Latest Phone

Oppo Pad Air2

Oppo Reno11 Pro (China)

Tecno Spark 20

F5 Networks: Keamanan Prioritas Utama Saat Terapkan Aplikasi

Jakarta – Semakin luasnya penggunaan aplikasi di luar sana, apapun aktivitas yang dilakukan, secara tidak langsung telah mengubah pola konsumsi masyarakat terhadap aplikasi. Jika sebelumnya aplikasi hanya sebagai alat pendukung saja, kini aplikasi mulai menjadi penggerak utama aktivitas.

Adopsi perangkat pintar (smartphone/tablet) yang semakin meningkat, diakui Country Manager F5 Networks Indonesia, Fetra Syahbana, sebagai pendorong meningkatnya ketergantungan terhadap aplikasi.

Pemerintah dan bisnis bahkan mampu mengirimkan layanan mereka ke lebih banyak lagi pengguna melalui platform perangkat pintar,” ungkapnya, ketika ditemui di Jakarta, Rabu, (21/10).

Fetra SyahbanaMenurut hasil survei yang dilakukan F5 Networks terhadap perusahaan di dunia dan di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, diketahui bahwa “Mobile Applications” menjadi tren teknologi yang berperan penting bagi perusahaan. Dimana perangkat pintar menjadi media yang tepat bagi bisnis dan pemerintah untuk menyediakan layanan melalui aplikasi Mobile.

Hal ini tak bisa dipungkiri turut berpengaruh pula terhadap tren kedua, yaitu meningkatnya Private cloud. Di sini, cloud memungkinkan perusahaan untuk mempermudah akses ke layanan yang ingin diakses menggunakan aplikasi. Dan tentu saja mampu menyediakan lebih banyak aplikasi untuk beragam layanan dengan lebih cepat.

Lewat sebuah survei bertajuk ‘The State of Application Delivery in APAC 2015’ yang dilakukan terhadap perusahaan baru-baru ini, F5 Networks bahkan turut mengungkap bahwa berbagai macam aplikasi perusahaan kini mulai dipindahkan ke cloud, seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang menganut filosofi “cloud-first”.

Survei yang diikuti 3.266 responden – terdiri dari para pembuat keputusan dalam bidang IT di wilayah APAC (Asia Pasifik) – ini juga menggali informasi mengenai application service yang sudah dan akan mereka terapkan di dalam sistem IT perusahaan mereka.

Hampir separuh responden (45%) kini menjalankan 1-200 aplikasi, sementara 10% dari responden telah menjalankan lebih dari 3.000 aplikasi di dalam perusahaan. Studi tersebut juga mengungkapkan bahwa setidaknya 41% pengambil keputusan di bidang IT perusahaan mengatakan bahwa hampir seperempat (24%) dari jumlah aplikasi yang terdapat di sistem perusahaan mereka saat ini sedang dipertimbangkan untuk dipindah ke cloud pada tahun 2016 mendatang. Sementara hampir seperempat dari responden lainnya mengatakan bahwa 25%-50% aplikasi akan dipindahkan ke cloud pada tahun 2016.

Tantangan dalam mengadposi hybrid cloud

Meskipun popularitas hybrid cloud meningkat, 29% responden menganggap tingkat adopsinya masih lambat. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan mereka dalam mengenali pengaturan pengelolaan identitas dan akses yang komprehensif. Lebih lanjut, 35% responden mengakui bahwa mereka minim pemahaman untuk tahu kapan saat yang tepat untuk menerapkan cloud publik ataupun privat.

Keamanan aplikasi adalah prioritas utama

Hal yang juga turut diungkap dalam survei adalah keamanan menjadi prioritas utama bagi perusahaan di wilayah Asia Pasifik dalam menerapkan cloud di perusahaan. Keamanan bahkan melampaui pentingnya ketersediaan dan kinerja aplikasi. Faktanya, 42% responden percaya bahwa keamanan merupakan kekhawatiran utama perusahaan ketika menerapkan aplikasi.

Namun yang mengkhawatirkan adalah lebih dari seperempat responden belum memiliki rencana untuk menerapkan application service ‘DDoS protection’. Dari temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa banyak perusahaan di wilayah Asia Pasifik yang masih belum dapat mengenali jenis serangan yang secara signifikan dapat mengancam jalannya bisnis mereka, karena DDoS merupakan serangan yang mengeksploitasi aplikasi melalui identitas / akses.

Latest

Dua Perangkat Samsung Ini Tangguh Untuk Berbagai Medan

Telko.id - Untuk memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan di Indonesia...

Telkomsel dan ZTE Kolaborasi, Hadirkan Pengalaman 1 Gbps di Indonesia

Telko.id – Telkomsel dan ZTE Corporation jalin kerjasama strategis...

Xiaomi Perkenalkan Ekosistem Pintar “Human x Car x Home” di MWC 2024

Telko.id - Xiaomi memperkenalkan ekosistem pintar terbaru "Human x...

Telkomsel Hadirkan Paket kuWOTA JKT48, Apa Untungnya?

Telko.id – Telkomsel Prabayar kolaborasi dengan JKT48 meluncurkan paket...

Rekomendasi

Tecno Spark 20 Pro Series, Seharga Rp.2 jutaan Pas Buat Gen Z

Telko.id - Tecno Spark 20 Pro Series resmi hadir yang merupakan seri lanjutan dari Tecno Spark 20 Series yang telah diluncurkan Januari lalu. Tecno...

Chipset Exynos 2400 di Samsung Buat Galaxy S24 dan S24+ Ngacir!

Telko.id - Samsung Galaxy S24 Series sukses mendapat animo luar biasa dari konsumen di Indonesia berkat pengalaman terbarukan dari Galaxy AI yang tak bisa ditemukan...

Acer Manufacturing Indonesia Terus Lanjutkan Berkarya di Indonesia

Telko.id - Acer Manufacturing Indonesia (AMI), fasilitas produksi Acer di Indonesia, memperingati 12 tahun berkarya untuk bangsa. Hadir di Indonesia sejak Januari 2012 sebagai wujud...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini