spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Opera Akan Dijual ke Perusahaan Tech Cina sebesar 1,2 Miliar US$

Telko.id – Opera Software ASA sudah setuju untuk menjual perusahaannya kepada sekelompok perusahaan teknologi Cina dengan nilai sekitar 10,5 miliar kroner atau 1,2 milyar US$. Dengan adanya kesepakatan itu akan memberikan pembuat web browser asal Norwegia ini tambahan biaya dan peluang untuk akses ke pelanggan baru di Cina.

Kelompok ini akan memulai penawaran tender pada posisi 71 kroner per share untuk Opera, seperti yang tercantum dalam pernyataan resminya. Angka tersebut setara dengan 46 persen di atas harga penutupan terakhir, pada Februari 5. Dengan kesepakatan ini, investor akan memiliki sekitar sepertiga dari saham Opera dan anggota tim eksekutif dan dewan memegang saham telah menyetujui tawaran tersebut, dan sudah merekomendasikan kepada pemegang saham, kata Opera.

Calon pembeli Opera ini termasuk perusahaan ekuitas swasta Golden Brick Capital Management Ltd, pembuat game asal Cina Beijing Kunlun Tech Co, penyedia keamanan Internet Qihoo 360 Technology Co dan Yonglian Investment Co. Kesepakatan ini memberikan Opera untuk dapat mengakses web user milik Kunlun dan Qihoo di Cina serta tambahan pembiayaan.

“Jika Anda melihat mitra industri, itu ide ekosistem,” kata Ketua Sverre Munck pada konferensi pers di Oslo. “Ekosistem adalah kata kunci karena kami akan bersaing perusahaan besar lainya seperti Facebook, Google, dan Apple. Untuk bersaing sendirian melawan ekosistem tidak akan kuat. Itulah sebabnya, Opera melakukan penjualan saham agar dapat bersaing. Dilihat dari kelompok investor yang berminat, Opera merasa puas karena masuk dalam ekosistem yang sesuai.

Browser Opera sudah banyak membantu vendor mobile phone, tablet dan computer agar dapat melakukan browsing internet dengan cepat tanpa menghabiskan paket data yang besar. Pembuat software ini memiliki 350 juta pengguna aktif setiap bulannya. Dan browser ini sudah tertanam diberbagai device smartphone seperti pada produk keluaran dari Samsung Electronics Co dan Xiaomi Corp.

Berdasarkan data dari NetMarketShare, Opera Mini Browser menguasai sekitar 7,3 persen dari pangsa pasar yang ada. Berada di belakang Chrome 42 persen, Safari 34 persen dan browser Android 11,1 persen.

Opera akan memulai tahap review pada bulan Agustus, setelah menerima strategic interest dari sejumlah pihak.

Fredrik Steinslien, seorang analis di Pareto Securities AS mengatakan bahwa target tawaran menarik yang diberikan adalah 63 kroner per sahamnya dan Opera pada 2016 akan memperoleh laba dibawah prediksi sedikit.

Saham Opera, sempat turun 47 persen tahun lalu. Baru naik pekan lalu karena dipicu spekulasi rencana kesepakatan ini. Harga nya pun melonjak 37 persen menjadi 66,90 kroner di 11:35 di Oslo. Hal ini memberikan tambahan nilai pasar perusahaan 10 miliar kroner. Namun, perdagangan di bursa dihentikan pada 5 Februari karena banyak spekulasi di media tentang rencana penjualan saham ini. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU