spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1362

Keukeh, Microsoft Tetap Sasar Militer untuk HoloLens 2

0

Telko.id, JakartaMicrosoft resmi memperkenalkan HoloLens 2. Ada dua hal yang dijanjikan perusahaan dari generasi terbaru perangkat Mixed Reality buatannya itu, lebih nyaman dan mudah digunakan serta memiliki visualisasi lebih baik.

Menurut laporan Engadget, HoloLens 2 dibanderol dengan harga USD 3.500 atau sekitar Rp 49 jutaan. Ketika menggunakan headset ini, pengguna akan melihat gabungan antara dunia nyata dengan gambar virtual.

Sebagai contoh, ketika sedang memperbaiki sesuatu, pengguna bisa melihat cara untuk memperbaikinya. Atau, pengguna bisa melihat panah penunjuk arah ketika sedang berjalan.

{Baca juga: Karyawan Microsoft Protes Proyek Headset AR untuk Militer AS}

Microsoft adalah perintis teknologi Augmented Reality ketika memperkenalkan HoloLens pertama pada 2015 silam. Ketika itu, mereka membandrolnya USD 5.000 atau Rp 70 jutaan. Harga yang ditawarkan HoloLens ini terhitung sangat mahal jika dibandingkan dengan headset Virtual Reality buatan para pesaing.

Sebagai perbandingan, Oculus Rift dihargai USD 349 atau Rp 4,9 juta, HTC Vive membawa banderol harga USD 499 atau Rp 7 juta, sedangkan Sony PlayStation VR memiliki harga USD 299 atau Rp 4,2 juta.

Memang, untuk menggunakan headset seperti HTC Vive, pengguna harus membeli komputer high-end. Meskipun begitu, total uang yang harus dikeluarkan tetap lebih murah ketimbang HoloLens.

{Baca juga: HTC Vive Pro McLaren Edition, Headset VR Penggila F1}

Apakah Microsoft berhenti mengembangkan HoloLes? Nyatanya tidak. Raksasa teknologi ini memilih tetap  memperbarui headset tersebut. Namun demikian, mereka tidak menyatakan HoloLens sebagai perangkat konsumen. Terbukti dari target pasarnya, dimana mereka menyasar perusahaan dan militer. Yep, Microsoft sepertinya tidak peduli meski banyak pegawainya merasa cukup keberatan dan melakukan protes.

“Komputer kini tertanam di semua hal dalam dunia kita. Masa depan sudah nyata,” kata CEO Microsoft, Satya Nadella, ketika memperkenalkan HoloLens 2 pada Mobile World Congress 2019 di Barcelona. [BA/IF]

Ikuti Tren, LG Luncurkan V50 ThinQ dengan Jaringan 5G

0

Telko.id, Jakarta – LG mengikuti tren dan perkembangan zaman dengan menjadikan jaringan 5G sebagai fokus utama. Di ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2019, perusahaan asal Korea Selatan ini pun memperkenalkan handset teranyarnya, V50 ThinQ yang memiliki kemampuan 5G.

Dilansir Telko.id dari GSMArena pada Senin (25/02/2019), kehadiran V5 ThinQ juga dibarengi dengan smartphone andalan lain semisal G8 ThinQ dan G8s ThinQ. Smartphone pertama menjanjikan kekuatan jaringan yang cepat, mengingat ini adalah ponsel pertama LG dengan jaringan 5G yang dibekali chipset Snapdragon 855, lengkap dengan Modem Qualcomm X50 di badannya. Konon, ini menjanjikan 20 kali kecepatan 4G.

Sekilas, LG V50 ThinQ mirip dengan pendahulunya, LG V40 ThinQ. Ini karena handset memiliki tampilan layar OLED FullVision 3120x1440px dengan luas 6,4 inci. Kesamaan juga terlihat dari segi kamera, dimana di bagian depan V50 memiliki dua kamera dengan resolusi masing-masing 8 MP dan 5 MP.

{Baca juga: Smartphone LG Generasi Ketujuh Seri G Bakal Meluncur Awal Mei}

Di bagian belakang ada 3 kamera dengan spesifikasi 12 MP dengan bukaan f/1,5 standar, lalu 12MP dengan bukaan f/2,4 telephoto. Kamera ketiga memiliki resolusi 16MP dengan bukaan f/1,9 ultra-wide.

Dari segi baterai, LG V50 ThinQ 5G telah memperoleh baterai 20% lebih besar dari pendahulunya, dengan 4.000 mAh. Ada juga speaker stereo, Hi-Fi Quad DAC 32-bit, Radio FM dan body yang sesuai dengan MIL-STD 810G.

Sayangnya, LG tidak menyematkan sidik jari dalam layar di badan V50 ThinQ, seperti halnya smartphone papan atas saat ini. Tetapi sebagai gantinya, LG memasang pemindai sidik jari di bagian belakang dan pemindai wajah selfie di kamera bagian depan.

Tak hanya 5G, LG juga sepertinya tak ingin ketinggalan untuk ikut terjun ke ranah ponsel lipat. Tapi cara yang digunakan cukup unik. Alih-alih membuat ponsel layar lipat, LG mendukung V50 ThinQ dengan aksesoris layar ganda dengan tampilan layar OLED 6,2 inci,  2160x1080px yang terhubung ke perangkat melalui pin pogo di punggungnya.

http://telset.id/

Masih di ajang MWC 2019, LG juga meluncurkan G8 ThinQ dan G8s ThinQ. Keduanya datang dengan Snapdragon 855 dengan RAM 6GB tanpa modem 5G.  LG G8 ThinQ memiliki layar OLED 6,1 inci 3120x1440px dengan baterai 3.500mAh, lengkap dengan tiga buah kamera di badannya, dengan resolusi masing-masing  12MP untuk lensa standar, 12MP telefoto dan 16MP ultrawide triple camera.

{Baca juga: LG Akan Perkenalkan 4 Smartphone LG K Series Di CES 2017}

LG G8s ThinQ memiliki layar OLED 6,2 inci dengan resolusi 2248x1080px dan baterai 3.550mAh. LG G8s ThinQ juga memiliki tiga kamera yang terdiri dari 12MP standar, 12MP telefoto dan 13MP kamera ultrawide.

Untuk kamera depan, LG G8 ThinQ dan LG G8s ThinQ datang dengan kamera selfie 8MP dan kamera 3D Time of Flight (ToD) yang dapat membaca ketebalan dan karakteristik lain dari pembuluh darah di telapak tangan Anda untuk membuka kunci ponsel.

Kamera 3D juga digunakan untuk membuka kunci Wajah yang lebih aman yang tidak akan dibodohi dengan foto dua dimensi wajah Anda. Anda juga dapat mengontrol LG G8 ThinQ melalui gerakan udara yang disebut Air Motion.

Melambaikan tangan akan memungkinkan untuk melakukan panggilan, menambah dan mengurangi volume atau mengambil tangkapan layar saat Anda sedang mengemudi. LG V50 ThinQ 5G akan datang dalam warna Aurora Black tunggal, sedangkan G8 ThinQ akan datang dalam Carmine Red, New Aurora Black dan New Moroccan Blue. [NM/IF]

Xiaomi Ungkap Harga Mi 9 di MWC, Berapa?

0

Telko.id, Jakarta – Xiaomi tidak langusng mengumumkan harga penjualan global untuk Xiaomi Mi 9 usai meluncurkan smartphone flagship tersebut pada 20 Februari 2019 lalu. Tetapi di ajang teknologi Mobile World Congress (MWC) di Barcelona hari ini, pabrikan asal China itu mengumumkan jika Xiaomi Mi 9 dibandrol dengan harga USD 510 atau sekitar Rp 7,1 juta.

Dilansir Telko.id dari PhoneArena pada Senin (25/02/2019), harga tersebut diperuntukkan bagi versi RAM 6 GB dan penyimpanan internal 64GB. Sedangkan untuk versi RAM  6 GB dan penyimpanan internal 128 GB dibandrol dengan harga USD 566 atau Rp 7,9 juta.

Pemesanan pun dibuka pada Minggu (24/02/2019) lalu di website resmi perusahaan, Mi.com.

Seperti diketahui, Xiaomi telah secara resmi merilis smartphone flagship terbarunya, Mi 9 di Beijing, China, Rabu (20/2/2019) lalu. Tepatnya pukul 14.00 waktu Beijing.

{Baca juga: Glossy dengan Tiga Kamera, Begini Tampang Xiaomi Mi 9}

Mi 9 hadir dengan layar AMOLED berukuran 6,39 inci dengan resolusi FHD+ dengan Gorilla Glass 6 sebagai perlindungan layar. Ada notch kecil di bagian tengah atas layarnya untuk kamera selfie. Dibekali dengan prosesor octa-core Snapdragon 855, smartphone ini hadir dengan tiga varian RAM, yaitu 6GB, 8GB dan 12GB dengan dua varian memori internal, yaitu 128GB dan 256GB. Sayangnya Mi 9 tak dilengkapi dengan slot microSD.

Di bagian kamera, Mi 9 hadir dengan tiga kamera belakang dengan kamera utama beresolusi 48 MP dengan aperture f/1.75, lensa telephoto 12MP dan lensa wide angle 16MP dengan aperture f/2.2. Kamera Mi 9 ini dibekali fitur Artificial Antelligence (AI), termasuk di dalamnya mode Moon Mode yang dapat mengambil foto bulan dengan baik. Sementara untuk kamera depan, Mi 9 dibekali kamera selfie beresolusi 20MP.

{Baca juga: Setelah Xiaomi Mi 9, Giliran Black Shark 2 Nongol di Weibo}

Mi 9 menggunakan antarmuka MIUI 10 berbasis Android 9.0 Pie dan dibekali baterai berkapasitas 3.300 mAh yang didukung 20W wireless charging. Tak tanggung-tanggung, varian khusus Mi 9 ini hadir dengan casing transparan yang mirip Mi 8 Explorer Edition. Mi 9 hadir dengan dua pilihan warna menarik dan stylish, yaitu Lavender Violet dan Ocean Blue. {NM/IF]

Samsung Galaxy Fold vs Huawei Mate X: “El Clásico” Smartphone Lipat

0

Telko.id, Jakarta – Dua smartphone lipat yang ditunggu kehadirannya akhirnya muncul di tahun ini. Samsung Galaxy Fold yang diperkenalkan di “Galaxy Unpacked 2019”, dan Huawei Mate X yang melanggang manis di acara Mobile World Congress (MWC) 2019.

Keduanya sama-sama disematkan sejumlah teknologi terbaru, termasuk dengan memadukan konsep desain tablet dan smartphone menjadi satu kesatuan.

Nah, tentu menarik untuk membandingkan kedua smartphone itu. Oleh karenanya, dalam tulisan kali ini tim Telko.id, akan mencoba melakukan compare dua smartphone lipat, Samsung Galaxy Fold vs Huawei Mate X.

{Baca juga: Huawei Mate X, Ponsel Layar Lipat 5G Pesaing Galaxy Fold}

Kami akan membandingkan soal desain (termasuk ukuran layar), spesifikasi, dan juga harganya. Yuk simak!

Desain

Meski sama-sama mengadopsi teknologi layar fleksibel yang bisa dilipat, keduanya sebenarnya mengusung desain yang berbeda bak langit dan bumi. Samsung mendesain Galaxy Fold agar dapat dilipat ke dalam, sehingga ketika dilipat, layar sekunder atau layar luarnya yang berukuran 4,6 inci yang akan aktif.

Sementara Huawei Mate X, didesain agar layarnya dapat dilipat ke luar. Ketika dilipat, layar bagian depan berukuran 6,6 inci dan aspek rasio 19,5 : 9 akan aktif, sementara layar yang berada di bagian belakang dengan ukuran 6,38 inci dan aspek rasio 25 : 9 akan mati.

Menurut phoneArena, dilansir Telko.id pada Senin (25/02/2019), penggunaan desain Mate X bisa dibilang lebih baik daripada Galaxy Fold. Sebab, smartphone jadi terlihat lebih ramping dan menjadikannya memiliki rasio layar terhadap body yang jauh lebih besar ketika berada di mode lipat.

{Baca juga: Menakjubkan! Ini Hasil Lima Kamera Nokia 9 PureView}

Berbicara soal layarnya, Huawei Mate X juga lebih unggul. Smartphone ini mengusung layar berjenis AMOLED berukuran 8 inci dengan resolusi 2480 x 2200 piksel, dan tanpa notch atau poni.

Sementara Samsung Galaxy Fold, hanya mengandalkan layar berukuran 7,3 inci berjenis AMOLED dengan resolusi 1536 x 2152 piksel, dan memiliki notch atau poni di sudut layarnya.

Meski demikian, penggunaan notch sebagai tempat bagi frame kamera ketika berada di mode tablet pada Galaxy Fold bisa menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki Mate X. Itu karena, smartphone itu bisa memungkinkan pengguna melakukan video call dalam mode layar penuh.

{Baca juga: Harga Samsung Galaxy Fold Nyaris Rp 30 Juta!}

Sementara Mate X, hanya dapat digunakan untuk video call atau aktivitas lainnya ketika smartphone dilipat. Semuanya memang tergantung Anda, apakah ingin tampilan bersih tanpa notch atau tampilan yang “sedikit terganggu” dengan hadirnya notch pada mode tablet.

Spesifikasi

Samsung Galaxy Fold ditopang oleh prosesor berbasis 7nm, yang diprediksi merupakan Snapdragon 855, RAM 12 GB, ROM 512 GB, dan baterai berkapasitas 4,380 mAh. Sementara Huawei Mate X ditenagai oleh prosesor Kirin 980 yang juga berbasis 7nm, RAM 8 GB, ROM 512 GB, dan baterai berkapasitas 4,500 mAh.

Di sini terlihat, bahwa Huawei Mate X dilengkapi dengan baterai yang lebih besar. Tapi sayang, dengan penggunaan layar yang lebih besar juga, tampaknya baterai berkapasitas 4,500 mAh menjadi “terlihat tidak memuaskan”.

Sementara Galaxy Fold, memiliki RAM yang lebih besar, yang tentunya berdampak pada pengalaman penggunaan yang jauh lebih smooth. Tapi secara keseluruhan, kedua perangkat tampaknya memang memiliki baterai yang “kurang maksimal” jika melihat dari ukuran layarnya dan banyaknya fitur yang disematkan di dalamnya.

Harga

Samsung Galaxy Fold dilepas dengan harga USD 1880 atau setara dengan Rp 26,3 jutaan. Mahal? Pastinya. Tapi jika melihat harga Huawei Mate X yang mencapai hampir USD 2600 atau Rp 36,4 jutaan, tampaknya harga Galaxy Fold “terlihat begitu murah”.

Memang semuanya tergantung dari Anda sendiri, apakah ingin membeli Galaxy Fold dengan harga yang lebih murah, atau Huawei Mate X yang jauh lebih mahal namun memiliki beberapa keunggulan. Tapi perlu diingat, ketika Anda mulai memutuskan, Anda harus melihat beberapa hal terlebih dahulu sebelum membeli salah satu diantara keduanya.

{Baca juga: Samsung Galaxy S10 vs iPhone XS: Adu Kuat Flagship “Zaman Now”}

Pertama, kebutuhan. Apakah perangkat yang Anda pilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan sehari-hari atau tidak. Kedua, daya tahan engsel ketika terus-menerus dilipat dan dibuka. Dan terakhir, apakah smartphone lipat tersebut bisa menggantikan fungsi dari smartphone yang Anda gunakan sebelumnya atau tidak.

Menutup perbandingan ini, berikut kami lampirkan tabel spesifikasi dari Samsung Galaxy Fold dan Huawei Mate X:

Menakjubkan! Ini Hasil Lima Kamera Nokia 9 PureView

0

Telko.id, Jakarta – Nokia 9 PureView resmi melenggang di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019 di Barcelona, Spanyol. Smartphone ini seakan telah melampaui semua brand smartphone sekarang, lewat penggunaan teknologi 5 kamera pertama di dunia sebagai daya tarik utamanya.

Ya, ketika smartphone lain masih mengadopsi dua atau tiga, dan maksimal empat kamera, HMD Global sebagai pemegang lisensi merek Nokia langsung membuat perbedaan dengan menghadirkan smartphone lima kamera.

Kelima kamera tersebut masing-masing memiliki sensor 12MP dengan lensa Zeiss dan aperture f/1.8. Dua lensa mengusung konfigurasi lensa RGB, sedangkan tiga sisanya merupakan lensa monokrom.

{Baca juga: Nokia 9 PureView, Ponsel 5 Kamera Pertama di Dunia}

Sebenarnya ada kamera keenam pada smartphone ini, yakni lensa ToF untuk membantu kamera utama mendapatkan informasi kedalaman pada foto. Melengkapi konfigurasi itu, terdapat dual-tone LED Flash untuk membantu kamera mendapatkan pencahayaan yang cukup.

Pertanyaannya sekarang, apakah dengan lima kamera utama smartphone ini benar-benar memiliki kemampuan fotografi yang lebih unggul daripada kompetitor lainnya?

Well, seperti dilansir Telko.id dari GSMArena, Senin (25/02/2019), ada beberapa sampel foto yang diambil dari kamera Nokia 9 PureView untuk memperlihatkan bagaimana kualitas sebenarnya dari lima kamera smartphone ini. Berikut foto-fotonya:

Dari foto-foto tersebut, bisa ditarik sedikit kesimpulan bahwa kamera Nokia 9 PureView benar-benar mampu menghasilkan foto dengan detail, komposisi warna, dan kualitas yang benar-benar menakjubkan. Khususnya, ketika smartphone digunakan untuk memotret pemandangan secara landscape tanpa bantuan lensa ultra-wide atau telephoto.

{Baca juga: Berkualitas! Ini Hasil Foto Smartphone Oppo dengan 10x Lossless Zoom}

Berkat kehadiran tiga lensa monokrom, Nokia 9 PureView juga tidak hanya mumpuni mengambil foto B&W, tapi juga memungkinkan pengguna memotret di kondisi low-light dengan sangat baik. Sebab, HMD mengklaim bahwa tiga lensa ini dapat menangkap 10 kali lebih banyak cahaya daripada hanya menggunakan satu lensa monokrom saja.

Secara spesifikasi, Nokia 9 PureView mengusung layar OLED berukuran 5,99 inci dengan resolusi QHD+ (1440 x 2880 piksel). Layarnya juga mendukung teknologi sensor sidik jari di bawahnya, meski bukan ultrasonik seperti pada Samsung Galaxy S10 atau S10+.

{Baca juga: Performa Galaxy S10+ Masih Kalah dari iPhone XS}

Di sektor dapur pacunya, digunakan prosesor Snapdragon 845, RAM 6 GB, ROM 128 GB, baterai berkapasitas 3,320 mAh dan sistem operasi berbasis Android One.

HMD melepas Nokia 9 PureView diharga USD 699 atau sekitar Rp 9,8 juta. Rencananya smartphone ini akan resmi meluncur pada bulan Maret mendatang. (FHP)

Nokia 9 PureView, Ponsel 5 Kamera Pertama di Dunia

0

Telko.id, JakartaHMD Global resmi mengumumkan smartphone anyarnya Nokia 9 PureView di ajang MWC 2019 di Barcelona. Smartphone ini cukup bikin penasaran dan sudah lama dinanti, karena diklaim memiliki kemampuan fotografi yang luar biasa dengan mengusung 5 kamera.

Dari sisi desain, Nokia 9 PureView nampak masih tetap setia dengan gaya yang telah dibangun HMD selama beberapa tahun terakhir. Bentuk persegi panjang dengan penampilan yang sederhana dan elegan, lis aluminium dan kaca di bagian belakang, melengkung ke arah tepi untuk pegangan yang lebih nyaman.

Sementara pada bagian layarnya, smartphone ini memiliki layar 5,99 inci dengan rasio aspek 18: 9. Resolusi ini ditandai sebagai QHD+, yang berarti 1440 x 2880 dan merupakan panel OLED untuk warna hitam pekat dan warna cerah.

Tidak ada pemindai sidik jari yang terlihat di tubuh ponsel. Itu karena HMD menggunakan teknologi pemindai sidik jari di bawah layar. Tapi ini bukan ultrasonik, seperti yang pada Samsung Galaxy S10.

Nokia 9 PureView ditenagai prosesor Qualcomm Snapdragon 845, prosesor yang sebenarnya keluaran tahun lalu. Ponsel ini disokong RAM 6GB, dan penyinpanan sebesar 128 GB, IP67, baterai 3.320 mAh, dan pelindung Gorilla Glass.

{Baca juga: Setelah India, Giliran AS Disambangi Nokia 3.1 Plus}

Kekuatan atau fitur andalan dari Nokia 9 PureView adalah di bagian kameranya. Nokia 9 PureView memiliki lima sensor dengan optik ZEISS di bagian belakang, dua di antaranya RGB dan tiga monokrom lainnya.

Saat mengambil foto, semua sensor bekerja bersamaan untuk mengumpulkan pencahayaan, detail, dan data warna, dan menjahit semuanya bersama untuk gambar akhir. Menurut HMD, mengambil satu foto menghasilkan setidaknya 60 MP data pencitraan yang sedang diproses.

{Baca juga: Horee! 5 Smartphone Nokia Ini dapat Update ke Android Pie}

Ini dimungkinkan dengan co-prosesor gambar khusus, yang membantu dengan tugas berat. Setiap gambar adalah HDR, dapat memiliki rentang dinamis hingga 12,4 stop, dan berakhir dengan 12 MP.

HMD melepas Nokia 9 PureView diharga USD 699 atau sekitar Rp 9,8 juta untuk varian RAM 6GB dan storage 128GB. Rencananya smartphone ini akan resmi meluncur pada bulan Maret mendatang. Untuk pre-order di beberapa negara sudah mulai dibuka. [HBS]

Huawei Mate X, Ponsel Layar Lipat 5G Pesaing Galaxy Fold

0

Telko.id, Jakarta – Belum genap seminggu, Samsung Galaxy Fold, kini sudah memiliki pesaing yang tak kalah keren, yakni Huawei Mate X. Pabrikan asal China ini memperkenalkan ponsel layar lipat terbarunya ini di ajang MWC 2019, dengan tampilan yang lebih tipis, memiliki layar lebih besar, dan lipatan lebih rata.

Seperti telah beredar bocoran rumornya, Huawei akhirnya meluncurkan ponsel layar lipat pertamanya di perhelatan pameran teknologi MWC 2019 di Barcelona. Tak hanya mengusung model lipat, Mate X juga hadir dengan kemampuan 5G.

Huawei Mate X memiliki layar OLED berukuran 8 inci, dan ketebalannya saat dilipat sangat tipis, yakni hanya 11mm. Saat dilipat, layar utama Mate X berukuran 6,6 inci dengan resolusi 2480 x 1148, aspek rasio.

Sementara tampilan belakang layar 6,4 inci dengan resolusi 2480 x 892, aspek rasio 25: 9,  saat dilipat. Sedangkan pada saat posisi dibuka, layar utamanya berukuran 8 inci dengan resolusi 2480 x 2200, aspek rasio 8: 7.1.

Layar OLED dari Mate X memiliki tiga fungsi. Ketika perangkat dilipat, Anda pada dasarnya memiliki smartphone dua layar, dengan tampilan kedua di bagian belakangnya. Hal ini memungkinkan Anda untuk memotret selfie dengan kamera utama, atau untuk keperluan lain yang ada di layar utama Anda dengan seseorang di sisi lain.

Pada saat Mate X dibuka, maka Anda akan mendapatkan tablet yang hampir persegi, yang memiliki bezel minimal di tiga sisi. Salah satu sisinya terdapat ketiga kamera dengan flash, dan kait tombol yang menahan tablet yang terlipat dalam posisi tertutup.

Pendekatan ini menjaga ketebalan sasis utama turun menjadi 5.4mm yang sangat tipis. Bahkan ketika dilipat, Mate X hanya memiliki ketebalan 11mm. Meski begitu, banyak yang mempertanyakan kenapa Huawei tidak membuat hybrid ponsel-tablet ini menjadi sedikit lebih luas untuk menghasilkan tampilan yang sempurna ketika terbuka penuh.

{Baca juga: Ini Harga Huawei Mate 20 & Mate 20 Pro di Indonesia}

Lantas, bagaimana dengan kemampuan kameranya dibandingkan dengan Huawei Mate 20 Pro? Berita bagusnya, Mate X diklaim memiliki kamera yang setara dengan Mate 20 Pro. Hal ini diungkap oleh Kepala pemasaran global Huawei Clement Wong.

Clement Wong mengatakan kepada bahwa kamera Mate X akan setara dengan kinerja Mate 20 Pro. Meski tidak persis sama, namun dia mengatakan kedua ponsel ini cukup identik, tetapi Mate X masih akan memiliki tiga lensa yang mencakup berbagai tingkat zoom.

Untuk spesifikasi lainnya, Mate X sudah menggunakan jaringan 5G, dengan disokong modem Balong 5000, yang diklaim sebagai modem terkencang di dunia saat ini.

Sementara untuk dapur pacunya, smartphone ini menggunakan prosesor Kirin 980, yang diproduksi dengan pemprosesan 7 nm dan diklaim mampu mencapai kecepatan hingga 2,6 GHz. Chipset ini disebut-sebut yang tercepat, dan hemat energi.

{Baca juga: Hands-on Huawei Y7 Pro (2019): “Menu Pembuka” untuk Generasi Muda}

Mate X ditenagai oleh dua baterai, yang masing-masing diletakkan di dua bagian perangkat dengan kapasitas 4.500 mAh, yang akan membuatnya cukup awet. Smartphone ini juga sudah dilengkapi fitur pengisian daya cepat, yang akan mengisi daya hingga 85% dalam 30 menit.

Untuk harganya, Huawei membanderol Mate X seharga € 2.299 atau sekitar Rp 36,5 juta dengan 8GB RAM dan 512GB penyimpanan. Huawei menjanjikan akan melepaskan Mate X ke pasaran pada pertengahan tahun ini. [HBS]

 

Xiaomi Luncurkan Mi Mix 3 Versi 5G, Harganya Menggoda

0

Telko.id, Jakarta – Xiaomi menggebrak ajang Mobile World Congress (MWC 2019) di Barcelona dengan menggelar acara peluncuran beberapa produk smartphone terbarunya. Salah satu yang langsung menyedot perhatian adalah saat Xiaomi memperkenalkan Mi Mix 3 versi 5G.

Meskipun smartphone ini belum dipasarkan dalam waktu dekat, namun Xiaomi berhasil “nyolong start” sebagai vendor pertama yang merilis smartphone 5G.

Seperti model sebelumnya Xiaomi Mi Mix 3 versi 4G, smartphone ini memilik desain desain fullscreen, OLED 6,4 inci 1080p dengan kamera depan slider magnetik, yang dipasangkan di belakang layar.

Sebagian besar spesifikasinya tidak jauh berbeda dari Xiaomi Mi Mix 3 versi 4G yang sudah diluncurkan sebelumnya pada Oktober lalu di China.

{Baca juga: Mi Mix 3 Resmi Debut, Fullscreen dengan Kamera Slider}

Peningkatan diberikan Xioami pada bagian chipsetnya, dimana Mi Mix 3 versi 5G sudah menggunakan prosesor terbaru Qualcomm, Snapdragon 855, yang dipasangkan dengan modem X50 5G. Sementara Mi Mix 3 versi biasa masih menggunakan Snapdragon 845.

Untuk bagian kameranya tidak ada perbedaan, Mi Mix 3 veris 5G ini memiliki kamera ganda di bagian depan, dengan resolusi masing-masing 24MP sensor Sony IMX576 dan 2MP sebagai lensa sekunder.

Sementara kamera belakangnya, beresolusi 12MP sensor Sony IMX363 aperture f/1.8 dan 12MP aperture f/2.4 yang didukung teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mengenali berbagai skenario foto secara otomatis.

{Baca Juga: Xiaomi Mi Mix 3 Jiplak Desain Oppo Find X?}

Direktur Product Management Xiaomi Global Donovan Sung mengatakan bahwa Mi Mix 3 5G akan tersedia pada bulan Mei dengan harga € 599 ($ 679) atau sekitar Rp 9,7 juta, dengan varian warna biru dan hitam. [HBS]

Sumber: PhoneArena

Begini Cara Apple Genjot Penjualan iPhone di China

0

Telko.id, JakartaPenjualan iPhone di China sedang tersendat karena sejumlah masalah. Salah satunya, peningkatan nilai tukar dolar AS, yang memaksa Apple untuk menjual iPhone XR dengan harga lebih tinggi daripada Huawei Mate 20 Pro.

Selain masalah itu, perang dagang dengan AS juga menimbulkan dampak negatif terhadap ekonomi China.

Gelombang kuat nasionalisme di China juga telah lama muncul sebagai reaksi atas tindakan AS yang dianggap sebagai perundungan terhadap Huawei.

Sebagai tanggapan terkait peningkatan nilai tukar dolar AS, Apple melakukan pemangkasan harga jual iPhone keluaran 2018 di China. CEO Applem Tim Cookm turut mengumumkan perubahan yang akan dilakukan Apple pada 2019.

{Baca juga: Cuci Gudang! Apple Jual Murah iPhone SE}

Apple dan Ant Financial Services Group China dilaporkan bekerja sama menawarkan cicilan tanpa bunga kepada masyarakat untuk membeli iPhone. Metode tersebut bukanlah hal baru untuk konsumen di AS.

Asal tahu saja, di AS sebagian besar iPhone dibeli melalui metode cicilan bebas bunga dengan kurun waktu selama 24 bulan. Namun, di China, metode itu baru pertama kali ditawarkan kepada masyarakat untuk memperoleh iPhone.

Di situs Apple versi China, iPhone XR ditawarkan dengan cicilan CNY 27 atau sekitar Rp 564.964 per bulan. Sementara itu, iPhone XS dapat diperoleh warga China dengan besaran cicilan CNY 362 atau sekitar Rp 755.715 per bulan.

{Baca juga: Penjualan iPhone di China Terancam Anjlok, Kenapa?}

Untuk iPhone XR 64GB, di China dipasarkan seharga CNY 6.499 dan iPhone XS dipasarkan seharga CNY 8.699. Dengan kata lain, konsumen di negara tersebut membutuhkan waktu selama 24 bulan untuk melunasi kredit iPhone. [BA/HBS]

Sumber: Reuters

Huawei Mate X Smartphone Lipat Termahal di Dunia!

0

Telko.id – Huawei Mate X kali pertama diperkenalkan pada 2019, February. Perangkat bermesin HiSilicon Kirin 980 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie); EMUI 9.1 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 8 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Huawei memang belum secara resmi merilis harga Huawei Mate X. Tapi di Tiongkok, ponsel  ini bakal dijual seharga sekitar Rp 33 jutaan untuk model RAM 8GB dan memori 512GB.

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Huawei Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Interstellar Blue) dan memiliki body berdimensi Unfolded: 161.3 x 146.2 x 5.4 mmFolded: 161.3 x 78.3 x 11 mm dengan berat 295 g (10.41 oz). Desainnya dibangun dari komponen Plastic front, aluminum back, aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Huawei Mate X

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Huawei Mate X :

  • 40 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/1.7″, PDAF
    8 MP, f/2.4, 52mm (telephoto)
    16 MP, f/2.2, 17mm (ultrawide)
    TOF 3D, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 40 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor No – uses main camera yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Spesifikasi Huawei Mate X

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset HiSilicon Kirin 980 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.6 GHz Cortex-A76 & 2×1.92 GHz Cortex-A76 & 4×1.8 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G76 MP10. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 8 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 512GB storage, NM dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 8.0″ Inch dengan jenis Foldable OLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 2200×2480 pixels dan telah dilengkapi dengan ,Folded cover display: 6.6″, AMOLED, 1148 x 2480 pixels (19.5:9). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Huawei Mate X sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A Cat21 1400/200 Mbps, 5G (2+ Gbps DL). Selain itu ada juga konektifitas USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Huawei Mate X :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE / 5G
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 800 / 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 6(900), 7(2600), 8(900), 9(1800), 12(700), 17(700), 18(800), 19(800), 20(800), 26(850), 28(700), 32(1500), 34(2000), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A Cat21 1400/200 Mbps, 5G (2+ Gbps DL)
LAUNCH
Announced 2019, February
Status Available. Released 2019, November
BODY
Dimensions Unfolded: 161.3 x 146.2 x 5.4 mmFolded: 161.3 x 78.3 x 11 mm
Weight 295 g (10.41 oz)
Build Plastic front, aluminum back, aluminum frame
SIM Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Interstellar Blue
DISPLAY
Type Foldable OLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 8.0 inches, 205.0 cm2 (~86.9% screen-to-body ratio)
Resolution 2200 x 2480 pixels (~414 ppi density)
Protection
Folded cover display: 6.6″, AMOLED, 1148 x 2480 pixels (19.5:9)
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie); EMUI 9.1
Chipset HiSilicon Kirin 980 (7 nm)
CPU Octa-core (2×2.6 GHz Cortex-A76 & 2×1.92 GHz Cortex-A76 & 4×1.8 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G76 MP10
MEMORY
Card slot NM (Nano Memory), up to 256GB (uses shared SIM slot)
RAM 8 GB
Internal 512GB 8GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 40 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/1.7″, PDAF
8 MP, f/2.4, 52mm (telephoto)
16 MP, f/2.2, 17mm (ultrawide)
TOF 3D, (depth)
Features Leica optics, dual-LED dual-tone flash, panorama, HDR
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors No – uses main camera
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX HD
GPS Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS
NFC Yes
Radio No
USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4500 mAh
Non-removable Li-Po 4500 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life