spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1298

Waah.. Ada Shiny Diglett di Pokemon Go Saat Earth Day

Telko.id, Jakarta Earth Day atau Hari Bumi akan jatuh pada tanggal 22 April mendatang. Hari itu digelar untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap lingkungan sekitarnya. Sejak 2018 lalu, Niantic ikut berperan aktif dengan mengajak trainer atau pemain Pokemon Go membersihkan lingkungan sekitarnya.

Dan untuk tahun ini, sang developer berencana menggelar event serupa dengan menyediakan hadiah khusus bagi trainer yang mengikutinya. Salah satunya adalah kesempatan untuk memperoleh Shiny Diglett, Pokemon bertipe Ground.

Mulai tanggal 13-28 April nanti, Pokemon Go serta AR game buatan Niantic lainnya yakni Ingress, menggelar Earth Day Cleanup. Bekerja sama dengan Playmob dan 15 NGO (Non-Governmental Organizations).

{Baca juga: Seru! Fitur Ini Bikin Seluruh Pokemon jadi Foto Model}

Menurut Gamespot, seperti dilansir Telko.id pada Senin (01/04/2019), mereka mengajak para trainer di berbagai negara untuk membersihkan sampah. Tidak berhenti di situ saja, mereka juga mengajak trainer untuk menanam pepohonan dengan tujuan menghijaukan alam.

Dan tergantung dari jumlah peserta yang mengikutinya, sang developer mempersiapkan hadiah khusus yang beragam. Jika dihadiri 2000 trainer, Niantic akan memunculkan lebih banyak Pokemon tipe Ground, apabila mencapai 5000 trainer, Niantic akan menghadirkan Shiny Diglett.

{Baca juga: Wow! Niantic Raup Rp 35 Triliun dari Pokemon GO}

Bonus paling tinggi akan diberikan jika acara tersebut diikuti oleh 7000 trainer. Semua trainer akan memperoleh Stardust dan Candy dua kali lipat untuk setiap monster yang ditangkap selama event berlangsung. Tidak hanya itu, Legendary Pokemon, Groudon pun akan dihadirkan kembali di game ini.

Nah, bagi gamers yang berminat untuk mengikutinya, Anda bisa mendaftarkan diri di situs resmi Earth Day Cleanup. Yuk ikutan! (BA/FHP)

OnePlus akan Luncurkan Mobil Listrik, Cuma April Mop?

0

Telko.id, Jakarta – Melalui akun Twitter resmi @oneplus, pabrikan ponsel asal China OnePlus, memposting foto badan mobil dengan menuliskan caption yang menyiratkan pesan akan merilis mobil listrik. Tapi banyak yang meragukannya karena di-publish saat momen April Mop.

Perusahaan teknologi dan lelucon April Mop bukanlah hal baru. OnePlus dianggap sedang membuat lelucon April Mop lewat tweet-nya tersebut.

Pesan tersebut semakin kuat ketika akun twitter, @thetripurari menyunting foto mobil dengan menambah tingkat kecerahannya. Hasilnya, pada bagian bawahnya tersembunyi tulisan  yang semakin menyiratkan pesan tersebut.

“Ya Kita Lakukan (peluncuran) Mobil Sekarang,” tulis pesan tersebut.

Benarkah OnePlus meluncurkan mobil listrik? Masih belum jelas informasinya, karena yang beredar informasinya, seperti dilansir Telko.id dari FirstPost pada Senin (01/04/2019), produk yang akan diluncurkan adalah edisi khusus OnePlus 6T, hasil kerjasama dengan McLaren.

Banyak yang menduga rumor soal peluncuran mobil listrik OnePlus itu hanyalah sekedar lulucon April Mop. Karena hingga saat ini belum ada informasi resminya.

{Baca juga: Smartphone 5G OnePlus Unjuk Gigi di MWC 2019}

Rumor peluncuran mobil listrik ini tidak hanya dihembuskan di akun resmi OnePlus. Wacana mobil listrik juga disampaikan oleh Co-founder perusahaan Carl Pei di acara OnePlus Forum.

Saat itu, Pei mengatakan bahwa mereka akan menciptakan mobil listrik dengan kemampuan Warp Charged sehingga mampu melakukan pengisian listrik dengan cepat.

“Kami selalu mencari cara baru untuk menghadirkan teknologi yang lebih baik bagi dunia. Hari ini, saya senang berbagi tentang masuknya kami ke industri baru. Kami telah mengambil kekuatan Warp Charge dan menerapkannya ke jalan,” tulis Carl Pei.

Masih dalam acara tersebut, Pei menjanjikan akan mengumumkan mobil listrik tersebut dalam waktu cepat dan teknologi dalam mobil tersebut, akan terintegrasi dengan OnePlus 6T

“Setiap fungsi kendaraan ini akan berpasangan dengan OnePlus 6T untuk kontrol yang mulus. Dibuat dengan warna dan bahan OnePlus yang khas, kendaraan premium ini akan sangat indah untuk sentuh, lihat dan kendarai,” tambahnya.

{Baca juga: Xiaomi Mi 8 Pro Tantang OnePlus 6T di Inggris}

OnePlus 6T sendiri telah dirlis pada akhir Oktober 2018 lalu. Layar OnePlus 6T menggunakan teknologi Optic AMOLED dengan bentangan 6,4 inchi dan terlindungi Gorilla Glass 6, serta memiliki resolusi Full HD+ dengan aspek rasio 19,5:9.

Kamera utama menggunakan sensor Sony IMX519 berukuran 16 MP dengan aperture f/1,7. Kamera kedua punya ukuran 20 MP dan aperture f/1,7. Kamera OnePlus 6T dilengkapi AI untuk bantu memotret di kondisi kurang cahaya.

Benarkah OnePlus akan meluncurkan mobil listrik, atau hanya sekedar lelucon April Mop? Kita tunggu saja kabarnya beberapa hari ke depan. [NM/HBS]

Sumber: FirstPost

Jalan-jalan Keliling Dunia Digaji Rp 939 Juta, Mau?

Telko.id, Jakarta – Perusahaan asal Inggris menawarkan gaji besar bagi mereka yang berminat dengan pekerjaan yang ditawarkan. Pekerjaannya hanya jalan-jalan keliling dunia sambil kulineran, lalu foto-foto. Berapa gaji fantastis yang ditawarkan, perusahaan bernama Vibrant Vegan Co ini akan memberikan gaji Rp 939 juta!

Vibrant Vegan Co siap membayar gaji sebesar itu kepada pengisi jabatan Director of Taste. Selain gaji besar, ada pula biaya perjalanan, akomodasi, dan makanan serta cuti tahunan selama 28 hari.

Menurut laporan The Independent, Vibrant Vegan Co merupakan layanan berlangganan makanan nabati yang bekerja sama dengan yayasan peduli anak bernama War Child. Misinya untuk mengatasi kelaparan anak di zona perang di seluruh dunia.

{Baca juga: Banyak Akal! Programmer Langsung jadi Selebgram “Ngetop” Berkat AI}

Kendati demikian, seperti dikutip Telko.id, Senin (01/04/2019), untuk menempati posisi terebut kandidat tak harus menjadi vegan. Kandidat hanya wajib fokus dengan bahan nabati yang ada di setiap makanan yang bakal dicicipi.

Selama empat bulan di luar negeri, kandidat terpilih harus menemukan hidangan baru dan membuat laporan ke perusahaan. Bagi Vibrant Vegan Co, menemukan makanan baru adalah bagian terbaik dari perjalanan di mata banyak orang.

Untuk mengisi jabatan itu, perusahaan mencari orang yang mampu bertanggung jawab untuk menemukan makanan, kemudian menguji rasa, bahan, resep serta bisa membuat menu baru yang dapat dimasukkan ke dalam produk baru.

