Telko.id – Samsung dikabarkan tengah mengembangkan chip AI khusus bernama Gaia yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat (on-device AI).
Chip ini ditujukan untuk berbagai perangkat, mulai dari komputer AI (AI PC), robot pintar, hingga perangkat edge AI, sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pemrosesan di cloud.
Menurut laporan terbaru dari Korea, Gaia dibuat dengan proses fabrikasi 4nm dan menggunakan arsitektur Neural Processing Unit (NPU) yang sudah dioptimalkan untuk beban kerja AI.
Fokusnya bukan sekadar mengejar performa tinggi, tetapi juga menjaga konsumsi daya tetap efisien sehingga cocok untuk perangkat PC modern.
Menurut laporan, chip tersebut diproduksi menggunakan proses fabrikasi 4 nanometer dan saat ini sedang menjalani tahap evaluasi oleh sejumlah produsen komputer besar, termasuk HP dan Lenovo.
Baca Juga:
- Samsung Galaxy XR Headset, Gunakan Android XR besutan Google
- Samsung Perluas AI ke HP Kelas Menengah, Tak Lagi Eksklusif
Jika pengujian berjalan sesuai rencana, perangkat pertama yang menggunakan Gaia diperkirakan akan hadir pada akhir 2027 atau awal 2028.Gaia tidak hanya disiapkan untuk PC Edge AI.
Samsung juga membidik pasar Physical AI, yaitu perangkat yang memanfaatkan AI untuk berinteraksi langsung dengan dunia nyata, seperti robot dan berbagai sistem otomatis.
Sejauh ini Samsung masih merahasiakan spesifikasi lengkap maupun performa chip tersebut.
Namun jika laporan ini akurat, Gaia berpotensi menjadi langkah baru Samsung untuk bersaing di pasar AI accelerator yang saat ini semakin berkembang dan tidak lagi hanya diisi oleh nama-nama seperti NVIDIA, AMD, Intel, maupun Qualcomm.
Di sisi lain, Samsung juga terus mempercepat pembangunan fasilitas produksi chip baru di Yongin, Korea Selatan.
Perusahaan bahkan memajukan target operasional pabrik tersebut menjadi 2029 untuk mengimbangi lonjakan permintaan chip AI global.
Langkah ini menunjukkan besarnya investasi Samsung dalam memperkuat rantai pasok semikonduktor AI, baik untuk kebutuhan pusat data maupun perangkat konsumen.
Bagi pengguna, kehadiran chip seperti Gaia berpotensi menghadirkan AI yang lebih cepat, hemat daya, dan lebih menjaga privasi karena pemrosesan dilakukan langsung di perangkat.
Jika berhasil, Samsung akan menjadi salah satu pemain utama dalam persaingan chip AI yang semakin ketat, sekaligus memperluas pemanfaatan AI pada berbagai perangkat, mulai dari laptop hingga robot pintar.


