spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1457

Google Bakal Mengubah Sistem Royalti Lisensi Aplikasi Android

0

Telko.id, Jakarta – Buntut perkara dari sanksi Komisi Eropa di Pengadilan Umum Uni Eropa, Google disebut-sebut akan mengubah sistem royalti lisensi aplikasi Android di kawasan tersebut. Raksasa teknologi ini berencana menerapkan harga lisensi untuk aplikasi yang masuk ke Google Play Store.

Seperti diketahui, Komisi Eropa mendenda Google 4,3 miliar euro terkait perkara dominasi sistem operasi dan aplikasi. Menurut Komisi Eropa, aplikasi Chrome menutup kesempatan persaingan dengan peramban lain.

Padahal, Chrome adalah cara Google mendapatkan pendapatan lewat layanan mesin pencari dan iklan.

Belum diketahui bentuk dan besaran harga lisensi aplikasi dan ekosistem buatan Google yang akan dikenakan kepada produsen ponsel Android. Sejauh ini, hanya beberapa aplikasi yang akan berubah lisensi.

Baca juga :Terkait Tuduhan Monopoli, Google Terancam Denda Rp 42, 8 Triliun

Nantinya, aplikasi Gmail, Chrome, termasuk Play Store, akan diberi harga lisensi baru untuk produsen ponsel Android di Eropa. Lisensi tersebut dipisah dari Chrome, termasuk mesin pencarian Google.

Lain hal, sistem operasi Android kemungkinan bakal tetap digratiskan. Sebab, sejak awal, Android adalah open source. Sebelumnya, beredar kabar bahwa Android juga akan dikenakan biaya lisensi.

Baca juga :Ternyata, Google akan Ubah Android Sebelum Didenda Uni Eropa

Kabar lain menyebut, produsen ponsel Android di Eropa kini punya pilihan untuk merilis dua produk yang sama, tapi dengan sistem operasi berbeda. Namun, dampak kebijakan itu lebih menyasar para pengguna. [SN/IF]

Sumber : The Verge

Sumber : Telset

Tri Ajak Pelanggan nya Menyisihkan Kuota Untuk #PaluDonggalaBangkit

0

Telko.id – Saat ini, wilayah terkena dampak gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah tengah melakukan pemulihan. Sudah pasti dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Hutchison 3 Indonesia selaku pengelola provider 3 (Tri) pun ikut melakukan aksi nyata untuk pemulihan wilayah yang terdampak bencana. Program tersebut adalah Dukung #PaluDonggalaBangkit.

“Doa dan harapan yang terbaik bagi para korban bencana, agar mereka dapat segera pulih dan bangkit kembali, Kami mengajak pelanggan Tri menjadi bagian dari program  #PaluDonggalaBangkit dan memberikan kontribusi terbaik, ” ujar Cliff Woo, Presiden Direktur Hutchison 3 Indonesia.

Program #PaluDonggalaBangkit ini mengajak pelanggan Tri yang didonimasi oleh milenial dan aktif berinternet untuk menyisihkan kuota yang mereka konsumsi untuk didonasikan.  Setiap pembelian Paket Kuota 1GB 7 hari seharga Rp 10.000, 500 MB 7 hari seharga Rp 5.000, pelanggan akan secara otomatis terpotong Rp 1.000 di paket 1 GB dan Rp 500 di paket 500MB.

Dana yang terkumpul akan didistribusikan melalui UNICEF, lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang bekerja untuk hak-hak anak dan kesejahteraan. Respon darurat dan agenda pemulihan UNICEF berfokus pada kesehatan, nutrisi, air, sanitasi, pendidikan dan perlindungan anak, melalui pasokan dan bantuan teknis kepada pemerintah dan LSM.

“Kami senang sekali dapat bekerja sama dengan UNICEF untuk membantu anak-anak dan masyarakat yang terkena dampak bencana,” ungkap Cliff.

“Lebih dari 665,000 anak saat ini telah terdampak bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. 6 bulan ke depan  menjadi sangatlah penting. Kami bekerja untuk memastikan bahwa setiap anak yang terdmpak bencana memiliki kesempatan yang adil untuk melanjutkan pemulihan mereka yang sedang berlangsung dan membangun kembali kehidupan mereka menjadi lebih baik di lingkungan yang aman dan kondusif, ” kata Gregor Henneka, Chief of Private Fundraising and Partnerships UNICEF.

Tak hanya itu, Tri bersama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memberikan kemudahan telepon via internet bagi masyarakat Palu, para petugas, dan relawan untuk berkomunikasi tanpa dikenakan biaya. Layanan ini tersedia di Posko Pengungsian Asrama Haji kota Palu.

Saat ini jaringan Tri belum menjangkau Sulawesi Tengah namun keberadaan layanan ini menunjukkan kepedulian dan dukungan Tri untuk meringankan beban para korban bencana dan mendukung pemulihan di wilayah yang terkena gempa. Tri menyadari bahwa komunikasi menjadi sarana vital bagi proses penanggulangan dan pemulihan bencana.

“Rangkaian program kepedulian kami ini sejalan dengan aksi kemanusiaan CK Hutchison Holding Ltd selaku induk perusahaan Hutchison 3 Indonesia, yang belum lama ini dilakukan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah yang terdampak bencana,” tutup Cliff. (Icha)

Chris Kanter, Mantan Komisaris Jadi Direktur Utama Indosat

0

Telko.id – Sejak awal ‘hengkang’ nya Joy Wahyudi sebagai CEO atau Direktur Utama Indosat, nama Chris Kanter sudah disebut-sebut. Akhirnya, posisi ini pun disetujui pergantiannya dan penetapan Dewan Direksi dan Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Indosat Ooredoo yang berlangsung di Jakarta hari ini, dengan mengangkat Chris Kanter sebagai Direktur Utama Perseroan.

Chris Kanter sebelumnya merupakan Komisaris Indosat Ooredoo sejak tahun 2010 hingga 2018. Selain itu, beliau adalah pengusaha Indonesia dan pemimpin di komunitas bisnis, yang berada di lini depan agenda reformasi ekonomi nasional di Indonesia. Chris Kanter memiliki berbagai pengalaman di industri telekomunikasi, pemerintahan dan dunia bisnis serta organisasi, diantaranya Kadin.

Pengalaman ekstensif yang dimiliki Chris Kanter dari berbagai forum nasional serta internasional diharapkan akan mendukung Chris dalam memimpin pelaksanaan strategi perusahaan yang telah disiapkan oleh manajemen untuk memasuki era baru Indosat Ooredoo menjadi perusahaan telekomunikasi Indonesia yang terdepan.

RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Eyas Naif Assaf dan Arief Musta’in sebagai Direktur Perseroan. Selain itu RUPSLB menerima pengakhiran masa jabatan Joy Wahjudi, sebagai Direktur Utama Perseroan serta Caba Pinter dan Herfini Haryono, sebagai Direktur Perseroan.

Pada rapat ini Perseroan juga mengangkat Hilal Suleiman Malawi, Andrew Tor Oddvar Kvalseth dan Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, sebagai Komisaris Perseroan serta menerima pengakhiran masa jabatan Ajay Bahri, Damian Philip Chappell, dan Chris Kanter, sebagai Komisaris Perseroan.

Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan setelah ditetapkan oleh Rapat adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris:

  1. Waleed Mohamed Ebrahim Alsayed, Komisaris Utama
  2. Hans Anthony Kuropatwa, Komisaris
  3. Hilal Suleiman Malawi, Komisaris
  4. Heru Pambudi, Komisaris
  5. Edy Sudarmanto, Komisaris
  6. Andrew Tor Oddvar Kvalseth, Komisaris
  7. Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama, Komisaris
  8. Syed Maqbul Quader, Komisaris Independen
  9. Elisa Lumbantoruan, Komisaris Independen
  10. Wijayanto Samirin, Komisaris Independen

Susunan anggota Direksi Perseroan:

  1. Chris Kanter, Direktur Utama
  2. Eyas Naif Assaf, Direktur
  3. Arief Musta’in, Direktur
  4. Haroon Shahul Hameed, Direktur
  5. Irsyad Sahroni, Direktur Independen

(Icha)

 

Dunia Games Gelar Liga eSport Terbesar Di Indonesia

Telko.id – eSport di Indonesia semakin berkembanga. Dan operator yang sangat agresif ikut mengembangkan adalah Telkomsel. Bukan hanya Indonesia Games Championship yang digelar setiap tahun, operator melalui Dunia Games ini pun menggelar Liga eSport sebagai rangkaian kompetisi.

Liga eSport yang diadakan Dunia Games tahun ini dapat diikuti oleh seluruh gamer di Indonesia yang terbagi menjadi tiga liga yaitu Dunia Games League, Dunia Games Campus League, dan Dunia Games Pro League. Total hadiah yang disediakan Rp 3 Milyar dan bagi para pemenang berkesempatan untuk bertanding di IGC 2019.

“Layanan game online akan memerlukan standar jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah. Untuk itu kami selalu meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan stabilitas layanan data sehingga para gamers dapat menikmati game online dengan nyaman. Hingga saat ini lebih dari 60 juta pengguna Telkomsel dari 90 juta pemain telah aktif yang bermain mobile games secara online di Indonesia,” ujar Crispin P Tristram, Head of Digital Lifestyle Telkomsel dalam peluncuran Liga eSport, di Jakarta (17/10).

Foto: Hendra Wiradi/Telset

Games yang dipertandingkan pada liga eSport ini antara lain adalah Mobile Legends Bang Bang untuk Dunia Games League, Free Fire untuk Dunia Games Campus League dan Dunia Games Pro League. Pendaftaran Dunia Games League sudah dapat diaksessecara online melalui https://dgl.duniagames.co.id/.

Dunia Games League secara serentak diadakan di 141 kota dan 13 tim terbaik akan dipertandingkan di tingkat nasional untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan berlangsung pada Maret 2019 di Dunia Games Esports Stadium, Jakarta. Registrasi Dunia Games League dimulai pada awal Oktober 2018 dan mulai berkompetisi pada akhir Oktober 2018.

Sedangkan Dunia Games Campus League akan berlangsung di 13 kampus se-Indonesia dan 12 tim terbaik menuju grand final yang akan dipertandingkan bersamaan dengan grand final Dunia Games League. Registrasi Dunia Games Campus League akan dibuka pada akhir November 2018 dan Dunia Games Pro League dibuka pada awal Januari 2019.

“Liga eSport Dunia Games akan diikuti lebih dari 45.000 peserta terbagi lebih dari 6.000tim. Selama liga ini berlangsung kami menargetkan 60 juta online viewers dari lebih 24.000 pertandingan dan 2.500 jam produksi tayangan, akan menjadikan ajang ini sebagai turnamen eSport terbesar yang diadakan di Indonesia tahun ini. Melalui Liga ini, di samping berkompetisi kami ingin para gamers di Indonesia saling berinteraksi dan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tentang eSport,” ujar Crispin.

Di jaringan Telkomsel, pemain games cukup banyak. Setidaknya, tercatat di Dunia Games ada 60 juta pelanggan setiap bulan yang aktif bermain. Rata-rata pemain akan mengkonsumsi layanan data 200 – 300 MB. Jika untuk setiap jam itu menghabiskan 30MB maka setiap bulannya pare gamers itu bermain rata-rata 7 jam setiap bulan. Tapi, ada yang juga yang sangat addict maka konsumsi data akan lebih dari itu.

Telkomsel sendiri, mengaku bahwa pendapatan dari games ini cukup tinggi. Apalagi, jika ada kompetisi. “Setidaknya, setiap kompetisi itu ada sekitar 60 ribu pertandingan. Setiap games akan menghabiskan 50-100MB per pertandingan, itu diluar dari latihan,” ujar Auliya Ilman Fadli, GM Games and Apps Telkomsel menjelaskan.

Itu sebabnya, Telkomsel cukup serius menggarap eSport iniBahkan, Telkomsel pun sudah membuat game sendiri yakni Shell Fire. Namun, games ini masih belum digunakan karena ada persyaratan sebuah games untuk bisa dijadikan kompetisi, minimal 200 ribu/hari yang main. Sedangkan Shell Fire baru dimainkan 40 ribu/hari. Jadi, ditargetkan pada tahun depan, game ini akan digunakan dalam kompetisi. (Icha)

Semakin Seru Nonton Drama Korea via Smartfren

0

Telko.id – Peminat drama Korea di Indonesia memang cukup banyak. Tidak melihat umur bahkan. Tua muda, senang nonton konten ini. Padahal, jarang stasiun TV menayang kan nya. Jadi, menikmatinya harus lewat video on deman. Itu sebabnya, jaringan yang stabil dibutuhkan agar nonton nya pun semakin asyik.

Smartfren sebagai operator pun menyadari hal ini. Pasalnya, pelanggan Smartfren yang mengakses layanan VIU sangat tinggi. Berdasarkan data aplikasi streaming yang paling banyak diakses pelanggan, 40% mengakses layanan streaming dari VIU, dimana 33% diantaranya berlangganan konten berbayar VIU.

Itu sebabnya, Smartfren bersama Viu menghadirkan promo bebas streaming selama 30 hari tanpa syarat. Yang diunggulkan oleh operator ini adalah streaming drama Korea favorit tanpa lag lewat jaringan 4G LTE Smartfren.

“Memanjakan para pengguna kami bersama VIU sepakat untuk membebaskan pengguna mengakses layanan VIU Premium sepuasnya tanpa harus berlangganan ataupun syarat apapun selama 30 hari. Tentunya dengan hadirnya promo ini dilengkapi dengan kehandalan jaringan 4G LTE Smartfren, pelanggan Smartfren dapat menonton film Korea favoritnya dengan nyaman tanpa lag dan tanpa kuatir”. Ujar Debashis Roy, Head of Digital Services Smartfren.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan Smartfren cukup mendownload aplikasi Viu jika belum ada. Masuk dan tunggu notifikasi promo tersebut dari Smartfren, klik “OK” dan pelanggan langsung dapat menikmati serial ataupun film Korea favoritnya gratis selama 30 hari, menggunakan jaringan 4G LTE Smartfren.

Hadirnya program ini juga sejalan dengan komitmen Smartfren untuk terus memberikan dan memenuhi layanan komunikasi setiap pelangannya. Promo ini berlaku untuk semua pelanggan Smartfren baik pelanggan pra-bayar ataupun pasca-bayar. (Icha)

 

Ternyata Peminat Cryptocurrency Untuk Investasi Di Indonesia Tinggi

Telko.id – Cryptocurrency atau yang lebih umum dikenal dengan nama Bitcoin semakin populer di Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Baru- baru ini salah satu lembaga riset terkemuka dunia TNS merilis data yang dikeluarkan untuk Luno bahwa 63% penduduk Indonesia sudah mengetahui apa itu cryptocurrency.

Popularitas cryptocurrency di Indonesia tersebut mengalahkan Malaysia, Perancis, Italia, dan Romania. International Decentralized Association of Cryptocurrency and Blockchain (IDACB) bahkan menurut laporannya menyebutkan bahwa Jakarta merupakan salah satu dari 10 crypto-capital tertinggi di dunia.

Dari responden Indonesia yang mengenal cryptocurrency, sebanyak 69% berasal dari kalangan dewasa muda berusia 25 hingga 34 tahun, 62% dari usia 35-44 tahun, dan 58% dari kelompok usia yang lebih muda (18-24 tahun). Cryptocurrency ini paling dikenal dari kalangan masyarakat dengan kelas sosial menengah ke atas (71%). Sebanyak 64% dari kelas menengah tidak awam dengan cryptocurrency, bahkan lebih dari separuh (51%) kelas menengah ke bawah di Indonesia juga mengenal cryptocurrency.

Di Indonesia, cryptocurrency sudah ditetapkan sebagai subjek komoditi yang dapat diperdagangkan di bursa perdagangan berjangka oleh Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Sejak awal 2017, Bitcoin yang merupakan salah satu jenis cryptocurrency mengalami peningkatan nilai lebih dari 500% yang menjadikannya salah satu aset dengan performa terbaik.

Hampir separuh dari orang-orang yang mengenal cryptocurrency di Indonesia menganggap Bitcoin, Ethereum, dan cryptocurrency lainnya sebagai produk investasi yang aman. Sebanyak 40% responden yang mengenal aset kripto sudah memiliki setidaknya salah satu jenis aset ini, di mana 84% di antaranya menggunakannya untuk investasi. Jika dibandingkan dengan data dari lembaga riset pemasaran Inside ID, angka kepemilikan cryptocurrency mengalahkan kepemilikan instrumen investasi lain, yaitu properti (30%), reksadana (22%), dan saham (17%).

Jenis cryptocurrency yang paling banyak dimiliki orang Indonesia adalah Bitcoin, di mana terdapat sebanyak 83% responden sudah memiliki aset ini. Selain di Indonesia, Bitcoin juga mendominasi pasar negara-negara lain. Jenis aset kripto lainnya yang populer di Indonesia adalah Ethereum (36%).

Kanta Nandana, Country Manager Luno Indonesia, mengatakan, “Hasil riset ini membuktikan bahwa cryptocurrency memiliki potensi yang besar untuk diadopsi di Indonesia, sehingga Luno mendukung cryptocurrency untuk menjadi alat investasi menarik dan instrumen untuk menyimpan dan transfer dana dengan mudah dan aman. Masyarakat Indonesia menunjukkan tingginya minat terhadap cryptocurrency, di mana 2 dari 5 responden Indonesia yang sudah mengenal cryptocurrency sudah memilikinya, dan 1 dari 3 orang yang belum punya aset kripto tertarik untuk memiliki aset ini.”

Indonesia yang disebut Global Web Index sebagai salah satu dari 10 negara dengan jumlah pengguna media sosial terbanyak di dunia menunjukkan bahwa masyarakatnya terpapar arus informasi dan melek teknologi. Hal ini dibuktikan oleh media sosial sebagai sumber utama (67%) orang Indonesia memperoleh informasi mengenai cryptocurrency. Selain media sosial, keluarga dan kerabat (45%) serta media massa (42%) juga menjadi sumber informasi masyarakat Indonesia mengenai cryptocurrency.

Saat ini sebanyak 49% masyarakat Indonesia yang tahu tentang aset kripto menyatakan ingin memiliki cryptocurrency. Jumlah ini masih dapat meningkat apabila harga cryptocurrency bisa menjadi lebih stabil, karena kestabilan harga adalah alasan utama (42%) kekhawatiran masyarakatIndonesia terhadap cryptocurrency. Keamanan transaksi juga menjadi salah satu kekhawatiran terbesar peminat cryptocurrency (38%), dan terdapat sebanyak 36% menyatakan bersedia mengadopsi cryptocurrency jika ada penyedia jasa transaksi jual-beli dan penyimpanan aset kripto yang terpercaya.

Perusahaan global terkemuka penyedia platform untuk transaksi cryptocurrency yang berbasis di London, Luno, hadir di Indonesia sejak 2016 danmenyediakan platform yang sangat mudah untuk membeli, menyimpan, dan mempelajari aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum. Luno menyediakan fitur portal edukasi pada aplikasinya yang memiliki rating 4.2 dari 5, dan kehadirannya dapat mendukung popularitas cryptocurrency.

“Kami percaya bahwa tingkat keamanan aplikasi Luno adalah yang terbaik dalam hal penyimpanan cryptocurrency, dan kami ingin menjadi pilihan nomor satu bagi orang-orang Indonesia untuk memiliki Bitcoin pertama mereka. Platform Luno memberikan keamanan dan kemudahan untuk membeli Bitcoin dan Ethereum,” tambah Kanta.

Berdiri pada tahun 2013 dengan nama BitX di Singapura sebelum berganti nama menjadi Luno di tahun 2017, Luno sudah memiliki 250 pegawai dan mengalami pertumbuhan pendapatan sebanyak 20 kali dalam 2 tahun terakhir. Saat ini Luno memiliki volume transaksi cryptocurrency harian sebesar 50-70 Bitcoin dan Ethereum dari jumlah total 2 juta pengguna Luno secara global, di mana Indonesia berkontribusi sebanyak 15% dari total jumlah pengguna tersebut. Luno menargetkan untuk memiliki 1 miliar pengguna di tahun 2025. (Icha)

 

 

Kisah Dua Sahabat Paul Allen dan Bill Gates Dirikan Microsoft

0

Telko.id, Jakarta – Paul Allen dan Bill Gates bertemu ketika masih sekolah dan keduanya menjadi rekan ketika mendirikan Microsoft di tahun 1975. Menanggapi kepergian temannya akibat kanker, Bill Gates menuliskan kesan dan rasa terima kasihnya kepada Allen. “Komputer personal tidak akan ada tanpanya,” tutur Gates.

Baik Allen dan Gates memiliki rasa ketertarikan yang tinggi terhadap komputer. Keduanya bertemu di Sekolah Persiapan Lakeside, setara dengan SMA, di Seattle. Saat itu, Allen berusia 14 tahun dan Gates 12 tahun.

Allen, yang ayahnya bekerja di perpustakaan Universitas Washington (UW), sering menghabiskan waktu bersama Gates dan teman-temannya di Laboratorium Ilmu Komputer Universitas Washington.

Saking seringnya hingga ia mendapat surat di tahun 1971 yang memberitahu ia tidak lagi memiliki akses ke laboratorium komputer tersebut.

Namun, laboratorium tersebut merupakan tempat Allen dan Gates meluncurkan startup pertamanya, yaitu Traf-O-Data, untuk menghitung traffic. Pada peresmian nama Paul G. Allen School of Computer Science & Engineering Universitas Washington tahun lalu, Allen menuturkan bahwa Traf-O-Data merupakan kegagalan yang juga berperan dalam kesuksesan Microsoft.

Baca juga: Pendiri Microsoft, Paul Allen Tutup Usia Karena Kanker

“Walaupun Traf-O-Data secara teknis adalah kegagalan bisnis, pemahaman mikroprosesor yang (kami) pelajari sangat krusial bagi kesuksesan kami di masa mendatang,” ujar Allen.

“Jika bukan karena Traf-O-Data, dan jika bukan karena waktu yang kami habiskan di komputer UW, Anda bisa mengatakan kalau Microsoft mungkin tidak akan berdiri,” sambungnya.

Bersama Gates, Allen mendirikan Microsoft di tahun 1975. Perusahaan yang memiliki nama dari gabungan kata microcomputer dan software itu awalnya bertujuan untuk mengimplementasikan bahasa pemrograman bagi mikrokomputer, atau yang sekarang disebut komputer personal (personal computer).

Pecah Kongsi

Di tahun 1986, Allen terdiagnosis penyakit Hodgkin. Persahabatan Allen dan Gates mulai memasuki masa-masa sulit. Perbedaan pendapat dan hadirnya “orang ketiga”, membuat hubungan kedua sahabat ini memburuk, dan beruujung pecah kongsi.

Dalam memoarnya yang terbit tahun 2011, “Idea Man,”, memuat detail hubungan Allen dan Gates yang tidak banyak diketahui publik, termasuk negosiasi akan kekayaan Microsoft dan pengunduran Allen ketika ia didiagnosis penyakit Hodgkin.

Baca juga: Bill Gates, Anak Mama Jadi Inspirasi Dunia

Dalam buku itu, Allen menuliskan ia mendengar Gates berbincang dengan Steve Ballmer, karyawan Microsoft yang kelak menjadi CEO, mengenai kurangnya kontribusi Allen terhadap perusahaan. Hal inilah diduga yang menciptakan jarak antara kedua pengusaha raksasa tersebut.

Namun seiring berjalannya waktu dan keduanya sudah semakin menua, hubungan Allen dan Gates kemudian dilaporkan membaik setahun setelah buku tersebut terbit. [AU/HBS]

Sumber : Telset

Trafik Layanan Data XL Axiata Naik 94% Di Sulawesi Utara

0

Telko.id – Operator saat ini memang banyak yang sudah focus membangun jaringan dan meningkatkan kualitas layanan di luar pulau Jawa. Pasalnya, wilayah luar pulau Jawa ini memiliki potensi yang luar biasa. Tak heran, operator pun berlomba memberikan layanannya. Salah satunya adalah XL Axiata.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh XL, trafik layanan data di daerah terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah pengguna smartphone dan juga aktivitas digital para pelanggan. Hal itu mengharuskan XL Axiata untuk terus mampu menjaga kualitas layanannya. Kali ini yang disasar XL adalah Sulawesi Utara dengan penambahan jumlah BTS di sejumlah kabupaten dan kota.

“Manado menjadi kota pertama di Kawasan Timur Indonesia yang merasakan manfaat layanan 4G LTE dari Xl Axiata sejak 2015. Hal tersebut menunjukkan bahwa Sulawesi Utara memiliki potensi pasar yang besar. Untuk itulah pembangun infrastruktur di area ini terus ditingkatkan untuk mengakomodir peningkatan trafik,” ujar Rahmadi Mulyohartono, Group Head Commercial Go To Market XL Axiata.

Rahmadi melanjutkan, dalam setahun terakhir, trafik layanan data XL Axiata di Sulawesi Utara meningkat hingga 94%. Sementara itu jumlah pelanggan yang menggunakan layanan data kini telah mencapai kurang lebih 1,1 juta, atau sekitar 88% dari total pelanggan XL Axiata di Sulawesi Utara.

Peningkatan trafik terjadi hampir di semua kota/kabupaten. Trafik tertinggi antara lain terjadi di kota/kabupaten seperti Kota Palu, Kota Manado, Kab. Parigi Moutong, serta Kab. Minahasa Utara dengan peningkatan mencapai 94%.

XL Axiata pun akan terus melakukan sosialisasi manfaat layanan data di daerah-daerah yang dinilai masih belum maksimal pemakaiannya. Saat ini di seluruh Sulawesi Utara, layanan data XL Axiata didukung oleh sekitar 400 BTS 3G dan lebih dari 160 BTS 4G. Khusus Manado, XL Axiata memiliki sekitar 150 BTS 3G dan lebih dari 100 BTS 4G.

Untuk mendorong penggunaan layanan data oleh para pelanggannya di Sulawesi Utara ini, XL pun membuat tiga program. Ketiga program tersebut adalah Paket YouTube, Xtra Combo Lite & Xtream Smartphone 4G.

Yang menarik adalah diberlakukannya program “Double Lokal Kuota” yang mask dalam program Xtra Combo Lite. Program ini khusus berlaku di Kota Tomohon, Kota Manado, Kab. Minahasa, Kota Bitung, Kab. Minahasa Selatan, Kab. Minahasa Tenggara, dan Kab. Minahasa Utara, Jika nomor pelanggan dipakai di luar wilayah kota/kabupaten tersebut, maka tambahan kuota tidak berlaku.

Benefit yang diberikan mulai dari 4.5GB hingga 37GB, yang mana di kota-kota tertentu akan mendapatkan tambahan kuota dari 1.5GB hingga 18GB yang dapat digunakan di semua jaringan.

Program tersebut dapat dinikmati jika pelanggan baru maupun lama yang menggunakan Paket Xtra Combo Lite. Bagi pelanggan baru, manfaat dari program ini bisa langsung didapatkan begitu aktivasi kartu. Bagi pelanggan lama, manfaat akan didapatkan setelah pelanggan melakukan perpanjangan paket data baru.

Untuk program “YouTube Paket”, pelanggan di area tertentu diberikan produk khusus yakni diberikan benefit 15GB untuk akses YouTube dan iFlix hanya dengan Rp 1000/30hari. Paket ini hanya tersedia di UMB *123# bagi pelanggan di 27 kota. Khusus untuk wilayah Sulawesi Utara, kota-kota yang dapat menikmati benefit ini yaitu kota Manado dan Tomohon.

Program ketiga adalah XTREAM Smartphone 4G yang menawarkan keunggulan untuk mengakses layanan video online, untuk berbagai tujuan baik hiburan, informasi, maupun edukasi. Pelanggan yang membeli smartphone 4G ini akan mendapatkan manfaat berupa kuota YouTube unlimited selama 24 jam, satu tahun penuh, dan 1GB x12 bulan untuk akses data dan internet termasuk social media.

Pelanggan juga akan mendapatkan keleluasaan mengakses layanan penyedia film “iFlix” termasuk konten VIP tanpa biaya berlangganan, serta gratis layanan telepon dan SMS ke sesama nomor XL.

Semua keuntungan tersebut dapat dinikmati langsung selama nomor prabayar XL-nya aktif. Masyarakat dan pelanggan bisa mendapatkan Smartphone 4G Xtream dimulai dari Rp 559 ribu untuk Xtream 1 MINI hingga Rp 1,2 juta untuk Xtream 1 PRIME. Pembelian bisa dilakukan di XL Center, toko-toko smartphone di seluruh Indonesia dan secara online. Khusus untuk Xtream 1 PRIME, sudah dilengkapi dengan fingerprint, memory 2GB RAM dan 16GB ROM, dan layar lebar 5.5 inchi yang sudah full screen dan sangat cocok untuk streaming video di YouTube maupun nonton film di iFlix. (Icha)

Pemerintah Usulkan Perubahan Penggunaan Frekuensi 2.3 GHz

0

Telko.id – Pemerintah dalam hal ini Kominfo akan melakukan perubahan penggunaan spektrum frekuensi radio pada pita frekuensi radio 2.3 GHz. Dengan Memperhatikan ketentuan Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit.

Menurut Ferdinandus Setu, Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Konsultasi publik RPM Perencanaan Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio pada Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz perlu dilakukan dengan alasan, untuk pencegahan terjadinya saling mengganggu, efisiensi dan ekonomis, perkembangan teknologi, dan kebutuhan spektrum frekuensi radio di masa depan. Termasuk juga dalam rangka rencana pengurangan 100 Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kominfo.

Adapun yang dilakukan oleh Kominfo ini adalah menggabungkan, mengubah, dan mencabut 4 (empat) Peraturan Menteri. Pertama Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 08/PER/M.KOMINFO/01/2009 tentang Penetapan Pita Frekuensi Radio untuk Keperluan Layanan Pita Lebar Nirkabel (Wireless Broadband) pada Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz. Kedua, Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 19 Tahun 2011 tentang Penggunaan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz untuk Keperluan Layanan Pita Lebar Nirkabel (Wireless Broadband) Berbasis Netral Teknologi.

Peraturan ketiga yang digabung adalah Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 29 Tahun 2012 tentang Prosedur Koordinasi Penggunaan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz untuk Keperluan Layanan Pita Lebar Nirkabel (Wireless Broadband) Berbasis Netral Teknologi.

Dan keempat adalah Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 28 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 08/PER/M.KOMINFO/01/2009 tentang Penetapan Pita Frekuensi Radio untuk Keperluan Layanan Pita Lebar Nirkabel (Wireless Broadband) pada Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz.

Lalu, rencananya penggunaan dari frekuensi 2.3 GHz untuk pemanfaatan moda time division duplexing(TDD) berbasis netral teknologi. Pembagiannya, rentang frekuensi radio 2300-2360 MHz untuk keperluan layanan jaringan bergerak seluler dengan cakupan layanan nasional. Rentang frekuensi radio 2360-2390 MHz untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel (wireless broadband) dengan cakupan layanan berbasis zona dan rentang frekuensi radio 2390-2400 MHz untuk keperluan kewajiban pelayanan universal telekomunikasi.

Untuk itu diperlukan koordinasi dalam penggunaan pita frekuensi radio 2.3 GHz. Yang pertama perlu melakukan koordinasi penggunaan pita frekuensi radio 2.3 GHz dengan negara tetangga yang dilakukan melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika.

Selain itu juga perlu koordinasi penggunaan pita frekuensi radio 2.3 GHz untuk keperluan layanan jaringan bergerak seluler dan koordinasi untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel (wireless broadband).

Koordinasi juga diperlukan untuk penggunaan pita frekuensi radio 2.3 GHz antar penggunaan untuk layanan jaringan bergerak seluler dengan penggunaan untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel (wireless broadband).

Untuk menanggapi Rancangan Peraturan Menteri dimaksud, masyarakat bisa memberikan masukan dari tanggal 16 sampai dengan 21 Oktober 2018 melalui email muht005@kominfo.go.idsiti008@kominfo.go.idkama001@kominfo.go.id, dan lign001@kominfo.go.id. (Icha)

GO-JEK Dorong UMKM Naik Kelas Lewat ‘GO-JEK Wirausaha’

0

Telko.id – Digitalisasi merupakah salah satu alternatif untuk UMKM naik kelas.  Setidaknya dapat mengakselerasi usaha nya ke pasar yang lebih luas lagi dengan lebih efektif. Sayangnya, dengan skala kecil menengah ini, upaya digitalisasi tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu juga ‘bantuan’ dari pengusaha besar untuk membentuk ekosistem yang bersahabat dengan pengusaha kecil menengah. Seperti yang dilakukan oleh GO-JEK. Perusahaan rintisan ini menggelar kegiatan GO-JEK Wirausaha di Purwokerto.

Target dari event ini adalah membantu para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Purwokerto supaya bisa meningkatkan skala bisnisnya usaha dan memperluas pasar mereka melalui teknologi.

“Sejak GO-JEK hadir di Purwokerto tahun 2017, kami berkomitmen meningkatkan perekonomian di Purwokerto. Komitmen ini kami wujudkan melalui akses bagi para pekerja sektor informal dan UMKM untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan perluasan pasar. Melalui program GO-JEK Wirausaha, kami memperkuat komitmen tersebut dengan memberikan pelatihan, bukan hanya bagi para UMKM namun juga para calon wirausaha mandiri agar mereka bisa lebih maju lagi,” kata Delly Nugraha – SVP Central Region GO-JEK menjelaskan.

Acara yang digelar di Oemah Daun Cafe & Resto, Purwokerto bersama Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) dan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Satria Banyumas ini disambut antusias oleh UMKM. Setidaknya ada 200 pengusaha UMKM menghadiri nya.

GO-JEK Wirausaha adalah program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh GO-JEK kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka. Purwokerto menjadi kota ketiga setelah Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan. Dengan pelatihan di Purwokerto ini, maka sudah terdapat hampir 400 pelaku UMKM se-Indonesia yang sudah mengikuti program GO-JEK Wirausaha sehingga menjadi #WirausahaNaikKelas.

Materi yang diajarkan di GO-JEK Wirausaha mulai dari perencanaan bisnis hingga mengelola keuangan yang baik sebagai fundamental membangun bisnis.

“Mereka yang ingin memulai usaha banyak terkendala dengan berbagai macam halangan, terutama mentalitas dan kemampuan dasar berbisnis. Oleh karena itu disini mereka akan belajar untuk berani dan cerdas dalam memulai bisnis.” tambah Delly.

Selain belajar bersama tentang kemampuan fundamental dalam berbisnis, peserta pelatihan yang sudah memiliki bisnis dapat langsung mendaftarkan usahanya ke dalam platform GO-FOOD dan GO-PAY. Hal ini agar para pelaku UMKM bisa langsung memasarkan, menjual, dan mengembangkan usahanya secara digital.

Berdasarkan riset yang diterbitkan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada tahun 2017 menemukan bahwa GO-JEK telah berkontribusi sebesar Rp 1.7 triliun per tahun untuk perekonomian Indonesia melalui penghasilan mitra UMKM. Para mitra UMKM ini pun mengalami peningkatan volume penjualan sebesar tiga kali lipat setelah mereka bergabung di GO-FOOD.

Program ini pun tentu menjadi ‘angin’ segar bagi para UMKM di Purwokerto. Tak heran, Bupati Banyumas, Achmad Husein pun menyambut baik inisiatif GO-JEK untuk membantu UMKM di Purwokerto meningkatkan skala bisnisnya.

Pernyataan serupa diamini oleh Ketua II Induk Koperasi An-Nisa Muslimat NU (Inkopan MNU), Dara Eriza Iswari. “Kami melihat ilmu yang diberikan sangat bermanfaat dan besar harapan Kami kegiatan ini dapat direspon positif juga oleh Primkopan (Primer Koperasi An-Nisa) khususnya Pengurus Cabang Muslimat NU Banyumas”, kata Dara. (Icha)