spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...
Beranda blog Halaman 1017

Widih, Huawei Bangga Bisa ‘Ngalahin’ Penjualan IPhone

Telko.id – beberapa tahun belakangan, Huawei  cukup puas dengan prestasinya. Pasalnya, produsen asal Cina ini mampu mencatatkan prestasi mengalahkan iPhone untuk menjadi penjual smartphone global terbesar kedua sejak kwartal kedua tahun 2018.

Dan, berdasarkan data dari IDC untuk kwartal I tahun 2019, Huawei telah mencatat pengapalan global sebanyak 59.1 juta unit dan menguasai 19% pangsa pasar. Hal itu diraih di tengah pasar smartphone yang menurun dengan berkurangnya pengapalan global di tahun 2019. Apa kuncinya?

Menurut Lo Khing Seng Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group, Indonesia, Produk terbaru Huawei membawa terobosan dan tren baru untuk generasi HP berikutnya. Tidak cuma perubahan  kecil pada performa.

“Melalui strategi pada inovasi dan peningkatan performa yang signifian itu menjadi perbincangan banyak orang, menjadikan Huawei terus meraih pangsa pasar selama lima tahun terakhir ini,”ungkap Lo.

Yang menjadi jagoan di seri premium adalah seri Mate dan P. Keduanya, mendapatkan pujian atas teknologi fotografinya dari kerjasama dan riset berkelanjutan dengan produsen lensa kamera Leica. Kesuksesan itu pun diperoleh dari kontribusi dari produk seri nova.

Sejak 2016 lalu pertama kali diperkenalkan, nova berhasil merebut perhatian kawula muda. Desain menarik, menggambarkan tren terbaru serta teknologi canggih. Di tahun 2016, sebanyak 65 juta unit smartphone nova berhasil terjual. Itu menandakan antusiasme pasar akan seri tersebut.

Huawei P series, menentukan standar kamera smartphone. Mate series menjadi standar untuk teknologi mobile yang futuristic. Sedangkan Huawei nova, merupakan standar smartphone yang trendi, generasi millenial dan pengguna yang memperhatikan fashion.

Nama nova diciptakan dengan konsep tersendiri. “Nova” dalam bahasa Latin berarti “bintang baru”, menandakan seri nova yang muda, cantik, dan menyenangkan. “Nova” juga diambil dari kata “inovasi”, yang menggambarkan semangat inovatif merk Huawei.

Puluhan juta pengguna yang memilih seri nova, menjalani hidup yang modern dan fashionable, yang berarti mementingkan kualitas dibanding kuantitas. Karakteriistik dari pengguna nova, adalah mereka yang ingin mengekspresikan keindahan dalam hidup sehari-hari. Tentunya dengan menggunakan smartphone yang cocok dengan kepribadian mereka.

Inovasi untuk meningkatkan kualitas performa

Apa artinya ponsel keren dengan performa namun lagging? Huawei memperhatikan hal ini dengan menyematkan chipset terbaik di produknya. Bukan hanya untuk produk flagship seri Mate dan P, seri nova juga diperkuat dengan chipset Kirin yang akan memberikan performa kuat.

Alhasil, seri nova menawarkan performa pengguna yang mulus, dengan layar sentuh responsif, operasional lancar. Serta gaming dan streaming video tanpa lag.

GPU Turbo Technology, yang telah diterima dengan baik di industri ini dan juga oleh konsumen, disematkan juga ke dalam perangkat seri nova. Fitur ini merampingkan sumber daya pemrosesan dan mengalokasikannya di antara sistem EMUI, GPU dan CPU. Hal itu memungkinkan software dan hardware untuk bekerja secara sinergis untuk meningkatkan keseluruhan efisiensi komputasi.

Identitas Estetika untuk Kehidupan Modern

Didesain khusus untuk konsumen muda dan penentu tren, Huawei seri nova mengikuti prinsip estetika visual saat mendesain modelnya. Setiap seri nova diukir dengan detail dengan rasio aspek tepian dan kedalaman yang optimal.  Hal itu untuk memastikan perangkat tersebut bisa nyaman digenggam.

HUAWEI nova dan nova plus pertama di tahun 2016 memiliki layar display berukuran 5 inci dan 2.5D layar melengkung untuk transisi yang mulus di sudutnya. Sementara nova 3 yang diluncurkan tahun 2018 menggunakan 3D glass di bagian depan dan belakang untuk ergonomik yang lebih baik. Seri nova memiliki ciri khas warna yang cerah dan segar dan ditujukan untuk konsumen yang memerhatikan desain unik.

Untuk memberikan warna yang lebih kreatif ke produknya, Huawei mempelajari tren warna Pantone per tahunnya. Primrose Gold dan Iris Purple gradien adalah dua contoh utama dari usaha ini yang menghasilkan produk stylish dan memulai tren warna gradien di smartphone.

Selain warna dan pola, seri nova juga menampilkan desain display yang disempurnakan. Rasio layar ke bodi meningkat di setiap model. Huawei nova 2s tampil dengan teknologi layar tanpa bezel, nova 3 dengan notch, dan nova 4 menampilkan kamera di dalam layar untuk memaksimalkan ruang display yang dapat digunakan. Serta inovasi dalam hal pemilihan bahan, desain warna, serta keahlian  ini akan terus dilanjutkan untuk seri nova berikutnya.

Inovasi untuk teknologi kamera dengan hasil profesional

Ekspresi dan kepercayaan diri seringkali diasosiasikan dengan milenial dan generasi Z. mengabadikan momen kebahagiaan, kemarahan, kesedihan, dan juga berbagai kejadian lainnya menggambarkan kehidupan mereka secara utuh.

Kamera ponsel yang bagus pun menjadi kebutuhan bagi banyak orang. Huawei seri nova tidak meninggalkan kebutuhan teknologi kamera. Berawal dari nova 2s yang memasukan dual-lens kamera depan dengan 20MP sensor utama dan 2MP sensor kedalaman untuk hasil bokeh yang ditingkatkan.

Seri nova 3 meningkatkan sensor kamera utamanya menjadi 24MP, dengan kemampuan menangkap hasil swafoto dengan ketajaman optimal. Penggunaan kecerdasan buatan di algoritma kamera menghasilkan kontur wajah yang natural, dengan latar belakang yang tidak terlalu terekspos.

Seri nova 4 dengan in-screen front camera berhasil menangkap gambar dengan kualitas memukau, dengan resolusi 25 MP dengan fitur AI yang ditingkatkan.

“Dengan pemahaman yang mendalam tentang dinamika pasar, Huawei nova memberikan smartphone yang menyenangkan, bebas, dan individual untuk konsumen modern,” lanjut Lo.

“Komitmen untuk mengintegrasikan identitas yang unik dengan performa yang premium dan kualitas terbaik, berhasil mendapat perhatian pengguna yang masih muda atau merasa muda. Dengan usaha Huawei untuk terus berinovasi dalam aspek riset chipste, AI, estetika, ergonomis, dan fotografi smartphone, seri nova akan terus tampil dengan gebrakan terbaru,” tutup Lo. (Icha)

 

 

 

 

Nokia 7.2 Resmi Dirilis dan Bisa Upgradable ke Android 10

0

Telko.id – Nokia 7.2 kali pertama diperkenalkan pada 2019, September 05. Perangkat bermesin Snapdragon 660 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One dan dibekali dengan RAM berkapasitas 4/6 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 7.2. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 7.1).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Cyan Green, Charcoal, Ice) dan memiliki body berdimensi 159.9 x 75.2 x 8.3 mm (6.30 x 2.96 x 0.33 in) dengan berat 180 g (6.35 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 3), glass back (Gorilla Glass 3), plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia 7.2

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 7.2 :

  • 48 MP, f/1.8, (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    5 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 48 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 20 MP, f/2.0, (wide), 1/3″, 0.9µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur Zeiss optics, HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Nokia 7.2

