spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1235

Sambut Bulan Puasa, Instagram Rilis Filter dan Stiker Ramadhan

Telko.id, Jakarta – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri, Instagram meluncurkan filter dan stiker Ramadhan untuk Instagram Stories bagi pengguna di seluruh dunia. Filter Ramadhan yang diberi nama “Lantern” ini bisa ditemukan di pilihan filter Stories mulai tanggal 5 Mei hingga 5 Juni 2019.

Nantinya, Lantern akan menampilkan ornamen bulan sabit cukup transparan. Selain itu, terdapat pilihan desain yang bisa digunakan, dengan mengetuk bagian stiker atau tengah layar.

Instagram juga tampaknya melihat kebiasaan masyarakat Indonesia yang sering membagikan momen seperti sahur, ngabuburit, berbuka puasa, hingga membagikan kartu Hari Raya Lebaran beserta ucapan “Mohon Maaf Lahir Batin”.

Sebab, media sosial itu berkolaborasi dengan 5 kreator Indonesia untuk menciptakan stiker GIF berisikan pesan singkat yang kerap dibagikan pada momen-momen penting di bulan ini.

{Baca juga: Instagram Luncurkan Stiker Pemilu 2019, Sudah Nyoba?}

 

Kelima kreator ini adalah thepopo, byputy, Dinda Puspitasari, Irfan Nugroho atau dikenal dengan nama bulletos dan Haikal. Adapun untuk menemukan stiker-stiker GIF bertema Ramadan, pengguna tinggal mengetik “Ramadhan Instagram” pada kolom pencarian GIF di Instagram Stories.

Communication Manager Instagram Asia-Pacific, Putri Silalahi mengatakan bahwa Ramadan adalah momen spesial yang mendorong interaksi tinggi di antara para pengguna Instagram di Indonesia.

“Kami melihat penggunaan hastag #ramadhan dan #bukber melonjak tinggi di Indonesia tahun lalu, maka kami ingin membuat interaksi tersebut menjadi lebih mudah dan menyenangkan lagi di tahun ini lewat filter dan GIF khusus di Instagram Stories,” tutur Putri.

{Baca juga: WhatsApp, Instagram, Facebook Kompak Down (Lagi)}

Putri juga mengatakan bahwa di tahun 2018, terjadi 28% peningkatan volume penggunaan Instagram Stories di bulan Ramadan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Data Instagram juga merekam bahwa ada 5 hastag terkait Ramadan yang paling dicari oleh pengguna di Indonesia yaitu #bukber, #bajukoko, #gamissyari, #bajulebaran dan #ramadhan. (NM/FHP)

Flappy Fighter Terinspirasi Game Jadul Flappy Bird

Telko.id, Jakarta – Anda masih ingat Flappy Bird, game seluler yang menggemparkan dunia an membuat penciptanya, Dong Nguyen, memperoleh pendapatan lebih dari USD 50.000 sehari pada awal 2014? Kini muncul game baru yang terinspirasi game tersebut, namanya Flappy Fighter.

Nguyen menarik game dari App Store hanya sebulan setelah debut. Namun, nama Flappy Bird terus memengaruhi pengembangan game mobile hingga hari ini. Sekarang, ada yang baru soal game tersebut.

Flappy Fighter dirilis secara gratis melalui App Store pada 2 Mei 2019. Game baru itu terinspirasi dari permainan game Flappy Bird. Bedanya, game ini bergenre pertempuran, tak seperti Flappy Bird.

{Baca juga: Begini Caranya Main Flappy Bird di Snapchat}

Menurut Kotaku, Flappy Fighter mengonversi karakter burung ikonik Flappy Bird ke dunia game pertempuran dengan memberinya tubuh berotot dan pola serangan ala Street Fighter yang mudah dikenali.

Secara keseluruhan, tampilannya apik dengan grafis bergaya arcade. Semua ornamen yang diharapkan dari game pertarungan jadul, termasuk intro sensasi, layar pembuka, dan KO, dianimasikan secara luar biasa.

Flappy Fighter jelas bukan game pertempuran pertama atau satu-satunya yang dirilis di platform seluler. Selama beberapa tahun terakhir, game bergenre klasik seperti Marvel vs Capcom 2 dan Soulcalibur telah diadaptasi untuk ponsel.

{Baca juga: Game Mario Kart Tour Mulai Diuji Coba di Android}

Beberapa game pertarungan seluler menempatkan joystick virtual yang tidak dapat diandalkan di layar. Namun, Flappy Fighter sangat apik, meningkatkan pengalaman dengan membatasi gerakan lari maju dan mundur. [BA/HBS]

Sumber: Kotaku

Lampu Pendar dan Bahayanya untuk Kelangsungan Hidup Manusia

0

Telko.id. id, Jakarta – Koreksi kami jika salah, ada banyak hal di dunia ini – yang mungkin terdengar sepele, yang nyata belum atau tidak kita ketahui. Termasuk diantaranya, fakta bahwa membuang lampu pendar sembarangan sangatlah berbahaya. Bukan saja dalam konteks luka atau semacamnya – katakan saja jika lampu terinjak dan sebagainya, lebih dari itu, ini juga menjadi musuh buat kelangsungan hidup manusia. Kok bisa?

Bayangkan saja, di dalam setiap lampu pendar terdapat 5 milligram mercury, yang berbentuk uap atau bubuk. Merkuri ini sendiri, seperti diketahui, merupakan bahan kimia yang sangat berbahaya bagi metabolisme tubuh manusia.

Uap raksa ini adalah neurotoksin, atau racun yang sangat berbahaya dan berakibat fatal pada otak dan ginjal. Jika terakumulasi dalam tubuh dapat merusak sistem syaraf, janin dalam kandungan, dan jaringan tubuh. Pada anak-anak, merkuri bahkan dapat mengakibatkan penurunan IQ, yang efeknya akan sangat berdampak hingga tua.

Lalu, adakah solusi untuk mengurangi bahaya ini? Mengurangi penggunaan lampu pendar boleh jadi jadi satu cara. Karena itu, lampu jenis LED (Light Emitting Diode) pun diciptakan.

Lampu jenis ini sangat hemat energi dan lebih ramah terhadap lingkungan. Konsumsi listrik lampu LED pun hanya sebesar 20% dari lampu pijar biasa. Atau dengan kata lain, dapat berhemat 80% konsumsi listrik. Bahkan setelah dihitung, setelah 18 bulan pemakaian biaya penghematannya sudah seharga lampu itu sendiri (breakeven point).

Panas yang dihasilkan juga sangat minim, karena lampu LED lebih optimal dalam mengubah energi listrik menjadi cahaya. Hal ini membuat ruangan tetap nyaman, penggunaan pendingin ruangan (AC) pun dapat lebih dihemat.

Dari segi penggunaan, lampu LED memiliki usia rata-rata 50.000 -100.000 jam. Jika dihitung penggunaan rata-rata selama 12 jam sehari, maka lampu LED ini dapat bertahan lebih dari 10 tahun. Nah, bayangkan berapa besar penghematan yang bisa Anda lakukan?

Namun sayang, seperti diungkap Gufron Mahmud, Direktur Utama PT Arah Environmental Indonesia, walaupun lampu LED hemat dan bebas bahan kimia berbahaya – timah dan merkuri, bahkan dari emisi ultra violet, nyatanya penggunaannya di masyarakat belumlah banyak.

“Masih banyak masyarakat yang belum bisa menggunakan karena harganya yang tergolong tinggi,” katanya.

Akibatnya, penggunaan lampu pendar di masyarakat pun masih banyak.

Berdasarkan penelitian dari Puslitbangtek Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi yang dipublikasikan dalam jurnal Ketenagalistrikan Dan Energi Terbarukan Vol. 12 No. 2 Desember 2013, diketahui bahwa penetrasi LHE yang tergolong lampu pendar di masyarakat meningkat lebih dari 20 kali di tahun 2011 dibandingkan dengan penetrasi di tahun 2000. Diperkirakan penetrasi LHE ini akan terus meningkat tajam sampai dengan tahun 2020 dan setelah tahun 2020 hingga tahun 2030 akan tetap terjadi peningkatan tetapi dengan nilai yang relatif kecil.

Di tahun 2020, laju penetrasi LHE diperkirakan sekitar 7,2 unit per rumah tangga dan di tahun 2030 menjadi sekitar 7,94 unit per rumah tangga. Peningkatan penjualan LHE juga diperkirakan terjadi hingga tahun 2030 yaitu sekitar 578 juta unit dan limbah LHE terbuang sekitar 570 juta unit.

Mengacu pada data tersebut, secara kumulatif limbah LHE terbuang hingga tahun 2030 diperkirakan sekitar 9.068 juta unit, dengan merkuri yang menyertainya sekitar 45 ton.

Jika limbah tersebut tidak dikelola dengan baik, maka logam berat maupun senyawa berbahaya yang terkandung di LHE, akan mempengaruhi kesehatan, baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

“Kami tidak menginginkan hal itu terjadi. Itu sebabnya, kami mengeluarkan Ecofren yang merupakan solusi pengelolaan limbah dan sampah terpadu untuk segmen bisnis dan sarana komersial. Termasuk juga tentu limbah lampu,” ungkap Gufron.

Melalui Ecofren ini, PT Arah berinisiatif untuk mengedukasi dan membantu masyarakat dan para pelaku usaha dalam mengelola lampu yang juga tergolong limbah bahan berbahaya dan beracun (Limbah B3) secara tepat dan sesuai dengan standar pengendalian pencemaran lingkungan hidup.

“Jika belum bisa mengggunakan lampu tanpa merkuri, paling tidak kumpulkan limbah lampu pendar atau LHE kemudian serahkan pada perusahaan pengelola limbah yang memiliki izin,” pungkas Gufron.

Merasa Dipalak, Spotify Tuntut Apple ke Uni Eropa

Telko.id, Jakarta – Persaingan antara Apple dan Spotify tak hanya di ranah kualitas layanan dan jumlah pengguna saja, tapi juga di tataran hukum. Kedua perusahaan ini terlibat persengketaan, ketika Spotify tuntut Apple gara-gara merasa “dipalak”.

Spotify mengajukan tuntutan ke otoritas Uni Eropa karena merasa “dipalak” Apple ketika mencoba menawarkan layanan di App Store. Spotify keberatan dengan biaya besar yang ditetapkan oleh Apple di App Store.

Menurut Tech Radar, Apple memberlakukan potongan 30 persen dari pendapatan aplikasi di App Store. Alasannya, dikutip Telko.id, Senin (06/05/2019), aplikasi di toko Apple tersebut menggunakan layanan pembayaran Apple.

{Baca juga: iPhone 2019 Bakal Pakai Teknologi Layar Hibrid?}

Merasa berang, Spotify pun punya julukan khusus untuk praktik jahat tersebut. Spotify menamainya sebagai Apple Tax. Spotify sudah mendaftarkan dokumen gugatan ke komisi persaingan usaha di Uni Eropa pada Maret 2019 lalu.

Sumber mengungkapkan bahwa Apple hanya mengenakan potongan 30 persen untuk layanan streaming musik sejenis Spotify. Potongan serupa tak berlaku untuk aplikasi lain, termasuk layanan ojek online seperti Uber.

Kalau Spotify akhirnya memenangkan tuntutan, Apple mau tak mau mengubah model bisnis untuk App Store. Merujuk peraturan di Uni Eropa, Apple bisa terkena denda 10 persen dari total pendapatan perusahaan apabila kalah persengketaan ini.

{Baca juga: Apple Gugat Logo Jalur Bersepeda di Jerman, Kenapa?}

Dengan kata lain, denda yang menunggu Apple bisa mencapai Rp 26,6 miliar. Sayang, pihak Apple masih bungkam terkait problem itu. Informasi saja, biaya langganan individu Spotify ditetapkan sebesar USD 9,99 per bulan atau Rp 143 ribuan.

Sementara angganan paket keluarga, biayanya USD 14,99 per bulan atau Rp 214 ribuan. Karena ada potongan 30 persen, harga Spotify di App Store menjadi USD 12,99 dolar per bulan atau Rp 186 ribuan untuk individu dan USD 16,99 per bulan atau Rp 243 ribuan untuk keluarga. (SN/FHP)

Sumber: Tech Radar

Bukan Thanos, Penggemar Avengers Malah Diincar Hacker

Telko.id, Jakarta – Penggemar Avengers tampaknya harus berhati-hati dan waspada. Bukan terhadap Thanos, tapi terhadap hacker spesialis phishing.

Fakta tersebut diungkapkan oleh Kaspersky Lab yang menyebut jika pelaku phising scammers sedang menargetkan para penggemar film Avengers: Endgame sebagai korban kejahatan digital.

Para hacker ini menipu penonton Avengers yang tidak mau mengeluarkan biaya untuk menonton di bioskop melalui ajakan streaming online gratis sekuel Endgame di platform mereka.

Tentu saja, layanan tersebut diminati oleh para penggemar ini, karena mereka lebih memilih untuk mengunduh film atau melajukan streaming.

“Semua dimulai dengan pencarian sederhana. Hasilnya mencakup situs web yang menjanjikan pengguna untuk mengunduh atau melihat Avengers: Endgame,” tulis peneliti keamanan Kaspersky Lab, Tatyana Sidorina.

{Baca juga: Hasilkan 50 Juta Tweet, Avengers : Endgame Paling “Berisik” di Twitter}

Menurutnya, ancaman keamanan dimulai saat pengguna diminta untuk membuat akun. Dalam pendaftaran tersebut, pengguna harus memberikan alamat email dan membuat kata sandi supaya bisa menonton aksi para pahlawan Avengers.

Namun, kedua persyaratan tersebut belum cukup. Akun harus divalidasi dan diperlukan informasi tagihan pengguna serta detail kartu kredit termasuk kode CVC yang terletak di bagian belakang kartu. Para hacker beralasan, bahwa informasi tersebut hanya digunakan untuk memastikan negara asal para pengguna.

Namun, ketika semua telah terisi barulah pengguna sadar jika mereka ditipu. Layanan streaming tersebut hanya menayangkan beberapa detik konten asli yang ditayangkan oleh hacker hanyalah sebagian dari cuplikan trailer film.

“Godaan untuk mengambil jalan pintas keamanan demi menonton film yang telah lama ditunggu-tunggu terbukti sangat menarik bagi penggemar setia, itulah yang menjadi mangsa para pelaku kejahatan siber,” tambah Kaspersky Lab.

{Baca juga: Heboh! TV Kabel Filipina Tayangkan Avengers: Endgame Secara Ilegal}

Tatyana juga memberikan dua saran dan rekomendasi agar terhindar dari kejahatan seperti itu. Pertama, pengguna jangan mengklik tautan dalam email, teks, pesan instan atau posting media sosial jika berasal dari orang atau organisasi yang tidak dikenal.

Periksa alamat yang mencurigakan ketika ada informasi pribadi atau keuangan yang diminta oleh situs. Kedua, harus memiliki kartu Bank dan rekening terpisah yang dikhususkan untuk hiburan. Ini membantu untuk menghindari kerugian finansial yang serius jika informasi bank dicuri. (NM/FHP)

Canggih! Militer Amerika Pakai “SHiELD” untuk Tembak Jatuh Rudal

Telko.id, Jakarta – Bukan rahasia lagi bahwa militer Amerika Serikat (AS) terus mengembangkan teknologi senjata laser bernama SHiELD atau Self-Protect High Energy Laser Demonstrator untuk meningkatkan kemampuan persenjataan. Teknologi yang digunakan Angkatan udara AS itu pun sepertinya menuai kesuksesan.

Baru-baru ini, angkatan udara AS mengklaim sukses menguji sistem SHiELD yang mampu menembak jatuh beberapa rudal. Sistem tersebut dipasang di pesawat sehingga dapat digunakan untuk melindungi jet tempur.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telko.id, Senin (06/05/2019), uji coba senjata laser dilakukan di Range Rudal White Sands AS di New Mexico oleh Laboratorium Penelitian Angkatan Udara.

{Baca juga: AS Waswas dengan Teknologi Militer China, Kenapa?}

Sistem SHiELD berhasil menembak jatuh beberapa rudal udara yang diluncurkan ke langit. Keberhasilan itu merupakan lompatan besar terkait sistem energi terarah dan perlindungan terhadap ancaman.

Komandan laboratorium penelitian angkatan udara AS, Mayor Jenderal William Cooley menjelaskan, sistem senjata laser akan dipasang di semua jet sehingga dapat menembak jatuh rudal yang diluncurkan dari permukaan ke udara.

{Baca juga: Militer AS Siap Pakai Senjata AI untuk Kalahkan Musuh}

“Sistem laser di jet juga mampu melumpuhkan rudal yang ditembakkan dari udara. Kesuksesan uji coba kali ini membuktikan bahwa senjata yang kami miliki merupakan yang terkuat, khususnya untuk area udara,” tegasnya.

Sistem laser di jet membantu pilot membidik ulang untuk mencapai target dengan cukup cepat dan akurat. Namun demikian, belum ada keterangan resmi,kapan tepatnya sistem tersebut akan sah digunakan di pesawat tempur AS. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Pendapatan XL Axiata di Q1 2019 Naik 9%

0

Telko.id, Jakarta – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mengawali tahun 2019 dengan kinerja yang positif. Dalam Laporan Keuangan Kuartal 1 (Q1) tahun 2019, pendapatan XL naik 9% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan jika hasil kinerja ini mereka dapatkan karena mereka terus fokus dan konsisten untuk terus mendorong layanan data, serta pada eksekusi yang tepat sesuai dengan strategi dan agenda transformasi.

“Pencapaian ini menunjukan keberhasilan kami dalam meningkatkan penggunaan layanan data oleh pelanggan dan ditambah oleh monetisasi data yang terus berlangsung,” kata Dian.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Senin (06/05/2019), EBITDA XL di Q1 juga naik 15% dan laba bersih naik sebesar 271% menjadi Rp 57 miliar dibandingkan Q1 tahun 2018.

XL sendiri terus memperluas infrastruktur jaringan data ke berbagai wilayah di Indonesia. Hingga akhir Maret 2019, XL memiliki total lebih dari 122 ribu BTS dengan lebih dari 52 ribu diantaranya adalah BTS 3G dan lebih dari 33 ribu BTS untuk jaringan 4G.

{Baca juga: Siapkan Capex Rp 7,5 Triliun, Ini Target XL Axiata}

XL juga berinvestasi untuk membangun transmisi, backhaul, modernisasi jaringan untuk mendukung peningkatan trafik data di seluruh jaringan, dan berinvestasi dalam fiberisasi untuk mengantisipasi ledakan pertumbuhan trafik data dan persiapan untuk menggelar 5G.

Total trafik penggunaan jaringan XL di kuartal pertama 2019 meningkat 70% dari periode sebelumnya. Peningkatan ini terutama ada di 4G yang kini menjadi mayoritas trafik data di jaringan XL. Pada periode ini pula tercatat jumlah pelanggan yang menggunakan data sebanyak 86% dari total pelanggan.

{Baca juga: Industri Telko Lesu, Pendapatan XL Axiata Naik 0,4 %}

Jumlah pelanggan XL juga mengalami peningkatan di kuartal pertama 2019 ini menjadi 55.1 juta. Peningkatan ini didorong oleh keberhasilan perusahaan dalam menarik pelanggan smartphone serta terus tumbuhannya pelanggan di luar Jawa.

ARPU Blended bertahan stabil di Rp 33 ribu dibandingkan kuartal empat 2018, tetapi berhasil naik 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. [NM/HBS]

Wow! Potensi Bisnis IoT Indonesia Bisa Capai Rp 444 Triliun

0

Telko.id, Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia (RI) khususnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong perkembangan Internet of Things (IoT) di Indonesia. Pasalnya, melalui teknologi tersebut, Indonesia bakal bertransformasi menjadi ekosistem bisnis IoT bernilai Rp 444 triliun pada tahun 2022.

Menurut Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin, R. Janu Suryanto penguatan struktur teknologi digital diperlukan dalam upaya menuju, implementasi Revolusi Industri 4.0. Indonesia dikatakan memiliki peluang yang besar untuk menjadi ekosistem IoT.

“Potensi ini juga bisa dilihat dari jumlah pengguna internet di Tanah Air yang lebih dari 140 juta orang. Intinya, transformasi industri 4.0 adalah kunci sukses pembangunan Indonesia pada masa mendatang,” ujar Janu di Jakarta, Senin (06/05/2019).

Implementasi industri 4.0 juga dinilai akan mendorong peningkatan investasi oleh perusahaan, terutama yang terkait dengan penggunaan teknologi terkini seperti IoT. Langkah tersebut diyakini mendukung peningkatan pada produktivitas dan daya saing di sektor manufaktur serta dapat menciptakan ekosistem inovasi.

{Baca juga: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Indosat Luncurkan Lab IoT}

“Oleh karena itu, Indonesia jangan hanya jadi pasar dari ekonomi digital, tetapi juga memanfaatkan pengembangan ekonomi digital tersebut sehingga industrinya semakin tumbuh dan berdaya saing,” ujarnya.

Adapun lima teknologi utama yang menopang pembangunan sistem industri 4.0, yaitu IoT, artificial intelligence (AI), human–machine interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3D printing.

Janu menambahkan, penerapan industri 4.0 merupakan upaya untuk melakukan otomatisasi dan digitalisasi pada proses produksi, dengan ditandai meningkatnya konektivitas, interaksi, serta batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya yang semakin konvergen melalui teknologi informasi dan komunikasi.

{Baca juga: IoT Salah Satu Backbone Revolusi Industri 4.0}

“Digitalisasi di sektor industri akan membawa perubahan terhadap sistem manufaktur, dengan dipengaruhi oleh gelombang teknologi baru,” jelas Janu.

Guna memaksimalkan pemanfaatan teknologi terkini, perlu mengidentifikasi keterampilan baru yang dibutuhkan. Untuk itu, penting melakukan upaya peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) industri. “Pada era transformasi ini, pemerintah telah berusaha keras menyiapkan SDM yang mumpuni dalam menyongsong industri 4.0,” tutupnya. [NM/HBS]

Amerika Sukses Uji Coba Senjata Laser Penembak Rudal

Telko.id, Jakarta – Angkatan Udara Amerika Serikat terus mengembangkan senjata berteknologi tinggi. Baru-baru ini mereka sukses melakukan uji coba sistem senjata laser yang mampu menembak jatuh beberapa rudal.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Senin (06/05/2019) senjata ini akan dipasang di pesawat sehingga dapat digunakan untuk melindungi jet tempur dari serangan.

Tes ini dilakukan di Range Rudal White Sands AS di New Mexico oleh Laboratorium Penelitian Angkatan Udara. Tes ini disebut Self-Protect High Energy Laser Demonstrator (SHiELD) dan pengujian dari darat. Tes ini berhasil menembak jatuh beberapa rudal udara yang diluncurkan dalam penerbangan.

Menurut kepala Laboratorium Penelitian Angkatan Udara AS Mayor Jenderal William Cooley, mengatakan bahwa uji coba ini merupakan prestasi untuk mengembangkan senjata pelindung dari ancaman musuh.

{Baca juga: Sinyal Wi-Fi Ternyata Bisa Deteksi Bom dan Senjata}

“Ini langkah besar ke depan untuk sistem energi terarah dan perlindungan terhadap ancaman permusuhan,” kata William Cooley.

Sistem SHiELD pada akhirnya akan dipasang pada jet sehingga dapat menembak jatuh rudal yang diluncurkan dari darat ke udara atau udara ke udara. Itu mungkin terbukti menjadi senjata pertahanan yang kuat untuk jet tempur angkatan udara.

Perlu diketahui  melalui laser kemungkinan pilot dapat membidik ulang untuk mencapai target tambahan dengan lebih cepat, dibanding senjata konvensional. Sayangnya tidak ada yang mengatakan kapan tepatnya senjata ini akan digunakan.

{Baca juga: Ngeri! Rusia Bikin “Gun Drone” dengan Senapan AK-47}

Melakukan inovasi di bidang persenjataan, juga dilakukan oleh Rusia. Salah satu senjata buatan Rusia yang paling legendaris adalah Avtomat Kalashnikova 1947 atau lebih dikenal dengan sebutan AK-47.

Kini Rusia nampaknya ingin mengembangkan senjatanya itu dengan kemampuan yang lebih canggih dalam wujud “gun drone”. Hal itu diketahui setelah pabrik senjata asal Rusia, Almaz-Antey mengajukan desain paten berupa drone yang bersenjatakan senapan AK-47. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Kecam Facebook, Trump “Berkicau” Soal Teori Konspirasi di Twitter

Telko.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Sabtu (04/05) waktu setempat berkicau soal teori konspirasi dan tokoh sayap kanan via Twitter. Ia melakukannya setelah Facebook melarang beberapa tokoh sayap kanan mempromosikan kekerasan dan kebencian.

Trump tak hanya mengecam Facebook, tetapi juga beberapa media seperti The New York Times, Washington Post, CNN, dan MSNBC. Ia menyebut bahwa media-media itu diizinkan nongol di Facebook maupun Twitter padahal kerap menyebar berita bohong alias hoaks di linimasa.

Trump memprotes pula tentang pelarangan aktor James Woods eksis di Twitter. Woods di-banned oleh Twitter karena mengunggah tagar #HangThemAll. Sementara Facebook, Kamis (03/05), melarang Infowars serta pendirinya, Alex Jones dan Paul Joseph Watson karena mendorong teori konspirasi.

{Baca juga: Ada Penampakan UFO di Foto Ini, Benarkah?}

Dikutip Telko.id dari CNBC, Senin (06/05/2019), Facebook juga melarang tokoh media sayap kanan, Milo Yiannopoulos dan Laura Loomer, serta Paul Nehlen yang mencalonkan diri sebagai anggota Kongres di Wisconsin dan secara massif menggaungkan tentang supremasi kulit putih.

“Kami selalu melarang individu atau organisasi yang mempromosikan atau terlibat dalam kekerasan dan kebencian. Proses untuk mengevaluasi pelanggar potensial penuh pertimbangan. Seperti inilah keputusan kami dalam menghapus akun meresahkan, ”kata Facebook dalam sebuah pernyataan.

{Baca juga: Mau Nyapres, Bos Foxconn “Berguru” ke Donald Trump}

Beberapa waktu lalu, Trump bertemu dengan CEO Twitter, Jack Dorsey. Dalam pertemuan tersebut, Trump bertanya kepada Dorsey kenapa semakin hari kehilangan banyak pengikut di Twitter. Dorsey pun menjawab langsung pertanyaan Trump kenapa ada banyak pengikutnya yang hilang.

Menurut Dorsey, seperti dilaporkan Reuters, hal tersebut terjadi karena Twitter berusaha menghapus akun-akun palsu atau spam. Alhasil, ia menyebut, banyak orang terkenal, termasuk Dorsey jadi kehilangan pengikut. Twitter tak ingin spam bergentayangan di platform mereka. (SN/FHP)

Sumber: CNBC