spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...
Beranda blog Halaman 1071

Ustwo Games Sedang Garap Monument Valley 3  

0

Telko.id, Jakarta  – Ustwo Games merupakan kreator game Monument Valley. Para penggemar tentu akan senang mengetahui bahwa ke depan ada pengalaman baru yang sedang dikembangkan.

Ustwo Games telah mengkonfirmasi bahwa Monument Valley 3 sedang dalam tahap pengembangan. Seperti diilansir Ubergizmo, konfirmasi tersebut datang dalam bentuk postingan.

{Baca juga: 3 Game Klasik Resident Evil akan Hadir di Nintendo Switch}

Ustwo Games sedang mencari sutradara permainan baru yang akan memimpin visi kreatif untuk Monument Valley 3. Proyek tersebut saat ini tampaknya masih dalam tahap paling awal.

Game Monument Valley yang asli diluncurkan kembali pada tahun 2014 dan dengan cepat menjadi populer karena visualnya yang indah. Sekuel kemudian diluncurkan pada tahun 2017.

Pada 2017, Monument Valley lebih fokus pada karakter dan menciptakan cerita yang komprehensif untuk karakter tersebut. Sayang, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai Monument Valley 3.

Tahun lalu, Monument Valley dapat diunduh secara gratis di Play Store. Monument Valley adalah permainan teka-teki atau game puzzle adventure tentang petualangan seorang putri bernama Ida.

{Baca juga: PUBG Mobile & Resident Evil 2 Rilis Zombie: Survive Till Dawn}

Tidak sekadar game biasa, Monument Valley menawarkan sebuah permainan yang unik dan sangat indah. Dibutuhkan kesabaran dan kecerdasan untuk menyelesaikan setiap level permainan. [BA/HBS]

Sumber: Ubergizmo

Berkat Kamera Rahasia, Aksi Suami Racuni Istrinya Terkuak

0

Telko.id, Jakarta  – Brian (22), warga Macomb Township, Michigan, Amerika Serikat, harus masuk bui selama dua bulan setelah ketahuan racuni istrinya, Therese Kozlowski. Berkat kamera rahasia, ia ketahuan memasukkan racun ke dalam kopi pesanan Therese.

Dikutip Telko.id dari New York Post, Senin (5/8/2019), Therese mulai curiga saat tersadar selalu merasa sakit setiap setelah meminum kopi buatan Brian. Penasaran, ia pun memutuskan untuk memasang kamera rahasia di rumah.

{Baca juga: Pria Ini Tertangkap Kamera Curi Foto Wanita yang Tidur di MRT}

Berdasarkan hasil rekaman kamera rahasia, terungkap bahwa Brian menaruh sesuatu ke gelas minuman untuk Therese. Pengadilan akhirnya menemukan fakta bahwa sesuatu tersebut adalah antihistamine atau obat antialergi.

Terkuak pula fakta bahwa Brian melakukannya sejak 2018. Asal tahu saja, Brian dan Therese sedang dalam proses perceraian. Dalam pengakuan, Brian meracuni sang istri lantaran stres menghadapi kasus perceraian yang tidak diinginkan.

“Saya selalu merasa lelah, sakit, dan pandangan kabur setelah meminum kopi buatan Brian. Sepertinya ia mencoba membunuh saya. Pernah, suatu hari, saya nyaris tertidur ketika sedang mengemudikan mobil di jalan,” kata Therese.

Usai melihat hasil rekaman kamera rahasia, Therese juga merasakan udara menjadi dingin. Ia pun seolah diburu oleh predator berbahaya, yang tak lain adalah Brian. Jaksa menegaskan, hukuman dua bulan penjara sudah termasuk setimpal.

{Baca juga: Sistem Pengenalan Wajah Gagal Lindungi Pria Ini saat Tidur}

“Saya heran ada seseorang tega melakukan kejahatan ceroboh. Terdakwa membuat istrinya dalam kondisi bahaya. Beruntung, Therese tidak sampai mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil di jalan raya,” demikian jelas jaksa pengadilan. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

 

 

Vivo: Smartphone Rp 3 Jutaan Paling Laku di Indonesia

0

Telko.id, Jakarta – Vivo Mobile Indonesia telah merilis Vivo S1 dan Vivo Z1 Pro dalam waktu yang berdekatan. Kedua smartphone tersebut dibanderol pada kisaran harga Rp 3 jutaan. Ternyata, Vivo memiliki alasan mematok harga smartphone barunya itu diharga tersebut.

Menurut Senior Brand Vivo Indonesia, Edy Kusuma pasar smartphone terbesar di Indonesia berada di kisaran harga Rp 3 juta sampai Rp 4 juta, sehingga Vivo pun ingin mengambil potensi pasar tersebut.

{Baca juga: Diotaki Snapdragon 712 AIE, Ini Harga Vivo Z1 Pro}

Ia tak menampik jika Vivo ingin menguasai pasar smartphone Indonesia dengan masuk disegmen kelas menengah, atau di kisaran harga Rp 3 jutaan.

“Sebenarnya market terbesar berada di range Rp 3 jutaan sampe Rp 4 jutaan. Nah itu huge banget, karena ada di B Class. Nah, ini yang kita coba sasar dengan produk-produk kita, seperti Vivo S1 dan Vivo Z1 Pro,” kata Edy di Jakarta, Senin (05/08/2019)

Perlu diketahui bahwa Vivo S1 dibanderol seharga Rp 3.599.000, sedangkan Vivo Z1 Pro dipatok pada harga Rp 3.099.000. Pabrikan asal China ini berharap, dengan masuknya kedua smartphone tersebut, Vivo bisa mencapai 2 teratas merek smartphone di Indonesia.

“Kita berharap bisa jadi leading di pasar smartphone Indonesia. Semoga dengan dua produk ini, tahun depan kita bisa naik jadi Top 2 brand di Indonesia,” ucap Edy.

Pada kesempatan tersebut, Edy juga menjelaskan pangsa pasar kedua smartphone barunya itu. Untuk Vivo S1 target pasarnya adalah anak muda yang mengutamakan mode atau fashion. Sedangkan Vivo Z1 Pro memiliki target pasar yakni pengguna yang suka bermain game dan mobilitas tinggi.

{Baca juga: Smartphone Gaming Vivo Z1 Pro Resmi Rilis di Indonesia}

“Z1 Pro lebih ke karakter orang yang punya mobilitas tinggi dan yang everyday gaming, sehingga mereka bisa menggunakan smartphone ini,” tutup Edy.

Sebelumnya Vivo Mobile Indonesia resmi merilis Smartphone gaming Vivo Z1 Pro ke Indonesia. Dengan mengandalkan prosesor Snapdragon 712 AIE, smartphone ini cocok untuk aktifitas gaming dan kegiatan dengan mobilitas tinggi. [NM/HBS]

Mati Listrik Massal, Bagaimana Jaringan Smartfren dan Tri?

0

Telko.id, Jakarta – Smartfren dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) turut merasakan dampak dari mati listrik massa yang terjadi sejak hari Minggu (04/08/2019) kemarin. Kedua operator ini terus berupaya memulihkan jaringannya supaya pelanggan bisa mendapat akses layanan yang normal.

Menurut Chief Commercial Officer 3 Indonesia, Dolly Susanto. Tri Indonesia juga mengalami dampak dari mati listrik massal kemarin. Namun begitu, secara perlahan mereka dapat memulihkan jaringan mereka dengan berkoordinasi bersama teknisi di lapangan.

{Baca juga: Smartfren akan Uji Coba 5G di Kawasan Marunda} 

“Terkait padamnya listrik di Jakarta, dan di sebagian kota di Jawa, layanan 3 ikut terdampak. Saat ini masih terjadi gangguan PLN di sebagian besar kota dan beberapa daerah mulai berjalan normal. Kami terus melakukan koordinasi dengan technical dan melakukan restorasi di lapangan sehingga pelanggan bisa segera menikmati layanan secara maksimal,” tutur Dolly.

“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada pelanggan,” tambahnya.

Hal serupa juga dilakukan Smartfren. Mereka mengaku telah membuat tim yang terus bersiaga menjaga supaya jaringan Smartfren bisa tetap stabil pasca mati listrik yang terjadi sejak kemarin.

“Terkait adanya blackout PLN, kualitas dan pelayanan tidak ada dampak karena ketika listrik mati maka BTS akan langsung switch menggunakan baterai. Meski demikian, tetap smartfren mensiagakan tim 24 jam yang siap diturunkan ketika dibutuhkan” ujar VP Technology Relations and Special Project Smartfren, Munir Syahda Prabowo.

{Baca juga: Tri Targetkan Tambah 10 Juta Pelanggan Baru di 2019}

Seperti diketahui, siang kemarin terjadi mati listrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa, seperti Jadebotabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adapun penyebab padamnya listrik karena terjadi gangguan pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran-Pemalang. [SN/HBS]

Jelang Peluncuran, Aksesoris Samsung Galaxy Note 10 Bocor

0

Telko.id, Jakarta  – Render yang bocor menampilkan penampakan terbaru Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+ dari hampir setiap sudut. Kabar tersebut muncul kurang dari satu minggu sebelum perkenalan duo ponsel tersebut.

Satu set gambar milik WinFuture telah muncul secara online, menampilkan deretan casing Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+. Di sana terdapat gambar Silicone Covers untuk Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+ putih dan hitam.

{Baca juga: Rilis 7 Agustus, Segini Harga Samsung Galaxy Note 10 dan 10+}

Tak hanya itu, terdapat pula penampakan LED Back Cover berwarna putih dan hitam, pelindung hitam dan abu-abu, sejumlah Leather Back Covers, serta LED View Cover yang menampilkan strip kecil di sepanjang sisi kanan perangkat.

Dikutip Telko.id dari Phone Arena, Senin (5/8/2019), seri Galaxy Note 10 dan semua aksesoris resmi akan diumumkan pada acara Unpacked, Rabu (7/8/2019), di New York, Amerika Serikat. Pengiriman pesanan dilakukan pada 23 Agustus 2019.

Beberapa waktu lalu, sebuah bocoran di Twitter mengungkap harga Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+. Kabarnya, Galaxy Note10 akan berharga € 949 atau sekitar Rp 15 juta untuk model 256GB. Galaxy Note 10 tidak akan punya versi 128GB.

Sementara Galaxy Note 10+, kabarnya akan dibanderol € 1.049 atau sekitar Rp 16,5 jutaan untuk versi 256GB dan € 1.199 atau hampir Rp 19 juta untuk versi 512GB. Bocoran mengenai harga duo ponsel tersebut diyakini cukup akurat.

{Baca juga: Tampang Menawan dari Duo Samsung Galaxy Note 10}

Sebagai tambahan, Galaxy Note 10 akan datang dengan RAM 12GB. Di bawah layar Super AMOLED berdesain Infinity-O atau lubang kamera, ada prosesor Exynos 9825 yang dibangun berdasarkan fabrikasi proses EUV 7nm generasi kedua. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

Adu Kuat! Champion Series Fortnite Digelar Lima Minggu

0

Telko.id, Jakarta  – Sekarang musim kesepuluh Champion Series Fortnite sedang berlangsung. Epic Games siap untuk menguraikan apa yang akan terjadi selanjutnya untuk kompetisi game battle royale itu.

Champion Series pertama (sebelumnya disebut Championship Series) akan dimulai pada 17 Agustus 2019 dengan trio perlombaan untuk menaklukkan daerah masing-masing selama lima minggu.

{Baca juga: Seri Kejuaraan Fortnite Pertama Digelar 17 Agustus, Minat?}

Menurut Engadget, selama lima minggu, peserta akan melakoni kompetisi solo pada hari Rabu dan Kamis, dan trio pada hari Jumat. Tim-tim top akan saling berhadapan pada 20-22 September 2019.

Seperti yang disebutkan dalam pratinjau, akan ada papan peringkat untuk menunjukkan kemajuan dalam memerintah wilayah Anda. Setiap acara akan memiliki kelompok hadiah sendiri.

Jumlah hadiah mencapai jutaan dolar untuk diperebutkan di seluruh Champion Series. Dalam jangka panjang, juga akan ada serangkaian turnamen Fortnite Spotlight oleh komunitas pembuat game.

Tujuan semua kompetisi ini tetap sama, yakni adalah upaya untuk menjaga program esports Fortnite resmi berjalan sepanjang tahun alih-alih hanya berfokus kepada kegiatan Piala Dunia.

{Baca juga: Gokil! Bocah Ini Kantongi Rp 42 Miliar setelah Juara Fortnite}

Itu bisa meningkatkan legitimasi permainan di dunia kompetitif. Terlebih, kompetitor Fortnite seperti Apex Legends juga telah mengembangkan olahraga mereka sendiri. [BA/HBS]

Sumber: Engadget

Robot Kecoa Ini Bisa Deteksi Korban Hidup di Lokasi Bencana

0

Telko.id, Jakarta  – Kecoa telah mengilhami para peneliti untuk membuat robot berukuran sangat kecil, yang secara teori dapat menggali data di lokasi bencana alam dan menyampaikan informasi untuk menyelamatkan para pekerja. Dari situ, para ahli merancang robot kecoa.

Tim dari University of California, Berkeley, merancang robot kecoa yang terbuat dari bahan polyvinylidene fluoride (PVDF) dan berukuran sebesar perangko. Para peneliti pun mengklaim, robot tersebut memiliki banyak manfaat.

{Baca juga: Robot Bebek Ini Siap Bantu Petani Basmi Gulma}

“Jika terjadi gempa bumi, sulit bagi mesin besar atau anjing pelacak untuk menemukan korban hidup di bawah puing. Karenanya, kami ciptakan robot berukuran kecil tapi kuat untuk melakukannya,” kata Yichuan Wu, anggota tim peneliti.

Seperti dikutip Telko.id dari New York Post, Senin (5/8/2019), robot itu diklaim sekuat kecoa asli. Para peneliti sampai berulang kali memberikan tekanan dengan cara menginjaknya. Robot tersebut pun dijamin efektif untuk evakuasi.

“Sebagian besar robot berukuran kecil sangatlah rapuh. Jika Anda menginjaknya, robot akan hancur. Namun, tidak demikian dengan robot ini. Pergerakannya di tanah begitu cepat,” timpal Liwei Lin, penulis senior makalah penelitian.

Juli tahun lalu, Rolls-Royce juga menciptakan robot kecoa yang mampu merangkak di dalam ruang berukuran sempit. Robot tersebut nantinya bisa digunakan untuk membersihkan ruang bersudut sempit, termasuk area mesin pesawat.

{Baca juga: Hiii… Robot Ikan Ini Punya Darah}

Robot kecoa buatan Rolls-Royce  memiliki tinggi sekitar 15 milimeter dengan berat beberapa ons. Robot akan dilengkapi kamera serta optik untuk pemindaian 3D yang memungkinkan para insinyur menilai masalah dari jarak jauh. [SN/HBS]

Sumber: NY Post

Diotaki Snapdragon 712 AIE, Ini Harga Vivo Z1 Pro

0

Telko.id, Jakarta Vivo Z1 Pro resmi dirilis di Indonesia. Dengan mengusung Prosesor Snapdragon 712 AIE, smartphone gaming ini dibandrol dengan harga yang cukup menggoda, dan sudah bisa dipesan pada bulan Agustus ini.

“Harga Vivo Z1 Pro adalah Rp 3.099.000,” kata Senior Product Manager Vivo Indonesia, Yoga Samiaji, di Jakarta Senin (05/08/2019)

Yoga mengatakan jika smartphone ini tersedia dalam dengan dua varian warna yakni Sonic Black dan Sonic Blue. Dari segi kapasitas penyimpanan smartphone gaming ini hanya tersedia untuk varian RAM 4GB dan Penyimpanan Internal 64GB saja.

{Baca juga: Smartphone Gaming Vivo Z1 Pro Resmi Rilis di Indonesia}

“Warna ini menyiratkan lambang pantang menyerah. Biasanya kalau bermain game ketika kalah justru makin penasaran,” tambah Yoga.

Vivo Indonesia juga sudah mulai membuka pre-order secara eksklusif mulai 5 Agustus hingga 8 Agustus 2019 melalui Vivo Store di Lazada.

Keuntungan melalui pre-order adalah pembeli akan mendapatkan giftbox senilai Rp 500 ribu dan PUBG Redeem Code. Sedangkan Vivo juga akan membuka penjualan offline pada pertengahan Agustus mendatang.

Secara tampilan Vivo Z1 Pro memiliki layar Ultra O Screen dengan ukuran 6,53 inci dengan rasio layar sinematik 19,5 : 9 dan resolusi FHD+. Dari segi kamera, smartphone ini memiliki 32 MP AI Selfie Camera yang terdapat di bagian sisi kiri layar.

Di bagian belakang, terdapat 3 kamera yang memiliki kapasitas lensa berbeda-beda. Ponsel ini hadir dengan 16 MP main camera, 8MP Super Wide-Angle Camera dan 2MP Depth Camera sehingga menghasilkan kualitas foto yang bagus.

{Baca juga: Hands-on Vivo Z1 Pro, Powerful Berkat Snapdragon 712 AIE}

Kapasitas baterainya juga terbilang besar. Kapasitas baterai 5,000 mAh dengan dual engine fast-charging berkekuatan 18W. Menurut Yoga pengguna bisa bermain PlayerUnknown’s Battlegrounds hingga 7,5 jam non stop menggunakan smartphone ini. [NM/HBS]

Smartphone Gaming Vivo Z1 Pro Resmi Rilis di Indonesia

0

Telko.id,Jakarta – Vivo Mobile Indonesia resmi merilis smartphone gaming terbarunya Vivo Z1 Pro ke Indonesia. Dengan mengandalkan prosesor Snapdragon Qualcomm 712 AIE, smartphone ini cocok untuk aktifitas gaming dan kegiatan dengan mobilitas tinggi.

Menurut  Senior Product Manager Vivo Indonesia, Yoga Samiaji, pada pusat prosesor Qualcomm Snapdragon 712 AIE, terdapat CPU 64 bit Qualcomm Kyro 360. Selain itu ada juga GPU Andreno 616 yang mampu menghadirkan aktifitas rendering grafis yang 45% lebih cepat dibanding Snapdragon 660.

“Menjadikan smartphone ini sesuai kebutuhan dan powerful performance,” ujar Yoga di Jakarta, Senin (05/08/2019).

{Baca juga: Hands-on Vivo Z1 Pro, Powerful Berkat Snapdragon 712 AIE}

Selain itu, smartphone ini juga menghadirkan fitur Vivo Multi-Turbo. Fitur tersebut mampu menjaga jaringan agar tetap stabil, mempercepat kerja prosesor hingga mengurangi panas saat bermain game. Apalagi kapasitas penyimpanan smartphone ini cukup besar dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB.

“Multi Turbo dapat membuat suhu smartphone menjadi 1 hingga 1,5 derajat lebih adem,” tambah Yoga.

Secara tampilan Vivo Z1 Pro memiliki layar Ultra O Screen dengan ukuran 6,53 inci dengan rasio layar sinematik 19,5 : 9 dan resolusi FHD+. Dari segi kamera, smartphone ini memiliki 32 MP AI Selfie Camera yang terdapat di bagian sisi kiri layar. Walaupun berada di layar, Yoga menjamin jika kamera depan tidak mengganggu aktivitas gaming pengguna.

“Jadi mau main game Proximity mau main game nonton film musik semya gak akan ganggu,”kata Yoga.

{Baca juga: Vivo Z1 Pro Jadi Ponsel Gaming di India}

Di bagian belakang, terdapat 3 kamera yang memiliki kapasitas lensa berbeda-beda. Vivo Z1 Pro hadir dengan 16 MP main camera, 8MP Super Wide-Angle Camera dan 2MP Depth Camera sehingga menghasilkan kualitas foto yang bagus.

“Dengan AI Super Wide Angle ketika di zoom gambar foto tidak pecah,” ujar Yoga.

Baterai Vivo Z1 Pro juga terbilang besar. Kapasitas baterai 5,000 mAh dengan dual engine fast-charging berkekuatan 18W. Menurut Yoga pengguna bisa bermain PlayerUnknown’s Battlegrounds hingga 7,5 jam non stop menggunakan smartphone ini. [SN/HBS]

Capcom Minta Fans Resident Evil Uji Coba Game Baru

0

Telko.id, Jakarta  – Capcom meminta umpan balik permainan baru yang sedang dikembangkan. Capcom  secara khusus meminta kritik dan saran kepada komunitas Resident Evil Jepang.

Dilansir Game Spot, email ke duta Resident Evil, yang dilihat dan diterjemahkan oleh penggemar Resi Biohaze, memberi tahu mereka tentang permainan baru yang sedang dikembangkan oleh Capcom.

{Baca juga: 3 Game Klasik Resident Evil akan Hadir di Nintendo Switch}

Email itu berbunyi, “Untuk semua Duta Resident Evil, terima kasih atas perlindungan Anda tentang seri Resident Evil. Hari ini, kami merekrut penguji untuk permainan yang sedang dikembangkan!”

“Kami tertarik untuk memasukkan umpan balik dari semua duta ke dalam pengembangan game kami. Silakan baca detail dan jika Anda tertarik untuk berpartisipasi, klik tombol Entri.”

Tidak jelas game apa yang dimaksud Capcom dalam email itu. Mungkin saja perusahaan sedang mengerjakan entri utama berikutnya untuk seri atau remake lain yang mirip remake Resident Evil 2.

Namun, Resident Evil 5 dan 6 sedang diporting ke Nintendo Switch pada akhir tahun ini. Bisa jadi, game tersebut hanya versi yang menjalani pengujian alias belum tentu menjadi judul Resident Evil.

Game Resi terbaru adalah remake Resident Evil 2, yang diluncurkan pada bulan Januari dengan sambutan positif. Resident Evil 2 tidak hanya menjadi remake bintang dari aslinya.

{Baca juga: Cuma 10% Gamer yang Punya Nyali untuk Memainkan Resident Evil 7}

“Game itu juga menjadi permainan horor yang kuat, yang memberikan situasi yang membangkitkan kecemasan, melampaui beberapa entri terbaik seri,” kata kritikus Alessandro Fillari. [BA/HBS]

Sumber: Gamespot