Latest Phone

Welcome to BESPOKE AI, Cara Samsung Pamer Teknologi AI Home

Telko.id - Welcome to BESPOKE AI merupakan cara Samsung...

Tecno Perkenalkan Robot Anjing Lucu di MWC Barcelona

Telko.id – Tecno kembali ikut meramaikan MWC Barcelona 2024...

Oppo Pad Air2

Ericsson Ditunjuk Hadirkan 4G di Thailand

Telko.id – Ericsson telah ditunjuk untuk mendukung peluncuran LTE-Advanced milik operator Thailand TrueMove H. Sekedar informasi, Ericsson diminta untuk mendeploy LTE-A di utara, barat tengah dan selatan Thailand.

Sesuai dengan kontrak, Ericsson akan membantu menyebarkan carrier aggregation untuk LTE-A dan memperluas jaringan 2G dan 3G TrueMove H pada frekuensi 900-MHz, 1800 MHz dan 2100 MHz.

Kontrak tiga tahun ini akan mewajibkan Ericsson untuk menyediakan peralatan radio multi-standar menggunakan Ericsson Radio System yang baru, ini termasuk dari sel-sel kecil dalam ruangan sel makro.

“Kami berkomitmen untuk menawarkan pelanggan kami pengalaman mobile broadband terbaik,” kata Corp COO True, Vichaow Rakphongphairoj, seperti dilaporkan oleh TelecomAsia (21/3).

“Kemitraan kami dengan Ericsson akan memperkuat layanan 3G/ WCDMA kami dan menjadikan kami pemimpin untuk layanan 4G LTEdi Thailand dan memungkinkan kami untuk menawarkan optimalisasi layanan mobile data dengan kinerja smartphone terbaik kepada pelanggan kami.” Tambahnya.

TrueMove H adalah salah satu dari dua pemenang spektrum 900-MHz 4G selama lelang mahal tahun lalu, setelah menebus spektrum tersebut dengan 76 miliar baht ($ 2,1 miliar ). Tapi pemenang sesama lisensi, yakni Jasmine tampaknya akan melewatkan batas waktu untuk membayar angsuran pertama dari tawaran sendiri.

Berbicara mengenai Jasmine, hari ini merupakan batas terakhir untuk pembayaran lelang 4G 900-MHz yang telah mereka menangkan. Jasmine pertama kali harus membayar angsuran sebesar $ 220 juta (8 miliar baht) angsuran izin dan memberikan jaminan bank dan sisa nya biaya lisensi sebesar $ 2,17 miliar (75 miliar baht).

Perusahaan ini memiliki batas akhir hingga 16:30 waktu setempat untuk membayar lisensi atau risiko terkena sanksi. Paling tidak mereka akan kehilangan deposit mereka sebesar $ 17.700.000 (644 juta baht) hangus dan menghadapi daftar hitam dari setiap bisnis masa depan dengan telekomunikasi dan regulator penyiaran.

Latest

Samsung Promosi Bespoke AI Laundry Combo lewat Film Inside Out 2

Telko.id – Samsung mempromosikan Bespoke AI Laundry Combo lewat...

Iduladha 1445 H, Telkomsel Berbagi Keberkahan Pada 43.000 Masyarakat

Telko.id - Memperingati Iduladha 1445 H, Telkomsel kembali melangsungkan...

PocoPad Hadir Berbekal Xiaomi HyperOS dan Memori Besar

Telko.id – Xiaomi menambahkan lini baru di sub brandnya...

Indosat dan Google Cloud, Siapkan Pengalaman Digital Berbasis AI di Seluruh Indonesia

Telko.id -  Indosat Ooredoo Hutchison (“Indosat” atau “IOH”) dan Google Cloud melanjutkan...

Rekomendasi

ATSI Kritisi Keberadaan Satelit Starlink Di Indonesia

Telko.id – ATSI mengkritisi kehadiran Starlink boleh dibilang sangat mulus ke Indonesia, tidak banyak ini dan itu tetiba sudah diberikan ijin oleh Pemerintah untuk...

Starlink Masuk, Proses Merger Smartfren dan XL Axiata Jalan teruss!

Telko.id – Proses merger Smartfren dan XL Axiata yang saat ini sedang berlangsung due diligence, sebagai tahap awal tidak akan terpengaruh dengan hadirnya Starlink...

Merger XL Axiata dan Smartfren Diharapkan Selesai Akhir Tahun

Telko.id - Axiata Group Bhd berharap rencana merger antara anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya di Indonesia, PT XL Axiata Tbk dan PT Smartfren Telecom...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini