spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1498

Ini Dua Pemenang Domestik Telkomsel 5-Min Video Challenge: Season 2

0

Telko.id – Video pendek berjudul “Chick-Chick” dan “Sowan” akhirnya terpilih menjadi pemenang kompetisi domestik Telkomsel 5-Min Video Challenge: Season 2. Sebagai pemenang nasional pertama, “Chick-Chick” berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 150 juta, sedangkan “Sowan” sebagai juara kedua berhak mendapatkan Rp 75 juta.

Keduanya akan mewakili Indonesia pada  kompetisi regional di Singapura pada tanggal 22 November 2017, bersaing dengan video pemenang domestik lainnya dari Singapura, Thailand, Filipina, Australia, dan India untuk memperebutkan gelar juara utama dengan hadiah sebesar 30.000 dollar AS.

Sebagai pemenang kompetisi nasional Telkomsel 5-Min Video Challenge, “Chick-Chick” dan “Sowan” juga berkesempatan mendapatkan gelar “The Regional People’s Choice Award” atau “Video Favorit Regional” berdasarkan voting terbanyak dari publik. Masyarakat Indonesia dapat ikut mendukung kedua karya anak bangsa tersebut untuk mendapatkan gelar “Video Favorit Regional” dengan memberikan suaranya di https://www.the5minvideo.com/finalists-2017/ sampai dengan tanggal 19 November 2017.

“Selamat kepada ‘Chick-Chick’ dan ‘Sowan’ yang berhasil menjadi pemenang Telkomsel 5-Min Video Challenge untuk mewakili  Indonesia di kompetisi regional.  Melihat kedua film pendek tersebut, kami merasa sangat bangga dapat menemukan talenta nasional terbaik yang dapat menghasilkan karya yang sangat menyentuh dan berkualitas. Kami yakin keduanya dapat mengharumkan nama Indonesia dengan mempertahankan gelar juara utama di kompetisi regional,” kata Nirwan Lesmana, Vice President Brand and Communications Telkomsel.

Lebih lanjut Nirwan menambahkan bahwa di tahun kedua pelaksanaan Telkomsel 5-Min Video Challenge,  terlihat peningkatan kualitas pada submisi video yang masuk dibandingkan dengan tahun lalu. “Hal ini merupakan sinyal positif bahwa potensi dan kreativitas generasi muda Indonesia makin berkembang dan Telkomsel senang dapat menjadi wadah penyaluran kreativitas mereka,” tambah Nirwan.

Senada dengan Nirwan, salah satu juri kompetisi domestik The 5-Min Video Challenge yang juga merupakan salah satu sutradara terbaik di Indonesia, Joko Anwar, juga mengatakan bahwa tahun ini kompetisi Telkomsel 5-Min Video Challenge ditandai dengan peningkatan kualitas teknis dan tema yang lebih beragam.

Menanggapi terpilihnya “Chick-Chick” sebagai juara nasional, Kevin Anderson, Sutradara “Chick-Chick”, mengatakan, “Saya terkejut bisa terpilih mewakili Indonesia di kompetisi regional. Melihat para juri yang percaya dengan film kami, saya personally optimis ‘Chick-Chick’ punya peluang untuk menang di regional nanti,” kata Kevin.

Sutradara “Sowan”, Destian Rendra, pun mengungkapkan harapannya untuk dapat memenangkan kompetisi ini. “Film ‘Sowan’ adalah film yang paling serius kami garap. Meski cukup cemas dengan karya para pesaing dengan karya-karya yang hebat dari berbagai negara, kami optimis akan mendapatkan hasil terbaik,” ungkap Destian.

“Chick-Chick” bercerita tentang gadis kecil bernama Kara yang harus tinggal di rumah neneknya karena orangtuanya sedang bertengkar dan tidak berbicara satu sama lain. Di sana ia berteman dengan seekor ayam dan mencoba berkomunikasi dengan ayam tersebut dengan menggunakan telepon kaleng. Sedangkan “Sowan” menghadirkan cerita pendek tentang seorang pria yang melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanannya, ia menemukan masalah agrikultura di daerah setempat, di mana selama ini telah terjadi konflik antara petani, pengepul, dan penjual di pasar.

Selain memberikan suara untuk menentukan pemenang “Video Favorit Regional”, publik juga dapat ikut menentukan “Video Favorit Nasional” dari lima video pendek terbaik hasil pilihan panel juri. Kelima video tersebut adalah “Chick-Chick”, “Sowan”, “My Demonic Ex”, “Memori Terakhir”, dan “Surat dari Sinabung”.  Publik dapat melihat video nasional pilihan tersebut sekaligus memberikan dukungannya dengan mengikuti voting nasional di https://5minvideo.id/  sampai dengan tanggal 19 November 2017.

Nirwan kemudian kembali mengajak masyarakat Indonesia untuk mengikuti voting regional agar video perwakilan asal Indonesia bisa berhasil mendapatkan gelar Video Favorit Regional, “Kita tentu akan turut bangga apabila video karya anak bangsa dapat juga terpilih menjadi ‘Video Favorit Regional’ sehingga bisa membawa nama baik Indonesia di depan audiens internasional. Mari kita berikan dukungan dan ikut menentukan juara favorit dengan mengikuti voting sebelum batas waktu yang ditentukan,” tutup Nirwan.

The 5-Min Video Challenge adalah sebuah kompetisi video regional yang mulai diadakan pada tahun 2016 dan merupakan hasil kolaborasi dari operator seluler yang tergabung dalam Singtel Group, yakni Singtel (Singapura), Optus (Australia), AIS (Thailand), Airtel (India dan Afrika), Globe (Filipina), dan Telkomsel (Indonesia). Kompetisi ini terbuka untuk seluruh filmmaker, baik yang sudah berpengalaman di industri film maupun para pemula dan orang awam yang merasa tertantang untuk menciptakan konten berkualitas yang dapat menggugah perhatian masyarakat luas.

Dengan mengangkat tema “Connecting Lives”, kompetisi ini menantang kreativitas dan pemikiran partisipan untuk menginterpretasikan hubungan antara cara kita melihat dunia dan bertindak sehari-hari dengan berbagai kejadian yang mengantarkan kita pada hal-hal penting dalam hidup. Video berdurasi 5 menit tersebut juga bisa menjawab berbagai pertanyaan mengenai hal-hal yang dapat memisahkan maupun menghubungkan kita pada sesama. (Icha)

 

 

 

Ini Dia Tiga Solusi Inovatif Buat Pebisnis di Indonesia Melakukan Transformasi Digital

0

Telko.id – Transformasi digital kini sudah menjadi sebuah desakan yang tak terbendungkan lagi. Tuntuan dari pasar dan industri membuat harus siap melakukan trasnformasi. Namun, tidak semua perusahaan atau pebisnis memiliki kemampuan. Itu sebabnya, Microsoft hari ini meluncurkan tiga solusi inovatif yakni Microsoft 365, Azure Stack, dan Microsoft SQL Server 2017. Peluncuran ini dilakukan dalam Microsoft Industry Summit 2017 yang diselenggarakan di Jakarta.

Ketiga solusi ini dirancang untuk mendukung kinerja tim, melindungi bisnis, dan menyederhanakan manajemen TI dengan satu solusi. Microsoft berkomitmen untuk membantu proses transformasi digital berbagai sektor bisnis di Indonesia, serta membantu mereka untuk dapat terhubung dengan pelanggan, memberdayakan karyawan mereka dan mengoptimalisasi proses pengerjaan serta mentransformasi produk dan juga model bisnis mereka.

Bisnis di Indonesia tengah menghadapi proses transformasi digital yang akan mengubah bagaimana masyarakat menjalani hidupnya, bekerja, dan bermain. Berdasarkan studi Microsoft Asia Digital Transformation yang dilansir pada tahun 2017, 90% pemimpin bisnis di Indonesia percaya bahwa dibutuhkan sebuah transformasi digital dalam bisnis mereka, untuk dapat berkembang dimasa mendatang. Namun, hanya 27% yang menyatakan bahwa mereka telah memiliki strategi digital sepenuhnya. Tiga solusi inovatif yang diluncurkan hari ini diharapkan mampu memberikan solusi cerdas agar para pemimpin bisnis dapat memberdayakan para karyawan.

Bersamaan dengan kemajuan teknologi mobile dan komputasi awansalah satu aspek terpenting dari proses transformasi digital di Indonesia adalah kemampuan bagi para karyawan untuk dapat bekerja dimanapun dan kapanpun dengan aman. Microsoft 365, sebuah solusi intelijen yang lengkap untuk pelanggan komersial baik besar atau kecil, sehingga setiap orang dalam organisasi dapat lebih kolaboratif, mendukung kreativitas dengan cara yang aman dihadirkan. Microsoft 365 menghadirkan Office 365, Windows 10, dan Enterprise Mobility + Security yang digunakan untuk memampukan organisasi-organisasi di Indonesia agar dapat merampingkan manajemen TI dalam satu solusi, yang khusus dirancang untuk bisnis.

Selain itu, sebagai kelanjutan dari produk Azure, Azure Stack diluncurkan dengan ketangkasan dan inovasinya terhadap komputasi awanyang cepat, memungkinkan adanya konsistensi saat menjalankan platform hybrid cloud yang dapat membantu pelaku bisnis mengoptimalkan operasional mereka dan dan memaksimalkan produktivitas. Telkom Telstra dan CBN merupakan mitra awal yang menyediakan solusi bagi konsumen pengguna Azure Stack di Indonesia.

Solusi lainnya yang juga diluncurkan hari ini adalah Microsoft SQL Server 2017, sebuah sistem manajemen database relasional yang dikembangkan untuk mengoptimalkan operasional dan pengelolaan penyimpanan untuk bisnis mereka. Sistem ini dapat diakses melalui Windows, Linux, dan Docker yang menyediakan kemampuan Always Encrypted, Transparent Data Encryption, dan Dynamic Data masking yang mampu menyembunyikan data-data sensitif, juga Row-Level Security yang dapat mengontrol akses ke dalam baris-baris database.

Microsoft SQL Server 2017 juga menyediakan kemampuan baru Machine Learning and Deep Learning yang mendukung seluruh data Anda dengan solusi komperhensif. Dengan segala keunggulannya, tahun 2017 juga merupakan tahun ketiga bagi Microsoft untuk masuk dalam kategori “leader” dalam Gartner Magic Quadrant untuk sistem manajemen basis data operasional.

Pada saat peluncuran, keamanan dan kepercayaan menjadi kunci yang disorot diantara solusi-solusi Microsoft lainnya. Berdasarkan laporan Microsoft Security Intelligence (SIR) Volume 22 yang diluncurkan ditahun 2017. Indonesia termasuk ke dalam daftar lima negara di Asia Tenggara yang paling terpapar program-program berbahaya. “Seiring dengan semakin gencarnya serangan siber, kami mengerti pentingnya keamanan bagi mitra kerja dan juga pelanggan di Indonesia. Perlindungan tangguh Microsoft terhadap ancaman menciptakan grafik keamanan yang mampu melindungi semua unsur dalam solusi-solusi kami,” tutur Linda Dwiyanti, Chief Marketing and Operations Microsoft Indonesia.

“Bersamaan dengan tingginya adopsi teknologi digital yang terus membawa peluang-peluang hebat, menjadi penting untuk mengatasi perubahan ekspetasi, pengetahuan, kemampuan dan juga alat yang digunakan baik oleh karyawan maupun pelanggan, untuk dapat berbaur dalam Revolusi Industri Keempat,” ujar Linda Dwiyanti. “Misi kami adalah untuk mendukung setiap orang dan juga setiap organisasi di Indonesia untuk dapat mencapai lebih banyak hal, juga untuk mentransformasi model bisnis, dan menemukan kembali nilai didalamdunia yang kerap berubah ini.” (Icha)

Efisiensi Operasional Buat Indosat Bukukan Laba Bersih Rp.1.090,3 Miliar

0

Telko.id – Indosat membukukan laba bersih yang kuat sebesar Rp1.090,3 miliar pada 9B 2017 atau tumbuh +29,0% dibanding periode yang sama tahun lalu, bersumber dari pertumbuhan pendapatan serta didukung oleh implementasi program peningkatan efisiensi operasional yang berjalan dengan sangat baik. 

Perusahaan berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan konsolidasian yang menggembirakan sebesar 4,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan konsolidasian tumbuh menjadi Rp22,6 triliun, utamanya didukung oleh pertumbuhan pendapatan selular sebesar 4,7% menjadi Rp18,7 triliun. Pendapatan dari layanan data selular juga tumbuh pesat sebesar 38,7% menjadi Rp10,5 triliun, memberi kontribusi sebesar 56% terhadap pendapatan selular.

Jumlah pelanggan selular pada 9B 2017 mencapai 97 juta pelanggan, meningkat sebesar 15,4 juta pelanggan dibandingkan dengan 9B 2016 di mana ini merupakan hasil dari penawaran program-program pemasaran menarik yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup pelanggan. Indosat Ooredoo telah membangun 6.035 BTS tambahan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dimana 94% di antaranya merupakan BTS 3G dan 4G untuk menunjang pertumbuhan penggunaan data yang sangat tinggi.

Inisiatif-inisiatif yang dilakukan Perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional Perusahaan juga telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Beban operasional Perusahaan selama 9B 2017 meningkat 3,3%, di bawah tingkat pertumbuhan pendapatan, sehingga Perusahaan berhasil meningkatkan laba usaha sebesar 14,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi EBITDA, Indosat Ooredoo berhasil membukukan pertumbuhan EBITDA sebesar 4,7% menjadi Rp9,9 triliun (9B 2016: Rp9,5 triliun), dengan marjin EBITDA sebesar 43,9%.

Total utang dari pinjaman bank dan obligasi pada 9B 2017 juga mengalami pengurangan sebesar Rp2,4 triliun atau menurun sebesar 11,8% dibanding 9B 2016. Porsi utang dalam denominasi USD turun sebesar 76,1% dari USD186,4 juta (mewakili 12% dari total utang) pada 9B 2016 menjadi sebesar USD44,6 juta (mewakili 3% dari total utang) pada 9B 2017, dimana Indosat Ooredoo melanjutkan upayanya untuk mengurangi pengaruh fluktuasi nilai tukar mata uang. Penurunan total utang telah menambah efisiensi pada biaya keuangan sebesar Rp136 miliar atau turun 7,9% dibanding periode yang sama tahun lalu. (Icha)

Qualcomm Tolak Tawaran Broadcom Rp.1.755 Triliun, Kenapa?

0

Telko.id – Qualcomm Inc. menolak tawaran akuisisi sebesar $ 105 miliar setara dengan Rp.1.755 Triliun dari Broadcom Ltd. yang sebenarnya akan memulai apa yang akan menjadi pertempuran pengambilalihan teknologi terbesar dalam sejarah.

Perusahaan yang berbasis di San Diego tersebut merekomendasikan agar pemegang saham menolak kesepakatan tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah langkah oportunis oleh Broadcom untuk membeli pembuat chip nirkabel dengan harga murah.

Qualcomm juga mengatakan bahwa transaksi tersebut mungkin menghadapi pengawasan ketat yang akan menimbulkan keraguan pada saat penyelesaiannya.

Penolakan ini menaikkan tekanan pada Broadcom untuk mempermanis penawarannya, tapi sampai saat ini, Broadcom mengatakan bahwa pihaknya tetap “berkomitmen penuh” untuk terus melakukan pembelian.

“Ini adalah keyakinan dengan anggapan bahwa proposal Broadcom secara signifikan mengurangi nilai Qualcomm terhadap posisi kepemimpinan perusahaan dalam teknologi mobile dan prospek pertumbuhan di masa depan,” kata Paul Jacobs, ketua eksekutif dan ketua dewan Qualcomm, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Blommberg.

Sebagai informasi, Chief Executive Officer Broadcom Hock Tan pada 6 November menawarkan $ 70 per saham tunai dan saham untuk Qualcomm. Langkah ini diambil untuk membuatnya jadi pemimpin pasar chip nirkabel di perangkat seperti iPhone Apple Inc.

Bahkan sebelum tanggapan Qualcomm, Tan dan para penasihatnya bersiap untuk melakukan pertarungan proxy di mana mereka mengajukan banding langsung kepada investor Qualcomm.

Qualcomm naik 2,2 persen menjadi $ 65,96 pukul 11:17 am di New York, Senin. Sejak penawaran dari Broadcom, ia telah diperdagangkan di bawah harga penawaran karena skeptisisme bahwa transaksi dapat diselesaikan. Saham Broadcom sedikit berubah pada hari Senin.

Pernyataan dari Qualcomm tersebut disambut positif oleh Tan tapi dengan harapan negosiasi dapat tetap berjalan baik.

“Kami telah menerima umpan balik positif dari pelanggan utama mengenai kombinasi ini,” katanya dalam sebuah pernyataan menyusul penolakan Qualcomm.

“Kami terus percaya bahwa proposal kami merupakan alternatif yang paling menarik dan memberi nilai tambah bagi pemegang saham Qualcomm dan kami didorong oleh reaksinya,” ujar Tan.

Sebenarnya, Broadcom membeli Qualcomm akan membentuk kembali industri pembuatan chip, mengubah Broadcom menjadi pembuat semikonduktor terbesar ketiga, di belakang Intel Corp dan Samsung Electronics Co. Bisnis gabungan akan langsung menjadi penyedia default dari seperangkat komponen yang dibutuhkan untuk membangun masing-masing dari lebih dari satu miliar smartphone terjual setiap tahunnya.

Kesepakatan itu akan mengalahkan nilai akuisisi Dell Inc. senilai $ 67 miliar terhadap EMC pada tahun 2015 – yang merupakan yang terbesar di industri teknologi.

Sebagai informasi, Tan telah membangun Broadcom melalui serangkaian transaksi yang mampu membantu terbentuknya kembali industri semikonduktor senilai $ 300 miliar. Sebelumnya telah berhasil menarik kesepakatan dengan pendekatan intensif.

Namun, target Broadcom untuk menutup lebih dari $ 40 miliar pembelian NXP Semiconductors NV membuatnya harus lebih agresif lagi. Tan juga mengatakan tawarannya untuk Qualcomm tetap berjalan, dengan atau tanpa akuisisi Qualcomm atas NXP.

Untuk saat ini, dewan Qualcomm tetap berpegang pada tim manajemennya, dipimpin oleh Chief Executive Officer Steve Mollenkopf.

“Setelah melakukan tinjauan menyeluruh, dilakukan dengan berkonsultasi dengan penasihat keuangan dan hukum kami, dewan menyimpulkan bahwa proposal Broadcom secara dramatis mengurangi Qualcomm dan mendapat ketidakpastian peraturan yang signifikan,” kata Tom Horton, direktur utama perusahaan tersebut, dalam pernyataan tersebut.

“Kami sangat yakin bahwa strategi Steve dan timnya adalah untuk memberikan nilai yang jauh lebih baik bagi para pemegang saham Qualcomm daripada penawaran yang diajukan”. (Icha)

Telkomsel Mendorong Perusahaan di DKI Jakarta Untuk Lakukan Digitalisasi

0

Telko.id – Masih banyak perusahaan di Indonesia yang belum melakukan digitalisasi. Bahkan di Jakarta pun yang penerapan digital nya paling tinggi, masih belum semua. Itu sebabnya, Telkomsel cukup serius dalam menggarap pasar solusi bisnis korporasi.

Yang ditawarkan adalah solusi untuk memenuhi kebutuhan akses telekomunikasi terpadu sejumlah perusahaan, baik untuk kepentingan Business to Business (B2B) maupun Business to Customer (B2C).

Telkomsel melalui unit Regional Account Management Central Jabotabek kembali dipercaya untuk menyediakan layanan berbasis solusi bisnis korporasi dari tiga perusahaan yang berada di wilayah DKI Jakarta yakni oleh PT Anugerah Cahaya Titian, PT Easypay Indonesia National Payment Systems, dan Koperasi Karyawan SIGAP Prima Astrea.

Telkomsel menandatangi MoU kerja sama layanan berbasis solusi bisnis korporasi dengan ketiga perusahaan tersebut untuk sejumlah produk dan layanan korporasi unggulan yang juga mendorong pemanfaatan sejumlah produk berbasis digital yang dapat mendorong efisiensi dan meningkatkan performansi serta koordinasi dalam operasional perusahaan-perusahaan tersebut.

“Telkomsel sangat mengapresiasi kepercayaan yang telah diberikan oleh pelanggan korporasi untuk memanfaatkan layanan solusi bisnis korporasi Telkomsel sebagai sarana untuk mempermudah akses terhadap informasi, efisiensi proses bisnis, dan juga produktivitas bisnis bagi tiga perusahaan tersebut. Terutama dengan pemanfaatan layanan berbasis digital yang akan semakin memberikan kemudahan bagi para karyawan dengan tingkat mobilitas tinggi,” kata Nyoman Adiyasa, General Manager Account Management Jabotabek Jabar Telkomsel.

Untuk kesepakatan kerjasama dengan tiga perusahaan tersebut, Tekomsel menghadirkan sejumlah fasilitas layanan solusi bisnis korporasi Telkomsel yang akan memberikan kenyamanan akses komunikasi dan koordinasi antar karyawan, seperti seperti melalui layanan Close User Group (CUG) Team Plan yang memberikan akses layanan nelpon dan SMS antar karyawan dengan paket harga terjangkau dan dilengkapi paket kuota data sesuai kebutuhan, serta Flash Bulk Business to Business to Customer (B2B2C) untuk fasilitas transfer kuota paket data yang juga dapat dijadikan reward bagi rekanan perusahaan atau corporate client.

Telkomsel juga menyediakan pinjaman untuk anggota Koperasi Karyawan SIGAP Prima Astrea melalui fasilitas layanan mobile financial service TCASH Loan, dimana fasilitas ini memungkinkan bagi karyawan serta anggota koperasi untuk melakukan pinjaman dengan mudah, cepat dan aman menggunakan layanan digital money.

Pembayaran pinjaman atas TCASH Loan dilakukan dengan cara pemotongan payroll karyawan yang bersangkutan di bulan berikutnya.

Nyoman lebih lanjut menambahkan, salah satu fasilitas layanan solusi bisnis korporasi yang dihadirkan Telkomsel dalam kerja sama dengan salah satu perusahaan yang bergerak di industri pariwisata adalah melalui pemanfaatan fitur Roaming Reseller System for Travel Agent.

Fitur ini menggunakan sistem bundling penjualan paket destinasi wisata dengan aktivasi layanan akses komunikasi international roaming (IR) terinetegrasi, di mana pelanggan dapat memiliki keleluasaan pemesanan tanggal aktivasi layanan IR Telkomsel yang dapat disesuaikan dengan jadwal kepergian.

“Kenyamanan pelanggan segmen korporasi dalam memanfaatkan beragam solusi layanan korporasi semakin terjamin dengan didukung kehandalan ratusan Account Managger (AM) Telkomsel yang siap membantu setiap saat serta cakupan jaringan yang luas dan berkualitas, dengan lebih dari 28.000 Base Transceiver Station (BTS) termasuk lebih dari 21.000 BTS broadband berteknologi terdepan 3G dan 4G di wilayah operasional Area Jabotabek Jabar” pungkas Nyoman. (Icha)

 

Indosat Ooredoo Resmi Angkat Joy Wahjudi sebagai Direktur Utama

0

Telko.id – Akhirnya, Indosat Ooredoo resmi mengumumkan pengangkatan Joy Wahjudi sebagai Direktur Utama dalam keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan Selasa (14/11).

Sebelumnya Joy Wahjudi telah menjabat sebagai Direktur dan Chief Sales and Distribution Officer Indosat Ooredoo sejak tahun 2014. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri telekomunikasi, Joy dikenal dengan terobosan dan strategi terdepannya dalam mendorong penjualan yang menghasilkan pertumbuhan signifikan bagi perusahaan.

“Perencanaan suksesi yang efektif dan disiplin merupakan hal yang sangat penting sebagai kunci sukses perusahaan dan komponen kunci dari keunggulan kompetitif Indosat Ooredoo. Joy telah disiapkan sebagai pengganti Direktur Utama dan CEO sejak tiga tahun sebelumnya. Sekarang, dengan bangga kami mengumumkan Joy sebagai Direktur Utama Indosat Ooredoo,” kata Johnny Ingemar Svedberg Anggota Direksi Indosat Ooredoo.

Setelah penutupan RUPSLB, komposisi Dewan Direksi perusahaan menjadi Joy Wahjudi, Direktur Utama sekaligus Direktur Independen, Johnny Ingemar Svedberd, Herfini Haryono dan Caba Pinter sebagai Direktur.

Setelah pengangkatan Joy, RUPSLB Indosat Ooredoo juga menerima pengakhiran masa jabatan Alexander Rusli sebagai Direktur Utama.

“Atas nama Dewan Komisaris dan Dewan Direksi, perkenankan kami menyampaikan terima kasih kepada Alexander Rusli atas kerja keras dan dedikasinya kepada perusahaan,” demikian disampaikan Komisaris Utama Indosat Ooredoo, Waleed Mohamed Ebrahim Alsayed, sebelum menutup RUPSLB. (Icha)

Motor pun Dijadikan Armada Untuk Jangkau Pelanggan Telkomsel Hingga Pelosok

0

Telko.id – Kondisi wilayah di pelosok negeri, tidak semuanya mudah diakses dengan menggunakan kendaraan roda empat. Itu sebabnya, Telkomsel memperluas layanan Mobile GraPARI (MoGi) ke berbagai lokasi di Indonesia dengan menggunakan armada sepeda motor, agar pelanggan di pelosok yang belum terjamah oleh layanan telekomunikasi bisa dilayani layaknya di titik layanan pelanggan GraPARI.

Pelayanan bergerak ini dilengkapi dengan box khusus yang membawa produk dan layanan Telkomsel, mulai dari isi ulang pulsa, kartu perdana, dan sebagainya. Saat ini sebanyak 169 Armada Motor Mobile GraPARI beroperasi di berbagai lokasi di Pulau Jawa dan Bali.

“Kami selalu berkomitmen untuk melayani pelanggan secara maksimal dan memberikan kenyamanan dalam berinteraksi seputar layanan Telkomsel. Hadirnya Armada Motor Mobile GraPARI Telkomsel dengan tingkat mobilitas yang sangat tinggi ini kami harap dapat melayani kebutuhan komunikasi pelanggan hingga daerah pelosok yang tidak terjangkau oleh pusat pelayanan kami, serta minim akses dan sulit untuk dilalui mobil,” kataSukardi Silalahi , Direktur Sales Telkomsel.

Sukardi juga menambahkan bahwa kehadiran Armada Motor Mobile GraPARI dapat mempercepat penetrasi penggunaan layanan broadband, baik 3G maupun 4G, oleh masyarakat di lokasi-lokasi yang sudah dilayani oleh layanan Internet cepat tersebut. Hal ini diharapkan akan membuka akses informasi masyarakat, sehingga dapat mendukung perekonomian, khususnya para UMKM untuk berkembang.

Dalam beroperasi, Armada Motor Mobile GraPARI memiliki tiga fungsi utama, yaitu edukasi, pelayanan, dan penjualan. Di fungsi edukasi, layanan bergerak ini dapat memberikan informasi kepada pelanggan, di antaranya mengenai produk, jenis paket data, harga paket data, paket produk digital, dan seputar registrasi prabayar. Di fungsi pelayanan, hadirnya Armada Motor Mobile GraPARI dapat berfungsi sebagai tempat untuk complaint handling dan ganti kartu, sebelum pelanggan dirujuk ke GraPARI terdekat. Sedangkan di fungsi penjualan, fasilitas ini juga dapat melayani penjualan kartu perdana, voucher isi ulang, konten digital, kartu TCASH Tap, dan cash in TCASH.

“Kami ingin agar pelanggan di kota maupun di pelosok memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati berbagai layanan kami. Kedepannya, lewat Armada Motor Mobile GraPARI pelanggan di pelosok juga dapat mengenal layanan broadband dan digital Telkomsel mulai dari TCASH, berbagai layanan digital lifestyle, hingga mobile advertising yang dapat mendukung perkembangan UMKM,” jelas Sukardi.

Hadirnya layanan bergerak dengan armada sepeda motor ini akan melengkapi 592 Mobile GraPARI yang berfungsi sebagai armada pelayanan bergerak Telkomsel yang saat ini sudah beroperasi di berbagai lokasi di Indonesia. Dengan hadirnya kedua armada tersebut, diharapkan kenyamanan dan kebutuhan komunikasi pelanggan dapat terus terjaga kapan pun dan di mana pun. (Icha)

 

 

 E-commerce ini Buka Warehouse 7 Hektar di Surabaya Demi Peningkatan Pelayanan

0

Telko.id – Distribusi dan gudang penyimpanan menjadi salah satu faktor penting bagi usaha e-commerce. Yang diinginkan oleh konsumen adalah barang yang dibeli dapat sampai dengan cepat dan sesuai dengan yang dipesan. Itu sebabnya, demi meningkatkan pelayanannya, Blibli.com yang bergerak di bidang usaha e-commerce membuka pengadaan ruang untuk pusat pendistribusian barang seperti Gudang Barang (Warehouse) dan Gudang Transit (HUB). Salah satu lokasi yang baru saja diremikan adalah di Surabaya.

Gudang Barang (Warehouse) dan Gudang Transit (HUB).  di berbagai titik wilayah adalah hal yang sangat mutlak, dikarenakan pengadaan ini dapat menghemat jarak tempuh dan waktu pengiriman barang ke pelanggan. Terlebih, Blibli.com mengalami pertumbuhan signifikan selama kurun waktu 6 tahun sejak berdiri di tahun 2011. Untuk tahun ini saja tercatat terjadi peningkatan bisnis sekitar 3x dibanding tahun lalu.

“Tantangan pengiriman di Indonesia adalah letak geografis dan juga infrastruktur sehingga biaya logistik dan pengiriman sangat tinggi. Namun kami mengambil langkah strategis dengan membuka satu Warehouse baru di Surabaya dan satu Mother HUB (Pusat Gudang Transit) di Jakarta pada awal November lalu. Pembukaan dinilai sebagai langkah yang tepat dan dilaksanakan di waktu yang tepat untuk menghadapi promo akhir tahun dan bisnis tahun 2018,” kata Lisa Widodo selaku Senior Vice President of Operations & Product Management Blibli.com.

Warehouse yang di bangun di lahan seluas 7 hektar dan dengan luas bangunan sekitar 5 hektar merupakan salah satu warehouse e-commerce terbesar di Asia Tenggara dan diharapkan mampu untuk menampung pesanan untuk pelanggan di wilayah Jawa, Indonesia Tengah dan Timur.

Sedangkan Mother HUB seluas 2,300 m2 disaat bersamaan juga telah dibuka di wilayah Angke, Jakarta yang letaknya cukup dekat dengan Bandar Udara Soekarno Hatta agar memudahkan pengiriman ke luar kota. Jadi total sekarang Blibli.com memiliki 7 Warehouse yang tersebar di Medan, Jakarta, Tangerang, dan Surabaya serta memiliki 14 HUB yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.

Konsep Warehouse Blibli.com di design tidak hanya untuk menampung produk trading Blibli.com namun juga terbuka untuk menampung barang-barang consignment dari para merchant. Jadi Blibli.com membantu para merchant yang tidak memiliki tempat penyimpanan barang, dengan memanfaatkan konsep ini.

“Komitmen Blibli.com untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan juga terus kami buktikan dan kami wujudkan, sehingga dalam waktu dekat kami sudah merencanakan untuk menambah jumlah Warehouse dan juga HUB kami diseluruh wilayah penting di seluruh Indonesia.” tutup Lisa. (Icha)

 

 

Mantap, Kini AirAsia Indonesia Ada Wi-Fi Indosat nya

0

Telko.id – AirAsia Indonesia, sebagai salah satu maskapai penerbangan yang beroperasi di Indonesia, kini sudah menyediakan layanan WiFi dan inflight entertainment. Layanan ini diberi nama ROKKI.

Layanan ini bakal tersedia pada sejumlah penerbangan domestik maupun internasional berkat dukungan dari Indosat Ooredoo.
“Sebagai maskapai berbiaya hemat, kami bangga dapat memberikan layaway WiFi dan inflight entertainment dalam penerbangan,” kata Dendy Kurniawan, CEO Group AirAsia Indonesia.

Dendy menambahkan “Jadi kami tidak hanya memahami tapi juga memenuhi kebutuhan pelanggan akan koneksi internet. Pada awal, memang baru 1 pesawat. Tahun 2018 total ada 10 pesawat yang semuanya Airbus A330. Dan diprioritaskan untuk penerbangan dengan waktu tempuh yang Lama”.

“Layanan WiFi ini dapat diakses melalui gadget penumpang yang nantinya akan menggantikan layanan entertainment di kabin. Itu sebabnya, nanti ada layanan yang berbayar, ada juga yang gratis,” kata Rifai Taberi, Commercial Director Indonesia AirAsia.

Khusus layanan yang gratis, konten nya akan tersedia di server yang berada di pesawat. Itu sebabnya, untuk aplikasi ke pesawat perlu waktu. Jadi, nanti penambahan akan dilakukan untuk pesawat baru yang akan langsung dipesan sesuai dengan kebutuhan layanan WiFi ini. Kalaupun pesawat yang sudah ada, perlu waktu grounded 3 hari dan harus menyesuaikan dengan managemen grounded.

cof

“Bagi Indosat, kerjasama dengan AirAsia ini merupakan pengalaman baru. Pasalnya, untuk menyediakan layanan ini merupakan inovasi baru dan menggunakan teknologi baru yakni slot khusus untuk satelit,” kata Herfini Haryono, Director & Chief Wholesale & Enterprise Officer Indosat Ooredoo.

Tidak hanya itu, mulai dari masalah teknis agar frekuensi tidak bocor juga jadi hal yang perlu diperhatikan. Termasuk juga masalah perijinan dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Masalahnya, layanan WiFi di penerbangan seperti yang dimiliki oleh AirAsia, yang sangat lengkap ini, baru pertama kali di Indonesia.

Untuk menggunakan layanan ROKKI ini, penumpang cukup mengaktifkan fitur WiFi saat smartphone atau tablet dalam mode pesawat dan menghubungkannya ke WiFi AirAsia-ROKKI kemudian akses situs www.rokki.com untuk menikmati berbagai hiburan. Mulai dari nonton film, mendengarkan musik maupun melihat katalog belanja secara gratis.

Jika ingin tetap dapat melakukan chatting atau aktifitas berinternet lainnya, penumpang juga dapat mengakses layanan WiFi ROKKI yang tersedia dalam dua pilihan packet yaitu Paket Chat dengan harga Rp.30 ribu untuk kapasitas 3MB dan Paket Internet dengan harga Rp.60ribu berkapasitas 10MB.

Fasilitas WiFi AirAsia Indonesia saat ini sudah terdapat pada pesawat dengan kode PK-AXV untuk melayani penerbangan ke beberapa rute domestik maupun internasional. Seperti Bali, Yogyakarta, Surabaya, maupun Kuala Lumpur, Bangkok, Singapura dan Penang. (Icha)

 

GDP Indonesia Bakal Naik 0.4% Setiap Ada Penambahan 10% Pelanggan Seluler

Telko.id – Setiap penambahan 10 persen pelanggan seluler di tanah air, meningkatkan secara positif GDP (gross domestic product atau produk domestik bruto) Indonesia sebesar 0,4 persen. Demikian hasil riset yang dilakukan Indosat Ooredoo bersama dengan Penelitian dan Pelatihan Ekonomika & Bisnis (P2EB), Fakultas Ekonomika & Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Mengambil tema “Dampak Mobile Internetterhadap Pengembangan Ekonomi dan Sosial di Indonesia”, riset ini dilakukan dalam rangka 50 Tahun Indosat Ooredoo menghadirkan layanan telekomunikasi kepada masyarakat Indonesia.

“Riset ini bertujuan untuk meningkatkan peran mobile internet dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat baik sosial maupun ekonomi, sekaligus untuk mengetahui dampak negatif yang harus ditangani bersama, sehingga masyarakat akan lebih fokus dalam memaksimalkan manfaat digital bagi kehidupan mereka. Hasil riset ini nantinya juga akan kami sampaikan sebagai rekomendasi kepada pemerintah,” demikian disampaikan Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo

Apalagi, mobile internet kini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Pengguna internet di Indonesia telah mencapai hampir 133 juta orang atau sekitar 50 persen dari seluruh penduduk Indonesia (APJI, 2016). Akses terhadap mobile internet diharapkan memberikan manfaat ekonomi dan sosial pada masyarakat.

Itu sebabnya, Indosat menginisiasi untuk melakukan sebuah riset dengan tujuan mengkaji dampak ekonomi dan sosial dari mobile internet pada masyarakat, dimana hasilnya akan diberikan sebagai rekomendasi kepada Pemerintah dalam memperkuat dampak positif dari mobile internet terhadap masyarakat.

Pada hasil riset tersebut, ditemukan juga bahwa setiap peningkatan jumlah pelanggan telepon seluler di negara-negara Asia Tenggara sebesar 10 persen diikuti dengan peningkatan GDP negara-negara Asia Tenggara sebesar 0.2 persen. Lalu, Setiap peningkatan jumlah pelanggan telepon seluler di 46 negara Asia sebesar 10 persen diikuti dengan peningkatan GDP di negara-negara tersebut sebesar 0.3 persen.

Dampak mobile internet terhadap peningkatan GDP akan lebih besar di negara-negara berpendapatan menengah-rendah dan di negara-negara berpendapatan tinggi dibandingkan dengan dampak mobile internet di negara-negara berpendapatan rendah.

Peningkatan GDP di negara-negara berpendapatan menengah-rendah di Asia lebih tinggi 0.02 persen dibandingkan dengan dampak mobile internet di negara-negara berpendapatan rendah. Sedangkan

dampak mobile internet terhadap peningkatan GDP di negara-negara berpendapatan tinggi di Asia lebih tinggi 0.03 persen persen dibandingkan dengan dampak mobile internet di negara-negara berpendapatan rendah.

Dalam riset yang menggunakan data 4 negara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, dan India, ditemukan bahwa dampak mobile internet terhadap peningkatan GDP di Indonesia tidak berbeda dengan dampak mobile internet di Thailand dan di India. Sedangkan, peningkatan GDP di Malaysia lebih tinggi 0.03 persen dibandingkan dengan dampak mobile internet di Indonesia

Fenomena menarik ini diduga terjadi karena faktor-faktor yang mendukung pengembangan mobile internet seperti infrastruktur, kebijakan pemerintah, regulasi, dan iklim bisnis di Indonesia adalah setara dengan di Thailand dan di India, dan berada di bawah Malaysia. Akibatnya, dampak mobile internet terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia lebih rendah daripada di Malaysia.

Direktur Penelitian dan Pelatihan Ekonomika & Bisnis (P2EB), Fakultas Ekonomika & Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Bambang Riyanto, LS, M.B.A.,Ph.D menyatakan, “Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta menggunakan data jumlah pelanggan jasa telepon seluler (mobile subscription) sebagai indikator variabel perilaku penggunaan mobile internet. Dalam riset ini, secara garis besar fenomena mobile internet dapat dikelompokkan ke dalam tiga dimensi, teknologi dan lingkungan sosial, perilaku dalam menggunakan mobile internet, dan dampak sosial dan ekonomi dari mobile internet.”

Temuan lain dari riset ini menyebutkan bahwa mobile internet telah merupakan kebutuhan dan telah membentuk mindset dan gaya hidup masyarakat. Namun demikian, masyarakat dinilai telah mengalami overdosis dalam penggunaan mobile internet dimana dijumpai fenomena bahwa mobile internet telah mendekatkan yang jauh namun menjauhkan yang dekat.

Di sisi lain juga ada kekuatiran utama tentang overdosis ini disasarkan pada anak-anak (generasi Z): adiksi, kemampuan berkomunikasi yang menurun, social skills yang menurun bila dibandingkan dengan generasi X maupun generasi Y.

Hasil riset juga menunjukkan mobile internet telah memperluas kesempatan untuk mendapatkan tambahan pendapatan. Banyak anggota masyarakat yang melakukan moonlighting (menyambi pekerjaan yang mendatangkan tambahan pendapatan), misalnya dengan jual beli barang online dengan menggunakan mobile internet. Di samping itu juga ada temuan bahwa mobile internet telah memperluas cakupan bisnis, mengefisienkan bisnis, serta meningkatkan produktifitas.

Waktu yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis menjadi lebih pendek. Seperti untuk mengirim foto untuk menawarkan pesanan, pengiriman desain mengkonfirmasi pesanan, dll. Secara umum, mobile internettelah mengefisienkan pekerjaan. Misal, koordinasi (logistik, shifts, dll) dapat dilakukan dengan WhatsApp group; konfirmasi dapat dilakukan dengan pengiriman foto atau komunikasi via WhatsApp.

Seluruh hasil riset ini akan diserahkan kepada pemerintah sebagai rekomendasi dalam mengatur layanan dan industri mobile internet. Beberapa rekomendasi yang akan disampaikan antara lain pentingnya kebijakan pemerintah, pendidikan, diseminasi, dan regulasi merupakan hal yang vital untuk mengendalikan dampak negatif mobile internetseperti lunturnya etika, meningkatnya konflik karena berkurangnya kemampuan dalam berkomunikasi, baik melalui mobile internet maupun secara tatap muka, belum siapnya masyarakat secara “budaya,” dan dampak-dampak negatif lain seperti addiction, hate ad,  hoax, fraud, dan cyberbullying.

Rekomendasi lainnya adalah tentang keberadaan infrastruktur dan suprastruktur merupakan hal yang esensial dalam memperkuat dan mendorong dampak positif mobile internet terhadap pembangunan ekonomi. Oleh karena itu, kita memerlukan peran yang kuat dari Pemerintah untuk mendukung dan menyediakan infrastruktur yang memadai guna mendukung akses masyarakat akan mobile internet, mengedukasi masyarakat akan penggunaan mobile internetyang bijak serta melakukan awareness campaign dalam penggunaan mobile internet yang dapat meningkatkan akses akan kesempatan kerja atau kesempatan berkecimpung dalam usaha mikro atau kecil.

“Kami berharap hasil riset ini akan memberikan pemahaman mengenai perilaku penggunaan mobile internet, dimana dampak mobile internet diharapkan dapat digunakan sebagai dasar untuk untuk meminimumkan dampak negatif dan memaksimumkan dampak positif mobile internet,” demikian Deva Rachman menutup penjelasannya. (Icha)