spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1072

iPhone XR 2 Jadi “Bintang” Acara Apple di 10 September?

0

Telko.id, Jakarta – Berdasarkan laporan yang masuk pada awal tahun ini, kehadiran iPhone XR mendapat sambutan positif dari pengguna. Pada tahun ini, Apple sudah menyiapkan iPhone XR 2, yang diperkirakan akan menjadi bintang di acara peluncuran pada 10 September 2019 mendatang

Popularitas iPhone XR mengalahkan dua saudara kandung, iPhone XS dan iPhone XS Max, yang berharga lebih mahal. Fakta itu tak mengejutkan mengingat harga iPhone sudah tak wajar.

{Baca juga: Tahun Ini, iPhone XR Terbaru Punya Dua Kamera Canggih}

Para pengguna di seluruh dunia menjadikan smartphone ini sebagai alternatif lebih menarik untuk dibeli. Toh, pengguna kini takpeduli dengan promosi yang ditawarkan melalui iklan.

Demikian pula dengan kabar mengenai undangan acara yang bakal dihelat oleh Apple pada tahun ini. Ya, Apple telah mengirim undangan untuk acara  pada 10 September 2019 mendatang.

Undangan tersebut, dikutip Telko.id dari Ubergizmo, Jumat (30/8/2019), berdesain sangat berwarna. Ada spekulasi bahwa acara itu adalah perkenalan opsi warna baru iPhone XR 2.

Sebuah rumor sebelumnya menyatakan bahwa iPhone XR 2 akan datang dalam warna hijau dan lavender baru. Dua warna tersebut ditampilkan dalam undangan yang disebar oleh Apple.

Cukup menarik kalau Apple akan menjadikan iPhone XR 2 sebagai “bintang” acara. Namun, Apple tetap harus sadar bahwa pelanggan lebih suka iPhone XR daripada handset unggulan.

{Baca juga: iPhone 2019 Didukung Apple Pencil?}

Bisa jadi, iPhone XR keluaran tahun ini lebih menarik karena masih akan menggunakan layar LCD. Tapi, kamera iPhone XR baru bakal ganda dengan peningkatan pengaturan kamera tunggal. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Setelah Alibaba dan Alphabet, Giliran Amazon Investasi di Gojek?

0

Telko.id, Jakarta Gojek dilaporkan akan mendapatkan suntikan dana dari Amazon. Dikabarkan, perusahaan besutan Nadiem Makarim itu sedang menjalin pembicaraan awal terkait investasi dari Amazon.

Dikutip Telko.id dari Reuters, Jumat (30/08/2019), informasi ini berasal dari sumber internal. Disebutkan, bahwa Amazon berminat untuk memberikan suntikan dana dalam bentuk pembelian saham Gojek.

Sayangnya, belum diketahui berapa jumlah dana yang diberikan Amazon terhadap perusahaan dengan logo Solv tersebut. Apalagi hingga kini, baik Gojek maupun Amazon belum memberikan komentar terkait isu tersebut.

Perlu diketahui, jika awal tahun ini Amazon membeli saham perusahaan pengiriman makanan online Deliveroo agar dapat bersaing dengan Uber Eats. Gojek sendiri memiliki banyak investor dari perusahaan teknologi global, seperti Alphabet Inc, Alibaba Group Holdings Inc, Tencent Holdings dan Visa Inc.

{Baca juga: Perjuangan Go-Jek dari Call Center Menjadi Perusahaan Decacorn}

Gojek merupakan perusahaan decacorn atau perusahaan dengan valuasi mencapai USD 10 miliar atau Rp 141,6 triliun. Kabar Gojek decacorn ini dilaporkan oleh lembara riset CB Insights dalam The Global Unicorn Club pada April lalu.

Dalam situs resmi CB Insights, valuasi Gojek telah menembus USD 10 miliar dan menduduki peringkat 19 secara global. Meningkatnya valuasi Gojek sejatinya tidak terlepas dari masifnya injeksi modal yang masuk ke perusahaan ini.

Sejak tahun 2014, mereka terus menghimpun dana dari luar negeri maupun dalam negeri. Seperti Google, Tencent Holdings, Temasek Holdings, Astra International dan Meituan Dianping.

{Baca juga: Selamat! Gojek Naik Kelas Menjadi Decacorn}

Terakhir pada 2018, Gojek berhasil memperoleh dana hingga USD 1,5 miliar atau Rp 21,2 triliun dari sejumlah investor, dan di awal tahun ini juga berhasil meraup dana USD 1 miliar atau Rp 14,1 triliun. Dengan dana tersebut, mereka akhirnya melakukan ekspansi pasar di sejumlah negara di Asia Tenggara. (NM/FHP)

Sumber: Reuters

CEO Mozilla Chris Beard Hengkang Akhir Tahun Ini

0

Telko.id, Jakarta Chris Beard akan mengundurkan diri sebagai CEO Mozilla Corporation akhir tahun ini. Beard yang telah berkarir di Mozilla sejak tahun 2004 ini memutuskan untuk pergi dari perusahaan tersebut.

Dilansir Telko.id dari Tech Crunch pada Jumat (30/08/2019) Beard diangkat sebagai CEO Mozilla pada bulan April 2014 dengan status sementara menggantikan Brendan Eich. Namun pada bulan Juli 2014, perusahaan pun memutuskan untuk mengangkat secara tetap Beard sebagai CEO Mozilla Corporation.

Dibawah kepemimpinannya Mozilla telah mengalami pertumbuhan dan mampu bersaing dengan Google dan Apple. Selain itu Beard menilai jika dirinya mampu membangun kekuatan finansial di perusahaan tersebut.

{Baca juga: Mozilla Rilis Logo Baru Firefox, Rubahnya Hilang?}

“Hari ini produk kami, teknologi dan upaya kebijakan lebih kuat dan lebih bergema di pasar daripada sebelumnya, dan kami telah membangun kemampuan organisasi baru dan kekuatan finansial untuk mendorong pekerjaan kami,” kata Beard pada sebuah blog.

“kami siap memanfaatkan peluang luar biasa dan tantangan ke depan untuk memastikan kami melakukan lebih banyak lagi untuk membuat orang mengendalikan kehidupan mereka yang terhubung dan membentuk masa depan. internet untuk kepentingan umum,” tambahnya.

Sayangnya karir Beard di Mozilla akan berakhir tahun ini. Untuk mengisi kekosongan tersebut Executive Chair Mitchell Baker akan ditunjuk sebagai CEO sementara hingga Mozilla menadapatkan pengganti yang tepat.

{Baca juga: Mozilla Perbarui Kemampuan dan Logo Baru Firefox}

“Salah satu pencapaian masa jabatan Chris adalah kekuatan dan kedalaman Mozilla Corporation saat ini. Tim itu kuat. Organisasi kami kuat, dan masa depan kami penuh peluang, ”kata Baker.

“Saya pribadi tetap fokus pada Mozilla. Saya akan berada di sini selama masa Chris, dan saya akan berada di sini setelah masa jabatannya berakhir,” tutup Baker. [NM/HBS]

Sumber: Tech Crunch

Peneliti Kembangkan Robot Seukuran Benang, Seperti apa?

0

Telko.id, Jakarta – Perkembangan teknologi terus memberikan inovasi ke dunia kesehatan. Baru-baru peneliti mengembangkan robot seukuran benang yang bisa masuk ke pembuluh darah manusia, seperti apa?

Dilansir Telko.id dari Ubergizmo pada Jumat (30/08/2019) robot ini dibuat oleh peneliti dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat.

Robot ini sangat tipis sehingga mirip sebuah benang. Robot ini dapat digunakan sebagai pengganti metode bedah otak terbuka, karena dapat mengantarkan obat untuk mengobati stroke atau aneurisma otak.

{Baca juga: Biar Gak Jatuh, Peneliti Ciptakan Ekor Robot untuk Lansia}

Mereka terbuat dari paduan nikel-titanium yang lentur dan kenyal sehingga bisa masuk ke jaringan pembuluh darah. Selain itu robot ini juga  juga dilapisi dalam pasta karet dengan partikel magnetik dan hidrogel yang membuatnya halus dan bebas gesekan.

Robot ini juga dapat dikendalikan dari jarak jauh sehingga dokter tidak perlu berada di ruangan yang sama untuk mengoperasikannya. Misalnya dokter dapat mengoperasi pasien di lebih banyak daerah pedesaan tanpa harus kesana.

Selain bermanfaat bagi pasien, robot ini juga bermanfaat bagi dokter karena bisa mengurangi radiasai fluoroskop dan sinar-X yang biasanya terjadi ketika melakukan operasi bedah otak.

Sayangnya saat ini robot belum siap untuk penggunaan klinis, jadi Anda mungkin tidak akan melihatnya di meja operasi dalam waktu dekat.

Sebelumnya para ilmuwan telah mengembangkan perangkat robotik nan revolusioner yang diklaim mampu meningkatkan kemampuan berjalan dan berlari. Perangkat ini nantinya akan membantu pasien penderita gangguan penyakit otak atau neurodegeneratif.

{Baca juga: Perangkat Robotik Ini Bantu Penderita Penyakit Otak}

Seperti dilansir New York Post, perangkat tersebut bisa dikenakan oleh petugas pemadam kebakaran atau petugas penyelamat yang menavigasi medan menantang. Perangkat itu mempunyai berat 11 pound atau sekitar lima kiligram dan terbuat dari komponen tekstil. Perangkat akan menempel di pinggang dan paha pengguna. [NM/HBS]

Sumber: Ubergizmo

The Lion King dan Aladdin akan Hadir di Konsol Modern

0

Telko.id, Jakarta – Jika Anda tumbuh disaat konsol seperti Game Boy dan SEGA Genesis sedang populer, maka ada kemungkinan Anda mungkin telah memainkan beberapa game Disney. Sebut saja The Lion King dan Aladdin.

The Lion King dan Aladdin secara luas dianggap sebagai game “klasik” belakangan ini. Jika memiliki kenangan indah bermain game itu, dan ingin menghidupkan kembali masa lalu yang indah itu, maka Anda beruntung dan boleh bergembira.

{Baca juga: Gameloft Rilis Dua Game Mobile Bertema Disney}

Pasalnya, Nighthawk Interactive dan Digital Eclipse telah mengumumkan rencana untuk merilis game The Lion King dan Aladdin untuk platform modern. Dua game tersebut juga akan diberikan sedikit perubahan modern.

Menurut laporan Ubergizmo, piksel game The Lion King dan Aladdin tidak akan terlihat masif di layar definisi tinggi. Sayang, tak ada detail lain yang terungkap.

Dijuluki Permainan Klasik Disney, The Lion King dan Aladdin adalah koleksi berharga.. Dalam versi baru, The Lion King dan Aladdin dapat dinikmati dalam 1080p.

Namun, jika Anda ingin kembali ke masa lalu, Anda benar-benar dapat menerapkan beberapa filter untuk menciptakan kembali tampilan TV yang kabur.

Juga akan ada beberapa kenyamanan makhluk modern di mana pemain akan dapat menyimpan permainan atau memukul mundur jika melakukan kesalahan.

{Baca juga: 11 Oktober, Candy Crush Debut di Android dan iOS}

Akan ada kode cheat yang tersedia. Salinan fisik game tersebut akan dijual seharga USD 30 yang akan tersedia untuk PC, PS4, Xbox One, dan Nintendo Switch. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Telkomsel Pulihkan Layanan Telepon dan SMS di Papua

0

Telko.id, Jakarta – Telkomsel terus melakukan pemulihan jaringan usai kerusuhan yang terjadi Papua pada Kamis (29/08/2019) kemarin. Mereka saat ini sedang berupaya memulihkan layanan telepon dan SMS di bumi cendrawasih tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Tim Telko.id pada Jumat (30/08/2019) VP Corporate Communication Telkomsel, Denny Abidin menjelaskan jika layanan di Papua mulai pulih pasca kerusuhan tersebut.

{Baca juga: Massa Demo Ricuh, Kantor Telkom Jayapura Dibakar}

“Saat ini layanan telepon dan SMS Telkomsel di sejumlah titik di Papua sudah berangsur pulih. Kami terus berupaya melakukan percepatan pemulihan layanan telepon dan SMS secara optimal,” ujar Denny Abidin.

Denny menambahkan jika pihaknya fokus menjalankan kegiatan pengamanan dan penjagaan aset Telkomsel sekaligus Telkom Group. Perusahaan akan terus memberikan perkembangan terbaru mengenai kondisi aset-aset Telkom Group, terutama di wilayah yang terdampak.

{Baca juga: Massa Demo Ricuh, Kantor Telkom Jayapura Dibakar}

Sayangnya kantor layanan GraPARI di kota Jayapura belum dapat beroperasi hingga waktu yang belum dapat ditentukan. “Namun pelanggan tetap dapat memanfaatkan layanan call center di nomor 188,”tambah Denny.

Anak usaha Telkom Group ini juga terus berkoordinasi secara intensif dengan Kominfo, Pemerintah, TNI, serta aparat penegak hukum.

Upaya tersebut dilakukan untuk membantu pengamanan serta perbaikan di ruang terbuka umum dalam proses percepatan pemulihan jaringan telekomunikasi serta memastikan perlindungan karyawan Telkomsel beserta keluarganya berjalan lancar.

Walaupun terjadi kerusuhan layanan data Telkomsel di Papua dan Papua Barat masih diblokir hingga suasana kondusif dan normal. Telkomsel masih mengikuti perintah yang telah ditetapkan pemerintah tersebut lewat Siaran Pers No. 159/HM/KOMINFO/08/2019 pada tanggal 23 Agustus 2019, mengenai pemblokiran sementara layanan Data Telekomunikasi di propinsi Papua dan Papua Barat.

{Baca juga: Menkominfo Bantah Isu Pembatasan SMS dan Telepon di Papua}

“Telkomsel senantiasa melakukan pemantauan kualitas layanan secara berkala hingga nanti diputuskan oleh pemerintah untuk pemulihan akses layanan data. Telkomsel berharap agar situasi di tanah Papua dapat kembali normal, demi kepentingan masyarakat luas,” tutup Denny. [NM/HBS]

Mengenal Lebih Dekat Lensa 3D ToF di Smartphone

0

Telko.id, Jakarta – Penempatan tiga kamera di smartphone telah menjadi tren, dan bahkan beberapa brand smartphone sudah menyematkan empat kamera di produk andalannya. Biasanya, konfigurasi kamera yang dipakai beragam, dan salah satu yang terbaru adalah digunakannya lensa 3D ToF atau Time of Flight.

Asal tahu saja, konfigurasi kamera yang biasa digunakan pada smartphone sekarang adalah lensa utama (normal atau wide), ultra-wide, lensa telephoto, hingga lensa depth.

Lantas, apa sih lensa 3D Time of Flight ini? Dan, apa gunanya?

{Baca juga: 5 Langkah Bikin Konten Video Berkualitas Pakai Smartphone}

Lensa 3D ToF menggunakan cahaya inframerah atau laser yang tidak terlihat oleh mata manusia. Cahaya itu bertugas untuk menentukan informasi kedalaman, dengan memancarkan sinyal mengenai subjek, dan dikembalikan ke sensor.

Lalu, proses dilanjutkan dengan pengukuran jarak dan pemetaan kedalaman dari subjek. Dikutip dari Pocket Lint, akurasinya sangat baik apabila dibandingkan dengan teknologi 3D Depth Range Scanning, apalagi ketika dikombinasikan dengan algoritma yang tepat.

Karena kemampuannya itu, makanya lensa 3D ToF bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal. Salah satu yang populer adalah membantu lensa utama untuk menangkap foto portrait atau bokeh dengan kualitas terbaik.

Lensa ini mampu membedakan objek utama yang harus difokuskan, dan background foto yang perlu di-blur. Kualitasnya tentu lebih baik daripada lensa depth yang biasa terdapat di smartphone low-end sampai mid-end.

Ia juga bisa membantu lensa utama mencari titik fokus ketika digunakan dalam lingkungan dengan cahaya yang rendah atau gelap. Sebab, lensa 3D ToF punya cahaya inframerah yang bisa mengetahui jarak ke subjek.

{Baca juga: Potret Malam Ciamik Pakai Night Mode Galaxy A80}

Selain untuk urusan fotografi, lensa 3D ToF memungkinkan pengguna untuk mendapatkan pengalaman melihat konten 3D dan Augmented Reality (AR) di smartphone mereka. Sebagai contoh, konten 3D di Google Search ketika mencari hewan dan objek lainnya, stiker berbasis AR yang bisa dijadikan Emoji, sampai game AR.

Fungsi lainnya, kamera tersebut dapat digunakan untuk mengukur jarak dan volume, dimensi dari objek, navigasi dalam ruangan, object tracking, dan penghitungan ukuran lainnya secara presisi.

Salah satu smartphone yang memiliki lensa 3D ToF adalah Samsung Galaxy A80. Ini adalah smartphone pertama dan terunik buatan Samsung.

Galaxy A80 mengusung konsep kamera slider dan kamera berputar yang membuat kamera utamanya bisa digunakan sebagai kamera depan ataupun kamera belakang.

{Baca juga: Review Samsung Galaxy A80: Smartphone Eksperimen Terbaik!}

Smartphone ini memiliki tiga kamera utama. Konfigurasi kameranya adalah 48MP lensa utama dengan aperture f/2.0, kemudian lensa ultra-wide 123° dengan sensor 8MP aperture f/2.2, dan lensa 3D ToF.

Untuk spesifikasinya, Galaxy A80 mengusung layar Super AMOLED berukuran 6,7 inci beresolusi Full HD+. Smartphone ditopang oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 730G, RAM 8GB, ROM 128GB, baterai berkapasitas 3,700 mAh yang didukung teknologi fast charging 25W, dan sistem operasi One UI berbasis Android 9 Pie. (FHP)

Warna Baru Huawei P30 Mirip “Panda” ala Pixel 2 XL

0

Telko.id, Jakarta – Dua paten warna baru diajukan Huawei untuk smartphone flagship-nya. Bukan untuk Huawei Mate 30 yang akan diluncurkan, melainkan untuk Huawei P30.

Dikutip Telko.id dari phoneArena, Jumat (30/08/2019), pabrikan asal China itu mengajukan aplikasi ke Kantor Kekayaan Intelektual Uni Eropa (EUIPO) untuk masing-masing paten mencakup warna baru Huawei P30 keluaran mendatang.

Menurut Lets Go Digital, Huawei P30 yang sekarang tersedia dalam warna Black, Aurora, dan Breathing Crystal, kemungkinan besar bakal hadir dengan dua varian gres dan segera diluncurkan ke pasar pada minggu depan.

{Baca juga: Pindah dari EMUI Android ke HarmonyOS Semudah Update OS}

Warna baru pertama dalam paten desain tampak berbeda dengan pilihan warna Breathing Crystals. Namun, ada tampilan multi-warna di bagian bawah panel kaca belakangnya.

Asal tahu saja, Breathing Crystals sebenarnya adalah campuran dari berbagai warna yang memungkinkan perangkat untuk terlihat begitu berbeda. Semua tergantung dari faktor pencahayaan.

Perangkat akan terlihat biru, sedangkan pada kesempatan lain tampak berwarna putih. Sayang, tidak terungkap apa varian warna baru lagi yang akan menghiasi Huawei P30 teranyar.

Kemudian warna baru kedua, Huawei tampak merancang warna baru P30 seperti warna “Panda” yang terdapat di Google Pixel 2 XL. Bagian atasnya hitam, sementara di bagian bawahnya berwarna putih polos.

Huawei sendiri tengah mempersiapkan Huawei Mate 30 Series. Dilaporkan, smartphone anyar itu tidak akan lagi pakai platform dari Google.

{Baca juga: Huawei: HarmonyOS Bukan Pengganti Android!}

Huawei kemungkinan tidak akan memperoleh lisensi dari Google untuk menggunakan varian sistem operasi Android open-source. Pasalnya, Huawei kena embargo dari pemerintah Amerika serikat (AS).

Meski demikian, Huawei tidak berencana menggunakan HarmonyOS, yang baru-baru ini telah diumumkan untuk produk Huawei Mate 30 dan dapat menggunakan versi open-source Android. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

Warhammer: Odyssey Segera Sambangi iOS dan Android

0

Telko.id, Jakarta  – Lama berlalu, para gamer berhasrat untuk menyambut game Warhammer baru bernama bernama Warhammer: Odyssey. Games Workshop telah menawarkan franchise kepada hampir semua pengembang yang ingin membuat game berdasarkan dunia Warhammer.

Hari ini, game Workshop dan Virtual Realms mengumumkan bahwa game mobile baru bernama Warhammer: Odyssey telah siap. Namun, game itu belum memiliki tanggal rilis. Meski demikian, peruntukannya adalah iPhone dan Android.

{Baca juga: Edan! EA Bayar Ninja Rp 14 Miliar untuk Apex Legends}

Warhammer: Odyssey adalah MMORPG seluler 3D (RPG online multipemain masif). Pemain akan menjelajahi lokasi ikonik Warhammer Fantasy World. Permainan dan dunia Warhammer: Odyssey akan berkembang dari pembaruan episodik biasa.

Menurut laporan Phone Arena, akan ada tiga balapan yang dapat dimainkan dan enam kelas karakter dalam permainan. Masing-masing dengan kekuatan dan kelemahan mereka yang unik.

Pemain dapat memilih untuk bermain Human, Dwarf or High Elf, kemudian memilih salah satu dari enam kelas yang tersedia saat peluncuran, yakni Witch Hunter, Warrior Priest, Slayer, Engineer, Shadow Warrior, dan Archmage.

Sayang, tidak banyak yang diketahui tentang permainan itu meskipun premisnya cukup umum. Anda bergabung dengan Mercenary Company dan melawan pengaruh seorang archvillain melintasi ratusan pencarian melalui lokasi ikonis seperti Marienburg, Drakwald Forest, dan The Wasteland.

{Baca juga: PUBG Mobile & Resident Evil 2 Rilis Zombie: Survive Till Dawn}

Warhammer: Odyssey akan dimainkan gratis, tetapi kemungkinan akan menyertakan pembelian opsional dalam aplikasi. Para gamer tentu tidak sabar untuk melihat cuplikan gameplay Warhammer: Odyssey karena terlihat cukup menarik. [BA/HBS]

Sumber: PhoneArena

Foto-foto Keren nan Ciamik Diambil Pakai Kamera Oppo K3

0

Telko.id, Jakarta – Pada awal Agustus lalu, Oppo K3 resmi diluncurkan dan dijual khusus secara online di Lazada. Harga Oppo K3 di Tanah Air mencapai Rp 3,5 jutaan, dan smartphone ini memberikan berbagai keunggulan, terutama soal desain, spesifikasi dan juga kameranya.

Tim Telko.id sendiri telah mencoba smartphone ini, khususnya menjajal langsung kemampuan kameranya yang punya konfigurasi mumpuni.

Asal tahu saja, Oppo K3 punya dua kamera di bagian belakang dengan resolusi 16MP aperture f/1.7 dan 2MP lensa depth dengan aperture f/2.4. Sementara kamera depan, K3 disematkan lensa 16MP aperture f/2.0.

{Baca juga: Hands-on Oppo K3: Smartphone Menengah Bertampang Premium}

Seluruh kamera smartphone ini didukung oleh fitur berbasis Artificial Intelligence (AI). Seperti kamera belakang, punya fitur Ultra Night Mode 2.0 sampai Artistic Portrait Mode.

Sedangkan kamera depan, ada fitur Portrait Mode 2.0 dan AI Beauty. Berikut, beberapa hasil foto yang kami ambil menggunakan kamera Oppo K3 menggunakan mode otomatis dan dibantu fitur AI Scene Recognition yang bisa mengidentifikasi dan mengubah pengaturan foto secara otomatis:

Kamera Belakang Oppo K3

Dari hasil foto-foto di atas, bisa terlihat kalau foto yang ditangkap kamera belakang Oppo K3 punya kualitas yang baik dan keren. Kemampuan lensa K3 yang dipadu dengan AI Scene Recognition, sukses menampilkan foto-foto berkualitas.

Detail dan komposisi warnanya bagus, meskipun dalam beberapa kali, kami mengambil gambar di kondisi cahaya remang-remang. Apabila foto diperbesar 50% (menggunakan aplikasi Photoscape), detail dan warna objek foto masih bisa dinikmati dengan baik.

Sementara untuk kamera depannya, memang K3 tidak menggunakan konsep Pivot Rising Camera ala Reno Series. Ya, Oppo K3 tetap mengusung kamera pop-up ala Oppo F11 Pro.

Seperti F11 Pro maupun Reno Series, Pivot Rising Camera juga punya Fall Detection yang memanfaatkan sensor gyroscope di Reno. Fitur ini Bisa mendeteksi saat smartphone jatuh, dan otomatis kamera akan menutup dengan sendirinya.

{Baca juga: Hasil Foto Ciamik Pakai Lensa Tele Oppo Reno 10x Zoom}

Nah, untuk kualitasnya, berikut beberapa hasil foto selfie yang kami ambil menggunakan kamera depan Oppo K3:

Kamera Depan Oppo K3

Kamera smartphone ini hasilkan foto selfie yang bagus. Alasannya, tentu saja karena kualitas kamera yang juga dikombinasikan dengan teknologi berbasis AI di dalamnya.

Teknologi ini mampu secara otomatis memperhalus wajah, memberikan tone warna, sampai meningkatkan detail wajah tergantung jenis kelamin dari penggunanya. Jadi bagi pengguna laki-laki, maka detail seperti kantong mata, alis, kumis, dan lainnya masih terlihat dengan baik.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}

Membahas soal spesifikasinya, smartphone ini memiliki layar berukuran 6,5 inci berjenis OLED dengan resolusi Full HD+. Karena layarnya berjenis OLED, Oppo K3 pun disematkan teknologi in-display fingerprint dengan respon yang cepat.

Smartphone tersebut ditopang oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 710, RAM 6GB, ROM 64GB, baterai berkapasitas 3,765 mAh, dan sistem operasai ColorOS 6 berbasis Android Pie. Seperti Reno Series, baterai smartphone ini telah mendapatkan dukungan fast charging VOOC Flash Charge 3.0. (FHP)