Telko.id, Jakarta – Twitter menemukan masalah terkait pengaturan privasi pengguna. Media sosial ini mengaku secara tidak sengaja berbagi data pengguna dengan pihak ketiga.
Lewat unggahan, Twitter menyatakan lalai telah membagikan data tertentu meski pengguna tidak pernah dimintai izin. Kejadian itu menimpa pengguna yang melihat iklan di aplikasi sejak Mei 2018.
Seperti dikutip Telko.id dari CNET, Rabu (07/8/2019), data yang telah dibagikan oleh Twitter termasuk kode negara, informasi tentang iklan, dan keterlibatan pengguna beserta waktu kejadian.
{Baca juga: Singapura Blokir Video Sindiran Etnis di Facebook dan YouTube}
Kejadian ini pun semakin membuat perusahaan teknologi, khususnya media sosial mendapatkan sorotan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Facebook dan Twitter, sebagai contoh, disorot terkait bagaimana cara mereka mengumpulkan dan menyimpan data pengguna.
Twitter sendiri telah berupaya lebih transparan tentang cara mengumpulkan, menggunakan, dan membagikan data pengguna. Tahun lalu, Twitter mengungkapkan kebijakan privasi baru.
Pembaruan tersebut keluar sebulan sebelum serangkaian peraturan anyar dari Uni Eropa. Sekadar indormasi, Uni Eropa mulai memberlakukan Peraturan Perlindungan Data Umum atau GDPR.
{Baca juga: Nonton Film Gratis dengan 4 Aplikasi ini, Dosa Tanggung Sendiri!}
Twitter mengklaim telah mencoba memperbaiki masalah pada Senin (05/08) lalu. Twitter membuat perubahan untuk mencegah agar masalah serupa tak terjadi lagi pada kemudian hari.
Asal tahu saja, jumlah pengguna aktif harian Twitter pada kuartal II-2019 meningkat 14 persen diiringi angka pendapatan serta penurunan laporan spam. Selain itu pendapatan Twitter juga naik 18 persen menjadi USD 841 juta atau Rp 11,7 triliun dan pendapatan iklan meningkat 21 persen menjadi USD 727 juta atau sekitar Rp 10,1 triliun. (SN/FHP)
Telko.id, Jakarta – Oppo K3 resmi hadir di Indonesia, dengan harga Rp 3,9 juta. Smartphone yang menyasar anak muda kreatif ini hanya akan dijual secara online. Menariknya, pembeli akan mendapat potongan harga jika membeli di Lazada. Lantas, barapa harga Oppo K3 di Indonesia?
Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto Oppo K3 menjadi perangkat kedua Oppo yang khusus dijual secara daring setelah F11 Special Online Edition. Selain itu, di Asia smartphone ini hanya hadir di 4 negara yakni India, Thailand, Vietnam dan Indonesia.
“Kita dipercaya oleh Oppo pusat untuk memasarkan Oppo K3 sebagai perangkat khusus yang dijual secara online,” kata Aryo di Kantor Lazada Indonesia, Jakarta Rabu (07/08/2019)
Smartphone ini mulai dipasarkan secara flash sale pada Kamis 8 Agustus 2019 pukul 12.30 WIB di Lazada. Menurut Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Monika Rudijono, akan ada penawaran spesial, dari Rp 3,9 juta menjadi Rp 3,5 juta.
“Penjualan dimulai besok perlu smartphone setelah jam 12.30 WIB dan harganya jadi 3,5 juta,” ujar Monika.
Selain itu pengguna juga akan mendapatkan bonus berupa bonus internet 15GB dan Sennheiser CX213 untuk 500 orang pertama.
Oppo K3 sendiri hadir di Indonesia akan membidik pasar pengguna smartphone generasi muda kreatif dengan kisaran umur 18 sampai 30 tahun.
“Target usia sekitar 18 sampai 30 tahun yang memiliki sosial media. Biasanya mereka orang-orang muda yang kreatif dan mengikuti tren teknologi terkini,” ujar.
Secara spesifikasi, smartphone ini hadir dengan OLED Panoramic Full Screen 6,5 inci beresolusi 2340 x 1080. Dengan mengusung kamera tersembunyi membuat smartphone ini memliiki rasio 91,1% dengan sistem pemindai sidik jari bawah layar. [NM/HBS]
Telko.id, Jakarta – Para ilmuwan dari Institut Sains dan Teknologi Korea serta ahli saraf dari University of Washington telah menciptakan implan otak kecil yang dapat dikendalikan oleh smartphone. Mereka dimungkinkan untuk kendalikan otak untuk secara selektif memanipulasi sirkuit sel dan mengungkap masalah neurologis.
Masalah neurologis atau saraf yang dimaksud oleh para insinyur itu adalah, kecanduan dan depresi parkinson serta alzheimer.
“Kami sangat ingin menggunakan perangkat untuk studi farmakologis yang kompleks sehingga membantu pengembangan terapi baru untuk rasa sakit, kecanduan, dan gangguan emosional,” kata profesor Michael Bruchas.
{Baca juga: Coba Lihat! Foto Berwarna Ini Aslinya Hitam Putih}
Menurut laporan New York Post, menggunakan kartrid obat yang dapat diganti seperti Lego dan energi Bluetooth, teknologi tersebut bekerja dengan menargetkan neuron tertentu menggunakan obat dan cahaya.
Kartrid yang dapat diganti memungkinkan sirkuit otak yang sama dipelajari dalam waktu berbulan-bulan. Kendati demikian, seperti dikutip Telko.id, Rabu (07/08/2019), sejauh ini teknologi itu baru dipelajari pada tikus.
{Baca juga: 7 Fitur yang Dinantikan dari Samsung Galaxy Note 10}
Implan dimasukkan ke dalam otak tikus melalui probe setipis rambut. Para ilmuwan kemudian mengendalikan implan menggunakan smartphone, mengubah jumlah obat dan sekuensing cahaya melalui sentuhan jari.
Sebelumnya, teknologi neurologis termutakhir butuh tabung logam besar dan serat optik yang membuat lesi otak dan tidak bertahan lama. “Perangkat revolusioner ini adalah buah dari desain elektronik canggih,” kata profesor. (SN/FHP)
Telko.id, Jakarta – Oppo resmi merilis smartphone terbarunya Oppo K3 di Indonesia. Pabrikan asal China ini mengklaim smartphone barunya ini mengusung beragam fitur menarik, dan akan menyasar segmen anak muda kreatif.
PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto menjelaskan bahwa Oppo K3 hadir untuk memenuhi kebutuhan smartphone generasi muda kreatif dengan kisaran umur 18 sampai 30 tahun.
“Target usia sekitar 18 sampai 30 tahun yang memiliki sosial media. Biasanya mereka orang-orang muda yang kreatif dan mengikuti tren teknologi terkini,” ujar Aryo di Kantor Lazada Indonesia, Jakarta Rabu (07/08/2019)
Secara spesifikasi Oppo K3 hadir dengan OLED Panoramic Full Screen 6,5 inci beresolusi 2340 x 1080. Dengan mengusung kamera tersembunyi membuat smartphone ini memliiki rasio 91,1% dengan sistem pemindai sidik jari bawah layar.
“Kita memakai layar OLED Panoramic yaitu layar yang sangat tipis sehingga kita bisa memberikan fitur display finger print bawah layar,” kata Aryo.
Selain itu, Oppo juga menghadirkan fitur Game Boots 2.0 yang terdiri dari teknologi Frame Boots dan Touch Boots. Teknologi Frame Boots akan mengstabilkan bingkai gambar pada game dan Touch Boots akan meningkatkan respon sentuhan saat pengguna sedang bermain game.
“Touch Boots bisa meningkatkan sensivitas ketika bermain game,” tutur Aryo.
Untuk spesifikasinya, smartphone ini diotaki dengan Snapdragon 710 2,2 Ghz dengan RAM 6GB dan penyimpanan internal sebesar 64GB. Baterainya sebesar 3765 mAH VOOC Flash Charge 3.0 yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat 25% dari VOOC generasi sebelumnya.
Telko.id, Jakarta – Samsung Galaxy Note 10 segera diumumkan kehadirannya sebentar lagi. Smartphone itu akan melenggang secara resmi pada Kamis (08/08) dini hari nanti dalam acara “Galaxy Unpacked”, di Barclays Center, New York, Amerika Serikat.
Menjelang peluncurannya yang tinggal beberapa jam lagi, rasanya saat ini menjadi waktu yang tepat untuk merangkum seluruh rumor dan bocoran dari phablet penerus Note 9 itu yang beredar dalam beberapa bulan terakhir.
Sebab, cukup banyak rumor dan bocoran yang beredar soal smartphone flagship ini. Mulai dari desain, model, spesifikasi, kamera, dan lainnya.
Nah, karenanya dalam tulisan kali ini tim Telko.id akan merangkum 7 hal yang paling dinantikan dari Samsung Galaxy Note 10. Yuk simak!
Model 5G
Samsung biasanya hanya menghadirkan satu model Galaxy Note saja. Tapi di tahun ini, brand asal Korea Selatan itu akan membawa dua model Note 10, yaitu versi standar dan Note 10+.
Model reguler dan Note 10+ dilaporkan akan mengusung layar berukuran besar. Note 10 versi standar akan mengusung layar berukuran 6,28 inci. Sedangkan versi Note 10+, akan dibekali layar lebih besar, tepatnya 6,75 inci.
{Baca juga: Samsung Siapkan Empat Model Galaxy Note 10, Termasuk 5G}
Dengan ukuran layar tersebut, dipastikan smartphone tersebut akan menjadi smartphone dengan layar terbesar ketika dirilis. Sebagai perbandingan, Galaxy Note 9 memiliki layar 6,4 inci, Galaxy S9+ 6,2 inci, dan iPhone XS Max berukuran 6,5 inci.
Nah, masing-masing dari model tersebut memiliki versi yang mendukung teknologi jaringan 4G dan 5G. Khusus model 5G, Samsung memberikan nomor model SM-N971 dan SM-N976.
Jadi totalnya, kemungkinan akan ada empat model Galaxy Note 10, masing-masing varian LTE dan 5G.
Layar “Punch Hole”
Setelah trio Samsung Galaxy S10 yang menganut desain layar berlubang alias punch hole atau disebut sebagai Infinity-O, giliran Note 10 yang mengadopsi desain tersebut.
Akan tetapi, Samsung mengubah desain Infinity-O untuk Note 10 menjadi di tengah atas layar, bukan lagi di sudut atas layar seperti Galaxy S10.
{Baca juga: Bukan di Pinggir, “Tompel” Galaxy Note 10 Ada di Tengah}
Dilaporkan, jenis layar yang diusung Samsung untuk smartphone-nya berjenis Dynamic AMOLED dengan resolusi maksimum 1440 x 3040 piksel dan aspek rasio di atas 19 : 9.
Snapdragon 855+
Sebagai smartphone flagship terbaru, Samsung tentu akan memberikan dapur pacu yang maksimal untuk Samsung Galaxy Note 10. Rumornya sih, smartphone ini akan diotaki oleh dua jenis prosesor untuk pasar yang berbeda, yaitu Samsung Exynos 9825 dan Qualcomm Snapdragon 855 Plus.
Note 10 dengan Snapdragon 855 Plus akan ditanamkan Samsung pada smartphone yang dijual untuk pasar-pasar seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan. Sementara Exynos 9825, akan dipasarkan di negara lainnya, termasuk Indonesia.
Kedua prosesor ini merupakan SoC dengan performa tertinggi untuk saat ini. Snapdragon 855 Plus saja misalnya, yang resmi jadi prosesor terkencang bagi smartphone Android saat ini.
Prosesor ini punya performa CPU dan GPU yang jauh lebih kencang dari Snapdragon 855. Clock-speed CPU Kryo 485 di Snapdragon 855 Plus naik menjadi 2.96 GHz dari 2.84 GHz. Sementara untuk GPU, Qualcomm mengklaim bahwa Adreno 640 di prosesor ini memberikan performa 15% lebih kencang daripada GPU Adreno 640 di Snapdragon 855 “standar”.
RAM 12GB DDR5
Samsung Galaxy Note 10 juga RAM hingga 12GB dan ROM 256GB atau 512GB UFS 3.0 yang bisa diperluas menggunakan microSD. Yang wajib diapresiasi adalah, RAM 12GB di Note 10 berjenis DDR5 dengan konfigurasi 8 modul DRAM 12 Gb (Gigabit) LPDDR5.
Hal ini bisa dipastikan setelah Samsung mengumumkan telah memulai produksi massal chipmobile DRAM 12 Gb (Gigabit) LPDDR5 pertama yang sudah dioptimalkan untuk mengaktifkan teknologi 5G dan AI di smartphone.
RAM ini diklaim lebih kencang 30% (5500 Mb/s) dibandingkan 12Gb LPDDR4X (4266 Mb/s). Note 10 bergabung dengan jajaran smartphone flagship RAM 12GB, seperti OnePlus 7 Pro, Samsung Galaxy S10+, dan Xiaomi Black Shark 2. Akan tetapi, ketiga smartphone ini hanya punya RAM LPDDR4X, bukan LPDDR5.
Fast Charging 45W
Sisi baterai juga ditingkatkan kemampuannya pada Note 10. Versi standar akan ditopang oleh baterai berkapasitas 3,500 mAh dengan fast charging 25W, sementara versi Note 10+ punya baterai 4,300 mAh dengan fast charging 45W. Keduanya juga mendukung wireless charging dengan kecepatan 20W.
Apabila membandingkan fast charging Note 10+ dengan Galaxy Note 9, maka kecepatannya mencapai 3 kali lipat dari Note 9 yang hanya mengadopsi fast charging 15W untuk mengisi daya baterainya yang berkapasitas 4,000 mAh.
{Baca juga: Fast Charging Galaxy Note 10 Lebih Cepat dari P30 Pro}
Apabila dibandingkan dengan fast charging dari smartphone seperti Huawei P30 Pro, kecepatan Note 10 pun lebih cepat. Sebab, jagoan Huawei ini hanya mengusung teknologi 40W untuk mengisi baterainya yang berkapasitas 4,200 mAh.
Empat Kamera
Kedua model Galaxy Note 10 akan mengusung tiga konfigurasi kamera belakang yang sama, yaitu 12MP lensa utama, 16MP lensa ultra-wide, dan 12MP lensa telephoto. Tapi, khusus Note10+, Samsung menambahkan satu lensa tambahan berupa Time of Flight (ToF).
Tidak cuma itu, lensa utama Note 10 dikabarkan bahkan punya tiga kombinasi aperture yang berbeda, masing-masing adalah f/1.5, f/1.8, dan f/2.4.
Gesture Control S Pen
Foto: Wccftech
Samsung dikabarkan akan menambahkan berbagai peningkatan di S Pen untuk Samsung Galaxy Note 10. Salah satu peningkatan yang disematkan adalah, gesture control yang mempermudah navigasi pengguna tanpa menyentuh smartphone.
{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}
Peningkatan kemampuan pada S Pen terus dilakukan Samsung sejak Note 9. Asal tahu saja, S Pen di Note 9 bisa memungkinkan pengguna untuk mengontrol smartphone dari jarak jauh berkat teknologi Bluetooth hemat daya di dalamnya.
Itu dia 7 fitur penting yang dinantikan pada Samsung Galaxy Note 10 saat diresmikan nanti. Semoga saja, fitur-fitur tersebut menjadi kenyataan. Well, kita tunggu saja kehadirannya. (FHP)
Telko.id, Jakarta – Setiap tahun, Apple selalu menyiapkan sesuatu yang menarik untuk membuat orang-orang penasaran tentang iPhone keluaran tahun ini. Hal serupa juga berlaku untuk tahun ini, trio iPhone terbaru katanya akan meluncur pada 10 September mendatang dengan mengusung fitur-fitur baru.
Dengan penjualan iPhone turun 12 persen pada kuartal ketiga fiskal, laba Apple diperkirakan akan turun menjadi USD 9,6 miliar atau Rp 137 triliun. Pengguna cenderung berganti ke ponsel Android.
Melihat fakta tersebut, Apple perlu memastikan bahwa iPhone 11, iPhone 11R, dan iPhone 11 Max tampil menarik guna memikat pelanggan baru atau membuat pelanggan eksisting memperbarui.
Jadi, kapan Apple akan mengumumkan iPhone 2019? Apple belum mengirim undangan apapun. Namun, menilik tradisi, Apple kemungkinan akan merilisnya pada 10 September 2019 mendatang.
Namun, seperti dikutip Telko.id dari CNET, Rabu (7/8/2019), tanggal itu hanyalah prediksi yang paling mungkin. Apple sendiri belum memberi konfirmasi mengenai waktu peluncuran iPhone 2019.
Selama tujuh tahun terakhir, Apple mengumumkan iPhone pada awal pekan pertama September. Seperti pada 2015 dan 2016, Apple mengumumkan iPhone baru hanya dua hari setelah Hari Buruh.
Tahun ini, Hari Buruh jaruh pada 2 September 2019. Sesuai dengan pola itu, Apple kemungkinan akan mengumumkan iPhone baru pada Selasa atau Rabu, tepatnya 10 atau 11 September 2019.
Namun, banyak yang meyakini Apple akan mengumumkan trio iPhone 2019 pada 10 September 2019 dengan preorder pada 13 September 2019 dan pengiriman mulai 20 September 2019. [SN/HBS]
Telko.id, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump angkat suara terkait insiden dua penembakan massal pada akhir pekan lalu di AS. Menurutnya, peristiwa yang menewaskan lebih dari 30 orang itu merupakan dampak buruk media sosial dan video game.
Dilansir Gamespot, seperti dikutip Telko.id, Rabu (07/08/2019), insiden berdarah tersebut juga merupakan sebuah representasi dari penyakit mental. Selain media sosial, video game juga turut memengaruhi pelaku dalam melakukan tindakan keji.
“Kita harus menghentikan kekerasan. Stop budaya bermain video game yang mengerikan. Hari ini, terlalu mudah bagi kaum muda yang bermasalah untuk masuk ke hal-hal berbau kekerasan. Kita harus menghentikan atau menguranginya,” tegas Trump.
Badan industri Asosiasi Perangkat Lunak Hiburan telah membantah klaim bahwa video game berkontribusi terhadap aksi kekerasan di dunia nyata. “Menurut studi ilmiah, tidak ada korelasi antara video game dan kekerasan,” kata sang juru bicara.
Organisasi itu melanjutkan, lebih dari 165 juta orang AS menikmati video game. Dan, miliaran orang bermain video game di seluruh dunia. Di negara lain, di mana videogame kerap dimainkan, tidak ada peristiwa kekerasan tragis seperti yang terjadi di AS.
Penembakan di El Paso, Texas, dan Dayton, Ohio, terjadi dalam kurun waktu tak sampai 24 jam pada akhir pekan lalu. Insiden menewaskan 31 orang. Sebelum serangan di toko Walmart, penembak di Texas bernama Patrick Crusius sempat menuliskan sesuatu.
Kasus tersebut menambah daftar panjang penembakan massal di AS. Kasus serupa berkali-kali terjadi di tempat umum. Ratusan warga sipil, termasuk anak-anak, tewas akibat kebrutalan para pelaku. (SN/FHP)
Telko.id, Jakarta – Applememang masih bungkam soal kapan peluncuran iPhone 11. Akan tetapi, jadwal peluncuran suksesor iPhone XS itu akhirnya terungkap, setelah Presiden Softbank Mobile, Ken Miyauchi keceplosan saat menyampaikan laporan pendapatan kuartal.
Ia tidak sengaja membeberkan rincian peluncuran iPhone 11 ketika ia menanggapi pertanyaan dari jurnalis tentang aturan telekomunikasi baru yang berlaku pada 1 Oktober mendatang.
Dalam penjelasannya, Miyauchi mengatakan bahwa aturan baru itu akan mewajibkan operator di Jepang untuk membagi biaya data dari harga perangkat dalam perjanjian dengan pelanggan.
Namun, ia belum bisa memastikan bagaimana pihaknya akan menangani peluncuran iPhone terbaru, mengingat smartphone itu akan rilis 10 hari sebelum aturan tersebut diberlakukan.
Jika dihitung, maka iPhone 11 akan dirilis pada tanggal 20 atau 21 September mendatang. Kisaran tanggal tersebut memang menjadi favorit Apple untuk memperkenalkan iPhone terbaru, seperti iPhone XS dan XS Max.
Dilansir dari GSMArena, Rabu (07/08/2019), rupanya ia langsung menyadari kalau dirinya telah keceplosan soal peluncuran iPhone 11. Miyauchi pun dengan cepat mencoba menutupinya dengan mengatakan tidak ada yang tahu kapan iPhone terbaru diperkenalkan.
“Tidak ada yang tahu kapan iPhone akan diluncurkan,” katanya.
Sebelumnya dikabarkan, Apple Apple tampaknya akan menghadirkan Apple Pencil untuk iPhone 2019. Rumor ini menjawab pertanyaan pengguna yang bertanya-tanya, apakah iPhone bakal mendukung aksesoris tersebut atau tidak.
Menurut publikasi, mengutip laporan Citi Research, analis perusahaan menyatakan bahwa dukungan stylus segera tiba untuk iPhone. Jika benar, keputusan Apple menghadirkannya ke iPhone cukup tepat. (FHP)
Telko.id, Jakarta – Realmedilaporkan segera merilis smartphone dengan kamera 64MP pertama di dunia dalam waktu dekat. Akan tetapi, nama dari smartphone dengan resolusi kamera besar itu masih misterius, sampai ketika bos Realme, Madhav Sheth memberikan kode dengan mengubah nama Twitter-nya menjadi “Madhav ‘5’ Quad”.
Kode “5 Quad” yang disematkan Sheth pada nama Twitter-nya seolah mengkonfirmasikan bahwa smartphone dengan kamera 64MP yang bakal dirilis akan bernama Realme 5.
Ini bukan pertama kalinya Sheth mempromosikan smartphone Realme yang akan datang melalui “kode” di Twitter.
Sebelumnya, ia juga sempat mengubah nama Twitter-nya menjadi “Madhav X” untuk mempromosikan Realme X sebelum smartphone tersebut melenggang secara resmi.
Realme 5 sendiri akan diperkenalkan pada 8 Agustus di India, dan 15 Agustus mendatang di China. Seperti dilansir Telko.id dari Gizchina, Rabu (07/08/2019), itu dipastikan lewat teaser yang diunggah Realme baru-baru ini.
Dalam teaser-nya juga, Realme memastikan bahwa smartphone barunya punya empat kamera belakang, dengan lensa utama beresolusi 64MP dengan sensor Samsung ISOCELL Bright GW1.
Sensor ini punya ukuran piksel 1/1.72, dan berkemampuan untuk menangkap foto jernih di kondisi low-light. Sensor tersebut juga mengadopsi teknologi Tetracell, yang artinya hasil kamera akan dimampatkan atau dipadatkan menjadi 16MP. Nantinya, setiap foto yang ditangkap bisa disertakan watermark khas, yaitu “64MP AI Quad Camera”. (FHP)
Telko.id, Jakarta – Oppohari ini (07/08) akan merilis smartphone menengah terbarunya, yaitu Oppo K3. Sebelum smartphone ini melenggang secara resmi, tim Telko.id berkesempatan untuk mencoba seri perdana dari lini K Series di Indonesia itu.
Maka dari itu, kami sekarang akan memberikan ulasan singkat smartphone ini lewat hands-on Oppo K3. Dalam tulisan ini, kami akan sedikit membahas soal desain, spesifikasi, dan juga kameranya. Yuk simak!
Desain
Oppo K3 bisa dibilang mengusung desain yang premium, layaknya Reno Series. Bagian depan misalnya, smartphone ini dikemas dengan desain memanjang, dan memiliki layar berukuran 6,5 inci berjenis OLED dengan resolusi Full HD+.
Karena layarnya berjenis OLED, Oppo K3 pun disematkan teknologi keamanan berbasis biometrik pada layarnya. Ya, smartphone ini punya teknologi in-display fingerprint dengan respon yang cepat.
K3 mengadopsi desain full screen, yang disebut Oppo sebagai Panoramic OLED Screen. Desain tersebut membebaskan layar smartphone dari notch alias poni atau punch hole yang “cukup mengganggu” tampilan layar.
Smartphone ini punya kamera pop-up mekanis. Tapi, kamera itu tidak mirip dengan Pivot Rising Camera milik Reno Series, melainkan mirip dengan Oppo F11 Pro. Meski begitu, sentuhan kamera pop-up di smartphone tersebut tampak lebih premium dan berbeda.
Ke bagian belakang, K3 menganut desain simetris ala Reno Series. Posisi kamera ganda, LED Flash, sampai logo Oppo ditempatkan di bagian tengah body. Warnanya juga cenderung premium dengan dua pilihan warna, yaitu Jade Black dan Pearl White yang melapisi body-nya yang berbahan dasar kaca.
Spesifikasi
Oppo K3 ditopang oleh prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 710, RAM 6GB, ROM 64GB, baterai berkapasitas 3,765 mAh, dan sistem operasai ColorOS 6 berbasis Android Pie. Seperti Reno Series, baterai smartphone ini telah mendapatkan dukungan fast charging VOOC Flash Charge 3.0.
Sektor kameranya, smartphone tersebut punya dua kamera di bagian belakang dengan resolusi 16MP aperture f/1.7 dan 2MP lensa depthaperture f/2.4. Kedua kamera itu sudah disematkan fitur-fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama Ultra Night Mode 2.0 sampai Artistic Portrait Mode.
Sedangkan kamera depannya, 16MP aperture f/2.0 yang didukung dengan fitur Portrait Mode 2.0 dan juga AI Beauty. Kami sempat mencoba kameranya, dan berikut beberapa hasilnya: