Kecepatan Broadband di Uni Eropa Tak Sesuai yang Dijanjikan

Jakarta – Pelanggan broadband di Uni Eropa hanya mendapatkan 75 persen dari kecepatan download yang diiklankan, meskipun harga broadband terus menurun di seluruh benua. Ini hanya dua dari tiga temuan studi pada kecepatan broadband, harga dan cakupan yang diterbitkan oleh Komisi Eropa belum lama ini.

Menurut Telecompaper, Jumat (23/10), laporan pertama untuk kecepatan broadband di semua negara Uni Eropa ditambah Islandia dan Norwegia meliputi angka yang diperbarui untuk Oktober 2014. Di sini ditunjukkan bahwa rata-rata kecepatan broadband di Eropa tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan, dengan angka 75 persen sama seperti yang diposting di 2013. Meskipun investasi di jaringan broadband dilakukan terus menerus, yang menaikkan rata-rata kecepatan download yang sebenarnya secara signifikan dari 30 Mbps di 2013 menjadi 38 Mbps pada tahun 2014.

Studi ini juga menunjukkan bahwa perbedaan lebih kecil di kabel (86,5 persen dari headline kecepatan download yang diiklankan) dan FTTx (83 persen) dibandingkan DSL (63,3 persen). Selain itu, kecepatan download yang sebenarnya di Eropa tetap lebih tinggi daripada di AS, dengan layanan xDSL rata-rata 8.27 Mbps di Eropa dan 7.67 Mbps di AS. Sementara untuk layanan kabel dan FTTx, di Eropa rata-rata 66,57 Mbps dan 53,09 Mbps, di AS 25,48 Mbps dan 41,35 Mbps.

Studi kedua, terkait harga eceran broadband hingga Februari 2015, ditemukan bahwa harga broadband di EU28 turun sekitar 12 persen antara tahun 2012 dan 2015, dengan tawaran harga masuk akal untuk kecepatan 12 hingga 30 Mbps.

Namun, laporan ini menunjukkan bahwa harga secara signifikan bervariasi dan bisa sampai 300 persen lebih tinggi untuk layanan serupa tergantung pada lokasi. Secara umum, negara-negara Uni Eropa lebih murah daripada AS untuk broadband di atas 12 Mbps, sementara Korea Selatan dan Jepang lebih murah daripada EU28 untuk broadband di atas 30 Mbps.

Studi pada cakupan broadband juga menemukan bahwa lebih dari 216 juta rumah tangga di Uni Eropa (99,4 persen dari total) memiliki akses ke setidaknya satu teknologi broadband tetap atau mobile pada akhir 2014 (tidak termasuk satelit).

Penetrasi broadband mobile 4G kecepatan tinggi meningkat dari 59,1 persen pada 2013 menjadi 79,4 persen pada tahun 2014. Teknologi Next Generation Access (NGA) – mampu memberikan setidaknya 30 Mbps – tersedia di 68,1 persen rumah, naik dari 61,9 persen tahun lalu.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Latest Phone's

Latest Articles

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0