spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1272

Samsung Galaxy A70 Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya

0

Telko.id, Jakarta – Setelah diperkenalkan di Thailand beberapa waktu lalu, Samsung Galaxy A70 akhirnya resmi dijual di Indonesia. Samsung membanderol harga Samsung Galaxy A70 di harga Rp 5,7 jutaan, dan akan tersedia pada 10 Mei mendatang.

“Samsung Galaxy A70 ini fokusnya ke desain, display, dan kamera, karena jadi alat utama bagi generasi live,” kata Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager Samsung Indonesia di acara launching Samsung Galaxy A70, di Jakarta, Selasa (07/05/2019).

Samsung Galaxy A70 memang dikemas dengan bahasa desain yang kekinian, dan cenderung “terinspirasi” dari smartphone besutan brand China yang dirilis lebih dulu di Indonesia.

{Baca juga: Samsung Perkenalkan Galaxy A70, Khusus untuk “Generasi Live”}

Smartphone ini mengusung layar berukuran 6,7 inci berjenis Super AMOLED beresolusi Full HD+ dengan desain Infinity-U atau poni kecil berbentuk waterdrop di bagian atasnya. Layarnya punya aspek rasio 20 : 9, yang berarti smartphone ini punya layar dengan cinematic aspect ratio.

“Kami menghadirkan layar paling besar untuk A Series dengan 6,7 inci Super AMOLED FHD+. Aspek rasionya juga 20 : 9 atau cinematic aspect ratio,” jelas Irfan.

“Layar sudah ada fingerprint di dalamnya. Ada juga face recognition sebagai opsi keamanan tambahan,” tambahnya.

Untuk spesifikasi, Galaxy A70 ditopang oleh prosesor yang juga digunakan pada Vivo V15 Pro, yaitu octa-core 2.0 GHz Snapdragon 675. Digunakan juga RAM 6GB,  ROM 128GB, dan baterai berkapasitas 4,500 mAh yang didukung teknologi fast charging.

{Baca juga: Samsung Galaxy A80, Pertama dengan Tiga Kamera Depan dan 48MP}

“Baterai kami tingkatkan menjadi 4,500 mAh, dan jadi terbesar di A Series. Pengisiannya, 25W Fast Charging,” ungkap Irfan.

Di sektor kamera, Galaxy A70 punya tiga kamera belakang dengan resolusi 32MP aperture f/1.7 sebagai lensa utama (wide-angle), 8MP lensa ultra wide 123° aperture f/2.2, dan lensa depth 5MP. Sedangkan kamera depannya, beresolusi 32MP aperture f/2.0.

“Sekarang udah bukan zamannya upload lagi, tapi langsung live streaming,” pungkas Denny Galant, Head io Product Marketing Samsung Mobile Samsung Indonesia. (FHP)

Pemain Fortnite Tak Lagi Bisa Turun di Tilted Towers

Telko.id, Jakarta – Epic Games memutuskan untuk memusnahkan Tilted Towers, satu drop location yang cukup populer di game battle royale Fortnite. Dengan kebijakan itu, pemain dituntut untuk mengubah cara bermain Fortnite.

Menurut Ubergizmo, selama ini Epic Game tak pernah mengutak-atik Tilted Towers. Padahal, Epic Games terkenal sering mengoprek drop location di Fortnite. Sekarang, Epic Games membuat kejutan dengan menghancurkan Tilted Towers.

Weeks-long in-game event memperlihatkan kubah terbuka di Loot Lake dengan gunung berapi meletus dan mengirimkan batu menyala di seluruh peta. Satu batu menghancurkan Tilted Towers, mengubahnya menjadi tumpukan abu.

{Baca juga: Seru Banget! Perang Pesawat di Mode “Air Royale” Fortnite

Sejak Maret 2019 lalu, Epic Games dilaporkan telah membangun event di game Fortnite sehingga para pemain akan melihat letusan gunung berapi dan memutuskan untuk membuat beberapa perubahan.

Sekadar informasi, Tilted Tower adalah drop location populer karena mudah untuk mencetak loot secara cepat. Mayoritas pemain memilih turun di Tilted Towers lantaran bisa langsung bertarung dengan pemain lain.

Belum lama ini, Epic Games, telah mengakuisisi studio pengembang game independen bernama Psyonix. Psyonix merupakan pembuat game Rocket League yang sangat populer.

Ke depan, Psyonix akan memiliki akses ke lebih banyak ke sumber daya untuk mendukung liga e-sports Rocket League. Kemudian, pada akhir 2019, Psyonix akan membawa permainan ke etalase PC Epic.

Dampak dari akuisisi, Rocket League tidak akan lagi tersedia di Steam store yang bersaing dengan Valve. Meski demikian, pembeli versi Steam bisa terus memutar salinan permainan yang ada tanpa batas waktu.

{Baca juga: Awas!! Bakal Ada “Racun” di Game Fortnite}

Sayang, seperti dilaporkan The Verge, bagaimana detail ketentuan kesepakatan, termasuk berapa banyak uang yang harus dibayarkan Epic Games untuk memperoleh Psyonix tidak diumumkan kepada publik. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Ada Cangkir Starbucks di Game of Thrones, HBO Minta Maaf

Telko.id, Jakarta – Dari semua episode Game of Thrones The Last of the Starks, yang paling mengejutkan adalah kemunculan secangkir kopi Starbucks. Apakah kesalahan tersebut merupakan yang paling fatal?

Menurut Bernie Caulfield, produser eksekutif film itu, keberadaan cangkir kopi Starbucks di satu episode Game of Thrones The Last of the Starks merupakan kesalahan sederhana. “Kami minta maaf!,” katanya.

Namun demikian, Caulfield menegaskan bahwa kesalahan seperti itu jarang terjadi dalam sebuah tayangan film. Beruntung, meski memalukan bagi HBO, publik tampak menganggapnya sebagai sebuah lelucon.

{Baca juga: HBO Diretas, Episode Game of Thrones Season 7 Tersebar}

Menurut The Verge, sejauh ini belum ada kabar, apakah HBO akan memperbarui episode untuk menghilangkan cangkir kopi Starbucks yang “salah tempat” tersebut. Yang jelas, cangkit itu masih tampak dalam trailer.

Pada kesempatan sama, dikutip Telko.id, Selasa (7/5/2019), HBO telah merilis pernyataan, mengonfirmasikan bahwa “latte” yang muncul dalam episode Game of Thrones The Last of the Starks adalah kesalahan.

HBO menegaskan, keberadaan cangkir kopi Starbucks itu bukanlah bagian dari kerja sama iklan. Para penggemar pun meminta kepada HBO untuk segera menghilangkannya serta berharap kejadian serupa tak terulang.

Asal tahu saja, dalam Game of Thrones The Last of the Starks terdapat adegan seluruh karakter yang tersisa merayakan kemenangan usai Battle of Winterfell mengalahkan Night King. Namun, di sana justru ada cangkir Starbucks.

{Baca juga: Awas! Hacker Sebar Malware via Game of Thrones

Gelas yang ada di depan karakter Daenerys Targeryen begitu jelas merupakan kopi panas berlambang Starbucks dengan tutup warna putih. Kan, tidak ada gerai Starbucks di Westeros yang berlatar era medieval? [SN/HBS]

Sumber: The Verge

Model Virtual dengan Teknologi AI Ini Terlihat Menakjubkan

Telko.id, Jakarta – Sebuah video memperlihatkan sekumpulan manusia yang dirancang oleh algoritma kecerdasan buatan atau teknologi AI (artificial intelligence) milik DataGrid.

Startup yang berbasis di Kyoto University Jepang itu merancang setiap manusia dengan pose, pakaian, gaya rambut, serta sikap yang berbeda. Tampilannya menakjubkan.

Menurut terjemahan teks yang menyertai video, para peneliti menggunakan Generative Adversarial Network atau GAN untuk menghasilkan gambar resolusi tinggi (1024 × 1024).

{Baca juga: Peneliti Kembangkan Teknologi AI untuk Deteksi Alzheimer}

Mereka mengatakan bahwa hal semacam itu berguna untuk berbagai keperluan, seperti menciptakan model virtual untuk industri periklanan maupun mode.

