spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1282

Malaysia akan Pamer Mobil Otonom dengan Jaringan 5G

Telko.id, Jakarta – Jaringan 5G tak lama lagi akan diperkenalkan di Malaysia. Perusahaan telekomunikasi, Malaysia Celcom Axiata berencana untuk memamerkan kemampuan mobil otonom yang menggunakan jaringan 5G.

Dilansir Telko.id dari Mashable pada Senin (08/04/2019), Celcom Axiata telah lama membangun jaringan 5G di Kota Putrajaya, Malaysia.

Operator terbesar di Negeri Jiran ini bekerja sama dengan pabrikan Proton yang merancang mobil otonom dengan klasifikasi Otonomi Tingkat 3.

Pihak Celcom mengatakan bahwa mereka ingin mendemonstrasikan mobil otonom untuk menunjukkan keunggulan yang ditawarkan dari jaringan 5G.

Nantinya mereka juga akan memamerkan teknologi dengan memanfaatkan 5G seperti Drone, Video Holografik dan teknologi Virtual Reality (VR) dengan kualitas 4K. Pemerintah Malaysia pun mendukung rencana tersebut.

Chief Digital Officer of the Malaysian Communications and Multimedia Commission  (MCMC) Gerard Lim, mengatakan bahwa Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad akan menaiki mobil 5G tersebut ke lokasi acara.

{Baca juga: Malaysia Tidak Haramkan Game PUBG}

Rencana Pameran akan dilkaukan pada tanggal 20 dan 21 April di Komplek Perbadanan Putrajaya, Malaysia dan akan dibuka untuk umum. Memang tahun ini nampaknya menjadi tahun bagi jaringan 5G karena perusahaan telekomunikasi mulai membangun jaringan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya perusahaan telekomunikasi dan jalan bebas hambatan di China telah sepakat untuk meluncurkan proyek jalan raya pintar berbasis 5G pertama. Lokasinya di provinsi Hubei tengah.

Cabang China Mobile Hubei merencanakan lokasi untuk stasiun pangkalan 5G di seluruh bagian jalan raya. Mereka akan melakukan tes stasiun tol pintar dan kendaraan otonom berbasis 5G di jalan raya lokal.

{Baca juga: China Bangun Jalan Tol Pintar Berjaringan 5G}

Dikutip Telko.id dari India Times, Senin (18/2/2019), jaringan 5G alias nirkabel generasi kelima menjanjikan kecepatan dan kemampuan menghubungkan banyak perangkat ke internet tanpa hambatan.

Sumber: Mashable

Jelang Pemilu, Twitter Blokir 600 Akun Penyebar Hoaks

Telko.id, Jakarta – Twitter mengaku telah menangkal konten hoaks menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Israel pada 9 April besok. Media sosial ini telah memblokir 600 akun penyebar hoaks di platform mereka.

Menurut Engadget, seperti dilansir Telko.id pada Senin (08/04/2019), situs Buzzfeed News menyebutkan bahwa Twitter telah memblokir ratusan akun yang terindikasi menyebarkan hoaks.

Akun tersebut didapatkan berdasarkan laporan warganet Twitter yang resah terhadap penyebaran informasi yang keliru terhadap partai oposisi utama, sambil mempromosikan petahana Benjamin Netanyahu.

{Baca juga: Jelang Pemilu India, WhatsApp Sediakan Fitur Pengecek Fakta}

Tidak hanya itu, mereka memblokir akun Church of Almighty God, sebuah sekte Kristen China yang percaya bahwa Yesus telah bangkit kembali sebagai pasangan dari pendiri sekte tersebut.

Pemblokiran 600 akun hoaks ini menyiratkan pesan jika tensi politik di Israel semakin panas menjelang hari pencoblosan. Apalagi, mereka menyerang pihak oposisi sehingga muncul anggapan jika pihak sayap kanan, berada di balik semua ini.

Akan tetapi, tindakan Twitter memblokir sekte Kristen China dirasa ganjil karena akun tersebut tidak ada kaitannya dengan Pemilu Israel. Hal ini semakin ganjil karena informasi pemblokiran tidak keluar dari pihak Twitter.

{Baca juga: Twitter Punya Fitur untuk Protes Tweet Langgar Aturan}

BuzzFeed mengklaim, informasi pemblokiran akun berasal dari karya dua peneliti anti-manipulasi yaitu Yuval Adam dan Noam Rotem.

Di Indonesia konten hoaks juga semakin banyak ditemukan menjelang hari pencoblosan yang jatuh pada 17 April 2019. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengindentifikasi 771 konten hoaks sepanjang Agustus 2018 hingga Februari 2019.

Dari data tersebut, juga ditemukan bahwa terjadi peningkatan siginifikan konten hoaks menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019.

{Baca juga: Kominfo: Konten Hoaks Semakin Banyak Jelang Pemilu}

Plt Kabiro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu menjelaskan bahwa konten hoaks yang beredar terus meningkat setiap bulannya.Di bulan Agustus 2018, hanya 25 informasi hoaks yg diidentifikasi oleh Tim AIS Subdit Pengendalian Konten Ditjen Aplikasi Informatika Kominfo.

Di September 2018, naik menjadi 27 hoaks, sementara pada Oktober dan November 2018 masing-masing di angka 53 dan 63 hoaks. Di bulan Desember 2018, jumlah hoaks terus naik di angka 75 konten. (NM/FHP)

Ada Fitur Tiruan Apex Legends di Fortnite, Apa Itu?

Telko.id, Jakarta – Mulai minggu depan, Fortnite akan memperkenalkan fitur “Reboot Van” atau tempat untuk menghidupkan kembali rekan satu tim para pemain. Fitur ini mirip dengan game ber-genre sama, Apex Legends yang diluncurkan dua bulan lalu.

Fitur ini pertama kali bocor pada akhir Februari lalu. Reboot Van dirancang untuk membuat game menjadi lebih menyenangkan, karena para pemain tidak akan kehilangan teman satu timnya yang terbunuh.

Asal tahu saja, Fortnite akan kurang menyenangkan ketika kehilangan teman satu tim. Sebab, di game ini relatif mudah untuk mengalahkan musuh secara langsung.

{Baca juga: Pangeran Harry Gak Suka Fortnite, Terancam Diblokir?}

Dilansir dari The Verge, Senin (08/04/2019), para pemain cukup membawa reboot card dari rekan setim yang terbunuh, kemudian membawanya ke Reboot Van. Tapi perlu diingat, fitur ini hanya bisa digunakan sekali oleh tiap tim saja.

Itu berarti, saat Reboot Van diaktifkan, fitur ini tidak lagi bisa digunakan selama sisa pertandingan. Agar makin seru, Fortnite hanya menyediakan Reboot Van dalam jumlah terbatas untuk setiap peta pertandingan, dan beberapa di antaranya mungkin telah masuk ke lingkaran yang sulit diakses.

Fitur ini merupakan fitur kedua yang “ditiru” Fortnite dari Apex Legends. Fitur pertama yang dipakai Fortnite adalah Ping System yang memungkinkan pemain berkomunikasi secara nonverbal bersama rekan satu tim.

{Baca juga: Epic Games Bawa ‘Mini BR’ ke Creative Mode Fortnite}

Sebelumnya, Epic Games telah mengumumkan rencana untuk membawa mini battle royale (mini BR) games ke Creative mode di Fortnite. Rencana itu terungkap selama AMA di Reddit’s Fortnite Creative subreddit.

Dalam bentuk saat ini, Fortnite Creative memungkinkan pemain membuat peta sendiri menggunakan berbagai elemen dan material dalam game. Creative ini bisa terbatas pada tujuan di mana pemain terlibat dalam bentuk battle royale mereka sendiri. (BA/FHP)

Sumber: The Verge 

Karakter Kejam Ketiga Mortal Kombat 11 Terungkap, Kollector

Telko.id, Jakarta – Developer NetherRealm memberikan bocoran soal karakter baru di game yang akan mereka rilis, Mortal Kombat 11. Karakter tersebut bernama Kollector, karakter yang akan memiliki peran langsung pada jalan cerita Mortal Kombat 11.

Dilansir dari Game Rant, Senin (08/04/2019), Kollektor merupakan karakter yang hanya peduli kepada kekayaan dan statusnya. Bahkan, ia juga digambarkan sebagai karakter yang brutal.

Karakter ini memiliki empat lengan plus kemampuan mematikan yang diklaim mampu memberikan damage yang besar pada lawannya.

{Baca juga: Pangeran Harry Gak Suka Fortnite, Terancam Diblokir?}

Kollector sendiri merupakan karakter ketiga yang diumumkan untuk game tersebut. Awal minggu ini, NetherRealm mengungkap karakter Cetrion, Elder God yang memegang kekuatan elemen ketika ia bertempur.

Sebelum itu, NetherRealm juga meluncurkan karakter Geras, pelayan setia Kronika. Geras memiliki kekuatan untuk menyulap benda yang terbuat dari pasir dan memanipulasi waktu.

Lebih dari 20 karakter playable dikatakan akan ada untuk Mortal Kombat 11, termasuk Kung Lao, Liu Kang, dan Jax yang terungkap selama presentasi State of Play perdana Sony. Selain itu, NetherRealm juga meluncurkan salah satu karakter DLC Mortal Kombat 11, Shang Tsung yang terinspirasi sepenuhnya dari aktor kawakan, Cary-Hiroyuki Tagawa.

{Baca juga: Gamers Ini Nyaris Tewas Gara-gara Kecanduan Main PUBG}

Mortal Kombat 11 dijadwalkan akan hadir pada 23 April mendatang untuk konsol PlayStation 4, Xbox One, PC, dan Nintendo Switch. Khusus untuk Switch, game ini sedang dikembangkan oleh Shiver Entertainment dengan pengawasan dari NetherRealm. (BA/FHP)

Sumber: Game Rant

Refarming Selesai, Layanan 4G Bakal Lebih Merata di Indonesia

0

Telko.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika baru saja menyelesaikan penataan ulang atau refarming pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHz. Penyelesaian refarming memungkinkan operator telekomunikasi jaringan bergerak seluler mengefisiensikan dan optimasi layanan sehingga membuka peluang lebih besar bagi masyarakat yang belum dapat menikmati 4G  menjadi dapat menikmati layanan 4G.

Berdasarkan data dari Direktorat Pengendalian Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, sampai awal tahun 2019 cakupan sinyal 4G di Indonesia sudah mengcover 63.862 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia atau sekitar 76,74%.

Pemerintah terus berupaya menyediakan akses informasi secara universal bagi masyarakat di seluruh Nusantara dengan peningkatan dan perluasan konektivitas nasional melalui program peningkatan jangkauan layanan telekomunikasi. Guna menyediakan layanan mobile broadband (4G) yang berkualitas, ketersediaan spektrum frekuensi radio yang memadai menjadi keharusan.

Sebelum refarming, dari seluruh pita frekuensi radio yang digunakan oleh penyelenggara jaringan bergerak seluler, masih terdapat penetapan pita feekuensi radio yang belum berdampingan (not contiguous), yaitu pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHz yang digunakan Telkomsel.

“Jika pita frekuensi yang dikelola operator telekomunikasi terpecah ke dalam beberapa blok terpisah dalam satu pita frekuensi, maka akan menjadi penghambat bagi operator telekomunikasi dalam menyediakan layanan broadband seperti 3G/4G atau bahkan 5G,” ungkap Ferdinandus Setu, Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo.

Oleh karena itu, dengan refarming akan didapatkan penetapan pita frekuensi radio yang berdampingan (contiguous) untuk seluruh operator seluler sehingga setiap operator seluler dapat lebih leluasa dan fleksibel dalam meningkatkan teknologi seluler yang diimplementasikannya.

Tiga Kali Refarming

Di Indonesia, pita frekuensi 800 MHz dan 900 MHz digunakan sejak tahun 1993 untuk layanan seluler. Diawali pada tahun 1993 oleh Satelindo dan kemudian pada 1995 Telkomsel menggelar GSM (2G).

Kementerian Kominfo juga telah menetapkan regulasi netral teknologi kepada penyelenggara jaringan bergerak seluler di pita 800 MHz dan 900 MHz, Tujuannya agar operator seluler dapat leluasa menentukan teknologi yang digunakan sesuai dengan kebutuhannya.

Saat ini, kedua pita frekuensi tersebut telah dimanfaatkan untuk menyediakan juga layanan 3G dan 4G guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap akses Internet.

