spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...
Beranda blog Halaman 1006

Nokia 4.2 Hadir Dengan Tombol Khusus Google Assistant

0

Telko.id – Nokia 4.2 kali pertama diperkenalkan pada 2019, February 24. Perangkat bermesin Snapdragon 439 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One dan dibekali dengan RAM berkapasitas 2/3 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Nokia memang belum secara resmi merilis harga Nokia 4.2. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Nokia 3.2).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Nokia Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Black, Pink Sand) dan memiliki body berdimensi 149 x 71.3 x 8.4 mm (5.87 x 2.81 x 0.33 in) dengan berat 161 g (5.68 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front, glass back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Nokia 4.2

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Nokia 4.2 :

  • 13 MP, f/2.2, 1/3.1″, 1.12µm, PDAF
    2 MP, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, 1/4″, 1.12µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Nokia 4.2

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 439 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.95 GHz Cortex-A53 & 4×1.45 GHz Cortex A53) dan prosesor grafis / GPU Adreno 505. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2/3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 16GB/32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Ion dengan kapasitas 3000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 5.71″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1520 pixels. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Nokia 4.2 sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Nokia 4.2 :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100 – Global
4G bands 1, 3, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 40, 41 – EMEA, APAC, MENA
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE Cat4 150/50 Mbps
LAUNCH
Announced 2019, February 24
Status Available. Released 2019, May 07
BODY
Dimensions 149 x 71.3 x 8.4 mm (5.87 x 2.81 x 0.33 in)
Weight 161 g (5.68 oz)
Build Glass front, glass back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Black, Pink Sand
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 5.71 inches, 81.4 cm2 (~76.6% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1520 pixels, 19:9 ratio (~295 ppi density)
Protection
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie), upgradable to Android 10, Android One
Chipset Qualcomm SDM439 Snapdragon 439 (12 nm)
CPU Octa-core (4×1.95 GHz Cortex-A53 & 4×1.45 GHz Cortex A53)
GPU Adreno 505
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 2/3 GB
Internal 16GB 2GB RAM, 32GB 3GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 13 MP, f/2.2, 1/3.1″, 1.12µm, PDAF
2 MP, (depth)
Features LED flash
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 8 MP, f/2.0, 1/4″, 1.12µm
Features
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE, aptX
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC Yes (market dependent)
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity
Other
BATTERY
Type Li-Ion
Size 3000 mAh
Non-removable Li-Ion 3000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Realme X50 Pro 5G Diperkuat dengan Snapdragon 865 dan RAM 12 GB

0

Telko.id – Realme X50 Pro 5G kali pertama diperkenalkan pada 2020, February 24. Perangkat bermesin Snapdragon 865 ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; realme UI 1.0 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 6-12 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Realme memang belum secara resmi merilis harga Realme X50 Pro 5G. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Realme X50 5G).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Realme Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Moss Green, Rust Red) dan memiliki body berdimensi 159 x 74.2 x 8.9 mm (6.26 x 2.92 x 0.35 in) dengan berat 205 g (7.23 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 5), glass back (Gorilla Glass 5), aluminum frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Realme X50 Pro 5G

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Realme X50 Pro 5G :

  • 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
    12 MP, f/2.5, 54mm (telephoto), 2x optical zoom, PDAF
    8 MP, f/2.3, 13mm (ultrawide), PDAF
    2 MP B/W, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 64 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 2160p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 32 MP, f/2.5, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
8 MP, f/2.2, 17mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30/120fps, gyro-EIS.

Spesifikasi Realme X50 Pro 5G

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 865 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.8 GHz Kryo 585) dan prosesor grafis / GPU Adreno 650. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 6-12 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 128GB/256GB storage, no card slot dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 4200 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.44″ Inch dengan jenis Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 1080×2400 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5, 90Hz refresh rate dan
HDR10+. Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Realme X50 Pro 5G sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE / 5G yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, GPS(Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, NavIC), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (5.1, A2DP, LE, aptX HD). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Realme X50 Pro 5G :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE / 5G
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 800 / 850 / 900 / 1700(AWS) / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 2(1900), 3(1800), 4(1700/2100), 5(850), 7(2600), 8(900), 12(700), 17(700), 18(800), 19(800), 20(800), 26(850), 28(700), 32(1500), 38(2600), 39(1900), 40(2300), 41(2500), 42(3500), 66(1700/2100) – Global
Speed HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A, 5G
LAUNCH
Announced 2020, February 24
Status Available. Released 2020, March 5
BODY
Dimensions 159 x 74.2 x 8.9 mm (6.26 x 2.92 x 0.35 in)
Weight 205 g (7.23 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), glass back (Gorilla Glass 5), aluminum frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Moss Green, Rust Red
DISPLAY
Type Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.44 inches, 100.1 cm2 (~84.9% screen-to-body ratio)
Resolution 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~409 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
90Hz refresh rate
HDR10+
PLATFORM
OS Android 10.0; realme UI 1.0
Chipset Qualcomm SM8250 Snapdragon 865 (7 nm+)
CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.8 GHz Kryo 585)
GPU Adreno 650
MEMORY
Card slot No
RAM 6-12 GB
Internal 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.72″, 0.8µm, PDAF
12 MP, f/2.5, 54mm (telephoto), 2x optical zoom, PDAF
8 MP, f/2.3, 13mm (ultrawide), PDAF
2 MP B/W, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 2160p@30fps, 1080p@30/60fps; gyro-EIS
SELFIE CAMERA
Sensors 32 MP, f/2.5, 26mm (wide), 1/2.8″, 0.8µm
8 MP, f/2.2, 17mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
Features HDR
Video 1080p@30/120fps, gyro-EIS
SOUND
SOUND 24-bit/192kHz audio
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/ax, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 5.1, A2DP, LE, aptX HD
GPS Yes, with dual-band A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, NavIC
NFC Yes
Radio No
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
FEATURES
Sensors Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 4200 mAh
Non-removable Li-Po 4200 mAh battery
TESTS
Performance AnTuTu: 592447 (v8)
GeekBench: 3175 (v5.1)
GFXBench: 45fps (ES 3.1 onscreen)
Battery life

MediaTek Kerja Bareng Microsoft Azure Demi Kembangkan IoT

0

Telko.id – MediaTek hari ini mengumumkan bahwa banyak peminat dari kalangan para pembuat perangkat IoT terhadap produknya MT3620. Sebuah chip microcontroller unit (MCU) yang dirancang dalam kerja sama erat dengan Microsoft untuk integrasi langsung dari solusi keamanan Microsoft Azure.

MCU ini memungkinkan para produsen untuk mengembangkan perangkat-perangkat IoT yang aman dan terhubung dengan layanan-layanan Microsoft Azure Cloud. Sebagai MCU pertama di industri yang langsung terintegrasi dengan Microsoft Azure Sphere dalam perangkat kerasnya, solusi Azure Sphere ini telah berhasil diadopsi oleh berbagai merek dan perusahaan global utama seperti Starbucks, Leoni, e.on dan Gojo.

MT3620 merupakan MCU berkinerja tinggi dan sepenuhnya terintegrasi yang menyediakan tingkat keamanan tertinggi untuk perangkat-perangkat edge modern dan kokoh yang terkoneksi internet.

Permintaan untuk MT3620 terjadi karena subsistem peripheral input/input (I/O) yang ekstensif, yang menawarkan fleksibilitas dan kebebasan bagi para pembuat perangkat dalam rancangan perancang, sehingga bisa digunakan dalam berbagai aplikasi IoT termasuk rumah cerdas, komersial dan industri. MT3620 sekarang tersedia secara komersial dalam bentuk chipset, modul dan kit pengembangan.

“MediaTek bangga dengan adopsi platform MT3620, seiring dengan upaya kami untuk membuka jalan bagi aplikasi-aplikasi Azure Sphere, chipset SoC berbasis MPU dan bagi bagi para OEM untuk menyediakan teknologi canggih bagi siapa saja,” kata Mohit Bhusham, VP dan GM, US Business Development, MediaTek.

Baca juga : MediaTek Bermitra Dengan Intel Untuk Buat Modem 5G di Laptop

Lebih lanjut, Mohit menyatakan bahwa “Keamanan merupakan sebuah isu paling penting yang dihadapi pengadopsian luas dari berbagai layanan IoT berbasis cloud, khususnya untuk industri-industri penting. Kami percaya Microsoft Azure Sphere merupakan solusi untuk penggunaan cloud yang aman.”

MT3620 merupakan satu-satunya MCU yang tersedia di pasar saat ini yang menggabungkan keamanan end-to-end yang lengkap dari Azure Sphere, memungkinkan para pembuat perangkat untuk mengembangkan berbagai perangkat IoT yang sangat aman dan mudah terhubung ke Microsoft Azure Cloud Services.

Solusi aman ini menyediakan otentikasi dan atestasi perangkat, mendukung pembaruan perangkat lunak lewat over-the-air untuk menjaga keamanan terhadap serangan yang terus berevolusi, dan mengotomatisasi pencatatan kesalahan dan pelaporan.

“Keamanan IoT dimulai di silikon. MT3620 merupakan cip pertama yang disertifikasi untuk Azure Sphere, dirancang untuk menghasilkan keamanan perangkat IoT tanpa tanding yang menjaga perangkat tetap aman sepanjang waktu. Cip ini menjalankan sistem operasi Azure Sphere dan langsung terhubung ke Azure Sphere Security Service,” kata Anita Rao, Principal Program Lead, Azure Sphere, Microsoft.

Menurut Anita, sekarang, para pelanggan dari berbagai industri mengadopsi MT3620 untuk merancang dan memproduksi apa pun dari perangkat konsumen hingga peralatan ritel dan manufaktur – seluruhnya juga digunakan untuk menjalankan serangkaian modul penjaga untuk dengan aman menghubungkan dan menjaga peralatan-peralatan penting. (Icha)

 

 

Realme C3 (3 cameras) Resmi Dirilis Dengan Menambah 1 Kamera Lagi

0

Telko.id – Realme C3 (3 cameras) kali pertama diperkenalkan pada 2020, February 19. Perangkat bermesin Helio G70 ini hadir dengan sistem operasi Android 10.0; realme UI 1.0 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 2-4 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Realme memang belum secara resmi merilis harga Realme C3 (3 cameras). Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Realme C3).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Realme Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Frozen Blue, Blazing Red) dan memiliki body berdimensi 164.4 x 75 x 9 mm (6.47 x 2.95 x 0.35 in) dengan berat 195 g (6.88 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Realme C3 (3 cameras)

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Realme C3 (3 cameras) :

  • 12 MP, f/1.8, 28mm (wide), 1/2.8″, 1.25µm, PDAF
    2 MP, (macro)
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 12 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 5 MP, f/2.4, 27mm (wide), 1/5″, 1.12µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR, panorama dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Realme C3 (3 cameras)

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Helio G70 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (2×2.0 GHz Cortex-A75 & 6×1.7 GHz Cortex-A55) dan prosesor grafis / GPU Mali-G52 2EEMC2. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2-4 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB/64GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.5″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1600 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 3, 480 nits max brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Realme C3 (3 cameras) sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/75 Mbps.

Selain itu ada juga konektifitas USB microUSB 2.0, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot, dan bluetooth (5.0, A2DP, LE, aptX). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Realme C3 (3 cameras) :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 7(2600), 8(900), 20(800), 28(700), 38(2600), 40(2300), 41(2500) – Global
Speed HSPA 42.2/11.5 Mbps, LTE-A (2CA) Cat6 300/75 Mbps
LAUNCH
Announced 2020, February 19
Status Available. Released 2020, February 20
BODY
Dimensions 164.4 x 75 x 9 mm (6.47 x 2.95 x 0.35 in)
Weight 195 g (6.88 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Frozen Blue, Blazing Red
Splash resistant
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.5 inches, 102.0 cm2 (~82.7% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~270 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 3
480 nits max brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 10.0; realme UI 1.0
Chipset Mediatek Helio G70 (12 nm)
CPU Octa-core (2×2.0 GHz Cortex-A75 & 6×1.7 GHz Cortex-A55)
GPU Mali-G52 2EEMC2
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 2-4 GB
Internal 32GB 2GB RAM, 32GB 3GB RAM, 64GB 4GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 12 MP, f/1.8, 28mm (wide), 1/2.8″, 1.25µm, PDAF
2 MP, (macro)
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 5 MP, f/2.4, 27mm (wide), 1/5″, 1.12µm
Features HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, hotspot
Bluetooth 5.0, A2DP, LE, aptX
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC
Radio FM radio
USB microUSB 2.0, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5000 mAh
Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

Seperti ini lho, Perilaku Konsumen eCommerce Indonesia

0

Telko.id – Facebook baru saja melansir studi terbarunya yang bertajuk  ‘Riding the Digital Wave: Southeast Asia’s Discovery Generation’dan merupakan studi merka di tahun 2018. Tujuannya adalah untuk melihat bagaimana perilaku konsumen eCommerce Indonesia, terutama masyarakat kelas menengah.

Seperti apa perilaku konsumen eCommerce di Indonesia? Menurut Facebook dan Bain & Company yang melakukan studi ini, pilihan yang semakin beragam, akses internet yang lebih baik, dan tingkat kesejahteraan yang meningkat akan terus menjadi faktor kunci yang mendorong aktivitas belanja di ranah online di Asia Tenggara.

Baca juga : Duh! 419 Juta Data Pengguna Facebook Beredar Bebas di Internet

“Studi ini menunjukkan bagaimana dunia digital memiliki peran penting dalam pertumbuhan bisnis dan e-commerce di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Facebook hadir untuk mendukung bisnis kecil dan besar, dan industri yang lebih luas melalui investasi dalam hal inovasi produk, solusi, program, dan kemitraan untuk meningkatkan kemampuan digital dan mendorong dampak ekonomi di Indonesia,” kata Hilda Kitti, Kepala Pemasaran untuk Facebook di Indonesia.

Studi ini mensurvei 12.965 responden di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, dan mewawancarai lebih dari 30 CEO dan pemodal di wilayah tersebut. Hal ini menunjukkan kelas menengah di Asia Tenggara akan mendominasi 70-80% dari pertumbuhan konsumen digital pada 2025.

Menurut data dari Bain, dari 90 juta konsumen digital pada tahun 2015, Asia Tenggara menunjukkan pertumbuhan sebesar 2,8 kali lipat menjadi 250 juta konsumen digital pada tahun 2018. Pada tahun 2025, akan ada 310 juta konsumen digital di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, angka konsumen digital telah tumbuh pesat dan hal ini juga mendorong pertumbuhan belanja online di Indonesia.

Studi ini menunjukkan bahwa konsumen digital di Indonesia tumbuh dari 64 juta, 34% dari total populasi pada tahun 2017 menjadi 102 juta, 53% atau setengah dari total populasi pada tahun 2018. Dengan kenaikan angka konsumen digital ini, pertumbuhan belanja online juga diprediksi tumbuh 3,7 kali dari 13,1 miliar USD pada 2017, menjadi 48,3 miliar USD di 2025.

Fase Pencarian dalam aktivitas belanja online sangat penting, karena 64% responden di Indonesia mengatakan mereka tidak tahu persis apa yang mereka ingin beli saat mereka belanja online, dengan lebih dari 57% responden mengatakan bahwa mereka mengetahui tentang produk-produk dan merek- merek baru melalui platform media sosial.

Konsumen Indonesia menunjukkan preferensi yang kuat untuk omnichannel, artinya, mereka akan melihat di toko online maupun offline ketika mereka tahu apa yang ingin mereka beli: 83% konsumen tinggal di kota besar, dan 81% konsumen tinggal di kota kecil.

“Ada banyak cara untuk berbelanja, dan tidak ada orang yang berbelanja dengan cara yang sama dua kali. Kuncinya adalah merancang strategi pada fase pencarian sangat penting, mengingat bahwa pelanggan berinteraksi dengan banyak merek melalui berbagai saluran pada waktu yang sama. Di Indonesia sendiri, 66% responden mengatakan bahwa mereka terbuka untuk memilih merek lain atau akan membeli berbagai merek saat berbelanja online. Ini berarti, seluruh skala bisnis, memiliki peluang besar untuk bersaing dalam cakupan yang lebih besar di Asia Tenggara,” kata Hilda.

Selain penemuan, penelitian ini menunjukkan potensi besar untuk membangun loyalitas dan pertumbuhan merek karena tidak ada pemain dominan di pasar e-commerce di Asia Tenggara. Rata- rata orang Indonesia berbelanja di 3,8 platform sebelum mereka membuat keputusan pembelian, yang menunjukkan potensi besar bagi merek di Indonesia untuk menumbuhkan pasar mereka di sini.

Karena itu, memberikan penghargaan bagi pelanggan melalui program loyalitas sangat penting. Studi menunjukkan, responden dengan program loyalitas menunjukkan bahwa mereka 1,5 kali lebih mungkin menjadi promotor daripada mereka yang tidak memiliki program loyalitas, 45% lebih mungkin untuk membuat rekomendasi, dan 25% lebih mungkin memiliki frekuensi pembelian yang lebih tinggi. (Icha)

 

Axiata Group, Tutup Tahun 2019 Dengan Kinerja Positif

Telko.id – Axiata Group menutup tahun 2019 dengan hasil kinerja positif. Hal ini merupakan hasil dari pelaksanaan disiplin “Shifting Gear” untuk menghasilkan pendapatan dan laba serta inisiatif di bawah “Keunggulan Operasional”. Hasil kerjanya ini merupakan posisi tertinggi dengan Laba Setelah Pajak (PAT) tertinggi yang dilaporkan sejak 2016 sebesar RM 1,8 miliar dan EBTIDA tertinggi di RM 10,6 miliar.

Menyusul keberhasilan implementasi strategi divestasi pada tahun 2018, ROIC secara signifikan meningkat sebesar 5.1 ppt hingga mencapai 6,4%.

Baca juga : Kinerja XL Axiata Tumbuh Diatas Rata-rata Industri

Tan Sri Jamaludin Ibrahim, Presiden dan Kepala Eksekutif Grup Axiata mengatakan, kinerja positif Axiata Group ini terlihat dari pendapatan Axiata group meningkat 2,9% Year-on-Year (“YoY”) menjadi RM 24,6 miliar sepanjang 2019.

Sementara, EBITDA naik 27,4% YoY menjadi RM 10,6 miliar. Menyesuaikan untuk Standar Pelaporan Keuangan Malaysia 16 (“MFRS 16”) berdampak dan pada mata uang konstan FY18, Grup yang mendasari EBITDA mencatatkan, peningkatan 10,9% dua digit, menggandakan pertumbuhan pendapatan 5,1% (tidak termasuk perangkat).

“Karena kinerja operasional yang lebih baik oleh semua perusahaan yang beroperasi (“OpCos”) kecuali Ncell5, dan berhasil menahan biaya absolut,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (21/2).

Per Quartal, Group PAT mencatat peningkatan lebih dari 100% dengan laba RM 404.1 juta di Q4-19 dibandingkan dengan kerugian RM 1.79 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu.

“Peningkatan lebih dari RM 2,2 miliar dapat dikaitkan terutama dengan kinerja operasional yang lebih baik yang menghasilkan lonjakan RM0, 6 miliar EBITDA, serta penurunan satu kali saja sebesar RM 1,8 miliar yang disesuaikan pada Q4-2018,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2019, neraca Axiata semakin menguat sebagai hasil dari pengurangan hutang bruto ke EBITDA yang mencapai 1,8x lebih sehat dibandingkan dengan 2,3x di FY18.

Underlying Free Cash Flow (FCF) 8 meningkat lebih dari 50% menjadi RM 3 miliar YoY terangkat oleh pertumbuhan dua digit EBITDA dan flat Capex.

Sebagai hasil dari kinerja sampai akhir tahun 2019 yang stabil dan PATAMI9 yang dinormalisasi pada RM 960 juta, Axiata menyetujui dividen total 9,0 sen per saham biasa, termasuk dividen interim 5,0 sen per saham biasa yang dinyatakan untuk periode keuangan yang berakhir 30 Juni 2019.

Jadi total dividen pada 2019 menjadi 86% dividend payout ratio (DPR) dibandingkan dengan tahun sebelumnya berada di 85%. Pihaknya juga menyetujui dividen khusus 0,5 sen untuk berbagi keuntungan dari pelepasan investasi M1.

EBITDA tumbuh 17,1% sementara margin EBITDA meningkat 2,6 ppt menjadi 39,6%. FCF naik 14,6% terutama disebabkan oleh peningkatan EBITDA dua digit. Investasi jaringan yang dikombinasikan dengan inovasi produk membuat XL diakui sebagai salah satu merek terkemuka di industri ini.

Pendapatan data berkontribusi 89% terhadap pendapatan layanan, sementara penetrasi smartphone mencapai 86%. Sebagai bagian dari fokus bisnis datanya, investasi jaringan XL menghasilkan 40.000 4G BTS sehingga memungkinkan penyediaan layanan 4G di 425 kota.

“Sepanjang tahun 2019 XL sangat positif dan menandakan bahwa Grup berada di jalur yang benar dengan fokus akan keuntungan. Kami akan terus memperkuat neraca Grup, sambil tetap memastikan keunggulan operasional di seluruh pasar kami,” ujarnya.

Mengingat kinerja dan pencapaian KPI untuk 2019, pihaknya telah menyetujui pembayaran dividen setahun penuh 9 sen per saham biasa termasuk dividen interim pertama 5 sen per saham biasa. Selain itu, pihaknya telah mengumumkan dividen khusus 0,5 sen dari divestasi M1.

Pada transisi kepemimpinan yang baru-baru ini diumumkan di Axiata, ia menambahkan, pihaknya menyadari perlunya transisi yang lancar dan sukses dalam beberapa bulan mendatang.

“Kami memiliki kepercayaan penuh pada kesuksesan kepemimpinan dan akan terus memandu proses untuk memastikan kinerja dan stabilitas yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Ia juga menuturkan, Kinerja Axiata Grup sepanjang 2019 mencerminkan strategi dan penyesuaian yang dilakukan dengan baik dalam menanggapi lanskap industri yang sangat kompetitif dan cepat berubah.

“Saya senang terutama dengan kinerja keseluruhan, mengingat tantangan yang meningkat baik secara eksternal maupun internal,” katanya. (Icha)

Hai Kaum Milenial! Ayo Berkarya, Indonesia Butuh Anak Muda

0

Telko.id – Hai Kaum Milenial! Ayo Berkarya, Indonesia Butuh Anak Muda. Jika bukan anak muda, siapa lagi? Karena kemajuan bangsa Indonesia di era digital tidak terlepas dari peran generasi muda sebagai digital native. Mereka menjadi agen perubahan untuk mewujudkan pemerataan ekosistem digital di Indonesia dengan berbagai inovasi yang dihasilkan.

Hal tersebut menginspirasi Telkomsel bersama generasi muda dalam mengakselerasikan negeri melalui implementasi teknologi digital secara luas.

Komitmen tersebut kini ditunjukkan Telkomsel yang bersinergi sebagai bagian Telkom Group dengan mendukung perhelatan Indonesia Butuh Anak Muda (IBAM) yang diselenggarakan pada 19 Februari 2020 di Jakarta.

“Generasi muda bertalenta selalu menjadi inspirasi bagi Telkomsel dalam berkontribusi positif untuk negeri. Kami terus bercermin dari mereka untuk merancang berbagai inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan yang salah satunya berfokus pada pengembangan talenta digital muda dalam negeri agar menjadi sumber daya unggul yang memiliki daya saing,” ungkap Denny Abidin, Vice President Corporate Communications Telkomsel mengatakan.

Baca juga : Telkomsel Buat NextDev Hub Yang Bakal Lebih Keren Dari Silicon Valley

Komitmen itulah yang membuat operator ini memiliki kesamaan dengan tujuan penyelenggaraan IBAM membuat kami yakin bahwa IBAM menjadi tempat yang tepat bagi generasi muda untuk menyalurkan minatnya dan bertukar pikiran dengan orang lain yang memiliki spirit yang sama.

IBAM sendiri merupakan gerakan dari Narasi yang menyediakan ruang dialog, interaksi, serta akses kolaborasi dan bertukar gagasan untuk mendorong anak muda ikut aktif sebagai bagian dari ekosistem solusi untuk membentuk Indonesia yang lebih baik.

Sejumlah pembicara seperti Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Pandji Pragiwaksono, Kunto Aji, hingga Fiersa Besari hadir untuk memberikan inspirasi kepada anak muda untuk memberikan aksi nyata bagi perkembangan bangsa. Pada perhelatan IBAM kali ini, Telkomsel menghadirkan showcase program The NextDev Hub dan Digital Creative Millenials (DCM) yang merupakan bagian kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) Telkomsel, yang terkait dengan segmen  anak muda dalam mengembangkan kapasitasnya melalui pemanfaatan solusi berbasis teknologi digital.

Pada showcase The NextDev Hub, Telkomsel menggandeng pengembang aplikasi “Cakap” sebagai salah satu lulusan The NextDev 2018, yang aktif membantu generasi muda produktif di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) untuk memperoleh keterampilan bahasa asing.

Pengunjun IBAM dapat melakukan konsultasi bisnis dan latihan pitching serta mendaftarkan startup yang didirikannya untuk program The NextDev Talent Scouting 2020 yang segera akan diluncurkan. Selain itu, pengunjung juga bisa mengetahui program pengajaran Bahasa Inggris gratis untuk anak-anak di daerah 3T yang sedang dijalankan oleh Cakap.

Selain itu, Telkomsel berkolaborasi dengan NAH Project untuk menghadirkan showchase terkait program DCM di IBAM. NAH Project sendiri merupakan peserta program DCM dan sukses menjadi pelopor di Indonesia dalam menerapkan metode transparency pricing.

Pengunjung dapat mendaftarkan merek miliknya di program DCM secara langsung di booth untuk mengembangkan bisnisnya melalui pelatihan dan asistensi yang diperlukan untuk mengubah pola usaha yang konvensional menjadi berbasis data.

Founder & CEO Cakap, Tomy Yunus mengatakan “Acara IBAM2020 memacu kami para generasi muda memimpin perubahan yang positif dan berani bertindak untuk membuat dampak sosial yang nyata bagi Indonesia, dimana semua itu bisa dimulai dari lingkungan sekitar dan bidang masing-masing. Cakap bersama Telkomsel semakin termotivasi menggunakan teknologi kelas jarak jauh yang kami terus kembangkan untuk kemajuan bangsa Indonesia, khususnya dalam hal peningkatan kecakapan berbahasa Asing untuk seluruh penduduk Indonesia.”

Managing Director NAH Project, Ifa Hanifah mengatakan “NAH Project brand sneakers lokal yg berdiri sejak 2017 dan bergerak dengan jiwa yang exploratif. Anak muda Indonesia harus berani explore karena Indonesia mempunyaai resource yang banyak sekali. Dengan berani explore kita bisa menghasilkan sebuah produk dengan value yang jauh lebih besar”.

“Kami optimis bahwa generasi muda sebagai digital native mampu membawa Indonesia menjadi negara dengan ekosistem digital yang merata dan berkelanjutan. Maka dari itu, Telkomsel sebagai digital telco company yang didukung sinergi aktif bersama Telkom Group secara konsisten akan terus bergerak maju mengakselerasikan negeri untuk mengembangan kapasitas anak-anak muda melalui inisiatif berbasis teknologi digital di berbagai bidang, baik itu memperkuat soft skill maupun harf skill. Kami juga percaya kegiatan IBAM akan semakin memperluas kesempatan bagi generasi muda sebagai SDM Unggul untuk lebih aktif menjadi agen perubahan untuk Indonesia yang lebih baik,” tutup Denny. (Icha)

 

 

 

Tahun 2019, Kinerja Indosat Ooredoo Catat Pertumbuhan Pendapatan 12,9%

0

Telko.id – Upaya Indosat Ooredoo untuk terus memperbaiki kinerjanya berbuah pertumbuhan pendapatan sebesar 12,9% YoY. Hal ini tergambar dalam laporan tahunan perusahaan yang disampaikan dalam pernyataan tertulis yang diterima Telko.id (24/02/20).

“Indosat Ooredoo telah berhasil melaksanakan strategi 3 tahun Perusahaan, dan hal ini menyebabkan kinerja keuangan yang solid sesuai dengan penyampaian kami hari ini. Kami berinvestasi untuk meningkatkan cakupan dan kinerja jaringan 4G kami, langkah-langkah ini berkontribusi terhadap peningkatan basis pelanggan dan volume trafik data Perusahaan,” ungkap Ahmad Al-Neama, President Director and CEO Indosat Ooredoo.

Berdasarkan laporan tahunan Indosat Ooredoo, total Pendapatannya Tumbuh sebesar 12,9% menjadi sebesar Rp26,1 triliun. Sedangkan, Pendapatan Seluler tumbuh sebesar 14,7% menjadi sebesar Rp20,7 triliun, dan EBITDA mencapai Rp9,9 triliun, atau tumbuh kuat sebesar 51,6% YoY.

Baca juga : Indosat Ooredoo Optimis Tutup 2019 Kinerja Positif

Jumlah pelanggan pun tumbuh. Ada penambahan pelanggan seluler sebanyak 1,2 juta pelanggan menjadi 59,3 juta pelanggan pada akhir tahun 2019, dan Average Revenue per User (ARPU) meningkat menjadi Rp27,9 ribu dari tahun sebelumnya sebesar Rp18,7 ribu. Hal tersebut, menurut Indosat disebabkan oleh tingginya peningkatan trafik data sebesar 71,6% YoY.

Indosat Ooredoo membukukan laba bersih sebesar Rp1.569,0 miliar atau naik sebesar hampir Rp4 triliun dibandingkan rugi bersih di tahun 2018 yang disebabkan oleh perbaikan EBITDA dan penjualan menara.

Dalam hal operasional, Indosat Ooredoo berhasil melaksanakan penggelaran jaringan 4G secara intensif, mengembangkan cakupan populasi 4G dari hanya sebesar 44% pada akhir tahun 2017 hingga mencapai hampir 90% di tahun 2019 serta meningkatkan kualitas konektivitas di seluruh Indonesia secara signifikan.

Sebagai bukti momentum pencapaian Indosat Ooredoo tahun 2019 telah berhasil meraih penghargaan bergengsi Gold Stevie® Award Asia Pacific Award untuk Innovation in Technology Development. Perusahaan telah mengoperasikan total 124.144 BTS per 31 Desember 2019, meningkat sebesar 49.218 BTS dibandingkan tahun lalu. Sampai dengan saat ini, Perusahaan mengoperasikan  BTS 4G sebanyak 48.048.

Selain itu, Indosat Ooredoo juga mendapat pengakuan untuk ‘Best Bundling Program’ dan ‘Most Innovative Data Package’ dari Selular Awards. Perusahaan ini juga mendapat nilai yang baik untuk ASEAN Corporate Governance Scorecard, dengan nilai diatas rata-rata dibandingkan dengan 100 Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia, atas keberhasilan meningkatkan nilai kepuasan pelanggan.

Pada tahun 2019 lalu, perusahaan ini juga telah menyelesaikan penjualan 3.100 menara perusahaan kepada PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT Professional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dengan nilai transaksi sebesar Rp6,39 triliun. Penjualan ini akan mendukung rencana strategis Indosat Ooredoo untuk meningkatkan pengalaman jaringan lebih lanjut, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi pelanggan.

Pada tahun 2020, Perusahaan memberikan arahan pertumbuhan pendapatan sesuai dengan tingkat pertumbuhan pasar, dengan EBITDA margin pada kuadran persentase 30% atas, serta CAPEX diantara Rp8,5 sampai dengan Rp9,5 triliun.

“Sejalan dengan langkah kami untuk masa yang akan datang, kami ingin memainkan peran utama dalam membangun ekosistem digital Indonesia, dengan menghadirkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman bagi pelanggan yang akan menciptakan nilai bagi pemegang kepentingan Perusahaan,” tutup Neama. (Icha)

Xiaomi Redmi 8A Dual Harga Murah Dengan Baterai Jumbo

0

Telko.id – Xiaomi Redmi 8A Dual kali pertama diperkenalkan pada 2020, February 11. Perangkat bermesin Snapdragon 439 ini hadir dengan sistem operasi Android 9.0 (Pie); MIUI 11 dan dibekali dengan RAM berkapasitas 2/3 GB.

Sampai berita ini diturunkan, Xiaomi memang belum secara resmi merilis harga Xiaomi Redmi 8A Dual. Tapi jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini diperkirakan akan dibandrol dengan harga yang kurang lebih sama dengan seri sebelumnya (Xiaomi Redmi 8A).

(Baca Juga : Harga dan Spesifikasi Xiaomi Terbaru)

Perangkat cerdas ini hadir dengan beberapa pilihan warna (Sky White, Sea Blue, Midnight Grey) dan memiliki body berdimensi 156.5 x 75.4 x 9.4 mm (6.16 x 2.97 x 0.37 in) dengan berat 188 g (6.63 oz). Desainnya dibangun dari komponen Glass front (Gorilla Glass 5), plastic back, plastic frame, dengan slot SIM card yang diletakkan pada sisi body, support Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by).

Kamera Xiaomi Redmi 8A Dual

Sejak kemunculan media sosial dan platform berbagi lainnya, kamera jadi salah satu fitur penting dari sebuah perangkat cerdas. Tak terkecuali perangkat yang satu ini. Ya, berikut adalah sensor kamera utama yang dibenamkan ke dalam body belakang Xiaomi Redmi 8A Dual :

  • 13 MP, f/2.2, (wide), 1/3.1″, 1.12µm, PDAF
    2 MP, f/2.4, (depth).

Sensor kamera tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk menghasilkan foto dengan resolusi maksimal 13 MP tapi juga untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p. Lalu bagaimana dengan kamera depannya?

Well, untuk kamera depan, perangkat ini mengandalkan sensor 8 MP, f/2.0, 1/4″, 1.12µm yang tidak hanya penting untuk selfie, tapi juga bisa diandalkan saat melakukan video call ataupun video conference. Kamera tersebut dilengkapi dengan fitur HDR dan bisa digunakan untuk merekam video dengan resolusi maksimal 1080p@30fps.

Spesifikasi Xiaomi Redmi 8A Dual

Pada sektor performa, perangkat ini mengandalkan chipset Snapdragon 439 yang ditopang Central Processing Unit atau CPU Octa-core (4×1.95 GHz Cortex-A53 & 4×1.45 GHz Cortex A53) dan prosesor grafis / GPU Adreno 505. Komponen pemrosesan tersebut didukung dengan RAM berkapasitas 2/3 GB. Lengkap dengan opsi penyimpanan internal / ROM berkapasitas 32GB storage, microSDXC dan baterai berjenis Li-Po dengan kapasitas 5000 mAh.

Beralih ke bagian multimedia, ada layar berukuran 6.22″ Inch dengan jenis IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors. Resolusi layarnya 720×1520 pixels dan telah dilengkapi dengan Corning Gorilla Glass 5,400 nits typ. brightness (advertised). Layar tersebut jadi viewfinder yang cukup nyaman untuk menampilkan beragam fungsi yang dibawanya. Termasuk untuk menonton video dan bermain game tentunya.

Baca Juga : LayarKaca21 dan 7 Situs Nonton Film Gratis Pengganti Indoxxi

Dan layaknya sebuah perangkat cerdas, Xiaomi Redmi 8A Dual sudah dibekali konektifitas yang terbilang lengkap. Untuk konektifitas jaringan seluler misalnya. Perangkat ini support teknologi GSM / HSPA / LTE yang bisa digunakan untuk melakukan komunikasi data dengan kecepatan maksimal HSPA, LTE-A.

Selain itu ada juga konektifitas USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go, GPS(Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, dan bluetooth (4.2, A2DP, LE). Tak ketinggalan fitur lainnya seperti Accelerometer, proximity, compass, .

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah spesifikasi Xiaomi Redmi 8A Dual :

NETWORK
Technology GSM / HSPA / LTE
2G bands GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2
3G bands HSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G bands LTE band 1(2100), 3(1800), 5(850), 8(900), 40(2300), 41(2500)
Speed HSPA, LTE-A
LAUNCH
Announced 2020, February 11
Status Available. Released 2020, February 18
BODY
Dimensions 156.5 x 75.4 x 9.4 mm (6.16 x 2.97 x 0.37 in)
Weight 188 g (6.63 oz)
Build Glass front (Gorilla Glass 5), plastic back, plastic frame
SIM Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
Colors Sky White, Sea Blue, Midnight Grey
Splash resistant
DISPLAY
Type IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
Size 6.22 inches, 96.6 cm2 (~81.8% screen-to-body ratio)
Resolution 720 x 1520 pixels, 19:9 ratio (~270 ppi density)
Protection Corning Gorilla Glass 5
400 nits typ. brightness (advertised)
PLATFORM
OS Android 9.0 (Pie); MIUI 11
Chipset Qualcomm SDM439 Snapdragon 439 (12 nm)
CPU Octa-core (4×1.95 GHz Cortex-A53 & 4×1.45 GHz Cortex A53)
GPU Adreno 505
MEMORY
Card slot microSDXC (dedicated slot)
RAM 2/3 GB
Internal 32GB 2GB RAM, 32GB 3GB RAM
MAIN CAMERA
Sensors 13 MP, f/2.2, (wide), 1/3.1″, 1.12µm, PDAF
2 MP, f/2.4, (depth)
Features LED flash, HDR, panorama
Video 1080p@30fps
SELFIE CAMERA
Sensors 8 MP, f/2.0, 1/4″, 1.12µm
Features HDR
Video 1080p@30fps
SOUND
SOUND
CONNECTIVITY
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE
GPS Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS
NFC
Radio FM Radio, built-in antenna
USB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
FEATURES
Sensors Accelerometer, proximity, compass
Other
BATTERY
Type Li-Po
Size 5000 mAh
Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
TESTS
Performance
Battery life

IM3 Ooredoo Kembali Gelar Acara Collabonation

0

Telko.id – Memulai tahun 2020, IM3 Ooredoo kembali melanjutkan kampanye “Collabonation” yang telah sukses dimulai pada tahun 2019. Collabonation merupakan sebuah gerakan nasional untuk mendorong generasi muda Indonesia menciptakan konten dan karya positif dengan cara berkolaborasi, baik dengan pembuat konten yang berpengalaman, maupun dengan teman sendiri. Melalui kolaborasi, anak muda diharapkan dapat berkembang dan belajar lebih cepat.

Kali ini acara Collabonation hadir di Jakarta bertempat di M Bloc Space, Jakarta Selatan dengan menghadirkan kolaborasi musik dari Sal Priadi, Pamungkas, dan Disko Pantera. Tidak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan dengan Live Podcast seru dari BKR Brothers serta Collaborative Talkshow oleh Instagrammer @madariyanhadi dan penyair muda Adimas Imanuel.

Baca juga : IM3 Ooredoo dan Snap, Berikan Keseruan Saat Mengekspresikan Diri

“IM3 Ooredoo memahami generasi muda Indonesia memiliki banyak ide kreatif dan dinamis. Untuk itu, IM3 Ooredoo membuat kampanye Collabonation sebagai ruang yang membebaskan mereka melakukan kolaborasi untuk menciptakan konten yang berkualitas, dan kali ini giliran kami mengajak masyarakat Jakarta untuk bergabung di Collabonation, menikmati kolaborasi dari penampilan musik, podcaster dan juga talkshow dari para content creator,” ujar Fahroni Arifin, Senior Vice President – Head of Brand Management & Strategy of Indosat Ooredoo.

Harapannya IM3 Ooredoo Collabonation ini dapat menginspirasi anak muda, karena IM3 Ooredoo percaya bahwa dengan kolaborasi kita dapat membuat konten seru dengan tema apapun sesuai yang diinginkan.”

Lebih dari itu, di acara ini IM3 Ooredoo juga akan meluncurkan collabonation.id ,tempat untuk menyaksikan keseluruhan rangkaian IM3 Ooredoo Collabonation, mulai dari kolaborasi musik, konten video YouTube, artikel, hingga Podcast dengan mengkombinasikan lifestyle juga edukasi. Lebih dari itu, di collabonation.id ini nantinya publik juga bisa mengikuti beragam online challenge atau kompetisi yang memungkinkan mereka untuk berkolaborasi dengan idolanya dan memenangkan hadiah serta pengalaman menarik lainnya.

Akankah IM3 Ooredoo mampu menarik perhatian anak muda Indonesia sehingga akan menambah jumlah pelanggannya? Coba saja terus kita pantau perkembangannya. (Icha)