai untuk saling terhubung dan bekerja dengan efektif.

Bukaka juga membutuhkan perangkat global yang dapat mengakomodasi keperluan pegawai serta mengidentifikasi pekerja potensial untuk memajukan perusahaan. Sistem yang sudah ada masih berkutat pada dokumen dan proses manual, serta tidak bisa ditingkatkan. Dengan Oracle HCM Cloud, perusahaan ini juga dapat fokus pada elemen strategis dan pembangunan di bagian SDM-nya, yang akan membantu perusahaan untuk berhasil.
Terlebih dengan Platform tunggal dan menyatu akan mengurangi waktu bagian SDM untuk melakukan proses manual, dan memberikan cukup banyak waktu untuk mendorong produktivitas bisnis, dengan meningkatkan interaksi pegawai serta mendapatkan pekerja potensial.

Sebagai perusahaan konstruksi infrastruktur terdepan di Indonesia, BUKAKA memiliki beragam pelanggan yang tersebar di banyak negara. Tujuannya adalah untuk menyatukan informasi penjualan dan layanan ke dalam satu aplikasi tunggal guna memberikan pengalaman yang terpersonalisai ke pelanggannya di seluruh channel. Oracle CX Cloud Suite membantu perusahaan untuk memastikan pengalaman pelanggan yang Bukaka tersebut dapat meningkatkan inovasi dan hasil bisnis.

“Kami ingin memodernisasi sistem dengan bermigrasi ke Cloud, tapi kami juga menginginkan solusi tunggal dan menyatu yang mencakup area bisnis kami secara komprehensif, tentunya dengan ruang untuk berkembang,” kata Irsal Kamarudin, President Director Bukaka.

Irsal menambahkan bahwa “Dengan dukungan solusi Oracle Cloud, kini kami memiliki alat modern yang memungkinkan kami untuk mengatur operasional bisnis, melayani tenaga kerja, dan lebih penting lagi, memberikan pengalaman yang terbaik untuk pelanggan dan partner.”

“Kami senang menjadi bagian dari perjalanan Bukaka dalam memodernisasi bisnis. Mereka ingin mengintegrasi praktik terbaik yang modern ke dalam bisnis mereka. Dalam kata lain, mengadopsi solusi yang dapat membantu mereka memenuhi persyaratan bisnis dan memberikan Return on Investment yang cepat. Hal ini sejalan dengan visi Bukaka untuk memanfaatkan teknologi Cloud sebagai faktor utama untuk mendorong kesuksesan bisnis,” kata Erwin Sukiato, Managing Director, Oracle Indonesia. (Icha)

WGS Hub Siap Cetak 2.5 juta Developer di 2020

0

Telko.id – Sinar Mas Land, salah satu pengembang di Indonesia begitu giat membangun ekosistem digital di BSD City. Setidaknya, group ini menyediakan dana sebesar 300 jutaUS$ atau sekitar Rp.7 Triliun untuk pengembangan ekosistem tersebut.

Berkenaan dengan rencana tersebut, salah satu proyek yang dikerjakan, Sinar Mas Land bekerja sama dengan GeeksFarm dan Sarden Global Service membuat digital hub yang diberi nama WGS hub. Harapannya, WGS Hub ini menjadi sebuah ‘market place’ untuk berbagai kebutuhan digitalisasi.

“WGS hub ini akan menjadi solusi bagi para pebisnis dalam bidang teknologi yang biasanya menghadapi masalah dalam mencari apps developer, maupun software house yang berkualitas,” ujar Donny Raharjo, Managing Director President Office Sinar Mas Land menjelaskan saat meresmikan WGS Hub di BSD City.

Dengan adanya WGS Hub ini, para pebisnis yang ingin masuk ke dunia digital dapat terbantu. Bahkan, GeeksFarm dapat menyediakan tenaga kerja yang dibutuhkan dan berkualitas. Dalam digital hub ini akan menjadi kawasan yang khusus dikembangkan bagi para pengembang industri teknologi digital. Mulai dari perusahaan startup, technology leader, hingga komunitas digital lainnya. Digital hub ini juga diperuntukkan bagi research, ilmuwan STEM (Science, Technology, Engineer dan Math) serta inovator dibidang Smart System dan technology.

Rencananya, WGS Hub akan hadir juga diberbagai kota besar di Indonesia. Seperti di Surabaya, Semarang dan Medan. “Kami juga akan bangun di luar negeri sehingga mampu mempercepat perkembangan teknologi informasi dikalangan bisnis seluruh Indonesia bahkan mampu menciptakan lapangan kerja dan bisa eksport kemampuan IT Indonesia ke luar negeri,” kata Ikin Wirawan, Chairman & Founder Walden Global Service.

Ikin juga menambahkan bahwa “Target dari WGS Hub ini adalah mampu menciptakan 2.5 juta developer program. Dengan rincian, setiap WGS Hub mampu mencetak 50 ribu developer. Rencananya, WGS Hub ini akan dibangun hingga 50 lokasi di Indonesia maupun luar negeri”.

Kawasan Digital Hub yang menempati area seluas 25,86 Ha ini terletak di bagian selatan Green Office Park, BSD City. Di mana kawasan ini didedikasikan sebagai ‘Silicon Valley’ Indonesia. (Icha)

Blackberry Buat Perjanjian Lisensi Hardware Untuk Penuhi Permintaan di India

0
Telko.id – BlackBerry baru saja menandatangani perjanjian lisensi hardware untuk memenuhi permintaan di India dan negara-negara sekitarnya. Langkah dari perusahaan asal Kanada ini untuk mengisi pasar, di mana pihak ketiga bisa memproduksi bukan hanya softwarenya saja.
Waterloo, perusahaan yang berbasis di Ontario menyatakan bahwa kesepakatan lisensi jangka dengan Optiemus Infracom Ltd akan mengisi pasar India, salah satu pasar handset terbesar BlackBerry dan juga Sri Lanka, Nepal dan Bangladesh.
Blackberry tidak terbuka tentang nilai dari kesepakatan ini. Hanya saja, seorang analis memperkirakan bahwa BlackBerry akan mengumpulkan $ 1 per handset dari sekitar seperempat dari 7 juta penjualan pihak ketiga atau US$ 1.75 juta.
“Visibility untuk keberhasilan mitranya tersebut untuk mendorong penjualan baru maupun. upgrade masih terbatas,” tulis Maynard Um, analis dari Wells Fargo menjelaskan, seperti dilansir dari Reuters.
Maynard pun menambah bahwa penawaran yang ada belum didorong penjualan hardware.
Langkah yang mirip dengan di India ini juga sudah dilakukan oleh Blackberry di Indonesia dengan nama Blackberry Merah Putih yang diumumkan pada September tahun lalu. Termasuk beberapa negara Asia Selatan yang perjanjian nya ditandatangani dengan China TCL Communication Technology Holdings pada bulan Desember.
Akankah langkah strategis Blackberry akan ‘membangkitkan’ perusahaan asal Kanada ini pada masa kejayaannya beberapa tahun lalu? Kita tunggu saja. Pasalnya, hingga sampai saat ini, Blackberry Merah Putih saja masih belum terdengar gerakan nya di Indonesia. Yang notabene, pernah menjadi basis terbesar penjualan BlackBerry beberapa tahun lalu. (Icha)

Line Ajak Para Developer Berkreasi

0

Telko.id – Indonesia memang membutuhkan banyak generasi muda yang kreatif agar tidak hanya menjadi konsumen saja. Itu sebabnya, banyak perusahaan yang bergerak dibidang IT menggelar kompetisi agar dunia digital Indonesia juga semakin marak dengan produksi anak bangsa. Salah satunya Line yang menggelar Line Dev Challenge. Sebuah Kompetisi Line Bot Pertama di Indonesia yang mengajak para developer untuk berkreasi.

Kompetisi ini merupakan kerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Dicoding yang terbuka bagi para developer tanah air baik individu, pelajar, maupun kelompok untuk mengembangkan Bot pada platform Line menggunakan Line@ Messaging API (Line ChatBot).

“Langkah ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjadi pemimpin di inovasi chat bot dan mendekatkan jarak dengan para developer Indonesia,” kata Ongki Kurniawan, Managing Director Line Indonesia menjelaskan dalam rilis tertulisnya.

Ongki juga menambahkan bahwa “Kami percaya para developer Indonesia bisa menciptakan inovasi yang luar biasa dan membantu mewujudkan impian kami. Lewat Line Developer Challenge, kami mengajak dan memberi saluran untuk talenta lokal agar dapat mengeksplorasi, mengembangkan potensi, serta berkontribusi untuk pembangunan ekosistem digital kreatif Indonesia”.

Dalam kompetisi ini ada dua kategori ini. Yakni Kategori Utilitas dimana para developer ditantang untuk membuat bot yang bisa membantu tugas sehari-hari lebih mudah dan menjadikan hidup semakin bermanfaat. Sedangkan kategori Game dimana para developer dapat menciptakan game bot yang interaktif dan dapat menciptakan kedekatan antar pengguna.

“Karena kompetisi ini berskala Nasional, bersama dengan partner kami Bekraf dan Dicoding, kami akan mengadakan rangkaian roadshow berupa workshop mengenai Line ChatBot,” lanjut Ongki Kurniawan.

Roadshow yang akan dilaksanakan selama bulan Februari akan berlangsung di beberapa kota di Indonesia, seperti Bandung (6&7 Februari 2017), Jakarta (8 Februari 2017), Yogyakarta (8 Februari 2017), Bali (9 Februari 2017), Surabaya (10 Februari 2017), Depok (16 Februari 2017), dan Tangerang (20 Februari 2017). Selain Bekraf dan Dicoding, LINE juga bekerja sama dengan IBM, Microsoft sebagai Infrastructure Partners, East Ventures dan Kejora sebagai Investment Partners,Kata.ai sebagai API Partner, dan beberapa komunitas lainnya untuk mensukseskan kompetisi ini.

“Bagi para developer tanah air yang tertarik untuk dapat mengembangkan kreatifitas dan inovasinya, jangan ragu untuk memulainya dengan Line lewat Line Developer Challenge. Selain dapat berinovasi, dapatkan juga total hadiah sejumlah Rp 800,000,000 dan kesempatan bekerja dengan Line,” tutup Ongki Kurniawan. (Icha)