spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1110

Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2019), Tablet Murah Cocok Buat Anak

0

Telko.id – Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2019) kali pertama diperkenalkan pada 2019, July. Perangkat bermesin Snapdragon 429 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie) dan dibekali dengan RAM berkapasitas 2 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Samsung memang belum secara resmi merilis harga Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2019). Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Samsung Galaxy Tab 8.0 S Pen).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Samsung Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Carbon Black, Silver Gray) dan memiliki body berdimensi 210 x 124.4 x 8 mm (8.27 x 4.90 x 0.31 in) dengan berat 345g (Wi-Fi), 347g (LTE) (12.24 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, aluminum back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Nano-SIM.

Kamera Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2019)

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2019) :

  • 8 MP, AF.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 8 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 2 MP yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Spesifikasi Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2019)

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 429 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis / GPU Adreno 504. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5100 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 8.0″ Inch dengan jenis TFT capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 800×1280 pixels dan telah dilengkapi dengan ,. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2019) sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA, LTE Cat4 150/50 Mbps. Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Samsung Galaxy Tab A 8.0 (2019) :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 17(700), 20(800), 28(700), 38(2600), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, July
Status Available. Released 2019, July
BODY
Dimensions 210 x 124.4 x 8 mm (8.27 x 4.90 x 0.31 in)
Weight 345g (Wi-Fi), 347g (LTE) (12.24 oz)
Build Glass front, aluminum back, plastic frame
SIM Nano-SIM
Colors Carbon Black, Silver Gray
DISPLAY
Type TFT capacitive touchscreen, 16M colors
Size 8.0 inches, 185.6 cm2 (~71.0% screen-to-body ratio)
Resolution 800 x 1280 pixels, 16:10 ratio (~189 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie)
Chipset Qualcomm SDM429 Snapdragon 429 (12 nm)
CPU Quad-core 2.0 GHz Cortex-A53
GPU Adreno 504
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 2 GB
Internal 32GB 2GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 8 MP, AF
Features
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 2 MP
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC
Radio No
USB microUSB 2.0
FEATURES
Sensors Accelerometer
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5100 mAh
Non-removable Li-Po 5100 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

90 Juta Warga NU Kini Bisa Bersedekah via Go-Pay

Telko.id, Jakarta Go-Jek menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kerjasama ini menghasilkan kolaborasi antara Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah NU (Nu Care-LazisNU) dan Go-Pay agar memudahkan 90 juta warga NU dalam bersedekah.

Nantinya warga NU bisa lebih mudah dan aman melakukan pembayaran Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) secara non-tunai melalui layanan Go-Pay.

Menurut Head of Corporate Communication Go-Pay, Winny Triswandhani, bahwa kini masyarakat, khususnya warga NU bisa memanfaatkan metode scan QR dari Go-Pay untuk melakukan donasi melalui program “Go-Pay For Good”.

{Baca juga: Di Kota Semarang, Bayar PBB Kini Bisa Lewat Go-Pay}

“Pengumpulan bisa menjadi lebih transparan dan cepat karena 100% hasil donasi akan masuk ke rekening NU Care-LazisNU tanpa potongan,” kata Winny di Jakarta, Selasa (16/07/2019)

Kode QR yang disediakan pun meliputi berbagai kota di Indonesia dengan kode yang berbeda setiap wilayah, sehingga masyarakat bisa memilih kota tujuan mereka berdonasi. Program ini sebenarnya telah berjalan sejak Mei 2019 dan diharapkan proses digitalisasi seluruh ekosistem NU Care-LazisNU  selesai pada Desember 2019.

“Respon warga NU terhadap program ini sangat baik sejak kerja sama dengan NU Care-LazisNU mulai berjalan di Mei 2019. Hingga saat ini tercatat ada lebih dari 1,800 kali donasi lewat kode QR dalam satu bulan hingga saat ini,” tambah Winny.

Ketua NU Care-LazisNU, Achmad Sudrajat menyambut baik kerja sama tersebut. Dia menjelaskan jika donasi yang terkumpul akan digunakan untuk menjalankan program-program pendayagunaan seperti program Sosial, Keagamaan, Bencana, Kesehatan dan Pendidikan.

“Kami terus mendorong inovasi kemudahan zakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun financial technology,” tutur Sudrajat.

{Baca juga: Bersama BAZNAS, Go-Jek Mudahkan Pengguna untuk Sedekah Non Tunai}

Perlu diketahui NU Care-LazisNU sendiri merupakan lembaga zakat tingkat nasional yang merupakan badan otonom dibawah naungan PBNU.

Lembaga ini berfokus pada sembilan pilar program yakni Sosial dan Keagamaan, Kebencanaan, Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, Hukum, HAM dan Kemanusiaan, Budaya dan Pariwisata, Sumber Daya Alam dan Pengolahan Serta Lingkungan Hidup dan Energi. [NM/HBS]

Tangkap Warga Kanada, China Dituding Balas Dendam Huawei

Telko.id, Jakarta – Pemerintah China dituding balas dendam atas keputusan Kanada untuk menangkap seorang eksekutif Huawei, Meng Wanzhou beberapa waktu lalu. Negara ini menahan seorang warga negara Kanada terkait kepemilikan narkoba.

Menurut juru bicara kementerian luar negeri China, Geng Shuang, penangkapan tersebut merupakan bentuk sikap tegas terhadap para mahasiswa asing di Yantai, Provinsi Shandong.

Total, otoritas setempat telah menangkap 19 orang yang terlibat kasus narkoba. Dari jumlah itu, 16 orang di antaranya merupakan warga asing.

{Baca juga: Oops! Bos Huawei Ketahuan Bawa iPhone Saat Diciduk Polisi}

Mengenai penangkapan tersebut, seperti dilaporkan Reuters, pemerintah China sudah menginformasikan kepada kedutaan besar para tersangka. Dikutip Telko.id, Selasa (16/7/2019), identitas warga negara Kanada yang ditahan dirahasiakan.

Penangkapan itu terjadi setelah Beijing menahan mantan diplomat Kanada, Michael Kovrig, dan pengusaha Michael Spavor yang membantu pemain NBA, Dennis Rodman ke Korea Utara.

Berbagai pihak menilai, penangkapan terhadap seroang mahasiswa berkewarganegaraan Kanada merupakan bentuk tindakan balas dendam. Pemerintah China ingin membalas keputusan Kanada atas kasus penangkapan Meng Wanzhou atas permintaan Amerika Serikat (AS).

Meng Wanzhou dituduh melakukan kebohongan untuk berbisnis dengan Iran yang tengah menjalani sanksi dari AS. Meng Wanzhou kemudian dibebaskan dengan jaminan. Meski demikian, penangkapannya telanjur memicu krisis diplomatik nan sengit antara pejabat Ottawa dan Beijing.

{Baca juga: AS Segera Izinkan Perusahaan Setor Komponen ke Huawei}

Imbas dari kejadian itu, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau meminta duta besar untuk China, John McCallum untuk mengundurkan diri pada akhir Januari 2019. Keputusan tersebut keluar beberapa hari setelah McCallum melontarkan kritik atas permintaan ekstradisi AS untuk pimpinan Huawei.

Komentar McCallum terkait Meng Wanzhou menjadi berita utama. McCallum berbicara singkat kepada anggota parlemen mengenai nasib dua warga Kanada yang ditahan di China. Satu orang di antaranya terancam hukuman mati, yang dipandang sebagai tindakan pembalasan oleh Beijing. (SN/FHP)

Sumber: Reuters

Mantan Karyawan Curi Data, Tesla Minta Bantuan Apple

Telko.id, Jakarta – Mantan insinyur Tesla bernama Guangzhi Cao diduga mencuri data rahasia perusahaan. Data tersebut berisi sistem otopilot mobil listrik garapan perusahaan milik Elon Musk.

Beruntung, Tesla segera mengatahuinya. Pihak perusahaan pun mencoba berbagai cara guna menemukan data rahasia itu. Menurut Bloomberg, Tesla sampai mencari data tersebut di layanan iCloud milik Apple.

Dikutip Telko.id, Selasa (16/7/2019), perusahaan mencari data itu di iCloud berdasarkan keterangan pelaku. Guangzhi Cao mengaku bahwa dia menyimpan data tersebut di akun iCloud pribadinya.

{Baca juga: Lakukan Sabotase, Karyawan Tesla Bocorkan Rahasia Perusahaan}

Meski demikian, Guangzhi Cao menyatakan sama sekali tidak menyalahgunakan data itu. Namun, pihak perusahaan pantas khawatir, lantaran Guangzhi Cao sekarang bekerja di perusahaan otomotif XMotors.ai.

Lantas, bagaimana tanggapan Apple terkait kasus tersebut? Kabarnya, Apple berkomitmen untuk membantu dengan cara mengawal seluruh proses hukum kasus tersebut.

Juni tahun lalu, perusahaan teknologi yang didirikan Elon Musk itu menggugat mantan karyawannya bernama Martin Tripp. Ia diduga melakukan sabotase dengan meretas informasi internal perusahaan dan membocorkannya ke pihak ketiga.

Tesla mendaftarkan gugatan di Pengadilan Federal di Nevada, Amerika Serikat, pada 19 Juni 2018. Dalam gugatannya, Tesla mengklaim bahwa Trip terbukti meretas sistem manufaktur perusahaan.

Trip juga menransfer data-data pabrik dan membagikannya ke pihak ketiga. Tripp mengoperasikan tiga komputer untuk menarik data perusahaan. Pencurian terus terjadi meski ia tak lagi di Tesla.

{Baca juga: Fitur Autopilot Tesla Ternyata Gampang Ditipu, Ini Buktinya}

Dalam gugatan tersebut muncul fakta bahwa pada 17 Mei 2018 atasan di Tesla sempat menurunkan jabatan Trip. Menindaklanjutinya, Musk mengirim surat elektronik kepada seluruh karyawan. [SN/HBS]

Sumber: Bloomberg

Viral! Orang Tua Hentikan Anak Main HP Pakai “Mata Panda”

Telko.id, Jakarta – Anak-anak yang mulai kecanduan smartphone atau gadget memang meresahkan orang tua. Pasalnya, para orang tua harus berjuang untuk membuat mereka berhenti bermain smartphone.

Salah satu cara yang dilakukan baru-baru ini dan viral di dunia maya adalah trik “mata panda”. Dilansir dari World of Buzz, Selasa (16/07/2019), trik ini mulai viral ketika munculnya foto seorang gadis kecil dengan “mata panda” beredar di media sosial.

Rupanya, ini adalah trik yang dilakukan sang orang tua karena anaknya telah kecanduan smartphone. Mereka ingin menghentikan kebiasaan buruk putrinya dengan cara unik ini.

{Baca juga: Hey Orangtua! Anakmu Minta Stop Main Ponsel}

Trik ini bermula ketika sang ibu memakaikan eyeshadow hitam di sekitar mata putrinya ketika tidur, sehingga seolah mirip mata panda.

Ketika gadis kecil ini terbangun, ia sangat ketakutan dan menangis saat melihat dirinya di cermin. Sang ibu langsung memperingatkannya agar tidak terlalu banyak menggunakan smartphone.

Insiden ini dinilai para orang tua cukup efektif untuk mengurangi kecanduan terhadap gadget. Akan tetapi, banyak juga yang tidak setuju dengan cara ini.

Beberapa dari mereka mengatakan bahwa orang tua seharusnya hanya perlu membuat aturan ketat terhadap penggunaan smartphone bagi anak-anak mereka.

Sementara itu, di kesempatan lainnya, Public Health Malaysia mengeluarkan peringatan di Facebook. Mereka meminta para orang tua agar tidak melakukan perbuatan serupa kepada anak-anak mereka.

{Baca juga: 10 Situs Download Drama Korea Subtitle Indonesia Terlengkap 2019}

Mereka mengatakan, trik ini adalah lelucon dan dapat menyebabkan luka psikologis dan trauma pada anak-anak. Public Health Malaysia menjelaskan, dengan menakuti anak lewat lelucon semacam itu, dapat memberikan pengalaman traumatis dalam ingatan jangka panjang.

“Setiap orangtua memiliki cara unik mereka sendiri dalam membesarkan anak-anak mereka. Anak-anak ini perlu tahu tentang efek, konsekuensi, dan tanggung jawab dari tindakan mereka sendiri tetapi orang tua membuat keputusan sendiri tentang cara mendidik anak-anak mereka,” tulisnya. (BA/FHP)

Sumber: World of Buzz

Punya Screen Touch ID dan AI Triple Camera, Ini Harga Vivo S1

0

Telko.id, Jakarta – Vivo S1 resmi melenggang ke Indonesia. Menurut Senior Product Manager Vivo Indonesia, Yoga Samiaji, smartphone ini jadi seri perdana di S Series, dan akan menyasar pangsa anak muda. Lantas, berapa harga Vivo S1 di Tanah Air?

Dijelaskan Yoga, smartphone ini dibanderol dengan harga Rp 3.599.000, dan sudah bisa dipesan mulai 16 Juli hingga 22 Juli mendatang secara online melalui Official Online Store Vivo Eksklusif di Shopee.

“Vivo S1 ini dibandrol dengan harga Rp 3.599.000 dan hadir untuk menjawab kebutuhan anak muda,” ucap Yoga di acara launching Vivo S1 di Jakarta, Selasa (16/07/2019).

Yoga menambahkan, pemesanan secara offline juga tersedia di Vivo Store, retail partner dan toko-toko terpilih se-Indonesia. Vivo juga membuka penjualan perdana seri S1 di seluruh Indonesia pada 23 Juli 2019 baik di toko online maupun offline Vivo dan toko mitra Vivo.

“Jadi pre-order sudah mulai dibuka sejak hari ini sampai 22 Juli 2019,” tambah Yoga.

Vivo S1 dibekali dengan kamera depan 32MP dengan AI Beauty dan AI Triple Camera di bagian belakang. Adapun konfigurasi kamera belakang terdiri dari 16MP Sony IMX 499, 8MP AI Super Wide Angle dan 2MP lensa depth atau bokeh.

Untuk layarnya, Vivo S1 mengusung layar Super AMOLED berukuran 6,38 inci dengan resolusi Full HD+ dan aspek rasio 19,5 : 9. Layarnya telah didukung teknologi Screen Touch ID atau sensor sidik jari di dalam layarnya.

Di dapur pacu, S1 ditopang oleh prosesor octa-core MediaTek Helio P65, RAM 4GB, ROM 128GB, baterai 4,500 mAh dengan dukungan Dual Engine Fast Charging 18W, dan sistem Functouch OS 9 berbasis Android 9.0 Pie.

Smartphone ini pun memiliki fitur Smart Button dan AI Jovi untuk meningkatkan pengalaman pengguna saat memakainya. Di Indonesia, S1 tersedia untuk warna Cosmic Green dan Skyline Blue. (NM/FHP)

AS Segera Izinkan Perusahaan Setor Komponen ke Huawei

Telko.id, Jakarta – Pejabat Amerika Serikat (AS) mengkonfirmasi kalau perusahaan AS bakal terbebas dari aturan embargo Huawei. Pasalnya, mereka bisa lagi menjual komponen maupun produk ke Huawei.

Pemerintah AS segera menyetujui lisensi bagi perusahaan domestik yang ingin menjual lagi barang elektronik ke Huawei.

Merujuk laporan GSMArena, dikutip Telko.id, Selasa (16/07/2019), lisensi bagi perusahaan AS untuk bisa mengirim produk maupun komponen ke Huawei akan keluar maksimal empat minggu ke depan. Sayang, belum ada penjelasan resmi, apakah kebijakan itu bakal benar-benar diterapkan.

Beberapa waktu lalu, ada rumor bahwa Huawei berencana memangkas jumlah pegawainya di luar China. Huawei bakal melakukan PHK massal, melibatkan ratusan karyawan yang bekerja di AS.

Semua tak lepas dari embargo yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump terhadap perusahaan asal China itu. Seperti diketahui, pemerintah AS memasukkan Huawei ke daftar hitam.

Dengan kebijakan tersebut, Huawei sulit bekerja sama dengan perusahaan AS. Kebijakan itu pun menyengsarakan perusahaan tersebut. Satu solusi yang ditempuh, Huawei akan melakukan efisiensi sumber daya manusia.

Menurut CNBC, Huawei akan memecat para pegawai di divisi pengembangan bernama Futurewei. Futurewei mempunyai 850 pegawai di lab riset dan pengembangan di Texas, California, serta Washington. Total, ada 1.500 pegawai di AS yang bekerja di bidang penjualan alat telekomunikasi.

Beberapa waktu lalu, Trump sudah memberi sinyal akan meringankan sanksi embargo terhadap Huawei. Pemerintah AS kemungkinan bakal memberi lisensi sementara kepada produsen asal China itu demi nasib para pengguna, khususnya yang masih menggunakan layanan internet di pedesaan.

Juru bicara Departemen Perdagangan AS mengatakan, Trump akan memberi lisensi sementara untuk mencegah gangguan layanan jaringan dan peralatan yang digunakan oleh penyedia internet. Seperti diketahui, sejumlah penyedia internet di daerah pedesaan masih memakai perangkat Huawei. (SN/FHP)

Sumber: GSMArena

Awas! Album di Google Photos Bisa “Diintip” Pengguna Lain

Telko.id, Jakarta Google Photos memiliki keunggulan karena memiliki sistem penyimpanan foto berbasis cloud dan bisa membuat album foto pribadi. Namun peneliti menemukan bahwa fitur album pribadi ternyata tidak aman karena bisa dilihat pengguna lain.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Selasa (16/07/2019), peneliti Robert Wiblin mengingatkan pengguna bahwa tautan pribadi Google Photos yang Anda bagikan sebenarnya tidak terlalu pribadi.

Dalam tulisannya di Medium, Wiblin menjelaskan bahwa ketika pengguna lain yang Anda tidak izinkan dapat mengakses foto dikhawatirkan akan menyalahgunakan foto-foto Anda.

Google sebenarnya menyadari hal ini dan telah menyatakan di situs webnya, yang menunjukkan bahwa siapa pun yang memiliki tautan bersama akan dapat melihat album. Google seharusnya perlu melakukan perubahan sistem di aplikasi fotonya ini seperti yang dilakukan pada Google Drive.

{Baca juga: Google Photo Bisa Buatkan Kado Valentine}

Seperti kita tahu, Google Drive menggunakan sistem pembuatan tautan berbeda, yang memungkinkan penerima yang dipilih yang bisa mengakses file. Sayangnya hingga kini Google belum melakukan.

Maka agar lebih aman Anda bisa menaruh foto di Google Drive sehingga foto-foto Anda hanya diakses oleh orang-orang yang diizinkan. Sebelumnya Google menyatakan segera menggulirkan fitur baru bernama Express.

Fitur ini yang memungkinkan pengguna Google Photos melakukan backup foto secara cepat dan tanpa menghabiskan banyak kuota data.

{Baca juga: Ada Fitur Express di Google Photos, Apa Fungsinya?}

Fitur Express akan bergabung dengan dua opsi sebelumnya, menawarkan ruang penyimpanan di aplikasi, yaitu High Quality dan Original Resolution. Update juga akan memungkinkan pengguna mengatur batas data.

Pengguna bisa mengatur konsumsi data Google Photos dalam satu hari dengan batas terendah dari 5MB. Opsi lain terdiri atas 10MB, 30MB, dan tanpa batas. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Twitter Gulirkan Pembaruan Tampilan Desktop, Apa yang Berubah?

Telko.id, Jakarta Twitter meluncurkan pembaruan tampilan desktop pada hari ini. Ada beberapa perubahan yang dihadirkan dengan membawa sejumlah fitur terbaik di aplikasi mobile ke tampilan desktop.

