spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1320

XL Axiata Bantu Korban Banjir Jateng dan Yogyakarta

0

Telko.id, Jakarta – PT XL Axiata menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Imogiri, Bantul Yogyakarta dan Purworejo, Jawa Tengah. Bantuan tersebut telah disalurkan sejak Selasa kemarin (19/02/2019).

Regional Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti mengatakan bahwa XL turut prihatin atas bencana longsor dan banjir yang terjadi di kedua wilayah tersebut.

Dalam bencana banjir dan longsor tersebut, ungkap Sofia, ada sejumlah karyawan XL juga yang turut menjadi korban.

“Karena itu, bantuan segera kami salurkan untuk ikut meringankan beban warga yang menjadi korban. Selain itu, kami memastikan layanan XL di beberapa titik terdampak longsor dan banjir tersebut tidak mengalami gangguan sama sekali dan tetap beroperasi,” ucap Sofia. 

{Baca juga: XL Axiata Dukung Ajang “Republic of IoT 2018”}

Bantuan tanggap darurat dari XL sendiri berupa bahan makanan, obat-obatan, dan selimut. Dalam menyalurkan bantuan, XL bekerjasama dengan aparat setempat untuk memastikan proses distribusinya sampai ke warga yang membutuhkan.

Pihak XL akan terus bersiaga baik dari sisi kesiapan jaringan maupun bantuan darurat lainnya untuk mengantisipasi dampak berkelanjutan dari perubahan cuaca ini.

Selain memastikan terpenuhinya pasokan bantuan tanggap darurat, XL pun akan terus memantau kondisi perangkat dan jaringan di area ini agar dapat terus beroperasi di situasi darurat bencana banjir dan longsor saat ini.

Perlu diketahui bahwa tingginya curah hujan menjadi pemicu utama terjadinya banjir dan longsor di beberapa area seperti Bantul dan Purworejo. Seiring dengan masih berlangsungnya musim penghujan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi banjir dan tanah longsor bisa terjadi di sejumlah area di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

{Baca juga: Jajal Jaringan 5G XL Axiata Gratis di Kota Tua, Yuks!}

Perlu diketahui bahwa Banjir melanda wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Minggu (17/03/2019) kemarin akibat hujan deras. Adapun dari bencana tersebut total ada 6.908 pengungsi dari dua provinsi tersebut. [NM/HBS]

Epic Games Gelontorkan Rp 1,4 Triliun untuk Bantu Developer

Telko.id, Jakarta – Epic Games begitu sukses lewat Unreal Engine dan Fortnite. Sebagai salah satu perusahaan dengan keuntungan terbesar di industri game, Epic pun berniat memberikan USD 100 juta atau Rp 1,4 triliun untuk membantu developer game lain untuk mengembangkan game.

Program yang dinamai Epic MegaGrants ini tidak hanya akan membagikan dana USD 100 juta untuk developer game, tapi juga konten kreator, serta murid, guru, dan developer tool.

Nantinya, masing-masing orang bisa mendapatkan dana mulai dari USD 5.000 atau Rp 70,6 juta sampai USD 500 ribu atau Rp 7,1 miliar.

Menariknya, Epic tidak akan memaksa sang developer untuk menerbitkan game mereka melalui Epic atau menjadikan karya sang penerima dana sebagai properti intelektual milik Epic.

“Di Epic kita sukses ketika developer sukses,” kata CEO Tim Sweeney dalam sebuah pernyataan resmi, seperti dilansir Digital Trends.

{Baca juga: Raup Rp 33,7 Triliun, Fortnite Kuasai Industri Game 2018}

“Dengan Epic MegaGrants, kami menanamkan investasi untuk mengembangkan komunitas Unreal Engine dan kami juga berkomitmen untuk membuka akses semua orang akan konten, tool, dan pengetahuan,” sambungnya.

Bagi developer yang ingin mendapatkan dana ini, mereka harus membuat game dengan Unreal Engine 4. Selain itu, mereka juga bisa membuat ulang game yang telah mereka buat dengan Unreal Engine 4.

Epic juga mencari orang atau pihak yang membuat film dengan Unreal Engine, serta orang-orang yang menggunakan engine itu untuk membuat desain produk, iklan, atau media hiburan lainnya.

Mereka juga akan memberikan dana pada orang-orang yang ingin melakukan porting dari berbagai tool ke Unreal Engine atau “peningkatan pada proyek open-source terkait grafik 3D yang telah ada.”

Persyaratan terakhir berarti, orang yang bisa mendapatkan dana ini tidak perlu menggunakan Unreal Engine pada proyeknya, selama proyek itu melibatkan grafik 3D.

{Baca juga: Jumlah Pemain Fortnite Hampir Sebanding Populasi Indonesia}

Epic menyebutkan, mereka akan menilai proposal yang mereka dapatkan berdasarkan kualitas dan keunikannya serta apa yang ditawarkan oleh proyek itu dalam industri 3D.

Program ini terbuka untuk developer global. Dan jika proyek Anda yang telah diterima mengalami perubahan, Anda bisa kembali menawarkan proposal program itu. [BA/HBS]

Sumber: Digital Trends

Kominfo Pertimbangkan untuk Blokir Game PUBG

Telko.id, Jakarta – Menanggapi rencana MUI yang ingin mengeluarkan fatwa haram bagi game Playerunknown’s Battlegrounds (PUBG), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan terbuka kemungkinan untuk blokir game PUBG ,jika ada pihak yang mengajukan permintaan tersebut.

Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa pihaknya bisa saja memblokir PUBG jika game tersebut berdampak buruk bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa Kominfo biasanya akan melakukan pengkajian atas sebuah laporan misalnya dari MUI ataupun pihak lainnya.

“MUI lembaga independen. Kalau memang (PUBG) dirasakan merusak, dikaji dulu, dan silahkan diajukan ke Kominfo. Kami siap menindaklanjuti permintaan pemblokirannya,” kata Semuel kepada wartawan, Kamis (22/03/2019).

{Baca juga: Dianggap Bawa Mudarat, MUI Bakal Haramkan PUBG?}

Kominfo sendiri tampaknya sudah melakukan komunikasi dengan MUI. Pasalnya Semuel mengaku jika dirinya telah berkomunikasi dengan Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh terkait wacana fatwa haram untuk PUBG. “Tadi saya sudah bicara juga dengan Asrorun Niam Sholeh” kata Semuel.

Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia kabarnya akan mengkaji game PUBG. Mereka akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram game PUBG, karena game tersebut dinilai telah menimbulkan mudarat atau dampak buruk.

Saat ini memang belum ada pihak yang mengajukan permohoan fatwa terkait game PUBG. Namun, menurut Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Zainut Tauhid Sa’adi pihaknya tidak mengabaikan fenomena PUBG. MUI bisa mempertimbangkan untuk segera melakukan pembahasan karena game ini sudah menimbulkan mudarat.

{Baca juga: Takut Ketagihan, Bocah 11 Tahun Minta PUBG Diblokir}

“Karena game PUBG ini sudah menjadi fenomena masyarakat, bahkan akibat dari game tersebut sudah menimbulkan mudarat, maka MUI akan segera menugaskan komisi penelitian dan pengkajian bersama-sama dengan komisi fatwa untuk melakukan pengkajian terhadap masalah tersebut,” kata Zainut kepada wartawan, Kamis (21/3/2019). [NM/HBS]

Dianggap Bawa Mudarat, MUI Bakal Haramkan PUBG?

Telko.id, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengkaji game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). Mereka akan mempertimbangkan untuk mengeluarkan fatwa haram atau tidak kepada game tersebut, karena PUBG dinilai telah menimbulkan mudarat atau dampak buruk.

Saat ini memang belum ada pihak yang mengajukan permohoan fatwa terkait game PUBG. Namun, menurut Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Zainut Tauhid Sa’adi pihaknya tidak mengabaikan fenomena PUBG. MUI bisa mempertimbangkan untuk segera melakukan pembahasan karena game ini sudah menimbulkan mudarat.

“Karena game PUBG ini sudah menjadi fenomena masyarakat, bahkan akibat dari game tersebut sudah menimbulkan mudarat, maka MUI akan segera menugaskan komisi penelitian dan pengkajian bersama-sama dengan komisi fatwa untuk melakukan pengkajian terhadap masalah tersebut,” kata Zainut kepada wartawan, Kamis (21/3/2019).

