spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1308

Facebook “Haramkan” Konten Terkait Nasionalisme Kulit Putih

Telko.id, Jakarta – Facebook mengumumkan bahwa pihaknya melarang konten pujian dan dukungan tentang nasionalisme kulit putih dan separatis di platform miliknya, termasuk Instagram.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Kamis (28/03/2019), langkah ini merupakan komitmen Facebook yang melarang warganet untuk menyebarkan kebencian berdasarkan RAS, Etnis dan Agama tertentu termasuk supremasi kulit putih.

“Ini terkait dengan kelompok kebencian terorganisir dan tidak memiliki tempat di layanan kami,” tulis Facebook.

“Kami pada awalnya tidak menerapkan alasan yang sama pada ekspresi nasionalisme putih dan separatisme karena kami memikirkan konsep nasionalisme dan separatisme yang lebih luas – hal-hal seperti kebanggaan Amerika dan separatisme Basque, yang merupakan bagian penting dari identitas orang,” tambahnya.

{Baca juga: Facebook Hapus 1,5 Juta Video Penembakan Masjid Selandia Baru}

Selama beberapa bulan terakhir, Facebook melihat bahwa ujaran dukungan kepada nasionalisme kulit putih bersifat mengelompok dan terorganisir. Karena itu, perusahaan mengeluarkan kebijakan tersebut.

Facebook sendiri kemungkinan akan memblokir konten dukungan dan group nasionalis kulit putih. Selain itu ketika ada warganet yang mencari istilah terkait dengan supremasi kulit putih, mereka akan terhubung dengan platform Life After Hate, yang biasanya membantu orang untuk keluar dari kelompok ujaran kebencian.

“Kami tidak akan mentolerir pujian atau dukungan untuk nasionalisme dan separatisme kulit putih,” katanya.

Facebook memang selalu menjaga supaya platform mereka tidak dijadikan tempat kegiatan yang bersifat tercela bahkan melanggar hukum. Sebelumnya raksasa jejaring sosial itu telah membuat standar atau pedoman baru yang akan menghentikan pengguna mendiskusikan masalah seks.

{Baca juga: Facebook “Haramkan” Ngomong Soal Seks}

Aturan ini pertama kali diluncurkan kembali pada bulan Oktober. Pedoman baru ini tidak akan membiarkan pengguna mendiskusikan apakah menyukai gaya misionaris atau doggy.

Bahkan, Anda juga tidak dapat menyatakan apa orientasi seks Anda. Begitu juga dengan bahasa apa pun yang ‘memfasilitasi, mendorong, atau mengoordinasikan pertemuan seksual di antara orang dewasa,’ juga dilarang oleh Facebook. [NM/IF]

Mantap! Apple Music Terpasang di 40 Juta Perangkat Android

Telko.id, Jakarta – Sejak kehadirannya pada tahun 2016 di Play Store, layanan Apple Music menjadi aplikasi favorit para pengguna Android. Terbukti dengan telah terinstalnya aplikasi ini di lebih dari 40 juta perangkat Android.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Kamis (28/03/2019), di Google Play Store, aplikasi Apple Music juga memperoleh nilai rata-rata 3,5 bintang, berdasarkan lebih dari 280.000 rating.

Laporan Sensor Tower juga mengungkapkan bahwa  pencapaian Apple Music ini cukup menarik karena selama 2 tahun terakhir mereka mengalami penurunan jumlah pengguna dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Amerika Serikat menyumbang 28% dari pemasangan Apple Music di Android hingga saat ini, diikuti oleh India sebesar 7%, kemudian Inggris sebesar 6%, Brasil sebesar 5%, dan Rusia dengan 4 % pengguna.

Sebelumnya, memasuki pertengahan Maret 2018, Apple mengklaim punya 38 juta pelanggan berbayar Apple Music. Pernyataan itu disampaikan oleh Apple SVP of Internet Software and Services, Eddy Cue, pada gelaran South by South West.

{Baca juga: Pelanggan Berbayar Apple Music Capai 38 Juta}

Dilaporkan Phone Arena, aplikasi streaming musik buatan Apple itu sukses menambah dua juta pelanggan berbayar hanya dalam kurun waktu tak lebih dari satu bulan. Cue mengatakan, angka tersebut meningkat 5,6 persen ketimbang capaian pada Februari 2018.

Demi menambah jumlah pengguna, Apple Music terus mengembangkan inovasinya. Apple telah tuntas melakukan pembaruan aplikasi Apple Music untuk Android ke versi 2.7. Pembaruan tersebut otomatis membuat Apple Music bisa dipasang untuk pengguna perangkat tablet.

{Baca juga: Apple Music Kini (Baru) Bisa Diakses via Tablet}

Lewat kehadiran fitur tersebut, dikutip Telko.id dari 9to5mac, Senin (28/1/2019), pengguna tablet Android sekarang lebih leluasa dalam mengakses bagian-bagian berbeda di Apple Music. Di bagian bawahnya terdapat deretan tombol navigasi.

Pengguna bisa memilih aneka opsi, mulai Library, For You, Browse, hingga Radio. Namun, desain aplikasi untuk tablet memang tak cukup hanya memperbesar tampilan. Di tablet, pengguna tak bisa merancang antarmuka seperti di laptop. [NM/IF]

Lebih Jelas, Xiaomi Kembali Pamer Smartphone Lipatnya

0

Telko.id, Jakarta – Xiaomi kembali memamerkan smartphone lipatnya yang disinyalir bernama Mi Dual Flex atau Mi Mix Flex. Lewat media sosial Weibo, smartphone lipat Xiaomi tersebut punya konsep yang berbeda dari dua smartphone berjenis sama, yakni Samsung Galaxy Fold dan Huawei Mate X.

Dalam video berdurasi kurang lebih 11 detik tersebut, ditunjukkan seberapa cepat smartphone ini beralih dari mode tablet ke mode smartphone.

Seseorang dalam video terlihat sedang menggunakan smartphone dalam mode tablet dengan bentang layar sekitar 7 hingga 8 inci.

{Baca juga: Bos Xiaomi Pamer Smartphone Lipat, Mi Mix Flex?}

Kemudian, ia langsung memutar posisi layar smartphone, dan melipat layar bagian kiri dan kanan ke belakang untuk mengubahnya ke mode smartphone. Secara otomatis, user interface (UI) dari smartphone langsung menyesuaikan ukuran tampilan dalam layar.

Sebelumnya diberitakan bahwa Xiaomi ingin menunda peluncuran smartphone lipatnya karena beberapa alasan. Menurut Juru bicara Xiaomi dan Direktur Menajemen Produk, Donovan Sung, mereka sedang menunggu pasar smartphone lipat lebih siap sebelum mereka meluncurkan Mi Dual Flex atau Mi Mix Flex.

{Baca juga: Smartphone Lipat Xiaomi Batal Diluncurkan, Ada Apa?}

Keputusan ini tentu membuat beberapa penggemar Xiaomi terkejut, karena belum lama ini presiden Xiaomi Lei Jun mengunggah video yang menunjukkan ketika dirinya sedang menggunakan smartphone yang dapat dilipat.

“Dalam hal waktu peluncuran khusus untuk ini, saya pikir kami ingin menunggu lebih matang sebelum kami mengumumkannya. Tapi yakinlah, kami mencoba berbagai konsep lipat yang berbeda,” ujar Donovan. (FHP)

Gebrakan Gunadarma Dukung Revolusi Industri 4.0

Telko.id, Jakarta – Revolusi industri 4.0 di Indonesia mendapat dukungan penuh dari sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia. Salah satunya Universitas Gunadarma yang mendorong perlunya kreativitas, inovasi, dan terobosan di bidang digitalisasi, penggunaan Big Data, robotik, hingga kecerdasan buatan di lingkungan kampus.

“Aksi nyata Perguruan Tinggi dalam menghadapi revolusi industri saat ini memang kian dibutuhkan,” kata Rektor Universitas Gunadarma ES Margianti saat meresmikan Gedung Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gunadarma di Depok.

Kesiapan perguruan tinggi diakui amat dibutuhkan untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Pasalnya, pendidikan di era revolusi industri 4.0 harus sejalan dengan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, perguruan tinggi dituntut melakukan terobosan melalui pemanfaatan teknologi mutakhir.

{Baca juga : Petisi Korban Bulliying Gunadarma Bergaung di Medsos}

“Terobosan dan inovasi menjadi yang terpenting di era revolusi industri 4.0 ini. Itu agar perguruan tinggi bisa terus bertahan dan berkembang ke depannya,” kata Illah Sailah, Koordinator Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III.

Margianti menambahkan, perguruan tinggi di Indonesia sudah sepatutnya mengerahkan sumber daya yang dimiliki untuk melakukan terobosan dan inovasi. Hal itu demi meningkatkan adaptasi institusi dan mendukung kegiatan pembelajaran.

“Dalam kesempatan ini, Gunadarma juga memperkenalkan dua teknologi mutakhir yang dimanfaatkan kampus, yakni Anatomage dan NVIDIA DGX-1,” lanjut sang Rektor Gunadarma tersebut.

Anatomage merupakan sistem visualisasi anatomi tubuh tiga dimensi (3D) dengan layar sentuh berkualitas sangat tinggi. Alat itu dikendalikan melalui ponsel pintar untuk menyajikan anatomi tubuh dan bisa menyimulasikan tindakan medis seperti bedah.

Adapun mesin NVIDIA DGX-1 merupakan mesin pintar yang digunakan untuk mengembangkan kecerdasan buatan dan Big Data sains. Mesin itu mampu menganalisis data dengan kecepatan hingga 1 petaflops.

{Baca juga : Diadu dengan Xiaomi Mi 9, Huawei P30 Pro “Kedodoran”}

Dengan adanya DGX-1 di Gunadarma membuktikan Pendidikan Tinggi di Indonesia selalu mengikuti dan mengimplementasikan perkembangan ilmu pengetahuan secara dalam rangka revolusi industri 4.0. (MS)

Mito Rilis Z1 PLUS Harga Rp 1 juta

0

Telko.id, Jakarta – Lama tidak terdengar, Brand Nasional Mito kembali merilis smartphone terbarunya, Mito Z1 PLUS. Membawa semjumlah fitur unggulan diantaranya layar lebar, 5,7 inch IPS Full View, RAM lebih besar, 3GB dengan sejumlah fitur pengaman canggih,  face unlock. 

“Masyarakat selalu menginginkan smartphone dengan spesifikasi mumpuni, harga membumi.  Mito Z1 PLUS  hadir dengan layar 5,7 Inchi IPS, prosesor Quad Core 1,3Ghz, RAM 3GB, sistem operasi Android 8.1 Oreo, dan berbagai teknologi canggih lainnya termasuk face unlock dan smart wakeup. Harga dijamin nyaman  di kantong, hanya Rp. 999.000,” kata Hansen, CEO Mito Smartphone.

Mito, lanjut Hansen  selalu memberikan yang terbaik untuk konsumen. Tidak hanya fitur canggih, namun persoalan harga menjadi perhatiannya. Mito Z1 PLUS ini mampu mewakili keinginan konsumen tanah air,” jelas Hansen.

{Baca juga : Mito FullView A21, Smartphone Rp1 Juta dengan Layar Lebar}

Hansen optimistis Mito Z1 PLUS  bakal digandrungi konsumen, mengingat spesifkasi dan harga yang disematkan sangat relevan dengan kebutuhan mayoritas masyarakat Indonesia.

Mito Z1PLUS hadir dengan layar fullview, teknologi layar IPS 5,7 inc, rasio layar 18:9. Dengan begitu, layar yang dimiliki Mito Z1 PLUS dapat menampilkan konten lebih besar hingga 12.5 persen, yang memberikan kenyamanan saat nonton video ataupun bermain game. Singkatnya, layar fullview akan memberikan  kenyamanan pada penggunanya ketika menjalakan berbagai  aplikasi yang ada.

“Full view pada Mito Z1 PLUS memberikan pengalaman baru bagi konsumen. Melihat tayangan video dengan layar penuh, serta bermain game menjadi lebih mengasyikan dengan Mito Z1 PLUS,” ungkap Hansen.

Tampilan desain Mito Z1 PLUS juga terlihat menarik. Desainnya ergonomis dengan ukuran yang pas membuatnya cukup nyaman digenggam maupun dimasukkan ke dalam saku celana. Dengan balutan desain dan pilihan warna efek glossy blue gradient, Gold dan Hitam membuat Mito Z1 PLUS tampil lebih mempesona.

“Pilihan warna ini sangat disukai mayoritas konsumen tanah air. Lebih stylish dan lebih elegan,” ungkap Hansen.

{Baca juga : Pembuat Mainan Mattel Resmi Rilis Boneka BTS, Mirip?}

Mito Z1 PLUS disokong dengan dapur pacu mumpuni, CPU Quad Core 1,3 GHz, RAM 3 GB. Sementara itu pada bagian software didukung sepenuhnya oleh sistem operasi canggih Android 8.1, Oreo.

Sementara itu bagi yang gemar memotret, ponsel ini telah dibekali dengan dua buah kamera yang mumpuni. Kamera utama atau belakang memiliki resolusi 8MP dan dilengkapi fitur LED Flash dan autofocus. Fitur autofocus sangat penting untuk mendapatkan hasil foto yang terlihat lebih tajam. LED Flash membantu pencahayaan saat kondisi gelap. Sedangkan di bagian depan, terdapat kamera 5 MP yang cocok untuk video call maupun selfie. (MS)

Passpod Bentuk JV dengan Weepay Untuk Garap Pasar Filipina

Telko.id – Pertumbuhan industri pariwisata di Filipina ternyata tinggi. Itu sebabnya, Passpod berniat untuk menggarap pasar di negara tersebut. Untuk itu, Yelooo Integra Datanet (Passpod) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Weepay Payment Processing Corp. selaku penyedia layanan pembayaran asal Filipina.

Dengan adanya MoU tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mendirikan perusahaan joint venture yang akan beroperasi di Filipina.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Hiro Whardana selaku CEO Passpod dan Johann T. Dizon selaku Managing Consultant Weepay Payment Processing Corp serta disaksikan oleh Duta Besar Filipina untuk Indonesia, H.E. Lee Hiong Tan Wee.

Usai penandatanganan, Hiro menjelaskan perusahaan joint venture ini akan memanfaatkan brand Passpod untuk menggarap pasar outbound traveler di Filipina dan diperkirakan akan beroperasi pada akhir Mei 2019.

Peningkatan jumlah outbound traveler dari Filipina ini memiliki potensi yang mencapai 4,5 juta. Hal ini turut diperkuat laporan Mastercard’s Future of Outbound Travel in Asia Pacific (2016 -2021), yang menyebutkan Filipina berada di peringkat delapan dari 10 peringkat teratas untuk kategori pasar Asia Pasifik dengan pertumbuhan tercepat dalam hal jumlah outbound traveler dari 2016 hingga 2021.

Saat ini, ada sekitar 3,4 juta perjalanan ke luar negeri yang dilakukan dari Filipina dan diperkirakan akan mencapai 4,3 juta perjalanan pada tahun 2021.

“Kerjasama ini akan memudahkan Passpod untuk menggarap potensi pasar outbound traveler di Filipina yang jumlahnya terus mengalami pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun,” ujar Hiro.

Lebih lanjut Hiro mengatakan hal lain yang mendorong pihaknya membentuk joint venture bersama Weepay yakni tingginya spending budget yang dilakukan masyarakat Filipina.

“Penggunaan internet untuk kebutuhan data juga tinggi, bahkan lebih tinggi dari Indonesia. Selain itu, awareness mereka untuk bepergian ke luar negeri juga cukup tinggi,” jelasnya.

Adapun pembentukan joint venture ini merupakan tindak lanjut rencana Passpod dalam rangka ekspansi ke luar negeri usai menerima dana segar dari IPO pada 2018 lalu. Passpod memiliki rencana tak hanya melayani outbound traveler dari Indonesia, namun juga outbound traveler dari negara lain. Perusahaan menargetkan mampu mendapatkan revenue sekitar Rp53 miliar dari ekspansi ini. (Icha)

Pembuat Mainan Mattel Resmi Rilis Boneka BTS, Mirip?

Telko.id, Jakarta – Mattel akhirnya resmi merilis koleksi boneka terbarunya, yang merupakan perwujudan dari boygroup asal Korea Selatan, BTS. Lewat akun Twitter resminya, pembuat mainan yang berbasis di Amerika Serikat ini memberi seruan kepada seluruh ARMY (sebutan untuk fanbase BTS).

“MIC Drop, ARMY!,” demikian seru Mattel.

Dalam cuitannya, Mattel juga menjelaskan bahwa boneka fashion terbarunya itu terinspirasi dari video musik terakhir BTS yang berjudul IDOL.

{Baca juga: Bikin Masalah, Ratusan Robot Kena PHK di Jepang}

Ada boneka untuk masing-masing dari tujuh anggota BTS – RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jung Kook – semua mengenakan versi mini dari pakaian berwarna cerah yang mereka kenakan dalam video musik pemecah rekor YouTube itu (45 juta view dalam 24 jam).
RM

Jin

Suga

J-Hope

Jimin

V

Jong kook

Dilaporkan Billboard, boneka BTS direncanakan untuk dijual pada September mendatang. Bersamanya, Mattel juga mengeluarkan versi bundel dari permainan kartu UNO miliknya.

Sekedar informasi, sebagai perusahaan pembuat mainan terbesar (dari segi pendapatan) di dunia, Mattel juga dikenal sebagai rumahnya boneka Barbie dan mobil Hot Wheels. Perusahaan ini didirikan pada 1945 oleh Elliot Handler dan Harold Matson.

{Baca juga: Gameloft Luncurkan 3 Hot Wheels untuk Asphalt 8: Airborne}

Rencana Mattel untuk membuat boneka yang sama persis dengan para member BTS sendiri sebenarnya telah diungkap sejak Januari lalu, namun baru baru-baru ini penampakan boneka pemuncak tangga lagu Billboard 200 itu dipapar ke publik.

Hasilnya? Tak sedikit penggemar yang merasa senang, namun tak sedikit pula yang dibuat kecewa. Pasalnya, mereka menilai tak cukup ada kemiripan antara boneka dan versi aslinya.

 

Seperti Pesawat, Mobil di Inggris Bakal Punya ‘Kotak Hitam’

Telko.id, JakartaUni Eropa akan menerapkan teknologi keamanan baru di semua jenis mobil pada 2022 mendatang. Teknologi keamanan berupa kotak hitam atau black box seperti di pesawat ini bakal pula diterapkan di Inggris setelah Brexit.

Komisi Eropa kali pertama mengumumkan kebijakan baru terkait hal tersebut pada 2018 lalu. Tampaknya, kebijakan itu baru akan mulai diterapkan pada September 2019 nanti.

Di Inggris, pemerintah mengatakan, standar kendaraan akan disejajarkan dengan Uni Eropa setelah Brexit. Dengan demikian, mobil baru di Inggris akan mengadopsi fitur keselamatan mulai 2022.

{Baca juga: Boeing 737 Max-8 Segera Dapatkan Update Software}

Fitur-fitur baru tersebut termasuk pembatas kecepatan yang dikenal dengan istilah bantuan kecepatan cerdas. Fitur berfungsi mengingatkan mengemudi agar tak melanggar batas kecepatan.

Menurut BBC, seperti dikutip Telko.id, Rabu (27/3/2019), teknologi itu memungkinkan pengemudi untuk mempercepat, tetapi akan meminta untuk memacu akselerator dan mengabaikan peringatan.

Fitur membutuhkan teknologi yang bisa membaca apakah pengemudi mengantuk atau kehilangan perhatian di jalan. Sumber daya bisa berasal dari breathalyser atau kecerdasan buatan (AI).

Hal-hal lain yang masuk dalam persyaratan baru adalah sistem pengereman darurat otomatis, sistem peringatan keberangkatan lajur, dan fasilitasi pemasangan alcohol interlock di mobil baru.

{Baca juga: Boeing Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610}

Nantinya, di mobil baru ada perekam data untuk mengumpulkan informasi sebelum kecelakaan. Perekam data berupa kotak hitam seperti di pesawat itu menampung segala informasi tentang penyebab kecelakaan. [SN/HBS]

Sumber: BBC

Netizen “Kepo” Setelah Melihat Wajah Aktris Bollywood Ini Rusak

Telko.id, Jakarta – Aktris film India, Deepika Padukone pamer penampilan terbaru via Twitter. Yang mengagetkan, wajah aktris Bollywood tersebut rusak. Penggemar pun penasaran, ada apa gerangan?

Dalam foto, wajah Deepika nyaris tak bisa dikenal. Wajahnya rusak seperti terbakar. Netizen bertanya-tanya, apa yang telah terjadi kepadanya. Rupanya, ia melakukannya demi film terbaru berjudul Chhapaak.

Menurut Indian Express, film berdasarkan kisah nyata itu menggunakan jasa Deepika untuk memerankan wanita korban siraman air keras. Ia memerankan tokoh Malti yang sebenarnya adalah Laxmi Agarwal.

{Baca juga: Gamers di India Cuma Bisa Main PUBG Enam Jam per Hari}

Seperti dikutip Telko.id, Rabu (27/03/2019), Laxmi disiram air keras oleh seorang pria 32 tahun saat masih berusia 15 tahun. Gara-garanya, lamaran pria itu ditolak oleh Laxmi. Wajah Laxmi pun rusak parah pascakejadian tersebut.

Kasus siraman air keras terhadap wanita sangat disorot di India. Setiap tahun, dari 1.500 kasus serangan air keras di dunia, mayoritas dialami oleh perempuan India. Ironisnya, hanya beberapa korban yang melaporkan ke aparat.

Deepika tergerak untuk memainkan karakter Malti karena merasa tersentuh. “Bukan hanya soal kekerasan, tetapi juga keberanian, kekuatan, harapan, dan kemenangan. Saya benar-benar bersimpati kepada Laxmi,” terang Deepika.

{Baca juga: Kacau! Mahasiswa Ini Tulis Cara Bermain PUBG di Lembar Ujian}

Sosok Laxmi sebenarnya cukup mendunia. Laxmi pernah diundang untuk tampil menjadi model pada gelaran New York Fashion Week. Ia mendapatkan penghargaan dari Michelle Obama atas keberaniannya melawan ketidakadilan. (SN/FHP)

Ngeri! T-Rex Raksasa Ditemukan di Kanada, Bobotnya Capai 8 Ton

Telko.id, Jakarta – Sebuah kerangka Tyrannosaurus Rex (T-Rex) terbesar berhasil ditemukan di Kanada, dan berhasil diangkat ke permukaan. Dinosaurus tersebut diprediksi memiliki bobot 8,8 ton dan panjang 13 meter saat masih hidup, dan merupakan spesies T-Rex terbesar di dunia.

Dilansir Telko.id dari The Independent pada Rabu (27/03/2019), kerangka spesies yang diberi nama Scotty itu ditemukan pertama kali oleh para ilmuwan pada tahun 1991 silam.

“Ini adalah Rex dari Rexes,” kata ahli Paleontologi University of Alberta, Dr Scoot Person yang memimpin penelitian tersebut.

“Ada variabilitas ukuran yang cukup besar di antara Tyrannosaurus. Beberapa individu lebih kurus daripada yang lain dan beberapa lebih kuat. Scotty mencontohkan yang kuat,” jelas Dr Person.

Usaha mengangkat seluruh kerangka Scotty bukan hal yang mudah. Scotty ditemukan di dekat Eastend, Saskatchewan, Kanada bagian barat sekitar 28 tahun yang lalu.

Dr Parson dan koleganya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa mengangkat seluruh kerangka yang terpendam di kawasan batu berpasir yang keras.

{Baca juga: Microsoft Kinect Ungkap Misteri T-Rex Berumur 65 Juta Tahun}

Tidak hanya sebagai dinosaurus terbesar, spesies ini diperkirakan telah hidup hingga awal tahun 30 sehingga kemungkinan sebagai dinosaurus yang tertua.

“Menurut standar Tyrannosaurus, umurnya sangat panjang. Dan itu kekerasan, ” kata Dr. Persons.

Pada kerangka T-Rex terdapat berbagai luka termasuk patah tulang rusuk, rahang yang terinfeksi, dan apa yang mungkin merupakan gigitan dari T-Rex lain di ekornya.

Pengukuran Scotty menunjukkan bahwa dinosaurus terus membesar saat mereka tumbuh menjadi tua, yang berarti ukuran maksimum yang diperkirakan dari spesimen yang ada mungkin tidak akurat.

“Saya pikir akan selalu ada penemuan yang lebih besar untuk dicatat. Tapi sampai sekarang, Tyrannosaurus khusus ini adalah predator terestrial terbesar yang dikenal oleh sains,” ucapnya.

{Baca juga: Internet Terputus, Coba Game Dinosaurus di Chrome}

Rencananya kerangka itu akan dipamerkan di Museum Royal Saskatchewan Kanada pada bulan Mei mendatang, sehingga publik tahu seberapa besar jenis T-Rex tersebut. [NM/HBS]

Sumber: The Independent