spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1238

Review Realme C2: Rajanya Ponsel Murah

Telko.id –  Realme sedang naik daun di pasar Indonesia, setidaknya jika dilihat dari respon pasar yang positif menyambut produk-produk mereka. Keberhasilan perusahaan asal China ini karena “meng-copycat” atau meniru strategi Xiaomi yang menawarkan ponsel murah dengan kualitas mumpuni. Bahkan kini dengan hadirnya Realme C2, ponsel ini diklaim sebagai rajanya ponsel murah.

Tentunya strategi ini telah membantu mendorong pertumbuhan Realme karena telah berhasil menjadi perbincangan hangat para penikmat gadget di Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan beberapa seri ponselnya diklaim laris manis.

Realme sendiri baru saja meluncurkan ponsel seri anyarnya di segmen entry-level, yakni Realme C2. Pabrikan asal China ini sangat yakin akan menjadi “The New Entry Level King” dengan menghadirkan sejumlah peningkatan pada ponsel barunya tersebut.

Beberapa peningkatan yang diberikan seperti pada desain yang menawarkan konsep potongan berlian, baterai besar 4.000 mAh, layar luas dengan dewdrop notch, dan system operasi Android Pie terbaru.

Dengan harga yang ditawarkan Rp 1,699.000 juta, apakah Realme C2 bakal mendulang sukses?. Untuk mengetahui lebih jauh tentang ponsel ini, tim Telko.id akan mengulasnya lebih detail dalam review Realme C2 berikut ini.

Desain

Foto : Helmi / Telko.id

Ketika berbicara tentang desain, Realme nampaknya terinspirasi dengan Young Zen style, dimana dengan sudut layar membulat serta desain potongan berlian yang ikonik memberikan efek dramatis di bagian belakang ponsel. Dengan bentuk geometris acak yang kadang-kadang tampak gelap dan kadang-kadang mengilap, tergantung pada sudutnya, ponsel ini terlihat menarik.

Selain itu, tepi bulat Realme C2 dibuat dengan baik dan tampilan serta punggung menyatu dengan baik pada batas, dan bentuk melengkungnya memberikan pegangan yang baik bagi pengguna.

Dengan dimensi 154.3 x 73.7 x 8.5 mm, ponsel ini menawarkan cengkeraman yang sangat nyaman karena bagian belakangnya bertekstur, dan bodi plastiknya juga membuatnya terasa ringan.

{Baca juga: Realme Percaya Diri Jadi “The New Entry Level King” di Indonesia}

Sementara lapisan akhir matte yang dihasilkan dari tiga lapis pengecatan dan memiliki tekstur ini, membuat keluhan tetang noda sidik jari terhindarkan. Realme C2 memiliki dua warna Diamond Blue dan Diamond Black.

Untuk bagian belakang terdapat dual-camera, tanpa ada pemindai sidik jari, mengingat harga yang ditawarkan relatif murah. Tetapi untuk menggantinya, Anda bisa menggunakan Face Unlock. Selain itu, ponsel ini menawarkan dua slot kartu Nano-SIM dan slot kartu microSD juga.

Menyisir ruas sisi bagian bawah, di sini terlihat berturut-turut dari kiri ke kanan ada lubang speaker, port micro-USB, lubang microphone, dan jack audio 3.5 mm

Layar

http://telset.id/
Foto : Helmi / Telko.id

Layar luas pada Realme C2 berukuran 6.1-inci dengan Dewdrop Notch, rasio layar ke bodi mencapai 89.35%. Tampilan layar dikelilingi oleh beberapa bezel yang agak tebal dan dagu yang lebih tebal. Jangan lupa Realme C2 menggunakan Dewdrop Notch yang terdapat kamera depan. Hal ini tidak mengurangi tampilan yang tampak lebih lebar nan imersif untuk gaming dan keperluan multitasking lainnya.

Sementara dari sisi responsivitasnya, layar ponsel ini juga tergolong sangat baik. Akses multi-touch, juga tidak ada masalah di mana layar ponsel bisa merespon akses hingga 10 titik secara bersamaan. Realme C2 juga telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass untuk memproteksi layar dari goresan-goresan halus

Layar dilengkapi dengan material APCF untuk meningkatkan kecerahan layar walaupun di bawah sinar matahari. Layar juga dilapisi dengan anti-reflective coating yang mampu meningkatkan kecerahan layar hingga 35% dan sudut pandang layar juga menjadi lebih luas.

Performa

http://telset.id/
Foto : Helmi / Telko.id

Kali ini Realme C2 ditenagai oleh prosesor MediaTek MT6765 Helio P22 yang memanfaatkan proses 12nm dengan pengolah grafis PowerVR GE8320 GPU. Untuk memori ada dua pilihan yakni opsi 3GB RAM dan 32GB ROM, dan 2GB RAM dan 16GB ROM.

Unit yang kami review adalah yang menggunakan RAM 3GB. Meskipun begitu, kinerja ponsel ini masih bisa sangat diandalkan. Walaupun memang kami merasakan ada jeda saat mencoba beberapa aplikasi.

Kami juga coba mengambil parameter angka dengan menggunakan benchmark AnTuTu. Skor yang diperoleh adalah 77593. Ini memang lebih rendah dibandingkan dengan Redmi 7 yang memiliki skor 103339.

http://telset.id/Pengalaman bermain game juga cukup bagus. Pertama-tama, ponsel membutuhkan waktu cukup lama untuk mengaktifkan PUBG. Ketika kami bermain semua berjalan dengan baik meski sesekali agak lambat. Untuk grafik yang diperoleh ‘Smooth’ dan frame ratenya ‘Medium’.

http://telset.id/Namun, dari pengalaman bermain dan kinerja keseluruhan, Realme C2 masih sangat bisa diandalkan meski digunakan bermain game PUBG. Sedangkan ketika kami coba menggunakan system keamanan pengenalan wajah dari ponsel ini. Jawabanya cukup mengesankan, selama Anda berada di ruangan yang cukup terang.

OS dan Baterai

http://telset.id/
Foto : Helmi / Telko.id

Realme C2 adalah salah satu ponsel dari segmen entry-level yang sudah menggunakan system operasi terbaru, Android Pie. Dengan ColorOS 6 di atas, Antarmuka terbaru yang diusung Realme C2 menampilkan skema warna lebih segar.

Sementara itu, walau sudah menyertakan sejumlah ikon aplikasi di homescreen, secara default di ColorOS 6.0 juga terdapat laci aplikasi. Cukup menggeser anak panah dari bawah ke atas, maka layar pun akan menampilkan seluruh aplikasi yang sudah terinstal di ponsel.

Anda juga mendapatkan banyak aplikasi yang dimuat sebelumnya, termasuk Game Space, Baca Plus, Lazada, J&T Express, Webnovel, Vova dan banyak lagi. Namun, Anda dapat menghapus semua aplikasi ini untuk menghemat ruang penyimpanan.

Realme C2 digadang-gadang menjadi ponsel yang memiliki daya tahan baterai terbaik dikelasnya. Bagaimana tidak dengan kapasitas 4000 mAh, realme C2 mampu memberikan penggunaan sehari penuh dengan menggunakan hampir semua aplikasi yang terdapat didalamnya.

{Baca juga : Realme C2 Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 1 jutaan}

Kami pun menguji perangkat ini saat nge-charge dengan sisa 10%. Menggunakan aplikasi AccuBattery, kami mengukur  saat ngecharge hingga 100% membutuhkan waktu  2 jam 21 menit. Kami juga mencoba memutar video secara playback dari baterai penuh hingga kosong.

Ternyata Realme C2 memiliki kemampuan hingga 21 jam. Adapun untuk pengisian daya, ponsel ini hanya dibekali dengan adaptor pengisian dengan output 5V/2A.

Kamera

http://telset.id/
Foto : Helmi / Telko.id

Realme C2 memang masuk di kategori entry-level, akan tetapi Realme sepertinya tidak ingin mengecewakan para pengguananya. Dengan menempatkan dual-camera belakang dengan konfigurasi sensor utama 13 megapixels dengan aperture f/2.2 dan sensor sekunder 2 megapixels yang berfungsi sebagai depth sensor.

Kedua kamera belakang ini sudah didukung oleh teknologi AI yang dapat membantu pemrosesan saat menghasilkan foto bokeh dengan efek blur yang natural layaknya kamera profesional.

Sementara sejumlah mode yang ditawarkan antara lain Mode Portrait, HDR, AI Beauty Selfies, Pano, Expert, Time-Lapse, Video, dan kemampuan slo-mo 80fps/480p.

http://telset.id/
Foto : Helmi / Telko.id

Satu lagi fitur menarik yang dimiliki Realme C2 bernama Chroma Boost Mode. Memanfaatkan teknologi AI, fitur ini berkemampuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan scene, meningkatkan dynamic range keseluruhan foto, menajamkan detail yang lebih kaya dalam highlight dan shadows, dan memberikan eksposur yang lebih seimbang.

{Baca juga : Review Realme 3 Pro: Smartphone Flagship Anak Muda}

Untuk kamera utama ini tidak bisa dibilang mengecewakan. Meski banderolnya terjangkau, kualitas hasil bidikan kameranya sangat baik, dari sisi ketajaman maupun komposisi warna yang dihasilkan. Untuk foto bokeh pun, selain mudah dilakukan, efek blur yang dihasilkan cukup natural.

Bidikan malam objek cukup baik berkat semua pemrosesan AI. Warnanya cerah tetapi detailnya hilang. Mengambil foto, dalam skenario pencahayaan gelap, tidak begitu menggembirakan, pasalnya kami melihat benda atau orang terlihat seperti bayangan.

Bagi yang gemar selfie, di Realme C2 kita bisa memanfaatkan kamera depan beresolusi 5 MP dengan aperture f/2.0 plus dilengkapi dengan fitur screen flash yang menggunakan cahaya layar sebagai media untuk meningkatkan pencahayaan.

Meski kamera depan realme C2 cuma sekelas 5 megapixels ponsel ini sudah mengakomodasi kebutuhan tersebut dengan kualitas hasil bidik yang cukup baik. Perlu dicatat, untuk mendapatkan hasil foto selfie sesuai keinginan di Realme C2 juga sudah terdapat mode beautification dengan pengaturan AI. Begitupun dengan mode portrait yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan hasil foto selfie dengan latar belakang blur.

Selain itu, ponsel ini memungkinkan Anda membuat video dengan resolusi maksimal 1080p pada 30 fps untuk kamera belakang, sedangkan 720p untuk kamera depan. Yang hasilnya sangat baik pada siang hari cerah namun ketika mengambil malam hari hasil menjadi kurang tajam. Meski di kelas entry-level, Realme C2 juga memiliki mode Slo-mo dengan resolusi 80fps/480p ini cukup bagus mengingat segmennya.

Kesimpulan

http://telset.id/
Foto : Helmi / Telko.id

Di harga Rp 1.699.000, Realme C2 memberikan nilai yang sangat baik untuk sebuah ponsel entry-level. Dengan menawarkan desain menawan bertekstur berlian membuatnya berbeda dan unik dari ponsel sekelasnya yang tampak serupa.

Terlepas dari desain, Anda mendapatkan layar dengan ukuran besar dengan notch kecil. Performa dan fitur kamera realme C2 juga bisa dibilang salah satu yang terbaik untuk harga yang ditawarkan. Realme C2 juga menawarkan kamera yang cukup bagus, dan kapasitas baterai yang besar 4.000 mAh, dan ada dua varian yang berbeda 2/16GB dan 3/32GB. Untuk ini kami merekomendasikan Realme C2 buat Anda yang memiliki budget terbatas.

 

Kelebihan Kekurangan
  • Desain cantik dengan konsep Diamond Cut
  • Layar lebar, 6,1 inci fullview HD+
  • Performa baik
  • Kamera bagus
  • Baterai besar 4000mAh, daya efisien
  • Triple Slot, dua slot SIMCard + MicroSD
  • Belum tersedia fingerprint
  • Pengisian daya lambat

League of Legends Versi Mobile Siap Hadir Tahun Ini

Telko.id, Jakarta League of Legends adalah game bergenre multiplayer online battle arena, alias MOBA paling populer. Namun, game tersebut belum tersedia untuk perangkat seluler. Nah, kabar bagunya game ini akan dirilis dalam versi mobile di akhir tahun ini.

Laporan terbaru menyebut, tak lama lagi Riot selaku pengembang akan menghadirkan League of Legends versi mobile. Dalam mengembangkannya, Riot bekerja sama dengan Tencent.

Riot dan Tencent telah berkolaborasi selama setahun untuk menghadirkan game ini untuk perangkat versi iOS dan Android. Informasi menyebut, League of Legends versi mobile bakal rilis tahun ini.

{Baca juga: Waduh, Karyawan Developer League of Legends Ancam Mogok Kerja}

Sayang, seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Kamis (23/5/2019), waktu peluncurannya belum dipastikan. Namun yang jelas, Riot akan merilisnya sebelum tahun 2020.

Tencent sebenarnya sudah menyarankan pembuatan versi mobile dari League of Legends ke Riot sejak beberapa tahun lalu. Namun, laporan mengungkapkan bahwa Riot menolak saran dari Tencent.

Tencent kemudian merilis Honor of Kings, MOBA untuk perangkat seluler, pada 2015. Gim tersebut pun laris manis di China meski tak meraih kesuksesan di negara barat dengan nama Arena Valor.

{Baca juga: Seperti CR7, Atlet eSport League of Legends Ini Disponsori Nike}

Versi mobile game ini tentu akan membantu Riot memperluas pasar di seluruh Asia. Sebab, di benua itu, orang-orang lebih menyukai gim berbasis seluler ketimbang PC atau konsol. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

DJ Khaled Bakal Navigasi Pengguna Waze di Seluruh Dunia

Telko.id, Jakarta – Suara DJ Khaled kini bakal menemani perjalanan pengguna aplikasi Waze. Tak hanya DJ Khaled. Deezer, penyedia musik streaming, mengumumkan bahwa suara sang DJ kondang itu bakal tersedia di aplikasi Waze secara global.

Menurut 9to5google, dikutip Telko.id, Kamis (23/5/2019), suara Khaled di Waze sudah tersedia mulai hari ini hingga akhir Juni 2019. Momen itu bertebatan dengan peluncuran album terbaru DJ Khaled,  “Father of Asahd”.

Suara DJ Khaled dibuat secara eksklusif bagi Waze oleh Deezer  dan akan diputar untuk menemani pengguna dalam berkendara. Para pengguna akan mendengarkan kata-kata bijak seperti “Stay focused” dan “Don’t play yourself”.

{Baca juga: Saingi Google Maps, Waze akan Terkoneksi ke Spotify}

“Terima kasih kepada Deezer dan Waze yang memandu jutaan pengemudi di seluruh dunia menuju jalan kesuksesan.  Jangan lupa, Father of Asahd sudah dapat dinikmati sekarang,” kata DJ Khaled melalui keterangan resmi.

Head of Global Partnerships Waze, Adam Fried, mengatakan, DJ Khaled punya suara yang paling dikenal di industri musik dan dicintai oleh 115 juta pengguna di seluruh dunia. “Ia paling sesuai untuk memandu pengendara,” katanya.

Waze dan Deezer telah bekerjasama sejak akhir 2018. Saat itu, Deezer menjadi mitra Waze Audio Player, pemutar audio yang memberi kemudahan bagi para pengendara untuk mendengarkan musik, podcast, serta audiobook.

{Baca juga: Mirip Waze, Google Maps Uji Coba Fitur “Info Kecelakaan”}

Selain menjadi navigator saat berkendara, DJ Khaled juga bisa memutarkan soundtrack selama perjalanan manakal para pengguna mendengarkan 100 persen daftar lagu di Deezer. “Dengarkanlah kata-kata emasnya,” tukas Adam. [SN/HBS]

Sumber: 9to5google

Xiaomi Redmi 7A

0

Telko.id – Spesifikasi Xiaomi Redmi 7A bertumpu pada Snapdragon 439, 2/3 GB dan kamera yang mampu menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP. Perangkat yang diperkenalkan pada 2019, May 24 ini dibekali sistem operasi Android 9.0 (Pie), MIUI 11 dan layar berukuran 5.45″ Inch.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Redmi 7A. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga [content-egg-block template=customizable next=1 show=price] yang kurang lebih sama dengan seri pendahulunya.[content-egg-block template=price_comparison]

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Matte Black, Morning blue, Matte Blue, Matte Gold, Gem Red, Gem Blue) dan memiliki body berdimensi 146.3 x 70.4 x 9.6 mm (5.76 x 2.77 x 0.38 in) dengan berat 165 g (5.82 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Xiaomi Redmi 7A

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 439 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.95 GHz Cortex-A53 & 4×1.45 GHz Cortex A53) dan prosesor grafis / GPU Adreno 505. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2/3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB/32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.45″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1440 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Redmi 7A sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, compass, .

Kamera Xiaomi Redmi 7A

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Redmi 7A :

  • 13 MP, f/2.2, 1/3.1″, 1.12µm, PDAF – China
    or
    12 MP, f/2.2, 1/2.9″, 1.25µm, PDAF – Global, India.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP, f/2.2, 1/5″, 1.12µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Gile! Ternyata Bunga Pinjaman di Fintech 200% Per tahun

0

Telko.id – Beberapa waktu lalu, pemerintah mendorong untuk financial technology (fintech) agar mendukung ekonomi kerakyatan, terutama pendanaan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bisnisnya berpotensi. Pasalnya, banyak UMKM yang belum tersentuh perbankan. Tapi kalau bunga pinjamannya 200%, siapa sanggup?

“Saat ini, sebanyak 70 persen UMKM di Indonesia masih belum punya akses ke pembiayaan. Padahal, pembiayaan ini sangat dibutuhkan UMKM. Karena itu kami dorong fintech itu ke sana,” ujar Nurhaida , Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti dikutip dari CNBC Indonesia.

Ditambah lagi, sebaran dari UMKM ini sangat luas. Sehingga akan sangat memakan dana besar jika harus dilayani oleh perbankan. Itu sebabnya, Fintech menjadi sarana yang sangat memungkinkan untuk mencapai UMKM tersebut.

Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, saat ini ada 62.922.617 (99,99%) UMKM dan hanya ada 5.460 (0,01%) usaha besar di Indonesia. Data yang sama juga menunjukkan bahwa UMKM telah menghasilkan 116.673.416 (97,02%) tenaga kerja, sementara usaha besar menghasilkan 3.586.769 (2,98%) tenaga kerja.

Jadi wajarkan, kalau pemerintah ingin UMKM di Indonesia tumbuh untuk turut menopang perekonomian Indonesia.

Jumlah fintech di Indonesia pun kini sudah semakin banyak. Tercatat di OJK sudah ada 258 fintech yang yang terdata.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 113 berupa fintech peer to peer lending, dan dari jumlah ini sebanyak 108 berstatus terdaftar dan 5 berstatus berizin.

Sisa fintech yang terdata di OJK berjenis sistem pembayaran, wealth management, hingga crowd funding.

Namun diakui saat ini bunga pinjaman dari fintech cukup tinggi, di atas suku bunga pinjaman dari bank.

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memiliki kesepakatan di antara anggotanya, bahwa bunga pinjaman fintech maksimal 0,8% per hari. Itu berarti sekitar 24% per bulan, dan di atas 200% per tahun. Jauh di atas bunga kredit bank untuk UMKM yang kisarannya 20%-30%.

Untung, saat ini OJK sedang berupaya untuk mendorong penurunan bunga fintech tanpa ada regulasi khusus. Karena secara global tidak ada regulator yang mengatur bunga pinjaman fintech. Lantas bagaimana cara OJK mendorong penurunan bunga pinjaman fintech?

OJK sendiri beralasan bahwa bunga pinjaman fintech lebih tinggi dibandingkan dengan bank karena fintech ini tidak menggunakan agunan. Bunga tinggi itu merupakan kompensasi dari resiko. Itu sebabnya, OJK akan mendorong agar lender (pemberi dana ke fintech) nyaman memberi pinjaman dengan cara transparansi data dari debitur yang diberikan oleh fintech yang bersangkutan

Seperti diketahui, fintech peer to peer lending mendapatkan dana dari lender atau investor dan disalurkan ke debitur atau peminjam yang datanya dimiliki oleh fintech tersebut. Bila data ini dibuka dan diberikan ke lender, maka transparansi terbentuk, dan lender bisa mempertimbangkan penurunan bunga pinjamannya.

Sebagai informasi, hingga Maret 2019, P2P lending telah menyalurkan pinjaman senilai Rp 33,2 triliun. Nilai ini tumbuh 46,48% bila dibandingkan posisi Desember 2018 senilai Rp 22,66 triliun.

Trend peminjaman dana melalui fintech ini memang terus meningkat. Namun, melihat karakteristik bunga yang tinggi, masyarakat harus hati-hati, bahkan kalau bisa, mengambil pinjaman online sebagai alternatif terakhir ketika melakukan usaha pinjaman ke keluarga dan teman gagal diperoleh.

Bukan apa-apa, dengan bunga yang tinggi itu, jika tidak digunakan untuk kebutuhan yang produktif, pasti akan sangat menyulitkan ketika harus membayar cicilan. Jadi, harus sangat ketat pengelolaan keuangannya agar tidak terbelit hutang dari pinjaman online ini. (Icha)

 

 

Ilmuwan Bikin Video Game untuk Latih Lansia Mengemudi

Telko.id, Jakarta – Para ilmuwan mengembangkan video game yang dapat membuat pengendara mobil untuk para lansia atau orang yang sudah berusia lanjut agar lebih aman saat berkendara di jalan.

Untuk memainkannya cukup mudah, yang dibutuhkan hanya set-top box dan TV. Video game bernama Cognitive Training for Car Driving (CTCD) ini hadir ketika jumlah pengemudi mobil yang  tua di seluruh dunia mengalami peningkatan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), ada hampir 42 juta pengemudi berusia lanjut atau tua dan berlisensi pada tahun 2016. Jumlah tersebut meningkat 56 persen dari tahun 1999.

Meningkatnya pengendara berusia lanjut menyebabkan angka kecelakaan meningkat. Hal ini dikarenakan  penurunan kognitif yang dialami pengendara usia tua.

{Baca juga: Samsung Ingin Ciptakan Robot untuk Bantu Lansia, Seperti Apa?}

Di AS, sekitar 7.400 orang berusia sekitar 65 tahun ke atas tewas dan lebih dari 290.000 dirawat akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016.

Para peneliti melakukan penelitian dengan melibatkan 60 pensiunan berusia 65 hingga 80. Mereka diminta bermain CTCD selama enam minggu.

Hasilnya, para lansia ini memiliki kemampuan mengemudi lebih baik setelahnya. Pengujian ini bertujuan untuk menguji waktu reaksi mereka, rentang perhatian dan memori.

CTCD dipasang di rumah para peserta dan mereka memainkannya selama 20 menit dalam sehari, dan lima hari selama seminggu untuk bisa merasakan manfaatnya.

Para sukarelawan secara acak dibagi menjadi dua kelompok,  satu kelompok dipilih untuk memainkan CTCD dan kelompok yang lainnya diberi video game lainnya (OVG).

Kepala peneliti, Dr Rui Nouchi, dari Universitas Tohoku Jepang, mengatakan hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelatihan kognitif sederhana dapat bermanfaat bagi para lansia.

{Baca juga: Waduh, Ternyata Lansia Paling Sering Bagikan Hoaks}

“Hasil ini memperluas temuan kami sebelumnya bahwa penggunaan reguler dari permainan pelatihan kognitif sederhana dapat bermanfaat bagi orang tua yang mengendarai mobil,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini timnya berencana untuk menyelidiki bagaimana CTCD dapat membantu mengurangi kecelakaan di antara pengemudi lansia.

Masalah kecelakaan oleh pengemudi lansia mencuat setelah mobil mewah Pangeran Philip terbalik di dekat Sandrinham Estate, pada Januari 2019.

Seorang wanita yang terlibat dalam kecelakaan tersebut mengalami patah tulang pada pergelangan tangannya. Duke of Edinburgh yang berusia 97 tahun kemudian secara sukarela menyerahkan SIM-nya.

Dalam permainan CTCD, ada dua tanda dengan dua angka ditampilkan di layar TV. Peserta diminta untuk memilih yang jumlahnya lebih besar secepat mungkin.

Dalam latihan untuk melatih konsentrasi, peserta harus melakukan dua tugas secara bersamaan. Satu di antaranya menampilkan not musik merah muda yang bergerak di sepanjang lingkaran.

Mereka diminta untuk menekan tombol ketika itu tersembunyi di balik objek oranye dengan bintang kuning.

Permainan lain, membuat mereka mengidentifikasi target yang mendekat dan menekan jika itu adalah manusia.

Dalam latihan prediksi kecepatan, target bergerak di belakang dinding dari kiri ke kanan pada monitor TV. Peserta harus menekan tombol ketika keluar.

Keterampilan mengemudi mobil, fungsi kognitif, dan keadaan emosi pemain akan diukur sebelum dan sesudah masa studi.

{Baca juga: Setelah Mobil, Toyota Kini Ingin Kuasai Industri Robot}

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang memainkan CTCD telah meningkatkan keterampilan mengemudi mobil, fungsi kognitif dan merasa lebih percaya diri dibandingkan dengan mereka yang memainkan OVG.

Pelatihan kognitif bekerja dengan otak yang menciptakan jalur listrik baru dalam proses yang disebut neuroplastisitas, untuk meningkatkan jumlah koneksi saraf.

Ini semakin banyak digunakan oleh petugas medis, seperti psikolog dan ahli terapi wicara, untuk membantu orang pulih setelah cedera otak atau stroke.

Sumber: NY Post

Ini Paket Data yang Cocok untuk Internetan Saat Mudik

Telko.id, Jakarta – Ritual mudik untuk meyarakan lebaran di kampung halaman sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Selain persiapan barang yang akan dibawa, Anda tentunya juga harus menyiapkan gadget dan paket data yang pas untuk Internetan menemani perjalanan mudik Anda.

Tak bisa tidak, diperlukan kouta internet dan pulsa yang cukup supaya Anda bisa tetap lancar berkomunikasi dengan sanak saudara ataupun menggunakan layanan aplikasi di smartphone Anda.

Memilih paket data internet tak bisa sembarangan. Anda harus memperhatikan betul apakah paket tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda atau tidak. Terutama untuk kebutuhan selama perjalanan mudik.

Kali ini Tim Telko.id akan memberikan Anda informasi tentang paket internet dari 3 operator seluler yang cocok dipakai saat mudik lebaran.

Paket Xtra Rejeki 

XL Axiata meluncurkan paket Xtra Rejeki yang bakal memberikan “Tunjangan Hadiah Ramadhan” alias THR bagi para pelanggannya. Paket yang diluncurkan pada awal Mei 2019 lalu tersedia dalam tiga pilihan.

Ada Paket 3GB seharga Rp 65 ribu dengan cashback hingga Rp 400 ribu, paket 6GB seharga Rp 125 ribu dengan cashback hingga 800 ribu, dan paket 15GB seharga Rp 200 ribu dengan cashback hingga Rp 1,2 juta.

Untuk mendapatkan cashback, pengguna harus membeli paket sebanyak 3 kali, 6 kali, atau 12 kali. Kemudian, nantinya cashback tersebut bisa digunakan pengguna berbelanja di online partner XL Axiata, seperti JD.ID.

{Baca juga: Hore! XL Axiata Bagi-bagi THR Lewat Paket Xtra Rejeki}

Selain memberikan cashback, paket ini juga memberikan akses unlimited untuk WhatsApp, Line, Gojek, serta YouTube dengan FUP 250 MB. Untuk mengaktifkan paket Xtra Rejeki, pengguna hanya perlu menghubungi *123*678#.

New Freedom IM3 Ooredoo

Indosat Ooredoo melalui IM3 Ooredoo meluncurkan produk terbaru yakni paket New Freedom IM3 Ooredoo dengan total kouta internet hingga 60GB. Paket ini bisa digunakan karena menyediakan banyak bonus bagi penggunanya.

Paket New Freedom hadir dengan berbagai pilihan sesuai kebutuhan. Paket ini juga memberikan bonus telepon ke semua operator sehingga komunikasi bisa berjalan lancar.

Harga paket mulai dari Rp 25 ribu dengan total kouta 6GB dan bonus telepon 5 menit, Rp 35 ribu dengan kouta 10 GB dan bonus telepon 20 menit dan Rp 50 ribu dengan kouta 20GB dan bonus telepon 30 menit.

{Baca juga : Sambut Ramadan, IM3 Ooredoo Rilis Paket New Freedom}

Selain itu paket Rp 70 ribu kouta 30 GB dan bonus telepon  40 menit, Rp 100 ribu kouta 40 GB dan bonus telepon 60 menit serta Rp 150 ribu kouta 60GB dan bonus telepon 60 menit. Untuk lebih jelasnya terkait paket New Freedom di setiap area, pelanggan dapat cek di *123#, aplikasi myIM3 atau http:/im3ooredoo.com/NewFreedom.

Paket Internet Simpati 

Telkomsel melalui merek Simpati memiliki aneka paket internet yang bisa Anda pakai saat mudik. Kebanyakan paket internet Simpati juga memberikan kouta khusus bagi pengguna layanan streaming online yaitu HOOQ. Ada Paket Internet 4G, Paket Internet 5,2 GB dan Paket Internet Deal Combo 12 GB yang bisa Anda gunakan untuk menemani perjalanan mudik.

Paket Internet 4G terbagi menjadi 2GB internet dan 2GB video Max untuk akses CATCHPLAY, HOOQ, Nickelodeon Play, dan Tribe. Paket tersebut berlaku selama 30 hari dan dibandrol dengan harga Rp 34 ribu.

Paket yang kedua adalah Paket Internet 5,2 GB.  Paket Internet berlaku untuk 30 hari, dengan kuota 4.5 GB internet untuk akses internet di jaringan 2G/3G/4G, 2 GB VideoMax untuk akses CATCHPLAY, HOOQ, Nickelodeon Play, dan Tribe serta Ekstra Kuota VideoMax: Berlangganan HOOQ, dan Tribe 30 hari. Adapun paket tersebut dibandrol denga harga Rp 58 ribu.

{Baca juga: Telkomsel Hadirkan Tiga Pilar Inovasi Digital}

Paket ketiga dari Simpati yang bisa digunakan adalah Paket Internet Deal Combo 12 GB. Paket ini terbagi menjadi 10 GB internet untuk akses internet di jaringan 2G/3G/4G dan 2 GB VideoMax untuk akses SuperSoccer, CATCHPLAY, HOOQ, dan VIU yang berlaku 30 hari.

Selain itu pengguna akan mendapatkan bonus telepon dan SMS. Jika membeli paket tersebut pengguna akan mendapat 100 menit telepon ke sesama Telkomsel dan 100 SMS ke sesama Telkomsel. Untuk mendapatkan paket ini pengguna cukup merogoh kocek senilai Rp 96 ribu.

Sedangkan untuk Cek harga paket internet simPATI untuk pembelian bisa melalui *363# atau download aplikasi My Telkomsel di aplikasi Play Store atau App Store. [NM/HBS]

Akhirnya, Desain Google Search Dirombak Lebih Efisien

Telko.id, JakartaGoogle ingin memudahkan pengguna ketika mengakses layanan Google Search. Oleh karenanya, raksasa pencarian itu merombak desain Google Search agar lebih praktis dan smooth saat dipakai pengguna untuk berselancar di dunia internet via smartphone.

Raksasa pencarian tersebut telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengoptimalkan pengalaman penggunaan Search. Apalagi, jumlah dan format informasi di internet berubah secara drastis selama beberapa tahun terakhir.

Dilaporkan Engadget, seperti dilansir Telko.id pada Kamis (23/05/2019), Google telah merilis desain baru di halaman hasil pencarian untuk smartphone. Dengan begitu, pengguna memiliki panduan yang lebih baik tentang informasi yang dicari.

{Baca juga: Aktivitas Googling Naik 40% di Bulan Ramadhan}

Dalam desain baru, brand situs akan ditonjolkan. Desain hasil pencarian sebelumnya mencantumkan daftar link di bawah judul artikel, tapi sekarang, link situs akan selalu berwarna hijau dan tidak menggambarkan brand sebuah situs.

Posisi judul dan link juga dibalik. Judul artikel akan berada di bawah, sementara brand akan berada di atas. Dengan demikian, nama dan ikon situs akan terlihat di bagian atas hasil pencarian.

{Baca juga: Diblokir Sana-sini, Huawei: Kami Korban “Bully” Amerika}

Desain tersebut diyakini akan menolong pengguna ketika menjelajahi hasil pencarian. Mereka akan lebih mudah dalam mengakses internet, serta lebih praktis dan fleksibel dalam memilih artikel yang ingin dibaca. (BA/FHP)

Sumber: Engadget

Muncul di Aksi 22 Mei, Suara Raisa Bisa Bikin Perusuh Mual

Telko.id, Jakarta – Aksi 22 Mei 2019 berakhir ricuh. Kepolisian dan TNI bekerja sama untuk menertibkan oknum demonstran yang anarkis. Selain menerjunkan ribuan personel, polisi juga menurunkan Raisa untuk menenangkan massa. Siapa Raisa?

Tampangnya biasa saja. Tapi kehadiran Raisa sontak menjadi viral di media sosial. Pasalnya, nama Raisa mengingatkan warganet dengan sosok penyanyi cantik Raisa Andriana. Namun siapa sebenarnya sosok Raisa tersebut?

