spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1088

Kasihan, “Karyawan VR” Ini Dipecat untuk Uji Coba

0

Telko.id, Jakarta – Apa jadinya jika sosok virtual yang tampil melalui teknologi Virtual Reality (VR) dipecat dari perusahaan tempat ia bekerja? Ya, ia adalah Barry Thompson, karyawan VR yang bernasib sungguh malang.

Barry merupakan sampel teknologi VR. Ia “menjadi korban” untuk uji coba VR guna menentukan cara terbaik dalam memecat seorang karyawan.

Barry sendiri merupakan kreasi dari Talespin Studios. Studio ini fokus mengembangkan program pelatihan virtual dan Augmented Reality (AR) untuk mitra Fortune 500, termasuk Farmers Insurance dan perusahaan telekomunikasi serta lembaga keuangan.

{Baca juga: Jangan Kaget, Galaxy Note 10 Ternyata Gak Dukung Gear VR}

“Kehadirannya memberi ruang kepada karyawan untuk mempraktikkan situasi interpersonal. Kami juga gunakan kecerdasan buatan untuk menciptakan karakter,” kata Kyle Jackson, CEO Talespin Studios.

Talespin Studios menciptakan Barry menggunakan pengenalan ucapan, AI, pemrosesan bahasa alami, penilaian terukur, umpan balik dinamis, dan sistem manajemen pembelajaran perusahaan, atau LMS.

{Baca juga: Nonton Film Gratis dengan 4 Aplikasi ini, Dosa Tanggung Sendiri!}

Seperti dikutip Telko.id dari CNET, Kamis (15/08/2019), Barry dapat berbicara secara lancar dengan orang-orang yang mengenakan perangkat VR. Emosi percakapan pun jadi realistis dan sesuai dengan konteks.

Teknologi VR memang semakin berkembang. Kapan lalu, sebuah perusahaan riset Jerman bahkan mengimbau kepada guru sekolah untuk lebih memahami penerapan teknologi VR di dalam ruang kelas. (SN/FHP)

Sumber: CNET

Baju “Berpelat Mobil” Ini Bisa Kecoh Kamera Pengintai

0

Telko.id, Jakarta  – Pakaian ini unik karena dirancang bisa memungkinkan Anda manyaru atau menyamar menjadi mobil. Saat memakainya, Anda bisa mengecoh kamera pengintai karena baju ini “berpelat mobil”. Ya, pakaian koleksi Fashion Adversarial itu bergambar pelat nomor kendaraan.

Menurut CNET, dikutip Telko.id, Kamis (15/8/2019), pakaian tersebut mengecoh teknologi pembaca pelat otomatis atau ALPR dengan cara menyuntikkan data sampah ke sistem yang digunakan untuk melacak warga sipil.

{Baca juga: Negara Ini akan Awasi Semua Pergerakan Mobil Warganya}

ALPR, yang biasanya dipasang di tiang jalan, lampu jalan, jalan layang, dan menara seluler, menggunakan kamera pengintai jaringan dan pengenalan gambar guna melacak pelat nomor, lokasi, tanggal, dan waktu.

Perancang busana Kate Rose memamerkan pakaian itu pada konferensi DefCon di Las Vegas pada akhir pekan lalu. Ia terinspirasi oleh percakapan dengan seorang teman yang bekerja di Electronic Frontier Foundation.

Fashion Adversarial, kata Kate Rose, membuat pakaian tersebut untuk menyoroti masalah tentang pengawasan yang dikendalikan oleh komputer menjadi kurang invasif dan lebih sulit tanpa pengawasan manusia.

Koleksi yang dihadirkannya meliputi kemeja, hoodies, jaket, gaun, dan rok. Semuanya mempunyai gambar pelat nomor yang dimodifikasi. Beberapa pakaian buatannya memuat huruf kuning tebal di atas pelat nomor mobil.

{Baca juga: Mobil di China Wajib Pakai RFID, untuk Apa?}

“Harga yang kami tawarkan bervariasi, sekitar USD 25 atau Rp 350 ribu hingga USD 50 atau Rp 700 ribu. Saat memilih ukuran, Anda harus mempertimbangkan tidak hanya pas, tetapi juga mudah dibaca,” tukas Kate Rose. [SN/HBS]

Sumber: CNET

Akhirnya, Ada Manajer Wanita di Mode Career FIFA 20

0

Telko.id, Jakarta – Game FIFA 20 memberikan banyak hal baru untuk para gamers. Salah satunya adalah, hadirnya manajer wanita yang siap melatih klub favorit dalam Career Mode.

Game yang akan meluncur pada 27 September mendatang itu memungkinkan pemain untuk memilih karakter manajer wanita.

Dilaporkan Digital Spy, seperti dilansir Telko.id pada Kamis (15/08/2019), pemain bisa memilih avatar dari manajer, bentuk tubuh, warna kulit, pakaian, sampai gaya rambut.

{Baca juga: Asyik! Ada Mode Street Football dan Futsal di FIFA 20}

Hadirnya manajer wanita merupakan langkah besar yang dilakukan Electronic Arts (EA). Pasalnya, para pemain sudah menanti kehadirannya sejak FIFA 16 yang membawa tim sepak bola wanita untuk pertama kalinya.

Dipastikan EA, fitur ini juga akan hadir di berbagai platform dan konsol nantinya, seperti Xbox One, PlayStation 4, dan Nintendo Switch.

Sebelumnya diberitakan, EA membawa fitur bernama Volta. Fitur itu merupakan mode ‘Street Footbal‘ dan Futsal di FIFA 20. Mode Volta membawa pemain ke lapangan berukuran lebih kecil dan punya aturan main berbeda.

{Baca juga: Kumpulan Cheat GTA San Andreas PC dan PS2 Lengkap}

Nantinya, EA mengajak pemain menciptakan karakter sendiri, lengkap dengan pakaian dan sepatunya. EA menyatakan, pemain bisa bertanding dalam beberapa pilihan, seperti 3 lawan 3 tanpa penjaga gawang.

Pemain juga bisa bertanding empat lawan empat dan lima lawan lima. Permainan bisa menggunakan lapangan dengan tembok seperti street football atau tanpa tembok layaknya pertandingan futsal profesional. (BA/FHP)

Sumber: Digital Spy

Lewat Mural, Smartfren Ajak Milenial Terima Perbedaan 

0

Telko.id,Jakarta – Smartfren bersama FX Sudirman dan Senimart mengajak generasi milenial untuk mengkampanyekan toleransi dan menerima perbedaan melalui seni mural. Selain itu, gerakan ini juga dibuat untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-74.

Vice President Integrated Marketing Communications Smartfren, Muhammad Iqbal Asseweth menjelaskan jika Indonesia memiliki suku, agama dan bahasa yang beragam. Semua itu yang membuat Indonesia menjadi negara yang kaya secara sosial dan budaya.

{Baca juga: Smartfren akan Uji Coba 5G di Kawasan Marunda} 

“Smartfren ingin mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai suatu hambatan, melainkan sebagai amunisi untuk menjadikan Indonesia semakin unggul di mata dunia,” kata Iqbal di Jakarta, Kamis (15/08/2019)

Melalui gerakan bertajuk #Bedabisabersama, Smartfren memasang sebuah instalasi seni di gedung bagian luar pusat berbelanjaan FX Sudirman Jakarta. Mural tersebut bertuliskan “Beda Bisa Bersama” dan dikerjakan oleh 7  seniman dengan karakernya masing-masing.

“Kita ingin menunjukan jika perbedaan bisa ditunjukan secara artistik. Dari perbedaan itu timbul kekayaan yang kita miliki sebagai bangsa,” tambah Iqbal.

Hal serupa juga dikatakan oleh Corporate General Manager for Marketing Department FX Sudirman, Ida Bagus Sugiharta menyambut baik kolaborasi tersebut. Apalagi FX Sudirman ingin menjadi ruang bagi semua komunitas dari berbagai latar belakang yang berbeda.

“FX sudah menjadi rumah semua komunitas. Artinya perbedaan bukan halangan tapi sebuah keunikan yang membedakan kita,” ujar Bagus.

Selain ekspresi seni, gerakan ini juga dilanjutkan Smartfren dengan menghadirkan kegiatan sosial dengan memberikan bantuan kepada Sekolah Masyarakat Terminal di Depok. Smartfen memberikan bantuan berupa Laptop, koneksi 4G LTE lewat Wifi konektor, perangkat proyektor dan program pembelajaran dari Extramarks.

{Baca juga: Warga Kabupaten Natuna Bisa Nikmati Layanan 4G Smartfren}

“Setelah di Depok, kemudian Aceh dan Pontianak, kita mau kalian sharing if u can do something, why not?,” tutur Iqbal.

Terakhir Smartfren juga menghadirkan microsite khusus  www.bedabisabersama.com yang berisi serangkaian kegiatan di dunia digital yang mengajak generasi milenial untuk bersatu guna mencapai tujuan Indonesia menjadi unggul di mata dunia. [NM/HBS]

Huawei Mate X Kemungkinan Baru Rilis November 2019?

0

Telko.id, Jakarta  – Hampir enam bulan setelah Samsung Galaxy Fold dan Huawei Mate X pertama kali dipamerkan secara langsung, para pencinta gawai terus penasaran ponsel layar lipat siapa yang bakal lebih dulu rilis.

Para pengguna bertanya-tanya, apakah dua ponsel layar lipat tersebut benar-benar akan beredar di pasaran pada akhir tahun ini. Faktanya, baik Samsung maupun Huawei masih mengalami problem di perangkat.

{Baca juga: Huawei Mate X, Ponsel Layar Lipat 5G Pesaing Galaxy Fold}

Berdesain inovatif, ponsel layar lipat seperti halnya Galaxy Fold dan Mate X terkendala oleh sistem kinerja sehingga berdampak kepada proses produksi. Faktanya, Galaxy Fold punya masalah di bagian layar.

Menurut informasi terbaru, seperti dikutip Telko.id dari Phone Arena, Kamis (15/8/2019), jadwal rilis ponsel lipat buatan Huawei itu mundur lagi. Kabarnya, Huawei kudu menambahkan kamera serta memperbaiki baterainya.

Pabrikan asal China itu pun dilaporkan berusaha keras untuk menghadirkan ponsel lipatnya paling lambat pada November 2019. Ponsel mutakhir tersebut bakal menyambangi semua negara, kecuali Amerika Serikat.

Bagaimana dengan Galaxy Fold? Kabar terakhir, ponsel itu akan diluncurkan pada September 2019 setelah tertunda karena masalah di bagian layar. Dengan kata lain, Galaxy Fold akan mendahului Huawei Mate X.

{Baca juga: Samsung Galaxy Fold vs Huawei Mate X: “El Clásico” Smartphone Lipat}

Dalam keterangan resmi, Samsung menyatakan telah memperbaiki layar Galaxy Fold. Samsung bahkan sedang mengadakan uji coba terakhir. Perbaikan yang dilakukan Samsung termasuk memperkuat engsel. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Duh! Peneliti Temukan Sampah Plastik di Kutub Utara

0

Telko.id, Jakarta – Pencemaran lingkungan akibat sampah plastik semakin mengkhawatirkan. Kabar terbaru menyebutkan bahwa para peneliti telah menemukan mikroplastik di kawasan Kutub Utara, atau tepatnya di Samudra Arktik.

Dilansir Telko.id dari Engadget pada Kamis (15/08/2019), peneliti menemukan konsentrasi plastik dalam es yang mengapung di Selat Fram yang menghubungkan antara Samudra Arktik dan Samudra di seluruh dunia. Laporan tersebut diterbitkan di Science Advances.

{Baca juga: Ngeri! Ada Kandungan Plastik Ditemukan di Tubuh Manusia}

Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Melanie Bergmann dari Alfred Wegener Institute for Polar and Marine Research. Bergmann dan kelompok peneliti lain menganalisis dan membandingkan sampel salju dari Kutub Utara, Pegunungan Alpen Swiss dan daerah-daerah tertentu di Jerman.

Hasilnya sangat mengejutkan, karena sudah ditemukan mikroplastik di Kutub Utara. Rata-rata sampel gumpalan es di sana mengandung 1.760 partikel mikroplastik per liter, dan sampel dari kawasan Eropa 20 kali lipat lebih besar.

Penemuan mikroplastik di Kutub Utara merupakan fakta yang mengkhawatirkan, karena kawasan tersebut dianggap paling murni karena tidak ada manusia yang tinggal disana. Peneliti menganalisa jika mikroplastik berasal dari sampah perkotaan yang bergerak melalui angin dan hujan.

Selain itu, pergerakan mikroplastik juga dapat melalui atmosfer, seperti yang terjadi di China, Iran, dan Prancis. Para ilmuwan sangat prihatin tentang dampak mikroplastik pada kesehatan manusia. Apalagi limbah plastik menyebabkan kerusakan pada lingkungan dan kesehatan hewan laut dan darat.

Masalah pencemaran lingkungan akibat sampah plastik memang sedang ramai diperbincangkan, dan menjadi masalah serius bagi warga dunia. Masalah ini semakin memprihatinkan karena telah mencemari laut dan berdampak pada biota laut.

{Baca juga: Viral! PRT Temukan Sampah Plastik di Perut Ikan yang Mau Dimasak}

Belum lama ini warganet dikejutkan saat seorang netizen mengunggah video yang memperlihatkan sampah plastik di dalam perut ikan yang akan dimasaknya. Video itu langsung menjadi viral di Internet.

Sebelumnya, pada Mei 2019 atau sekitar dua bulan lalu, seorang wanita asal Jawa Barat, bernama Anna Nurjanah juga menemukan sejumlah sampah plastik dari dalam perut ikan yang akan dia masak. Ikan Lemadang atau juga dikenal dengan nama ikan Mahi-mahi ini ia beli di pasar tradisional di dekat rumahnya. [NM/HBS]

Sumber: Engadget

Harga Sejutaan, Advan G2 Pro Sanggup Diajak Multitasking

0

Telko.id, Jakarta – Smartphone entry-level terbaru dari Advan, yaitu Advan G2 Pro resmi diperkenalkan. Smartphone ini memberikan cukup banyak fitur dan spesifikasi cukup mumpuni, meski harga Advan G2 Pro cuma Rp 1,2 jutaan.

Smartphone tersebut mengusung layar berukuran besar, tepatnya 6 inci beresolusi HD+. Desainnya bak smartphone mainstream dengan bezel atas dan bawah yang cukup tebal, dengan aspek rasio 18 : 9.

“Berdasarkan riset, pasar sebenarnya ingin smartphone dengan layar besar agar bisa lihat lebih luas,” jelas GM Marketing Advan, M. Aria Wahyudi, di acara peluncuran Advan G2 Pro, di Jakarta, Kamis (15/08/2019).

{Baca juga: Resmi Dirilis, Advan G2 Pro Punya RAM Besar dan Kamera Ganda}

G2 Pro ditenagai oleh prosesor entry-level, yakni octa-core 1.6 GHz ARM Cortex-A55 Spreadtrum 9863A dengan GPU PowerVR Rogue GE8322.

Aria mengatakan, meski smartphone tersebut masuk ke kategori entry-level, Advan G2 Pro mempunyai RAM, memori internal, dab baterai berukuran besar. Besaran RAM-nya 3GB, memori penyimpanan internal sebesar 32GB yang bisa diperluas menggunakan microSD hingga 128GB, dan baterai 3,300 mAh.

“Saat ini eranya social butterfly, yaitu bagaimana orang-orang menggunakan smartphone secara aktif untuk gaming dan multi-apps,” kata Aria.

“Kebutuhan RAM tidak lepas dari kebutuhan multitasking, dan ini menjadi kebutuhan yang ingin kita penuhi,” tambahnya.

Smartphone tersebut punya total tiga kamera. Dua kamera di belakang, dengan konfigurasi 13MP lensa utama dan 2MP lensa depth. Sementara kamera depan, beresolusi 5MP aperture f/2.2.

{Baca juga: Urusan Belanja via Smartphone, Masyakarat Indonesia Juaranya}

Aria mengklaim, konfigurasi kamera tersebut mampu memberikan hasil foto yang layak untuk diunggah di media sosial. Apalagi dengan memori internal yang besar, bisa menyimpan beragam foto dan video yang telah ditangkap oleh pengguna.

“Minimal, sudah tampil layak di media sosial,” ujarnya.

Advan G2 Pro mulai dijual per hari ini (15/08), dan memiliki dua pilihan warna, yaitu Glare Blue dan Grey. (FHP)

Anti-Android, Desainer Cantik Pilih Kencan dengan Apple Fanboy

0

Telko.id, Jakarta  – Perangkat buatan Apple, seperti iPhone, iPad, dll, dianggap bisa mengangkat gengsi para penggunanya. Itu sebabnya, para Apple Fanboy boleh berbangga, karena banyak wanita yang lebih tertarik dengan pengguna iPhone ketimbang pria yang memakai ponsel Android.

Ketika para Apple Fanboy saling mengirim pesan, akan muncul gelembung berwarna biru di perangkat. Namun, ketika mengirim pesan teks kepada pemilik non-iPhone, notifikasi muncul dengan warna berbeda.

Untuk para lajang, hal tersebut lebih dari sekadar estetika. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Brooklyn Katie McDonough. Desainer lepas itu secara terang-terangan hanya akan tertarik kepada pria yang menggunakan iPhone.

{Baca juga: Apes! Wanita Ini Beli iPhone Dapatnya Kentang Goreng}

McDonough, yang berusia 23 tahun, mengaku selama ini jarang berkirim SMS dengan pengguna ponsel Android. “Di Tinder, ketika bertukar nomor dengan seseorang, saya mengharapkan pesan yang terkirim berwarna biru,” terangnya.

Dengan kata lain, seperti dikutip Telko.id dari New York Post, Kamis (15/8/2019), ia hanya tertarik dengan lawan jenis yang memakai ponsel buatan Apple itu. Saat masih kuliah, pacarnya sempat beralih dari iPhone ke Android. Lalu, apa yang terjadi?

“Komunikasi menjadi sulit. Hubungan kami pun retak. Kami akhirnya memutuskan untuk berpisah. Hal tersebut membuktikan bahwa kekuatan cinta ternyata tidak bisa mengatasi perbedaan ponsel yang kami gunakan,” imbuh McDonough.

Beberapa waktu lalu, hasil survei sebuah perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat (AS) bernama Decluttr mengungkapkan fakta bahwa pengguna Android masih kalah jauh dari pemakai iPhone dalam hal keberuntungan asmara.

Survei yang dilakukan Decluttr diikuti oleh 1.502 orang jomblo atau belum memiliki pasangan di berbagai wilayah di AS. Sebanyak 70 persen jomblo di AS lebih memilih berkencan dengan pemilik iPhone dibanding pengguna Android.

Hasil survei Decluttr mengungkap pula fakta bahwa hampir dua dari lima orang jomblo menyatakan bahwa penggunaan ponsel memengaruhi kesan pertama ketika berkencan. Dalam poin ini, pemilik iPhone juga mengalahkan pengguna Android.

{Baca juga: Jomblo Lebih Suka Pengguna iPhone Ketimbang Android}

Tak cukup, survei memberi informasi menarik lain yang tidak hanya membahas soal “kharisma” penggemar iPhone dan Android. Menurut hasil riset, hanya 65 persen pengguna iPhone yang bersedia untuk kencan pertama dengan pemilik Android. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

Resmi Dirilis, Advan G2 Pro Punya RAM Besar dan Kamera Ganda

0

Telko.id, Jakarta – Advan G2 Pro resmi diluncurkan. Smartphone ini mengusung sejumlah keunggulan yang dibutuhkan oleh para pengguna smartphone entry-level, yaitu besaran RAM dan memori internal yang besar.

