spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1299

Berbeda Berkat Empat Kamera Leica

0

Telko.id – Menggelar acara khusus di kota Paris, Perancis, Huawei resmi menghadirkan trio P30 Series, masing-masing adalah Huawei P30, P30 Pro, dan P30 Lite. Meski ada tiga seri yang diperkenalkan, hanya satu saja yang benar-benar berbeda dan menonjol pada acara di kota romantis itu, yakni Huawei P30 Pro.

Smartphone ini memiliki berbagai teknologi dan fitur baru yang bahkan tidak dimiliki oleh dua saudaranya. Dari sisi layar, kamera Leica, bahkan sampai urusan baterai pun berbeda.

Nah, beberapa saat setelah peluncuran resminya, tim Telko.id langsung mendapat kesempatan untuk menggunakan smartphone ini secara langsung.

{Baca juga: Klaim “Terbaik”, Kamera Huawei P30 Pro Gak Punya 2 Fitur Ini}

Ya, kami menggunakan Huawei P30 Pro dengan versi 256GB dan dilapisi oleh warna gradasi Breathing Crystal. Lebih baik, yuk ikuti ilasan singkat kami lewat handson Huawei P30 Pro berikut ini. Check this out!

Desain

Huawei menjadi salah satu brand yang memberikan peningkatan cukup signifikan pada desain untuk smartphone flagship-nya. Jika melihat dari desain Huawei P20 Pro ke P30 Pro, akan terlihat sentuhan berbeda pada keduanya yang diberikan brand asal China ini.

Dari depan misalnya, kini P30 Pro mengusung layar berukuran 6,47 inci berjenis OLED yang melengkung di sisi kiri dan kanannya, dan memiliki teknologi sensor sidik jari di dalamnya. Resolusi layarnya mencapai maksimal Full HD+ (1080 x 2340 piksel) dengan aspek rasio 19,5 : 9.

Layar ini  telah mendukung teknologi HDR 10 yang mampu menampilkan konten dengan warna yang tajam. Mirip Huawei Mate 20, smartphone itu juga punya poni berukuran kecil di bagian atasnya sebagai tempat bagi kamera depan.

Ke bagian belakang, sentuhan berbeda juga diaplikasikan Huawei pada smartphone ini. Yang paling kentara adalah frame kameranya.

{Baca juga: Klaim “Terbaik”, Huawei Bandingkan P30 Pro dengan iPhone Xs, Galaxy 10+ dan Kamera DSLR}

Kini, ada empat kamera utama pada P30 Pro, tiga kamera diposisikan vertikal di body kiri atas smartphone. Kemudian di sebelahnya, ada LED Flash dan frame kamera keempat dari P30 Pro tepat di bawahnya.

Hadir juga logo Leica pada bagian bawah frame kamera tersebut, lengkap dengan konfigurasi yang diberikan Leica untuk P30 Pro.

Body P30 Pro diberikan warna gradasi yang keren, terlihat premium dan punya karakter dibandingkan smartphone lain di kelasnya. Unit yang kami gunakan berwarna Breathing Crystal, hasil perpaduan warna putih bersih dengan warna ungu muda, kelihatan berkelas.

Mirip bagian depan, body P30 Pro juga melengkung di sisi kiri dan kanannya. Desain itu membuatnya menjadi enak dan nyaman untuk digenggam menggunakan satu tangan. Feel-nya mirip-mirip seperti menggunakan Samsung Galaxy S10+, yap mirip banget.

Spesifikasi

Secara spesifikasi, Huawei P30 Pro masih menggunakan prosesor yang sama pada seri Mate 20 yang dirilis tahun lalu, yaitu prosesor octa-core (2×2.6 GHz Cortex-A76 & 2×1.92 GHz Cortex-A76 & 4×1.8 GHz Cortex-A55) HiSilicon Kirin 980.

Meski demikian, konfigurasi RAM, ROM, hingga baterai yang ada padanya berbeda. P30 Pro memiliki RAM 8GB, ROM 256GB, dan baterai berkapasitas 4,200 mAh yang mendukung fast charging 40W,
fast wireless charging 15W, dan reverse wireless charging.

Jadi, kalau soal benchmark menggunakan AnTuTu atau aplikasi lainnya, sampai performa, tentu tidak akan jauh berbeda. Yang menarik dari P30 Pro justru adalah kameranya.

P30 Pro dilengkapi dengan Leica Quad Camera System dengan resolusi masing-masing 40MP berteknologi Huawei SuperSpectrum Sensor sebagai lensa utama, 20MP lensa ultra-wide, 8MP lensa telephoto, dan lensa Time of Field (ToF). Sementara kamera depannya, beresolusi 32MP.

Sedikit membahas soal kameranya, teknologi Huawei SuperSpectrum Sensor merupakan teknologi sensor baru dengan konfigurasi RYYB, bukan RGGB seperti sensor kamera smartphone kebanyakan.

{Baca juga: Diluncurkan, Huawei P30 Pro Jagokan “Leica Quad Camera System”}

Sensor ini menggantikan piksel hijau dengan piksel kuning yang diklaim mampu meningkatkan ISO maksimum menjadi 409.600. Lewat konfigurasi tersebut, Huawei P30 Pro diklaim punya kemampuan handal dalam hal fotografi malam.

Lensa kamera smartphone ini pun didukung oleh teknologi SuperZoom yang mampu memperbesar gambar hingga 5x lipat dengan optical zoom, 10x lipat dengan hybrid zoom, dan 50x lipat dengan digital zoom. Kami sendiri sempat mencoba kamera P30 Pro untuk menangkap beberapa objek di berbagai kondisi pencahayaan, berikut beberapa hasil fotonya:

Selayaknya smartphone flagship, Huawei membanderol P30 Pro dengan harga yang cukup menguras kantong. Sebab, harga Huawei P30 Pro mencapai €999 atau setara Rp 15,9 jutaan untuk varian 8GB/128GB, €1.099 atau Rp 17,5 jutaan untuk model 8GB/256GB, dan €1.249 atau Rp 19,9 jutaan untuk versi 8GB/512GB. (FHP)

Inikah Tampang Seri Redmi dengan Snapdragon 855?

0

Telko.id, Jakarta – Bos Redmi, Lu Weibing telah memberikan konfirmasi soal kehadiran seri Redmi yang bakal masuk ke jajaran smartphone flagship dengan Snapdragon 855. Konfirmasi yang diungkapkan Weibing langsung diperkuat oleh sebuah foto yang memperlihatkan Redmi berprosesor Snapdragon 855.

Dalam foto tersebut, sebenarnya diperlihatkan CEO Xiaomi, Lei Jun yang sedang menggunakan smartphone-nya.

Namun seperti dilansir dari Gizmochina, Senin (01/04/2019), seorang informan asal China mengklaim bahwa salah smartphone lain yang tidak digunakan pada foto merupakan seri Redmi dengan Snapdragon 855.

{Baca juga: Gara-gara Ini, Redmi Note 7 “Batal” Punya Sidik Jari di Layar}

Dikatakan bahwa smartphone dengan bezel berwarna merah dan layar fullscreen tanpa adanya notch, yang diletakkan di atas meja merupakan seri Redmi yang akan diluncurkan.

Sayang, belum ada informasi lainnya soal smartphone tersebut. Namun apabila melihat bocoran foto berkualitas standar ini, bisa jadi smartphone tersebut akan dilengkapi dengan kamera pop-up, dan punya layar berjenis AMOLED dengan dukungan sensor sidik jari di dalam layarnya.

Sebelumnya, VP Redmi, Lu Weibing memberikan pertanyaan untuk para penggemar di Weibo soal fitur yang sebenarnya ingin mereka lihat di Redmi Note 7.

{Baca juga: Sayang Sekali, Redmi Note 7 Pro Gak Masuk ke Indonesia}

Secara mengejutkan, sebagian besar dari mereka mempertanyakan soal tidak adanya sensor sidik jari di layar smartphone tersebut. Lu Weibing langsung merespon pertanyaan itu.

Ia menyatakan, tidak adanya sidik jari di dalam layar smartphone itu karena menggunakan layar LCD, bukan AMOLED. Sekadar informasi, teknologi ini hanya bisa berfungsi di layar AMOLED, sementara smartphone Redmi tersebut hanya mengusung layar LCD berukuran 6,3 inci saja. (FHP)

Gara-gara Ini, Redmi Note 7 “Batal” Punya Sidik Jari di Layar

0

Telko.id, Jakarta – Saat pertama kali dirilis, Redmi Note 7 langsung menjadi salah satu smartphone kelas menengah yang menarik perhatian para Mi Fans (sebutan penggemar Xiaomi), termasuk di Indonesia. Meski demikian, para Mi Fans mempertanyakan keputusan Xiaomi yang tidak menghadirkan fitur yang mereka nantikan, yaitu sensor sidik jari di layar.

Melansir dari Gizmochina, Senin (01/04/2019), VP Redmi, Lu Weibing memberikan pertanyaan untuk para penggemar di Weibo soal fitur yang sebenarnya ingin mereka lihat di Redmi Note 7.

Secara mengejutkan, sebagian besar dari mereka mempertanyakan soal tidak adanya sensor sidik jari di layar smartphone tersebut.

{Baca juga: Redmi Note 7 Akhirnya Resmi Diluncurkan di Indonesia, Ini Harganya!}

Lu Weibing langsung merespon pertanyaan itu. Ia menyatakan, tidak adanya sidik jari di dalam layar smartphone itu karena menggunakan layar LCD, bukan AMOLED. Sekadar informasi, teknologi ini hanya bisa berfungsi di layar AMOLED, sementara smartphone Redmi tersebut hanya mengusung layar LCD berukuran 6,3 inci saja.

“Layar LCD tidak dapat mendukung sidik jari di layar, dan hanya AMOLED saja yang mendukungnya,” katanya.

Selain itu, ia pun beranggapan bahwa sensor sidik jari yang ditempatkan di sisi smartphone juga memiliki tingkat kegagalan yang tinggi. Apalagi, body Redmi Note 7 terbilang tipis, sehingga panel sensor pun akan jauh lebih kecil.

Lu Weibing malah tetap yakin dengan sensor sidik jari yang ditempatkan di body belakang smartphone. Sebab, sensor tersebut dinilai menjadi solusi keamanan terbaik bagi smartphone berlayar LCD.

{Baca juga: Sayang Sekali, Redmi Note 7 Pro Gak Masuk ke Indonesia}

Sebelumnya, smartphone tersebut akhirnya resmi hadir di Indonesia sebagai suksesor Redmi Note 6 yang diluncurkan tahun lalu. Di Indonesia, harga smartphone tersebut dengan varian RAM 3GB dan ROM 32GB mencapai Rp 1.999.000 dan varian 4GB/64GB Rp 2.599.000. (FHP)

Ini Bentuk Dukungan Telkomsel untuk Potensi Wisata Pulau Labengki

0

Telko.id – Program Baktiku Negeriku di Desa Labengki Kecil ini juga ditujukan untuk memaksimalkan pertumbuhan pariwisata Pulau Labengki yang masih belum banyak dikenal orang. Padahal Pulau Labengki memiliki potensi wisata yang sangat tinggi hingga memiliki sebutan sebagai “Raja Ampat Sulawesi” karena kemiripannya dengan lokasi wisata yang terletak di Papua tersebut.

Melalui program Baktiku Negeriku, Telkomsel membantu pembangunan Gapura Desa sebagai penanda dermaga, serta bantuan alat kesenian daerah untuk melengkapi keahlian bermusik masyarakat sekitar guna meningkatkan daya tarik wisata Pulau Labengki dari sisi seni dan budaya lokal.

Dari sisi jaringan, saat ini Telkomsel merupakan satu-satunya operator seluler yang hadir memberikan akses komunikasi di Pulau Labengki, termasuk layanan broadband 4G LTE. Infrastruktur telekomunikasi Telkomsel memberikan cakupan jaringan hingga 100% wilayah pemukiman dan resort, serta 95% lokasi wisata Pulau Labengki.

Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan di kawasan wisata dilakukan dengan membangun base transceiver station (BTS) 4G baru, meng-upgrade BTS eksisting menjadi BTS 4G, menambah kapasitas transmisi jaringan, serta memperluas keterjangkauan jaringan.

Sedangkan untuk keseluruhan wilayah Sulawesi Tenggara  saat ini Telkomsel telah menghadirkan sekitar 1.700 BTS 2G, 2.900 BTS 3G,  dan 1700 BTS 4G.  Di wilayah Indonesia Timur sendiri, Telkomsel memanfaatkan fiber optic Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) milik Telkom untuk memperkuat backbone jaringan sehingga kualitas dan kestabilan layanan data lebih terjamin.

“Kehadiran infrastruktur telekomunikasi sangat penting dalam menunjang potensi wisata suatu daerah. Akses komunikasi  yang baik dapat meningkatkan pengalaman para wisatawan yang aktif menggunakan layanan komunikasi selama berada di lokasi wisata, sekaligus meningkatkan nilai jual daerah wisata tersebut. Kami berharap upaya kami dalam mendigitalisasi dunia pariwisata ini mampu menarik semakin banyak wisatawan untuk berkunjung langsung ke Pulau Labengki sehingga turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut,” pungkas Ririek. (Icha)

 

Karyawan Telkomsel Terjun Ke Pulau Labengki Sebarkan #internetBAIK

0

Telko.id – Sebagai perusahaan yang beroperasi sangat dekat dengan masyarakat, Telkomsel ingin memberikan manfaat yang lebih kepada lingkungannya. Itu sebabnya, operator ini hadir dalam kegiatan kepedulian sosial (CSR) Baktiku Negeriku di Desa Labengki Kecil, Sulawesi Tenggara.

Baktiku Negeriku merupakan program pemberdayaan masyarakat yang menyasar daerah-daerah pelosok dengan misi mendorong kemajuan desa yang berkelanjutan, sekaligus sebagai upaya Telkomsel untuk memberi nilai tambah pada lingkungan sekitar  yang turut berkontribusi dan mendukung kemajuan Telkomsel di manapun.

“Desa Labengki Kecil sesuai dengan kategori yang disasar program Baktiku Negeriku, seperti antara lain berlokasi di wilayah rural dengan masyarakat yang relatif berpendapatan rendah. Selain itu daerah ini juga memiliki komoditas khusus atau potensi pariwisata yang belum dikembangkan dengan optimal, sehingga Telkomsel bermaksud untuk ikut mengembangkan potensi tersebut agar taraf ekonomi masyarakat setempat dapat semakin meningkat,” ungkap Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel.

Baktiku Negeriku di Desa Labengki Kecil diadakan dengan berbagai aktivitas, antara lain  kerja sukarela karyawan (employee volunteering), di mana karyawan Telkomsel terpilih akan melakukan sosialisasi pemanfaatan teknologi digital dan penggunaan internetsecara bertanggung jawab, aman, inspiratif, dan kreatif (#internetBAIK)  bagi masyarakat sekitar.

Program yang menyasar pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan ini  juga meliputi penyediaan fasilitas umum yang berupa penyediaan kapal sebagai sarana transportasi penyedia air bersih bagi warga.

Selain itu, akan dihadirkan juga taman baca dan pusat digital yang dilengkapi perangkat komputer dengan akses Wi-Fi. Dengan adanya fasilitas tersebut, para warga bisa belajar lebih banyak mengenai pemanfaatan teknologi digital dengan didampingi oleh agen perubahan dari masyarakat desa yang telah mendapatkan pelatihan dari Telkomsel.

Agen perubahan ini akan bertindak sebagai perpanjangan Telkomsel untuk melakukan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat yang masih membutuhkan bimbingan dalam hal pemanfaatan teknologi digital. (Icha)

 

 

 

Klaim “Terbaik”, Kamera Huawei P30 Pro Gak Punya 2 Fitur Ini

Telko.id, Jakarta – Ketika Huawei P30 Pro diperkenalkan, smartphone ini langsung diklaim sebagai salah satu smartphone dengan kemampuan kamera terbaik saat ini. Klaim tersebut wajar, karena Huawei memang meningkatkan kemampuan kamera Huawei P30 Pro secara signifikan.

Akan tetapi, baru-baru ini Huawei mengakui ada beberapa fitur kamera yang hilang dari Huawei P30 Pro.

Dilansir dari phoneArena, Senin (01/04/2019), brand asal China ini memutuskan untuk tidak menghadirkan opsi perekaman video 4K pada 60fps.

{Baca juga: Performanya “Loyo”, Xiaomi Ejek “Softcase” Huawei P30 Pro}

Huawei beralasan, video 4K hanya dapat dilihat di layar berukuran besar, dan kurang masuk akal apabila menambahkan opsi tersebut pada samrtphone flagship terbarubya.

Selain itu, Huawei menilai bahwa format 4K 60fps menghabiskan lebih banyak memori daripada video Full HD atau 4K 30fps. Fitur kedua yang hilang dari kamera P30 Pro adalah tidak adanya autofocus di kamera depan.

Sekadar informasi, smartphone ini membawa kamera depan beresolusi 32MP yang tidak mendukung autofocus. Huawei mengatakan, mereka lebih senang menggunakan sensor kamera berkualitas daripada menghadirkan fitur selfie yang banyak, termasuk autofocus.

Brand ini berpendapat, sebagian besar pengguna ketika selfie mengambil foto dari posisi tetap, sehingga autofocus pada kamera sebenarnya tidak dibutuhkan. Selain itu, autofocus juga akan membuat notch atau poni pada smartphone menjadi lebih besar, yang berpengaruh pada esensi desain smartphone.

Huawei sendiri sebelumnya harus menanggung malu, karena baru-baru ini iklan teaser untuk Huawei P30 Pro sebelum diluncurkan ketahuan menggunakan foto yang bukan hasil jepretan kamera smartphone flagship tersebut.

{Baca juga: Diluncurkan, Huawei P30 Pro Jagokan “Leica Quad Camera System”}

Setelah aksi tipu-tipu ini ketahuan, pihak Huawei buru-buru menambahkan catatan di sudut teaser tersebut, dengan dalih iklan ini sebatas karya kreatif mereka yang dimaksudkan untuk referensi saja.

Ini bukanlah aksi tipu-tipu pertama yang pernah dilakukan Huawei, dan ketahuan oleh publik. Sebelumnya, Huawei juga pernah ketahuan memanipulasi hasil foto Nova 3 sehingga tampak lebih bagus.

Dalam iklan berdurasi 30 detik, brand asal China ini memperlihatkan kemampuan kamera depan smartphone menengahnya yang dapat mengambil foto selfie di berbagai kondisi.

Tapi ternyata, hasil kamera yang ditampilkan bukan diambil menggunakan kamera depan Nova 3, melainkan kamera DSLR.

{Baca juga: Upss Ketahuan! Hasil Foto di Iklan Nova 3 Pakai DSLR}

Kasus yang sama juga pernah terjadi ketika mereka memperlihatkan kemampuan fotografi dari Huawei P9 di Google+. Huawei ketahuan setelah hasil foto Huawei P9 ternyata diambil oleh kamera Canon EOS 5D Mark III.

Melihat aksi tipu-tipu yang terus berulang dilakukan Huawei ini, banyak pengguna yang mulai mempertanyakan kredibilitas perusahaan asal Chima tersebut. Kenapa untuk pabrikan sekelas Huawei masih harus melakukan aksi memalukan seperti itu?

Rasa kurang percaya diri dengan hasil kamera produknya sendiri ini menimbulkan pertanyaan baru. Apakah kamera smartphone Huawei sudah terlalu buruk untuk ditampilkan, sehingga harus memakai foto palsu? (FHP)

Seru! Begini Cara Main Game Snake di Google Maps

Telko.id – Siapa sih yang gak tahu dengan game legendaris Snake? Game yang memulai debutnya pada ponsel Nokia di tahun 2007-an itu, tetap dikenang oleh semua orang, termasuk Google. Baru-baru ini, raksasa pencarian itu menghadirkan game Snake di Google Maps.

Tujuannya, agar seluruh pengguna smartphone Android ataupun iOS dapat memainkan game ini langsung di Google Maps.

Jadi, mereka bisa mengenang masa lalu saat game ini sedang populer, sambil mencari alamat atau tujuan perjalanan.

{Baca juga: Wow, 5 Game Streamer Indonesia Ini Mirip Artis Korea Lho!}

Selain itu, hadirnya game Snake di Google Maps juga merupakan “lelucon” Google untuk merayakan tradisi April Mop. Well, kali ini tim Telko.id akan memberikan cara untuk memainkan game tersebut di Google Maps. Yuk simak!

  • Pertama yang harus Anda lakukan adalah, memastikan aplikasi Google Maps di Android dan iOS telah diperbarui ke versi terakhir.
  • Selanjutnya, buka Google Maps, dan tekan tombol tiga garis bertumpuk di kiri atas layar.
  • Lalu, tekan tombol Play Snake, dan pilih map game yang Anda sukai.

http://telset.id/

  • Di sini, bukan ular yang Anda mainkan, melainkan seperti kereta api cepat yang biasanya terdapat di negara-negara maju.
  • Anda juga bukan memakan item khusus, melainkan mengangkut penumpang sebanyak-banyaknya untuk mengunjungi berbagai lokasi penting seperti, Big Ben, Great Sphinx of Giza, dan Eiffel Tower.

http://telset.id/

Bagaimana, mudah caranya kan? Yuk segera mainkan! (FHP)

Honor 20 lite

0

Telko.id – Spesifikasi Honor 20 lite bertumpu pada Kirin 710, 6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 24 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, April ini dibekali sistem operasi Android 9.0 (Pie), EMUI 9 dan layar berukuran 6.21″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Honor memang belum secara resmi merilis harga Honor 20 lite. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Honor Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Phantom Blue, Phantom Red, Magic Night Black) dan memiliki body berdimensi 154.8 x 73.6 x 8 mm (6.09 x 2.90 x 0.31 in) dengan berat 164 g (5.78 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Honor 20 lite

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 710 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.2 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-G51 MP4. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3400 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.21″ Inch dengan jenis LTPS IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Honor 20 lite sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera Honor 20 lite

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Honor 20 lite :

  • 24 MP, f/1.8, PDAF
    8 MP, f/2.4, 13mm (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 24 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Honor 20i

0

Telko.id – Spesifikasi Honor 20i bertumpu pada Kirin 710, 4/6 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 24 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, April ini dibekali sistem operasi Android 9.0 (Pie), EMUI 9.1 dan layar berukuran 6.21″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Honor memang belum secara resmi merilis harga Honor 20i. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Honor Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Gradient Blue, Gradient red, Magic Night Black) dan memiliki body berdimensi 154.8 x 73.6 x 8 mm (6.09 x 2.90 x 0.31 in) dengan berat 164 g (5.78 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Honor 20i

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Kirin 710 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.2 GHz Cortex-A73 & 4×1.7 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU Mali-G51 MP4. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB/256GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3400 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.21″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2340 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Honor 20i sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / CDMA / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Kamera Honor 20i

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Honor 20i :

  • 24 MP, f/1.8, PDAF
    8 MP, f/2.4, 13mm (ultrawide)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 24 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.0, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Honor 8A Pro

0

Telko.id – Spesifikasi Honor 8A Pro bertumpu pada MT6765 Helio P35, 2/3 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, April ini dibekali sistem operasi Android 9.0 (Pie), EMUI 9 dan layar berukuran 6.09″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Honor memang belum secara resmi merilis harga Honor 8A Pro. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Honor Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Red, Gold) dan memiliki body berdimensi 156.3 x 73.5 x 8 mm (6.15 x 2.89 x 0.31 in) dengan berat 150 g (5.29 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Honor 8A Pro

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset MT6765 Helio P35 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.3 GHz Cortex-A53 & 4×1.8 GHz Cortex-A53) dan prosesor grafis / GPU PowerVR GE8320. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2/3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB/64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3020 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.09″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1560 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Honor 8A Pro sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, .

Kamera Honor 8A Pro

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Honor 8A Pro :

  • 13 MP, f/1.8, PDAF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0 yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.