spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1442

Huawei MediaPad T5

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei MediaPad T5 bertumpu pada Kirin 659, 2/3 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2018, August ini dibekali sistem operasi Android 8.0 (Oreo), EMUI 8 dan layar berukuran 10.1″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei MediaPad T5. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Champagne Gold) dan memiliki body berdimensi 243 x 164 x 7.8 mm (9.57 x 6.46 x 0.31 in) dengan berat 460 g (1.01 lb). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, aluminum back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Nano-SIM.

Spesifikasi Huawei MediaPad T5

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 659 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.36 GHz Cortex-A53 & 4×1.7 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-T830 MP2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2/3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB/32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5100 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 10.1″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1920×1200 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei MediaPad T5 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS (LTE model), GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, .

Kamera Huawei MediaPad T5

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei MediaPad T5 :

  • 5 MP, f/2.4, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 5 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 2 MP, f/2.4 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Huawei Mate 20 lite

0

Telko.id – Spesifikasi Huawei Mate 20 lite bertumpu pada Kirin 710, 4/6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 20 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2018, August ini dibekali sistem operasi Android 8.1 (Oreo), upgradable to Android 10, EMUI 10.0 dan layar berukuran 6.3″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei Mate 20 lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Sapphire Blue, Black, Platinum gold) dan memiliki body berdimensi 158.3 x 75.3 x 7.6 mm (6.23 x 2.96 x 0.30 in) dengan berat 172 g (6.07 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, aluminum back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Huawei Mate 20 lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 710 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.2 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-G51 MP4. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 3750 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.3″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei Mate 20 lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (3CA) Cat12 600/150 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Kamera Huawei Mate 20 lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei Mate 20 lite :

  • 20 MP, f/1.8, 27mm (wide), PDAF
    2 MP, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 20 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 24 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.9µm
2 MP, depth sensor yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Menkominfo Himbau Perbankan Mulai Manfaatkan Blockchain

0

Telko.id – Penggunaan blockchain diberbagai industry sedikit demi sedikit sudah mulai digunakan. Hanya saja, masih belum popular. Apalagi diperbankan. Itu sebabnya, Menteri Komunikasi dan Informasi – Menkominfo – Rudiantara menghimbau industri keuangan atau perbankan mulai menggunakan blockchain ini.

Seperti yang disampaikan dalam keynote speech pada Konferensi “Mastercard Asia Pasific Risk Leadership Conference” di Nusa Dua, Bali, Selasa (31/07/2018).

“”Secara resmi saya telah menjelaskan mengenai penggunaan blockchain untuk pembayaran pajak di Indonesia. Tapi saya belum melihat dunia perbankan Indonesia untuk memanfaatkan teknologi blockchain,” katanya.

Menurut Menteri Kominfo ada banyak risiko dalam pengelolaan keuangan. “Mulai dari fraud naik karena manajemen, user, pengambilalihan akun atau pencucian uang serta pencurian identitas,” urainya.

Namun, Rudiantara juga menyebut  banyak teknologi digital yang akan memudahkan dan membantu industri keuangan.  Artifisial Intelegence, blockchain dan machine learning dicontohkannya sebagai teknologi baru yang bisa diterapkan.

Tantangan dunia perbankan saat ini adalah pengelolaan bisnis tradisional dan model bisnis baru. Menurut Menteri Kominfo mastercard yang terkait dengan dunia perbankan harus mulai mempertimbangkan model bisnis baru dengan kehadiran teknologi.

“Proses bisnis tradisonal yang selalu prudency, secrecy, sementara model bisnis fintech atau e-money cenderung disruptif karena faktor teknologi,” katanya.

Menurut Menteri Rudiantara, pihaknya tengah berusaha memperkenalkan lebih dalam mengenai penggunaan blockchain.

“Terlebih lagi, kami telah mempelajari bahwa block chain adalah teknologi yang sangat berhubungan dengan industry elektronik ini. Terkadang kita memang dituntut mampu mengalami beberapa hal seperti penggunaan sistem tradisional dan bisnis model baru yang mungkin beberapa orang akan menganggapnya sebagai perusak sistem pembayaran tradisional,” katanya. (Icha)

 

 

 

Menkominfo Ajak Perbankan Untuk Antisipasi Isu Security

0

Telko.id – Memasuki era digital memang mengubah tatanan cara berbisnis. Termasuk juga dalam industry keuangan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengingatkan pentingnya keamanan informasi (security) dalam pengelolaan industri keuangan dan perbankan.

“Segalanya akan runtuh tanpa sekuritas,” katanya dalam Konferensi “Mastercard Asia Pasific Risk Leadership Conference” di Nusa Dua, Bali, Selasa (31/07/2018).