{Baca juga: Aplikasi Ini Wujudkan Mimpi Anda “Keliling Dunia”}

Ia pun harus menjalani pemeriksaan latar belakang secara menyeluruh dan menjalani wawancara sangat ketat. Tak cukup, ia wajib memiliki pengalaman setidaknya tiga tahun di industri makanan atau minimal pernah menjadi chef.

Kandidat terpilih akan diminta untuk melakukan perjalanan selama empat bulan ke India, China, Turki, Chile, Meksiko, dan Jepang. “Kami mencari bakat baru yang layak terpilih,” ujar Burke-Hamilton, pendiri Vibrant Vegan Co. (SN/FHP)

Asyik! Kini Main Game Snake Bisa di Google Maps

Telko.id, Jakarta – Google menghadirkan sesuatu guna merayakan April Mop atau April Fool’s Day. Google mengadopsi game Snake yang populer di ponsel pada 1990-an. Uniknya, game itu diperuntukkan untuk platform Google Maps.

Game Snake di aplikasi peta milik Google tersebut hanya bisa diakses melalui versi situs di laman buatan Google, yakni snake.googlemaps.com. Game itu juga bisa diakses melalui aplikasi Google Maps di Android dan iOS.

Meski bernama Snake, pemain tidak akan melihat ular dalam game tersebut, melainkan transportasi umum. Pemain dapat memilih enam kota sebagai latar permainan, yaitu London, Tokyo, Sidney, Kairo, Sao Paulo, dan San Francisco.

{Baca juga: Seru! Begini Cara Main Game Snake di Google Maps}

Seperti dikutip Telko.id dari CNET, Senin (01/04/2019), pemain akan melihat transportasi umum yang berbeda di setiap kota di game Snake. Sebagai misal kereta di Tokyo, Jepang, dan bus tingkat merah atau double decker di London, Inggris.

Angkutan tersebut akan bertambah panjang jika pemain mengambil penumpang, seperti ular yang kian panjang kalau menabrak titik. Permainan juga akan berakhir jika angkutan pemain menabrak tepian layar.

{Baca juga: April Mop “Haram” untuk Karyawan Microsoft}

Kabarnya, game Snake akan tersedia seminggu di Google Maps. Lain Google, lain Microsoft. Microsoft melarang secara tegas para pegawainya ikut tradisi April Mop. Bahkan, ada memo internal perusahaan yang sudah terverifikasi terkait larangan para karyawan Microsoft mengikuti tradisi April Mop.

Kepala Pemasaran Microsoft, Chris Capossela, memperingatkan semua pegawai supaya tidak terlibat dalam lelucon itu. “Data mengungkapkan bahwa April Mop hanya memiliki sedikit dampak positif,” begitu tulisnya di memo perusahaan. (SN/FHP)

Unik! Ilmuwan Ciptakan Minuman Alkohol Anti Mabuk

Telko.id, Jakarta – Minuman alkohol bisa menyebabkan mabuk jika diminum berlebihan. Tapi tampaknya suatu saat nanti Anda tidak akan mabuk saat menenggak minuman beralkohol, karena para ilmuwan telah menemukan minuman alkohol “anti mabuk“.

Pasalnya ada ilmuwan yang berhasil menciptakan  alkohol sintetik yang bisa diminum tanpa harus khawatir akan mengalami mabuk.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Senin (01/04/2019) David Nutt berhasil menciptakan alkohol sintetik yang bebas mabuk. Alkohol dengan nama Alcarelle ini memungkinkan peminum dapat merasakan kenikmatan menenggak alkohol tanpa khawatir menjadi mabuk.

{Baca juga: Keren! ‘Tato’ Ini Bisa Ukur Kadar Alkohol dalam Darah}

Nutt mengatakan bahwa alkohol sintetiknya, dapat berinteraksi dnegan tubuh sehingga tidak menyebabkan efek samping negatif kepada tubuh. “Efek alkoholnya rumit tapi Anda bisa menargetkan bagian otak yang ingin Anda targetkan,” kata Nutt.

Saat ini Alcarelle masih dalam tahap pengembangan. Nutt mengaku masih merancang agar alkohol buatannya dapat membuat peminum benar-benar seperti sedang menenggak alkohol tapi tidak mabuk.

Tujuannya akhir dari proyek ini adalah agar Alcarelle bisa dijual di pasaran. Hanya saja, jangan berharap menemukan minuman itu di bar dalam waktu dekat, karena perlu pengujian hingga lima tahun dan persetujuan lainnya, supaya minum tersebut benar-benar aman dikonsumsi.

Memang orang yang sedang dalam pengaruh alkohol acapkail bertindak diluar kehendak mereka. Misalnya penelitian terbaru di Amerika Serikat (AS) menunjukkan, setiap tahun lebih dari USD 48 miliar atau Rp 682 triliun dihabiskan para penenggak alkohol untuk belanja onlineketika sedang mabuk.

{Baca juga: Ini Bukti Kalau Penenggak Miras Juga Suka Belanja Online}

Nominal tersebut muncul lewat penghitungan khusus secara rigid. Jika dirata-rata, setiap orang merogoh USD 444 atau tak kurang dari Rp 6,3 juta per tahun untuk membeli barang secara online saat mabuk.

Studi melibatkan 2.174 orang dewasa asal AS yang mengonsumsi minuman keras. Dari angka tersebut, 79 persen di antaranya mengaku membeli barang lewat online paling tidak sebanyak satu kali ketika mabuk. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Patriot Desa Digital Hadir Di 5 Kota Untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Telko.id – Telkomsel memperkuat keseriusannya untuk mendukung dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program Patriot Desa Digital. Patriot Desa Digital merupakan program CSR (Corporate Social Responsibilty) Telkomsel bekerjasama dengan Mobisaria yang menginisiasi pembentukan komunitas berliterasi digital dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kualitas warga desa atau pinggir kota kecil.

Program ini diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Director Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir dan CEO Mobisaria Dadang Geminar di Gedung Sate, Bandung 1 April 2019.

“Melalui Patriot Desa Digital kami ingin membentuk komunitas yang berkualitas di wilayah pedesaan untuk memberikan edukasi digital guna pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga akan banyak local hero sebagai Patriot Desa Digital yang melek teknologi, menciptakan lapangan kerja baru di era digital serta membantu bisnis masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” ungkap Irfan.

Program Patriot Desa Digital akan diselenggarakan di 5 kota di Indonesia yaitu Bandung, Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar yang diperuntukkan bagi BUMDES, UMKM, BMT melalui edukasi literasi digital. Di dalam implementasinya akan melibatkan lembaga keuangan non-bank Lembaga Keuangan Mikro (LKM) atau Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS).

Beberapa aktivitas dalam program ini antara lain adalah seminar, workshop, serta asistensi dan monitoring kepada lebih dari 750 Patriot Desa Digital di 250 Desa seluruh Indonesia serta 50 BMT mulai bulan Maret hingga Desember 2019.

Seminar dan talkshow dengan tema pemberdayaan ekonomi desa dengan teknologi yang bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat desa tentang pemanfaatan produk dan aplikasi dalam membangun ekonomi digital serta semangat meraih kesuksesan usia muda di era digital. Seminar ini berlangsung selama 1 hari dan mengakomodir 300 peserta dari kalangan masyarakat desa sasaran, yang kemudian diseleksi untuk mendapatkan 150 Patriot Desa Digital di setiap Kota penyelenggaraan.

Selanjutnya para Patriot Desa Digital terpilih akan mengikuti workshop Training of Trainer yang berisi aktivitas Focus Discussion Group dan pendalaman materi mengenai digital marketing, fitur aplikasi, role play, serta pembentukan online forum sebagai sarana komunikasi dan informasi. Selain itu Patriot Desa Digital akan diberikan asistensi dan monitoring secara online dan visitasi berkala selama 6 bulan terkait problem solver, tips marketing dan juga forum diskusi.

Dalam pelaksanaannya, Telkomsel bekerjasama dengan Mobisaria yang merupakan sebuah platform digital yang menghubungkan antara masyarakat pedesaan dengan institusi keuangan, pasar serta bisnis modern. Mobisaria memanfaatkan tiga pondasi ekonomi desa yaitu: Koperasi/BMT, pesantren dan rumah tangga.

“Program Patriot Desa Digital kami harapkan dapat menciptakan sebuah ekosistem keuangan yang sehat, efektif serta efisien. Selain itu, dapat mendorong peningkatan literasi digital di wilayah rural sehingga menjadikannya sebagai cashless society yang dapat meningkatkan perekonomian negara,” tutup Irfan. (Icha)

 

Rudiantara Jelaskan Tiga Lapis Tindakan Tangkal Konten Hoaks

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) melakukan tiga lapis tindakan untuk menangkal konten hoaks. Menurut Menkominfo Rudiantara, seluruh langkah itu sesuai dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Senin (01/04/2019), tiga lapisan yang dimaksud adalah pertama upstream, yang kedua adalah midstream, dan ketiga disebut down stream.

Lapisan pertama atau upstream adalah literasi digial, sedangkan lapisan kedua atau midstream adalah pemutusan akses dan pemblokiran, sementara lapisan ketiga atau down stream adalah penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Kominfo support aparat penegak hukum yang bertindak seperti Polri, itu semua berdasarkan UU ITE. Kalau ini banyak dilakukan juga ini banyak yang kapok nantinya,” ujar Rudiantara di Jakarta, Jumat (29/03/2019)

Tiga lapis tindakan yang dilakukan Kominfo bukan tanpa sebab. Pasalnya menjelang Pemilu 2019, kuantitas penyebaran hoaks semakin bertambah.

Menurutnya, sebanyak 23% dari hoaks yang sudah tersebar berkaitan dengan politik dan mayoritas berkaitan dengan Pemilu Serentak 2019.

{Baca juga: Uji Palapa Ring, Rudiantara Video Call dengan Nelayan Natuna}

“Bulan Januari 2019 meningkat ada 175 hoaks, bulan kemarin 353 hoaks dan diantaranya 23% berkaitan dengan politik dan mayoritas adalah tentang Pemilu,” kata Rudiantara.

Untuk itu, Kominfo bekerja sama dengan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  dan Komisi Pemilihan Umum melalui Memorandum Of Understanding MoU ataupun Perjanjian Kerja Sama (PKS)

“Upaya bagaimana meng-adress hoaks ini harus rame-rame tidak bisa kominfo saja. Kita sudah ada MoU dan PKS dengan KPU dan Bawaslu,” imbuhnya.

Lebih jauh Menkominfo  menyatakan upaya klarifikasi hoaks bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya, mereka harus menggunakan sumber yang valid dan sangat akurat.

“Jadi Kominfo tidak akan pernah mengecap hoaks kalau kita tidak bisa memvalidasinya. Jadi nanti dikasih tahu, ini loh yang hoaks, ini loh yang benarnya,” tandasnya.

{Baca juga: Kominfo: Konten Hoaks Semakin Banyak Jelang Pemilu}

Berdasarkan pantauan Direktorat Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi dan Informatika, penyebaran hoaks paling masif dikatakan melalui platform sosial media Whatsapp.

Hoaks yang disebar, pada umumnya, didahului dengan pembuatan akun palsu di media sosial selain Whatsapp. Lalu pelakunya menangkap layar serta menyebarkannya melalui platform Whatsapp.

Setelah itu, akun palsu tersebut pun dihapus atau akunnya dimatikan untuk menghapus jejak digital konten negatif. [NM/HBS]

Kominfo Identifikasi 453 Hoaks Selama Maret 2019

Telko.id – Mendekati pemilu, berita hoax masih tetap banyak. Kominfo Identifikasi 453 Hoaks Selama Maret 2019. Total jumlah hoaks yang ditemukenali oleh Kemkominfo menjadi 1.224 hoaks pada periode Agustus 2018 sampai dengan Maret 2019.

Dari 453 hoaks tersebut, terdapat 130  hoaks politik. Sehingga total hoaks politik yang diidentifikasi dan diverifikasi oleh Kementerian Kominfo menjadi 311 hoaks. Hoaks politik antara lain berupa kabar bohong yang menyerang pasangan calon presiden dan wakil presiden, partai politik peserta pemilu maupun penyelenggara pemilu.

Jumlah hoaks, kabar bohong, berita palsu dan ujaran kebencian terus meningkat menjelang hari pencoblosan 17 April 2019. Jumlah konten hoaks yang beredar di tengah masyarakat cenderung meningkat dari bulan ke bulan.

Di bulan Agustus 2018, hanya 25 informasi hoaks yang diidentifikasi oleh Tim AIS Subdit Pengendalian Konten Ditjen Aplikasi Informatika. Di Bulan September 2018, naik menjadi 27 hoaks, sementara pada Oktober dan November 2018 masing-masing di angka 53 dan 63 hoaks. Di bulan Desember 2018, jumlah info hoaks terus naik di angka 75 konten.

“Peningkatan jumlah konten hoaks sangat signifikan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2019. Sebanyak 175 konten hoaks yang berhasil diverifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo. Angka itu naik dua kali lipat di Februari 2019 menjadi 353 konten hoaks. Angka tersebut menjadi 453 konten hoaks selama Maret 2019,” ungkap Ferdinandus Setu, Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo dalm penjelasan tertulisnya.

Fernandus menambahkah bahwa dari jumlah 453 hoaks yang diidentifikasi selama Maret 2019 tersebut, selain terkait isu politik, juga menyasar isu kesehatan, pemerintahan, hoaks berisikan fitnah terhadap individu tertentu, terkait kejahatan, isu agama, internasional, mengarah ke penipuan dan perdagangan serta isu pendidikan.

Tim AIS Kemkominfo dibentuk oleh Menteri Kominfo Rudiantara pada Januari 2018 untuk melakukan pengaisan, verifikasi dan validasi terhadap seluruh konten internet yang beredar di cyber space Indonesia, baik konten hoaks, terorisme dan radikalisme, pornografi, perjudian, maupun konten negatif lainnya. Saat ini Tim AIS berjumlah 100 personil didukung oleh mesin AIS yang bekerja 24 jam, 7 hari seminggu tanpa henti.

Kementerian Kominfo mengimbau warganet yang menerima informasi elektronik yang patut diduga diragukan kebenarannya dapat menyampaikan kepada kanal pengaduan konten melalui email: aduankonten@kominfo.go.id atau akun twitter @aduankonten. (Icha)

 

 

Disebut “Orang Gila”, Pria Ini Mantap jadi YouTuber

Telko.id, JakartaYoon Chang-hyun, pria asal Korea Selatan membuat keputusan berani. Ia keluar dari pekerjaan sebagai karyawan Samsung dengan gaji per bulan yang nominalnya tak main-main, dan memilih menjadi seorang YouTuber. Keputusan itu bahkan membuatnya dicap “orang gila“.

Selama bekerja di Samsung, Yoon Chang-hyun menjadi periset di kantor yang berlokasi di Korea Selatan. Gajinya tak main-main, yakni Rp 68 juta per bulan.

Pria berusia 32 tahun tersebut keluar dari Samsung untuk menjadi bintang di YouTube. Bahkan, ia sudah menyiapkan kanal khusus.

{Baca juga: Logan Paul ke Antartika Bareng Kaum Bumi Datar, Mau Ngapain?}

Menurut laporan Reuters, penghasilan Rp 68 juta sebulan termasuk besar di Korea Selatan. Apalagi, ia masih mendapatkan tunjangan asuransi dan lain-lain dari perusahaan. Makanya, banyak pihak merasa heran dengan keputusan Yoon Chang-hyun keluar dari Samsung.

Apapun kata publik, dikutip Telko.id, Senin (01/04/2019), Yoon Chang-hyun tetap bulat dengan pendiriannya. Ia mengaku tak ingin terus bekerja keras sebagai karyawan dengan beban lembur luar biasa. Ia cuek saja dengan predikat “orang gila” atas keputusannya itu.

“Saya banyak mendapatkan pertanyaan, kenapa nekat keluar dari Samsung. Saya bahkan dianggap gila. Bagi saya, pekerjaan kantoran membuat seseorang merasa kesepian. Beban yang ditanggung terlalu besar. Saya harus mencari kehidupan lain,” tegas Yoon Chang-hyun.

{Baca juga: YouTuber Vegan Ini Dihujat Gara-gara Makan Ikan}

Yoon Chang-hyun sekarang hidup dari pendapatannya sebagai YouTuber. Ia menjadi satu milenial yang tidak lagi memegang cita-cita lama orang Korea Selatan, yakni bekerja di perusahaan besar dan menjalani hidup stabil, mampu menghidupi keluarga, dan membeli apartemen.

Asal tahu saja, perusahaan kaya raya semacam Samsung, Hyundai, atau LG memang menjadi idaman lulusan perguruan tinggi di Korea Selatan. Namun, lambat laun, para sarjana mulai berganti pola pikir dengan memilih menjadi YouTuber ketimbang bekerja di konglomerasi tersebut. (SN/FHP)

Ada Penampakan UFO di Foto Ini, Benarkah?

Telko.id, Jakarta – Para pakar teori konspirasi mengklaim, ada penampakan UFO yang bersembunyi di dalam foto wanita ini. Scott C Waring, pengelola UFO Sightings Daily, percaya dirinya melihat UFO di belakang wanita di New Mexico ini.

Dia mengatakan, beberapa minggu lalu, seorang wanita sedang berfoto bersama teman-temannya di New Mexico. Secara tidak sengaja, sebuah benda logam tertangkap kamera.

“Seseorang mengambil foto dengan teman-temannya di New Mexico minggu lalu, ketika benda logam terbang melewati di belakangnya,” katanya.

Ia mengatakan, dari sekian foto yang diambil, hanya ada satu foto yang berhasil menangkap UFO tersebut. Namun, menurutnya itu sudah cukup untuk membuktikan keberadaan UFO.

{Baca juga: NASA: Alien Sudah Kunjungi Bumi}

“UFO tertangkap hanya dalam satu foto, tapi itu sudah cukup. Sepertinya dia mengambil Instagramphotos atau foto untuk beberapa media sosial lainnya, ketika mereka secara tidak sengaja menangkap pesawat alien ini,” ujarnya.

Waring memiliki keyakinan, bahwa benda yang tertangkap dalam foto itu adalah UFO, dan bukan pesawat komersial atau pesawat tanpa awak alias drone.

“Ketika saya membuat foto close-up UFO, saya tidak melihat sayap, baling-baling, jendela, untuk menunjukkan itu adalah pesawat atau jet,”katanya.

Namun, tidak semua orang sependapat dengannya. Kepada Mirror Online, Nigel Watson, penulis UFO Perang Dunia Pertama, mengatakan, sulit untuk menentukan objek itu karena jaraknya yang terlalu jauh.

“Karena objeknya sangat jauh, sulit untuk menentukan detail yang signifikan,” ujarnya.

{Baca juga: Pengguna Google Maps Tak Sengaja Lihat ‘UFO’ di Siang Bolong}

Ia menduga, benda berwarna metalik itu kemungkinan hanyalah balon. Ia tidak sependapat bahwa benda tersebut adalah pesawat ruang angkasa milik alien.

“Seperti yang terlihat, kemungkinan itu hanya balon mylar. Itu dapat bergerak cepat karena mereka cukup kecil dan pada ketinggian yang lebih tinggi angin bisa jauh lebih kuat daripada di permukaan tanah tempat pengambilan gambar,” jelasnya. [BA/HBS]

Sumber: Mirror