Telko.id, Jakarta – Ada kabar mengejutkan dari Facebook Indonesia. Mereka mengonfirmasi bahwa Sri Widowati telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Country Director Facebook Indonesia.
Menurut keterangan resmi dari pihak Facebook Indonesia, perempuan yang akrab disapa Wido ini telah mengundurkan diri dan mengembangkan karirnya di tempat lain.
“Wido telah memutuskan untuk mengembangkan karirnya di luar Facebook,” kata Juru Bicara Facebook kepada Tim Telko.id pada Kamis (28/03/2019)
Diungkapkan bahwa perusahaan menerima keputusan Wido dan berterimakasih atas dedikasinya menjadi orang nomor 1 di Facebook Indonesia selama tiga tahun.
“Kami berterima kasih atas dampak positif yang telah Wido berikan selama tiga tahun terakhir dalam membantu menjalankan program-program Facebook di Indonesia dan kami berharap agar kesuksesan selalu menyertai langkah Wido ke depannya,” tambahnya.
{Baca juga: Tak Ada Data Pengguna Facebook Indonesia di Cambridge Analytica}
Hingga kini pihak Facebook mengaku belum menemukan pengganti Wido. Saat ini perusahaan masih mencari pengisi kursi kosong yang ditinggalkan Wido. “Belum, masih dalam proses saat ini,” kata Juru Bicara Facebook.
Sri Widowati ditunjuk sebagai bos Facebook Indonesia pada Maret tahun 2016 silam. Selama bekerja, Wido fokus mendorong dukungan untuk bisnis internasional maupun di Indonesia dalam beragam industri seperti e-commerce, consumer goods atau produk konsumen, layanan finansial dan teknologi atau telekomunikasi.
{Baca juga: Sudah Dapat SP II, Kiprah Facebook di Indonesia Masih Aman}
Selama beberapa tahun belakangan, perusahaan telah mengalami pertumbuhan mencapai dua digit di Indonesia. Sedangkan Instagram, yang juga dinaunginya, telah berkembang 100% dari tahun sebelumnya.
Ketika itu, Instagram sendiri baru saja mengumumkan bahwa komunitasnya di Indonesia telah mencapai 22 juta, atau tumbuh sebesar 100% dibanding tahun sebelumnya. [NM/HBS]




MacMillan menjabat sebagai chairman, presiden, dan CEO Hologic sejak Desember 2013. Hologic sendiri merupakan produsen alat kesehatan dan diagnostik yang berbasis di Marlborough, Massachusetts. Tahun 2018 kemarin, lulusan Harvard Business School ini mendapat gaji sebesar U$42.04 juta atau setara Rp 598 miliar.
Richard B. “Rich” Handler adalah seorang pebisnis AS yang saat ini menjabat sebagai presiden dan CEO Jefferies Group, sebuah perusahaan investasi dan perbankan yang berbasis di New York, AS. Tahun 2018 lalu, alumni Stanford University ini mendapat gaji US$44.67 juta atau sekitar Rp 635 miliar.
Robert A. “Bob” Iger menjabat sebagai pimpinan tertinggi di The Walt Disney Company sejak tahun 2000. Iger terlibat dalam pengambilan alih Pixar pada tahun 2006 setelah periode ketegangan dengan studio animasi tersebut. Tahun 2018 lalu, Iger mendapatkan gaji sebesar US$65.65 juta atau sekitar Rp 934 miliar.
David M. Zaslav adalah presiden sekaligus CEO Discovery Inc., Ia menduduki posisi ini sejak Januari 2007, dengan raihan salah satunya mengakuisisi Scripps Networks Interactive. Tahun 2018 lalu, mantan eksekutif NBC Universal ini mengantongi gaji US$129 juta atau sekitar Rp 1,8 Triliun.