{Baca juga: Di Kota Ini, Main PUBG Bisa Ditangkap Polisi}

Zainut menambahkan MUI Pusat mengapresiasi MUI Provinsi Jawa Barat yang sudah berencana membahas dan menetapkan fatwa game PUBG. Nanti hasilnya akan dijadikan referensi bagi MUI Pusat.

“Terhadap MUI Provinsi Jawa Barat yang sudah ada rencana membahas dan menetapkan fatwa game PUBG, MUI Pusat memberikan apresiasi dan berharap hasilnya nanti diinformasikan terlebih dahulu ke MUI Pusat untuk dijadikan sebagai referensi dalam penetapan fatwa,” ujarnya.

{Baca juga: Gamers Ini Nyaris Tewas Gara-gara Kecanduan Main PUBG}

Game PUBG sendiri akhir-akhir ini semakin menjadi sorotan. Baru-baru ini, ada seorang gamers yang nyaris kehilangan nyawa akibat tergila-gila atau terlalu banyak main PUBG. Gamers asal India berusia 25 tahun tersebut tidak sengaja minum cairan acid atau asam, karena mengira cairan di botol tersebut adalah sebotor air mineral.

Menurut Dr. Manan Gogiya, dokter yang menyelamatkan nyawa pria asal Chhindwara ini menyatakan bahwa insiden itu terjadi ketika korban sedang bermain PUBG menggunakan smartphone di halaman. [NM/IF]

Artikel Dianggap Bawa Mudarat, MUI Bakal Haramkan PUBG? dan info teknologi terkini lainnya bisa Anda dapatkan di Telset.

Lazada Pastikan Data Pengguna Aman dari Hacker dan Dark Web

Telko.id, Singapura – Publik Indonesia sempat dibuat terkejut dengan adanya laporan yang menyatakan bahwa 13 juta akun Bukalapak diretas oleh hacker asal Pakistan, Gnosticplayers. Mencegah kejadian serupa terulang, salah satu e-commerce, Lazada langsung memastikan bahwa perlindungan data pengguna menjadi fokus mereka selama ini.

Dijelaskan Chief of Consumer Experience Officer Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo, pihaknya telah membangun dan memperkuat sistem keamanan di Lazada.

Selain itu, tim Security dan Risk Management juga dipastikan akan melindungi keamanan data dari pengguna.

“Kami telah membangun dan terus memperkuat sistem dan tim Security dan Risk Management untuk memastikan keamanan dan perlindungan data konsumen,” katanya, kepada tim Telko.id.

{Baca juga: “Shoppertainment”, Konsep Belanja Menyenangkan ala Lazada}

Sebelumnya, dilaporkan oleh The Hacker News bahwa hacker bernama Gnosticplayers mengklaim telah meretas puluhan situs populer dan menjual hasil retasannya di dark web. Total, hacker ini sudah mendapatkan 890 juta akun dari 32 situs populer.

Kemudian, ia menjual ratusan juta akun tersebut pada 6 dark web dalam empat putaran. Tiga diantaranya telah dilakukan pada bulan lalu pada dark web Dream Market. Sementara untuk putaran keempat, ada 27 juta akun pengguna yang siap dijual dari 6 situs lainnya.

Bukalapak sendiri mengakui bahwa memang ada upaya untuk peretasan pada beberapa waktu lalu. Akan tetapi, tidak ada data penting seperti password, data finansial atau informasi pribadi pengguna yang berhasil didapatkan.

{Baca juga: 3 Produk Terlaris yang Diincar Pengguna Lazada Indonesia, Apa Saja?}

Dihubungi tim Telko.id via pesan singkat, CEO dan Founder Bukalapak, Achmad Zaky menyatakan bahwa pihaknya selalu meningkatkan sistem keamanan di Bukalapak.

Itu dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna e-commerce tersebut, sekaligus memastikan data-data penting pengguna tidak disalahgunakan. (FHP)

Tawaran Internet Terjangkau dari Turbo Fiber untuk UMKM

Telko.id, Jakarta – Internet tak dimungkiri memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Apalagi di era digital seperti sekarang ini, dimana hampir sebagian orang telah melek teknologi dan serba terkoneksi. Kini, internet bukan saja digunakan untuk mencari informasi tetapi juga membantu pekerjaan sehari-hari, berwirausaha misalnya.

Dalam rangka mengakomodasi kebutuhan pengguna, penyedia layanan internet HTSnet menghadirkan Turbo Fiber sebagai solusi yang memudahkan pelanggan dalam mendapatkan layanan internet yang tak hanya cepat tetapi juga “bersahabat”. Layanan Turbo Fiber sendiri diklaim perusahaan cocok untuk digunakan bagi perusahaan kecil dan menengah.

“Kami memberikan harga khusus untuk memudahkan pelanggan dalam meminimalisir biaya pengeluaran perusahaan. Kualitas kami unggulkan, harga kami mudahkan, penanganan masalah kami prioritaskan,” kata Direktur Operasional HTSnet, Harijanto Pribadi.

Layanan Turbo Fiber sendiri boleh dibilang merupakan internet semi broadband karena mengombinasikan layanan broadband dengan layanan internet dedicated. Broadband menawarkan kecepatan tergantung trafik sehingga harganya terjangkau. Sementara dedicated, menawarkan kecepatan stabil namun harganya cukup mahal.

Untuk memperluas coverage layanannya, HTSnet menggandeng beberapa operator penyedia layanan fiber optik sebagai penyedia  infrastruktur jaringan.

“Ini juga memungkinkan perusanaan menawarkan harga yang lebih kompetitif karena tak perlu berinvestasi pada infrastruktur,” imbuh Harijanto.

Setidaknya ada tiga layanan Turbo Fiber yang ditawarkan HTSnet, termasuk Turbo Fiber 50 yang dibanderol seharga Rp1 juta; Turbo Fiber 100 yang diberi harga Rp1,5 juta; dan Turbo Fiber 200 dengan bandwith hingga 200Mbps dengan harga Rp 2,5 juta.

Saat ini, HTSnet yang didirikan pada 26 Juli 2010 silam telah memiliki lebih dari 4.000 pelanggan yang tersebar  di seluruh Indonesia. HTSnet telah memberikan layanan akses data dan solusi internet di berbagai macam bidang usaha seperti hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan, perguruan tinggi, perusahaan swasta nasional, dan kantor pemerintahan.

Activision Gandeng Tencent Rilis Call of Duty: Mobile

Telko.id, JakartaActivision mengumumkan kerja sama dengan penerbit game asal China, Tencent, untuk meluncurkan Call of Duty: Mobile. Kabar baiknya, game yang dibuat oleh Timi Studio milik Tencent ini bisa dimainkan secara gratis.

Peta, mode, senjata, dan karakter di game tersebut akan didasarkan franchise Call of Duty, termasuk Black Ops dan Modern Warfare.

Call of Duty: Mobile akan fokus pada fitur multiplayer kompetitif. Di sini, pengguna akan menemukan berbagai mode seperti Team Deathmatch, Search and Destroy, dan Free-For-All.

Menurut laporan BGR, pengguna juga akan menemukan berbagai peta klasik seperti Nuketown, Crash, dan Hijacked.

“Kami memberikan pengalaman bermain game first person action di perangkat mobile dengan grafik hebat dan gameplay khas Call of Duty,” kata VP of Mobile Activision, Chris Plummer.

“Bersama dengan tim Tencent, kami akan menyediakan berbagai peta, mode kompetitif, karakter yang familiar, dan senjata khas dari berbagai game dalam franchise ini untuk bisa dimainkan mobile,” sambungnya.

Sekarang, Anda baru bisa mendaftarkan diri untuk ikut serta dalam versi beta di CallofDuty.com. Activision mengatakan, mereka akan mengadakan beberapa sesi beta dalam waktu beberapa bulan ke depan sebelum mereka meluncurkan game ini.

Namun, tampaknya, versi beta dari game ini hanya tersedia untuk Android. Setelah diluncurkan, game ini bisa dimainkan di iOS dan Android. [BA/HBS]

Sumber: BGR

Buntut Teror di Selandia Baru, Facebook Ditinggal Pengiklan

Telko.id, Jakarta – Dua asosiasi bisnis di Selandia Baru, ANZA dan Dewan Komunikasi Komersil, mengimbau kepada sejumlah perusahaan untuk tak lagi beriklan di Facebook. Imbauan itu keluar pasca teror penembakan brutal yang menewaskan lebih dari 50 orang di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) lalu.

“ANZA dan Dewan Komunikasi Komersil mendorong para pelaku bisnis dan mitra pengiklan untuk mempertimbangkan lagi memasang tayangan komersial di Facebook,” ujar seorang anggota asosiasi, seperti dikutip Telko.id dari Fortune, Kamis (21/3/2019).

“Kami juga menantang Facebook dan pemilik platform media sosial lain untuk segera mengambil langkah-langkah mengurangi konten kebencian secara efektif sebelum tragedi lain disiarkan kembali secara online,” sambungnya.

{Baca juga: Video Penembakan Masjid Selandia Baru Sempat Ditonton 4000 Kali}

Seperti diketahui ASB Bank, Lotto Selandia Baru, Burger King dan perusahaan telekomunikasi Spark telah menandatangani kontrak untuk menarik iklan dari Facebook. Sekadar informasi, ASB Bank adalah bank terbesar di Selandia Baru, dan menjadi salah satu pengiklan terbesar.

Mereka menarik iklan lantaran ragu terhadap kemampuan Facebook menangani konten di situs pascainsiden di Selandia Baru.

“Peristiwa di Christchurch menimbulkan pertanyaan, apakah Facebook bisa menarget konsumen dengan iklan dalam hitungan mikrodetik?,” kata asosiasi.

Sebelumnya, Facebook mengaku telah menghapus 1,5 juta video terkait serangan di Christchurch dalam kurun waktu 24 jam. Facebook juga telah menghapus video serangan dalam versi yang telah diedit dan tidak menampilkan konten grafis.

{Baca juga: Facebook Hapus 1,5 Juta Video Penembakan Masjid Selandia Baru}

Hal senada juga telah dilakukan YouTube. Situs berbagi video milik Google tersebut memastikan telah menghapus semua rekaman video penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, Selandia Baru, dari layanan.

YouTube sempat direpotkan dengan “serbuan” video aksi tak terpuji itu. Chief Product Officer YouTube, Neal Mohan, mengatakan bahwa pascakasus tersebut setiap detik ada satu video penembakan di Selandia Baru yang diunggah ke platform. Ia menyebut, situasi baru mulai terkendali ketika 24 jam setelahnya.

“Setiap kali tragedi serupa terjadi, kami harus mempelajari hal baru. Dalam kasus penembakan di Selandia Baru, volume video yang diunggah ke platform mencatatkan rekor,” terangnya, seperti dikutip dari Engadget. [SN/HBS]

Sumber: Fortune

Ada “Kerutan” di Layar Samsung Galaxy Fold, Lihat Videonya

0

Telko.id, Jakarta Samsung cukup tertutup soal smartphone layar lipat terbarunya, Samsung Galaxy Fold, pasca diumumkan bulan lalu. Namun baru-baru ini muncul video yang menunjukan bahwa terdapat kerutan di layar Galaxy Fold.

Samsung mengumumkan Galaxy Fold di acara Galaxy Unpacked di San Francisco, AS pada akhir Februari lalu, berbarengan dengan diluncurkannya Galaxy S10.

Meski sudah diumumkan ke publik, tapi Samsung nampak masih sangat irit informasi soal ponsel layar lipatnya itu.

Namun pada Senin (18/3) lalu, sebuah akun bernama @phoneoftime menampilkan sebuah video yang diduga sebagai Galaxy Fold. Informasi yang diberikan agak “kurang sedap”.

“Saya pikir ini adalah ponsel super Samsung: Samsung Galaxy Fold. Terima kasih, Franco!,” tulis akun tersebut.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Kamis (21/03/2019), video berdurasi 2 menit 13 detik itu memperlihatkan seorang pria sedang melakukan aktivitas layaknya hands-on Galaxy Fold, seperti memperlihatkan spesifikasinya, mencoba beberapa fitur, dan juga melipat perangkat itu.

{Baca juga: Mainan Lipat Lego Ini “Lebih Canggih” dari Galaxy Fold}

Nah, pada saat melipat itulah, “masalah” muncul. Ya, ketika dilipat, tampak kerutan atau bekas lipatan terlihat cukup jelas di layar lipat Galaxy Fold. Bahkan kerutan itu semakin jelas jika terus dilipat secara berulang-ulang.

Selain itu, takik atau notch kamera samping pada smartphone ini sangat besar dan berbeda dengan tampilan punch-hole yang ada di Samsung Galaxy S10.

Kemudian ketika dilipat terdapat bezel yang besar di bagian atas dan bawah. Hal ini membuat tampilan Galaxy Fold lebih bagus ketika dalam keadaan terbuka, dibandingkan ketika dilipat.

Kita tampaknya bisa memaafkan Samsung untuk tampilan yang kurang memuaskan dari Galaxy Fold. Alasannya, karena Galaxy Fold merupakan produk smartphone layar lipat pertama yang dibuat Samsung.

Dengan alasan itulah, mungkin sebagian orang (terutama fanboy Samsung) masih bisa memaafkan masalah kerutan yang muncul itu. Tentu dengan harapan Samsung akan memperbaikinya di seri berikutnya.

{Baca juga: Spigen Rilis Casing Samsung Galaxy Fold, Harganya?}

Seperti diketahui, Galaxy Fold mengandalkan layar berukuran 7,3 inci berjenis AMOLED dengan resolusi 1536 x 2152 piksel, dan memiliki notch atau poni di sudut layarnya.

Samsung mendesain Galaxy Fold agar dapat dilipat ke dalam, sehingga ketika dilipat, layar sekunder atau layar luarnya yang berukuran 4,6 inci yang akan aktif. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Ingin “Ngetop” di Medsos? Kua Kua Siap Membantu

Telko.id, JakartaMedia sosial sudah menjelma menjadi separuh bagian dari hidup sebagian besar manusia. Tak sedikit orang mencari kebahagiaan di dunia maya. Bahkan, di China ada komunitas bernama Kua Kua, yang siap “membahagiakan” netizen di medsos. Apakah Anda tertarik?

Komunitas berjuluk Kua Kua ini terdiri atas berbagai pengguna medsos. Mereka bisa disewa hanya untuk memberi pujian dan dukungan moral kepada seseorang.

Menurut laporan ABC, Kua Kua acap digunakan oleh pengguna WeChat dan QQ, yang dimiliki oleh perusahan teknologi raksasa Tencent. Mereka terbagi menjadi beberapa kelompok dan bekerja sesuai bidang masing-masing.

{Baca juga: Jomblo Wajib Tahu! Ini Situs Kencan Online Paling Populer}

Seperti dikutip Telko.id, Kamis (21/3/2019), aplikasi ini siap memberi pujian dan dukungan moral kepada ibu-ibu muda, pengusaha, mahasiswa, maupun penyandang status jomblo. Tapi, sekali lagi, mereka melakukannya demi uang.

Keberadaan Kua Kua di China pun mendapat perhatian dari psikolog Tim Sharp dari Happiness Institute. Menurutnya, aplikasi itu hadir karena kebutuhan manusia untuk bersosialisasi. Hal itu merupakan dampak dari dunia digital.

“Kita adalah hewan sosial dan didesain secara genetik untuk berhubungan satu sama lain. Kita pasti selalu merasa menjadi bagian dalam satu kelompok. Untuk itulah Kua Kua ada,” kata psikolog Tim Sharp dari Happiness Institute.

{Baca juga: Asli, 10 Foto Ini Tunjukkan Belanja Online tak Selalu Berakhir Bahagia}

Ia melanjutkan, dengan menerima pujian maupun dukungan moral, setiap orang akan dipandang positif oleh orang lain. Dengan demikian, ia akan merasa senang. Namun, bagaimana kalau pujian dan dukungan tersebut ternyata settingan? [SN/HBS]

Sumber: ABC