spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

ITU : Internet of Things Bisa Tingkatkan Taraf Hidup Banyak Orang

Telko.id – Sebuah laporan dari ITU dan Cisco mengatakan bahwa Internet of Things (IOT) dapat meningkatkan taraf hidup jutaan orang serta dapat mempercepat kemajuan menuju tujuan pembangunan berkelanjutan PBB, seperti kesehatan masyarakat dan pendidikan.

Merujuk pada laporan yang diluncurkan pada pertemuan tahunan Dewan Pacific Telecommunications di Hawaii, laporan yang bertajuk ‘Memanfaatkan Internet of Things untuk pembangunan global’ ini mencatat bahwa ada tiga penggerak utama yang jika didukung, bisa membuat ‘revolusi IOT’ di negara berkembang.

Pertama adalah perangkat IOT yang sudah umum, hadir dengan harga yang relatif murah dan mudah diganti dalam mengembangkan pasar. Infrastruktur dasar untuk mendukung IOT, seperti Wi-Fi dan kafe internet sudah tersebar luas dengan konektivitas dasar ke jangkauan ponsel di sekitarnya.

Terlebih lagi, perangkat IOT yang saat ini banyak digunakan dapat bertahan dalam kondisi ekstrim.

Kedua, biaya R&D IOT yang diserap oleh permintaan yang kuat di pasar dunia terus berkembang, dan ada sedikit biaya yang terkait dengan adopsi mereka untuk negara berkembang.

Terakhir, perangkat IOT menawarkan instalasi yang sederhana dan banyak juga yang memiliki fungsi ‘plug & play’ yang tentunya tidak memerlukan keahlian khusus, serta pasokan listrik seperti tenaga matahari dapat mempertahankan sensor dan jaringan di saat tidak ada pasokan listrik yang konsisten.

Studi ini merekomendasikan bahwa pemerintah dan bisnis seharusnya mendukung start-up teknologi, inkubator ICT dan pusat data lokal, dan bekerja untuk mengembangkan kebijakan dan kerangka peraturan yang akan menciptakan sebuah ekosistem yang memungkinkan untuk penyebaran IOT di seluruh dunia.

Dilansir dari mobile world live (21/1), ITU melihat komunikasi M2M melalui jaringan mobile seluler sebagai layanan ICT yang tumbuh paling cepat dalam hal lalu lintas. Mereka juga memperkirakan bahwa ada lebih dari satu miliar perangkat IOT nirkabel yang dikirimkan pada tahun 2015, naik 60 persen dibandingkan dengan tahun lalu dan diperkirakan telah terpasang sebanyak 2,8 miliar produk.

Sekedar informasi, awal pekan ini Sigfox meluncurkan Sigfox Foundation, yang bertujuan untuk membawa manfaat dari IOT. [ak/if]

spot_img

ARTIKEL TERBARU