spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1138

Resmi Dirilis, LinkAja Ingin Tingkatkan Inklusi Keuangan

Telko.id, Jakarta – Layanan LinkAja resmi diluncurkan. Produk uang elektronik milik PT Fintek Karya Nusantara (Fintara) yang merupakan sinergi antar BUMN memiliki misi untuk meningkatkan inklusi keuangan dan menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Menurut CEO LinkAja, Danu Wicaksana ada dua tantangan untuk meningkatkan inklusi keuangan. Tantangan tersebut yang menjadi pekerjaan rumah bagi LinkAja untuk mengedukasi masyarakat mengenai transaksi non tunai.

”Menurut kami, dua tantangan utama dalam meningkatkan inklusi keuangan adalah kebiasaan masyarakat menggunakan uang tunai dan akses terhadap layanan keuangan yang masih terbatas,” ujar Danu di acara peluncuran LinkAja di Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Minggu (30/06/2019).

{Baca juga: Sah! TCash Resmi Berganti Nama Jadi LinkAja}

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Senin (01/07/2019) LinkAja mencoba memberikan edukasi secara konsisten untuk mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang menggunakan uang tunai menjadi non tunai.

Selain itu mereka juga ingin melakukan optimalisasi jangkauan ke seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan layanan keuangan yang efisien. “Karenanya kami berupaya untuk menyesuaikan strategi yang kami jalankan denga kebutuhan dan preferensi masyarakat sehingga mau berpindah menggunakan layanan uang elektronik dalam bertransaksi sehari-hari.

LinkAja menghadirkan beragam fitur dan layanan transaksi pembayaran di lebih dari 150,000 merchant, pembayaran di lebih dari 400 tagihan dan produk digital, belanja online di lebih dari 20 e-commerce nasional, pembayaran pada berbagai moda transportasi publik, bekerja sama dengan puluhan partner donasi digital seperti hingga fitur-fitur keuangan dan hiburan.

{Baca juga: TCash Tunda Konversi Aplikasi Mobile ke LinkAja, Ada Apa?}

LinkAja memiliki titik Cash In Cash Out (CICO) untuk mengisi saldo dan menarik tunai di lebih dari 100.000 titik di seluruh Indonesia. Fitur unggulan LinkAja yang baru adalah layanan tarik tunai tanpa kartu debit hanya dengan menggunakan smartphone di lebih dari 40 ribu ATM Link Himbara. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan penarikan uang instan tanpa harus membawa kartu. [NM/HBS]

Keteteran Lawan Huawei cs, Apple akan Rilis iPhone Khusus China

0

Telko.id, Jakarta – Apple dilaporkan sedang mempersiapkan iPhone khusus untuk pasar China. Perusahaan asal Cupertino, Amerika Serikat ini melakukannya untuk mengatasi turunnya konsumen mereka di sana, sekaligus bersaing dengan brand lokal seperti Huawei, Xiaomi, Oppo, dan lainnya.

Asal tahu saja, kini konsumen asal China mulai beralih ke smartphone buatan brand lokal. Penyebabnya, iPhone dibanderol dengan harga lebih mahal apabila dibandingkan dengan smartphone berkemampuan hampir sama yang dilepas dengan harga lebih terjangkau.

Misalnya saja iPhone XS ketika diperkenalkan. Smartphone ini menawarkan fitur yang menarik perhatian konsumen asal China, seperti dukungan dual SIM, kamera lebih baik, dan spesifikasi tinggi.

{Baca juga: Perginya Jony Ive jadi Tanda Era Apple akan Berakhir}

Tapi, karena dibanderol dengan harga kisaran 6.000 Yuan atau Rp 12,3 jutaan sampai 10.000 Yuan Rp 20 jutaan, konsumen enggan membelinya.

Dilansir Telko.id dari Gizmochina, Senin (01/07/2019), kini Apple memutuskan untuk menurunkan harga iPhone di China dengan merilis seri khusus. Seri ini tidak bisa dibilang spesial, karena Apple malah menghilangkan beberapa fitur di iPhone.

Misalnya, menghilangkan Face ID dan menggantinya dengan Touch ID atau sistem keamanan berbasis sidik jari tradisional.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Belum diketahui kapan Apple akan meluncurkan iPhone khusus China. Tentu akan menarik dinantikan, seperti apa desain dan spesifikasinya, serta fitur-fitur yang ditawarkan oleh smartphone tersebut.

Sebelumnya, Apple baru saja ditinggalkan oleh Chief Design mereka, Jony Ive. Perginya Ive dari Apple disebut-sebut akan menjadi tanda akan berakhirnya era Apple. Diprediksi, masa depan dari perusahaan teknologi asal Cupertino, Amerika Serikat ini bukanlah hardwarelagi, tapi software dan bisnis layanan. (FHP)

Jalan Cerita GTA 6 Mirip Serial Kriminal Populer Netflix

Telko.id, Jakarta – Serial drama kriminal Netflix, Narcos dirumorkan akan menjadi inspirasi cerita untuk game GTA 6 atau Grand Theft Auto 6. Serial ini memang banyak menarik perhatian para penonton Netflix semenjak penayangan perdananya.

Dikutip Telko.id dari Digital Trends, Senin (01/07/2019), kabar ini muncul dari Redditor atau pengguna Reddit bernama JackOLantern1982 yang memberikan banyak informasi di forum online.

Ia membagikan bocoran soal suksesor GTA 5 tersebut yang disebut Rockstar dengan kode “Project Americas”.

{Baca juga: Jadi Kenyataan! Main Game di Kalkulator, Termasuk GTA}

Menurutnya, GTA 6 merupakan game yang terinspirasi dari kisah nyata perdagangan kokain di Kolombia yang ada dalam serial Narcos. Katanya, bermain GTA 6 seperti menonton serial Narcos karena karakter berbicara menggunakan bahasa asli.

Maksudnya, ketika karakter berada di Amerika Selatan, pemain tidak akan banyak mendengar percakapan bahasa Inggris. Sedangkan saat di Vice City, percakapan bahasa Inggris tetap mendominasi.

{Baca juga: PlayStation 5 dan GTA 6 Rilis Bareng di Tahun Depan?}

Grand Theft Auto 6 juga menampilkan elemen-elemen arcade yang tidak akan membuatnya serealistis Red Redemption 2. Latar permainan dimulai pada tahun 1970-an hingga 1980-an, dan bangunan serta kendaraan akan berubah seiring dengan perubahan era.

Akan ada satu tokoh protagonis pria bernama Ricardo, yang ditugaskan menyelundupkan kokain dari Vice City ke kawasan Amerika Selatan. Desas-desus menambahkan bahwa akan ada fitur membangun kartel narkoba yang besar.

Game ini sendiri dilaporkan hanya bisa dimainkan di PlayStation 5 dan Xbox Scarlett. Penyebabnya, konsol generasi sekarang tidak cukup kuat untuk memainkannya.

{Baca juga: Kembali ke Vice City, GTA 6 Rilis Tahun 2022?}

Game itu juga sudah dalam pengembangan pada tahun 2012, satu tahun setelah peluncuran GTA 5. Namun, produksi tidak meningkat dengan baik sampai pertengahan 2015.

Alasannya Rockstar Games sedang berfokus pada game Red Dead Redemption 2 saat itu. Sedangkan terkait isu GTA 6, Rockstar Games belum memberi tanggapan. (NM/FHP)

Sumber: Digital Trends

CS Teneo, Kapal Gesit Khusus Merawat Kabel Bawah Laut

Telko.id – Optic Marine Indonesia kini kembali memberikan inovasi terbarunya dengan meluncurkan kapal khusus perawatan jaringan internet bawah laut pertama di Indonesia yang bernama CS Teneo. Kapal dengan panjang 81m dan vs CS Ile De Re seluas 143m ini dilengkapi dengan mesin diesel elektrik terbaik dan mampu melakukan fungsi perawatan kabel bawah laut di perairan Indonesia secara lebih efisien.

Hadirnya kapal CS Teneo ini merupakan bagian dari komitmen Optic Marine Indonesia sebagai perusahaan tanah air untuk terus mendukung program pemerintah berupa investasi dalam pembangunan jaringan domestik.

Terlebih lagi, Indonesia memiliki investasi infrastruktur yang kuat mulai dari tol darat, tol laut, tol udara, bahkan tol langit atau yang dimaksud sebagai sambungan bebas hambatan sebagaimana yang dipaparkan oleh Presiden Joko Widodo.

Kesempatan besar inilah yang akhirnya dapat dimanfaatkan dan menjadikan bisnis Optic Marine indonesia semakin meningkat di Indonesia, dengan mempertahankan keunggulannya yaitu akurasi dan kecepatan pemasangan kabel secara efektif, CS Teneo menjadi salah satu Laying Vessel berkualitas dilengkapi teknologi andal dan canggih

Kapal yang diperoleh dari perusahaan Amerika Serikat yang mana adalah salah satu pelopor kabel bawah laut terbaik di dunia ini telah memiliki riwayat sebanyak 131 penyelesaian proyek perawatan dan perbaikan di Amerika dan Amerika Selatan. Kapal ini memiliki ukuran lebih kecil dan mampu mengangkut sejumlah 57 personel awak kapal dengan layanan kecepatan sebesar 13 knots. Walaupun sudah beroperasi terlebih dahulu di kawasan Amerika, namun CS Teneo resmi berbendera Indonesia.

Fungsi utama CS Teneo untuk perawatan jaringan internet dan perbaikan kabel bawah laut ini ditunjukkan bagi keberlangsungan pembangunan infrastruktur maritim di Indonesia karena posisi geografisnya yang berada di pertemuan tiga lempeng utama di dunia, mulai dari Eurasia, Indoaustralia dan Pasifik yang juga menjadikannya wilayah riskan terhadap bencana.

Salah satu bencana paling berpotensi adalah gempa bumi yang dapat memicu kerusakan jaringan kabel bawah laut. Melihat adanya risiko tersebut, maka Optic Marine Indonesia berupaya memberikan kontribusinya untuk melakukan pemulihan layanan telekomunikasi secara efektif dan efisien melalui kapal CS Teneo.

“Kehadiran kapal CS Teneo ini dikhususkan untuk perawatan dan perbaikan di perairan Indonesia. Jarak perairan antar pulau di Indonesia yang cenderung pendek membutuhkan kapal yang lebih gesit untuk lebih efisien dalam pemeliharaan maritimnya,” ungkap Isfan Fajar Satryo, Komisaris Optic Marine Indonesia.

Apalagi, Indonesia memiliki potensi gempa bumi yang cukup tinggi sebagai salah satu faktor yang bisa menimbulkan kerusakan pada jaringan kabel bawah laut yang berujung pada keberlangsungan layanan telekomunikasi di wilayah yang terkena dampak.

“CS Teneo ini akan sangat membantu dalam merestrukturasi kerusakan tersebut sehingga keberlangsungan maritim di Indonesia masih dapat terjaga dengan baik,” tambah Satryo.

Kapal CS Teneo mampu berlayar 60 hari ini sekaligus menunjukkan kelengkapan armada yang dimiliki oleh Optic Marine dengan berbagai solusi mulai dari Mainlay CS Ile De Re, tug boat, cable barge dan pemeliharaan serta perbaikan jaringan kabel bawah laut. Peresmian peluncuran kapal CS Teneo sendiri sudah diresmikan pada tengah April 2019 yang lalu. (Icha)

 

Facebook Larang Keras Pengguna Unggah Konten SARA

Telko.id, JakartaFacebook memperbarui aturan Civil Rights Audit atau Audit Hak Sipil soal unggahan konten SARA. Raksasa media sosial ini melarang pesan yang memuji, mendukung, atau mewakili nasionalisme serta separatisme kulit putih.

Tak cuma itu, unggahan di Facebook dengan ketentuan tidak tepat juga akan dilarang. Pengguna tak boleh memakai slogan dan simbol kebencian tertentu yang terhubung dengan nasionalisme dan separatisme kulit putih.

Menurut phoneArena, seperti dikutip Telko.id, Senin (01/07/2019), Facebook telah pula memperbarui kebijakan agar pengguna tidak lagi melecehkan orang berdasarkan ras, agama, atau bagian lain dari identitas pribadi.

{Baca juga: Facebook Bisa Deteksi Penyakit Mental dan Diabetes}

Facebook mengaku memiliki program percobaan di Amerika Serikat untuk meninjau konten yang berbau ujaran kebencian. Facebook mengklaim akan secara lebih akurat menghapus hal-hal seperti itu dari platform.

Para pengulas di Facebook akan bekerja secara efektif dalam menentukan konten mana yang harus dibiarkan dan mana yang harus dihapus. Facebook menyatakan, konten yang dihapus cenderung yang berbau diskriminasi.

{Baca juga: Pengguna Instagram Disadap Demi Iklan? Ini Faktanya}

Untuk mencegah agar kasus troll Rusia pada pemilihan presiden Amerika Serikat 2016 tak terulang, Facebook pun menyiapkan departemen khusus. Facebook tak lagi ingin ada informasi salah yang mendoktrin pengguna.

Tak sampai di situ, pembaruan yang dilakukan oleh Facebook juga memberlakukan sensus 2020. Konsepnya berupa pemilihan menggunakan teknologi mutakhir guna mencegah gangguan terhadap subjek penting.

Sumber: phoneArena

Trump Izinkan Huawei Beli Produk dari Perusahaan AS

Telko.id, Jakarta Huawei telah diizinkan untuk membeli produk dari perusahaan Amerika Serikat (AS) hal ini dikatakan langsung oleh presiden AS, Donald Trump ketika mengikuti kegiatan pertemuan pemimpin negara KTT G20 di Jepang beberapa hari yang lalu.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Senin (01/07/2019), Trump menjelaskan alasan mengizinkan Huawei membeli produk dari Amerika Serikat karena permintaan dari perusahaan-perusahaan yang berada di Paman Sam tersebut.

“Banyak orang terkejut kami mengirim dan kami menjual ke Huawei sejumlah besar produk yang masuk ke banyak hal yang mereka buat dan saya katakan tidak apa-apa, bahwa kami akan terus menjual produk itu,” katanya.

{Baca juga: Klarifikasi Trump, Gedung Putih: Huawei Tetap Masuk Daftar Hitam}

Namun pernyataan Trump diklarifikasi oleh penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow. Menurutnya Huawei akan tetap masuk daftar hitam. Namun dampak penangguhan hukuman yang dibicarakan oleh Trump di acara KTT G20, membuat Departemen Perdagangan memberikan lebih banyak lisensi kepada perusahaan AS sehingga mereka dapat menjual produk mereka ke Huawei.

Sebelumnya Donald Trump akan mencabut aturan embargo Huawei yang sebelumnya diberlakukan bagi perusahaan-perusahaan asal Negeri Paman Sam. Trump memastikannya ketika bertemu dengan presiden China, Xi Jinping di Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Osaka, Jepang, pada Sabtu (29/06).

“Perusahaan Amerika memproduksi produk, Ini rumit. Kami adalah satu-satunya yang memiliki teknologi. Saya telah setuju untuk mengizinkan mereka untuk menjual produk (ke Huawei) karena saya suka perusahaan kami menjual barang kepada orang lain,” jelas Trump, seperti dikutip dari GSMArena, Sabtu (29/06/2019).

{Baca juga: Bertemu Presiden China, Trump Cabut Aturan Embargo Huawei}

Trump mengakui bahwa langkah ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, mereka tetap melakukannya karena banyak perusahaan AS yang kecewa dan tidak senang ketika Huawei masuk “daftar hitam” pemerintah AS. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

4 BTS 4G LTE Smartfren Siap Melayani Masyarakat Anambas

0

 

 

Telko.id – Akhirnya, Smartfren bisa hadir juga melayani masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas, salah satu kepulauan terluar Indonesia. Setidaknya, ada 4 BTS 4G LTE Smartfren Siap Melayani Masyarakat Anambas.

Salah satu tujuannya adalah dukungan dalam pemanfaatan komunikasi demi kelancaran serta keefektifan komunikasi antar aparatur negara di wilayah tersebut.

“Kami berharap, kehadiran koneksi internet Smartfren 4G LTE di Anambas dapat membantu keefektifan komunikasi antar para pemangku kepentingan di Anambas, mulai dari pemerintah kabupaten kepulauan Anambas, mulai dari sektor pertahanan keamanan, transportasi, perekonomian, sosial, dan budaya. Dengan demikian masyarakat kepulauan Anambas dapat merasakan manfaat yang positif dari kehadiran kami disini.” ujar Sukatja Purwokardjono, Deputy CEO Mobility Smartfren.

Sukatja menambahkan, “Selain itu, dengan hadirnya jaringan dan produk kami, kami berharap bahwa Anambas dapat menjadi salah satu primadona wisata baru di barat Indonesia setara dengan Bali.”

Bupati Kabupaten Anambas, Abdul Haris. memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran jaringan dan konektivitas Smartfren di wilayahnya. Menurut Abdul Haris, dengan hadirnya jaringan 4G LTE Smartfren, maka komunikasi diharapkan semakin lancar, dan dapat dimanfaatkan dengan baik khususnya bagi para pelaku industri pariwisata.

“Hadirnya Smartfren sangat kami apresiasi, karena kami melihat salah satu faktor penting dalam mendukung kemajuan Anambas khususnya di sektor pariwisata adalah kelancaran komunikasi. Misalnya dengan hadirnya internet yang cepat, para pelaku industri pariwisata dapat memanfaatkannya untuk mempromosikan produk yang mereka jual secara lebih masif.”

Mulai Februari 2019, 4 pemancar sinyal (Base Transceiver Station) Smartfren sudah beroperasi di wilayah Anambas dan mengcover hingga 80% populasi masyarakat di Tarempa, Kabupaten Anambas.

Hadirnya layanan ini menjadikan masyarakat Tarempa dapat  merasakan kenyamanan dalam melakukan streaming video dan musik, bersosial media, hingga browsing melalui jaringan Smartfren 4G LTE.

Smartfren menyediakan layanan Selular (Voice, SMS & Internet) yang dapat digunakan di semua jenis HP/Smartphone 4G LTE. Saat ini cakupan jaringan Smartfren 4G LTE telah hadir di lebih dari 200 kota di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi hadirnya Smartfren di Anambas, Smartfren menghadirkan program promo hingga 6 September 2019, yaitu gratis internet Unlimited (Internetan Sampai Puas) dengan batas pemakaian wajar. Syaratnya hanya cukup mengaktivasi kartu perdana Smartfren, program ini hanya berlaku untuk area Anambas.

Smartfren yang sejak Agustus 2015 menjadi operator telekomunikasi 4G LTE menjadi salah satu operator telekomunikasi terkemuka yang fokus sebagai operator penyedia jasa layanan data internet 4G berkecepatan tinggi dan stabil. Smartfren berkomitmen untuk terus menghadirkan produk dan layanan data yang beragam dan sangat inovatif kepada masyarakat luas, tentunya dengan harga yang sangat terjangkau.

Dengan adanya layanan data internet berkecepatan tinggi dan stabil, Smartfren yakin bahwa layanannya dapat menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dengan memperudah pertukaran informasi, e-commerce dan menciptakan layanan jasa digital terbaru.

Saat ini, jaringan beserta ekosistem layanan data telah hadir di masyarakat dan sudah waktunya masyarakat memanfaatkan layanan 4G LTE untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat Indonesia melalui kreasi dan inovasi tiada henti oleh masyarakat yang maju dan dinamis. (Icha)

 

Insinyur Amazon Ciptakan Pintu Kucing dengan AI, Gunanya?

Telko.id, Jakarta – Kucing Anda kerap membawa pulang hewan ke rumah dalam kondisi mati, bahkan busuk? Jangan khawatir, karena saat ini ada solusi tepat untuk mengatasinya lewat pintu kucing canggih buatan Amazon.

Seorang insinyur Amazon bernama Ben Hamm merancang flap atau pintu khusus kucing berteknologi artificial intelligence alias AI. Pintu tersebut biasa dipasang di rumah-rumah.

Flap kucing mirip dengan doggy dog atau pintu anjing yang biasa terpasang di bagian bawah pintu rumah. Flap berukuran kecil bisa dipasang juga di pintu rumah, sehingga hewan peliharaan bisa melewatinya dengan mudah.

{Baca juga: Mahasiswa Bikin Kaki Palsu untuk Kucing Gunakan Printer 3D}

Seperti dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Senin (01/07/2019), untuk mencegah kucing membawa pulang hewan mati ke rumah, Ben Hamm memutuskan memasang kamera di flap menggunakan DeepLens Amazon.

Kamera tersebut mengusung teknologi AI serta sistem penguncian bertenaga Arduino. AI dilatih dengan algoritma pembelajaran mesin yang dibuat oleh Ben Hamm, dan mampu mendeteksi kedatangan kucing.

{Baca juga: Nonton Film Gratis dengan 4 Aplikasi ini, Dosa Tanggung Sendiri!}

Jika kamera mendeteksi kucing membawa hewan mati, khususnya burung, maka flap akan terkunci selama 15 menit. Sistem kemudian akan memberi notifikasi kepada National Audubon Society, organisasi perlindungan burung.

Dari hasil pengujian, inovasi buatan Ben Hamm berjalan sesuai harapan. Sayang, belum ada keterangan, apakah temuan itu akan dijual atau tidak. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo

Ini Dia Keunggulan LinkAja Yang Harus Kamu Ketahui

0

Telko.id – LinkAja, layanan keuangan berbasis elektronik hasil sinergi beberapa BUMN ini baru saja resmi diluncurkan. Apa saja keunggulannya dibandingkan dengan layanan keuangan elektronik lainnya?

Menurut Danu Wicaksana, CEO LinkAja, layanan yang diberikan LinkAja ini menawarkan pembayaran digital yang berbeda dari produk lain yang sudah ada di pasar saat ini. “Kami fokus pada pemenuhan kebutuhan esensial masyarakat”.

Salah satunya adalah melalui program digitalisasi SPBU bersama Pertamina, pengenalan pembayaran nirsentuh di jalan tol dengan Jasa Marga, dan pembayaran digital di berbagai moda transportasi publik seperti kereta api, bis, LRT, MRT, pesawat dan lainnya.

“Perbedaan layanan LinkAja itu lah yang diharapkan dapat memperkaya offering yang ada di masyarakat, bukan menawarkan hal yang sama,” ujar Danu menambahkan.

Apalagi, LinkAja juga menghadirkan beragam fitur dan layanan transaksi pembayaran di lebih dari 150,000 merchant dan akan terus bertambah; pembayaran di lebih dari 400 tagihan dan produk digital seperti IndiHome, PLN, dan puluhan voucher game online; belanja online di lebih dari 20 e-commerce nasional seperti Tokopedia, Bukalapak dan Blanja; pembayaran pada berbagai moda transportasi publik seperti Bluebird, Railink, Damri; puluhan partner donasi digital seperti Rumah Zakat dan Baznas; layanan pengiriman uang; hingga fitur-fitur keuangan dan hiburan.

Selain itu, LinkAja memiliki titik CICO (Cash In Cash Out) untuk mengisi saldo dan menarik tunai di lebih dari 100,000 titik di seluruh Indonesia, termasuk di minimart (Indomaret, Alfamart, Alfamidi dll), Grapari Telkomsel, puluhan ribu ATM Link Himbara dan jaringan ATM Bersama, dan lebih dari 100 ribu jaringan outlet Mitra LinkAja (MiLA).

Fitur unggulan LinkAja yang baru adalah layanan tarik tunai tanpa kartu debit (hanya dengan menggunakan smartphone) di lebih dari 40 ribu ATM Link Himbara. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan penarikan uang instan tanpa harus membawa kartu. Selain itu, LinkAja juga menjadi satu-satunya uang elektronik di Indonesia yang melayani remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura yang ingin mengirimkan uangnya ke keluarganya di tanah air secara mudah, murah, aman, dan cepat. (Icha)

Akhirnya, LinkAja Resmi Bisa Dipakai Masyarakat Indonesia

0

Telko.id – LinkAja, layanan keuangan berbasis elektronik hasil sinergi beberapa BUMN ini sudah beberapa bulan lalu diumumkan, tapi dengan berbagai masalah yang ada, cukup lama juga ditunda dan akhirnya baru diresmikan Minggu (30/6/2019) di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Karena bentukan dari sinergi beberapa BUMN maka misi LinkAja juga mulia banget yakni memberikan akses layanan keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam rangka mendorong peningkatan inklusi keuangan dan suksesnya Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Di Indonesia, transaksi tunai masih tinggi. Salah satu sebabnya adalah inklusi keuangannya tergolong rendah. Hingga tahun 2018, tercatat sekitar 76% transaksi di Indonesia masih didominasi oleh uang tunai sehingga perlu dilakukan pengenalan transaksi non-tunai yang dianggap mampu meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat, yaitu dengan menggunakan uang elektronik sebagai instrumen pembayaran.

LinkAja sebagai uang elektronik yang dibentuk dari sinergi Telkomsel dan 7 BUMN dengan basis nasabah yang besar dan tersebar di seluruh Indonesia inilah yang diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Danu Wicaksana, CEO LinkAja, ada dua tantangan utama dalam meningkatkan iklusi keuangan di Indonesia ini. “Pertama, kebiasaan masyarakat menggunakan uang tunai dan kedua adalah akses terhadap layanan keuangan yang masih terbatas.”

Kedua tantangan itulah yang menjadi pekerjaan rumah utama LinkAja untuk mencoba memberikan edukasi secara konsisten untuk mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang menggunakan uang tunai menjadi non-tunai, serta optimalisasi jangkauan ke seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan layanan keuangan yang efisien.

Danu menambahkan, “Karenanya, kami berupaya untuk menyesuaikan strategi yang kami jalankan dengan kebutuhan dan preferensi masyarakat sehingga mau berpindah menggunakan layanan uang elektronik dalam bertransaksi sehari-hari. “

“Peran Telkomsel sebagai operator selular terbesar di Indonesia dan jangkauan luas Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Pertamina selaku pemegang saham sangat besar di sini dalam membantu misi besar kami. Harapan utama kami adalah LinkAja dapat menjadi agen pembangunan nasional dan membantu visi pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan Indonesia menjadi 75% di akhir tahun ini,” tambah Danu.

Sebagai informasi, LinkAja merupakan uang elektronik nasional kebanggaan Indonesia berbasis server yang merupakan produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) dan telah terdaftar di Bank Indonesia.

Berdasarkan Surat Izin Bank Indonesia Nomor 21/65/DKSP/Srt/B yang dikeluarkan pada tanggal 21 Februari 2019, Finarya secara resmi telah mendapat lisensi/izin dari Bank Indonesia sebagai Perusahaan Penerbit Uang Elektronik dan Penyelenggara Layanan Keuangan Digital Badan Hukum.

Finarya sendiri merupakan anak usaha yang dibentuk dari semangat sinergi nasional Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Bank Rakyat Indonesia,  Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara, PT Pertamina, Asuransi Jiwasraya dan Danareksa yang berdiri pada tanggal 21 Januari 2019.

Layanan LinkAja didukung oleh Telkomsel selaku operator selular terbesar di Indonesia dan jaringan besar Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan ratusan ribu titik akses transaksi keuangan, keberadaan Finarya sebagai platform sistem pembayaran produk-produk BUMN akan membantu mendorong ekosistem transaksi keuangan non-tunai dan inklusi keuangan yang holistik di Indonesia, dengan fokus pada kebutuhan pembayaran mendasar seluruh kalangan masyarakat Indonesia. (Icha)