spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Berkat Efisiensi, ZTE Catatkan Keuntungan Double Digit

Telko.id – Vendor jaringan asal Cina ZTE mempertahankan pertumbuhan laba yang kuat pada tahun 2015, tapi kali ini dipicu oleh lonjakan sehat pendapatan dikarenakan faktor efisiensi.

Dalam pedoman untuk setahun penuh di 2015, ZTE mengatakan mereka mendapatkan pendapatan melebihi 15.3 milyar dollar Amerika Serikat, dengan  peningkatan penjualan LTE dan jaringan optik yang mendorong pertumbuhan serta hadirnya smart cities yang juga ikut menyumbang pendapatan mereka dengan solusi ICT dari perusahaan dan tentunya penjualan router.

Dilansir dari Telecoms, hasil ini tentunya menandai peningkatan revenue mereka sebesar 24% dari pendapatan tahun 2014. Hasil tersebut lagi-lagi mereka dapatkan berkat latihan perampingan yang cukup luas. Di tahun lalu, keuntungan tidak meningkat seperti rasio besar saat ini tapi dengan jumlah yang sama secara absolut.

ZTE mencatat penjualan lebih tinggi dari solusi 4G (Long Term Evolution) di jaringan internasional, selain China, “menurut laporan ZTE.

“Perusahaan juga membukukan peningkatan penjualan dari solusi jaringan optik sebagai permintaan untuk  memperkuat jaringan broadband,” ucap laporan tersebut.

Daftar Revenue ZTE
Daftar Revenue ZT

Pertumbuhan pendapatan tahunan juga didorong oleh peningkatan penjualan router high-end di pasar luar negeri, sementara ZTE membukukan pendapatan beeikutnya yang lebih tinggi dari sektor ICT adalah solusi lain termasuk smart cities dan data center untuk perusahaan dan departemen pemerintah. Selain itu, ZTE juga mendorong penjualan smartphone 4G luar China, serta produk-produk terminal untuk rumah.

Meskipun tersandung kasus korupsi dan menjadi tamu di daftar hitam dari Norges Bank, nampaknya tidak membuat perusahaan asal Tionkok ini ‘pesakitan’ dan mungkin jika tidak tersandung kasus korupsi, jumlah pendapatan mereka akan jauh lebih meningkat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU