spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1116

Samsung Terbitkan Paten untuk Kacamata AR, Bisa Dilipat

Telko.id, Jakarta – Sebuah paten baru disebut-sebut telah didaftarkan Samsung. Bukannya berkaitan dengan pengembangan virtual realty, yang belakangan ini banyak menjadi fokus perusahaan teknologi, Samsung malah menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka sedang menggarap sebuah kacamata AR. Menariknya, kacamata ini akan memiliki tampilan yang secara otomatis bisa dinyalakan dan dimatikan oleh frame.

Dilaporkan Venturebeat, Sabtu (13/7/2019), sementara beberapa headset AR lainnya – termasuk Microsoft HoloLens dan Magic Leap One – tampil sepenuhnya dalam balutan futuristik dan cenderung besar, desain Samsung terlihat lebih menyerupai sepasang kacamata hitam plastik. Boleh dibilang lebih masuk akal untuk dikenakan.

{Baca juga: Ke Depan, Kacamata AR Bakal Berlayar LED}

Pembeda utama dari kacamata buatan Samsung ini adalah layar persegi kecil yang akan muncul di depan setidaknya satu mata pengguna, yang telah dipantulkan dari prisma ke lensa dari proyektor kecil yang dipasang di gagangnya.

Seperti headset AR canggih lainnya, Samsung menyarankan proyektornya akan menampilkan gambar transparan yang muncul di atas bidang penglihatan pemakainya, kemungkinan menggunakan panduan gelombang untuk memperbesar proyeksi dengan cara menyampaikan kedalaman 3D. Tetapi alih-alih memerlukan tombol power khusus, Samsung akan secara otomatis menyalakan proyektor ketika salah satu gagang bingkai dibuka, dan mematikannya ketika gagang dilipat.

{Baca juga: Facebook Beri Sinyal Garap Kacamata AR}

Sementara adanya paten ini tidak selalu berarti bahwa perusahaan akan merilis perangkat yang dimaksud – dalam kasus Samsung adalah kacamata AR ini, fakta bahwa perusahaan sedang mengeksplorasi implementasi praktis untuk kacamata AR yang lebih canggih (dapat dilipat) adalah hal yang menggembirakan. Selain itu, mengingat aplikasi paten baru saja diterbitkan 2 Januari 2019 lalu, besar kemungkinan pengembangan kacamata ini sedang berlangsung.

Selain Samsung, perusahaan lain utamanya Nreal dan Apple juga dilaporkan sedang menggarap kacamata serupa, yang dapat dilipat. [IF]

Xiaomi Bangun Pusat R&D Baru di Finlandia, Fokus di Kamera

Telko.id, Jakarta – Sebuah perusahaan penelitian dan pengembangan (R&D) baru-baru ini didaftarkan Xiaomi di Finlandia. Berlokasi di Tampere, perusahaan ini secara resmi terdaftar sebagai Xiaomi Finland Oy dan akan fokus pada pengembangan teknologi kamera.

Dilaporkan SuomiMobile, seperti dilansir Telko.id dari GSMArena, Sabtu (13/7/2019), hal lainnya yang akan menjadi fokus perusahaan ini adalah R&D perangkat lunak, sistem TI, dan peralatan telekomunikasi. David Arthur Felix yang merupakan CEO Xiaomi Finlandia telah ditunjuk sebagai Direktur Pelaksana perusahaan ini.

{Baca juga: Xiaomi Mi A3 dan Mi A3 Lite Punya Spek Kencang, Ini Bocorannya}

Sekedar informasi, dua tahun lalu Nokia dan Xiaomi menandatangani perjanjian kerjasama yang berpusat pada lisensi paten antara kedua perusahaan. Nokia setuju untuk menyediakan peralatan infrastruktur jaringan kepada mitra China-nya dan memberikan akses ke portofolio paten miliknya.

Kali ini, ekspansi perusahaan asal China ke Finlandia ini bisa jadi masih merupakan bagian dari kemitraan itu, setidaknya sampai batas tertentu.

{Baca juga: Xiaomi Bikin Smartphone dengan Kamera ala Reno 10x Zoom}

Langkah Xioami untuk mendirikan perusahaan R&D di Finlandia ini mengikuti jejak perusahaan China lainnya, yakni Huawei, yang telah lebih dulu mendirikan perusahaan serupa. Huawei juga menjadi tempat bagi banyak mantan ahli Nokia dan setelah bermitra dengan Leica, perangkat Huawei kini memiliki reputasi sebagai yang terbaik atau di antara ponsel kamera terbaik di pasar.

Saat ini entitas litbang Huawei di Helsinki dan Tampere bisa dibilang adalah yang terbesar di antara  yang dimiliki Huawei di luar China. Kala itu, perusahaan ini berinvestasi secara global sebesar USD 9,2 miliar dalam R&D, menjadikannya sebagai investor R&D nomor 8 secara global pada tahun 2016. [IF]

Nokia 220 4G Desain Imut dan Jadul Tapi Sudah 4G

0

Telko.id – Nokia 220 4G kali pertama diperkenalkan pada 2019, July 24. Perangkat bermesin ini hadir dengan sistem operasi dan dibekali dengan RAM berkapasitas 16 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 220 4G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 3310 4G).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Blue, Black) dan memiliki body berdimensi 121.3 x 52.9 x 13.4 mm (4.78 x 2.08 x 0.53 in) dengan berat 86.5 g (3.03 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Mini-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia 220 4G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 220 4G :

  • 0.3 MP.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 0.3 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 320p.

Spesifikasi Nokia 220 4G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan RAM berkapasitas 16 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 24MB 16MB RAM storage, microSDHC slot dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 1200 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 2.4″ Inch dengan jenis TFT, 256K colors. Resolusi layarnya 240×320 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 220 4G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal LTE Cat1 10/5 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(No), No, dan bluetooth (4.2). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti , SNS applications, MP4/H.264 player, MP3/WAV/AAC player, Organizer, Voice memo dan Predictive text input.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia 220 4G :

NETWORK
Technology GSM / LTE
2G bands GSM 900 / 1800 – SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
3G bands
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20
Speed LTE Cat1 10/5 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, July 24
Status Available. Released 2019, July 24
BODY
Dimensions 121.3 x 52.9 x 13.4 mm (4.78 x 2.08 x 0.53 in)
Weight 86.5 g (3.03 oz)
Build
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Mini-SIM, dual stand-by)
Colors Blue, Black
DISPLAY
Type TFT, 256K colors
Size 2.4 inches, 17.8 cm2 (~27.8% screen-to-body ratio)
Resolution 240 x 320 pixels, 4:3 ratio (~167 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS
Chipset
CPU
GPU
MEMORY
Card slot microSDHC (dedicated slot)
RAM 16 GB
Internal 24MB 16MB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 0.3 MP
Features LED flash
Video 320p@15fps
SELFIE CAMERA
Sensors No
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN No
Bluetooth 4.2
GPS No
NFC
Radio Stereo FM radio, RDS
USB microUSB 2.0
FEATURES
Sensors
Other SNS applications
MP4/H.264 player
MP3/WAV/AAC player
Organizer
Voice memo
Predictive text input
BATTERY
Type Li-Ion
Size 1200 mAh
Removable Li-Ion 1200 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Nokia 105 (2019) Desain Jadul Cocok Buat Yang Hobi Ngobrol!

0

Telko.id – Nokia 105 (2019) kali pertama diperkenalkan pada 2019, July. Perangkat ini hadir dibekali dengan RAM berkapasitas 4 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 105 (2019). Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 106).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Blue, Pink) dan memiliki body berdimensi 119 x 49.2 x 14.4 mm (4.69 x 1.94 x 0.57 in) dengan berat 73 g (2.57 oz). Desainnya dibangun dari komponen , dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Mini-SIM, dual stand-by).

Spesifikasi Nokia 105 (2019)

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan RAM berkapasitas 4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 4MB 4MB RAM storage, dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 800 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 1.77″ Inch dengan jenis TFT, 65K colors. Resolusi layarnya 120×160 pixels. Dan Nokia 105 (2019) ini cocok bagi pengguna yang hobi ngobrol karena merupakan ponsel standar GSM.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia 105 (2019) :

NETWORK
Technology GSM
2G bands GSM 900 / 1800 – SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
3G bands
4G bands
Speed
LAUNCH
Announced 2019, July
Status Available. Released 2019, September
BODY
Dimensions 119 x 49.2 x 14.4 mm (4.69 x 1.94 x 0.57 in)
Weight 73 g (2.57 oz)
Build
SIM Dual SIM (Mini-SIM, dual stand-by)
Colors Black, Blue, Pink
Flashlight
DISPLAY
Type TFT, 65K colors
Size 1.77 inches, 9.7 cm2 (~16.6% screen-to-body ratio)
Resolution 120 x 160 pixels, 4:3 ratio (~113 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS
Chipset
CPU
GPU
MEMORY
Card slot No
RAM 4 GB
Internal 4MB 4MB RAM
MAIN CAMERA
Sensors No
Features
Video
SELFIE CAMERA
Sensors
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN No
Bluetooth No
GPS No
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 1.1 (charging only)
FEATURES
Sensors
Other
BATTERY
Type Li-Ion
Size 800 mAh
Removable Li-Ion 800 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Game MMO Lord of the Rings Bakal Tersedia Gratis

Telko.id, Jakarta – Game Lord of the Rings bakal hadir secara gratis untuk PC maupun konsol. Amazon Game Studio bekerja sama dengan Leyou menggarap game massively multiplayer online (MMO) tersebut.

Beberapa waktu lalu, Athlon Games selaku pemilik Leyou sudah mengumumkan rencana kehadiran game MMO Lord of the Rings. Ia menyatakan akan bekerja sama dengan pengembang yang namanya masih dirahasiakan.

{Baca juga: Hitman 2 Tambahkan New York City Jadi Lokasi Baru}

Sekarang, menurut laporan The Verge, terungkap bahwa pengembang itu adalah Amazon Games Studio. Latar waktu game tersebut sangat mirip dengan serial TV Lord of the Rings yang akan rilis untuk masa mendatang.

Hal itu terbilang cukup unik. Sebab, menurut Amazon, serial TV Lord of the Rings dan game MMO Lord of the Rings sedang dikembangkan secara terpisah. Keduanya sama sekali tidak ada keterkaitan apapun.

Sayang, sampai sekarang belum ada detail mengenai waktu rilis game MMO tersebut oleh Amazon. Amazon juga belum mengungkapkan konsol mana yang akan mendukung game MMO ini.

Game garapan Leyou dan Amazon Games Studio ini bukanlah MMO pertama yang didasarkan kepada dunia Tolkien. Sebelumnya ada game yang sama sudah eksis sejak 2007 silam.

{Baca juga: Cara Download Call of Duty Mobile di Smartphone Android}

Asal tahu saja, game The Lord of the Rings Online menawarkan player petualangan baru untuk dimainkan bersamaan dengan film trilogi War of the Rings. Pembaruan terbaru telah dirilis pada Oktober 2018 lalu.

Sumber: The Verge

Tahun 2020, Siswa SD di Singapura Dapat Pelajaran Coding

Telko.id, Jakarta – Materi pembelajaran baru akan hadir di sekolah-sekolah di Singapura. Mulai tahun 2020, siswa Sekolah Dasar (SD) di Negeri Singa itu akan mendapatkan materi pembelajaran mengenai pengkodean atau coding.

Dilansir Telko.id dari Channel News Asia pada Jumat (12/07/2019), kebijakan ini bertujuan agar semua masyarakat Singapura baik tua ataupun muda memiliki keterampilan dasar untuk berkembang di era digital.

Program ini dicanangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi Singapura dengan nama Code For Fun. Tahun ini program tersebut sedang diujicobakan di beberapa sekolah untuk melihat respon siswa SD ketika mempelajari tentang pengkodean.

Jika tidak ada halangan program Code For Fun baru akan diluncurkan tahun depan. Tidak hanya bagi siswa SD, pemerintah Singapura juga menyiapkan program khusus bagi siswa SMA dan lansia.

{Baca juga: Ikuti Malaysia, Singapura Juga Bikin Regulasi Anti-Hoaks}

Untuk siswa SMA, program nasional bertajuk Singapore Cyber Youth Programme akan berfokus pada pengetahuan mengenai keamanan siber dan karir sebagai ahli di bidang cybersecurity.

Program ini bertujuan untuk menjangkau 10.000 pemuda selama 3 tahun ke depan melalui kegiatan seperti pelatihan dan kompetisi. Sedangkan bagi Lansia pemerintah akan menambah 100 Klinik Digital Generasi Merdeka yang dirancang untuk mengajarkan 10.000 lansia terkait cara menggunakan smartphone dan menggunakan media sosial.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura, S. Iswaran mengatakan bahwa semua program ini adalah upaya pemerintah untuk memperkenalkan mengenai digitalisasi kepada seluruh masyarakat.

“Kami ingin transformasi digital ini menjadi inklusif dan semua warga Singapura kami dapat memperoleh manfaatnya,” kata Iswaran.

{Baca juga: Bos Apple Ajak Anak-anak Belajar Koding Sejak Dini}

Sebenarnya wacana untuk memperkenalkan koding sejak dini pernah diucapkan oleh CEO Apple, Tim Cook. Menurutnya jika belajar koding bisa diterapkan sejak dini, maka tidak perlu lagi belajar 4 tahun di universitas untuk mahir ngoding.

“Saya tidak berpikir gelar empat tahun diperlukan untuk menjadi mahir dalam koding. Saya pikir itu pandangan tradisional yang lama,” tutur Cook. [NM/HBS]

Sumber: Channel News Asia

Rudiantara Ajak Penerima Chevening Kembangkan Ekonomi Digital

Telko.id, Jakarta – Menkominfo Rudiantara bertemu dengan 60 orang penerima Beasiswa Chevening dari Indonesia. Dalam pertemuan itu, dia mengajak seluruh penerima beasiswa  untuk mempersiapkan diri dalam mengembangkan ekosistem ekonomi digital Indonesia. 

Dilansir Telko.id dari laman resmi Kominfo pada Jumat (12/07/2019), Rudiantara berharap jika mereka mempelajari bidang studi yang bisa mendukung perkembangan ekonomi digital di tanah air.

“Penting untuk sekarang ini mempelajari bidang studi yang dapat mendukung ekosistem ekonomi digital Indonesia yang tahun depan akan mencapai nilai USD$ 130 Miliar atau sekitar 11% dari GDP. Indonesia memang mengarah kepada pertumbuhan ekonomi digital,” kata Rudiantara di London, Selasa (12/07/2019)

Menkominfo menyatakan saat ini Indonesia telah menjadi tolok ukur negara sahabat dalam perkembangan ekonomi digital. Apalagi saat Indonesia memiliki Unicorn/decacorn yang perlahan melakukan ekspansi ke luar negeri.

{Baca juga: Rudiantara: Aturan IMEI Tak Rugikan Masyarakat}

“Pemerintah terus-menerus memfasilitasi  ekonomi digital Indonesia untuk berkembang tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar negeri,” tambahnya. 

Saat ini, pemerintah tidak hanya mendukung dalam bentuk regulasi saja, melainkan melakukan fasilitasi agar startup digital bisa lebih berkembang. Pemerintah telah mengurangi regulasi agar ekosistem ekonomi digital bisa jauh lebih berkembang.

“Pengurangan regulasi untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” ungkap Rudiantara.

Untuk itu, dia juga mendorong penerima beasiswa untuk menciptakan peluang sekembalinya ke Indonesia dengan keahlian dan nilai serta berfikir kreatif, demi menciptakan inovasi untuk Indonesia.

{Baca juga: Rudiantara Ajak APJII Kaji Industri Internet di Indonesia}

“Jangan terpaku dengan business as usual, harus no box thinking. Harus mulai berfikir kreatif,” tandasnya.

Dalam acara itu, Menteri Kominfo Rudiantara didampingi Duta Besar Indonesia untuk Inggris dan Ireland Rizal Sukma. Menteri Kominfo juga mendorong penerima beasiswa belajar berbagai ilmu dan selalu mengikuti perkembangan global.

Acara itu terjadwal sebagai bagian kegiatan Menkominfo dalam lawatan ke London untuk mengikuti Global Conference for Media Freedom. [NM/HBS]

Sumber: Kominfo

Minecraft Earth Versi Beta Hadir di iOS dan Android  

Telko.id, Jakarta –  Beberapa bulan lalu, muncul kabar soal Minecraft Earth, versi augmented reality dari game Mojang yang membuat dunia nyata menjadi taman bermain yang penuh dengan kreasi-kreasi blok.

Sekarang, tersiar informasi bahwa rilis beta permainan itu akan tiba pada musim panas tahun ini. Bersamaam kehadiran trailer baru, perusahaan mengatakan game itu akan diluncurkan di iOS dalam dua minggu ke depan.

{Baca juga: Game Minecraft Terbaru akan Mirip Pokemon Go?}

Peluncuran pertama diperuntukkan perangkat iOS maupun Android. Untuk menjadi salah satu pemain pertama yang memiliki akses secara gratis, Anda harus mendaftar terlebih dahulu. Tapi, ada syarat khusus.

Menurut Engadget, pemain harus mempunyai perangkat dengan sistem operasi minimal iOS 10 atau Android 7. Akses pun dibatasi, Jika Anda tidak bermain selama tujuh hari, maka orang lain akan menggantikan slot Anda.

Anda juga memerlukan akun Microsoft atau Xbox Live untuk mendaftar. Namun demikian, seketika Anda mendaftar, Anda tidak perlu menunggu. Anda bisa memainkan Minecraft Earth versi gratis dalam bentuk beta.

Beberapa waktu lalu dikabarkan, penjualan game Minecraft melesat. Microsoft melaporkan jika game tersebut telah terjual lebih dari 176 juta kopi di seluruh dunia, atau terjadi peningkatan dibandingkan laporan 7 bulan lalu.

{Baca juga: Mantap! Minecraft Telah Terjual 176 Juta Kopi}

Pada laporan di bulan Oktober lalu, Microsoft mengonfirmasi jika pihaknya telah menjual 156 juta kopi game Minecraft secara global. Peningkatan penjualan game Minecraft tidak bisa terlepas dari inovasi yang dilakukan Microsoft. [BA/HBS]

Sumber: Engadget

Lawan Konten Radikal, YouTube Luncurkan Playlist Pendidikan

Telko.id, Jakarta – YouTube memperkenalkan fitur baru yang disebut Learning Playlist. Fitur ini akan mengarahkan pengguna pada konten video mengenai konten pendidikan tanpa takut diarahkan pada video-video radikal atau negatif.

Dilansir Telko.id dari The Verge pada Jumat (12/09/2019), daftar putar juga akan terorganisasi mengikuti materi seperti bab seputar konsep-konsep kunci yang disusun dari tingkat pemula hingga lanjutan.

Halaman-halaman tersebut juga akan bebas dari video yang direkomendasikan sehingga membiarkan pemirsa fokus pada pelajaran mereka tanpa gangguan. Selain itu video juga tidak akan diputar secara otomatis di akhir daftar putar.

{Baca juga: Kurang Punya Etika Pers, Influencer dan Youtuber akan Ditertibkan}

Apa yang dilakukan Youtube adalah upaya mereka untuk menghindari pengguna kepada konten-konten radikal. Seperti diketahui jika selama ini Youtube dikecam karena video rekomendasi dari algoritma yang mengarahkan pemirsa ke konten radikalisasi atau konten bermasalah.

Platform edukasi ini telah dikembangkan bersama banyak organisasi pendidikan dalam setahun terakhir. Pada Oktober tahun lalu, Youtube mengumumkan bahwa mereka menginvestasikan USD$ 20 juta atau Rp 281 Miliar utnuk membuat platform tersebut.

Adapun mitra yang ikut bekerja sama adalah Khan Academy, TED-Ed serta Channel edukasi seperti Crash Course dan Coding Train. Youtube memang mulai mengatur fitur rekomendasi dengan menghadirkan fitur yang memungkinkan pengguna mengatur rekomendasi video yang muncul di halaman utama YouTube. Fitur tersebut memberi pengguna kontrol atas video yang direkomendasikan kepada mereka.

{Baca juga: Akhirnya, Ada Fitur untuk Kontrol Rekomendasi Video YouTube}

“Meskipun kami mencoba yang terbaik untuk menyarankan video yang akan Anda nikmati, kami tidak selalu melakukannya dengan benar, jadi kami memberi Anda lebih banyak kontrol untuk saat kami tidak melakukannya,” tulis Youtube.

“Kami sekarang membuatnya mudah bagi Anda untuk memberi tahu kami agar berhenti menyarankan video dari channel tertentu,” tambah mereka. [NM/HBS]

Sumber: The Verge

Bukan “Made in China”, iPhone di Eropa Buatan India

Telko.id, Jakarta – China bukanlah satu-satunya negara yang dipilih oleh Apple untuk membuat iPhone. Pasalnya, Apple mulai memproduksi beberapa model di pabrik iPhone India untuk mencegah terkena pajak impor.

Apple juga menggunakan kapasitas produksi di negara tersebut untuk memenuhi permintaan di wilayah lain. Seperti dilansir Ubergizmo, Apple dilaporkan mulai mengirim iPhone buatan India ke Eropa sejak beberapa bulan yang lalu.

Apple telah mempersiapkan pabrik Wistron di India untuk mulai merakit iPhone pada 2016. Sekarang, pabrik di Bengaluru itu untuk kali pertama mengekspor iPhone ke negara-negara di Eropa.

{Baca juga: iPhone 2020 Bakal Punya Notch Berbentuk Waterdrop?}

Dikutip Telko.id, Jumat (12/07/2019), iPhone 6s dan iPhone 7 jadi dua model yang masuk ke dalam proses ekspor dengan jumlah di bawah 100 ribu unit per bulan.

Ada spekulasi bahwa Apple akan mengalihkan lebih banyak produksi ke India untuk mengurangi ketergantungan kepada produsen di China. Maklum, Amerika Serikat sedang perang dagang dengan negara itu.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Ke depan, Apple menggadang iPhone model kelas atas bisa diproduksi secara lokal dengan menjalin kemitraan bersama Foxconn. Sejumlah besar iPhone jenis tersebut juga akan diekspor ke negara-negara lain.

Beberapa pengamat pasar menyarankan, meningkatkan manufaktur di India akan memungkinkan Apple untuk memenuhi aturan lokal, sebelum mereka berencana untuk membuka toko di sana. (SN/FHP)

Sumber: Ubergizmo