spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1079

7 Fitur yang Dinantikan dari Samsung Galaxy Note 10

0

Telko.id, Jakarta – Samsung Galaxy Note 10 segera diumumkan kehadirannya sebentar lagi. Smartphone itu akan melenggang secara resmi pada Kamis (08/08) dini hari nanti dalam acara “Galaxy Unpacked”, di Barclays Center, New York, Amerika Serikat.

Menjelang peluncurannya yang tinggal beberapa jam lagi, rasanya saat ini menjadi waktu yang tepat untuk merangkum seluruh rumor dan bocoran dari phablet penerus Note 9 itu yang beredar dalam beberapa bulan terakhir.

Sebab, cukup banyak rumor dan bocoran yang beredar soal smartphone flagship ini. Mulai dari desain, model, spesifikasi, kamera, dan lainnya.

Nah, karenanya dalam tulisan kali ini tim Telko.id akan merangkum 7 hal yang paling dinantikan dari Samsung Galaxy Note 10. Yuk simak!

Model 5G

Samsung biasanya hanya menghadirkan satu model Galaxy Note saja. Tapi di tahun ini, brand asal Korea Selatan itu akan membawa dua model Note 10, yaitu versi standar dan Note 10+.

Model reguler dan Note 10+ dilaporkan akan mengusung layar berukuran besar. Note 10 versi standar akan mengusung layar berukuran 6,28 inci. Sedangkan versi Note 10+, akan dibekali layar lebih besar, tepatnya 6,75 inci.

{Baca juga: Samsung Siapkan Empat Model Galaxy Note 10, Termasuk 5G}

Dengan ukuran layar tersebut, dipastikan smartphone tersebut akan menjadi smartphone dengan layar terbesar ketika dirilis. Sebagai perbandingan, Galaxy Note 9 memiliki layar 6,4 inci, Galaxy S9+ 6,2 inci, dan iPhone XS Max berukuran 6,5 inci.

Nah, masing-masing dari model tersebut memiliki versi yang mendukung teknologi jaringan 4G dan 5G. Khusus model 5G, Samsung memberikan nomor model SM-N971 dan SM-N976.

Jadi totalnya, kemungkinan akan ada empat model Galaxy Note 10, masing-masing varian LTE dan 5G.

Layar “Punch Hole”

Setelah trio Samsung Galaxy S10 yang menganut desain layar berlubang alias punch hole atau disebut sebagai Infinity-O, giliran Note 10 yang mengadopsi desain tersebut.

Akan tetapi, Samsung mengubah desain Infinity-O untuk Note 10 menjadi di tengah atas layar, bukan lagi di sudut atas layar seperti Galaxy S10.

{Baca juga: Bukan di Pinggir, “Tompel” Galaxy Note 10 Ada di Tengah}

Dilaporkan, jenis layar yang diusung Samsung untuk smartphone-nya berjenis Dynamic AMOLED dengan resolusi maksimum 1440 x 3040 piksel dan aspek rasio di atas 19 : 9.

Snapdragon 855+

Sebagai smartphone flagship terbaru, Samsung tentu akan memberikan dapur pacu yang maksimal untuk Samsung Galaxy Note 10. Rumornya sihsmartphone ini akan diotaki oleh dua jenis prosesor untuk pasar yang berbeda, yaitu Samsung Exynos 9825 dan Qualcomm Snapdragon 855 Plus.

Note 10 dengan Snapdragon 855 Plus akan ditanamkan Samsung pada smartphone yang dijual untuk pasar-pasar seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan. Sementara Exynos 9825, akan dipasarkan di negara lainnya, termasuk Indonesia.

{Baca juga: Jelang Peluncuran, Bocoran Spek Galaxy Note 10+ Terungkap}

Kedua prosesor ini merupakan SoC dengan performa tertinggi untuk saat ini. Snapdragon 855 Plus saja misalnya, yang resmi jadi prosesor terkencang bagi smartphone Android saat ini.

Prosesor ini punya performa CPU dan GPU yang jauh lebih kencang dari Snapdragon 855. Clock-speed CPU Kryo 485 di Snapdragon 855 Plus naik menjadi 2.96 GHz dari 2.84 GHz. Sementara untuk GPU, Qualcomm mengklaim bahwa Adreno 640 di prosesor ini memberikan performa 15% lebih kencang daripada GPU Adreno 640 di Snapdragon 855 “standar”.

RAM 12GB DDR5

Samsung Galaxy Note 10

Samsung Galaxy Note 10 juga RAM hingga 12GB dan ROM 256GB atau 512GB UFS 3.0 yang bisa diperluas menggunakan microSD. Yang wajib diapresiasi adalah, RAM 12GB di Note 10 berjenis DDR5 dengan konfigurasi 8 modul DRAM 12 Gb (Gigabit) LPDDR5.

Hal ini bisa dipastikan setelah Samsung mengumumkan telah memulai produksi massal chip mobile DRAM 12 Gb (Gigabit) LPDDR5 pertama yang sudah dioptimalkan untuk mengaktifkan teknologi 5G dan AI di smartphone.

{Baca juga: Edan! Samsung Galaxy Note 10 Punya RAM 12GB DDR5}

RAM ini diklaim lebih kencang 30% (5500 Mb/s) dibandingkan 12Gb LPDDR4X (4266 Mb/s). Note 10 bergabung dengan jajaran smartphone flagship RAM 12GB, seperti OnePlus 7 Pro, Samsung Galaxy S10+, dan Xiaomi Black Shark 2. Akan tetapi, ketiga smartphone ini hanya punya RAM LPDDR4X, bukan LPDDR5.

Fast Charging 45W

Sisi baterai juga ditingkatkan kemampuannya pada Note 10. Versi standar akan ditopang oleh baterai berkapasitas 3,500 mAh dengan fast charging 25W, sementara versi Note 10+ punya baterai 4,300 mAh dengan fast charging 45W. Keduanya juga mendukung wireless charging dengan kecepatan 20W.

Apabila membandingkan fast charging Note 10+ dengan Galaxy Note 9, maka kecepatannya mencapai 3 kali lipat dari Note 9 yang hanya mengadopsi fast charging 15W untuk mengisi daya baterainya yang berkapasitas 4,000 mAh.

{Baca juga: Fast Charging Galaxy Note 10 Lebih Cepat dari P30 Pro}

Apabila dibandingkan dengan fast charging dari smartphone seperti Huawei P30 Pro, kecepatan Note 10 pun lebih cepat. Sebab, jagoan Huawei ini hanya mengusung teknologi 40W untuk mengisi baterainya yang berkapasitas 4,200 mAh.

Empat Kamera

Kedua model Galaxy Note 10 akan mengusung tiga konfigurasi kamera belakang yang sama, yaitu 12MP lensa utama, 16MP lensa ultra-wide, dan 12MP lensa telephoto. Tapi, khusus Note10+, Samsung menambahkan satu lensa tambahan berupa Time of Flight (ToF).

Tidak cuma itu, lensa utama Note 10 dikabarkan bahkan punya tiga kombinasi aperture yang berbeda, masing-masing adalah f/1.5, f/1.8, dan f/2.4.

Gesture Control S Pen

Samsung Galaxy Note 10
Foto: Wccftech

Samsung dikabarkan akan menambahkan berbagai peningkatan di S Pen untuk Samsung Galaxy Note 10. Salah satu peningkatan yang disematkan adalah, gesture control yang mempermudah navigasi pengguna tanpa menyentuh smartphone.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Peningkatan kemampuan pada S Pen terus dilakukan Samsung sejak Note 9. Asal tahu saja, S Pen di Note 9 bisa memungkinkan pengguna untuk mengontrol smartphone dari jarak jauh berkat teknologi Bluetooth hemat daya di dalamnya.

Itu dia 7 fitur penting yang dinantikan pada Samsung Galaxy Note 10 saat diresmikan nanti. Semoga saja, fitur-fitur tersebut menjadi kenyataan. Well, kita tunggu saja kehadirannya. (FHP)

Trio iPhone Terbaru Rilis 10 September 2019?

0

Telko.id, Jakarta  – Setiap tahun, Apple selalu menyiapkan sesuatu yang menarik untuk membuat orang-orang penasaran tentang iPhone keluaran tahun ini. Hal serupa juga berlaku untuk tahun ini, trio iPhone terbaru katanya akan meluncur pada 10 September mendatang dengan mengusung fitur-fitur baru.

Dengan penjualan iPhone turun 12 persen pada kuartal ketiga fiskal, laba Apple diperkirakan akan turun menjadi USD 9,6 miliar atau Rp 137 triliun. Pengguna cenderung berganti ke ponsel Android.

{Baca juga: iPhone 2019 Didukung Apple Pencil?}

Melihat fakta tersebut, Apple perlu memastikan bahwa iPhone 11, iPhone 11R, dan iPhone 11 Max tampil menarik guna memikat pelanggan baru atau membuat pelanggan eksisting memperbarui.

Jadi, kapan Apple akan mengumumkan iPhone 2019? Apple belum mengirim undangan apapun. Namun, menilik tradisi, Apple kemungkinan akan merilisnya pada 10 September 2019 mendatang.

Namun, seperti dikutip Telko.id dari CNET, Rabu (7/8/2019), tanggal itu hanyalah prediksi yang paling mungkin. Apple sendiri belum memberi konfirmasi mengenai waktu peluncuran iPhone 2019.

Selama tujuh tahun terakhir, Apple mengumumkan iPhone pada awal pekan pertama September. Seperti pada 2015 dan 2016, Apple mengumumkan iPhone baru hanya dua hari setelah Hari Buruh.

Tahun ini, Hari Buruh jaruh pada 2 September 2019. Sesuai dengan pola itu, Apple kemungkinan akan mengumumkan iPhone baru pada Selasa atau Rabu, tepatnya 10 atau 11 September 2019.

{Baca juga: iPhone 2020 Bakal Usung Layar 120Hz seperti iPad Pro?}

Namun, banyak yang meyakini Apple akan mengumumkan trio iPhone 2019 pada 10 September 2019 dengan preorder pada 13 September 2019 dan pengiriman mulai 20 September 2019. [SN/HBS]

Sumber: CNET

Penembakan Massal AS, Trump: Gara-gara Medsos dan Game

0

Telko.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump angkat suara terkait insiden dua penembakan massal pada akhir pekan lalu di AS. Menurutnya, peristiwa yang menewaskan lebih dari 30 orang itu merupakan dampak buruk media sosial dan video game.

Dilansir Gamespot, seperti dikutip Telko.id, Rabu (07/08/2019), insiden berdarah tersebut juga merupakan sebuah representasi dari penyakit mental. Selain media sosial, video game juga turut memengaruhi pelaku dalam melakukan tindakan keji.

“Kita harus menghentikan kekerasan. Stop budaya bermain video game yang mengerikan. Hari ini, terlalu mudah bagi kaum muda yang bermasalah untuk masuk ke hal-hal berbau kekerasan. Kita harus menghentikan atau menguranginya,” tegas Trump.

Badan industri Asosiasi Perangkat Lunak Hiburan telah membantah klaim bahwa video game berkontribusi terhadap aksi kekerasan di dunia nyata. “Menurut studi ilmiah, tidak ada korelasi antara video game dan kekerasan,” kata sang juru bicara.

Organisasi itu melanjutkan, lebih dari 165 juta orang AS menikmati video game. Dan, miliaran orang bermain video game di seluruh dunia. Di negara lain, di mana video game kerap dimainkan, tidak ada peristiwa kekerasan tragis seperti yang terjadi di AS.

Penembakan di El Paso, Texas, dan Dayton, Ohio, terjadi dalam kurun waktu tak sampai 24 jam pada akhir pekan lalu. Insiden menewaskan 31 orang. Sebelum serangan  di toko Walmart, penembak di Texas bernama Patrick Crusius sempat menuliskan sesuatu.

Kasus tersebut menambah daftar panjang penembakan massal di AS. Kasus serupa berkali-kali terjadi di tempat umum. Ratusan warga sipil, termasuk anak-anak, tewas akibat kebrutalan para pelaku. (SN/FHP)

Sumber: Gamespot

Bos Softbank Gak Sengaja Ungkap Tanggal Rilis iPhone 11

0

Telko.id, Jakarta – Apple memang masih bungkam soal kapan peluncuran iPhone 11. Akan tetapi, jadwal peluncuran suksesor iPhone XS itu akhirnya terungkap, setelah Presiden Softbank Mobile, Ken Miyauchi keceplosan saat menyampaikan laporan pendapatan kuartal.

Ia tidak sengaja membeberkan rincian peluncuran iPhone 11 ketika ia menanggapi pertanyaan dari jurnalis tentang aturan telekomunikasi baru yang berlaku pada 1 Oktober mendatang.

Dalam penjelasannya, Miyauchi mengatakan bahwa aturan baru itu akan mewajibkan operator di Jepang untuk membagi biaya data dari harga perangkat dalam perjanjian dengan pelanggan.

{Baca juga: iPhone 2019 Didukung Apple Pencil?}

Namun, ia belum bisa memastikan bagaimana pihaknya akan menangani peluncuran iPhone terbaru, mengingat smartphone itu akan rilis 10 hari sebelum aturan tersebut diberlakukan.

Jika dihitung, maka iPhone 11 akan dirilis pada tanggal 20 atau 21 September mendatang. Kisaran tanggal tersebut memang menjadi favorit Apple untuk memperkenalkan iPhone terbaru, seperti iPhone XS dan XS Max.

Dilansir dari GSMArena, Rabu (07/08/2019), rupanya ia langsung menyadari kalau dirinya telah keceplosan soal peluncuran iPhone 11. Miyauchi pun dengan cepat mencoba menutupinya dengan mengatakan tidak ada yang tahu kapan iPhone terbaru diperkenalkan.

“Tidak ada yang tahu kapan iPhone akan diluncurkan,” katanya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Sebelumnya dikabarkan, Apple Apple tampaknya akan menghadirkan Apple Pencil untuk iPhone 2019. Rumor ini menjawab pertanyaan pengguna yang bertanya-tanya, apakah iPhone bakal mendukung aksesoris tersebut atau tidak.

Menurut publikasi, mengutip laporan Citi Research, analis perusahaan menyatakan bahwa dukungan stylus segera tiba untuk iPhone. Jika benar, keputusan Apple menghadirkannya ke iPhone cukup tepat. (FHP)

Sumber: GSMArena

Sah! Realme 5 jadi Smartphone Pertama dengan Kamera 64MP

0

Telko.id, Jakarta – Realme dilaporkan segera merilis smartphone dengan kamera 64MP pertama di dunia dalam waktu dekat. Akan tetapi, nama dari smartphone dengan resolusi kamera besar itu masih misterius, sampai ketika bos Realme, Madhav Sheth memberikan kode dengan mengubah nama Twitter-nya menjadi “Madhav ‘5’ Quad”.

Kode “5 Quad” yang disematkan Sheth pada nama Twitter-nya seolah mengkonfirmasikan bahwa smartphone dengan kamera 64MP yang bakal dirilis akan bernama Realme 5.

Ini bukan pertama kalinya Sheth mempromosikan smartphone Realme yang akan datang melalui “kode” di Twitter.

{Baca juga: Realme Segera Luncurkan Smartphone Kamera 64MP, Catat Tanggalnya!}

Sebelumnya, ia juga sempat mengubah nama Twitter-nya menjadi “Madhav X” untuk mempromosikan Realme X sebelum smartphone tersebut melenggang secara resmi.

Realme 5 sendiri akan diperkenalkan pada 8 Agustus di India, dan 15 Agustus mendatang di China. Seperti dilansir Telko.id dari Gizchina, Rabu (07/08/2019), itu dipastikan lewat teaser yang diunggah Realme baru-baru ini.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Realme Terbaru}

Dalam teaser-nya juga, Realme memastikan bahwa smartphone barunya punya empat kamera belakang, dengan lensa utama beresolusi 64MP dengan sensor Samsung ISOCELL Bright GW1.

Sensor ini punya ukuran piksel 1/1.72, dan berkemampuan untuk menangkap foto jernih di kondisi low-light. Sensor tersebut juga mengadopsi teknologi Tetracell, yang artinya hasil kamera akan dimampatkan atau dipadatkan menjadi 16MP. Nantinya, setiap foto yang ditangkap bisa disertakan watermark khas, yaitu “64MP AI Quad Camera”. (FHP)

Sumber: Gizchina

Hands-on Oppo K3: Smartphone Menengah Bertampang Premium

0

Telko.id, Jakarta – Oppo hari ini (07/08) akan merilis smartphone menengah terbarunya, yaitu Oppo K3. Sebelum smartphone ini melenggang secara resmi, tim Telko.id berkesempatan untuk mencoba seri perdana dari lini K Series di Indonesia itu.

Maka dari itu, kami sekarang akan memberikan ulasan singkat smartphone ini lewat hands-on Oppo K3. Dalam tulisan ini, kami akan sedikit membahas soal desain, spesifikasi, dan juga kameranya. Yuk simak!

Desain

Oppo K3 bisa dibilang mengusung desain yang premium, layaknya Reno Series. Bagian depan misalnya, smartphone ini dikemas dengan desain memanjang, dan memiliki layar berukuran 6,5 inci berjenis OLED dengan resolusi Full HD+.

Karena layarnya berjenis OLED, Oppo K3 pun disematkan teknologi keamanan berbasis biometrik pada layarnya. Ya, smartphone ini punya teknologi in-display fingerprint dengan respon yang cepat.

{Baca juga: Mengenal Teknologi 10x Hybrid Zoom di Reno 10x Zoom}

K3 mengadopsi desain full screen, yang disebut Oppo sebagai Panoramic OLED Screen. Desain tersebut membebaskan layar smartphone dari notch alias poni atau punch hole yang “cukup mengganggu” tampilan layar.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}

Smartphone ini punya kamera pop-up mekanis. Tapi, kamera itu tidak mirip dengan Pivot Rising Camera milik Reno Series, melainkan mirip dengan Oppo F11 Pro. Meski begitu, sentuhan kamera pop-up di smartphone tersebut tampak lebih premium dan berbeda.

Ke bagian belakang, K3 menganut desain simetris ala Reno Series. Posisi kamera ganda, LED Flash, sampai logo Oppo ditempatkan di bagian tengah body. Warnanya juga cenderung premium dengan dua pilihan warna, yaitu Jade Black dan Pearl White yang melapisi body-nya yang berbahan dasar kaca.

Spesifikasi

Oppo K3 ditopang oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 710, RAM 6GB, ROM 64GB, baterai berkapasitas 3,765 mAh, dan sistem operasai ColorOS 6 berbasis Android Pie. Seperti Reno Series, baterai smartphone ini telah mendapatkan dukungan fast charging VOOC Flash Charge 3.0.

Sektor kameranya, smartphone tersebut punya dua kamera di bagian belakang dengan resolusi 16MP aperture f/1.7 dan 2MP lensa depth aperture f/2.4. Kedua kamera itu sudah disematkan fitur-fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama Ultra Night Mode 2.0 sampai Artistic Portrait Mode.

 

Sedangkan kamera depannya, 16MP aperture f/2.0 yang didukung dengan fitur Portrait Mode 2.0 dan juga AI Beauty. Kami sempat mencoba kameranya, dan berikut beberapa hasilnya:

Foto-foto Oppo K3

(FHP)

Saatnya Berganti ke realme X, Sang Juara di Harga Rp 3 jutaan

0

Telko.id, Jakarta – Terbukanya pasar global membuat manufaktur-manufaktur asing dan lokal berkompetisi untuk bisa menarik hati para penikmat teknologi dengan inovasi-inovasi terbaru di Indonesia, salah satunya adalah realme. Brand Tiongkok itu telah memperkenalkan smartphone barunya yang bernama realme X. Ponsel kasta tertinggi mereka saat ini yang dilengkapi dengan desain, spesifikasi, dan fitur terkini.

Dijual mulai harga Rp3,499 juta hingga Rp3,999 juta, realme X memiliki pesaing dalam jumlah besar. Rentang harga yang menjadi arena tempur sengit, sebab menjadi ajang para manufaktur untuk bisa menyeimbangkan apa saja yang bisa diberikan ke pasar. Tentunya dengan catatan banderolan harga kompetitif.

Oleh karena itu realme menawarkan desain inovatif sebagai langkah awal pemikat agar pengguna gadget di Indonesia beralih ke realme X. Desain ponsel ini bersih baik dari sisi layar dan bodi. Bukan hanya karena pilihan warna Polar White sebagai alternatif dari warna Space Blue. Namun realme X berdesain bersih di bagian depan karena hilangnya kamera depan dan untuk bagian belakang hilangnya sensor sidik jari. Bukannya tidak ada, melainkan realme secara pintar menyembunyikan keduanya.

Kamera depan realme X tersimpan di balik layar alias mengusung desain pop-up, sebuah desain yang belum banyak diadopsi kompetitornya saat ini. Modul kamera akan muncul ke atas dari bagian tengah ponsel ketika digunakan dan disembunyikan kembali setelah selesai digunakan. Pergerakannya cepat, di bawah satu detik saja, dan daya tahannya bahkan diklaim bisa tetap berfungsi normal hingga 10 tahun penggunaan.

Sensor sidik jari kini turut bersembunyi di dalam layar atau canggihnya disebut in-display fingerprint, kaidah yang mulai diterapkan produk kelas atas. Karena menggunakan panel Super AMOLED, maka layar realme X bisa mengizinkan sensor membaca sidik jari pengguna yang terdaftar. Tidak perlu ragu akan performanya, sensor in-display fingerprint realme X mampu membaca sidik jari secara cepat dan akurat, sehingga waktu pengguna tidak akan terbuang hanya untuk membuka kunci layar.

Berbicara spesifikasi, realme dikenal bukan perusahaan yang pelit memberikan pengalaman berponsel. Dibuktikan kembali di realme X dengan jenis chipset bertenaga dan kapasitas memori besar. Menjamin kegiatan apapun bisa dilakukan dengan maksimal bebas kendala atau lag. Belum lagi kamera belakang 48MP yang bisa diajak mengabadikan momen kapan saja di mana saja. Mau diajak berfoto terang atau gelap, sensor kelas flagship yang digunakannya bisa menghasilkan foto dengan kualitas maksimal.

Belum lengkap jika keunggulan di atas tidak dibarengi dengan kekayaan fitur yang dimiliki. Berjalan di Android Pie berbalut Color OS, maka bisa diduga tersedia beragam fitur yang bisa membantu para pengguna mendapatkan pengalaman terbaik dalam sebuah smartphone. Salah satunya bagi pecinta gaming, ada mode khusus bagi mereka untuk memudahkan membagi pencapaian dalam game ke media sosial atau menonaktifkan notifikasi yang masuk secara sementara agar permainan tetap berjalan bebas gangguan.

Dari beberapa keunggulannya di atas, terlihat bahwa realme X membuktikan diri sebagai kandidat juara dalam pasar smartphone. Hal ini karena realme berani membawa beragam inovasi dari pengadaptasian desain mutakhir, sensor keamanan canggih sekaligus nyaman digunakan, dan banyak tambahan fitur tambahan tanpa mengorbankan performa. Realme X patut dipertimbangkan bagi konsumen yang sedang mencari smartphone terkini dalam balutan harga pantas.

Realme X sudah bisa dipesan saat ini di platform e-commerce Shopee dalam perhelatan Shopee Brand Day. Dalan kesempatan itu realme X disediakan dalam dua varian kapasitas memori yaitu 4GB+128GB dan 8GB+128GB. Performa kelas atas dengan harga terjangkau sudah menjadi ramuan ampuh untuk membuat pengguna gadget di Tanah Air berpaling ke realme X. Jadi segera miliki realme X ponsel juara di kelas menengah sekarang sebelum kehabisan. [ADV]

Gandeng Ciayo, Huion Perkenalkan “Tablet Kreatif”

0

Telko.id, Jakarta – Huion Animation Technology bekerja sama dengan Ciayo merilis Tablet HS64 Special Edition dengan karakter bernama Chips & Co. Kerjasama tersebut menghasilkan tablet kreatif yang diklaim cocok bagi pengguna yang ingin membuat konten visual lewat smartphone.

Menurut Sales and Marketing PT Bintang Indah Cemerlang selaku distributor Huion, Bara Adhyaksa Huion HS64 merupakan tablet kreatif pertama yang bisa disambung melalui kabel data ke smartphone yang mengusung sistem operasi Android.

“Lewat tablet ini pengguna awam dapat memulai menggambar digital tanpa perlu komputer dan laptop,” kata Bara di Jakarta Selasa (06/08/2019)

Tampilannya pun sangat unik. Dengan adanya karakter Chips & Co merupakan sosok animasi asli Indonesia membuat tablet ini bisa mendukung kreatifitas penggunanya.

{Baca juga: Samsung Galaxy Tab S5e Masuk Indonesia, Tebalnya Setara “5 KTP”}

Untuk spesifikasinya, Huion HS64 memiliki luas sekitar 6.3 x 4 inci dan pen pressure levels mencapai 8192 poin. Tablet ini bisa terhubung dengan sistem komputer dan smartphone minimal OS Windows 7, macOS 10.12 dan Android 6.0.

Dengan adanya karakter Chips & Co merupakan sosok animasi asli Indonesia Menurut Bara tablet ini juga bisa digunakan untuk kalangan profesional yang ingin bekerja lewat smartphone.

“Begitupun untuk profesional yang terbiasa menggunakan komputer. Tablet ini menjadi pilihan yang sangat berguna karena mereka dapat bekerja dimana saja hanya dengan menggunakan Huion HS64 dan telepon genggam mereka,” tambah Bara.

Pada kesempatan tersebut Huion juga memperkenalkan Huion Kamvas Pro 16 inci dan Huion Kamvas Pro 22 Inci. Produk tersebut memiliki tingkat kecerahan warna 120% SGRB dengan pen pressure level sebesar 8192. Berbeda dengan HS64, Kamvas Pro 16 inci dan 22 inci memiliki tombol pintas sebanyak 6 tombol dan 10 tombol.

{Baca juga: Samsung Galaxy Tab S5e, Tablet Pertama dengan Bixby 2.0}

“Dua tablet ini cocok digunakan bagi pekerja studio karena bisa dikoneksikan lewat laptop,” kata Bara.

Ciayo sendiri merupakan perusahaan kreatif berbasis teknologo dalam bidang pembuatan konten dan manajemen Intellectual Property (IP) dan salah satu karyanya adalah komik Chips & Co. [NM/HBS]

Cocok untuk Bikin Konten Visual, Segini Harga Huion HS64

0

Telko.id, Jakarta – Huion Animation Technology dan Ciayo resmi merilis Huion HS64 Special Edition. Tablet dengan karakter Chips & Co ini dibandrol dengan harga yang terjangkau. Berapa harganya?

Menurut Sales and Marketing PT. Bintang Indah Cemerlang, Bara Adhyaksa Huion HS64 Special Edition menyasar pengguna smartphone yang ingin membuat konten visual di ponsel mereka.

“Jadi dengan harga Rp 799.000, targetnya itu adalah pemula yang memiliki smartphone mobile,” kata Bara di Jakarta, Selasa (06/08/2019).

{Baca juga: Gandeng Ciayo, Huion Perkenalkan “Tablet Kreatif”}

Walaupun begitu Huion HS64 Special Edition juga bisa diperuntukan bagi ahli desain professional yang ingin melakukan aktifitas kerja di smartphone. “HS64 menjadi pilihan yang sangat berguna dimana mereka kini bisa bekerja dimana saja hanya dengan menggunakan Huion HS64 dan telepon genggam mereka,” tambah Bara.

Sedangkan Huion Kamvas Pro 16 dan Huion Kamvas Pro 22 memiliki harga yang jauh berbeda dengan Huion HS64 Special Edition. Tablet tersebut dibandrol dengan harga Rp 6.999.000 dan Rp 16.250.000 dan ditujukan untuk kalangan profesional.

“Segmennya adalah middle dan profesional karena bisa digunakan di meja studio,” kata Bara.

Ketiga tipe ini sudah bisa didapatkan di seluruh jaringan penjual resmi Huion seluruh Indonesia. Selain itu Bara berharap jika konsumen membeli produk Huion di toko resmi bisa mendapatkan garansi 1 tahun dari PT. Bintang Indah Cemerlang selaku distributor.

Sebelumnya Huion dan Ciayo merilis Tablet HS64 Special Edition dengan karakter bernama Chips & Co. Kerjasama tersebut menghasilkan tablet yang membantu masyarakat yang ingin membuat konten visual lewat smartphone.

{Baca juga: Samsung Galaxy Tab S5e Masuk Indonesia, Tebalnya Setara “5 KTP”}

Tampilannya pun sangat unik. Dengan adanya karakter Chips & Co merupakan sosok animasi asli Indonesia membuat tablet ini bisa mendukung kreatifitas penggunanya.

Untuk spesifikasinya, Huion HS64 memiliki luas sekitar 6.3 x 4 inci dan pen pressure levels mencapai 8192 poin. Tablet ini bisa terhubung dengan sistem komputer dan smartphone minimal OS Windows 7, macOS 10.12 dan Android 6.0. [NM/HBS]

Jepang Uji Coba Penerbangan Mobil Terbang

0

Telko.id, Jakarta- Perusahaan elektronik Jepang, NEC Corp pada hari Senin (5/8/2019) memamerkan “flying car” atau mobil terbang, sebuah mesin berukuran besar menyerupai drone dengan empat baling-baling yang melayang, selama sekitar satu menit.

Penerbangan uji coba yang mencapai ketinggian 3 meter (10 kaki) dilakukan di sebuah ‘kurungan raksasa’, sebagai tindakan pencegahan keamanan, di fasilitas NEC di pinggiran Tokyo.

Sebelum dilakukan uji coba, para teknisi melakukan persiapan seperti pemeriksaan berulang pada mesin. Sejumlah wartawan juga diminita mengenakan helm pada saat demonstrasi singkat.

{Baca juga: Jepang Gandeng 21 Perusahaan Garap Mobil Terbang}

Pemerintah Jepang berada di belakang proyek mobil terbang ini, dengan tujuan agar manusia mulai dapat terbang di sekitar Jepang pada 2030.

Salah satu bentuk dukung pemerintah Jepang dalam proyek ini adalah membangun tempat uji coba yang dibangun di daerah yang hancur akibat tsunami 2011, gempa bumi dan bencana nuklir di Fukushima di timur laut Jepang.

Mie, sebuah prefektur di Jepang yang sering digunakan sebagai area peristirahatan para selebriti Hollywood, juga berharap dapat menggunakan mobil terbang ini kelak untuk menghubungkan berbagai pulau.

Proyek serupa bermunculan di seluruh dunia, seperti Uber Air dari AS.

Sebelumnya, mobil terbang milik startup Jepang Cartivator jatuh pada saat demonstrasi tahun 2017. Kepala eksekutif kartivator Tomohiro Fukuzawa, yang menghadiri demonstrasi pada Senin (5/8/2019), mengatakan mesin mereka kini juga dapat terbang lebih lama.

NEC adalah satu di antara sekitar 80 perusahaan sponsor untuk mobil terbang Cartivator, yang juga termasuk perusahaan grup Toyota Motor Corp dan perusahaan video game Bandai Namco Holdings.

Tujuannya proyek ini adalah untuk menghasilkan penerbangan yang mulus  seperti dalam film Back To The Future, meskipun rintangan besar tetap ada seperti usia baterai, kebutuhan akan peraturan dan masalah keamanan.

Pejabat NEC mengatakan, mobil terbang mereka dirancang untuk penerbangan tak berawak, perjalanan ruang angkasa dan keamanan siber.

Mobik terbang ini biasa disebut “electric vertical takeoff and landing” atau  EVtol. Mobil terbang yang didefinisikan sebagai pesawat  listrik, atau listrik hibrida, dengan kemampuan mengemudi tanpa awak, serta dapat mendarat dan lepas landas secara vertikal.

Selama ini semua konsep mobil terbang, menyerupai drone berukuran cukup besar untuk menampung manusia, dan diharapkan lebih baik daripada helikopter.

Helikopter mahal untuk dirawat, berisik untuk terbang dan membutuhkan pilot terlatih. Mobil terbang juga disebut-sebut sebagai alat yang sangat dibutuhkan pada saat terjadi bencana.

{Baca juga: Penampakan Mobil Terbang Uber di Ajang CES 2018}

Perusahaan trabsportasi AS, Uber, merencanakan penerbangan demonstrasi pada tahun 2020 dan mulai melakukan operasi komersial pada 2023. Mereka telah memilih Dallas, Los Angeles, dan Melbourne sebagai kota pertama yang akan melayani Uber Air.

Selain Amerika, Dubai kini juga agresif dalam mengejar mobil terbang. Para pejabat Jepang mengatakan Jepang memiliki peluang bagus untuk muncul sebagai pelopor dunia karena di Jepang, pemerintah dan sektor swasta  bekerja sama secara erat. [BA/HBS]

Sumber: thestar