spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1273

Ayah Asyik Main HP, Bocah Ini Ditemukan Tewas di Mobil

Telko.id, Jakarta – Kisah tragis terjadi di China. Bocah berusia empat tahun tewas setelah terkunci di mobil selama sembilan jam pada hari yang panas. Kejadian nahas ini terjadi gara-gara sang ayah lupa bahwa putrinya berada di dalam mobil.

Dikutip dari The Star Online, Rabu (17/04/2019), bocah perempuan yang biasa disapa Qiqi ini diantar ayahnya sekolah di taman kanak-kanak di kawasan Yiyang, China pada Senin (08/04) pagi waktu setempat.

Saat itu, ayahnya sibuk menggunakan ponselnya hingga akhirnya ia lupa apa yang sedang ia lakukan saat itu.

{Baca juga: Siaran Sambil Minum Miras Setiap Hari, Pria Ini Tewas}

Setelah selesai menerima telepon dan membaca beberapa pesan, ia lantas melanjutkan mengemudi tanpa menyadari bahwa sang putri masih duduk di kursi belakang. Dia kemudian memarkir mobilnya di tempat parkir di sebuah toko, mengunci pintu mobil dan pergi tanpa menyadari bahwa putrinya masih di dalam mobil.

Sekitar sembilan jam kemudian, ibu gadis ini menjemputnya di sekolah sekitar pukul 17.00. Baru saat itulah diketahui, Qiqi tidak berangkat ke sekolah.

Setelah dicari, ternyata bocah malang ini ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam mobil. Saat ditemukan, wajahnya telah berubah ungu pucat. Kematiannya kemungkinan disebabkan panas di dalam mobil, karena suhu pada hari itu mencapai 30 derajat celcius.

{Baca juga: Asisten Rumah Tangga di Hong Kong Tewas Usai Selfie di Air Terjun}

Bukannya mengakui kesalahannya, sang ayah justru tidak terima dan menganggap itu bukan mutlak kesalahannya. Ia malah meminta pihak taman kanak-kanak ikut bertanggungjawab atas peristiwa tragis itu, karena tidak memberitahukan kepadanya tentang ketidakhadiran putrinya di sana.

“Tiga guru menjaga kurang dari 20 anak di setiap kelas, dan mereka tidak tahu salah satu dari mereka tidak datang ke sekolah,” katanya.

Pada akhirnya pihak taman kanak-kanak yang relatif mewah tersebut bersedia untuk membayar uang santunan dan ganti rugi bagi keluarga bocah malang tersebut sebesar 32.000 yuan atau sekitar Rp 67,1 juta.

{Baca juga: Gara-gara Charger Palsu, Pria 24 Tahun Tewas Kesetrum}

Untuk diketahui, menurut sebuah studi oleh The Beijing News, antara 2013 hingga Juli 2018, kasus anak terjebak di dalam mobil terjadi pada 147 anak-anak dan mengakibatkan 40 anak tewas di China. Namun, sebagian besar dikarenakan pengasuh anak yang tidak bertanggung jawab.

Pada Juli tahun lalu, dua saudara perempuan berusia tiga dan lima tahun meninggal di mobil paman mereka di dekat rumah mereka di Bengbu, di Provinsi Anhui, China Timur. Kakak beradik ini masuk ke dalam mobil untuk bermain, tetapi tidak dapat membuka pintu ketika mereka ingin keluar.

Dua gadis ini masuk ke mobil setelah makan siang. Orangtuanya baru sadar telah kehilangan keduanya pada saat makan malam. (BA/FHP)

Sumber: The Star Online

Hari Pencoblosan, #Pemilu2019 dan #SiapapunPresidennya jadi Trending

Telko.id, Jakarta Hari pencoblosan yang diselenggarakan hari ini (17/04/2019) merupakan puncak dari Pemilu 2019. Seluruh masyarakat Indonesia bersama-sama memilih pasangan calon presiden dan calon legislatif di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Antusiasme masyarakat Indonesia dalam menyambut dan mengikuti Pemilu 2019 pun terasa juga di dunia maya, ketika warganet Tanah Air menyerukan tagar #Pemilu2019 dan #SiapapunPresidennya.

Berdasarkan pantuan Telko.id di Trends24 pada Rabu (17/04), tagar tersebut secara perlahan naik menduduki puncak trending topic di Twitter.

Terlihat bahwa tagar #Pemilu2019 berada di posisi pertama, sementara tagar #SiapapunPresidennya berada di posisi kedua.

Komentar warnaget pun beragam mengenai tagar tersebut. Pada tagar #Pemilu2019, terlihat bahwa mayoritas warganet menyerukan untuk memilih sambil memposting salah satu jari mereka yang dilumuri tinta biru tanda sudah mencoblos.

{Baca juga: Pecah! Jokowi Hadir di GBK, Tagar #KonserPutihBerSATU Viral}

Selain itu, tak sedikit warganet yang juga yang memanfaatkan momen ini untuk mencari potongan harga. Pasalnya, ada banyak merchant yang memberikan potongan harga, bagi warganet yang sudah mencoblos dengan syarat, harus menunjukan jari mereka yang telah dilumuri oleh tinta.

Tidak jauh beda dengan seruan tagar #SiapapunPresidennya yang juga viral di Twitter. Ucapan tagar ini mayoritas bersifat humor atau sindiran.

Mereka mengunggah berbagai meme humor yang berkaitan dengan Pemilu 2019. Misalnya saja situs komunitas @OneCak yang memposting meme surat suara pemilu 2019.

Yang menarik, ada segelintir warganet Indonesia yang justru mengaitkan tagar #SiapapunPresidennya dengan seruan untuk mengembalikan anime kesukaannya ke saluran televisi Indonesia.

“#SiapapunPresidennya tolong anime ini ditayangkan kembali ditv,” tulis akun @aminbadali22.

{Baca juga: Pemilu 2019, Mafindo Minta Warganet Kendalikan Diri}

Tampaknya, cuitan akan semakin beragam sepanjang hari pencoblosan. Namun warganet harus bisa menjaga opini mereka di media sosial agar tidak menjurus provokasi ataupun penyebaran konten hoaks.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menghimbau warganet bisa mengendalikan diri untuk tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurut Ketua Mafindo, Septiaji Eko Nugroho menjelang hari pencoblosan, biasanya akan muncul banyak informasi atau konten berita terkait Pemilu 2019.

“Masyarakat harus melakukan pengendalian diri. Menjelang pencoblosan akan banyak informasi dengan judul menggoda dan bombastis. Untuk itu cek lagi sebelum dibagi,” kata Septiaji kepada Tim Telko.id pada Selasa (16/04/2019). (NM/FHP)

Panasaran Harga PlayStation 5? Ini Bocorannya

Telko.id, Jakarta – Sony sama sekali belum memberi bocoran mengenai PlayStation 5. Meski Sony tutup mulut, rumor soal konsol ini terus beredar, termasuk mengenai besaran harga PlayStation 5.

Sebelumnya, santer berembus kabar bahwa suksesor PlayStation 4 itu bakal rilis pada 2020. Konsol itu pun kabarnya bakal diluncurkan berdekatan dengan Xbox teranyar keluaran Microsoft.

Dilansir dari Express, Rabu (17/04/2019), rumor soal harga PlayStation 5 muncul dari sumber anonim di situs Pastebin.

{Baca juga: Mahal, Harga PlayStation 5 Diprediksi Sekitar Rp 7 Jutaan}

Sumber itu mengklaim sebagai seorang developer asal Eropa yang sedang mengerjakan sebuah game yang bakal rilis bersamaan dengan PlayStation 5.

Sehubungan dengan pernyataannya, ia juga menyebutkan bahwa konsol tersebut bakal meluncur pada 2020 dan akan memiliki harga USD 100 lebih mahal ketimbang PlayStation 4 saat awal diluncurkan ke pasaran.

PlayStation 4 rilis dengan harga USD 399,99 atau setara Rp 5,6 jutaan (kurs saat ini). Jika rumor itu benar, maka saat dijual nanti harga konsol ini akan dibanderol pada harga sekitar USD 499,99 atau kisaran Rp 7 juta per unit.

{Baca juga: PlayStation 5 dan GTA 6 Rilis Bareng di Tahun Depan?}

Disebutkan juga bahwa konsol tersebut bisa memainkan game PlayStation 4, dan tetap menawarkan versi premium dari PlayStation Plus. Untuk spesifikasinya, terdapat memori penyimpanan 2TB, tampilan hingga 8K, dan mendukung perangkat PlayStation VR terbaru.

Selain itu, ada kontroler DualShock 5 yang sudah membenamkan kamera di dalamnya. Namun demikian, rumor ini lagi-lagi belum diamini oleh pihak Sony. (BA/FHP)

Sumber: Express

Unik! Realme 3 Pro Bisa Dibeli Sebelum Diluncurkan Resmi

0

Telko.id, Jakarta – Hal unik dilakukan oleh Realme menjelang peluncuran smartphone barunya, Realme 3 Pro pada 22 April mendatang. Bagaimana tidak, CEO Realme, Madhav Sheth baru-baru ini mengumumkan bahwa konsumen dapat membeli smartphone ini meski belum diluncurkan.

Lewat Twitter, Sheth menyatakan bahwa para konsumen bisa melakukan “Blind Order” Realme 3 Pro pada 19 April mendatang di situs resmi Realme.

Blind Order sendiri merupakan pembelian tanpa mengetahui spesifikasi lengkap dari produk yang ingin dibeli.

{Baca juga: Samsung Galaxy M20 vs Realme 3: Duel Smartphone Harga Rp 2 Jutaan}

“Saatnya menunjukkan siapa yang benar-benar bersemangat,” katanya.

Sejauh ini, memang hanya sedikit bocoran spesifikasi dan kemampuan dari Realme 3 Pro. Smartphone ini diketahui akan dibekali dengan kamera mumpuni yang dapat menangkap foto berkualitas dan mampu merekam video super slow-mo.

Lalu, smartphone ini juga akan ditopang spesifikasi handal yang mampu menjalankan game Fortnite di mode 60fps. Mode tersebut awalnya terbatas untuk smartphone flagship dengan spesifikasi tinggi seperti Snapdragon 855 dan Kirin 980.

{Baca juga: Realme 3 Pro Sanggup Main Fortnite 60fps, Pakai Spek Tinggi?}

Hal tersebut dibocorkan langsung oleh Madhav Sheth beberapa waktu lalu. Ia pun menyatakan, smartphone barunya ini merupakan smartphone pertama di segmennya yang mampu menjalankan game itu dengan lancar tanpa gangguan.

Rumornya, seperti dilansir dari GSMArena, Rabu (17/04/2019), smartphone tersebut akan mengusung layar berukuran 6,3 inci beresolusi Full HD+, baterai berkapasitas 3,960 mAh, RAM 6GB, dan prosesor MediaTek Helio P70. (FHP)

Selamat! Samsung Galaxy S10 5G jadi Smartphone Kamera Terbaik

0

Telko.id, Jakarta – Samsung Galaxy S10 5G telah resmi menjadi smartphone dengan kamera terbaik versi DxOMark bersama dengan Huawei P30 Pro. Smartphone ini memperoleh skor 112 poin untuk kamera belakang atau sama dengan nilai dari smartphone kamera terbaik sebelumnya, Huawei P30 Pro.

DxOMark juga menilai bahwa Samsung Galaxy S10 5G punya kemampuan kamera selfie yang lebih baik dari P30 Pro.

Smartphone tersebut memperoleh skor 97 poin untuk kamera depan, jauh meninggalkan P30 Pro dengan skor 89 poin.

{Baca juga: Samsung “Serang Balik” Sindiran Bos Huawei Soal Galaxy S10+}

Dikutip dari Android Authority, Rabu (17/04/2019), Samsung Galaxy S10 5G hadir dengan konfigurasi kamera yang mirip dengan Galaxy S10 dan S10+. Seperti adanya sensor 12MP sebagai lensa utama, lensa ultra-wide 16MP, dan lensa telephoto 12MP dengan optical-zoom 2x.

Namun, smartphone itu dilengkapi kamera keempat, yakni lensa Time of Flight (ToF) yang membuatnya mendapatkan 3 poin tambahan dari DxOMark. Lensa ini, dapat membuat pengguna mengambil foto bokeh yang sempurna, sekaligus membuat smartphone bisa mendukung aplikasi berbasis Augmented Reality (AR).

Dalam review-nya, DxOMark mengapresiasi kemampuan S10 5G dalam urusan autofocusflash, dan exposure yang semuanya mendapatkan skor 90. Sementara untuk video, S10 5G mendapatkan skor 100 poin atau lebih baik dari P30 Pro dengan skor 97 poin.

DxOMark menilai fitur utama yang mempengaruhi kualitas video di smartphone itu adalah autofocus dan video stabilization yang membantu pengguna untuk merekam video yang stabil tanpa bantuan aksesoris tambahan.

{Baca juga: Kualitas Kamera Galaxy S10+ Setara dengan Mate 20 Pro}

Sementara untuk selfie, skor 97 untuk S10 5G membuatnya mengisi posisi teratas sebagai smartphone dengan kamera depan terbaik mengalahkan Galaxy S10+ yang mendapatkan skor 96 poin. (FHP)

Sumber: Android Authority

Pakai Snapdragon 855, Ini Bocoran Spek Asus Zenfone 6

Telko.id, Jakarta – Bocoran spesifikasi Asus Zenfone 6 terungkap setelah smartphone ini mendapatkan sertifikat dari FCC atau Federal Communications Commission. Suksesor Asus Zenfone 5 itu diketahui akan ditopang oleh prosesor 7nm Qualcomm, Snapdragon 855.

Selain itu, Zenfone 6 juga akan didukung dengan teknologi fast charging 18W atau input 9V/2A yang mirip dengan Asus Zenfone 5z yang dirilis di tahun lalu.

Spesifikasi ini didapatkan dalam dokumen FCC yang memperlihatkan mockup desain bagian belakang serta label informasi spesifikasi dari Asus Zenfone 6.

{Baca juga: Catat! Ini Tanggal Peluncuran Asus ZenFone 6}

Melansir dari GSMArena, Rabu (17/04/2019), dari dokumen itu terlihat bahwa Zenfone 6 juga akan memiliki kamera ganda di bagian belakangnya. Salah satu lensanya diprediksi akan memiliki sensor dengan resolusi 48MP.

Tidak seperti smartphone lain yang mulai memiliki teknologi on-screen fingerprint, Asus rupanya “masih setia” dengan penggunaan sensor sidik jari tradisional yang ditempatkan di bagian bawah frame kamera ganda Zenfone 6.

Asus sendiri dipastikan akan merilis Zenfone 6 pada 16 Mei mendatang di sebuah acara khusus yang diselenggarakan di Valencia, Spanyol pada 14 Mei mendatang.

{Baca juga: Ini Bocoran Spesifikasi dan Benchmark Asus Zenfone 6}

Smartphone flagship Asus ini juga akan hadir dengan menggunakan RAM 6GB, dan ROM 128GB. Diprediksi, akan hadir varian tertinggi dengan RAM 8GB serta ROM 256GB.

Di sisi sistem operasi, Zenfone 6 telah berjalan di sistem operasi ZenUI versi terbaru berbasis Android 9 Pie.

Asus bisa jadi akan menyematkan layar berukuran besar untuk Zenfone 6. Meski ukurannya belum dikonfirmasi, namun resolusi layar yang digunakan adalah Full HD+ atau 1080 x 2340 piksel. (FHP)

Sumber: GSMArena

Instagram Luncurkan Stiker Pemilu 2019, Sudah Nyoba?

Telko.id, Jakarta – Instagram meluncurkan rangkaian stiker pemilu untuk merayakan pesta demokrasi terbesar di Indonesia. Mulai tanggal 14 hingga 17 April 2019, pengguna dapat membagikan momen dan cerita mereka mengenai Pemilu 2019 dengan stiker Instagram tersebut.

Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari berharap jika stiker tersebut dapat membantu masyarakat untuk mengekspresikan aspirasi mereka.

“Kami menghadirkan stiker spesial pemilu agar mereka bisa terus membagikan pengalaman dan momen penting ini dengan lebih mudah dan menyenangkan lagi,” ungkap Ruben.

Untuk stiker pemilu, Instagram berkolaborasi dengan komikus Indonesia yakni Reza Mustar atau lebih dikenal dengan nama akun @komikazer. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Selasa (16/04/2019) Reza menyambut positif kerja sama tersebut.

“Saya ingin mendorong anak-anak muda untuk berperan aktif dan menggunakan hak pilih mereka di tanggal 17 April nanti. Saya berharap karya saya ini dapat membantu tujuan kami bersama untuk mendorong tingkat partisipasi pemilih muda dalam menyampaikan suara mereka untuk Indonesia,” kata Reza Mustar.

{Baca juga: Trik Instagram Ini Khusus untuk “Orang Kepo”, Cobain Deh!}

Ada tiga pilihan desain yang dibuat Reza. Pertama ada stiker bertuliskan “Saya Pilih Indonesia,” lalu “Suara Indonesia” serta stiker “Nyoblos Yuk,”Untuk mencoba stiker tersebut amatlah mudah. Pertama Anda harus membuka ikon kamera di Aplikasi Instagram untuk membuat story atau Instagram Story (Instastory).

Kemudian silahkan ambil foto atau video Anda, lalu ketuk ikon smiley berbentuk kotak di pojok kiri atas Story. Anda akan melihat stiker pemilu Instagram. Untuk melihat tiga desain, ketuk “tap for more” di bagian atas stiker, kemudian pilih desain yang Anda inginkan.

Selain ada stiker baru, Instagram juga meluncurkan fitur “About The Account”. Fitur tersebut bertujuan untuk memberantas misinformasi, meningkatkan kemampuan mendeteksi dan menghapus akun-akun yang tidak otentik di Instagram.

{Baca juga: WhatsApp, Instagram, Facebook Kompak Down (Lagi)}

“Menjaga keamanan komunitas merupakan hal yang sangat penting bagi Instagram. Kami berharap upaya yang kami lakukan ini dapat terus menjadikan Instagram sarana berekspresi dan berbagi inspirasi yang aman dan positif bagi masyarakat Indonesia,” tutup Ruben. [NM/HBS]

Kominfo Harus Lindungi Masyarakat dari Hoaks Pemilu

Telko.id, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diminta harus bekerja ekstra. Kementerian yang dpimpin Rudiantara tersebut diminta memberi perlindungan kepada masyarakat agar tidak terpapar konten hoaks terkait Pemilu 2019.

Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Informasi Indonesia (LPPMII) Kamilov Sagala, menilai jika pemberantasan konten hoaks pemilu merupakan tanggung jawab pemerintah.

Kamilov menambahkan bahwa semestinya Kominfo bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu dan aparat penegak hukum perlu melindungi masyarakat dari konten hoaks pemilu.

“Jadi masyarakat betul-betul harus diberi perlindungan sehingga tanggung jawab besar dipikul pemerintah selaku pihak yang bisa menghambat hoaks di media sosial,” kata Kamilov kepada Tim Telko.id pada Selasa (16/04/2019)

{Baca juga: Sidang Jelang Pilpres 2019, LPPMII: Facebook Jadi “Kuda Hitam”}

Menurutnya Kominfo telah memiliki mesin AIS yang bertugas untuk mendeteksi konten hoaks di platform digital. Sehingga Kamilov mempertanyakan jika konten hoaks pemilu masih berkeliaran di media sosial hingga saat ini.

“Orang yang pertama bertanggung jawab apapun terkait hoaks ini adalah kominfo karena mereka telah diberi perangkat yang diberi mahal itu Rp 200 miliar lebih harga barang itu kalo dia tidak bisa menggunakan itu maka dipertanyakan tugas-tugasnya,” tutur Kamilov.

Kamilov juga menyarankan agar pihak Kominfo dan pemerintah terkait agar bisa netral dalam penyelenggaraan pemilu 2019 ini. “Kominfo kepolisian, KPU dan Bawaslu harus bekerja ekstra keras untuk menegakan aturan-aturan yang ada. Selain itu mereka harus betul-betul cermat dan bersifat netral,” tambah Kamilov.

{Baca juga: 2 Pendekatan Kominfo untuk Tangkal Konten Hoaks Pemilu 2019}

Hal serupa juga dikatakan oleh Septiaji Eko Nugroho selaku Ketua Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Menurutnya perlu ada kolaborasi antara Kominfo dan komunitas untuk menangkal konten hoaks di Pemilu 2019 ini.

“Yang perlu diperkuat adalah bagaimana supaya laporan masyarakat bisa cepat diverifikasi dan diproses. Perlu ada kolaborasi dengan berbagai komunitas dan organisasi masyarakat sipil sehingga pencegahan konten hoaks bisa lebih sinergis,” kata Septiaji. [NM/HBS]

 

Belgia Masih Selidiki Perangkat Huawei Jadi Alat Mata-mata

Telko.id, Jakarta – Pusat keamanan siber Belgia tidak menemukan bukti bahwa perangkat Huawei digunakan untuk memata-matai para pengguna. Meski begitu, Belgia tetap akan terus melakukan penyelidikan.

Menurut Reuters, pusat keamanan siber Belgia telah diminta untuk menganalisa potensi ancaman keamanan siber ketika sebuah negara menggunakan perangkat telekomunikasi buatan Huawei.

Seperti dikutip Telko.id, Selasa (16/4/2019), saat ini tiga operator Belgia menggunakan perangkat buatan Huawei. Tiga operator itu adalah Proximus, Orange Belgium, dan Telenet.

“Sampai sekarang, kami tidak menemukan bukti soal ancaman mata-mata di perangkat Huawei. Meski demikian, kami akan melanjutkan penyelidikan,” kata badan keamanan siber Belgia.

{Baca juga: Dianggap Tidak Aman, Inggris akan Cekal Perangkat 5G Huawei}

Beberapa waktu lalu, Massachusetts Institute of Technology (MIT) stop kerja sama dengan Huawei dan ZTE. MIT mempertimbangkan penyelidikan federal AS terkait dugaan pelanggaran Huawei.

“MIT tidak menerima kerja sama baru atau memperbarui kerja sama dengan Huawei dan ZTE atau masing-masing anak perusahaannya,” kata Wakil Presiden MIT, Maria Zuber.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan meninjau ulang kolaborasi dengan lembaga asal Rusia dan Arab Saudi. “Kami akan meninjau kembali kolaborasi dengan entitas-entitas itu,” terang Zuber.

MIT bergabung dengan lembaga pendidikan kondang lain asal AS yang “membuang” peralatan komunikasi buatan Huawei. MIT juga melakukan hal serupa untuk perusahaan lain asal China.

{Baca juga: Lagi Bermasalah, MIT Stop Kerja Sama dengan Huawei}

Hubungan perusahaan teknologi asal China dengan AS memang kian panas. ZTE bahkan terpaksa menghentikan sebagian besar bisnis antara April dan Juli tahun lalu karena sanksi. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

Indosat dan Smartfren Kompak Kawal Pemilu 2019

0

Telko.id, Jakarta – Pemilu 2019 akan digelar besok, Rabu 17 April 2019. Indosat Ooredoo dan Smartfren kompak menyatakan berkomitmen mendukung kelancaran acara pesta demokrasi di Indonesia itu melalui kesiapan jaringan telekomunikasi mereka.

Menurut Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk persiapan kapasitas jaringan telekomunikasi untuk Pemilu merupakan bagian dari kesiapan kapasitas jaringan yang telah dilakukan sejak awal tahun 2019.

“Indosat telah membangun jaringan 4G Plus yang telah mengcover 80% populasi nasional, dalam rangka mengantisipasi berbagai momen kenaikan trafik sepanjang tahun 2019, termasuk di dalamnya momen Pemilu 2019,” kata Turina.

Pada Pemilu kali ini, Indosat akan melakukan monitoring jaringan secara nasional melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (iNOC) dan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC) sehingga setiap potensi trafik telekomunikasi bisa segera diidentifikasi dan diselesaikan dengan cepat.

{Baca juga: Indosat Ooredoo Ajak Siswa Sekolah #BijakBersosmed}

“Perusahaan memprediksi akan terjadi kenaikan trafik telekomunikasi saat berlangsungnya Pemilu, dimana untuk layanan suara dan SMS relative tidak mengalami kenaikan, namun trafik layanan data akan mengalami kenaikan berkisar antara 5 sampai 7%,” ujarnya.

Sementara itu, Smartfren juga melakukan hal serupa. VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo memprediksi jika akan terjadi kenaikan trafik data antara 5 sampai 10 % di jaringan Smartfren. Kenaikan diprediksi terjadi akibat meningkatkan aktifitas masyarakat di media sosial.

“Dimana yang akan menjadi penyumbang kenaikan tersebut adalah kegiatan di media sosial, serta streaming di beberapa channel media  karena ada quick count atau penghitungan cepat” ujar Munir.

{Baca juga: Smartfren Targetkan 30 Juta Pelanggan Sampai Akhir Tahun}

Pada pemilu tahun ini, Smartfren menjamin jika layanan mereka tidak akan terganggu.  Mereka siap menghadirkan konektivitas jaringan agar pemilu bisa berjalan lancar tanpa ada gangguan khususnya di jaringan telekomunikasi.

“Meski demikian, kami menyatakan siap untuk menghadirkan konektivitas jaringan yang prima selama proses berlangsung dan untuk lebih menegaskan hal tersebut kami lakukan optimasi jaringan khususnya di daerah-daerah pemukiman serta lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS),” tambah Munir. [NM/HBS]