Sebelum penataan pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHz, Kementerian Kominfo pernah melakukan penataan ulang pita frekuensi radio.

Pertama pada tahun 2015 untuk pita frekuensi radio 1800 MHz. Kemudian penataan pita frekuensi radio 2.1 GHz  yang berlangsung pada tahun 2010, 2013, 2014, dan 2017-2018.

Dengan penataan itu, operator seluler juga bisa memilih jenis pengkanalan jaringan yang paling sesuai dengan kondisi traffic layanan selulernya pada suatu wilayah. Pada akhirnya, masyarakat pengguna layanan seluler akan dapat menikmati kualitas yang lebih baik dan lebih stabil.

Jika frekuensi radio tertata dengan contiguos, operator seluler dapat meningkatkan teknologi yang digunakan saat ini, dari semula 2G menjadi 3G atau 4G. Atau dari semula kapasitas 3G/4G yang terbatas menjadi lebih besar lagi kapasitasnya.

Bahkan, dengan pelaksanaan refarming, Kementerian Kominfo mendorong  operator seluler untuk percepatan perluasan cakupan wilayah mobile broadband 4G (LTE) ke daerah-daerah yang belum dapat menikmati layanan 4G sehingga dapat menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi masyarakat luas. (Icha)

 

 

 

5 Seri iPhone Ini “Harga Aslinya” Kurang dari Rp 6 Juta

0

Telko.id, Jakarta – CupoNation mempublikasikan riset terbaru mengenai biaya produksi iPhone. Hasilnya ditemukan bahwa ada 5 iPhone yang harga aslinya kurang dari Rp 6 juta. Riset tersebut juga menunjukan bahwa rata-rata biaya produksi iPhone hanya 33% dari harga jual di pasaran.

“Meskipun memiliki biaya produksi yang terbilang rendah, namun inovasi membuatnya begitu berharga hingga tetap diminati walau dengan harga di atas rata-rata smartphone di pasaran,” tulis CupoNation.

Berdasarkan keterangan resmi CupoNation yang diterima Tim Telko.id pada Senin (08/04/2019), terdapat 5 iPhone yang dijual dengan harga tinggi tetapi biaya produksi jauh dari itu.

Nah, untuk lebih jelasnya, berikut ini 5 seri iPhone yang memiliki biaya produksi jauh lebih murah dibanding harga jualnya. Simak ulasannya:

iPhone 8 

{Baca juga: Cuci Gudang, Apple Jualan iPhone 8 Rekondisi}

Di posisi kelima ada iPhone 8 yang dirilis pada September 2017. Ponsel dengan kamera utama 12 megapiksel dan kamera depan 7 megapiksel ini dibandrol dengan harga Rp 9,7 juta. Tetapi biaya produksinya cukup berbeda jauh. Biaya produksi iPhone 8 sebesar 35% dari harga jual atau sekitar Rp 3,4 juta.

 

iPhone 7 Plus 

Di posisi keempat adalah iPhone 7 Plus. Ponsel yang memiliki bentang layar sebesar 5,5 inci dirilis pada September 2016. Harga jual iPhone 7 Plus cukup tinggi yaitu Rp 10,7 juta walaupun biaya produksinya tidak sampai Rp 6 juta. Berdasarkan data dari CupoNation ditemukan bahwa biaya produksi iPhone hanya Rp 3,7 juta atau 35% dari biaya produksi.

{Baca juga: iPhone 7 Plus Jadi Perangkat Pertama yang Disambangi iOS 13}

iPhone 8 Plus 

 

Posisi ketiga adalah iPhone 8 Plus. Ponsel ini merupakan saudara dari seri iPhone 8 yang diluncurkan pada September 2017. Ketika itu harga yang dibandrol adalah Rp 11,1 juta atau sedikit lebih mahal dibandingkan seri iPhone 8. Tetapi biaya produksinya sebenarnya jauh dari itu. Biaya produksi iPhone 8 Plus sekitar 36% dari harga jual atau harga aslinya hanya Rp 4 juta.

{Baca juga: Duh! iPhone 8 Plus Pakai Komponen Abal-abal}

iPhone X

Di posisi kedua adalah iPhone X. Seri X ini diluncurkan bersama dengan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus di tahun 2017. iPhone X memiliki layar 5,8 inci dengan kamera utama 12 megapiksel.  iPhone X dijual dengan harga Rp 13,9 juta dan biaya produksinya jauh dari itu. Untuk membuat 1 perangkat iPhone X dibutuhkan biaya Rp 5,1 juta aja. Artinya biaya produksi ponsel pintar ini hanya 37% dari harga jual.

{Baca juga: Apple Jual iPhone X Daur Ulang, Segini Harganya}

iPhone XS Max 

 

{Baca juga: Tahun Depan, iPhone XS Max akan Pakai Layar Murah}

Di posisi pertama adalah iPhone XS Max. Ponsel terbaru dari Apple ini diluncurkan pada tahun 2018 lalu. iPhone XS Max dibekali kamera ganda di bagian belakangnya dengan resolusi 12MP lensa wide-angle aperture f/1.8 dan 12MP lensa telephoto aperture f/2.4 dengan 2x optical-zoom. Sementara kamera depannya, beresolusi 7MP lensa RGB aperture f/2.2. Biaya produksi iPhone XS Max adalah Rp 5,4 juta atau 35% dari harga jual, karena harga jual ponsel ini adalah Rp 15,3 juta.

“Apabila nominal tersebut disanding dengan harga resmi saat peluncuran, maka biaya produksi sebuah iPhone XS Max akan mengambil sekitar 35% dari harga jualnya,” tulis CupoNation. [NM/HBS]

Cara Kembalikan Data yang Terhapus di Android Tanpa Root

Telko.id – Akan sangat menyebalkan ketika Anda tak sengaja menghapus data penting, dokumen, video, hingga musik favorit dari memori penyimpanan smartphone Android. Sebab biasanya, sulit untuk kembalikan data yang terhapus di Android

Jikapun bisa mengembalikannya, smartphone Android biasanya harus di-root terlebih dahulu.

Selain itu, kerap kali terjadi data yang terhapus biasanya tidak akan kembali dengan sempurna alias corrupt atau rusak.

{Baca juga: Trik Hubungi Kontak yang Blokir Kamu di WhatsApp}

Tapi, tim Telko.id punya trik nih untuk kembalikan data yang pernah terhapus di Android tanpa root. Trik ini simplegak perlu membutuhkan tenaga lebih dan hanya membutuhkan kuota internet kurang lebih 15MB saja. Yuk simak!

Catatan: Aplikasi ini hanya dapat mengembalikan data yang terhapus setelah aplikasi tersebut sudah ter-install di smartphone Android.

  • Pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan download aplikasi Dumpster di Google Play Store. Aplikasi ini tidak membutuhkan akses rooting terlebih dahulu, dan Anda bisa langsung menggunakannya dengan mudah.
  • Jika sudah, izinkan aplikasi untuk mendapatkan akses terhadap memori penyimpanan smartphone Anda.
  • Nah, biasanya di halaman utama aplikasi akan muncul data yang pernah terhapus. Anda bisa mengkategorikan data apa yang ingin Anda cari dengan menekan tombol Dumpster di bagian atas, dan pilih kategori sesuai keinginan.
  • Untuk mengembalikan data tersebut, tekan datanya, dan pilih Restore. Otomatis, data akan muncul kembali di folder terakhir dimana data itu tersimpan.

http://telset.id/

  • Apabila belum menemukan data yang terhapus, tekan tombol tiga garis bertumpuk di kiri atas layar, lalu tekan Deep Scan Recovery.

http://telset.id/

  • Maka akan muncul data-data yang pernah dihapus oleh Anda, entah itu sengaja atau tidak. Tapi, hanya tiga tipe data saja yang muncul, yakni Images, Videos, dan Audio.

http://telset.id/

  • Untuk mengembalikan datanya, dan tekan tombol Restore to Gallery.

Bagaimana, mudah kan caranya? Yuk segera coba apabila Anda tak sengaja menghapus data penting. (FHP)

Biar Sinyal On Terus, Perlukah Aturan Khusus Untuk Ruang Publik?

0

Telko.id – Hadirnya MRT di Jakarta memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat. Namun disayangkan tidak semua operator telekomunikasi hadir di dalam transportasi tersebut. Perlu ada aturan khusus agar operator dapat melayani di ruang publik seperti MRT ini.

Hal ini disampaikan oleh Yessie D. Yosetya, Direktur Teknologi XL Axiata saat media gathering di Banyuwangi beberapa waktu lalu.

“Menurut kami, perlu adanya aturan khusus untuk penyelenggara telekomunikasi dipermudah memberikan layanan di ruang publik,” ujar Yessie.

Saat ini, operator untuk bisa melayani pelanggannya di MRT itu melakukan dealing Business to Business (B2B) sehingga dana yang harus dikeluarkan oleh operator pun sangat besar. Padahal hanya untuk mencover blank di kawasan MRT yang hanya sekitar 10 hingga 12 menit saja.

Menurut Chris Kanter, ongkos sewa jaringan telekomunikasi di MRT ini mencapai Rp600 juta per bulan.  “Itu bukan hanya kemahalan, tapi sangat mahal,” ujar Chris beberapa waktu lalu.

Bagi operator ini tentu dilema, antara kepentingan layanan prima dan tambahan biaya.

Mengingat biaya sewa nya sangat mahal, Yessie menyebutkan agar sepatutnya layanan di MRT ini tidak dijadikan sebagai alat komersialisasi.

“Ini hal yang sangat penting dan serius. Kenapa? Walaupun awalnya B2B, tetapi sebetulnya yang fundamental itu adalah ruang publik,” ungkap Yessie.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Munir Syahda Prabowo, Vice President Network Smartfren.

“Memang Smartfren sudah hadir di MRT ini, hanya saja yang kami concern, MRT ini adalah area publik, seyogya nya ada aturan khusus untuk area public seperti MRT ini sehingga masyarakat pun mendapatkan pelayanan yang optimal,” ujar Munir.

Telkomsel sendiri untuk dapat melayani pelanggannya di dalam subway MRT itu menurut Bob Apriawan, Direktur Jaringan Telkomsel bahwa operator ini telah memasang 48 BTS di 13 stasiun yang dilewati MRT Jakarta. Secara keseluruhan ada 74 sektor dengan 222 NE BTS mixed 2G, 3G, dan 4G.

Sedangkan Smartfren masih belum terbuka tentang berapa banyak BTS yang dipasang sepanjang jalur MRT ini. Hanya saja, besok (09/04) akan ada uji jaringan di sepanjang jalur MRT tersebut.

Untuk tiga provider telekomunikasi lain yaitu XL Axiata, Indosat Ooredoo dan Tri, mengaku masih berupaya merampungkan finalisasi penyediaan jaringan di rute MRT Jakarta.

Akan kah aturan khusus untuk area public dikeluarkan pemerintah? Coba saja kita tunggu, kalau sinyal semua operator ada di subway MRT, berarti negosiasi tentang aturan khusus ini berhasil. (Icha)

 

Siap-siap! Asus ROG Phone Generasi Kedua akan Dirilis Akhir Tahun Ini

0

Telko.id, Jakarta – Asus berencana untuk merilis suksesor dari smartphone gaming mereka, Asus ROG Phone. Kabar ini berasal dari sumber terpercaya yang berada di lingkungan industri Asus yang juga melaporkan bahwa penerus ROG Phone ini akan diluncurkan pada kuartal ketiga tahun 2019 mendatang.

Namun seperti dikutip dari Digitimes, Senin (08/04/2019), Asus ROG Phone generasi kedua kemungkinan besar hanya akan dipasarkan di China saja.

Sebab, Asus dilaporkan telah menggandeng Tencent untuk bersama-sama mempromosikan smartphone gaming Asus itu di China.

{Baca juga: Review Asus ROG Phone: Smartphone Gahar Khusus “Gamers Hardcore”}

Sumber itu juga menyatakan, apabila kerja sama Asus dengan Tencent berjalan dengan baik, maka perusahaan asal Taiwan ini berpeluang besar untuk merevitalisasi divisi smartphone-nya yang dinilai “merugikan”.

Asal tahu saja, pada bulan Desember 2018, Asus menerapkan strategi baru untuk fokus pada smartphone gaming dan premium daripada model entry-level dan menengah. Strategi itu bertujuan untuk mengurangi kerugian dari bisnis smartphone yang dialami Asus selama tiga tahun terakhir.

Asus memang berencana untuk fokus ke pasar China dengan generasi kedua dari ROG Phone, tapi tidak ada alasan bagi mereka untuk tidak menjual smartphone gaming itu di pasar Asia lainnya atau bahkan di Eropa dan Amerika Serikat.

Generasi pertama dari smartphone gaming ini sebenarnya telah diluncurkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Bahkan, ROG Phone merupakan smartphone gaming premium pertama yang dirilis resmi di Indonesia.

Akan tetapi hingga kini, smartphone gaming itu masih belum dijual secara resmi di Indonesia sejak kemunculannya pada akhir tahun lalu. Diungkapkan Head of PR eMarketing Asus Indonesia, Muhammad Firman, ada alasan kenapa smartphone itu belum juga dijual di Indonesia.

{Baca juga: Kenapa ROG Phone Belum Juga Dijual, Asus?}

Menurutnya, ada beberapa kendala teknis yang membuat smartphone gaming ini ditunda penyebarannya. Meski demikian, Firman enggan menyebutkan secara rinci kendala teknis apa yang ia maksudkan.

“Saat ini ROG Phone masih dalam proses untuk kita hadirkan ke pasaran Indonesia. Ada beberapa kendala teknis sehingga produk tersebut terpaksa kami tunda penyebarannya,” katanya saat dihubungi tim Telko.id via pesan singkat, Senin (08/04/2019). (FHP)

Sumber: Digitimes

Ini Bocoran Foto Redmi Pro 2 dengan Kamera Pop-up

0

Telko.id, Jakarta – Smartphone flagship pertama Redmi, yaitu Redmi Pro 2 dipastikan akan mengusung desain kekinian plus kamera pop-up mekanik. Hal ini dipastikan lewat bocoran terbaru yang muncul via situs Weibo.

Dalam foto bocoran yang diunggah akun Alvin0–0, Redmi Pro 2 yang tampak berwarna merah gradasi itu ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 855.

Melansir dari Gizmochina, Senin (08/04/2019), Redmi Pro 2 juga disebutkan mengusung tiga kamera utama di bagian belakangnya.

{Baca juga: Fix! Redmi Pro 2 Ditenagai Prosesor Snapdragon 855}

Kamera ini ditempatkan secara vertikal di sisi kiri body smartphone. Belum diketahui seperti apa konfigurasi kameranya, namun kemungkinan besar akan digunakan sensor 48MP sebagai lensa utamanya.

Sementara kamera depannya, Redmi Pro 2 punya kamera pop-up untuk memaksimalkan aspek rasio layar terhadap body-nya. Kamera pop-up itu ditempatkan di bagian tengah atas body, mirip seperti kamera pop-up milik Oppo F11 Pro.

Foto bocoran tersebut cukup mirip dengan bocoran hasil rekayasa 3D atau render yang tersebar di Weibo beberapa waktu lalu. Redmi Pro 2 terlihat mengusung konsep layar bezel-less tanpa adanya notch atau lubang kamera.

Selain itu, smartphone ini pun sudah disematkan teknologi sensor sidik jari di dalam layarnya. Sementara soal penggunaan Snapdragon 855, hal tersebut telah dikonfirmasi sebelumnya oleh bos Redmi, Lu Weibing.

{Baca juga: Inikah Tampang Seri Redmi dengan Snapdragon 855?}

Ia mengkonfirmasi soal kehadiran seri Redmi yang masuk ke jajaran smartphone flagship dengan Snapdragon 855. Hingga kini, masih belum ada informasi pasti kapan Redmi merilis smartphone flagship-nya itu.

Kemunculan pertama smartphone flagship Redmi ini berasal dari satu foto yang memperlihatkan CEO Xiaomi, Lei Jun yang sedang menggunakan smartphone-nya. Dalam foto, tampak smartphone berwarna merah yang tidak digunakan Lei Jun.

Diprediksi, smartphone itu adalah seri Redmi dengan Snapdragon 855. So, kita nantikan kehadirannya yang mungkin akan terjadi sebentar lagi. (FHP)

Sumber: Gizmochina