spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1297

Dianggap Tidak Aman, Inggris akan Cekal Perangkat 5G Huawei

Telko.id, Jakarta – Menurut sebuah laporan tahunan dari National Cyber Security Center Inggris, Huawei masih tidak dapat memperbaiki berbagai masalah kerentanan jaringan yang dihasilkan pada perangkat 5G.

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan apakah produk-produk teknologi masa depan Huawei dapat dikelola dengan tanpa risiko kerentanan.

Meskipun pengawas Inggris menyuarakan keprihatinannya, namun pihak intelijen negara tersebut tidak menyebut larangan langsung terhadap perangkat 5G Huawei di British Raya.

Sementara itu, laporan Pusat Evaluasi Keamanan Cyber Huawei mengatakan, dewan pengawas saat ini belum melihat apa pun untuk memberikan kepercayaan pada kemampuan Huawei membawa perubahan melalui program transformasi.

{Baca juga: Regulasi Teknologi 5G di Inggris Bikin Huawei “Mati Kutu”}

Dilansir Telko.id dari GSM Arena, laporan itu juga menyebutkan bahwa hal itu akan membutuhkan bukti berkelanjutan dari rekayasa perangkat lunak yang lebih baik.

“Kekhawatiran serupa dikeluarkan oleh (badan) telekomunikasi di Inggris,” sebut laporan terbaru dari Financial Times.

Dikatakan, saat ini Inggris sedang dilakukan uji coba jaringan 5G menggunakan peralatan Huawei. Karena itu, jika tidak digunakan akan membuat Inggris mundur dalam perlombaan peluncuran internset supercepat generasi kelima itu.

Padahal, menurut Financial Times, imbasnya pengembangan industri Inggris juga akan menelan kerugian biaya hingga ratusan juta pounds untuk mengganti infrastruktur yang ada.

Lebih jauh laporang tersebut juga mengungkapkan bahwa, Anda dapat melihat banyak kritik bahwa Huawei tidak memiliki integritas end-to-end pada produk dan sistem manajemen komponen perangkat lunak yang dinilai buruk.

Di samping itu juga ada beberapa kekhawatiran tentang keamanan peralatan yang menghubungkan jaringan radio ke pelanggan atau smartphone buatan Huawei.

{Baca juga: Amerika Serikat Serukan “Anti Huawei” ke Negara Sekutu}

David Wang, Kepala R&D Huawei mengatakan, bahwa setiap peralatan pemasok “pasti memiliki kerentanan”, dan laporan itu tidak menyarankan jaringan Inggris lebih rentan daripada tahun lalu.

Hal itu merupakan salah satu cara bagi Intelijen Inggris untuk mengatakan Huawei belum memperbaiki apa pun selama 12 bulan terakhir. [BA/HBS]

Sumber: GSMArena 

Catat! Ini Tanggal Rilis Game F1 2019

Telko.id, Jakarta – Codemasters memastikan game balapan Formula 1, F1 2019 akan hadir tak lama lagi. Publisher ini mengumumkan bahwa seri F1 2019 akan meluncur pada Juni 2019 mendatang.

Kalau benar, itu berarti game balapan ini akan hadir dua bulan lebih cepat dari biasanya. Dilaporkan Forbes, seperti dilansir Telko.id pada Senin (01/04/2019), kehadiran game ini pun bersamaan dengan pelaksanaan balapan di Austria.

Game ini sendiri sudah melewati masa pengembangan selama dua tahun. Nantinya, game tersebut menghadirkan mobil yang sesuai dengan regulasi yang ditetapkan untuk tahun ini.

{Baca juga: Asyik!! Smartphone Gaming Nintendo Segera Diluncurkan}

Codemasters bekerja sama dengan tim teknis Formula 1 yang dipimpin oleh Ross Brawn dan Pat Symonds dalam mengembangkan game F1 2019.

“Kami benar-benar senang bisa merilis F1 2019 lebih dahulu di musim Formula 1 sehingga game bisa dimainkan dan dinikmati pada saat yang sama ketika kejuaraan dunia mulai terbentuk,” kata Paul Jeal, F1 Franchise Director di Codemasters.

Ia mengatakan bahwa dengan masa pengembangan yang hampir dua tahun ini, ia bersama dengan timnya telah berhasil mengembangkan bermacam fitur menarik untuk franchise ini. Untuk detail mengenai hal tersebut, ia akan mengungkapkannya dalam beberapa bulan kedepan.

{Baca juga: Wow, 5 Game Streamer Indonesia Ini Mirip Artis Korea Lho!}

“Dengan pertumbuhan berkelanjutan dari seri F1, sangat menyenangkan untuk memberi pemain lebih banyak kendali dan tingkatan baru dalam penyesuaian mobil dan pengemudi. Lami tidak sabar untuk membicarakan hal ini bersama dengan fitur multiplayer baru dalam beberapa bulan mendatang,” kata Lee Mather, F1 2019 Game Director di Codemasters.

F1 2019 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 28 Juni 2019 mendatang untuk PC, PlayStation 4, dan Xbox One. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Codemasters juga meluncurkan sebuah trailer pengumuman baru untuk F1 2019. (BA/FHP)

Bos Google Mengaku Punya “Smartphone Rahasia”, Apa Itu?

0

Telko.id, Jakarta – Kabar soal kehadiran Google Pixel 3a dan Google Pixel 3a XL semakin nyata. Baru-baru ini, ada bocoran mengenai dua perangkat tersebut. Hal itu diperkuat oleh petunjuk dari seorang bos Google yang mengungkapkan soal “smartphone rahasia“.

Dilaporkan phoneArena, Senior Vice President Android, Hiroshi Lockheimer mengunggah cuitan via Twitter. Ia mengaku telah mengambil gambar menggunakan “smartphone rahasia”. Itu artinya, smartphone tersebut belum diperkenalkan.

Ia berkicau setelah mengunjungi kantor lama Bill Hewlett dan Dave Packard, dua sosok pendiri Hewlett-Packard. Saat melakukan kunjungan, Lockheimer mengaku mengambil gambar memakai “smartphone rahasia”.

{Baca juga: Kini, Kamera Xiaomi Punya Kepintaran ala Google Lens}

Dikutip Telko.id, Senin (01/04/2019), smartphone tersebut kabarnya adalah Pixel 3a atau Pixel 3a XL, yang kemungkinan berganti nama menjadi Google Pixel 3 Lite dan Google Pixel 3 XL Lite.

Senior Vice President Android, Hiroshi Lockheimer

Berdasarkan informasi yang telah beredar luas di internet, Pixel 3a dan Pixel 3a XL masing-masing memiliki layar berukuran 5,6 inci dan 6,0 inci. Pixel 3a diprediksi menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 670.

{Baca juga: Seru! Begini Cara Main Game Snake di Google Maps}

Lain hal, Pixel 3a XL diperkirakan memiliki prosesor Snapdragon 710. Pixel 3a dan Pixel 3a XL masing-masing mempunyai RAM 4GB dan ROM 64GB, dan punya kamera utama beresolusi 12MP.

Untuk kamera kamera depan, keduanya sama-sama memiliki kamera beresolusi 8MP. Satu lagi, kedua smartphone ini juga dilaporkan bakal mempunyai jack audio 3.5 mm yang tidak dimiliki oleh Pixel 3 maupun Pixel 3 XL. (SN/FHP)

Waah.. Ada Shiny Diglett di Pokemon Go Saat Earth Day

Telko.id, Jakarta Earth Day atau Hari Bumi akan jatuh pada tanggal 22 April mendatang. Hari itu digelar untuk meningkatkan kesadaran manusia terhadap lingkungan sekitarnya. Sejak 2018 lalu, Niantic ikut berperan aktif dengan mengajak trainer atau pemain Pokemon Go membersihkan lingkungan sekitarnya.

Dan untuk tahun ini, sang developer berencana menggelar event serupa dengan menyediakan hadiah khusus bagi trainer yang mengikutinya. Salah satunya adalah kesempatan untuk memperoleh Shiny Diglett, Pokemon bertipe Ground.

Mulai tanggal 13-28 April nanti, Pokemon Go serta AR game buatan Niantic lainnya yakni Ingress, menggelar Earth Day Cleanup. Bekerja sama dengan Playmob dan 15 NGO (Non-Governmental Organizations).

{Baca juga: Seru! Fitur Ini Bikin Seluruh Pokemon jadi Foto Model}

Menurut Gamespot, seperti dilansir Telko.id pada Senin (01/04/2019), mereka mengajak para trainer di berbagai negara untuk membersihkan sampah. Tidak berhenti di situ saja, mereka juga mengajak trainer untuk menanam pepohonan dengan tujuan menghijaukan alam.

Dan tergantung dari jumlah peserta yang mengikutinya, sang developer mempersiapkan hadiah khusus yang beragam. Jika dihadiri 2000 trainer, Niantic akan memunculkan lebih banyak Pokemon tipe Ground, apabila mencapai 5000 trainer, Niantic akan menghadirkan Shiny Diglett.

{Baca juga: Wow! Niantic Raup Rp 35 Triliun dari Pokemon GO}

Bonus paling tinggi akan diberikan jika acara tersebut diikuti oleh 7000 trainer. Semua trainer akan memperoleh Stardust dan Candy dua kali lipat untuk setiap monster yang ditangkap selama event berlangsung. Tidak hanya itu, Legendary Pokemon, Groudon pun akan dihadirkan kembali di game ini.

Nah, bagi gamers yang berminat untuk mengikutinya, Anda bisa mendaftarkan diri di situs resmi Earth Day Cleanup. Yuk ikutan! (BA/FHP)

OnePlus akan Luncurkan Mobil Listrik, Cuma April Mop?

0

Telko.id, Jakarta – Melalui akun Twitter resmi @oneplus, pabrikan ponsel asal China OnePlus, memposting foto badan mobil dengan menuliskan caption yang menyiratkan pesan akan merilis mobil listrik. Tapi banyak yang meragukannya karena di-publish saat momen April Mop.

Perusahaan teknologi dan lelucon April Mop bukanlah hal baru. OnePlus dianggap sedang membuat lelucon April Mop lewat tweet-nya tersebut.

Pesan tersebut semakin kuat ketika akun twitter, @thetripurari menyunting foto mobil dengan menambah tingkat kecerahannya. Hasilnya, pada bagian bawahnya tersembunyi tulisan  yang semakin menyiratkan pesan tersebut.

“Ya Kita Lakukan (peluncuran) Mobil Sekarang,” tulis pesan tersebut.

Benarkah OnePlus meluncurkan mobil listrik? Masih belum jelas informasinya, karena yang beredar informasinya, seperti dilansir Telko.id dari FirstPost pada Senin (01/04/2019), produk yang akan diluncurkan adalah edisi khusus OnePlus 6T, hasil kerjasama dengan McLaren.

Banyak yang menduga rumor soal peluncuran mobil listrik OnePlus itu hanyalah sekedar lulucon April Mop. Karena hingga saat ini belum ada informasi resminya.

{Baca juga: Smartphone 5G OnePlus Unjuk Gigi di MWC 2019}

Rumor peluncuran mobil listrik ini tidak hanya dihembuskan di akun resmi OnePlus. Wacana mobil listrik juga disampaikan oleh Co-founder perusahaan Carl Pei di acara OnePlus Forum.

Saat itu, Pei mengatakan bahwa mereka akan menciptakan mobil listrik dengan kemampuan Warp Charged sehingga mampu melakukan pengisian listrik dengan cepat.

“Kami selalu mencari cara baru untuk menghadirkan teknologi yang lebih baik bagi dunia. Hari ini, saya senang berbagi tentang masuknya kami ke industri baru. Kami telah mengambil kekuatan Warp Charge dan menerapkannya ke jalan,” tulis Carl Pei.

Masih dalam acara tersebut, Pei menjanjikan akan mengumumkan mobil listrik tersebut dalam waktu cepat dan teknologi dalam mobil tersebut, akan terintegrasi dengan OnePlus 6T

“Setiap fungsi kendaraan ini akan berpasangan dengan OnePlus 6T untuk kontrol yang mulus. Dibuat dengan warna dan bahan OnePlus yang khas, kendaraan premium ini akan sangat indah untuk sentuh, lihat dan kendarai,” tambahnya.

{Baca juga: Xiaomi Mi 8 Pro Tantang OnePlus 6T di Inggris}

OnePlus 6T sendiri telah dirlis pada akhir Oktober 2018 lalu. Layar OnePlus 6T menggunakan teknologi Optic AMOLED dengan bentangan 6,4 inchi dan terlindungi Gorilla Glass 6, serta memiliki resolusi Full HD+ dengan aspek rasio 19,5:9.

Kamera utama menggunakan sensor Sony IMX519 berukuran 16 MP dengan aperture f/1,7. Kamera kedua punya ukuran 20 MP dan aperture f/1,7. Kamera OnePlus 6T dilengkapi AI untuk bantu memotret di kondisi kurang cahaya.

Benarkah OnePlus akan meluncurkan mobil listrik, atau hanya sekedar lelucon April Mop? Kita tunggu saja kabarnya beberapa hari ke depan. [NM/HBS]

Sumber: FirstPost

Jalan-jalan Keliling Dunia Digaji Rp 939 Juta, Mau?

Telko.id, Jakarta – Perusahaan asal Inggris menawarkan gaji besar bagi mereka yang berminat dengan pekerjaan yang ditawarkan. Pekerjaannya hanya jalan-jalan keliling dunia sambil kulineran, lalu foto-foto. Berapa gaji fantastis yang ditawarkan, perusahaan bernama Vibrant Vegan Co ini akan memberikan gaji Rp 939 juta!

Vibrant Vegan Co siap membayar gaji sebesar itu kepada pengisi jabatan Director of Taste. Selain gaji besar, ada pula biaya perjalanan, akomodasi, dan makanan serta cuti tahunan selama 28 hari.

Menurut laporan The Independent, Vibrant Vegan Co merupakan layanan berlangganan makanan nabati yang bekerja sama dengan yayasan peduli anak bernama War Child. Misinya untuk mengatasi kelaparan anak di zona perang di seluruh dunia.

{Baca juga: Banyak Akal! Programmer Langsung jadi Selebgram “Ngetop” Berkat AI}

Kendati demikian, seperti dikutip Telko.id, Senin (01/04/2019), untuk menempati posisi terebut kandidat tak harus menjadi vegan. Kandidat hanya wajib fokus dengan bahan nabati yang ada di setiap makanan yang bakal dicicipi.

Selama empat bulan di luar negeri, kandidat terpilih harus menemukan hidangan baru dan membuat laporan ke perusahaan. Bagi Vibrant Vegan Co, menemukan makanan baru adalah bagian terbaik dari perjalanan di mata banyak orang.

Untuk mengisi jabatan itu, perusahaan mencari orang yang mampu bertanggung jawab untuk menemukan makanan, kemudian menguji rasa, bahan, resep serta bisa membuat menu baru yang dapat dimasukkan ke dalam produk baru.

{Baca juga: Aplikasi Ini Wujudkan Mimpi Anda “Keliling Dunia”}

Ia pun harus menjalani pemeriksaan latar belakang secara menyeluruh dan menjalani wawancara sangat ketat. Tak cukup, ia wajib memiliki pengalaman setidaknya tiga tahun di industri makanan atau minimal pernah menjadi chef.

Kandidat terpilih akan diminta untuk melakukan perjalanan selama empat bulan ke India, China, Turki, Chile, Meksiko, dan Jepang. “Kami mencari bakat baru yang layak terpilih,” ujar Burke-Hamilton, pendiri Vibrant Vegan Co. (SN/FHP)

Asyik! Kini Main Game Snake Bisa di Google Maps

Telko.id, Jakarta – Google menghadirkan sesuatu guna merayakan April Mop atau April Fool’s Day. Google mengadopsi game Snake yang populer di ponsel pada 1990-an. Uniknya, game itu diperuntukkan untuk platform Google Maps.

Game Snake di aplikasi peta milik Google tersebut hanya bisa diakses melalui versi situs di laman buatan Google, yakni snake.googlemaps.com. Game itu juga bisa diakses melalui aplikasi Google Maps di Android dan iOS.

Meski bernama Snake, pemain tidak akan melihat ular dalam game tersebut, melainkan transportasi umum. Pemain dapat memilih enam kota sebagai latar permainan, yaitu London, Tokyo, Sidney, Kairo, Sao Paulo, dan San Francisco.

{Baca juga: Seru! Begini Cara Main Game Snake di Google Maps}

Seperti dikutip Telko.id dari CNET, Senin (01/04/2019), pemain akan melihat transportasi umum yang berbeda di setiap kota di game Snake. Sebagai misal kereta di Tokyo, Jepang, dan bus tingkat merah atau double decker di London, Inggris.

Angkutan tersebut akan bertambah panjang jika pemain mengambil penumpang, seperti ular yang kian panjang kalau menabrak titik. Permainan juga akan berakhir jika angkutan pemain menabrak tepian layar.

{Baca juga: April Mop “Haram” untuk Karyawan Microsoft}

Kabarnya, game Snake akan tersedia seminggu di Google Maps. Lain Google, lain Microsoft. Microsoft melarang secara tegas para pegawainya ikut tradisi April Mop. Bahkan, ada memo internal perusahaan yang sudah terverifikasi terkait larangan para karyawan Microsoft mengikuti tradisi April Mop.

Kepala Pemasaran Microsoft, Chris Capossela, memperingatkan semua pegawai supaya tidak terlibat dalam lelucon itu. “Data mengungkapkan bahwa April Mop hanya memiliki sedikit dampak positif,” begitu tulisnya di memo perusahaan. (SN/FHP)

Unik! Ilmuwan Ciptakan Minuman Alkohol Anti Mabuk

Telko.id, Jakarta – Minuman alkohol bisa menyebabkan mabuk jika diminum berlebihan. Tapi tampaknya suatu saat nanti Anda tidak akan mabuk saat menenggak minuman beralkohol, karena para ilmuwan telah menemukan minuman alkohol “anti mabuk“.

Pasalnya ada ilmuwan yang berhasil menciptakan  alkohol sintetik yang bisa diminum tanpa harus khawatir akan mengalami mabuk.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Senin (01/04/2019) David Nutt berhasil menciptakan alkohol sintetik yang bebas mabuk. Alkohol dengan nama Alcarelle ini memungkinkan peminum dapat merasakan kenikmatan menenggak alkohol tanpa khawatir menjadi mabuk.

{Baca juga: Keren! ‘Tato’ Ini Bisa Ukur Kadar Alkohol dalam Darah}

Nutt mengatakan bahwa alkohol sintetiknya, dapat berinteraksi dnegan tubuh sehingga tidak menyebabkan efek samping negatif kepada tubuh. “Efek alkoholnya rumit tapi Anda bisa menargetkan bagian otak yang ingin Anda targetkan,” kata Nutt.

Saat ini Alcarelle masih dalam tahap pengembangan. Nutt mengaku masih merancang agar alkohol buatannya dapat membuat peminum benar-benar seperti sedang menenggak alkohol tapi tidak mabuk.

Tujuannya akhir dari proyek ini adalah agar Alcarelle bisa dijual di pasaran. Hanya saja, jangan berharap menemukan minuman itu di bar dalam waktu dekat, karena perlu pengujian hingga lima tahun dan persetujuan lainnya, supaya minum tersebut benar-benar aman dikonsumsi.

Memang orang yang sedang dalam pengaruh alkohol acapkail bertindak diluar kehendak mereka. Misalnya penelitian terbaru di Amerika Serikat (AS) menunjukkan, setiap tahun lebih dari USD 48 miliar atau Rp 682 triliun dihabiskan para penenggak alkohol untuk belanja onlineketika sedang mabuk.

{Baca juga: Ini Bukti Kalau Penenggak Miras Juga Suka Belanja Online}

Nominal tersebut muncul lewat penghitungan khusus secara rigid. Jika dirata-rata, setiap orang merogoh USD 444 atau tak kurang dari Rp 6,3 juta per tahun untuk membeli barang secara online saat mabuk.

Studi melibatkan 2.174 orang dewasa asal AS yang mengonsumsi minuman keras. Dari angka tersebut, 79 persen di antaranya mengaku membeli barang lewat online paling tidak sebanyak satu kali ketika mabuk. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Patriot Desa Digital Hadir Di 5 Kota Untuk Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Telko.id – Telkomsel memperkuat keseriusannya untuk mendukung dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program Patriot Desa Digital. Patriot Desa Digital merupakan program CSR (Corporate Social Responsibilty) Telkomsel bekerjasama dengan Mobisaria yang menginisiasi pembentukan komunitas berliterasi digital dengan tujuan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kualitas warga desa atau pinggir kota kecil.

Program ini diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Director Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir dan CEO Mobisaria Dadang Geminar di Gedung Sate, Bandung 1 April 2019.

“Melalui Patriot Desa Digital kami ingin membentuk komunitas yang berkualitas di wilayah pedesaan untuk memberikan edukasi digital guna pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga akan banyak local hero sebagai Patriot Desa Digital yang melek teknologi, menciptakan lapangan kerja baru di era digital serta membantu bisnis masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” ungkap Irfan.

Program Patriot Desa Digital akan diselenggarakan di 5 kota di Indonesia yaitu Bandung, Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar yang diperuntukkan bagi BUMDES, UMKM, BMT melalui edukasi literasi digital. Di dalam implementasinya akan melibatkan lembaga keuangan non-bank Lembaga Keuangan Mikro (LKM) atau Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS).

Beberapa aktivitas dalam program ini antara lain adalah seminar, workshop, serta asistensi dan monitoring kepada lebih dari 750 Patriot Desa Digital di 250 Desa seluruh Indonesia serta 50 BMT mulai bulan Maret hingga Desember 2019.

Seminar dan talkshow dengan tema pemberdayaan ekonomi desa dengan teknologi yang bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat desa tentang pemanfaatan produk dan aplikasi dalam membangun ekonomi digital serta semangat meraih kesuksesan usia muda di era digital. Seminar ini berlangsung selama 1 hari dan mengakomodir 300 peserta dari kalangan masyarakat desa sasaran, yang kemudian diseleksi untuk mendapatkan 150 Patriot Desa Digital di setiap Kota penyelenggaraan.

Selanjutnya para Patriot Desa Digital terpilih akan mengikuti workshop Training of Trainer yang berisi aktivitas Focus Discussion Group dan pendalaman materi mengenai digital marketing, fitur aplikasi, role play, serta pembentukan online forum sebagai sarana komunikasi dan informasi. Selain itu Patriot Desa Digital akan diberikan asistensi dan monitoring secara online dan visitasi berkala selama 6 bulan terkait problem solver, tips marketing dan juga forum diskusi.

Dalam pelaksanaannya, Telkomsel bekerjasama dengan Mobisaria yang merupakan sebuah platform digital yang menghubungkan antara masyarakat pedesaan dengan institusi keuangan, pasar serta bisnis modern. Mobisaria memanfaatkan tiga pondasi ekonomi desa yaitu: Koperasi/BMT, pesantren dan rumah tangga.

“Program Patriot Desa Digital kami harapkan dapat menciptakan sebuah ekosistem keuangan yang sehat, efektif serta efisien. Selain itu, dapat mendorong peningkatan literasi digital di wilayah rural sehingga menjadikannya sebagai cashless society yang dapat meningkatkan perekonomian negara,” tutup Irfan. (Icha)

 

Rudiantara Jelaskan Tiga Lapis Tindakan Tangkal Konten Hoaks

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) melakukan tiga lapis tindakan untuk menangkal konten hoaks. Menurut Menkominfo Rudiantara, seluruh langkah itu sesuai dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Senin (01/04/2019), tiga lapisan yang dimaksud adalah pertama upstream, yang kedua adalah midstream, dan ketiga disebut down stream.

Lapisan pertama atau upstream adalah literasi digial, sedangkan lapisan kedua atau midstream adalah pemutusan akses dan pemblokiran, sementara lapisan ketiga atau down stream adalah penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

“Kominfo support aparat penegak hukum yang bertindak seperti Polri, itu semua berdasarkan UU ITE. Kalau ini banyak dilakukan juga ini banyak yang kapok nantinya,” ujar Rudiantara di Jakarta, Jumat (29/03/2019)

Tiga lapis tindakan yang dilakukan Kominfo bukan tanpa sebab. Pasalnya menjelang Pemilu 2019, kuantitas penyebaran hoaks semakin bertambah.

Menurutnya, sebanyak 23% dari hoaks yang sudah tersebar berkaitan dengan politik dan mayoritas berkaitan dengan Pemilu Serentak 2019.

{Baca juga: Uji Palapa Ring, Rudiantara Video Call dengan Nelayan Natuna}

“Bulan Januari 2019 meningkat ada 175 hoaks, bulan kemarin 353 hoaks dan diantaranya 23% berkaitan dengan politik dan mayoritas adalah tentang Pemilu,” kata Rudiantara.

Untuk itu, Kominfo bekerja sama dengan dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  dan Komisi Pemilihan Umum melalui Memorandum Of Understanding MoU ataupun Perjanjian Kerja Sama (PKS)

“Upaya bagaimana meng-adress hoaks ini harus rame-rame tidak bisa kominfo saja. Kita sudah ada MoU dan PKS dengan KPU dan Bawaslu,” imbuhnya.

Lebih jauh Menkominfo  menyatakan upaya klarifikasi hoaks bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya, mereka harus menggunakan sumber yang valid dan sangat akurat.

“Jadi Kominfo tidak akan pernah mengecap hoaks kalau kita tidak bisa memvalidasinya. Jadi nanti dikasih tahu, ini loh yang hoaks, ini loh yang benarnya,” tandasnya.

{Baca juga: Kominfo: Konten Hoaks Semakin Banyak Jelang Pemilu}

Berdasarkan pantauan Direktorat Pengendalian Konten Internet Ditjen Aplikasi dan Informatika, penyebaran hoaks paling masif dikatakan melalui platform sosial media Whatsapp.

Hoaks yang disebar, pada umumnya, didahului dengan pembuatan akun palsu di media sosial selain Whatsapp. Lalu pelakunya menangkap layar serta menyebarkannya melalui platform Whatsapp.

Setelah itu, akun palsu tersebut pun dihapus atau akunnya dimatikan untuk menghapus jejak digital konten negatif. [NM/HBS]