spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1322

7 Bukti Kalau Kreatif Itu Dimulai Sejak Zaman Baheula

Telko.id, Jakarta – Kreativitas dalam dunia periklanan sepertinya telah menjadi harga mati. Apalagi di era digital seperti saat ini. Tak heran, berlomba-lomba dalam menghasilkan sesuatu yang kreatif pun kerap dilakukan demi menggaet animo massa. Tujuannya satu, membuat mereka ingat kalau perlu lekat dengan produk yang diiklankan.

Iklan sendiri dianggap penting dalam memasarkan suatu produk, lantaran lewat iklan inilah perusahaan dapat memperkenalkan produknya kepada konsumen. Nah, jika saat ini kita sudah bisa menemuinya di banyak platform, mulai dari media cetak hingga elektronik, dulu lain ceritanya. Media cetak masih jadi media utama.

Well, kalaupun ada satu kesamaan yang tetap bertahan dari dulu hingga sekarang, itu adalah masalah kreativitas. Nggak percaya? Yuk, intip 8 iklan jaman dulu, yang jadi bukti bahwa kreatif itu sudah dimulai dari jaman baheula.

{Baca juga: 6 Foto Ini Buktikan Perbedaan Itu Indah, Sungguh Terjadi!}

Dari jaman dulu sampai sekarang, yang namanya balsem kalau kena mata itu periiih….

Naik pesawat di bandara itu biasa. Yang nggak biasa adalah naik Vespa….

Indomie…. dulu tampilanmu begini

Ketika permen jadi lambang kesuksesan. Bukan Jaguar apalagi cincin emas segede gaban…

Eitss…. jangan ketukar sama Bengawan Solo yang menyediakan kopi-kopi itu ya… yang ini ibu-ibu punya

Hmmm….. beneran ini balsem bisa diminum?

Namanya menunjukkan identitasnya…. 

“Shoppertainment”, Konsep Belanja Menyenangkan ala Lazada

Telko.id, SingapuraE-commerce Lazada mengukuhkan diri bahwa mereka bukan cuma platform berbelanja saja, tapi juga sebagai platformShoppertainment”. Diungkapkan CEO Lazada Group, Pierre Poignant, shoppertainment merupakan konsep dari mereka untuk mengejar para pengguna millenial di Asia Tenggara yang suka dengan hiburan.

“Kami tidak ingin menjadi platform jual beli yang sederhana. Pengguna millenial di kawasan ini sangat memperhatikan sisi hiburan,” katanya di acara LazMall Brands Future Forum, di Singapura, Kamis (21/03/2019).

Konsep ini memungkinkan pengguna untuk tidak hanya mencari produk dan membelinya saja, tapi juga mendapat hiburan yang menyenangkan.

{Baca juga: 3 Produk Terlaris yang Diincar Pengguna Lazada Indonesia, Apa Saja?}

Pengguna dapat berkomunikasi dengan penjual, melihat pertunjukan live streaming yang diadakan artis untuk menjelaskan produk, permainan yang seru, dan lainnya.

Di kesempatan yang sama, President Lazada Group, Jing Yin pun mengamini pernyataan Pierre. Menurutnya, shoppertainment merupakan “bumbu” bagi anak-anak muda di Asia Tenggara ketika berbelanja secara online.

“Pengguna dapat melihat penjelasan produk yang dijual dari KOL (Key Opinion Leader) atau influencer,” jelasnya.

Selain konsep shoppertainment, Lazada juga mengumumkan fitur-fitur yang dipercaya dapat memudahkan pengguna yang berbelanja, tapi juga penjual atau pengusaha. Seperti, layanan e-wallet dan juga Super eBusinesses.

Dikatakan Pierre, layanan e-wallet menggunakan teknologi atau engine dari Alipay. Sehingga fitur tersebut mampu menjadi layanan pembayaran yang baik dan terpercaya.

“Kami mengembangkan wallet di semua pasar kecuali Vietnam,” ucapnya.

{Baca juga: Asli, 10 Foto Ini Tunjukkan Belanja Online tak Selalu Berakhir Bahagia}

Sementara Super eBusinesses, adalah konsep yang sedang dikembangkan untuk memudahkan penjualan atau pengusaha UMKM hingga besar, lokal sampai internasional untuk mengembangkan bisnisnya.

Lazada sendiri sedang bersiap untuk merayakan hari jadinya yang ke-7 di tahun ini. E-commerce ini akan menyelenggarakan acara bertajuk “Lazada Super Party” yang serentak diadakan di 6 negara, yakni Indonesia, Vietnam, Thailand, Singapura, Filipina, dan Malaysia.

Deretan artis papan atas akan dihadirkan, seperti penyanyi asal Inggris, Dua Lipa hingga penyanyi asal Indonesia, yaitu Agnez Mo. (FHP)

Mobil Klinik Indosat Meluncur untuk Korban Banjir Sentani

0

Telko.id, Jakarta – Sebuah mobil klinik dan pelayanan kesehatan gratis dikirimkan Indosat Ooredoo untuk korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Mobil Klinik ini merupakan bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, sementara layanan kesehatan gratis merupakan kolaborasi Indosat Ooredoo dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Lewat Mobil Klinik Indosat Ooredoo yang bekerja sama dengan PMI, masyarakat terdampak bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis sehingga kami berharap mereka bisa segera pulih dari berbagai gangguan kesehatan yang mulai dialami di lokasi pengungsian,” ujar Group Head Corporate Communication Indosat Ooredoo, Turina Farouk.

Mobil Klinik Indosat Ooredoo disiapkan untuk melakukan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis, pemberian makanan tambahan dan kegiatan trauma healing/psiko-sosial untuk anak-anak. Selain itu dilakukan juga pembagian bantuan fasilitas komunikasi berupa kartu perdana dan pulsa gratis di lokasi pengungsian.

{Baca juga: Indosat Salurkan Mobil Klinik untuk Korban Banjir Madiun}

Indosat Ooredoo juga memberikan bantuan dompet pulsa bagi pelanggan terpilih di Jayapura, berlaku sampai dengan 1 April 2019. Dompet pulsa tersebut bisa langsung digunakan untuk menghubungi sanak saudara tanpa perlu mengaktifkan paket tertentu.

“Manajemen Indosat Ooredoo turut prihatin atas bencana banjir bandang yang menimpa masyarakat di Sentani Kabupaten Jayapura. Kami berkomitmen untuk membantu para korban bencana guna meringankan derita yang dihadapi,” kata Turina berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Rabu (21/03/2019).

Pelaksana Harian Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita, mengatakan PMI kembali bekerja sama dengan Indosat Ooredoo untuk membantu masyarakat terdampak bencana dan mempercepat pemulihan mereka. “Kami berharap kolaborasi ini memberikan manfaat, baik bagi masyarakat terdampak bencana maupun menjadi inspirasi pihak lain untuk turut memberikan bantuan,” tutur Ginandjar.

{Baca juga: Indosat Siapkan Mobil Klinik dan Telepon Gratis di Palu}

Sejak awal tahun lalu, Mobil Klinik Indosat Ooredoo telah diterjunkan di berbagai lokasi bencana alam, diantaranya: Banten, Cilegon, Lombok, Palu, Donggala, Sigi, Pandeglang, Lampung Selatan, Sukabumi, dan terakhir di Madiun.

Melalui program Mobil Klinik sebagai implementasi pilar CSR di bidang Kesehatan (Health) yang telah diinisiasi sejak 2007, Indosat Ooredoo telah memberikan bantuan kepada lebih dari 33.0000 korban bencana alam di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2018. [NM/IF]

Korsel Punya Cara Unik untuk Ingatkan Zombie Smartphone

Telko.id, Jakarta – Sebuah kota di Korea Selatan, yang memiliki tingkat pengguna smartphone tertinggi di dunia, membuat inovasi untuk mencegah kecelakaan akibat penggunaan perangkat tersebut. Caranya dengan memasang lampu yang dapat berkedip-kedip dan sinar laser di persimpangan jalan.

Hal ini dilakukan demi memperingatkan “zombie smartphone” agar melihat ke depan, sementara pengemudi mobil mengurangi kecepatan.

Para perancang sistem ini terinspirasi oleh kekhawatiran semakin banyaknya pejalan kaki yang terpaku pada ponsel dan mengakibatkan kecelakaan. Hal itu menjadikan Korea Selatan sebagai negara dengan angka kematian dan cedera jalan akibat kecelakaan di jalan, tertinggi diantara negara-negara maju.

Institut Teknik Sipil dan Teknologi Bangunan Korea (KICT) yang dikelola pemerintah, meyakini sistem lampu yang berkedip-kedip di persimpangan zebra dapat memperingatkan pejalan kaki dan pengemudi.

{Baca juga: 6.000 Pejalan Kaki Tewas Tahun Lalu, Gara-gara Smartphone!}

Selain lampu LED merah, kuning dan biru di trotoar, “smombies” atau zombie smartphone akan diperingatkan oleh sinar laser yang diproyeksikan dari kutub listrik dan peringatan yang dikirim ke ponsel oleh aplikasi bahwa mereka akan memasuki lalu lintas.

Sistem peringatan multi-dimensi dioperasikan oleh sensor radar dan dilengkapi dengan kamera termal seharga harga 15 juta won atau sekitar Rp 188 juta per persimpangan.

Hasilnya, pengemudi yang dingatkan melalui lampu yang berkedip terbukti efektif, yakni sebanyak 83,4 persen dalam pengujian yang melibatkan sekitar 1000 kendaraan.

Menurut data dari Sistem Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Korea Selatan, pada 2017, lebih dari 1600 pejalan kaki terbunuh dalam kecelakaan akibat mobil, yaitu sekitar 40 persen dari total kematian lalu lintas.

Untuk diketahui, Korea Selatan memiliki tingkat peneggunaansmartphone tertinggi di dunia. Menurut Pew Research Center, sekitar 94 persen orang dewasa di Korea Selatan memiliki perangkat pada tahun 2017. Sedangkan di Amerika hanya 77 persen dan 59 persen di Jepang.

{Baca juga: Di China Ada Jalur Khusus Pejalan Kaki Sambil Main Ponsel}

Untuk saat ini, sistem peringatan smombie dipasang hanya di Ilsan, sebuah kota yang berada sekitar 30 km barat laut ibukota, Seoul. Namun, diperkirakan akan dipasang tersebar di seluruh negeri.

Seorang warga Ilsan berusia 23 tahun, Kim Dan-hee, menyambut baik sistem tersebut. Sebab selama ini ia kerap terlalu asyik dengan smartphone sehingga tidak ingat untuk melihat lalu lintas.

“Cahaya yang berkelap-kelip ini membuat saya merasa aman karena itu membuat saya melihat-lihat lagi, dan saya berharap kita dapat memiliki lebih ini di kota lain,” katanya.

Sebelumnya, sistem serupa juga telah lebih dulu diterapkan di Israel, dimana pemerintah Kota Tel Aviv memasang lampu LED khusus di trotoar jalan raya. Lampu tersebut bernama Lampu Zombie yang berfungsi untuk melindungi para pejalan kaki yang berjalan tanpa bisa lepas dari penggunaan smartphone. [BA/IF]

Olympus Meluncurkan OM-D E-M1X, Kamera Dengan Kinerja Stabilitas Tertinggi di Dunia

0

Telko.id, Jakarta – Olympus mengumumkan penambahan seri OM-D baru yakni meluncurkan OM-D E-M1X. kamera ini digadang-gadang memiliki kinerja stabilisasi gambar tertinggi di dunia dengan 7,5 step dari kompensasi shutter speed.

Kamera Olympus OM-D E-M1X ini juga dilengkapi dengan Image Stabilization 5-axis terbaru yang menawarkan kinerja kompensasi terbaik di kelasnya untuk gambar dan film 4K.

“Seri OMD dikembangkan dengan OM-D E-M1X kelas profesional, disamping OM-D E-M1 Mark II. Perangkat ini menghadirkan kinerja stabilisasi gambar tertinggi di dunia dengan kecepatan rana (shutter speed) hingga 7,5 step,” ungkap  Sandy Chandra,  Marketing & Sales  Manager Olympus Customer Care Indonesia (OCCI)

{Baca juga : Olympus OM-D E-M1 Mark II, Kamera dengan Kemampuan Menembak Hingga 18fps}

Sandy menerangkan seri OM-D E-M1X diperkuat dengan prosesor gambar TruePic VIII ganda yang memungkinkan untuk Deteksi Subjek Cerdas. AF yang menggunakan teknologi deep learning dan handheld High Res Shot hingga 50MP

Lebih lanjut Sandy mengatakan bahwa dengan konstruksi pegangan vertikal terintegrasi, kamera profesional ini menawarkan holding yang aman dan operabilitas yang tinggi. Kamera ini semakin sempurna saat berpasangan dengan jajaran lensa M.Zuiko PRO yang menunjukkan kemampuan sebenarnya di mana portabilitas menjadi sangat penting, seperti dalam fotografi olahraga dan satwa liar.

Kamera ini juga dilengkapi dengan prosesor ganda yang  memungkinkan waktu start-up yang lebih cepat dan pemulihan dari sleep mode. Kamera juga mendukung dua slot kartu SD UHS-II berkecepatan tinggi untuk responsif kecepatan tinggi secara keseluruhan.

“Prosesor ini tidak hanya berkontribusi pada kamera yang lebih cepat, tetapi juga memungkinkan fungsi pemotretan terbaru seperti Handheld High Res Shot, Live ND, dan AF Deteksi Subjek Cerdas,” papar Sandy.

{Baca juga  : Olympus Membidik Pecinta Selfie Lewat Kamera PEN E-PL8}

Kamera ini juga dilengkapi dengan Sistem Sensor Lapangan dan GPS bawaan. Dimana OM-D E-M1X mempunyai sensor GPS built-in, sensor suhu, manometer dan kompas, yang secara kolektif dikenal sebagai ‘sensor medan’. Selain informasi lokasi seperti bujur dan lintang, sensor ini mendeteksi dan merekam suhu, ketinggian, dan arah kamera untuk menambahkan informasi pemotretan terperinci ke gambar

OM-D E-M1X sudah tersedia di Indonesia per 20 Maret 2019. SRP IDR 48,999,000 dengan penawaran special lensa PWP Lens Zuiko PRO. (MS)

Di Mesir, Robot Gantikan Anak Sebagai Joki Unta

Telko.id,Jakarta – Saat-saat dimana robot mulai menggantikan peran manusia sepertinya bakal segera terwujud. Sebuah robot joki, yang bisa dikendalikan dari jarak jauh kala mengikuti sebuah festival balap unta besar di Mesir timur laut, buktinya.

Robot ini dibuat setelah para pemilik unta mendapat tekanan akibat kampanye agar berhenti menggunakan pengendara anak dalam festival tersebut.

Panitia pun menerjunkan sekitar 20 robot seukuran anak-anak dengan lengan cambuk yang dapat dipicu dari kejauhan.

“Insya Allah, sejak setahun ini, tidak akan ada joki manusia, kecuali beberapa orang dewasa demi tradisi,” kata Eid Hamdan Hassan, kepala Federasi Unta Mesir, yang menyelenggarakan festival di gurun Sarabium di Ismailia.

{Baca juga: Bandara Ini Pakai Robot untuk Parkir Valet}

Untuk diketahui, beberapa negara Teluk telah melarang joki anak-anak dari olahraga tradisional Badui. Larangn itu muncul setelah kelompok HAM mengatakan anak-anak sering terluka dan beberapa anak yang menjadi joki merupakan anak yang diculik atau dijual oleh keluarga mereka.

Esam el-Din Atiyah, Presiden Federasi Balap Unta Afrika, termasuk Mesir, mengakui bahwa penunggang atau joki unta yang masih anak kadang-kadang terluka. “Organisasi hak asasi manusia mengatakan bahwa ini adalah eksploitasi anak,” katanya.

Secara pribadi, dia juga mendukung rencana para ilmuwan. Dia ingin Mesir mencontoh penggunaan robot, meski transisi itu mahal dan akan memakan waktu.

Para joki dalam festival balap unta, berusia 6 hingga 13 tahun dengan alasan ingin mempertahankan tradisi dan ikut berpartisipasi.

Sayed Mohamed (11) mengatakan, kemampuan anak-anak lebih baik daripada robot saat mengemudi mobil.

{Baca juga: Jepang Perkenalkan Robot Relawan di Olimpiade Tokyo 2020}

“Robot itu bekerja dengan baik pada unta yang tidak cenderung bersandar,” katanya.

Dalam festival ini, sekitar 150 unta diketahui ikut serta dan akan berkompetisi dalam delapan kategori jarak dari 5 hingga 15 km. Perusahaan mengklaim festival ini ditonton lebih dari 1000 penonton.

Sebelum acara dimulai, peserta setempat menyiapkan unta terbaik dan memberi makanan khusus. Semisal, kacang, jelai, pasta kurma, dan susu.

Seorang pemilik unta, Mohamed Mustofa mengatakan, unta yang menang dapat meningkatkan nilai jual unta.

“Ketika unta menang, anda bisa menjualnya dengan harga yang bagus, mulai 150.000 hingga 200.000 pound Mesir,” katanya. [BA/IF]

Jangan Kaget Ya, Bakal ada SMS Broadcast Konten Bela Negara

Telko.id – Program Bela Negara yang dicanangkan oleh Dewan Ketahanan Nasional (WANTANNAS) terus belanjut. Hal ini dilakukan karena kesadaran bela negara tidaklah dibawa sejak lahir, tetapi perlu ditumbuhkan secara terus menerus. Karena itu, pembinaan bela begara adalah upaya tanpa henti untuk menyesuaikan dengan tuntutan perubahan zaman.

Untuk itu, XL Axiata turut mendukung program tersebut salah satunya melalui layanan Short Message Services (SMS) broadcast berupa sosialisasi konten-konten yang bertema bela negara yang disebarluaskan ke seluruh pelanggan XL Axiata.

Chief Human Capital Officer XL Axiata, Rudy Afandi bersama dengan Sekertaris Jenderal Wantannas, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia dan PT XL Axiata, Tbk di Aula Serba Guna Gedung Graha BNPB, Jakarta hari ini. (20/3)

“Kami selalu berkomitmen untuk ikut turut ambil bagian dalam program-program yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia melalui layanan-layanan yang kami sediakan,” ujar Chief Human Capital Officer XL Axiata, Rudy Afandi dalam pernyataan tertulisnya.

Apalagi , menurut Ruby, keberadaan jaringan infrastruktur XL Axiata yang semakin meluas hingga ke pelosok-pelosok daerah, akan mempermudah  pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan edukasi  secara merata ke seluruh masyarakat di Indonesia lewat layanan yang disediakan.

Program “Bela Negara” yang dicanangkan oleh WANTANNAS ini berdasarkan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2018 tanggal 18 September 2018 tentang Rencana Aksi Bela Negara Tahun 2018-2019.

Sebagai informasi, program bela negara perlu dimasukan ke dalam kurikulum agar penerapannya efektif. Apalagi, kurikulum bela negara dinilai terbukti menjadi salah satu upaya untuk mencegah pengaruh negatif yang memengaruhi mahasiswa, seperti terorisme, paham radikal, dan narkotika. (Icha)

 

Anak-anak di Daerah 3T Lebih Giat Belajar Gara-gara Palapa Ring

Telko.id – Proyek Palapa Ring yang dikerjakan oleh pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Tekelomunikasi dan Informasi atau BAKTI memberikan peluang bagi anak-anak daerah 3T untuk memperluas pengetahuannya dengan mengakses internet.

“Kita ingin anak-anak kita belajarnya lebih luas lagi pengetahuannya dengan melihat di internet. Nelayan kita pendapatannya meningkat, ada aplikasi tentang lokasi ikan, dan mereka bisa pulang kalau berlayar. Kita ingin masyarakat berdagang lebih mudah, yang menjual maupun yang membeli lebih mudah, menghilangkan perantara,” kata Menkominfo Rudiantara dalama acara Festival Teknologi Palapa Ring di Ruang Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Rabu (20/03/2019).

“Tahun ini, alhamdulillah, bukan saja melaksanakan UNBK, tapi kami juga bisa menggelar Ujian Sekolah dan Ujian Madrasah Berbasis Komputer. Saat kami cek kecepatan internetnya, di laboratorium khususnya mencapai hingga 98 mbps (megabit per detik),” jelas Roziq.

Lebih lanjut ia menceritakan, sejak adanya akses internet di Natuna, anak muridnya rajin meminta akses internet di laboratorium komputer untuk materi pembelajaran.

“Kalau tengah malam juga, karena kebetulan saya tinggalnya dekat, dibuka juga. Waktu ujian sekolah berbasis komputer ini, saya pulang ke rumah jam 3 subuh,” tuturnya.

Tak hanya itu, Menkominfo berharap seluruh fasilitas masyarakat dapat meningkatkan layanan masyarakat yang lebih baik lagi dengan hadirnya Palapa Ring. “Jadi semua sendi kehidupan kita lebih baik, semua fasilitas masyarakat, puskesmas, rumah sakit, dapat melayani masyarakat kita lebih baik lagi,” jelas Menteri Rudiantara.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama Badan Aksesibilitas Tekelomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif mengatakan bahwa pemerintah membangun Palapa Ring sebagai sarana infrastruktur serat optik yang dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan koneksi internet ke daerah-daerah tersebut dengan bantuan operator.

“Pada saat itu Pak Menkominfo mencanangkan, proyek ini harus selesai sebelum Kabinet Kerja berakhir. Saat ini Palapa Ring Paket Barat dan Tengah sudah beroperasi penuh, sedangkan Paket Timur telah mencapai selesai 94% dan ditargetkan selesai pertengahan tahun 2019,” kata Anang.

Festival ini berlangsung secara live di tiga kota lokasi Proyek Palapa Ring, yaitu Kabupaten Natuna, Kabupaten Morotai, dan Kabupaten Sorong. Yang menarik adalah saat Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melakukan panggilan video dengan dua orang nelayan yang sedang melaut di wilayah Natuna.

Selain itu secara paralel juga dilakukan konferensi video di tiga daerah tersebut, di antaranya RSUD Kabupaten Natuna, Sentra Kelautan dan Perikanan Natuna, Kantor Bupati Morotai, dan Kota Sorong.

Selain konferensi video, RSUD Embung Fatimah di Kota Batam dan RSUD Kabupaten Natuna juga mendemonstrasikan pemanfaatan aplikasi TEMENIN, aplikasi komunikasi medis jarak jauh (telemedicine) dari Kementerian Kesehatan yang mampu melakukan konsultasi dan diagnosa jarak jauh antara dokter dan pasien. (Icha)

Setelah Indonesia, Redmi Go Diluncurkan di India

Telko.id, Jakarta – Redmi, sub-brand Xiaomi semakin aktif meluncurkan seri smartphone terbarunya. Setelah bulan lalu merilis Redmi Note 7 dan Redmi Note 7 Pro di India, hari ini Redmi kembali meluncurkan Redmi Go.

Redmi Go adalah smartphone Android Go pertama yang diluncurkan Redmi, setelah resmi lepas menjadi merek sendiri atau sub-brand Xiaomi.

Smartphone ini menjalankan system operasi Android 8.1 Oreo (Go Edition), dan dilengkapi dengan sejumlah aplikasi versi ringan, seperti Google Go, Files Go, Google Maps Go, YouTube Go, dan Gmail Go.

Selain itu, smartphone ini juga dilengkapi beberapa aplikasi bawaan dengan aplikasi lite seperti Facebook Lite, Messenger Lite, Twitter Lite, dan Ola Lite.

{Baca juga: Bos Xiaomi Ungkap “Fitur Terlupakan” Redmi Note 7, Apa Itu?}

Untuk spesifikasinya, Redmi Go memiliki layar LCD 5 inch HD dengan aspek rasio 16: 9, dan ditenagai chipset Snapdragon 425 SoC, RAM 1GB, dengan ruang penyimpanan 8GB.

Untuk pasar India, ponsel murah meriah ini memiliki varian slot terpisah untuk kartu microSD, sehingga pengguna tidak harus memilih antara kartu SIM tambahan atau penyimpanan tambahan.

{Baca juga: Pamer Kekuatan, Bos Xiaomi Pecahkan Kenari Pakai Redmi Note 7}

Smartphone Android Go ini dibanderol di India seharga INR4.499 ($ ​​65) atau sekitar Rp 922 ribu, dan akan mulai dijual mulai 22 Maret secara online di Mi.com, Flipkart, dan Mi Home.

Redmi Go sendiri sudah resmi diluncurkan di Indonesia pada awal bulan ini. Smartphone ini masuk ke segmen entry-level, dan Xiaomi membanderol harga Redmi Go di Indonesia Rp 899 ribuan. [HBS]

[HBS]

Stres di Luar Angkasa Bisa Bikin Astronot Terserang Herpes

Telko.id, Jakarta – Stres akibat penerbangan luar angkasa bisa melemahkan sistem imunitas tubuh para astronot. Menurut kajian Frontiers in Microbiology, hal itu juga bisa membangkitkan lagi virus yang “tertidur” seperti herpes.

“Penerbangan luar angkasa yang panjang dapat meningkatkan risiko medis selama misi-misi eksplorasi,” ujar peneliti Laboratorium KBR Wyle di Pusat Luar Angkasa Johnson AS Satish, K Mehta, seperti dilansir Fox News.

Penelitian yang dilakukan oleh lima peneliti NASA dan University of Colorado tersebut melibatkan 89 astronot. Namun, Mehta mengatakan, hanya enam astronot yang memunculkan gejala aktivasi virus yang menyebar secara luas.

{Baca juga: Tahun 2024, Astronot NASA akan Tinggal di Bulan}

Meskipun hanya sedikit yang mengalami kondisi reaktivasi virus, dikutip Telko.id pada Rabu (20/3/2019), durasi di luar angkasa menjadi perhatian badan antariksa Amerika itu sebagai faktor utama penyebab kemunculan lagi penyakit herpes.

Kondisi itu bertahan sebulan setelah para pilot pesawat luar angkasa kembali ke Bumi. “Para astronot NASA berada dalam kondisi mikro-gravitasi dan terpapar radiasi kosmik selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan,” terangnya.

Mehta melanjutkan, tantangan fisik semakin parah dengan faktor lain pemicu stres, semisal pemisahan sosial, terkurung, dan siklus tidur-bangun yang berganti. Produksi hormon di tubuh pun menjadi tak stabil.

{Baca juga: 7 Fakta Menarik Robot InSight yang Dikirim ke Mars}

“Virus herpes telah berkembang dalam diri manusia selama ribuan tahun dan menggunakan strategi canggih untuk menghindari respons imun tubuh inang. Risiko itu patut dipertimbangkan oleh perusahaan antariksa,” pungkasnya. [SN/HBS]

Sumber: Foxnews