Raisa adalah singkatan dari Mobil Pengurai Massa. Seperti namanya mobil ini bertugas untuk membubarkan massa demonstran supaya pergi dari lokasi demo. Mobil ini awalnya berpusat di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Lalu pihak Polri mendistribusikan ke setiap Kepolisian Daerah (Polda) berdasarkan karakteristik daerah tersebut. Untuk wilayah Jawa, masing-masing Polda terdapat lebih dari 2 unit mobil. Sedangkan untuk Polda di luar Jawa masing-masing ditempatkan 1 unit mobil Raisa. Lantas apa kelebihan dari Raisa?

{Baca juga: Kominfo Temukan 5 Hoaks Soal Aksi 22 Mei dan KPU}

Mobil Raisa adalah modifikasi dari kendaraan offroad 4×4 dari jenis Nissan Frontier atau Toyota Hilux Double Cabin. Dalam kendaraan tersebut dipasangkan 2 speaker besar bernama V8 Raisa 1000 yang ditempatkan di bagian belakang.

Teknologi speaker ini dibuat oleh perusahaan asal Indonesia yakni v8sound.com yang merupakan perusahaan pembuat sound system atau pengeras suara.

Dilansir dari laman resmi V8Sound.com, teknologi speaker ini memiliki diameter 670 x 615 x 200 dengan berat 65 kg. Speaker ini membutuhkan daya listrik 1000 watt dan mampu mengeluarkan frekuensi suara hingga 152 desibel.

Frekuensi suara tersebut yang memberikan efek mengganggu pada masa. Bahkan massa bisa merasa mual karena suara bising yang dikeluarkan oleh mobil tersebut. Raisa sengaja disiapkan untuk mengurai massa jika saja terjadi kericuhan.

Dari informasi yang dirangkum tim Telko.id menyebutkan bahwa ada sebuah pengeras suara berkekuatan 1.000 watt yang mampu mengeluarkan suara bising yang dapat mengganggu saraf setiap orang yang mendengarnya.

“Kalau diaktifkan, dapat mengganggu saraf melalui indra pendengaran, biasanya bikin mual bahkan sampai muntah, tapi tergantung penerimaan indra pendengaran setiap orang juga sih,” jelas pihak kepolisian.

{Baca juga: Demo 22 Mei, Pemerintah Batasi Akses WhatsApp dkk}

Walaupun begitu mobil Raisa tidak hanya bertugas untuk mengurai massa. Dilansir dari Indomiliter, Mobil Raisa diciptakan untuk menjalankan dua fungsi, pertama untuk mengurai massa dan kedua untuk public announcement bila terjadi bencana alam atau tsunami. Karena pancaran suara dari kendaraan ini bisa didengar hingga jarak satu kilometer. [NM/HBS]

Epic Games Blokir Pengguna yang Ngeborong Game, Kenapa?

Telko.id, Jakarta – Seorang Twitch streamer bernama Patrick Boivin melancarkan protes kepada Epic Games Store. Alasannya, akun miliknya diblokir setelah ia membeli banyak game.

Boivin mencuit lewat Twitter bahwa akunnya menerima notifikasi pemblokiran gara-gara getol membeli game di Epic Games Store. Ia memang mengaku baru saja membeli lima game dalam waktu singkat.

Dilansir dari PC Gamer, Kamis (23/05/2019), cuitan Boivin pun langsung viral. Sebab, kejadian konyol serupa tak pernah terjadi di Steam maupun Uplay.

{Baca juga: Persaingan Panas, Epic Games Store Ultimatum Steam}

Akan tetapi, Epic Games punya alasan kenapa mereka memblokir streamer tersebut sesaat ia memborong banyak game.

Menurut Public Relations mereka, Nick Chester, kebijakan itu diberlakukan untuk menghindari penipuan. Pihaknya ingin menghindari kejadian pembelian game ilegal oleh si bukan pemilik akun.

“Kami coba mencegah fraud. Apabila pemain menemukan notifikasi serupa, silakan segera menghubungi pihak Epic Games Store. Kami akan membantu melakukan investigasi,” demikian kata Chester.

{Baca juga: Yeaay! Epic Games Store Tawarkan Diskon Gede-gedean}

Namun, tudingan lain muncul. Beberapa orang menilai hal tersebut terjadi karena layanan toko Epic tersebut minim fitur belanja, dan tak punya fitur shopping cart seperti halnya di Steam.

Belum lama ini, Epic menawarkan potongan harga alias diskon untuk setiap pembelian game. Besaran diskon mencapai USD 10 atau sekitar Rp 145 ribu untuk setiap game berharga minimal USD 14.99 atau Rp 216 ribu.

Epic menghadirkan program itu untuk menandingi Valve yang memberlakukan diskon untuk layanan Steam. Mereka berhasil membesarkan toko game digital lewat potongan harga besar-besaran. (BA/FHP)

Sumber: PC Gamer