Dilansir Telko.id dari The Verge pada Selasa (16/07/2019), Twitter menambahkan lebih banyak opsi penyesuaian dan pengalaman navigasi yang sepenuhnya ditata ulang. Perubahan yang paling mencolok adalah perpindahan pada posisi bilah navigasi bagian atas.

Bilah navigasi atas telah dipindahkan ke sisi kiri yang berisi bookmark, daftar, profil dan tab penjelajahan baru. Twitter mengadopsi tab penjelajahan versi aplikasi ke versi desktop, agar menampilkan lebih banyak video langsung dan tren lokal.

{Baca juga: Revisi Aturan, Twitter akan Hapus Tweet Kebencian Agama}

Selain itu tampilan pesan langsung atau Direct Message (DM) telah diubah untuk menampilkan percakapan dan mengirim pesan di jendela yang sama. Terakhir tampilan Desktop juga mendapatkan berbagai tema dan skema warna termasuk lebih banyak opsi untuk mode gelap.

Twitter memang terus melakukan pembaruan atau penghapusan beberapa fitur demi kenyamanan pengguna. Aplikasi media sosial berlambang burung ini juga berencana akan menghapus salah satu fiturnya.

Menurut informasi, fitur yang akan dipensiunkan tersebut adalah fitur penanda lokasi atau Geotagging. Alasannya, karena fitur tersebut jarang digunakan oleh pengguna.

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Kamis (20/06/2019) selama ini banyak media sosial yang memiliki kemampuan untuk memposting pembaruan status, foto, dan sebagainya serta berbagi lokasi mereka secara bersamaan.

{Baca juga: Jarang Digunakan, Twitter akan Hapus Fitur Geotagging}

Twitter pun mempunyainya.  Twitter memiliki fitur geotagging yang memungkinkan pengguna untuk menandai di mana mereka berada. Ini adalah fitur yang sepenuhnya opsional dan mereka yang tidak menggunakannya tidak akan memiliki lokasi mereka ditampilkan.

Melalui akun resminya, Twitter menilai jika penghapusan tersebut juga bertujuan agar warganet bisa lebih sederhana ketika ingin mengetweet. [NM/HBS]

Sumber: The Verge

Qualcomm Luncurkan Prosesor Terkencang, Snapdragon 855 Plus

Telko.id, Jakarta – Qualcomm mengumumkan prosesor Snapdragon 855 Plus. Prosesor ini diklaim mempunyai performa CPU dan GPU yang jauh lebih kencang dari Snapdragon 855.

Clock-speed CPU Kryo 485 di Snapdragon 855 Plus naik menjadi 2.96 GHz dari 2.84 GHz. Sementara untuk GPU, Qualcomm mengklaim bahwa Adreno 640 di prosesor ini memberikan performa 15% lebih kencang daripada GPU Adreno 640 di Snapdragon 855 “standar”.

Meski demikian, tidak ada lagi peningkatan signifikan di versi Plus selain performanya.

{Baca juga: Lindungi Privasi Data Pengguna, Qualcomm Dukung Aturan IMEI}

Pasalnya, prosesor ini masih menggunakan modem X24 LTE, dan wajib terhubung dengan modem X50 agar bisa terkoneksi ke jaringan 5G. Begitu juga dengan dukugan maksimal untuk RAM dan ROM, masih belum ada perubahan.

Dilansir Telko.id dari GSMArena, Selasa (16/07/2019), Snapdragon 855 Plus sendiri sebenarnya ditujukan Qualcomm untuk mendukung aktivitas gaming di smartphone, seperti yang mereka lakukan pada Snapdragon 845 untuk Asus ROG Phone.

{Baca juga: Qualcomm: Tanpa AI, Night Mode di Kamera Smartphone Tak akan Ada}

Selain itu, perusahaan tersebut juga ingin mengarahkan prosesor high-end ini untuk aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR). Bisa jadi, smartphone dengan prosesor terbaru ini akan hadir tak lama lagi, tepatnya akhir tahun 2019 mendatang. (FHP)

Sumber: GSMArena