spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1172

WhatsApp Siapkan Langkah Hukum bagi Penyebar Hoax

Telko.id, Jakarta – Tak ingin lagi dijadikan sarana untuk menyebarkan konten hoaks, WhatsApp akhirnya menyiapkan langkah serius bagi para penyebar hoaks. Aplikasi chatting populer yang kini berada di bawah naungan Facebook ini bakal mengambil langkah hukum bagi pengguna yang sebar hoaks di platform mereka.

Dikutip dari Ubergizmo, Rabu (12/06/2019), langkah WhatsApp ini tidak bisa terlepas dari kasus penyebaran konten hoaks yang terjadi akhir-akhir ini, termasuk di Indonesia.

Sebelumnya, WhatsApp membatasi pengiriman teks berantai untuk mencegah pesan yang diduga berita bohong menyebar cepat di platform-nya.

Namun, langkah aplikasi ini dinilai masih belum bisa membendung aksi dari pengguna yang nakal. Misalnya saja saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) di India, ada aplikasi WhatsApp tiruan yang telah dimodifikasi untuk menerobos fitur anti-spam.

Bahkan, ada perusahaan yang menawarkan layanan pengiriman pesan secara massal di WhatsApp. Perusahaan tersebut menawarkan produk mereka di India, Nigeria dan Indonesia. Beberapa perusahaan di India bahkan membiarkan orang mengirim pesan massal di WhatsApp dari nomor anonim melalui situs web.

{Baca juga: WhatsApp Web, Cara Pakai dan Trik Memaksimalkannya}

WhatsApp sekali lagi memperingatkan untuk mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan tersebut. Tapi, WhatsApp belum memberikan kejelasan tentang jenis tindakan hukum yang akan diambil.

Di Indonesia sendiri, WhatsApp telah memberlakukan aturan untuk membatasi pengguna asal Indonesia dalam meneruskan pesan berantai. Aplikasi ini menegaskan bahwa fitur Forward Messages ke pengguna atau grup maksimal hanya 5 kali saja.

Pengurangan tersebut bertujuan untuk mengurangi viralitas pesan berantai yang kemungkinan terindikasi berita palsu alias hoaks.

Hal ini diungkapkan oleh VP Public Policy & Communications WhatsApp, Victoria Grand yang menyatakan bahwa pengguna WhatsApp di Indonesia hanya bisa membagikan pesan berantai ke maksimal 5 pengguna atau grup WhatsApp.

{Baca juga: Kirim Forward Pesan WhatsApp Dibatasi Hanya Bisa 5 Kali}

“Kami ingin mengumumkan untuk Indonesia akan diseragamkan menjadi hanya 5 kali pesan bisa diteruskan. Jadi, mulai besok pesan yang di-forward hanya bisa 5 kali,” kata Victoria Grand. (NM/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Bukan April Mop, Razer Rilis Produk Minuman Berenergi

Telko.id, Jakarta – Langkah yang dilakukan oleh Razer terbilang mengejutkan. Betapa tidak, perusahaan yang biasanya memproduksi aksesoris atau ponsel gaming ini sekarang justru merilis produk baru berupa minuman berenergi.

Seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Selasa (11/6/2019), minuman berenergi buatan Razer diberi nama Respawn. Bentuknya berupa bubuk yang bisa dituang bersama air ke dalam alat pencampur. Minuman ini diciptakan khusus untuk para gamer.

Disebutkan bahwa minuman berenergi ini paling pas untuk menemani para gamer saat bermain game. Kemasannya sangat praktis, berbentuk saset plastik berukuran kecil, berisi 20 buah untuk satu paket.

{Baca juga: Razer Luncurkan Keyboard-Mouse Nirkabel untuk Xbox One}

Harga setiap paket berisi 20 kotak dipatok USD 24,99 atau lebih kurang Rp 355 ribu. Kalau sekalian menginginkan alat pencampurnya berupa botol, konsumen bisa menebus dengan harga USD 29,99 atau sekitar Rp 426 ribu per buah.

Perusahaan perangkat gaming ini mengatakan bahwa minuman berenergi buatan mereka itu mempunyai aneka manfaat. Yang paling utama, minuman ini diklaim dapat membuat para gamer lebih waspada dan fokus dalam bermain game.

Upaya Razer menghadirkan minuman berenergi merupakan perluasan bisnis guna memaksimalkan potensi e-Sports. Asal tahu saja, di arena e-Sports, produsen minuman energi seperti Monster dan Mountain Dew sudah penetrasi.

{Baca juga: Razer Phone yang Pertama Gunakan Teknologi Quick Charge 4.0}

Sekadar informasi, Respawn bukanlah minuman energi pertama ciptaan Razer. Sebelumnya, Razer pernah menghadirkan minuman bagi para gamer bernama Razer Venom. Namun, minuman itu hanyalah bagian dari April Mop. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Kecanduan Smartphone, Anak Ini Kena Rabun Jauh Parah

Telko.id, Jakarta – Kasus ini bisa menjadi pelajaran untuk siapa saja, agar bisa lebih bijak memberikan anak bermain smartphone. Seorang anak perempuan berusia 2 tahun terkena rabun jauh parah akibat terlalu lama menatap layar smartphone.

Dilansir Telko.id dari AsiaOne pada Selasa (11/06/2019) bocah bernama Xiao Man asal Jiangsu China sudah kecanduan smartphone sejak berumur 1 tahun. Awalnya orangtua Xiao Man selalu memberikan smartphone kepadanya agar diam.

Namun kelamaan Xiao Man semakin kencanduan smartphone dan sering melakukan streaming video selama berjam-jam. Suatu saat, orangtuanya melihat ada keanehan muncul pada anaknya.

Dikatakan, Xiao Man mulai terlihat sering mengerutkan kening dan menyipitkan mata ketika menonton konten video di smartphone. Bahkan gadis tersebut sering menggosokan matanya ketika menyaksikan video.

{Baca juga: Catat! Ini Pedoman WHO Soal Pemakaian Gadget untuk Anak-anak}

Orangtua Xiao Man membawa puterinya ke dokter. Hasilnya Xiao Man didiaognosis menderita rabun jauh atau miopia parah hingga 900 derajat. Dokter memberi tahu keluarga bahwa kondisinya tidak dapat dipulihkan, dan penglihatannya bisa bertambah buruk saat tumbuh dewasa.

Menurut dokter kasus ini disebabkan penggunaan perangkat elektronik yang terlalu lama dan prematur. Dokter pun menyarankan para orang tua dari anak-anak kecil untuk membatasi penggunaan smartphone atau tablet mereka.

Anak-anak di bawah usia 3 tahun tidak boleh menggunakannya, sementara anak-anak berusia antara 3 dan 6 tahun hanya boleh mendapatkan waktu layar hingga 30 menit setiap hari. Memang tak dapat dipungkiri jika smartphone atau gadget bisa memberikan dampak buruk bagi anak-anak.

{Baca juga: Main Gadget Malam Hari Bikin Anak-anak Susah Tidur}

Sebelumnya ditemukan fakta bahwa anak-anak yang main gadget dalam keadaan gelap sebelum tidur, akan memiliki kualitas tidur yang kurang daripada menggunakan gadget di ruangan yang terang.

Penelitian ini dilakukan oleh Imperial College London, University of Lincoln, dan Birkbeck University of London dan Inggris, bersama dengan Swiss Tropical and Public Health Institute dan Swiss. [BA/HBS]

Sumber: AsiaOne

Pembaruan Facebook Portal Janjikan Fitur-fitur Menarik

Telko.id, Jakarta – Anda tahu Facebook Portal? Perangkat pintar untuk panggilan video tersebut hadir ke publik pada November 2018 lalu. Sekarang, Facebook Portal diperbarui lewat penambahan sejumlah fitur mutakhir dan segera rilis.

Wakil Presiden Facebook AR/VR, Andrew “Boz” Bosworth, menyatakan pada ajang Code Conference di Scottsdale, Arizona, Amerika Serikat, bahwa pembaruan bakal hadir pada musim gugur atau sekira September 2019 nanti.

Seperti dikutip Telko.id dari The Verge, Selasa (11/6/2019), pembaruan kemungkinan akan menghadirkan perangkat Ripley. Nantinya, pengguna wajib menyisipkan kamera di atas televisi untuk melakukan obrolan video.

{Baca juga: FB.GG, Portal Video Streaming Game dari Facebook}

Sayang, pada kesempatan itu, Boz tidak mengungkap, berapa banyak perangkat canggih ini sudah terjual sejak dirilis pada tahun lalu di Amerika Serikat. Asal tahu saja, layar pintar Facebook Portal hadir bersamaan Portal Plus jelang akhir 2018.

Dua perangkat tersebut bisa digunakan untuk melakukan obrolan video dengan pengguna Facebook Messenger. Facebook Portal berlayar 10,1 inci, sedangkan Portal Plus berlayar 15,6 inci dan bisa berubah orientasi menjadi landscape atau portrait.

Belum lama ini, Facebook merilis fitur baru untuk menyaingi Bitmoji di Snapchat. Fitur bernama Facebook Avatar itu akan tersedia untuk pengguna di Australia. Facebook Avatar bisa digunakan di layanan Messenger dan komentar News Feed.

{Baca juga: Asyik! Ada Facebook Avatar untuk Messenger dan News Feed}

Para pengguna di seluruh dunia bisa mengaksesnya pada akhir 2019. Facebook Avatar memiliki tombol dengan ikon senyum di bagian komentar News Feed dan stiker Messenger. Cukup menekannya, pengguna bisa menciptakan Facebook Avatar. [SN/HBS]

Sumber: The Verge

 

Gara-gara AS, Huawei “Tunda” Ambisi Salip Samsung

Telko.id, Jakarta Huawei sadar bahwa pemboikotan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya berdampak besar terhadap target perusahaan. Padahal, Huawei sangat berambisi menjadi penguasa ponsel dunia, mengalahkan Samsung yang kini masih kokoh menjadi vendor ponsel terbesar di dunia.

Sempat lama bertengger di peringkat tiga, Huawei beberapa waktu lalu berhasil menggeser posisi Apple sebagai produsen ponsel terbesar kedua di dunia. Kini, Huawei lantas begitu berambisi mengakuisisi posisi Samsung dari peringkat pertama.

Namun, gara-gara embargo AS dan negara-negara sekutunya, ambisi tersebut harus tertahan. Huawei memutuskan untuk menunda target menjadi produsen nomor satu di industri ponsel sejagat. Mereka ingin fokus menuntaskan persoalan yang menderanya.

{Baca juga: Ancaman ‘Serangan Balik’ China Bikin AS Ciut, Embargo Huawei Dicabut?}

“Kami seharusnya akan menjadi produsen terbesar pada kuartal IV-2019. Tapi, melihat kondisi sekarang, proses mencapai tujuan itu butuh waktu lebih lama,” kata pimpinan Huawei Consumer Business Group, Shao Yang, di Shanghai.

Seperti dikutip Telko.id dari Reuters, Selasa (11/6/2019), Huawei semula menargetkan menjadi produsen ponsel terbesar di dunia pada kuartal IV-2019. Shao Yang mengatakan, bahwa saat ini Huawei menjual 500 ribu hingga 600 ribu ponsel setiap hari.

Pada awal 2019, Huawei optimistis​​​​ tetap menjadi pemain terbesar dalam industri ponsel meski tanpa pasar AS. Data dari lembaga riset Gartner menunjukkan, Huawei berada di urutan dua pada kuartal I-2019, berada di bawah Samsung.

Analis industri memprediksi, sanksi dari AS bisa mengakibatkan pengiriman ponsel Huawei pada tahun ini turun hingga seperempat dibanding 2018. Bahkan, ponsel Huawei diperkirakan akan menghilang di beberapa pasar potensial.

{Baca juga: Sistem Operasi Huawei, HongMeng OS akan Meluncur Tahun Ini}

Buntut dari embargo yang dilakukan pemerintah AS dan beberapa perusahaan asal AS, termasuk Google, Huawei memastikan akan merilis sistem operasi sendiri di tahun ini. Sistem operasi dilaporkan akan memiliki dua nama resmi, yaitu “HongMeng OS” dan “Oak OS“.

Melansir laporan dari Global Times, Sabtu (08/06), HongMeng OS akan dikhususkan Huawei untuk smartphone yang beredar pasar China saja, dan Oak OS akan tersedia untuk smartphone di pasar global.

Sistem operasi tersebut kemungkinan besar akan diluncurkan secara resmi pada kuartal-3 tahun 2019 atau sekitar September mendatang.

{Baca juga: Sudah Move On, Huawei Persiapkan Pengganti Google Play Store}

Laporan ini dikonfirmasi langsung oleh Head of Consumer Business Huawei, Richard Yu. Menurutnya, HongMeng OS memang akan dirilis pada tahun ini sekitar bulan Agustus atau September mendatang. [BA/HBS]

Sumber: Reuters

Banjir di Sulawesi Selatan, Telkomsel Jaga Kualitas Jaringan

0

Telko.id, Jakarta Bencana banjir besar tengah melanda Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Konawe, Sulawesi Selatan serta Samarinda, Kalimantan Timur. Telkomsel mengerahkan bantuan untuk menjaga kualitas layanan telekomunikasi di daerah terdampak pasca bencana.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Selasa (11/06/2019), Telkomsel telah menyiagakan mobile backup power sebagai catuan daya listrik cadangan untuk Base Transceiver Station (BTS).

Selain itu Telkomsel terus memantau operasional BTS yang mencakup wilayah terdampak banjir serta posko-posko pengungsian agar layanan Telkomsel tetap berjalan dengan normal.

Senior Vice President East Area Telkomsel, Ronny Arnaz menjelaskan bahwa daya listrik cadangan yang disiapkan Telkomsel tersebut telah ditempatkan di lokasi bencana.

{Baca juga: Jaringan Normal, Telkomsel Serahkan Bantuan Korban Gempa Aceh}

“Kami telah menyiagakan mobile genset untuk situs BTS kami yang memiliki potensi pemadaman listrik untuk waktu yang lama,” kata Ronny.

Telkomsel juga memberikan layanan telepon gratis bagi masyarakat di posko Telkomsel Peduli Bencana yang terletak di beberapa titik yaitu posko di Telkomsel Distribution Center (TDC) Konawe, TDC Konawe Utara, Mobile Kantor Bupati Konawe, TDC Tanrutedong Sidrap.

Lalu di posko di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkuring dan BPBD Perumahan Griya Mukti, Samarinda. Bantuan ini ditujukan untuk memberikan kemudahan akses komunikasi bagi para pengungsi dan korban bencana banjir.

{Baca juga:  80% BTS Telkomsel di Sulteng Sudah Pulih}

Di samping memberikan bantuan layanan komunikasi gratis, Telkomsel juga memberikan bantuan sandang dan pangan seperti makanan siap saji, minuman, termasuk kebutuhan sandang seperti sarung, selimut, pakaian, tikar, popok bayi, dan lain sebagainya.

Bantuan ini didistribusikan kepada korban bencana melalui titik posko pengungsian baik di Sidrap, Samarinda, dan Konawe. “Kami terus menjaga agar layanan telekomunikasi kami tetap berjalan normal. Semoga keadaan dapat segera pulih kembali”, tutup Ronny Arnaz. [NM/HBS]

Atasi Embargo, Huawei Ajak Developer Gabung ke App Gallery

Telko.id, Jakarta Huawei mengajak para developer aplikasi untuk menyertakan aplikasi mereka di App Gallery milik Huawei. Sekadar informasi, App Gallery adalah toko aplikasi mirip Google Play Store di sistem operasi Android atau App Store di iOS.

Dilaporkan phoneArena, seperti dilansir Telko.id pada Selasa (11/06/2019), Huawei mengirimkan tawaran kepada developer aplikasi via email.

Dalam email tersebut, Huawei menjanjikan developer berupa dukungan penuh untuk mempublikasikan aplikasi mereka. Selain itu, mereka juga akan mendapat akses keanggotaan gratis di komunitas yang terdiri dari 560.000 developer lainnya.

Langkah Huawei untuk App Gallery sendiri tidak terlepas dari kasus embargo Huawei yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat. Presiden Donald Trump menandatangani perintah larangan bagi perusahaan-perusahaan AS untuk menggunakan peralatan telekomunikasi buatan Huawei yang menimbulkan risiko keamanan nasional.

{Baca juga: Ancaman ‘Serangan Balik’ China Bikin AS Ciut, Embargo Huawei Dicabut?}

Alhasil, embargo ini berdampak pada sikap perusahaan teknologi Amerika terhadap Huawei. Huawei terancam kehilangan akses ke pembaruan sistem operasi Android di masa mendatang. Penyebabnya, Alphabet sebagai induk perusahaan Google telah menghentikan kerja sama bisnisnya dengan Huawei.

Keputusan ini membuat perusahaan terancam tidak bisa memanfaatkan berbagai layanan, termasuk softwarehardware dan sistem operasi, kecuali yang tersedia secara publik melalui lisensi open source.

{Baca juga: Smartphone Huawei Terancam Tidak Didukung Android Lagi}

Ini tentu menjadi “tamparan keras” bagi bisnis smartphone Huawei di luar China. Sebab, smartphone yang berjalan di sistem operasi Android, akan kehilangan akses ke layanan utama Google, seperti Google Play Store, Gmail, YouTube, dan lainnya. (NM/FHP)

Sumber: phoneArena

Mirip iPhone 2019, Inikah Tampang Google Pixel 4?

0

Telko.id, Jakarta – Hadirnya Google Pixel 4 memang terbilang masih sangat lama. Tapi Google dilaporkan sedang bekerja keras untuk mengembangkan suksesor dari Google Pixel 3 itu agar bisa bersaing dengan smartphone flagship lainnya.

Itu terbukti dengan munculnya bocoran render desain Pixel 4 yang muncul baru-baru ini.

Melansir dari phoneArena, Selasa (11/06/2019), Google Pixel 4 memiliki desain yang mungkin saja terinspirasi dari iPhone 2019, yang juga belum diluncurkan Apple.

{Baca juga: Google Akui Smartphone Android Diserang Trojan Berbahaya}

Sebab, smartphone dengan sistem Android murni ini memiliki frame kamera berbentuk persegi yang diletakkan di sudut kiri atas body belakang smartphone, persis seperti desain kamera iPhone 2019 yang juga bocor ke publik.

Meski demikian, belum diketahui apakah Google juga akan menyematkan tiga kamera utama pada seri Pixel terbarunya atau tidak. Yang pasti, minimal raksasa pencarian itu memberikan dua sensor kamera canggih untuk Google Pixel 4 maupun Pixel 4 XL.

Dari render juga sedikit terlihat kalau Google tetap memberikan sentuhan desain body yang sama seperti seri Pixel sebelumnya untuk Pixel 4. Ya, smartphone itu akan tetap mengusung desain two-tone, panel kaca di atas dan panel polycarbonate atau aluminium di bagian bawahnya.

{Baca juga: Akhirnya! Google Pixel 4 akan Punya Fitur Dual SIM}

Google Pixel 4 sendiri dirumorkan akan dikemas dengan desain baru pada bagian depannya. Smartphone ini akan “mengikuti tren” dengan mengadopsi lubang kamera atau punch hole di layarnya yang juga mendukung teknologi sensor sidik jari di dalamnya.

Untuk spesifikasinya, smartphone tersebut diprediksi akan ditenagai oleh prosesor Snapdragon 855, RAM minimum 6GB, ROM 128GB, dan telah berjalan di sistem operasi Android 10 Q. Well, kita nantikan saja kehadirannya ya! (FHP)

Sumber: phoneArena

Sah! Final Fantasy VII Remake Rilis Tahun Depan

Telko.id, Jakarta – Setelah sekian lama menanti jadwal rilis game Final Fantasy VII Remake, Square Enix akhirnya mengumumkan tanggal rilis game tersebut di E3 2019. Asal tahu saja, sejak mengumumkan Final Fantasy VII Remake, developer ini belum memberikan kabar tentang jadwal rilisnya.

Square Enix menegaskan bahwa Final Fantasy VII Remake akan keluar pada Maret 2020 mendatang. Konfirmasi ini pun langsung mementahkan kabar bahwa game tersebut bakal rilis pada 2023 nanti.

Dilaporkan Ubergizmo, Selasa (11/06/2019), game ini juga tampaknya hanya akan tersedia eksklusif untuk PlayStation 4, mengingat PlayStation 5 tidak akan tiba dalam waktu dekat.

Mei 2019 lalu, Square Enix merilis video teaser dari game Final Fantasy VII Remake. Square Enix menyatakan bahwa mayoritas konten asli dari game sedang digarap ulang. Mereka juga memastikan bahwa game akan hadir dalam beberapa bagian, ketika diluncurkan secara resmi nanti.

{Baca juga: Wow! Ada John Wick di Cyberpunk 2077}

“Sebagian besar konten asli sedang dikerjakan ulang, dan dengan demikian game akan berada di beberapa bagian. Lebih banyak informasi akan dipublikasikan pada bulan Juni ini, jadi tetaplah disini,” jelas Square Enix.

{Baca juga: Asyik! Ada Mode Street Football dan Futsal di FIFA 20}

Kabar ini mengkonfirmasi bocoran sebelumnya soal game remake Final Fantasy yang akan dirilis beberapa bagian. Dan, ini bukanlah pertama kali Square Enix merilis game dalam banyak bagian, karena sebelumnya, mereka pun merilis game Hitman dalam beberapa bagian di tahun 2016. (BA/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Telkomsel Siapkan Mobile Genset Di Wilayah Terdampak Banjir di Sulawesi dan Kalimantan

0

Telko.id – Seiring dengan banjir besar yang tengah melanda Sidrap (Sulawesi Selatan), Konawe (Sulawesi Tenggara) dan Samarinda (Kalimantan Timur), Telkomsel terus menjaga kualitas layanan telekomunikasi di kawasan tersebut agar tetap lancar baik saat  terjadi banjir maupun paska banjir. Telkomsel telah menyiagakan mobile backup power atau mobile genset sebagai catuan daya listrik cadangan untuk base transceiver station (BTS) yang terganggu akibat berkurangnya catuan listrik di daerah yang terkena dampak bencana.

Selain itu Telkomsel terus memantau operasional BTS yang mencakup wilayah terdampak banjir serta posko-posko pengungsian agar layanan telekomunikasi Telkomsel tetap berjalan dengan normal baik itu layanan telepon, SMS, maupun internet.

“Telkomsel turut prihatin atas bencana banjir yang tengah melanda kawasan Samarinda, Sidrap, dan Konawe. Agar layanan komunikasi di kawasan terdampak tetap terjaga, kami telah menyiagakan mobile genset sebagai cadangan catu daya terutama untuk situs BTS kami yang memiliki potensi pemadaman listrik untuk waktu yang lama,” ungkap Ronny Arnaz, Senior Vice President East Area Telkomsel.

Arnaz menambahkan, ”Walau terkendala dengan akses ke beberapa lokasi yang terbatas karena terendam banjir,  mobilisasi catuan daya listrik cadangan dini berhasil kami lakukan dengan cepat.”

Telkomsel juga memberikan layanan telepon gratis bagi masyarakat di posko Telkomsel Peduli Bencana yang terletak di beberapa titik yaitu posko di Telkomsel Distribution Center (TDC) Konawe, TDC Konawe Utara, Mobile Kantor Bupati Konawe, TDC Tanrutedong Sidrap, serta dua lokasi di Samarinda yaitu posko di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkuring dan BPBD Perumahan Griya Mukti.

Bantuan ini ditujukan untuk memberikan kemudahan akses komunikasi  bagi para pengungsi dan korban bencana banjir.

Di samping memberikan bantuan layanan komunikasi gratis, Telkomsel juga memberikan bantuan sandang dan pangan seperti makanan siap saji, minuman, termasuk kebutuhan sandang seperti sarung, selimut, pakaian, tikar, popok bayi, dan lain sebagainya. Bantuan ini didistribusikan kepada korban bencana melalui titik posko pengungsian baik di Sidrap, Samarinda, dan Konawe.

“Kami terus menjaga agar layanan telekomunikasi kami tetap berjalan normal.  Semoga keadaan dapat segera pulih kembali”, tutup Ronny Arnaz. (Icha)