Menurut GM Marketing Advan, M. Aria Wahyudi, Advan G2 Pro menjadi smartphone yang cocok bagi pengguna dengan dana terbatas, tapi membutuhkan performa cukup mumpuni untuk menjalankan lebih dari satu tugas.

“Kebutuhan terpenting di smartphone yang dicari adalah RAM dan memori internal besar. Kebutuhan RAM pastinya tidak lepas dari urusan multitasking,” jelasnya, di acara peluncuran Advan G2 Pro, di Jakarta, Kamis (15/08/2019).

{Baca juga: Samsung Rilis Smartphone Sejutaan, Samsung Galaxy A10s}

Smartphone ini punya layar berukuran besar, tepatnya 6 inci beresolusi HD+ dan aspek rasio 18 : 9.

http://telset.id/

Di sektor dapur pacunya, G2 Pro ditopang oleh prosesor octa-core 1.6 GHz Spreadtrum, RAM 3GB, memori internal 32GB, baterai berkapasitas 3,300 mAh, serta sistem operasi berbasis Android Pie.

Meski masuk ke segmen entry-levelsmartphone ini total punya tiga kamera. Dua kamera belakang dengan konfigurasi 13MP lensa utama dan 2MP lensa depth, serta satu kamera depan dengan resolusi 5MP.

{Baca juga: Urusan Belanja via Smartphone, Masyakarat Indonesia Juaranya}

“Saat ini eranya social butterfly, yaitu bagaimana orang-orang menggunakan smartphone secara aktif untuk gaming dan multi-apps,” kata Aria.

Smartphone tidak lepas dari kehidupan sehari-hari, dan ini menawarkan kebutuhan yang dapat terpenuhi,” pungkasnya. (FHP)

Siap-Siap, Mulai Senin Depan Smartfren Trial 5G Di Marunda

0

Telko.id – beberapa waktu lalu, Smartfren memang sudah pernah woro-woro kalau akan melakukan uji coba jaringan 5G. Namun, belum ditentukan waktu tepatnya dan lokasinya. Akhirnya, semua itu terjawab sudah. Operator milik Sinar Mas Group ini akan melakukan trial jarinagn 5G nya pada Senin mendatang (19/08). Lokasinya akan berada dikawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Menurut VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo, beberapa waktu lalu, pihak nya memang sedang melakukan serangkaian persiapan untuk mengadopsi 5G. Ia menegaskan saat ini Smartfren sudah memasuki tahap pre 5G.

“Kami sudah siapkan platform. Kapanpun kami siap. Nanti juga kita trial. Artinya kami yakin, sehingga nanti kalau sudah saatnya penerapan nanti kami bisa jalankan 5G,” imbuhnya.

Teknologi tersebut diantaranya adalah keberadaan carrier aggregation (CA), small cell, Multi Input Multi Output Antenna (MIMO), Quadratur Amplitude Modulations (QAM), beam forming, hingga full duplex. Teknologi ini sudah disuntikkan ke jaringan 4G milik Smartfren.

“Teknologi ini sudah kami ‘suntikkan’ agar nanti ready ke 5G, tapi kami sebutnya pre 5G. Belum bisa menjadi 5G kalau teknologinya belum dipenuhi semua.  Tapi 4G sudah kami tingkatkan kecepatannya dengan fitur 5G yang kami pasang dalam teknologi 4G kami,” kata Munir.

Kendati demikian, ada satu fitur teknologi 5G yang belum diterapkan, yaitu Milimeter Wave 5G. Smartfren tengah menunggu keputusan regulasi yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terkait Milimeter Wave.

“Untuk 5G Milimeter Wave diatur lagi oleh Kemkominfo mengenai alokasi frekuensi. Spektrum 5G ini belum digunakan. Apakah kita harus bid lagi nanti kami tunggu keputusan pemerintah untuk alokasi 5G,” jelasnya. (Icha)