spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1350

Gelar Razia di Kota Batam, Kominfo Sita 50 Ponsel Ilegal

Telko.id, Jakarta – Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo melakukan penertiban perangkat telekomunikasi yang diduga ilegal di Kota Batam, Kepulauan Riau pada Rabu (27/02/2019) lalu.

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Rabu (06/03/2019), kegiatan tersebut dilakukan di beberapa mall dan pusat perbelanjaan di Batam sekitar pukul 10.00 WIB. Hasilnya, Tim Penertiban gabungan berhasil menjaring barang bukti sebanyak 50 unit telepon seluler dengan berbagai merek, model atau tipe yang diduga tidak bersertifikat  atau ilegal.

Tim mengidentifikasi bahwa telepon seluler tersebut ada yang tidak memiliki sertifikat dari berbagai merek/tipe, tidak berlabel standardisasi dari Kementerian Kominfo RI khususnya dari Direktorat Jenderal SDPPI, serta ada juga yang tidak memiliki Petunjuk Penggunaan (Manual) dan Kartu Jaminan atau Garansi Purna Jual dalam Bahasa Indonesia bagi Produk Telematika dan Elektronika.

Barang bukti yang diamankan seluruhnya berasal dari penjual, toko, counter atau pengecer. Tim belum menemukan barang bukti dari supplier atau distributor telepon seluler yang dimaksud.

{Baca juga: Nokia Tidak akan Layani Service Ponsel Ilegal}

“Pemerintah mengharapkan melalui penertiban ini, masyarakat maupun penjual alat dan perangkat telekomunikasi dapat menggunakan ataupun memperdagangkan perangkat telekomunikasi yang sesuai dengan ketentuan atau regulasi di wilayah Indonesia,” tulis Plt. Kabiro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu.

Tim Penertiban Gabungan sendiri terdiri dari Direktorat Pengendalian Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Balmon SFR Kelas II Batam, Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan, Bareskrim Polri, dan Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau. Mereka melakukan monitoring dan penertiban terhadap alat dan perangkat tidak bersertifikat atau ilegal Kota Batam.

Perlu diketahui bahwa Undang-Undang No 36 Tahun 1999 tentang telekomunikasi pasal 32 ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap perangkat telekomunikasi yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan dan atau digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia wajib memperhatikan persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

{Baca juga: Duh! Ribuan Ponsel Xiaomi Ilegal Kena Ciduk}

Kemudian berdasarkan UU No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 8 ayat 1 huruf j yang menyatakan pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk penggunaan barang dalam Bahasa Indonesia.

Hal ini sesuai dengan ketentuan perundang–undangan yang berlaku dan Permendag No 19 /M-DAG/PER/5/2009 tentang Pendaftaran Petunjuk Penggunaan (Manual) dan Kartu Jaminan/Garansi Purna Jual dalam Bahasa Indonesia Bagi Produk Telematika dan Elektronika. [NM/IF]

Gak Terima Dituduh Terus, Huawei Tuntut Amerika

Telko.id, Jakarta – Huawei kabarnya sedang menyiapkan gugatan hukum untuk pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait tuduhan pembatasan akses pasar. Pengumuman Huawei tuntut Amerika akan terjadi pada Kamis (7/3) waktu setempat.

Seorang sumber menyebut bahwa gugatan itu akan diajukan di Distrik Timur Texas, wilayah yang sama dengan lokasi kantor pusat Huawei di AS. Langkah tersebut sebagai upaya perusahaan untuk mempertahankan bisnis mereka di AS.

Selain hendak melayangkan gugatan, Huawei baru-baru ini menginisiasi sejumlah kampanye untuk memperbaiki citra perusahaan. Huawei akan melayangkan undangan bagi media AS untuk melihat langsung kantor dan pusat risetnya.

{Baca juga: Amerika Tuduh Huawei Penipu dan Pencuri Teknologi}

Dilansir Reuters, seperti dikutip Telko.id, Rabu (06/03/2019), gugatan itu tak ubahnya aksi balasan atas tudingan AS terhadap Huawei. Selama ini, AS menuding produk-produk Huawei sebagai sarana mata-mata bagi pemerintah China.

Masalah yang melibatkan Huawei bukan hanya memicu ketegangan antara AS dan China, tetapi antara China dan Kanada. Pada 1 Desember 2018, CFO Huawei, Meng Wanzhou, diamankan saat berada di bandara Vancouver, Kanada.

Penangkapan dilakukan terkait dugaan pelanggaran sanksi AS dan tudingan Huawei menjadi mata-mata pemerintah China. Menyikapinya, pemerintah China menuding AS melakukan manipulasi politik dengan menuduh Huawei.

{Baca juga: Media Diajak “Study Tour” ke Markas Huawei, Ada Apa?}

Mereka menyatakan bahwa AS menyalahgunakan hukum untuk memojokkan Huawei dan Negeri Tirai Bambu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, menyebut AS punya motivasi dan manipulasi politik sangat kuat. (SN/FHP)

Kini, Facebook Izinkan Pengguna Berbelasungkawa Lewat Tribute

Telko.id, Jakarta – Facebook segera memperkenalkan fitur baru yang unik dan inovatif. Fitur Facebook bernama Tribute itu berguna untuk mengucapkan belasungkawa kepada pemilik akun Facebook yang meninggal dunia.

Nantinya, di akun yang pemiliknya telah meninggal dunia akan memiliki penandaan khusus sebagai Tribute. Fitur baru tersebut memang belum secara resmi rilis, tapi pengguna segera bisa mengaksesnya.

Menurut laporan Mashable, seperti dikutip Telko.id pada Rabu (06/03/2019), sebelum fitur itu muncul, pengguna hanya dapat mengucapkan pesan terakhir kepada mendiang melalui linimasa akun.

{Baca juga: Two-Factor Authentication Facebook Ancam Keamanan Data Pengguna?}

Namun lewat implementasi Tribute, keinginan dan pesan pengguna bakal muncul di bagian khusus yang terpisah dari linimasa. Sebab, fitur Tribute merupakan ruang khusus di kolom Profile milik pengguna yang telah meninggal.

Facebook menyatakan bahwa teman maupun keluarga dapat mengunggah cerita, memperingati ulang tahun, berbagi kenangan, dan banyak lagi dengan mendiang di kolom Tribute.

{Baca juga: Kabel Bawah Laut Microsoft dan Facebook Pecahkan Rekor}

Facebook juga mengubah cara untuk berinteraksi dan mengelola bagian Tribute. Pengguna bisa melihat siapa yang menandai almarhum dan memilih untuk menghapusnya.

Facebook sendiri masih belum memberikan informasi rinci, soal apakah fitur Tribute dapat digunakan pada perangkat Android dan iOS atau tidak. Sebelumnya, Facebook dilaporkan akan meluncurkan fitur privasi bernama Clear History pada akhir 2019. Fitur itu bisa untuk menghapus informasi pengguna yang dihimpun dari aplikasi pihak ketiga. (SN/FHP)

Sang Penemu Kalkulator, Jerry Merryman Berpulang

Telko.id, JakartaPenemu kalkulator, Jerry Merryman meninggal dunia pada usia 86 tahun. Jerry Merryman meninggal dunia pada 27 Februari 2019 lalu di sebuah rumah sakit di Dallas, Amerika Serikat.

Ia mengembuskan napas terkahir karena menderita komplikasi gagal jantung dan ginjal. Dilansir NBC News, dikutip Telko.id, Rabu (06/03/2019), putri tirinya, Kim Ikovic menyebut bahwa Merryman dirawat di rumah sakit sejak akhir Desember 2018.

Merryman diopname usai mengalami komplikasi selama operasi pemasangan alat pacu jantung. Ia adalah satu dari tiga orang yang bekerja sama menghasilkan penemuan kalkulator genggam saat bekerja di Texas Instruments di Dallas.

{Baca juga: Waspadalah Orang Tua! Cek Aplikasi “Kalkulator Rahasia” di Ponsel Anak}

“Merryman adalah orang paling cerdas. Pemikirannya benar-benar luar biasa dan cemerlang. Ia memiliki ingatan yang kuat dan kemampuan mampu mendapatkan formula, informasi, di hampir semua subjek,” kata mantan koleganya, Vernon Porter.

Pada 2013, dirinya pernah mengisahkan penemuan kalkulator genggam kepada NPR. The Smithsonian menyebut, bahwa Merryman dan dua rekannya telah membuat kemajuan berarti untuk mengajukan paten pada September 1967.

{Baca juga: Duh, Facebook Sebut Anda Sudah Meninggal}

Merryman sendiri lahir pada 17 Juni 1932. Ia tumbuh di Hearne di Texas, dan pada usia 11 tahun ia telah menjadi tukang reparasi radio. Ia menempuh pendidikan di Texas A&M University di College Station, meski tidak pernah dinyatakan lulus sebagai sarjana.

Setelah bekerja untuk departemen oseanografi dan meteorologi universitas dan pangkalan minyak di Teluk Meksiko, ia mulai bekerja di Texas Instruments pada 1963. Putrinya, Melissa Merryman, menyebut sang ayah sebagai pria yang rendah hati. (SN/FHP)

Samsung Galaxy S10 Resmi Meluncur di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Menandai tahun ke-10 kehadiran Galaxy di Indonesia, Samsung secara resmi meluncurkan Galaxy S10 di Indonesia. Sesuai dengan peluncuran global sebelumnya, Samsung Galaxy S10 Series hadir dalam tiga varian, yakni Galaxy S10, Galaxy S10 Plus, dan Galaxy S10e.

President Samsung Indonesia, JaeHoon Kwon mengatakan, Samsung berhasil menetapkan standar baru pada sebuah smartphone dengan beragam pembaharuan dan peningkatan kecerdasan pada fitur unggulannya.

“Beragam fitur unggulan tersebut dihadirkan untuk menunjang kebutuhan next generation-dimana mereka tidak pernah takut menjadi yang pertama mengadopsi tren, serta terbuka pada hal baru, dinamis dan terus terkoneksi,” ujar Jaehoon Kwon di Jakarta, Rabu (6/3/2019).

{Baca juga : “Tompel” Galaxy S10 Bisa Dihilangkan, Begini Caranya}

Lebih lanjut, Bernard Ang, IT & Mobile Business Vice president Samsung menjelaskan, Galaxy S10 dan Galaxy S10+ menjadi ponsel pertama buatan Samsung yang memiliki teknologi sensor pemindai sidik jari di dalam layar. Selain itu juga yang pertama bagi Samsung dengan menggunakan chipset Exynos 9820 dan kamera depan dengan desain berlubang pada layar.

“Untuk pertama kalinya juga Samsung merilis Galaxy S Series dalam tiga varian, karena terakhir kali seri ini hanya hadir dalam dua varian, yakni Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus. Ketiga seri Galaxy S10 ini memiliki perbedaan pada ukuran layar, kapasitas baterai, teknologi sensor sidik jari, dan jumlah kamera,” ujar Bernard.

Galaxy S10 dan Galaxy S10 Plus tampil dengan layar Infinity-O berukuran 6,1 inci dan 6,4 inci, kedua sisi layarnya melengkung. Sedangkan untuk Galaxy S10e memiliki ukuran layar yang lebih kecil, yakni 5,8 inci, namun bentuk layarnya datar alias tidak memiliki lengkungan di kedua sisinya.

Kamera belakang Galaxy S10 dan Galaxy S10+ dibekali tiga modul, namun untuk kamera selfie, Galaxy S10 hanya dibekali satu kamera depan, sementara Galaxy S10 Plus punya dua kamera depan. Untuk Galaxy S10e dibekali dual kamera belakang dan satu kamera depan.

{Baca juga : Kualitas Kamera Galaxy S10+ Setara dengan Mate 20 Pro}

Jenis sensor kamera utama yang diusung Galaxy S10 Plus, yaitu wide (f/1.5), tele (f/2.4), dan ultra wide-angle (f/2.2) 123 derajat. Tiga kamera ini memiliki resolusi berturut-berturut 12 MP, 12 MP, dan 16 MP. Untuk resolusi kamera depannya adalah 10MP (f/1.9) dengan fitur anti-goyang OIS dan dual-pixel autofocus. Khusus untuk S10+, terdapat kamera selfie kedua dengan resolusi 8 MP dengan aperture f/2.2 untuk live focus. Kamera selfie pada tiga lini Galaxy S10 ini memiliki fitur dual pixel autofocus untuk hasil video yang lebih baik.

Galaxy S10 juga dibekali dengan pemindai sidik jari di layar Fitur fingerprint scanner juga menjadi pembeda. Fitur pengaman tersebut terletak di dalam layar untuk Galaxy S10 dan S10+. Sedangkan pemindai sidik jari Galaxy S10e ditempatkan di tombol power, yang terletak di sisi kanan ponsel. Fitur in-display fingerprint pada S10 dan S10+ disebut Samsung menggunakan teknologi ultrasonik yang diklaim lebih aman dan cepat. (MS)

Telkomsel Jamin Penataan Ulang Frekuensi Tak Ganggu Layanan

0

Telko.id, Jakarta –  Telkomsel akan melakukan proses penataan ulang frekuensi radio (refarming) 800 MHz dan 900 Mhz sejak tanggal 25 Februari 2019 hingga 2 April 2019. Telkomsel menjamin selama penataan ulang frekuensi, tidak akan mengganggu layanan pelanggan.

Telkomsel melaksanakan refarming di bawah pantauan Kominfo dengan perencanaan, eksekusi dan pemantauan ketat terhadap performansi jaringan mereka.

Proses penataan frekuensi 800 MHz dan 900 MHz dilakukan di 42 cluster secara nasional yang mencakup 34 provinsi di Papua, Maluku, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Sumatra, dan Jawa.

“Frekuensi itu bagaikan urat nadi bagi penyelenggara jaringan seluler, untuk itu kami menangani secara serius refarming untuk mengoptimalkan sumber daya frekuensi,” kata Vice President Technology & System Telkomsel Indra Mardiatna.

Indra mengemukakan keoptimisannya akan kesukseskan proses refarming ini. Menurutnya, Telkomsel sebelumnya telah berhasil melakukan penataan ulang frekuensi radio di spektrum berbeda.

“Berdasarkan pengalaman tersebut, kami optimis proses refarming kali ini juga dapat kami lakukan dengan lancar tanpa mengalami gangguan yang berarti,” ujar Indra.

{Baca juga: Kominfo Tata Ulang Frekuensi Telkomsel dan Indosat}

Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan dan meminimalisasi dampak di sisi pelanggan, maka refarming dilaksanakan pada saat trafik jaringan rendah yaitu pukul 23.00 sampai pukul 02.00 keesokan harinya.

Selain itu, saat proses refarming dilakukan pada frekuensi 800 MHz dan 900 MHz, pelanggan tetap dapat menggunakan band spektrum lain seperti 1800 MHz, 2100 MHz dan 2300 MHz sehingga layanan Telkomsel dapat tetap dinikmati dengan baik.

Untuk diketahui, penataan ulang frekuensi yang dilakukan Telkomsel ini sesuai dengan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 998 Tahun 2018 dan Kepdirjen SDPPI Kominfo Nomor 29 Tahun 2019.

Foto: Telkomsel

Disitu dikatakan bahwa penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler wajib melakukan penataan ulang pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHz yang saat ini terpisah (non-contiguous).

Penataan ulang bertujuan agar diperoleh penetapan pita frekuensi radio yang berdampingan (contiguous) untuk seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler pengguna pita frekuensi radio tersebut.

{Baca juga: Pengguna Aktif mBanking Telkomsel Capai 10 Juta Nasabah}

Dengan demikian, setiap operator memiliki keleluasaan dalam memilih teknologi seluler dan jenis pengkanalan yang paling sesuai dengan kondisi trafik layanan selulernya pada suatu area tertentu.

Pada akhirnya masyarakat pengguna layanan seluler dapat menikmati kualitas yang lebih baik khususnya pada wilayah-wilayah yang mengalami kepadatan jaringan (congestion). [HBS]

 

Dalam 3 Tahun, Vivo Yakin Susul Samsung dkk di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta Vivo menyatakan bahwa 3 tahun ke depan mereka ingin menjadi penguasa di industri smartphone Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh CEO Vivo Indonesia, Allan Feng yang mengatakan jika pihaknya memasang target ingin menjadi nomor 1 pada tahun 2022 mendatang.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara dengan pangsa pasar yang penting bagi mereka. Untuk itu, pihaknya akan menambah kapasitas produksi dan memasang target ingin menjadi merek smartphone pertama di Indonesia.

“Hal ini akan membuka lebih dari 1000 kesempatan lapangan kerja, dan pada 3 tahun ke depan target kami adalah menjadikan Vivo sebagai brand nomor 1 di Indonesia,” ucap Allan usai acara peluncuran Vivo V15 di Taman Air Sribaduga, Purwakarta, Selasa (05/03/2019).

{Baca juga: Review Vivo V15: Inovatif dengan Kamera Selfie Pop-up}

Tahun lalu, berdasarkan data lembara riset IDC, brand tersebut berada di posisi empat di bawah Samsung, Xiaomi, dan Oppo. Untuk menyusul tiga brand tersebut dan menjadi nomor 1, Allan mengatakan jika mereka akan menerapkan sejumlah inovasi dan strategi, salah satunya adalah mengubah gerai Vivo Store.

Allan menyatakan, pada tahun ini mereka akan mengubah lebih dari 300 gerai resmi. Nantinya, akan ada inovasi baru di gerai tersebut yang diklaim akan memanjakan para pelanggan.

“Pada tahun 2019 ini lebih dari 300 gerai resmi di Indonesia akan ditingkatkan menjadi 3.0 Experience Zone. Kami ingin menyediakan lebih banyak lagi pengalaman dalam berbelanja. Kami juga akan berfokus pada pengembangan trainer kami untuk tumbuh bersama partner retail kami,” tutur Allan.

{Baca juga: Setelah V15, Giliran Vivo V15 Pro yang akan Diluncurkan?}

Selain itu, brand asal China itu juga di tahun ini telah meningkatkan kapasitas produksi smartphone hingga 200 persen. General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia, Edy Kusuma menyampaikan, saat ini kapasitas produksi mereka di pabrik yang ada di Cikupa, Tangerang telah mencapai 800.000 unit per bulan.

Basis produksi masih difokuskan untuk memenuhi permintaan domestik terhadap sejumlah seri smartphone, antara lain V11 dan V11 Pro, V15, maupun rangkaian seri Y seperti Y91 dan Y95.

“Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Vivo. Apalagi permintaan masyarakat terhadap produk-produk Vivo juga semakin tinggi. Makanya untuk kapasitas produksi telah kami tingkatkan hingga 200 persen,” kata Edy Kusuma. (NM/FHP)

Xiaomi Resmi Luncurkan Redmi Go di Indonesia, Harganya?

0

Telko.id, Jakarta – Xiaomi resmi membawa smartphone Android Go pertamanya ke Indonesia, yakni Redmi GoSmartphone ini masuk ke segmen entry-level, dan Xiaomi membanderol harga Redmi Go mencapai Rp 899 ribuan.

Redmi Go mengusung spesifikasi yang terbilang standar, dan dipadu oleh sistem operasi ringan dari Google yang telah dioptimalkan untuk menghemat ruang penyimpanan dan penggunaan data.

Redmi Go mengusung desain standar, dan belum mengadopsi desain fullscreen beraspek rasio 18 : 9. Smartphone ini memiliki layar berukuran 5 inci dengan resolusi HD (720 x 1280 piksel) dan aspek rasio 16 : 9.

{Baca juga: Xiaomi Ungkap Puluhan Fitur Baru MIUI 11, Apa Saja?}

“Xiaomi memperluas pilihan smartphone entry-level dengan menghadirkan Redmi Go,” ujar Country Head Xiaomi Indonesia, Steven Shi dalam keterangan resminya.

Di sektor dapur pacunya, digunakan prosesor quad-core 1,4 GHz Snapdragon 425, RAM  1GB, ROM 8GB, baterai berkapasitas 3,000 mAh dan sistem operasi Android 8.1 Oreo (edisi Go). Smartphone tersebut telah dibekali kamera depan beresolusi 5MP aperture f/2.2 dan kamera belakang 8MP aperture f/2.0.

“Ini dapat menjadi pilihan yang cocok bagi para pengguna yang ingin mengganti feature phone mereka ke smartphone yang praktis dan terjangkau,” jelas Steven.

{Baca juga: Xiaomi Mi 9, Smartphone Android Terkencang Saat Ini}

Xiaomi memberikan dua opsi warna, yakni Black dan Blue bagi Redmi Go. Smartphone ini juga hadir dengan bundling hasil kerja sama dengan Indosat Ooredoo.

Dalam bundling tersebut, pengguna akan mendapatkan akses unlimited untuk YouTube dan aplikasi media sosial selama setahun, plus kuota utama sebesar 12 GB. Redmi Go akan tersedia secara eksklusif melalui flash sale di situs ecommerce JD.ID pada 11 Maret mendatang pada pukul 10.00, dan pre-order melalui situs resmi Xiaomi Indonesia di waktu yang sama.

Sedangkan untuk ketersediaan secara offline, Xiaomi akan menjualnya pada 20 Maret mendatang di Mi Store dan juga Indosat Ooredoo Store. (FHP)

Kalah Koki, Supir Uber Ini juga Punya ‘Menu Unik’ untuk Penumpangnya

Telko.id, Jakarta – Seorang driver atau supir Uber mendadak viral di dunia maya setelah diketahui menawarkan menu khusus kepada para penumpangnya. Menunya pun bukan sembarang menu, apalagi berhubungan dengan makanan. Sebaliknya, George Ure, demikian sang driver dipanggil, menawarkan menu berupa pilihan dalam berkendara. Maksudnya?

Ya, alih-alih sekedar menjemput dan mengantar ke tempat tujuannya, pria berusia 38 tahun ini malah memberi pilihan kepada para penumpannya untuk memutuskan sendiri kondisi berkendara seperti apa yang diinginkan.

Mengutip halaman BuzzFeed, setidaknya ada empat “menu” berkendara yang disiapkan Ure bagi penumpangnya, termasuk “The Silent Ride,” “The Therapy Ride,” “The Stand Up [Ride], dan “The Creepy Ride.”

{Baca juga: Uber Gugat Kebijakan Pemerintah New York, Terkait Apa?}

Tidak ada penjelasan mengenai Silent Ride di menu, namun kemungkinan besar ia akan membuat penumpang sepenuhnya memiliki ruang sendiri disini. Sementara tiga lainnya, seperti tertulis dalam menu, akan melibatkan lelucon atau hal-hal lucu, mungkin sedikit nasehat hingga sedikit nuansa horor.

“Saya akan diam. Saya hanya akan melihat Anda berulang kali dari kaca spion.” Ure mendeskripsikan Creepy Ride.

‘Menu’ tak biasa yang ditawarkan Ure kepada para penumpang sendiri pertama kali diungkap dan disebarluaskan oleh penumpang bernama Luis Arguijo. Pemuda 21 tahun ini langsung dibuat terkesan setelah mendapati menu tersebut. Diapun mengambil foto dan mengunggahnya di Twitter. Sejak saat itu, menu Ure pun viral, dengan lebih dari sejuta like dan 120.000 retweet.

Ure, yang telah menjadi driver Uber selama tiga bulan mengatakan kepada BuzzFeed News bahwa dia terinspirasi untuk mencetak menu nyata setelah bercanda tentang hal itu dengan penumpang.

{Baca juga: 8 Kejadian Kocak Naik Ojek Online, Nomor 3 Asli Bikin Tepuk Jidat}

Ure bahkan berkonsultasi dengan seorang teman yang bekerja sebagai koki, tentang bagaimana menata semuanya seperti menu restoran. Dia kemudian mencetak 20 salinan, dan meninggalkannya di kursi belakang agar ditemukan oleh para penumpang.

Sementara itu, Arguijo mengungkap bahwa sementara menu itu mungkin terdengar lucu, mereka dikejutkan dengan betapa bijaksananya menu itu.

“Kami bisa mengatakan bahwa dia benar-benar peduli tentang kepuasan para penumpangnya dan kami menghormatinya karena itu tidak pernah terjadi pada kami,” katanya.

Lantas, mana diantara keempat menu itu yang paling banyak dipilih penumpang? Ure menyebut Silent Ride dan Stand Up paling banyak diminati. Dia pribadi lebih suka kondisi berkendara di mana dia dapat berbagi cerita seputar kehidupan konyolnya.

Xiaomi Ungkap Puluhan Fitur Baru MIUI 11, Apa Saja?

Telko.id, Jakarta – Xiaomi baru-baru ini mengungkapkan serangkaian fitur-fitur terbaru yang sedang dikembangkan untuk MIUI 10 dan sistem operasi terbaru yang akan mereka luncurkan, MIUI 11. Brand asal China ini mengumumkan puluhan fitur baru tersebut lewat forum MIUI.

Dilansir Telko.id dari Gizchina, Rabu (06/03/2019), Xiaomi menampilkan fitur-fitur baru yang sedang dalam pengembangan, masih dievaluasi oleh tim R&D, sampai fitur yang telah tersedia di ROM MIUI versi China.

Beberapa diantaranya yang telah diluncurkan di ROM versi China dan akan tersedia untuk ROM Global adalah fitur yang mungkinkan pengguna tetap melihat lockscreen sebelum masuk layar utama meski smartphone telah terbuka kuncinya.

{Baca juga: Asyik! MIUI 10 Dukung Aplikasi Google Camera Tanpa Root}

Kemudian, adanya efek suara yang baru serta dukungan dari Dolby. Xiaomi juga menghadirkan kemampuan agar face unlock dan sensor sidik jari bisa bekerja secara bersamaan atau simultan.

Selain itu, pengguna juga dapat mengaktifkan layar smartphone melalui perintah suara, mirip ketika pengguna mengaktifkan smartphone saat memberikan perintah ke Google Assistant. Dihadirkan juga Dark Mode yang pertama kali diperkenalkan pada Xiaoimi Mi 9.

Sementara untuk fitur yang sedang dikembangkan, dan segera dihadirkan untuk MIUI 10 dan MIUI 11 adalah, kemampuan sistem untuk menghapus file apk ketika pengguna telah selesai melakukan install aplikasi.

{Baca juga: Xiaomi Mi 9, Smartphone Android Terkencang Saat Ini}

Lalu, ada Child Mode, Stereo Bluetooth di dalam game, menampilkan kontak darurat di lockscreen, animasi baru ketika melakukan chargingrecycle bin khusus untuk foto, dan beragam fitur lainnya.

Sedangkan fitur yang masih dalam evaluasi, beberapa di antaranya adalah hadirnya warna baru pada User Interface (UI), integrasi dengan layanan pembayaran pihak ketiga, pengaturan kartu SIM default untuk setiap kontak yang dihubungi, dan lainnya.

Nah, untuk daftar lengkap fitur yang akan hadir di MIUI 10 dan MIUI 11, Anda bisa menuju forum MIUI untuk melihatnya. (FHP)