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 660 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×2.2 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 512. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 4/6 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.3″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2280 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3, HDR10, Always-on display. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 7.2 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/50 Mbps or LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, EDR, LE, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia 7.2 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100 – ROW
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41 – ROW
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/50 Mbps or LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, September 05
Status Available. Released 2019, September 23
BODY
Dimensions 159.9 x 75.2 x 8.3 mm (6.30 x 2.96 x 0.33 in)
Weight 180 g (6.35 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 3), glass back (Gorilla Glass 3), plastic frame
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Cyan Green, Charcoal, Ice
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.3 inches, 99.1 cm2 (~82.4% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2280 pixels, 19:9 ratio (~400 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 3
HDR10
Always-on display
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One
Chipset Qualcomm SDM660 Snapdragon 660 (14 nm)
CPU Octa-core (4×2.2 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver)
GPU Adreno 512
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 4/6 GB
Internal 64GB 4GB RAM, 64GB 6GB RAM, 128GB 6GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 48 MP, f/1.8, (wide), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
5 MP, f/2.4, (depth)
Features Zeiss optics, LED flash, panorama, HDR
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps (gyro-EIS)
SELFIE CAMERA
Sensors 20 MP, f/2.0, (wide), 1/3″, 0.9µm
Features Zeiss optics, HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, EDR, LE, aptX
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes (excl. India)
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 3500 mAh
Non-removable Li-Po 3500 mAh battery
TESTS
Performance AnTuTu: 139495 (v7), 164484 (v8)
GeekBench: 5440 (v4.4), 1398 (v5.1)
GFXBench: 8.1fps (ES 3.1 onscreen)
Battery life

Nokia 6.2 Baru Resmi Dirilis, Apa Keunggulannya!

0

Telko.id – Nokia 6.2 kali pertama diperkenalkan pada 2019, September 05. Perangkat bermesin Snapdragon 636 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One dan dibekali dengan RAM berkapasitas 3/4 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 6.2. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 6.1).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Ceramic Black, Ice) dan memiliki body berdimensi 159.9 x 75.1 x 8.3 mm (6.30 x 2.96 x 0.33 in) dengan berat 180 g (6.35 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 3), glass back (Gorilla Glass 3), plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia 6.2

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 6.2 :

  • 16 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1.0µm, PDAF
    8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
    5 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 16 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, 1/4″, 1.12µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Nokia 6.2

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 636 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.8 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.6 GHz Kryo 260 Silver) dan prosesor grafis / GPU Adreno 509. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 3/4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB/64GB/128GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 3500 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.3″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2280 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3, HDR10, Always-on display. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 6.2 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, EDR, LE, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia 6.2 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100 – ROW
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41 – ROW
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, September 05
Status Available. Released 2019, October 17
BODY
Dimensions 159.9 x 75.1 x 8.3 mm (6.30 x 2.96 x 0.33 in)
Weight 180 g (6.35 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 3), glass back (Gorilla Glass 3), plastic frame
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Ceramic Black, Ice
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.3 inches, 99.1 cm2 (~82.5% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2280 pixels, 19:9 ratio (~400 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 3
HDR10
Always-on display
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One
Chipset Qualcomm SDM636 Snapdragon 636 (14 nm)
CPU Octa-core (4×1.8 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.6 GHz Kryo 260 Silver)
GPU Adreno 509
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 3/4 GB
Internal 32GB 3GB RAM, 64GB 4GB RAM, 128GB 4GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 16 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1.0µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
5 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, panorama, HDR
Video 2160p@30fps, 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 8 MP, f/2.0, 1/4″, 1.12µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, EDR, LE, aptX
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, GALILEO, BDS
NFC Yes (excl. India)
Radio FM radio
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 3500 mAh
Non-removable Li-Po 3500 mAh battery
TESTS
Performance AnTuTu: 114947 (v7), 140736 (v8)
GeekBench: 4882 (v4.4)
GFXBench: 5.7fps (ES 3.1 onscreen)
Battery life

Nokia 800 Tough Andalkan Water Resistant dan Kamera 2MP

0

Telko.id – Nokia 800 Tough kali pertama diperkenalkan pada 2019, September 05. Perangkat bermesin Snapdragon 205 ini hadir dengan sistem operasi KaiOS dan dibekali dengan RAM berkapasitas 512 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 800 Tough. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 8110 4G).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black Steel, Desert Sand) dan memiliki body berdimensi 145.4 x 62.1 x 16.1 mm (5.72 x 2.44 x 0.63 in) dengan berat 161 g (5.68 oz). Desainnya dibangun dari komponen, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Single SIM (Nano-SIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia 800 Tough

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 800 Tough :

  • 2 MP.

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 2 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal . Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor No yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal .

Spesifikasi Nokia 800 Tough

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 205 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Dual-core (2×1.1 GHz Cortex-A7) dan prosesor grafis / GPU Adreno 304. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 512 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 4GB 512MB storage, microSDHC slot dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 2100 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 2.4″ Inch dengan jenis TFT, 256K colors. Resolusi layarnya 240×320 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 800 Tough sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.1, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti , SNS applications, MP4/H.264 player, MP3/WAV/AAC player, Organizer, Voice memo, Predictive text input.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia 800 Tough :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 (dual-SIM model only)
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20 – EU
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, September 05
Status Available. Released 1919, September 05
BODY
Dimensions 145.4 x 62.1 x 16.1 mm (5.72 x 2.44 x 0.63 in)
Weight 161 g (5.68 oz)
Build
SIM Single SIM (Nano-SIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Black Steel, Desert Sand
IP68 water resistant (up to 1.5m for 30 mins)
MIL-STD-810G compliant
Flashlight
DISPLAY
Type TFT, 256K colors
Size 2.4 inches, 17.8 cm2 (~19.8% screen-to-body ratio)
Resolution 240 x 320 pixels, 4:3 ratio (~167 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS KaiOS
Chipset Qualcomm MSM8905 Snapdragon 205 (28 nm)
CPU Dual-core (2×1.1 GHz Cortex-A7)
GPU Adreno 304
MEMORY
Card slot microSDHC (uses shared SIM slot)
RAM 512 GB
Internal 4GB 512MB
MAIN CAMERA
Sensors 2 MP
Features LED flash
Video Yes
SELFIE CAMERA
Sensors No
Features
Video
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot
Bluetooth 4.1, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0
FEATURES
Sensors
Other SNS applications
MP4/H.264 player
MP3/WAV/AAC player
Organizer
Voice memo
Predictive text input
BATTERY
Type Li-Ion
Size 2100 mAh
Non-removable Li-Ion 2100 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Grab Akuisisi Dana, Ingin Jegal Gopay dan “Kuasai” RI?

0

Telko.id, Jakarta Grab dilaporkan segera akuisisi Dana. Layanan ride-hailing itu kabarnya tengah menjajaki tahap pembicaraan untuk membeli saham Dana, sekaligus menggabungkan layanan fintech tersebut dengan OVO.

DIkutip dari Asia One, Jumat (13/09/2019), seorang sumber terpercaya menyatakan bahwa Grab akan membeli saham Dana yang selama ini dimiliki oleh Ant Financial dan Emtek.

Jika berhasil, ada rencana jika Grab akan menggabungkan Dana dengan layanan fintech lain yakni OVO yang selama ini telah menjadi salah satu opsi pembayaran layanan Grab.

Analis pun mulai memprediksi tujuan Grab untuk mengakusisi Dana. Ada sumber yang menyatakan, bahwa akuisisi tersebut merupakan strategi Grab untuk bersaing dengan Gopay milik Gojek.

{Baca juga: Makin Pintar, Dana Kini Bisa Kirim Uang dan Simpan ATM}

Artinya, Grab ingin bersaing di industri pembayaran digital Indonesia yang memiliki 260 juta penduduk. “Itu bagian dari pertempuran Grab-Gojek,” kata salah satu sumber.

Sayangnya Grab, OVO, Dana, Ant Financial dan Softbank menolak berkomentar. Namun, sumber yang sama menyebut, jika rencana Grab ini masih bersifat pembicaraan pribadi dan masih tahap awal.

Selain itu, Softbank selaku pemegang saham terbesar Grab diprediksi mendukung rencana akusisi Dana, karena CEO Softbank, Masayoshi Son sempat membahas rencana tersebut kala berkunjung ke Jakarta.

“Putranya mendukung,” kata orang itu.

{Baca juga: SoftBank Kucurkan Rp 28 Triliun, Grab Indonesia Jadi Unicorn}

Grab dan Gojek adalah dua perusahaan teratas Asia Tenggara, masing-masing bernilai USD$ 14 miliar Rp 195,2 Triliun dan USD$ 10 miliar atau Rp 139,4 triliun menurut berbagai sumber. Mereka berdua bersaing di sejumlah bidang termasuk layanan keuangan, e-commerce, layanan ride-hailing dan pengiriman makanan. (NM/FHP)

Sumber: Asia One

Makin Seru, Ada Penghuni Baru di Sea of Thieves  

0

Telko.id, Jakarta  – Sea of Thieves terus berkembang dan menambah warna ke dunia bahari dengan satu pembaruan paling menarik, yakni penambahan teman hewan peliharaan.

Pembaruan Smuggler’s Fortune tiba pada hari Rabu, 11 September dan membawa monyet-monyet dan burung beo serta kemampuan untuk membeli Koin Kuno menggunakan mata uang dunia nyata.

{Baca juga: Bikin Canggung, Pose Dinosaurus di Legoland Malaysia Viral}

The Pirate Emporium adalah toko dalam game di Sea of Thieves melalui pembaruan The Smuggler’s Fortune. Koin Kuno adalah mata uang premium baru yang dapat dibeli pakai uang nyata.

Untuk diketahui, seperti dilansir Games Radar, Koin Kuno juga dapat dipanen dengan memburu Tengkorak Kuno yang langka, yang juga diperkenalkan dengan pembaruan kali ini.

Awalnya, satu-satunya hewan peliharaan yang tersedia untuk dibeli adalah berbagai jenis monyet dan burung beo. Tidak jelas jenis hewan peliharaan mana yang akan ditambahkan di masa depan.

Dua jenis monyet akan ditambahkan, Capuchin dan Barbary Macaque. Adapun, untuk burung beo, Anda bisa memilih antara Parkit dan Macaw untuk bertengger di bahu Anda.

{Baca juga: Viral! Wahana Bermain Ini Terlihat Mengerikan di Video}

Anda dapat mendandani teman-teman kecil Anda, membawa mereka bersama, bermain bersama, bermain musik untuk membuat mereka menari, dan bersantai di sekitar kapal Anda. [BA/HBS]

Sumber: Games Radar

Viral, Foto Joshua Dipangku Habibie Sambil “Ngoprek” Apple iMac

0

Telko.id, Jakarta – Berbagai cerita, foto, hingga video diunggah banyak orang di media sosial untuk mengenang mendiang BJ Habibie yang meninggal dunia pada Rabu (11/09) lalu. Seperti mantan artis cilik, Joshua Suherman yang mengunggah foto bersama Bapak Teknologi Indonesia itu yang terlihat sedang menggunakan Apple iMac.

Melalui akun Twitter @jojosuherman, ia bercerita bahwa dahulu dirinya pernah diundang untuk bertemu dengan presiden ke-3 Republik Indonesia tersebut.

Ada 3 foto yang diunggah. Pertama foto saat Jojo dipeluk Habibie, kemudian foto kedua saat almarhum menggambarkan pesawat untuk Joshua, dan terakhir adalah foto saat Habibie memamerkan komputer Apple iMac miliknya.

{Baca juga: BJ Habibie Meninggal, Menkominfo: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik}

Kicauan yang diposting pada Rabu (11/09/) tersebut mendapatkan 13,6 ribu tanda likes, 6,5 ribu retweet dan banyak komentar. Salah satu komentar yang menarik berasal dari akun @ardianfrmnsyah.

Ardian memberikan fakta bahwa komputer yang digunakan BJ Habibie adalah iMAC yang dikembangkan oleh Apple. Komentar tersebut pun dibalas oleh Joshua.

Dirinya teringat jika dalam foto tersebut, ia sempat bertanya mengenai merek komputer berwarna biru itu. Joshua pun mengonfirmasi jika memang komputer tersebut adalah iMac.

{Baca juga: Mengenal Pesawat N-250 Gatot Kaca Buatan BJ Habibie}

“Tahun segitu udah pake iMac,” cuit @ardianfrmnsyah.

“Gue inget banget nanya ke beliau ‘ini apa?’ Karna ga pernah liat komputer selain Windows. Hahahah… beliau doang yg gw liat pake Mac,” balas Joshua.

iMac adalah komputer buatan Apple yang hadir dirilis pada Agustus tahun 1998. Kala itu Apple menghadirkannya untuk menjawab kebutuhan komputer bagi pengguna yang ada di rumah dan institusi pendidikan.

{Baca juga: BJ Habibie Berpulang, Netizen Gaungkan #RIPBapakTeknologiIndonesia}

Sebelumnya diberitakan, BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/09) pukul 18:03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Tokoh kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 meninggal di usia 83 tahun. (NM/FHP)

Konsumen Asia Tak Tertarik Trio iPhone 2019?

0

Telko.id, Jakarta Apple memperkenalkan trio iPhone 11 dengan harga lebih murah dan prosesor lebih cepat.  Namun, ketiganya tidak memiliki teknologi 5G. Hal tersebut jelas membuat konsumen di Asia kecewa.

Kenapa? Di Asia, perangkat berharga jauh lebih murah ketimbang trio iPhone 2019 dengan teknologi 5G sudah banyak berseliweran. Apalagi, fitur-fitur yang ditawarkan tak kalah ciamik ketimbang tiga ponsel baru Apple.

Dikutip Telko.id dari Reuters, Jumat (13/9/2019), iPhone 11 dilego ke pasaran dengan harga lebih murah USD 50 atau sekira Rp 700 ribu ketimbang iPhone XR. Namun, pengguna di Asia tampaknya tetap tak tertarik.

{Baca juga: Sebagian Pengguna “Jijik” Lihat Trio iPhone 2019, Kenapa?}

Menurunkan harga iPhone 11 mungkin merupakan upaya Apple untuk menarik pembeli di China. Sebab, di negara itu, iPhone kalah saing dengan produk Huawei. Apalagi, Amerika Serikat perang dagang dengan China.

“iPhone baru sama sekali tidak mengejutkan. Perubahan nyata yang ada hanyalah keberadaan kamera tambahan di iPhone model premium, ”kata Park Sung-soon, seorang analis di Cape Investment & Securities.

Ia melanjutkan, untuk mendapatkan iPhone berteknologi 5G, pengguna harus menunggu sampai satu tahun. Artinya, kenapa tidak membeli ponsel Huawei saja? Atau, ada Vivo dan Samsung yang punya teknologi serupa.

Sebuah meme di media sosial menampilkan CEO Apple, Tim Cook, membual tentang fitur-fitur baru iPhone. Di lain sisi, ada CEO bisnis konsumen Richard Yu yang pamer bahwa fitur tersebut sudah lama terdapat di Huawei.

Seperti dikutip Telko.id dari CNET, preorder untuk ketiga iPhone baru dilayani mulai Jumat (13/9/2019) waktu setempat. Ketiganya baru akan hadir di toko-toko di beberapa negara pada 20 September mendatang.

{Baca juga: Kapan iPhone 11 Masuk Indonesia? Erajaya: Hanya Apple yang Tahu}

Sebelumnya, diketahui bahwa harga untuk iPhone 11, dari versi standar, Pro hingga Pro Max dibanderol mulai USD 699 atau Rp 9,7 jutaan, USD 999 atau Rp 13,9 jutaan, dan USD 1.099 atau Rp 15,3 jutaan. Dirilisnya harga smartphone baru ini secara tidak langsung membuat para pendahulunya mengalami penurunan harga.

iPhone XR sekarang berharga USD 600 atau sekitar Rp 8,4 juta untuk model 64GB. Nah, jikalau pengguna memiliki iPhone lama untuk dijual, Apple akan membeli dengan harga USD 200 atau lebih kurang Rp 2,8 juta. Bagaimana dengan iPhone 8?

Untuk iPhone 8, pegguna bisa membeli lebih murah, seharga USD 450 atau sekitar Rp 6,3 juta. Jika menginginkan iPhone XR atau iPhone 8 untuk model 128GB, calon pembeli hanya perlu membayar tambahan sebesar USD 50 atau sekira Rp 700 ribu. [SN/IF]

Kenalan dengan Perangkat Lunak Pendukung 5G di Nokia Software Day

0

Telko.id, Jakarta – Nokia menggelar Software Day 2019 di Jakarta. Pada acara tersebut mereka menawarkan berbagai software atau perangkat lunak yang bisa mendukung jaringan 5G di tanah air.

Menurut Head of Solution Consulting for Asia Pacific and Japan Nokia Software, Srinivas Bhattiprolu, menjelaskan jika layanan telekomunikasi akan berevoluasi seiring kehadiran 5G di Indonesia.

“5G akan menjadi struktur yang mendefinisikan dunia digital. Melalui Nokia Software Day di Jakarta, kami menampilkan produk-produk serta contoh penerapan yang akan membantu operator dalam perjalanan mereka menjadi penyedia layanan digital,” kata Srinivas di Jakarta, Kamis sore (12/09/2019).

{Baca juga: Resmi Rilis, Ini Spek dan Harga Nokia 7.2 dan Nokia 6.2}

Salah satu produk yang ditawarkan adalah Costumer Experience Index (CEI) yang didukung oleh artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Dengan dukungan AI maka operator akan mendapatkan gambaran nyata mengenai kondisi pelanggan.

Operator dapat mengetahui bagaimana prilaku pelanggan dari cuitan di media sosial, laporan masalah dan prilaku penggunaan jaringan. “Kami menawarkan perangkat untuk mengetahui experience costumer secara real, seperti jika ada gangguan jaringan maka operator bisa langsung kasih solusi,” ujar Srinivas.

Selain itu, CEI juga dapat mendeteksi jika ada pelanggan yang berganti layanan ke operator lain. Dengan respon yang cepat, operator bisa menawarkan berbagai promosi kepada pelanggan tersebut.

“Supaya mencegah berpindah, kita bisa tawarkan marketing campaign,” tambah Srinivas.

Nokia juga menawarkan Security Orchestration Analytic and Response (SOAR). Adapun SOAR dapat menunjang operasi keamanan melalui panel tunggal untuk pemantauan, pengaturan serta remdiasi dari ancaman serangan siber.

“Dia bisa mendeteksi anomali-anomali dengan cepat sehingga sangat membantu operator,” tutur Srinivas.

Terakhir Srinivas menilai jika semua software tersebut bisa lebih efektif diterapkan jika didukung jaringan 5G. Hal ini karena jaringan generasi kelima tersebut memiliki kecepatan internet yang tinggi dan latensi rendah. “Jaringan 5G memiliki latensi yang rendah,” katanya. [NM/IF]

Sebagian Pengguna “Jijik” Lihat Trio iPhone 2019, Kenapa?

0

Telko.id, Jakarta – Penampilan tiga iPhone terbaru – iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan Pro Max yang memilih mengumpulkan tiga lensa di bagian belakang sepertinya tidak cukup bisa untuk membuat semua orang terkesan. Melihatnya, sebagian orang malah merasa merinding.

Ya, setelah Apple meluncurkan trio iPhone 2019 pada Selasa (10/9/2019), penderita trypophobia atau keengganan melihat lubang kecil atau benjolan protes melalui media sosial. Mereka mempersoalkan tata letak kamera belakang.

Sekadar informasi, trypophobia tidak secara resmi diakui dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental. Sebab, menurut para ahli, mereka hanya merasa jijik, bukan takut, tatkala melihat sekumpulan lubang atau gundukan.

{Baca juga: Kapan iPhone 11 Masuk Indonesia? Erajaya: Hanya Apple yang Tahu}

Namun demikian, beberapa pengguna mengunggah cuitan via Twitter bahwa ada sesuatu yang lebih buruk daripada yang dialami penderita trypophobia, yakni takut dikucilkan oleh orang-orang sekitar karena masih memiliki iPhone model lama.

Seperti dikutip Telko.id dari CNET, preorder untuk ketiga iPhone baru dilayani mulai Jumat (13/9/2019) waktu setempat. Ketiganya baru akan hadir di toko-toko di beberapa negara pada 20 September mendatang.

Harga untuk iPhone 11, dari versi standar, Pro hingga Pro Max bervariasi, mulai USD 699 atau Rp 9,7 jutaan, USD 999 atau Rp 13,9 jutaan, dan USD 1.099 atau Rp 15,3 jutaan. Seiring kehadiran ketiganya, harga iPhone XR dan iPhone 8 turun.

{Baca juga: Trio iPhone 11 Dirilis, Harga iPhone XR Langsung Turun}

iPhone XR sekarang berharga USD 600 atau sekitar Rp 8,4 juta untuk model 64GB. Nah, jikalau pengguna memiliki iPhone lama untuk dijual, Apple akan membeli dengan harga USD 200 atau lebih kurang Rp 2,8 juta. Bagaimana dengan iPhone 8?

Untuk iPhone 8, pegguna  bisa membeli lebih murah, seharga USD 450 atau sekitar Rp 6,3 juta. Jika menginginkan iPhone XR atau iPhone 8 untuk model 128GB, calon pembeli hanya perlu membayar tambahan sebesar USD 50 atau sekira Rp 700 ribu. [SN/IF]