Saat menyampaikan keynote speech, Menteri Rudiantara menekankan, nilai transaksi tanpa uang tunai (cashless) dalam kurun waktu sepuluh tahun (2010 s.d. 2020) diestimasikan tumbuh dua kali lipat di seluruh dunia.

Berdasarkan data, tambahnya,  jika pada tahun 2010 transaksi cashless di seluruh dunia mencapai hampir USD 300 Miliar, maka pada tahun 2020 diestimasikan transaksi tersebut mencapai lebih dari USD 700 Miliar.

“Khusus untuk negara-negara berkembang di Asia —termasuk Indonesia– kenaikan itu di tahun 2020 akan mencapai sekitar USD 650 Miliar dolar AS dari sebelumnya di tahun 2010 sebesar USD 250 Miliar,” katanya.

Mengutip sumber UBS 2018, Menkominfo menyebut pertumbuhan untuk transaksi dengan uang non-cash di negara-negara berkembang Asia tumbuh 30 persen pertahun dari tahun 2015 s.d. 2020. Pertumbuhan ini sangat besar atau tiga kali lipat dibanding rata-rata pertumbuhan seluruh negara di dunia yg rata-rata hanya 10 persen atau di bawahnya.

64 Persen Pernah Dijebol Serangan Siber 

Isu keamanan teknologi informasi menjadi perhatian penting untuk semua industri yang menggunakan teknologi, terutama industri keuangan.

Menurut Menteri Rudiantara, berdasarkan data yang dipaparkan oleh  2018 Security Report, Check Point, di masa lalu sebanyak 64% lembaga-lembaga keuangan di seluruh dunia pernah dijebol lewat serangan cyber. Termasuk perusahaan-perusahaan juga pernah dijebol. Bahkan menurut sumber tersebut semua bisnis pernah kena jebol lewat cyber mobile.

“Apalagi sebagian besar transaksi keuangan digital berlangsung di negara-negara Emerging Asia yang masih mengalami kerentanan serang siber,” kata Menteri Rudiantara

Menteri Kominfo mengakui saat ini sebagian besar negara Asia mengalami serangan siber.

“Dua minggu lalu di Singapura ada security breach terhadap 1,5 juta data warganya. Tak peduli dimanapun tidak ada garansi tidak ada security breach,” jelasnya seraya menunjukkan beberapa contoh serangan terhadap aplikasi play store.

“Semakin anda terkoneksi dengan jaringan internet, semakin besar pula risiko untuk terkena serangan siber. Itu risiko yang kita hadapi,” tegasnya.

Secara umum serangan lewat digital payment bisa didentifikasi sebagai berikut. Sejak 2009 tidak kurang dari tujuh miliar identitas online berisi data pelanggan telah dicuri. Tentu itu berakibat kerugian para pedagang yang harus membayar fee karena pencurian data para pelanggannya tersebut.

Menteri Rudiantara menekankan pentingnya waspada pada bahaya pencurian online karena fakta menunjukkan telah terjadi peningkatan penipuan dalam transaks (transaction laundering). Di Amerika Serikat misalnya, penjualan lewat transaksi online yang jadi korban pencucian mencapai USD 200 Miliar per tahun. Dari nilai itu USD 6 Miliar diantaranya terjadi dalam bisnis online barang kebutuhan sehari-hari. (Icha)

Layanan Data XL Axiata Sumbang 79% Terhadap Total Pendapatan

0

Telko.id – Trend data memang kini terus menerus naik. Tak pelak, pendapatan dari layanan data para operator pun ikutan naik. Demikian juga pada XL.

Pada semester satu 2018 ini, tercatat pendapatan layanan data meningkat sebesar 19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini sekaligus menunjukkan terus meningkatnya kontribusi layanan data terhadap total pendapatan layanan per triwulan ke-2 2018 hingga mencapai 79%, lebih tinggi dari capaian tahun lalu di periode yang sama sebesar 67%.

Selain itu, pada paruh pertama 2018 ini, EBITDA juga mengalami peningkatan sebesar 2% YoY dengan marjin meningkat menjadi 36,0% sebagai dampak dari meningkatnya pendapatan dan upaya efisiensi biaya.

“Kinerja XL Axiata di semester pertama 2018 mencerminkan dinamika industri yang semakin kompetitif, dibarengi dengan adanya perubahan struktural di pasar prabayar berupa kewajiban registrasi SIM prabayar. Meskipun dihadapkan pada kondisi industri yang sangat menantang saat ini, kami masih berhasil meraih pertumbuhan pendapatan di periode ini,”kata Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata dalam.

Hasil tersebut merupakan dampak juga dari penetrasi smartphone pada pelanggan XL Axiata yang telah meningkat 10 poin persentase menjadi 77% pada akhir semester 1 2018 dibandingkan dengan tahun lalu. Ini berarti XL Axiata saat ini memiliki 40,8 juta pelanggan yang menggunakan smartphone, meningkat 21% YoY dari periode yang sama tahun lalu.

“Terus bertambahnya pelanggan dengan smartphone tersebut mendorong peningkatan pada total trafik di jaringan XL Axiata sebesar 76% YoY pada semester pertama 2018 ini dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pencapaian ini terutama didorong oleh kenaikan trafik data, sementara di periode yang sama trafik layanan tradisional (voice dan SMS) terus menurun. Mayoritas trafik data XL Axiata saat ini adalah melalui penggunaan layanan 4G,” ujar Dian menambahkan.

Dari sisi jaringan, XL melakukan pembangunan jaringan data secara masiff sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan dan memberikan pengalaman yang baik pada penggunaan layanan oleh pelanggan. Jaringan 4G LTE milik XL Axiata sekarang telah mencakup 380 kota/kabupaten di hampir seluruh provinsi Indonesia, didukung hampir 25.000 BTS 4G dan lebih dari 49.000 BTS 3G.

Investasi di wilayah luar Jawa juga terus berlanjut dan berhasil meningkatkan trafik pemakaian layanan data sekaligus berkontribusi pada kinerja kuat perusahaan. Total jumlah BTS milik XL Axiata, termasuk 2G, adalah sebanyak lebih dari 111.000 BTS.

Dengan strategi yang dilakukan oleh XL tersebut menghasilkan aktivitas operasional perusahaan pada Semester pertama 2018 ini, tercatat pendapatan kotor sebesar Rp 11,1 triliun, meningkat 1% YoY didorong oleh pertumbuhan layanan telekomunikasi lainnya yang meningkat 23% YoY.

Sementara itu, pendapatan dari layanan telekomunikasi selular tercatat flat berbanding dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu, yaitu Rp 10,5 triliun dan berkontribusi 95% terhadap total pendapatan.

Adapun pendapatan dari layanan juga flat dibandingkan perolehan tahun sebelumnya, yaitu Rp 9,6 triliun, karena meski terjadi pertumbuhan pendapatan dari Layanan data, namun terjadi penurunan pada pendapatan layanan “legacy” (SMS dan voice). Pendapatan layanan lainnya, terutama interkoneksi dan roaming, meningkat 5% menjadi Rp 900 miliar.

Sayangnya, XL Axiata masih mencatat kerugian sebesar Rp 82 miliar pada 1H18 yang lebih rendah dibandingkan dengan laba Rp 143 miliar yang tercatat pada periode tahun sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh EBIT yang lebih rendah sebagai akibat dari meningkatnya biaya Depresiasi dan Amortisasi.

Walau demikian, XL masih optimis dan menilai Neraca keuangannya akan tetap kuat dengan utang bersih terhadap EBITDA di 1.4x dan perusahaan terus mencapai arus kas bebas (free cash flow) positif.

Pada Semester 1 2018, EBITDA meningkat 2% YoY menjadi Rp 4 triliun karena pertumbuhan pendapatan dan efisiensi biaya seiring marjin yang meningkat sedikit sebesar 0,2% YoY. Selama Semester 1 2018, XL Axiata melakukan pembayaran kembali pinjaman bank sebesar Rp1,5 triliun melalui pembiayaan kembali serta pembayaran pinjaman sebesar USD50 juta dan Rp1.040 miliar sukuk melalui dana internal.

Mulai 30 Juni 2018, semua pinjaman USD eksternal XL Axiata sepenuhnya telah terlindungi nilainya hingga jatuh tempo. (Icha)

LOOP dan Ruangguru Kerjasama Permudah Siswa Daerah Belajar Online

0

Telko.id – Fasiltas siswa daerah untuk belajar memang tidak seperti di kota. Namun, semangat belajar nya tidak kurang. Untuk itu, Loop dan Ruangguru berkolaborasi untuk turut memajukan pendidikan di Indonesia dengan menawarkan paket menarik.

“Kerjasama ini sangat pas, karena Telkomsel Loop mengarah segmen anak sekolah dan di daerah, demikian juga dengan Ruangguru. Jadi, kenapa tidak melakukan progam bersama?,” ujar Ahmad Saiful Huda, GM Youth & Community Product Marketing Telkomsel menjelaskan.

“LOOP secara konsisten mendukung berbagai aktivitas anak muda Indonesia untuk menggali potensi diri mereka, salah satunya yang berhubungan dengan pendidikan. Kami ingin memaksimalkan pemanfaatan teknologi untuk memberikan konten pendidikan bagi anak muda Indonesia di mana pun mereka berada,” kata Riny Novitriyanti, Vice President Prepaid Marketing Telkomsel, dalam peluncuran kerjasama ini di Jakarta (30/07).

“Oleh karenanya, kami sangat senang bisa bekerjasama dengan Ruangguru yang memiliki visi serupa dengan LOOP. Kolaborasi antara keunggulan kualitas jaringan dan coverage Telkomsel, serta akses pendidikan bagi semua kalangan dengan 150 ribu guru di hampir setiap provinsi melalui platform Ruangguru, membuat kami bersama-sama bisa membuka akses pendidikan yang semakin luas dan berkualitas.” lanjut Rini.

Ruangguru merupakan perusahaan teknologi yang didirikan oleh Belva Devara dan Iman Usman yang menyediakan berbagai konten belajar untuk pelajar (SD, SMP, dan SMA) dan profesional di Indonesia berupa video belajar, latihan soal, dan rangkuman pelajaran yang dirancang khusus oleh pengajar terbaik dan berpengalaman. Adapun fitur yang tersedia di aplikasi Ruangguru diantaranya RuangBelajar, RuangLes Online, serta RuangUji.

“Bentuk kerja sama ini penting untuk dilakukan agar semakin dapat memudahkan cara belajar serta menjawab solusi terhadap penggunaan paket data bagi pelajar di Indonesia,” kata Belva Devara, CEO dan Co-Founder Ruangguru menyampaikan.

Melalui kolaborasi ini, Ruangguru dan LOOP menyediakan paket ruangbelajar Ruangguru hanya dengan Rp25.000 per bulan agar pelajar Indonesia dapat mengakses semua materi pelajaran di aplikasi Ruangguru tanpa harus dikenakan biaya internet tambahan.

“Kerjasama ini juga membuat para siswa yang dulu ragu jadi lebih mempermudah dan diharapkan menjadi lebih rajin lagi belajar,” ungkap Belva menambahkan.

“Apalagi, di daerah itu, bimbel itu mahal. Jadi, ruangguru ini menjadi alternative bagi siswa untuk belajar. Itu sebabnya, pengguna aktif ruangguru saat ni dapat mencapai 9 juta user,” ujar Belva.

LOOP dan Ruangguru menghadirkan EnsikLOOPedia sebagai sebuah platform referensi belajar online baru yang berisi berbagai artikel mata pelajaran, video tutorial, simulasi try out, hingga tips dan trik untuk lulus ujian. EnsikLOOPedia dapat diakses melalui laman  www.loop.co.id/ensikloopedia  dan dapat memfasiliasi kegiatan belajar online melalui perangkat seluler, kapan saja dan di mana saja, khususnya bagi para siswa SD, SMP dan SMA.

Selain itu, kolaborasi ini juga membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi para pelajar Indonesia dengan menghadirkan paket belajar khusus bagi para LOOPers (pelanggan LOOP).

Paket yang pertama adalah berupa paket LOOP x Ruangguru yang berisi kuota internet seharga mulai dari Rp 25.000 per bulan dengan kuota data 3GB,  yang terdiri dari 1GB kuota data regular dan 2GB kuota data khusus untuk mengakses semua konten pendidikan Ruangbelajar di aplikasi Ruangguru tanpa dikenakan biaya tambahan.

Sedangkan paket belajar yang lain merupakan paket langganan bulanan aplikasi Ruangguru yang tersedia dengan harga spesial dengan disertai cashback pulsa hingga Rp 100.000.

Adapun pada bulan Agutus mendatang, LOOP dan Ruangguru juga akan menghadirkan paket bundling berupa paket berlangganan produk ruangbelajar selama satu bulan di Ruangguru beserta total kuota 3GB yang dapat diperoleh dengan bentuk pembelian melalui pulsa.

Kedepan, Ruangguru juga akan membuat Ruangkerja. Di dalamnya, akan ada berbagai konten yang dibutuhkan Oleh para pekerja untuk menambah pengetahuan, bahkan ada juga yang diberikan sertifikasi. (Icha)

 

 

 

Indonesia Baru Merdeka Sinyal Tahun 2020

0

Telko.id – Adanya ketimpangan dalam akses telekomunikasi memang sedang diupayakan oleh pemerintah untuk dihilangkan. Melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Kominfo menargetkan Indonesia Merdeka Sinyal 2020.

Langkah pertama yang dilakukan adalah memperkuat integrasi jaringan yang telah lebih dulu ada melalui penyediaan akses internet, BTS, dan Backbone Fiber Optik Palapa Ring di desa-desa yang belum terjangkau sinyal telekomunikasi.

Dalam Program Menuju Indonesia Merdeka Sinyal 2020 itu, BAKTI Kominfo menargetkan penduduk di 5000 titik di kawasan terdepan, terluar dan tertinggal (3T) serta perbatasan (lastmile) dapat menggunakan akses telekomunikasi.

Direktur Utama BAKTI Anang Latif menyatakan pembangunan akses telekomunikasi di kawasan 3T ditujukan untuk pemerataan akses telekomunikasi dengan pemanfaatan dana Universal Service Obligation (USO).

“Prasarana yang dibangun menciptakan pemerataan untuk menjangkau yang belum terjangkau akses telekomunikasi dan informasi,” katanya dalam Media Gathering yang digelar di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (25/07/2018).

Selain pemerataan akses telekomunikasi di kawasan yang belum terjangkau akses telekomunikasi dan informasi, program itu ditargetkan pula dapat mengangkat potensi ekonomi dan wisata kawasan 3T agar dapat dikembangkan oleh warga setempat,

“Palapa Ring yang terbagi dalam tiga paket yakni Palapa Ring Barat, Palapa Ring Timur dan Palapa Tengah merupakan solusi dari permasalahan telekomunikasi yang masih belum merdeka sinyal saat ini. Sehingga hadirnya Palapa Ring memecahkan permasalahan tersebut,” jelasnya.

Dirut Anang Latif menyampaikan saat ini pembangunan akses sudah hampir selesai dan ditargetkan tuntas akhir tahun ini. “Pembangunan fiber optik bawah laut ini berjalan sesuai rencana, bahkan untuk paket barat sudah beroperasi 100%, untuk paket tengah progress pembangunan sudah mencapai 89% dan paket timur sudah mencapai 57%. Akhir tahun ini kami targetkan semua pembangunan sudah mencapai 100% sehingga bisa on air pada 2019,” tuturnya.

Sementara menunggu pengoperasian Palapa Ring, BAKTI sudah mulai mengajak operator seluler untuk menggunakan fasilitas yang dibangun dengan menawarkan potongan harga khusus kepada operator yang mau membuka akses telekomunikasi dengan menggunakan fasilitas yang telah dibangun.

“Seluruh anggaran penyedia BTS ini berasal dari dana Universal Service Obligation (USO) yang bersumber dari 1,25 persen pendapatan seluruh penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia,” tuturnya menjelaskan.

Pekerjaan rumah bagi BAKTI sendiri, diakui Anang masih berat. Alasannya, masih ada sekitar 11 persen wilayah di Indonesia yang belum tersentuh sinyal atau blank spot.

Menurut Anang, 11 persen itu terletak di 5.300 desa yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun 3.500 di antaranya berada di wilayah Papua.

“11 persen dalam dua tahun ini memang ambisius, mengingat kondisi wilayah tersebut yang memang sulit, sehingga tidak ada operator yang mau menggarap dengan pertimbangan bisnis,” ujarnya.

Kendati demikian, dia menyebut pihaknya akan berupaya keras untuk memastikan proyek ini dapat selesai tepat waktu. Karenanya, ia menargetkan jumlah BTS yang dapat dibangun hingga akhir tahun ini mencapai 2 ribu unit.

Untuk itu, BAKTI banyak bekerja sama dengan sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda). Hal itu ditunjukkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) yang diadakan awal Juli 2018.

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan 26 Pemerintah Provinsi yang terdiri dari 128 Kabupaten dengan 4.005 desa yang belum terjangkau sinyal selular di Indonesia.

Untuk masalah tarif, Anang menyebutkan bahwa tarif haruslah yang terjangkau bagi masyarakat dengan mempertimbangkan kualitas pelayanan. Tarif layanan ini terdiri dari tarif penyediaan pita lebar atau bandwidth dan tariff penyediaan kabel serat optik atau dark fiber.

Mengenai biaya sewa, menurut Dirut BAKTI Kominfo penetapannya akan bergantung pada harga acuan dan operator yang akan menggunakan.

“Untuk menentukan tarif aktual harga sewa bulanan jaringan Palapa Ring, akan mempertimbangkan dua komponen utama yakni harga acuan dan jumlah operator yang akan menggunakan jaringan Palapa Ring. Semakin banyak operator yang masuk maka kami akan menaikkan potongan harga sewa,” terang Anang seraya mengharapkan Palapa Ring dapat menjadi potensi sumber pendapatan BAKTI ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Joy Wahjudi juga menyatakan bahwa saat ini pihaknya telah menggelar 119 sites USO dan dalam proses pembangunan 45 sites tambahan di wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.

“Ini adalah bentuk dukungan dan komitmen Indosat Ooredoo dalam membangun konektivitas lastmile di daerah-daerah yang terpencil.  Saat ini kami telah membangun 119 sites dan di dalam proses membangun 45 sites di wilayah lainnya,” katanya.

Kondisi geografis Indonesia dengan pulau-pulau yang tersebar luas jelas memerlukan kerja sama dari seluruh pihak untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan akses informasi yang memadai.

Menurut Joy Wahyudi, pihaknya akan terus berpartisipasi, termasuk dalam rencana pembangunan lebih dari dua ribu site lastmile yang akan dimulai pada akhir tahun 2018.   “Akses Informasi dan teknologi sangat berperan penting di dalam pembangunan masyarakat dan telah menjadi salah satu komponen penting dalam pembangunan sosial ekonomi kita,” demikian Joy.

Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kominfo yang telah membangun akses internet di wilayahnya.

“Kami bisa memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang lebih baik, walaupun masih ada sebagian wilayah yang harus dibangun sarana dan prasaranan telekomunikasi dan informatika,” ungkapnya.

Menurut Bupati Johan Gonga, saat ini di Kepulauan Aru persebaran sarana dan prasarana TIK sudah mencapai 52 site BTS, dan Internet 59 site.

“Tahun ini kami juga mengusulkan sarana prasarana TIK yakni 25 site BTS dan 100 site Internet. Dengan penambahan tersebut, Kepulauan Aru akan terbebas dari wilayah blank spot,” ungkapnya Johan. (Icha)

 

 

Menkominfo Minta Media Siber Perangi Hoax

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta media siber ikut memerangi penyebaran hoax dan mewujudkan perannya sebagai pilar demokrasi.

“Saya berharap Serikat Media Siber Nasional atau SMSI memberikan andlil yang positif dan sehat dengan kehadiran media siber yang kini jumlahnya mencapai 43 ribu,” katanya dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Serikat Media Siber Nasional (SMSI) di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Rabu (25/07/2018) malam.

Menteri Rudiantara mengapresiasi kehadiran SMSI saat kondisi masyarakat saat ini memerlukan akurasi informasi dengan pesatnya arus perkembangan teknologi digital.

“Di dunia maya (digital) dinamikanya sangat cepat. Perlu ada informasi yang akurat dan tepat untuk disampaikan ke masyarakat. Kalau tak terkontrol bisa jadi berbahaya,” tandasnya.

Menteri Kominfo berharap, keanggotaan media yang terdaftar dalam SMSI mampu menjadi garda terdepan dan contoh melawan berita bohong atau yang sumbernya tidak jelas (hoax). Masifnya berita hoax yang tersebar akan menimbulkan kegaduhan di Tanah Air.

“Tentu saja menyebarnya berita hoax membuat kebingungan. Media, khususnya media siber, punya tantangan memberantasnya dalam era demokrasi sekarang,” katanya.

Oleh karena itu, Menteri Rudiantara mengimbau supaya insan pers selalu mengacu kepada UU Nomor 40 Tahun 2009 tentang Pers dalam pemberitaan guna menyajikan informasi berita yang menarik dan akurat untuk publik.

“Sehingga industri pers dan penggiatnya, dapat benar-benar mewujudkan perannya sebagai pilar demokrasi keempat di Indonesia,” tegasnya.

Gelaran Rakernas III SMSI akan pada 25-27 Juli 2018. Rakernas III SMSI kali ini mengambil tema Indonesia Optimis menghadapi Era Revolusi digital. Tampak ikut hadir pada Rakernas III SMSI Ketua Dewan Pembina SMSI Chairul Tandjung dan tokoh pers senior M Ilham Bintang.

Ketua Umum SMSI Auri Jaya menuturkan, dengan Rakernas III bisa menjadi momentum penyegaran kembali semangat berorganisasi dari pemlilk dan pelaku industri media siber. Dengan terlaksananya Rakernas III SMSI diharapkan media siber bisa menyesuaikan dengan dinamika dan kemajuan dunia digital. “Menjadikan mampu merambah berbagai segmen dunia digital yang semakin tidak terduga berevolusi,” kata Auri Jaya.

Luncurkan Inovasi

Rakernas III SMSI sekaligus menjadi ajang diluncurkannya inovasi baru yakni Siber Indonesia Network (SIN). Peluncuran SIN dilakukan oleh Menteri Rudiantara bersama Auri Jaya dengan memencet tombol sirene sebagai tanda peresmian.

SIN nantinya akan menjadi newsroom (ruang pengelolaan berita) SMSI yang menyampaikan informasi akurat untuk masyarakat hingga berjumlah sekitar 2000 setiap harinya dari ratusan media siber anggota SMSI di seluruh Indonesia.

Media siber yang terdaftar sebagai angggota SMSI nantinya akan berkontribusi mengirimkan naskah berita, video dan foto untuk SIN. Layaknya struktur organisasi media, SIN juga memiliki penanggung jawab tertinggi atau pemimpin redaksi.

Menteri Kominfo juga mengungkapkan, pihaknya akan memberikan fasilitas domain situs internet yang mudah diakses kepada pelaku UMKM jika ingin merambah dunia siber ke depannya.

Rakernas III SMSI juga menjadi forum guna mengevaluasi aktivitas kepengurusan pusat dan daerah serta merumuskan bersama strategi dan kebijakan organisasi ke depannya. Rakernas III dihadiri oleh 32 provinsi di Indonesia yang memiliki keanggotaan SMSI. (Icha)

 

 

 

Kabupaten Sidoarjo Siap Jadi Smart City Di Dukung Indosat Ooredoo

0

Telko.id – Indosat Ooredoo Business bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menandatangani perjanjian kerja sama untuk pembangunan infrastruktur Smart City di Kabupaten Sidoarjo. Indosat Ooredoo akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Pemkab Sidoarjo, memberikan pelatihan operasionalisasi infrastruktur fiber optic, serta memberikan workshop dan sharing session mengenai aplikasi-apliasi smart city.

Mengusung visi sebagai mitra digital pilihan (preferred digital partner), Indosat Ooredoo Business berkomitmen untuk mendorong transformasi digital termasuk dalam bidang pemerintahan dengan produk-produk, solusi dan layanan TIK guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi pemerintah daerah dalam  memberikan pelayanan kepada warganya.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Sidoarjo kepada Indosat Ooredoo Business untuk mewujudkan smart city di Sidoarjo. Melalui kerja sama ini, implementasi smart city diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan kepada warga yang diberikan Pemkab Sidoarjo. Semoga kerja sama ini dapat berlangsung terus dan ditingkatkan di masa datang,” kata Fuli Humaeroh, Group Head Sales Regional Account Indosat Ooredoo.

Penandatanganan Kontrak Perjanjian Kerjasama telah dilakukan baru-baru ini untuk pembangunan infrastruktur Smart City diwakili oleh Kadiskominfo Pemkab Sidoarjo, Siswoyo dengan Head of IoT & Smart City Buss Dev Indosat Ooredoo, Hendra Sumiarsa.

Selain penandatanganan kerjasama, pada kesempatan tersebut Indosat Ooredoo Business juga menyampaikan paparan mengenai berbagai perkembangan terbaru teknologi, produk, dan kebijakan-kebijakan terkait Smart City.

“Kerjasama ini akan terus berkembang dengan terus menambah jangkauan jaringan fiber optic, data recovery center dan aplikasi-aplikasi untuk mendukung Smart City,” tutup Fuli. (Icha)

 

 

Infrastruktur TIK Asian Games 2018 Bakal Jadi Warisan Bersejarah

0

Telko.id – Momen pembukaan Asian Games, 18 Agustus 2018, diperkirakan akan hadir 80-90 ribu penonton. Bayangkan, jika semuanya akan melakukan upload foto atau video pasti jika tidak dipersiapkan secara serius akan menjadi ‘back fire’ bagi Indonesia. Padahal, ajang ini juga akan menjadi promosi besar bagi Indonesia ke mata dunia.

Itu sebabnya, penyediaan akses telekomunikasi dan internet pada perhelatan olahraga terbesar kedua di dunia, Asian Games 2018 ini menjadi proyek terbesar dan paling kompleks di Indonesia.

“Terbesar dan kompleks karena belum ada proyek teknologi informasi seperti ini sebelumnya. Bagaimana menyediakan konektivitas yang akan digunakan untuk penonton dan aplikasi untuk mendukung pelaksanaan pertandingan di berbagai venue,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam Kunjungan Media untuk melihat infrastruktur telekomunikasi di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (26/07/2018) sore.

Setidaknya, sebanyak 947 akses point wifi highdens dipersiapkan di GBK dan Jakabaring untuk memenuhi kebutuhan akses internet secara gratis bagi atlet, official dan penonton. Tak hanya itu di lokasi wisma atlet disediakan pula akses internet fiber Indihome,  jaringan intranet 58 GB, penguatan BTS untuk 4.5G dan 8 unit SNG untuk kebutuhan broadcaster.

“Akses wifi highdens sampai 100 GB itu akan bisa melayani total 80 ribu sampai 90 ribu pengguna secara bersamaan. Ini yang kita siapkan untuk acara Pembukaan Asian Games nanti. Bahkan saya minta untuk ditingkatkan dua kali atau bahkan 10 kali lipat,” jelas Menteri Rudiantara.

Peningkatan  kapasitas dan penambahan jaringan komunikasi ini diperlukan agar membuat penonton acara pembukaan bisa menyemarakkan Asian Games 2018.

“Biasanya kalau ada pertandingan, jaringan seluler kan padat ada yang tidak bisa akses. Semua yang nonton pasti akan posting video, tak mau nanti, maunya begitu acara langsung posting,” papar Rudiantara menjelaskan tentang perilaku penonton dan penggunaan infrastruktur telekomunikasi.

Acara pembukaan dinilai Menteri Kominfo penting sebagai upaya untuk membuat legacy bagi negara lain. “Pembukaan dan penutupan harus memberikan impresi yang wah tapi tidak boros. Semua harus dimudahkan, saya minta teman-teman (operator) agar kebutuhan konektivitas bisa tampung oleh wifi yang gratis tak perlu login,” katanya.

“Untuk itu, Telkom akan menyediakan bandwidth hingga 10 Giga bytes per second (Gbps) dengan cadangan empat kali lipat,” tutur Rudiantara.

Dengan bandwidth sebesar itu, Telkom menyatakan bahwa kecepatan unduh internet di sana bisa mencapai 91 Mega bytes per second (Mbps). Sementara kecepatan unggah internet di jaringan WiFi bisa mencapai 117 Mbps.

“Ini pertama (bagi kami) di GBK melayani 80 ribu penonton sekaligus,” kata Gatot Wahyudianto Business Planning Manager Telkom.

“Total, selama Asian Games 2018 ini, kita sediakan bandwidth 222 Gbps, sedangkan untuk pembukaan nanti Telkom akan sediakan bandwidth 40 Giga,” kata Muhammad Salsabil sebagai Ketua Satgas Telkom di Asian Games 2018.

Sebagai gambaran, data Hootsuite pada Januari 2018 lalu menyatakan bahwa kecepatan rata-rata internet di Indonesia adalah 13,79 Mbps untuk saluran kabel, dan 9,82 Mbps untuk mobile. Angka itu masih lebih rendah ketimbang kecepatan rata-rata internet dunia yang mencapai 42,71 Mbps.

Sementara jika angkanya bisa ditingkatkan hingga kisaran 100 Mbps, maka kecepatan berselancar di dunia maya dari GBK akan mengalahkan Amerika Serikat yang menurut Hootsuite sekitar 84,66 Mbps. Untuk kategori saluran kabel, negara dengan kecepatan internet tertinggi adalah Singapura (161,5 Mbps).

Secara umum, dukungan layanan Telkom Grup di area dan selama Asian Games 2018 (Jakarta dan Palembang) mencakup total bandwidth sebesar 222 Gbps, 58 Gbps Intranet, 967 accsess point WiFi, serta menyediakan 8.700 unit Indihome di wisma atlet Kemayoran dan Palembang.

Sementara untuk jaringan seluler Telkomsel juga memperkuat sinyal dengan 124 BTS 4,5G dan 140 BTS 4G baru. Selain itu, Telkomsel juga akan menyediakan 27 ribu starter pack edisi Asian Games.

Jerih payah membangun infrastruktur kelas dunia di Asian Games 2018 ini bakal menjadi warisan yang dapat digunakan juga dalam berbagai event lain di Stadion GBK, Jakarta dan Jaka Baring, Palembang, Sumatera Selatan.

“Ini akan jadi warisan usai pelaksanaan Asian Games 2018. Kalau dulu kita bersyukur Presiden Soekarno membuat venue olahraga di tengah kota dan sejumlah monumen. Kalau sekarang warisannya adalah konektivitas yang bisa digunakan oleh pengguna Gelora Bung Karno (GBK) dan venue lainnya,” tuturnya.

Akses internet cepat di Stadion Utama  GBK dirancang berbasis high density wifi sebagai akses internet utama. “Karena memang didesain mampu menampung pengguna dari penonton yang puluhan ribu dengan kecepatan tinggi,” jelas Menteri Kominfo seraya menambahkan bahwa akses  internet seluler hanya sebagai bonus, pengunjung pembukaan dan penutupan Asian Games 2018 bisa menggunakan wifi gratis.

Menteri Rudiantara mengapresiasi kerja sama operator dan penyelenggara layanan internet di Indonesia untuk menyukseskan gelaran olahraga terbesar di Asia itu.  “Seluruh operator telekomunikasi dan provider internet turut gotong royong untuk memastikan kapasitas telekomunikasi agar siap untuk pembukaan. Yang inti dari Telkom,” tuturnya.

Menteri Kominfo juga menyatakan akan dilakukan uji coba teknologi 5G dalam Asian Games 2018. “Satu Autonomous Car mobil yang bisa jalan sendiri tanpa sopir dan satu lagi aplikasi pertandingan yang akan digunakan di venue Badminton dan Bola Basket,” jelasnya.

Acara kunjungan media dan konferensi pers itu berlangsung di ruang konferensi pers Stadion Utama GBK. “Ini pertama kali. Kita termasuk yang pertama menggunakan ruang konferensi pers,” kata Menteri Rudiantara.

Selain Telkom Group, layanan internet selama Asian Games juga akan disediakan oleh Bali Tower dan Biznet. Operator seluler lain, XL Axiata, Indosat dan Tri juga akan berkontribusi. (Icha)