GAN melibatkan satu jaringan saraf tiruan yang berfungsi untuk “membodohi” jaringan lain sehingga orang tida bisa membedakan gambar manusia aslidengan yang dihasilkan komputer.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telko.id, Selasa (7/5/2019), untuk melihat versi berbeda dari video tersebut, silakan buka situs ThisPersonDoesNotExist.com.

Teknologi yang diterapkan oleh DataGrid sangatlah mengesankan. Di lain sisi, teknologi itu merupakan sesuatu yang belum sepenuhnya dipahami oleh manusia.

{Baca juga: Riset: Teknologi AI akan Semakin Banyak Digunakan di 2019}

Lewat teknologi tersebut, suatu hari nanti AI akan benar-benar berguna untuk memerangi disinformasi serta memfilter  berita palsu atau hoaks di dunia maya. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

Paket Lego Berisi Delapan Game Dijual Rp 172 Ribu

Telko.id, Jakarta – Video game Lego sungguh luar biasa. Permainan tersebut begitu lucu, kreatif, menantang, dan cocok untuk segala usia. Game itu hadir dalam paket The Humble Lego Games Bundle.

Di dalamnya terdapat delapan pertandingan Lego. Siapapun bisa mengaksesnya hanya dengan membeli senilai USD 12 atau sekitar Rp 172 ribu. Sebagian uang pembelian bahkan disumbangkan untuk amal.

Di dalamnya terdapat dua permainan Harry Potter, tiga Batman, Videogame Film Lego, Lego City Undercover, dan Lego Worlds. Masing-masing game mendapatkan lisensi Windows yang bisa didapatkan di Steam.

{Baca juga: Asyik! Game Tony Hawk Hadir di Android dan iOS}

Jika belum pernah memainkan game Lego baik via PC, konsol, atau perangkat seluler, Anda jangan khawatir. Game-game yang tersedia sungguh ramah anak. Tidak ada suguhan kekerasan, apalagi duel berdarah-darah.

Awal 2018, Lego, menjalin kerjasama dengan Tencent. Kedua perusahaan tersebut sepakat untuk bersama-sama mengembangkan game online dan juga jejering sosial yang menargetkan anak-anak di China.

Perusahaan mainan asal Denmark itu melihat ada perlambatan pertumbuhan penjualan game dalam beberapa tahun terakhir. Sebaliknya, di pasar China, penjualan Lego tumbuh sebesar 25-30 persen pada 2016.

{Baca juga: Rockstar Games Segera Rilis Grand Theft Auto VI?}

Untuk masuk ke China, Lego harus bersaing ketat dengan Barbie Mattel Inc. and Hasbro, perusahaan produsen My Little Pony. Perusahaan itu menguasai pasar mainan di China dengan nilai penghasilan mencapai USD 31 milyar. [BA/HBS]

Sumber: CNET

Edan! Setiap Dua Minggu Apple Beli Perusahaan Baru

Telko.id, Jakarta – Apple punya kebiasaan diam-diam ketika mengakuisisi perusahaan lain. Tanpa banyak orang tahu, Apple kerap membeli perusahaan rintisan dalam tempo yang tidak masuk akal.

CEO Tim Cook mengatakan bahwa Apple membeli perusahaan baru rata-rata setiap dua minggu hingga tiga minggu. Dalam enam bulan terakhir saja, Apple sudah membeli puluhan perusahaan.

“Setengah tahun, Apple membeli 20 perusahaan sampai 25 perusahaan. Frekuensinya sesering saya membeli kebutuhan pokok di toko,” ujarnya, dikutip Telko.id dari The Verge, Selasa (7/5/2019).

{Baca juga: Apple Akuisisi Startup yang Pernah Bantu Google}

Yang tak kalah mengagetkan, untuk membeli perusahaan sebanyak itu, Apple hanya mengeluarkan uang sebesar USD 225,4 miliar. Jumlah tersebut terbilang kecil untuk proses akuisisi perusahaan.

Tahun lalu, Apple mengalami perlambatan penjualan iPhone selama empat bulan terakhir. Akibatnya, pendapatan perusahaan pun turun sebesar 15 persen ketimbang tahun sebelumnya.

Menurut laporan pendapatan Apple, iPhone yang digunakan secara aktif saat ini berjumlah lebih dari 900 juta perangkat. Apple Watch, iPad, iPod, dan Mac juga masih dipakai oleh banyak konsumen.

Sampai awal 2019, total perangkat buatan Apple yang digunakan oleh konsumen mencapai 1,4 miliar unit. Sayang, Apple tidak menjelaskan detail terkait angka pengguna masing-masing produk.

{Baca juga: Apple Rekrut Eks Karyawan Tesla, Demi Apple Car?}

Apple mengonfirmasi bahwa jumlah total penggunanya bertumbuh sebanyak lebih dari 100 juta dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Angka itu meningkat sebesar 40 persen dibanding 2016. [SN/HBS]

Sumber: The Verge

Stress? “Robot Pelampiasan” Ini Siap Dibanting dan Dipukul

Telko.id, Jakarta – Robot tidak hanya diplot untuk membantu kegiatan manusia di masa sekarang dan masa depan, tapi juga menjadi “tempat pelampiasan“. Ya, baru-baru ini telah dikembangkan “robot pelampiasan” yang siap dipukul, ditusuk, dibanting, dan dimarahi untuk membantu manusia melampiaskan emosi mereka.

Dilaporkan Engadget, seperti dilansir Telko.id pada Selasa (07/05/2019), peneliti dari Universitas Carnegie Mellon, Amerika Serikat telah menciptakan robot yang dirancang untuk dipukul, ditusuk bahkan dimarahi.

Pembuatan robot pelampiasan yang menjadi objek katarsis ini dipimpin oleh Michael Luria dan dibantu oleh Amit Zoran dan Jodi Forlizzi. Luria dan tim menciptakan 4 objek katarsis yang dirancang untuk menangani berbagai emosi dan perilaku.

{Baca juga: Di Jepang Ada Museum Robot Lovot yang Jadi “Teman Curhat”}

Objek pertama terlihat seperti bantal sofa berwarna hitam. Robot ini dirancang untuk ditusuk-tusuk, dan setelah ditusuk, robot itu mulai bergetar sampai pengguna merasa lega.

Kemudian objek kedua, terlihat seperti batu kristal. Robot itu dirancang bagi pengguna yang ingin meluapkan emosinya secara verbal, dan kristal tersebut akan menyala ketika pengguna mengeluarkan kata-kata emosionalnya.

Lalu objek ketiga, dengan bentuk seperti robot boneka. Robot ini akan tertawa dengan suara yang menjengkelkan, dan baru akan berhenti ketika kita memukulnya atau membantingnya ke permukaan tanah.

Objek keempat, memungkinkan pengguna untuk menulis pesan pribadi pada ubin keramik dan memusnahkannya dengan palu. Saat ubin pecah, objek mulai memancarkan cahaya dan suara.

{Baca juga: Rusia Mulai Gunakan Robot Sebagai Pembaca Berita}

Diungkapkan oleh para peneliti, ketika seseorang tidak punya pilihan selain marah, maka mengeluarkan kemarahan pada robot merupakan opsi yang tepat.

“Kami tidak ingin mengambil emosi negatif terhadap orang lain, tetapi kami juga sering tidak mengeluarkan energi itu ketika kami sendirian. Mungkin ada brankas ruang untuk mengekspresikan emosi negatif dengan teknologi,” kata Luria. (NM/FHP)

Sumber: Engadget

Waduh, Calon Turis SpaceX ke Bulan Alami Kebangkrutan?

Telko.id, Jakarta – Yusaku Maezawa, calon turis pertama ke Bulan, dikabarkan sedang mengalami krisis keuangan. Informasi menyebut, kabar Yusaku Maezawa bangkrut lantaran ia tak lagi bisa mengangsur pembayaran plesiran ke orbit bersama SpaceX.

Kabar tersebut terungkap lewat cuitan Maezawa di Twitter. Melalui akun Twitter, ia mengaku telah mendaftarkan beberapa barang seni berharga miliknya ke balai lelang Sotheby’s di New York, Amerika Serikat.

Maezawa yang kini berusia 44 tahun, menyatakan dua karya seni miliknya akan dilego pada 16 Mei 2019. Dua karya seni itu adalah lukisan karya Ed Ruscha seharga USD 3 juta atau Rp 42,8 miliar dan lukisan Andy Warhol senilai USD 2 juta atau Rp 28,5 miliar.

{Baca juga: Hadapi AI, Elon Musk akan Ubah Manusia jadi Cyborg}

Kabar kebangkrutan Maezawa terbukti kala seorang pengikut menanyakan apakah keputusan menjual barang-barang seni lantaran dirinya sedang krisis keuangan atau tidak. “Saya kehabisan uang gara-gara sering belanja,” katanya menjawab.

Namun, dilansir Observer, seperti dikutip Telko.id, Selasa (07/05/2019), banyak pihak meragukan kebenaran kabar tersebut. Apalagi, saat menjawab pertanyaan, bos Zozotown itu menyertakan emoticon tertawa.

{Baca juga: Cuitan Miliarder asal Jepang Pecahkan Rekor Retweet}

Selama ini, Maezawa memang terkenal boros. Dua tahun lalu, ia menghabiskan USD 110 juta atai Rp 1,5 triliun untuk lukisan Jean-Michel Masquiat. Ia bahkan pernah memborong lukisan karya pelukis serupa senilai total USD 98 juta atau Rp 1,3 triliun.

Belum cukup, awal tahun lalu, Maezawa memberi hadiah senilai 1 juta yen kepada 100 pengikut di Twitter. Mereka hanya bertugas membagikan ulang cuitan Maezawa mengenai keisengan bagi-bagi uang tersebut. (SN/FHP)

SUmber: Observer

7 Teknik Camera Movement untuk Bikin Video Cinematic

Telko.id – Sama seperti mengambil foto, perlu waktu bagi kita untuk bisa merekam video dengan baik dan benar agar dapat menghasilkan video yang berkualitas. Untuk masuk ke tahap tersebut, tentu kita harus mempelajari berbagai teknik dasar kamera dalam merekam video, seperti teknik camera movement.

Nah, dalam tulisan kali ini tim Telko.id mau membagikan 7 teknik camera movement menggunakan kamera smartphone.

Ketujuh teknik ini bisa dibilang teknik dasar, namun sangat bisa Anda aplikasikan untuk merekam video menggunakan kamera smartphone.

{Baca juga: Gak Perlu DSLR, Ini Trik Bikin Video Sinematik Pakai Smartphone}

Sehingga goals-nya atau tujuan akhirnya, Anda dapat merekam video cinematic yang berkualitas, dan dapat memberikan cerita serta mampu memukau siapapun yang menyaksikannya. Yuk simak!

Pan

Teknik pertama adalah Pan atau Panning, yang merupakan teknik menggerakkan kamera secara horizontal dari satu sisi ke sisi lainnya, baik dari kiri ke kanan atau sebaliknya. Teknik ini terpaku pada poros atau titik tertentu, karena yang berubah hanya arahnya saja (kiri – kanan atau sebaliknya).

Teknik Panning sangat cocok bagi Anda yang ingin memperlihatkan keadaan sekitar pada video yang direkam atau membangun kesan lokasi pada cerita yang coba Anda ambil.

Tilt

Teknik Tilt sebenarnya sama dengan Pan. Bedanya, Tilt menggerakkan kamera secara vertikal, dari atas ke bawah ataupun sebaliknya. Sama dengan Pan, kamera harus diam atau terpaku pada satu titik tertentu.

Saat mengaplikasikan Tilt, Anda juga wajib menggunakan tripod atau alat bantu lainnya, karena tugas Anda hanya menggerakkan sudut kamera saja, bukan posisinya. Teknik ini sendiri sangat berguna bagi Anda yang ingin memperlihatkan karakter atau detail dari objek utama.

Dolly

Dolly merupakan teknik yang cukup tricky alias cukup sulit untuk dilakukan apabila kamera smartphone kurang mumpuni. Sebab, Dolly merupakan teknik dimana Anda menggerakkan kamera untuk mendekati dan menjauhi objek utama.

{Baca juga: 5 Tips Bikin Foto Bokeh Artistik, Nomor 3 Paling Menentukan}

Tunggu, ini bukan seperti teknik Zoom, karena itu bakal kami jelaskan di bagian lainnya. Dolly cenderung memberikan ilusi kepada penonton bahwa mereka sedang berjalan menuju objek utama, yang tentu saja dapat memberikan pengalaman visual yang berbeda kepada mereka.

Teknik ini juga dapat memberikan visual dengan efek yang mengalir jika dilakukan dengan benar. Itu karena, Dolly memungkinkan Anda untuk merekam objek lain yang bergerak di sekitar objek utama.

Zoom

Nah, teknik Zoom ini bisa dibilang 11-12 dengan Dolly. Bedanya, Zoom memperbesar titik fokus tertentu pada frame gambar, dan bisa dilakukan secara software (bukan membawa kamera untuk mendekati atau menjauhi objek utama).

Yang paling populer dan mungkin mudah diaplikasikan adalah teknik zooming cepat untuk memberikan kesan dramatis pada video apabila dilakukan dengan benar.

Apabila ingin video lebih terlihat kreatif, biasanya teknik ini dapat digunakan untuk memperbesar atau memperkecil objek yang tidak terduga.

Truck

Truck bisa dibilang perpaduan antara Pan dengan Dolly. Ya, teknik ini mengharuskan Anda untuk menggerakkan seluruh kamera ke kiri dan ke kanan, atau sebaliknya.

Jika di film, teknik ini sering digunakan untuk mengikuti karakter utama dalam aksinya. Biasanya, kru film menggunakan semacam trek atau disebut sebagai fluid motion track dan menyimpan kamera di atasnya agar bisa mendapatkan gambar yang stabil saat mengikuti aksi karakter utama.

Pedestal

Mirip seperti teknik Truck, Pedestal menggerakkan kamera ke atas dan ke bawah atau sebaliknya. Teknik ini berbeda dengan Tilt yang hanya mengubah sudut kamera menjadi naik dan turun.

{Baca juga: 5 Tips Rekam Video Pakai Smartphone Ala Jay Subiakto}

Teknik ini biasanya digunakan untuk menampilkan objek yang tinggi, seperti gedung-gedung bersejarah yang membuat penonton dapat melihat seluruh detail objek utama dari bawah sampai ke atas.

Agar sempurna, teknik ini perlu aksesoris pendukung seperti gimbal agar hasil video tetap stabil tanpa adanya goyangan yang merusak atau menurunkan kualitas video.

Rack Focus

Teknik terakhir adalah Rack Focus. Teknik ini bisa dibilang jarang diaplikasikan oleh para videografer pemula, karena cukup tricky untuk dilakukan.

Teknik ini intinya menyesuaikan lensa kamera untuk memberikan efek buram atau tidak fokus pada objek utama, kemudian secara perlahan membuatnya terlihat lebih tajam, fokus, dan detail. Rack Focus juga bisa diaplikasikan dari fokus menjadi buram untuk secara efektif mengubah fokus penonton dari satu objek ke objek lainnya.

Ya, itu dia 7 teknik camera movement saat mengambil video. Tapi perlu diingat, seluruh teknik ini punya kendala yang hampir sama, yakni pengambilan gambar yang bisa saja tidak stabil.

Ya, ada beberapa penyebabnya, seperti tangan yang tremor, kamera smartphone tidak dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS) atau Electric Image Stabilization (EIS), dan lainnya.

Oleh karena itu, apabila Anda ingin merekam video dengan teknik tersebut, Anda harus menggunakan tripod, gimbal, atau aksesoris pendukung lainnya. Tidak memilikinya atau terlalu ribet? Santai, kini ada sejumlah smartphone yang punya kamera utama dengan dukungan OIS dan software kamera mumpuni, seperti Samsung Galaxy S10+.

Secara spesifikasi kamera, smartphone ini punya lensa utama 12MP dengan aperture f/1.5 – 2.4 equivalent 26mm. Lensa ini berjenis wide, dan dilengkapi oleh Dual Pixel PDAF serta OIS.

Lalu, lensa telephoto dengan sensor 12MP aperture f/2.4 equivalent 52mm. Lensa ini mendukung optical-zoom 2x dan OIS. Kemudian, lensa ultra-wide 16MP aperture f/2.2 equivalent 12mm.

Smartphone tersebut punya fitur bernama Super Steady yang memungkinkan pengguna mengambil video dengan teknik Pan, Tilt, Dolly, Truck, hingga Pedestal secara stabil meski tanpa bantuan tripod, gimba, dan aksesoris lainnya. Fitur itu mampu menstabilkan perekaman video secara elektronik atau Electric Image Stabilization (EIS).

Super Steady hanya terdapat pada kamera ultra-wide dari S10+ yang punya sensor 16MP aperture f/2.2 equivalent 12mm. Cara kerjanya mirip-mirip seperti EIS pada umumnya, gambar akan dipotong secara digital agar sistem bakal “leluasa” mereduksi goyangan atau gerakan pada kamera.  

Karenanya, meski menggunakan lensa ultra-wide dengan jangkauan asli 123 derajat, tampilan frame gambar tidak akan selebar aslinya. Sebab, sistem kamera hanya akan menampilkan bagian tengah yang tidak dipotong.

Sementara untuk teknik Zoom dan Rack Focus, Anda juga dapat dengan mudah mengaplikasikannya. Sebab, kamera S10+ sudah dilengkapi dengan OIS yang secara hardware dapat menjaga gambar tetap stabil dan terhindar dari goyangan. Intinya, OIS dan Super Steady pada Samsung Galaxy S10+ mampu meredam goyangan secara efektif. (FHP)

3 Game Gameloft Ini Dapat Dukungan Xbox Live

Telko.id, JakartaGameloft dan Microsoft menawarkan akses ke fitur dan fungsionalitas Xbox Live via smartphone untuk para gamers. Total, ada 3 game Gameloft yang mendapatkan dukungan Xbox Live, yaitu Asphalt 9: Legends, Asphalt 8: Airbone, dan Dragon Mania Legends.

Menurut laporan phoneArena, seperti dikutip Telko.id pada Selasa (07/05/2019), judul game lainnya segera menyusul.

Informasi menyebut bahwa hal pertama yang ditawarkan dalam dukungan Xbox Live bagi para gamers adalah Xbox Achievements.

{Baca juga: Microsoft Penuhi Janji Campakkan Kreator Minecraft}

Kehadiran dukungan tersebut menunjukkan bahwa Gameloft sangat senang bekerja sama dengan Microsoft. Gameloft menjadi mitra pertama Microsoft dalam mendukung Xbox Live di smartphone. Mereka pun berjanji bakal memperluas fitur baru ke game lainnya.

Menurut Gameloft, pembaruan Xbox Live baru yang menawarkan fitur-fitur nan efisien akan datang ke permainan yang terdaftar pada tahun mendatang. Gameloft menyatakan, seiring waktu berjalan, perusahaan akan menghadirkan fitur dan pengumuman menarik lain.

Beberapa waktu lalu, Gameloft menghadirkan game baru tentang LEGO untuk perangkat mobile. Permainan itu bertema sejarah figur mini LEGO yang sudah berusia 40 tahun. Gameloft dan LEGO menghidupkan figur Red Classic Spaceman dari koleksi 1978.

{Baca juga: Mainan Lipat Lego Ini “Lebih Canggih” dari Galaxy Fold}

Gameloft dan LEGO menghidupkan pula figur Captain Red Beard dari Set 6270 keluaran 1989 dan Hot Dog Man dari LEGO Minifigur Series 13 dari tahun 2015. Gameloft pun berjanji informasi tambahan akan diberikan secara bertahap sepanjang 2019.

Februari 2019 lalu, Gameloft juga mengumumkan peluncuran Modern Combat Blackout untuk perangkat Nintendo Switch. Game tersebut merupakan penerus dari Modern Combat 5 yang kabarnya telah diunduh lebih dari 100 juta kali di perangkat seluler. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena