spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1373

Penampakan Pertama Versi Murah Galaxy S10e Berkelir Kuning

0

Telko.id, Jakarta – Walaupun belum resmi diluncurkan tetapi informasi mengenai wujud trio Samsung Galaxy S10 mulai banyak bermunculan. Selain menyiapkan model flagship, Samsung disebutkan juga menyiapkan versi murahnya, yakni Samsung Galaxy S10e.

Dugaan itu semakin diperkuat dengan munculnya bocoran foto yang menampilkan pilihan warna-warna cerah yang ada di Galaxy S10e, salah satunya warna Canary Yellow.

Dilansir Telko.id dari GSMArena pada Sabtu (09/02/2019), gambar yang beredar di dunia maya tersebut mengindikasikan bahwa Samsung Galaxy S10e kemungkinan akan memiliki fisik dengan warna kuning.

Pada gambar tersebut juga terlihat perangkat layar Super AMOLED 5,8 inci dengan kamera tunggal di depan dan kamera ganda di bagian belakang. Kemudian foto tersebut memperlihatka pemindai sidik jari yang dipasang di samping dan tertanam ke dalam tombol daya.

Selain warna Canary Yellow  ada juga warna lainnya. Samsung Galaxy S10e kabarnya akan hadir dalam warna Prism Black, Emerald Green dan Pearl White.

Gambar tersebut tidak hanya menunjukan “bocoran” mengenai warna saja tetapi juga ukuran. Samsung Galaxy S10e kabarnya akan memiliki ukuran 142,5 x 70,5 x 8,1 mm dan ini menjadi yang terkecil dibandingkan seri lainnya.

{Baca juga: Bocor! Begini Penampakan Samsung Galaxy S10+}

Diketahui bahwa Samsung Galaxy S10 memiliki layar 6,1 inci dan berukuran 149,9 x 71,6 x 8,1 mm. Sementara Samsung Galaxy S10+ memiliki layar 6,4 inci dan ukuran 157,0 x 75,3 x 8,1 mm.

Sama seperti series lainnya, Samsung Galaxy S10e akan diluncurkan pada 20 Februari 2019 dengan pre-order dimulai pada hari yang sama. Sedangkan pengiriman produk diperkirakan akan dilakukan mulai 8 Maret mendatang.

Soal harga kemungkinan Samsung Galaxy S10e dengan model RAM 6GB dan memori penyimpanan 128GB akan dibandrol dengan harga €780 atau Rp 12,4 juta. Jika harga itu benar maka Samsung Galaxy S10e akan bersaing dengan iPhone 8R yang memiliki harga  €845 atau Rp 13,4 juta. yang juga hadir dengan warna kuning.

{Baca juga: Makin Jelas, Ini Bocoran Terbaik Samsung Galaxy S10 dan S10+}

Sebelumnya bocoran terbaik yang menampilkan wujud Samsung Galaxy S10 dan Samsung Galaxy S10+ beredar di jagat internet. Di bocoran ini, diperlihatkan bagian depan dan belakang dari kedua smartphone flagship Samsung tersebut dengan cukup jelas.

Bocoran tersebut diunggah oleh akun Twitter, @SaudiAndroid yang menyebarkan foto hands-onSamsung Galaxy S10 dan S10+.

Menurut GSMArena, seperti dikutip Telko.id pada Jumat (08/02/2019), bocoran desain Galaxy S10 dan S10+ benar-benar mirip dengan rumor dan bocoran yang beredar sebelumnya. [NM/HBS]

Source

Luncurkan Hot 6X, Infinix Gandeng Smartfren

0

Telko.id, Jakarta – Infinix gandeng Smartfren meluncurkan produk terbarunya Hot 6X. Guna mendukung aktivitas dan keinginan anak muda dimana internet menjadi sebuah kebutuhan yang tak dapat dilewatkan untuk dapat tetap produktif.

“Memiliki tujuan yang sama, Smartfren bersama Infinix Hot 6X ingin agar para pengguna dapat terus produktif dan aktif melakukan setiap kegiatannya melalui smartphone. Tanpa perlu mengkhawatirkan kualitas smartphone dan jaringan internet, dimanapun dan kapanpun.” kata Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren Indonesia.

{Baca juga : Infinix Akan Fokus Jualan Online}

Tak hanya bersama Smartfren Indonesia, Infinix Indonesia kini juga hadir secara eksklusif bersama Shopee dan AkuLaku sebagai partner e-commerce untuk penjualan perdana Infinix Hot 6X di Indonesia.

“Tidak hanya smartphone, Infinix juga meluncurkan 2 smart accessories yang sudah lama dinantikan para X-Fans Indonesia, yakni Smartband dan Powerbank Quick Charge 10.000 mAh yang tentunya hadir dengan harga yang siap bersaing.” Ungkap Agus Supangat, Assistant Country Manager Infinix Indonesia.

Bersama Shopee Infinix siap melakukan penjualan 3 produk perdananya. Yakni, Infinix Hot 6X dalam  versi 3/32GB, Infinix XBand 3 dan Powerbank Quick Charge 10.000 mAh pada tanggal 12 Februari 2019.

Christin Djuarto, Direktur Shopee Indonesia menuturkan “Kami menyambut baik kerjasama dengan Infinix dalam peluncuran eksklusif Infinix Hot 6X di Shopee. Melihat antusiasme yang cukup besar dari pengguna Shopee terhadap flash sale Infinix sebelumnya, kami berharap peluncuran eksklusif Infinix Hot 6X dapat menjawab kebutuhan pembeli dengan beragam fitur menarik yang ditawarkan produk ini”.

{Baca juga : Siap Diluncurkan, Berapa Harga Vivo V15 di Indonesia?}

Begitu pula AkuLaku yang juga turut serta penjualan perdana eksklusif Infinix Hot 6X versi 2/16GB yang dibuka pada tanggal yang sama, 12 Febuari 2019.

“Melihat kesuksesan penjualan Infinix bersama Akulaku beberapa waktu lalu, kami yakin kerja sama dalam peluncuran Infinix Hot 6X ini akan mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari para pengguna kami. Dengan layanan cicilan Akulaku, memungkinkan siapapun untuk menjadi bagian dari para pembeli pertama di Indonesia untuk memiliki Infinix Hot 6X.” jelas Anggie Setia Ariningsih, Director of Corporate Affairs and Public Relations Akulaku Indonesia. (MS)

Siap Diluncurkan, Berapa Harga Vivo V15 di Indonesia?

0

Telko.id, Jakarta – Smartphone menengah terbaru Vivo, yakni Vivo V15 dipastikan bakal diluncurkan di Indonesia dalam waktu dekat. Kemungkinan, ada dua tipe yang akan diluncurkan, yakni Vivo V15 dan Vivo V15 Pro.

Kepastian ini muncul setelah smartphone suksesor Vivo V11 itu telah didaftarkan dan mendapatkan sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Vivo Indonesia pun sudah mengkonfirmasi kehadiran smartphone dengan nomor kode Vivo 1819 ini. Menurut General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia, Edy Kusuma, pihaknya siap merilis Vivo V15 tak lama lagi.

{Baca juga: 8 Tips “Ngoprek” Fitur Bawaan di Vivo V11 Pro & V11}

“Kami telah mendaftarkan Vivo V15 dan memperoleh sertifikasi TKDN dengan tipe seri vivo 1819,” katanya, dalam keterangan resmi yang diterima Telko.id pada Jumat (08/02/2019).

“Saat ini, Vivo V15 telah masuk dalam tahap produksi dan telah siap dirilis secara resmi dalam waktu dekat untuk pasar Indonesia. Dukungan dari sejumlah mitra vivo telah memberikan peran dan kontribusi yang cukup besar dalam pemenuhan TKDN Vivo V15 ini,” jelasnya.

Sertifikat TKDN No. 40/ILMATE/TKDN/1/2019 untuk Vivo V15 dikeluarkan Kemenperin pada tanggal 22 Januari 2019 dengan nomor referensi 1900015. Dengan persentase TKDN sebesar 34,80%, kandungan TKDN pada Vivo V15 ini telah meningkat dari 30,98% yang sebelumnya diperoleh Vivo V11 Pro dan V11.

{Baca juga: Hore! 4 Smartphone Vivo dapat <i>Update</i> ke Android Pie}

Vivo V15 pun telah memenuhi standar kandungan lokal minimal 30% sebagai regulasi untuk smartphone 4G/LTE berbasis frequency-division duplex (FDD) yang akan masuk dan dipasarkan di Indonesia. Sementara untuk peraturan 4G LTE berbasis time-division duplex (TDD) akan mulai diadopsi sekitar tahun 2019 nanti.

Nantinya, ada dua tipe smartphone yang akan diperkenalkan, yakni Vivo V15 dan Vivo V15 Pro. Smartphone tersebut bakal mengusung desain yang terinspirasi dari seri Vivo NEX, karena memiliki layar fullscreen dengan bezel tipis, dan mempunyai kamera pop-up sebagai tempat bagi kamera depan beresolusi 32MP.

Sayang, Edy belum memberikan informasi soal kapan smartphone menengah terbaru itu akan diluncurkan di Indonesia. Padahal, Vivo sudah memastikan perkenalan smartphone ini secara global pada 20 Februari mendatang di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019.

{Baca juga: Vivo V11 Pro Diklaim Cocok Buat Nge-game, Ini Alasannya}

Begitu juga dengan harga Vivo V15. Edy masih enggan mengungkapkan berapa harga untuk smartphone itu ketika diperkenalkan di Indonesia, meski di India telah beredar bocoran harganya yang berkisar 30.000 rupee atau setara dengan Rp 5,8 jutaan.

“Konfirmasi resmi Vivo V15 melalui sertifikasi TKDN ini tentunya menjawab rasa penasaran dari konsumen terhadap produk terbaru kami yang akan hadir di awal 2019. Inovasi teknologi terbaru dan fitur unggulan serta tanggal peluncuran V15 akan diumumkan di akun resmi vivo, jadi tunggu saja,” pungkas Edy. (NM/FHP)

Makin Jelas, Ini Bocoran Terbaik Samsung Galaxy S10 dan S10+

0

Telko.id, Jakarta – Bocoran terbaik yang menampilkan wujud Samsung Galaxy S10 dan Samsung Galaxy S10+ beredar di jagat internet. Di bocoran ini, diperlihatkan bagian depan dan belakang dari kedua smartphone flagship Samsung tersebut dengan cukup jelas.

Bocoran tersebut diunggah oleh akun Twitter, @SaudiAndroid yang menyebarkan foto hands-on Samsung Galaxy S10 dan S10+.

Menurut GSMArena, seperti dikutip Telko.id pada Jumat (08/02/2019), bocoran desain Galaxy S10 dan S10+ benar-benar mirip dengan rumor dan bocoran yang beredar sebelumnya.

{Baca juga: 5 Teknologi Baru di Samsung Galaxy S10}

Misalnya saja seperti sistem keamanan berbasis biometrik, yakni sensor sidik jari yang disematkan di dalam layar.

Kemudian, keduanya juga memiliki desain layar memanjang dengan bezel tipis di tiap sisinya, plus sudah mengadopsi desain fullscreen terbaru dari Samsung, yakni Infinity O. Desain tersebut, membuat Galaxy S10 dan S10+ memiliki lubang di kanan atas layar sebagai tempat bagi kamera depannya.

Lalu, kedua smartphone itu pun memiliki tiga kamera utama yang digabungkan dengan LED Flash, serta sensor detak jantung di dalam frame yang diposisikan secara vertikal.

Sebelumnya, Samsung Galaxy S10+ dikonfirmasi bakal mengusung teknologi reverse wireless charging, seperti yang terdapat di Huawei Mate 20 Pro. Kepastian itu hadir, berkat adanya bocoran foto render yang diterbitkan oleh situs WinFuture.

Foto hasil rekayasa 3D tersebut memperlihatkan casing Samsung Galaxy Buds yang disimpan di body belakang Samsung Galaxy S10+ sambil diisi baterainya.

{Baca juga: Teknologi Ngecas Galaxy S10+ Mirip Huawei Mate 20 Pro?}

Samsung sendiri memang sedang bersiap meluncurkan smartphone flagship perdana keluaran tahun ini, yakni Samsung Galaxy S10. Informasi menyebut, penjualan perdana Galaxy S10 bakal digelar pada awal Maret 2019.

Seri flagship itu dipastikan akan diperkenalkan pada ajang Galaxy Unpacked Event 2019 pada 20 Februari mendatang di San Francisco, Amerika Serikat. Kemudian, sekitar satu minggu hingga dua minggu kemudian, biasanya Samsung melakukan penjualan resmi produk anyarnya, tepatnya pada 8 Maret 2019. (FHP)

Sistem Kabel INDIGO Penghubung Australia dan Asia Tenggara Siap Beroperasi

0

Telko.id – Indosat Ooredoo bersama AARNet, Google, Singtel, SubPartners, dan Telstra baru-baru ini telah mengumumkan pencapaian penting implementasi sistem kabel bawah laut INDIGO dengan selesainya penyambungan akhir kabel Indigo Barat dan kabel Indigo Central sesuai jadwal.

Hal ini menandai selesainya pemasangan kabel bawah laut Singapura ke Perth (Indigo West) sepanjang 4600km dan kabel bawah laut 4600km Perth ke Sydney (Indigo Central). Pengujian transmisi akan segera dimulai dan ditargetkan siap dipakai sebelum pertengahan 2019.

Pencapaian ini sebagai rangkaian dari pengumuman penandatanganan perjanjian antara konsorsium dengan dengan Alcatel Submarine Networks (ASN) pada April 2017, untuk membangun sistem kabel INDIGO yang menghubungkan Singapura, Perth dan Sydney, dengan dua pasangan serat tambahan yang menghubungkan Singapura dan Jakarta melalui unit percabangan.

Sistem kabel INDIGO sepanjang 9.200 km akan memperkuat hubungan antara Australia dan pasar Asia Tenggara yang tumbuh cepat, memberikan latensi yang lebih rendah dan peningkatan keandalan. Menggunakan teknologi optik yang koheren saat ini, dua pasangan serat kabel akan dapat mendukung hingga 36 terabit per detik, setara dengan streaming jutaan film per detik secara bersamaan.

Sistem kabel INDIGO akan menggunakan teknologi berbagi spektrum tercanggih sehingga setiap anggota konsorsium akan memiliki kemampuan untuk secara mandiri memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kebutuhan di masa mendatang dan peningkatan kapasitas sesuai permintaan.

“Penyelesaian kabel bawah laut INDIGO adalah bagian dari program tiga tahun kami yang ambisius untuk meningkatkan jaringan kami untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Ketika sudah beroperasi, kabel bawah laut INDIGO akan semakin mendiversifikasi koneksi internasional kami di seluruh Australia dan pasar Asia Tenggara yang tumbuh cepat, melayani permintaan yang semakin meningkat untuk lalu lintas data dan memperluas peluang bagi konsumen ritel dan layanan korporat,” kata Dejan Kastelic, Chief Technology and Information Indosat Ooredoo.

Dejan menambahkan, bahwa penyelesaian kabel bawah laut INDIGO Ini juga mendukung visi Indosat Ooredoo untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital terkemuka dengan menyediakan konektivitas data dan akses internet kelas dunia.

Paul Abfalter, Kepala Global Wholesale Telstra, mengatakan: “Kabel INDIGO Barat akan terhubung ke jaringan terestrial Telstra yang luas untuk menyediakan konektivitas lanjutan di seluruh Australia. Setelah selesai, sistem kabel akan memperkuat hubungan antara Australia dan pasar Asia Tenggara yang tumbuh cepat dengan memberikan kecepatan tercepat dan keandalan yang meningkat secara dramatis”.

Paul menambahkan, “Jaringan bawah laut kami yang luas adalah bagian penting dari strategi pertumbuhan internasional kami dan kami akan terus berinvestasi dalam peningkatan kapasitas untuk memenuhi permintaan data yang meningkat dan mempertahankan dominasi jaringan kami di kawasan Asia-Pasifik.”

CEO AARNet, Chris Hancock mengatakan “Ini adalah saat yang menyenangkan bagi AARNet. INDIGO adalah yang pertama dalam sejumlah investasi penting untuk penelitian dan pendidikan di Australia. INDIGO akan menyediakan infrastruktur yang sangat penting untuk memenuhi pertumbuhan masa depan dalam penelitian bersama dan pendidikan transnasional antara Australia dan mitra penting Asia kami. Kami menantikan pendaratan INDIGO kedua di Sydney. ”

Vice President Singtel, Carrier Services, Grup Enterprise, Ooi Seng Keat, mengatakan “Kabel bawah laut baru ini akan mengantarkan era baru komunikasi kecepatan tinggi antara ekonomi yang sedang tumbuh di Asia Tenggara dan Australia. Jalan raya data baru ini akan melengkapi tautan global kami saat ini ke Asia, AS, Eropa, Australia dan Timur Tengah dan memungkinkan Singtel dan Optus untuk memenuhi permintaan aplikasi berkebutuhan bandwith yang besar yang semakin meningkat serta meningkatkan keragaman dan keandalan jaringan. Kami menantikan Optus mendaratkan kabel INDIGO Central di Sydney dalam waktu beberapa bulan lebih jauh memperkuat posisi kami sebagai penyedia terkemuka konektivitas internasional dan layanan data di kawasan ini. ”

Drew Kelton, CEO Superloop atas nama Subpartners, berkomentar bahwa penyelesaian INDIGO akan memperkuat arahan strategis Superloop. “Kami mulai melihat manfaat dari investasi kami dalam infrastruktur dan perangkat lunak. Tiga prinsip utama di balik Superloop serat, nirkabel dan Asia tidak pernah tampak lebih menarik, relevan, dan tepat waktu. ” (Icha)

 

 

Masyarakat Indonesia Sudah Semakin Waspada Dengan Serangan Siber

Telko.id – Masyarakat Indonesia ternyata sekarang sudah semakin awas dengan kejahatan siber. Terlebih bagi yang sering menggunakan fasilitas digital atau online. Hal ini disampaikan oleh Dony Koesmandarin, Territory Channel Manager Kaspersky Lab Asia Pasifik untuk Indonesia ketika ditemui di Jakarta, Kamis (7/2).

“Masyarakat saat ini trend nya sudah lebih aware dengan kejahatan siber. Berdasarkan dari data penggunaan Kaspersky, juga terus meningkat dari tahun 2017 ke tahun 2018. Hanya saja saya tidak bisa buka angka nya. Selain itu, kontribusi media massa yang memberikan pemahaman tentang malware juga sangat membantu,” ujar Dony menjelaskan.

Hal ini juga, menurut Dony, pemahaman terhadap malware pada masyarakat berimbas pada pengamanan terhadap sistem data pribadinya. Walaupun, masih ada juga yang masih tidak peduli.

Tapi paling tidak yang sudah mulai membackup data pribadinya juga semakin banyak. Itu sudah sangat bagus.

Memang, masih ada juga yang tidak peduli bahwa data pribadi bisa saja dicuri padahal gadget atau smartphone selalu ada digenggamannya, dari bangun tidur sampai dia tidur lagi.

Dony menambahkan juga berdasarkan data yang ada, urutan Indonesia masih di posisi 62. “Paling tidak bukan yang di sepuluh besar dari negara yang paling rentan serangan siber,” ujar Dony.  Ini jug membuktikan bahwa masyarakat kini sudah mulai awas menghadapi ancaman siber.

Di urutan pertama ada Yaman dengan persentase serangan sebanyak 72,6%, disusul oleh Afghanistan dengan 71,7%. Sedangkan di urutan 3-5 ditempati oleh tiga negara pecahan Uni Soviet, yaitu Tajikistan (71,4%), Uzbekistan (69,8%), dan Kirgistan (69,8%).

Sedangkan untuk metode penyebaran virus malware, Dony mengungkapkan bahwa berbagai jenis hardware, seperti USB, CD, dan DVD, masih menjadi cara paling efektif bagi malware untuk menyusup ke perangkat.(Icha)

 

 

 

Google Home Kini Bisa Jadi Penerjemah Virtual

0

Telko.id, Jakarta – Selama CES bulan lalu, Google mengumumkan produk speaker pintar, yakni Google Home, yang akan mampu menjadi penerjemah virtual dan menerjemahkan percakapan langsung antara orang yang berbicara dalam bahasa yang berbeda.

Fitur ini tampaknya segera diluncurkan, karena halaman dukungan resmi telah disiapkan, dan beberapa perangkat sekarang mampu menerjemahkan diskusi.

Mode penerjemah virtual ini kompatibel dengan sebagian besar perangkat yang dapat menjalankan asisten suara.

Anda dapat menggunakan fitur ini pada semua tampilan pintar dan Google Home, tetapi tidak mendukung untuk beberapa speaker pihak ketiga.

{Baca juga: Google Home Kini Bisa Baca Jadwal Kalendar G Suite}

Untuk mulai menerjemahkan percakapan, Anda dapat mengatakan “Be my French interpreter” atau “Help me speak Spanish”.

Perangkat kemudian akan meminta Anda untuk berbicara dan segera mengulangi apa yang dikatakan dalam bahasa lain, dan bahkan menuliskannya di layar.

Meski disebut baru, namun fitur ini tidak mengejutkan. Sebab, fitur Conversation telah tersedia di aplikasi Translate sejak 2011, jadi Google belum benar-benar mengembangkan sesuatu yang baru. Google hanya membawa kemampuan itu ke perangkat keras baru.

Selain itu, mode Interpreter atau penerjemah ini bekerja cukup baik ketika menerjemahkan dialog atau percakapan dasar. Namun, ketika diminta untuk menerjemahkan struktur kalimat yang kompleks, beberapa hasilnya menjadi kurang tepat.

{Baca juga: Google Home Mini Bisa Bantu Penderita Sulit Tidur}

Meski demikian, fitur ini akan cukup membantu jika Anda sedang tinggal di negara asing dan memerlukan bantuan berbicara dengan tetangga Anda. Fitur penerjemah ini juga dapat bekerja di semua perangkat Google Home atau Google Home Hub, yang dilengkapi layar. [BA/HBS]

Sumber: Techcrunch 

6 Tips Keamanan Agar Tetap Nyaman Ber- Instagram

0

Telko.id – Hari Internet Aman Sedunia, jatuh pada 5 Februari. Tema global yang diangkat pada Hari Internet Aman tahun ini adalah “Bersama Membangun Internet Menjadi Lebih Baik”. Instagram menyambut baik dan sangat mendukung tema tersebut. Oleh karena itu, Instagram pun ingin memastikan setiap penggunanya mengetahui berbagai fitur keamanan Instagram untuk melindungi dirinya dan pengguna lain. Berikut, 6 tips keamanan dari Instagram yang perlu diketahui.

Apa yang harus Anda lakukan saat melihat postingan melanggar Pedoman Komunitas Instagram?

Jika Anda melihat sebuah postingan yang seharusnya tidak berada di Instagram, Anda dapat melaporkan postingan tersebut kepada Instagram. Tim Instagram akan bekerja sepanjang waktu untuk meninjau dan menghapus setiap postingan yang melanggar Pedoman Komunitas Instagram dengan cepat. Untuk melaporkan sebuah postingan, Anda dapat mengklik ikon “…” di pojok kanan atas postingan atau profil seseorang.

Anda juga dapat melaporkan komentar yang tidak pantas dengan menggeser komentar tersebut ke arah kiri. Sedangkan untuk melaporkan konten negatif di Stories, Live dan IGTV, Anda hanya perlu mengklik ikon “…” di bagian bawah layar.

Bukan hanya melaporkan postingan, Anda juga dapat melaporkan pesan masuk yang dikirimkan seseorang melalui Direct. Anda cukup menekan dan menahan pesan tersebut selama beberapa detik dan pilih opsi “Laporkan”. Setiap laporan di Instagram bersifat anonim, sehingga orang yang Anda laporkan tidak akan tahu bahwa Anda telah melaporkan postingan mereka. Tim Instagram akan segera meninjau setiap foto, video, komentar maupun pesan yang telah dilaporkan oleh pengguna Instagram. Jika konten yang dilaporkan terbukti melanggar Pedoman Komunitas Instagram, kami akan segera menghapusnya.

Apa yang harus dilakukan jika Anda mengalami perundungan atau intimidasi di Instagram?

Instagram tidak memperbolehkan adanya konten perundungan dan pelecehan. Kami memiliki fitur yang dapat membantu melindungi Anda dari pengalaman yang tidak menyenangkan. Jika Anda tidak mau berinteraksi dengan sebuah akun tertentu, Anda dapat memblokir akun tersebut, sehingga mereka tidak dapat melihat profil Anda atau membuat komentar di postingan Anda. Saat Anda memblokir sebuah akun, mereka tidak akan mendapat notifikasi apapun dan Anda dapat berhenti memblokir mereka kapan saja.

Anda juga dapat mengendalikan komentar di postingan Anda serta dapat mengatur agar orang lain tidak dapat meninggalkan komentar di postingan Anda. Selain itu, kami menyediakan filter yang dapat secara otomatis menyembunyikan komentar ofensif di postingan Anda. Filter ini diaktifkan secara default untuk komunitas global kami dan dapat dinonaktifkan di bagian pusat Kontrol Komentar yang ada di dalam aplikasi Instagram.

Anda juga dapat meningkatkan kemampuan filter ini dengan memanfaatkan filter manual kami yang memungkinkan Anda membuat daftar kata atau frasa ofensif versi Anda sendiri. Dan terakhir, Anda bisa memilih siapa saja orang yang dapat berkomentar di postingan Anda atau bahkan memblokir komentar dari orang tertentu.

Untuk mengakses fitur-fitur di atas, kunjungi Pengaturan dan pilih “Kontrol Komentar”.

Bagaimana cara melindungi privasi Anda?

Anda memiliki kendali terhadap apa saja yang ingin Anda bagikan di Instagram. Anda dapat membuat akun Anda menjadi privat, sehingga Anda dapat mengatur siapa saja yang bisa mengikuti Anda di Instagram dan menghapus pengikut/followers tertentu kapan saja. Anda juga dapat menonaktifkan “Status Aktivitas” agar orang tidak dapat melihat bahwa Anda sedang online. Untuk mengaktifkan semua fitur tersebut, pilih “Privasi dan Keamanan” di bagian Pengaturan.

Jika ada sebuah foto atau video yang ingin Anda hilangkan dari Feed, Anda dapat menghapusnya dengan mengklik “Hapus” di bagian atas postingan, atau Anda dapat mengarsipkan postingan tersebut.

Jika Anda ingin membagikan Stories hanya kepada orang-orang tertentu, Anda memiliki pilihan untuk membuat daftar teman dekat di Stories dan membagikan postingan hanya dengan orang-orang yang telah Anda masukkan ke dalam daftar tersebut. Untuk membuat daftarnya, Anda harus mengunjungi profil Instagram Anda dan mengklik pilihan “Teman Dekat” di bagian menu.

Bagaimana cara memastikan agar akun Instagram Anda tetap aman?

Kehilangan akses masuk ke akun Anda sendiri dapat menjadi sebuah pengalaman yang tidak menyenangkan. Namun, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk melindungi akundari tindakan peretasan.

Pertama, buat kata sandi yang kuat. Setidaknya, gunakan kombinasi enam karakter yang terdiri dari angka, huruf, dan tanda baca (seperti ! dan &), serta hindari penggunaan kata sandi yang sama untuk semua layanan internet.

Apabila Anda sudah memiliki kata sandi yang kuat, tingkatkan keamanan akun Anda dengan mengaktifkan autentikasi dua faktor. Kami menyarankan Anda untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti DUO Mobile atau Google Authenticator dalam melindungi akun Anda. Anda juga bisa menemukan cara mengatur autentikasi dua faktor di sini.

Bagaimana cara mengatur berapa banyak waktu yang Anda habiskan di Instagram?

Untuk memantau berapa banyak waktu yang Anda habiskan di Instagram, kami menyediakan sebuah dasbor aktivitas yang dapat diakses di bagian “Aktivitas Anda”. Di bagian atas, Anda dapat melihat dasbor yang menunjukkan jumlah rata-rata waktu yang Anda habiskan di Instagram dalam sehari. Klik di bagian grafik harian untuk melihat total waktu yang telah Anda habiskan selama satu hari.

Di bagian bawah dasbor, Anda dapat mengaktifkan pengingat harian yang akan secara otomatis mengirimkan notifikasi saat telah mencapai batas waktu tertentu dari waktu yang telah ditentukan dalam mengakses Instagram dalam satu hari. Anda dapat mengubah atau menonaktifkan notifikasi tersebut kapan saja. Anda juga dapat mengklik “Pengaturan Notifikasi” untuk mengaktifkan “Senyapkan Notifikasi Otomatis” secara cepat.

Bagaimana cara melindungi orang lain?

Jika Anda melihat postingan yang mengandung ancaman bunuh diri atau tindakan melukai diri sendiri di Instagram, Anda dapat melaporkan postingan tersebut sebagai postingan yang “melukai diri sendiri” secara anonim. Setelah itu, jika orang tersebut membuka aplikasi Instagram, mereka akan melihat sebuat pesan yang dapat menghubungkan mereka ke beberapa sumber bantuan, seperti berbicara dengan teman, menghubungi layanan bantuan atau menemukan sumber bantuan lain.

Fitur dukungan ini juga akan muncul jika seseorang mencoba mencari konten yang bersifat melukai diri sendiri di Instagram. Kami telah bekerja sama dengan lebih dari 40 organisasi layanan bantuan di seluruh dunia untuk membantu setiap pengguna Instagram dimanapun mereka berada. Jika seorang teman atau anggota keluarga melaporkan postingan Instagram seseorang yang mereka kasihi, mereka juga akan menerima tips dan informasi untuk membantu teman atau anggota keluarganya tersebut.

Mulai minggu ini, kami juga akan mengaktifkan layar sensitivitas untuk konten yang menunjukkan aksi melukai diri. Gambar tersebut  tidak akan langsung terlihat, sehingga akan mempersulit orang untuk menemukannya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai fitur-fitur keamanan Instagram, kunjungi https://wellbeing.instagram.com/. Jika Anda merupakan orang tua dan ingin mempelajari cara yang tepat untuk berkomunikasi dengan anak remaja Anda, seputar bagaimana cara agar tetap aman di Instagram, silakan kunjungi Panduan Orang Tua. (Icha)

 

 

 

Retak, Ada Apa dengan Foto Telur Pemecah Rekor Instagram?

0

Telko.id, Jakarta – Setelah foto sebutir telur yang diunggahnya berhasil memecah rekor like di Instagram – dengan mendapat setidaknya 52 juta tanda jempol dari pengguna, akun world_record_egg kembali menjadi sorotan lewat sebuah foto lainnya. Kali ini, giliran foto telur dalam keadaan cangkang retak yang diunggahnya.

Keputusan akun world_record_egg untuk mengunggah foto telur dalam keadaan cangkang retak ini bukan tanpa alasan. Dilansir Telko.id dari CTVNews, telur bernama Eugene ini ditampilkan retak karena ada tekanan publik setelah menjadi terkenal. Sebuah pesan diselipkan dalam foto supaya orang-orang yang merasakan hal serupa segera mencari bantuan.

“Fiuh! Sekarang rasanya sungguh lega. Kalau kamu juga merasa tertekan, segera kunjungi talkingegg.info untuk mencari tahu lebih lanjut. Ayo, daftar bersama-sama,” tulis akun world_record_egg di Instagram.

{Baca juga: Foto Telur di Instagram Kalahkan Postingan Kylie Jenner, Kok Bisa?}

Total, ada enam gambar telur Eugene yang diunggah dengan berbagai tingkat keretakan. Ketika tautan diklik, pengguna bakal dirujuk ke situs berisikan daftar layanan kesehatan jiwa di berbagai negara di dunia.

Pencipta akun, Chris Godfrey, mengaku awalnya tak ingin mempromosikan apa-apa dengan telur itu. Ia hanya berusaha mendapatkan banyak like. Ternyata, Eugene mendapat lebih dari 10 juta pengikut di halaman Instagram.

Sebelumnya diberitakan, sebuah foto telur ayam berukuran kecil dengan latar belakang warna putih polos berhasil menggeser jawara foto paling banyak disukai di Instagram milik Kylie Jenner. Berapa jumlah penyukanya?

{Baca juga: 10 Foto dengan Like Terbanyak di Instagram, Nomor 6 Mengejutkan!}

Akun world_record_egg mengunggah foto telur tersebut di Instagram pada 4 Januari 2019 lalu. Tujuannya memang untuk mengalahkan foto Jenner. Hasilnya, foto itu mendapat total 24,5 juta like di Instagram.

Dilansir The Verge, seperti dikutip Telko.id pada Rabu (16/1/2019), foto yang diunggah oleh Jenner hanya mengantongi 18 juta like. Akun resmi Instagram pun lantas memberi berbagai rekomendasi tentang akun telur. [SN/IF]

Nakal! Siswa Iseng Ubah Sekolah jadi “Neraka di Bumi”

0

Telko.id,Jakarta – Salah satu sekolah di Inggris dilabeli julukan nyeleneh di Google Maps. Bagaimana tidak, gara-gara salah seorang murid iseng, sekolah tersebut disebut sebagai “Hell on Earth” atau “Neraka di Bumi” pada layanan navigasi milik Google tersebut.

Diduga, ini merupakan ulah salah seorang siswa yang ingin membuat lelucon. Semua ini bermula ketika sekolah Hornsea School and Language College yang berlokasi di East Yorkshire, muncul di sebuah website dengan label “Hornsea Prison & Hell on Earth”.

Dilansir Telko.id dari BBC, Kamis (07/02/2019), ternyata ini merupakan ulah seorang siswa yang mengirimkan perubahan nama ke Google, yang kemudian diterima.

[Baca juga: Takut Ketagihan, Bocah 11 Tahun Minta PUBG Diblokir}

Pihak sekolah menyatakan, label yang yang muncul di Google Maps sama sekali tidak sah, dan telah dihapus. Sebab, setiap nama tempat yang disarankan kepada Google harus diverifikasi oleh sang pemilik, untuk memastikan kebenarannya.

Menurut sekolah tersebut, identitas siswa yang bertanggung jawab atas lelucon di Google Maps tersebut kini telah diketahui.

“Kami merekomendasikan agar semua sekolah menentukan kepemilikan ikon peta Google mereka untuk mencegah perilaku copy-cat,” kata Kepala sekolah, Steve Ostler.

Hornsea School and Language College adalah sekolah menengah pertama yang didirikan pada 1958. Sekolah ini diperuntukan bagi masyarakat dari Hornsea dan daerah sekitarnya.

[Baca juga: Google Maps Kini Ingatkan Pengguna agar Gak Kebut-kebutan}

Perlu diketahui, selama ini Google memang mengizinkan pengguna untuk menyarankan informasi atau menyediakan informasi yang komprehensif dan terbaru.

Namun, mereka juga menyadari, terkadang pembaruan tersebut tidak akurat. Oleh sebab itu, Google berjanji untuk segera memperbaiki dan mengatasi masalah ini secepatnya. (BA/FHP)