spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Ericsson Launching 5G Exchange Untuk Integrasikan Multi Operator dan Teknologi

5G diperkirakan baru akan terjadi pertumbuhan yang signifikan mulai tahun 2020. Namun, sekarang para penyedia jaringan sudah sibuk untuk memperkenalkan tekonologi yang dimiliki agar dapat digunakan dan diimplementasikan oleh operator.

Salah satu yang cukup agresif adalah Ericcson. Kali ini, perusahaan asal Swedia ini memperkenalkan 5GEx. Sebuah project yang akan mampu mengintegrasikan multi operator dan teknologi.

Tidak dapat dipungkiri, setiap operator memiliki skenario jaringan nya sendiri. Jika akan mengimplementasikan 5G, tentu tidak boleh mengganggu pelanggan eksisting yang dimilikinya. Untuk itu, Ericsson mengatakan bahwa akan fokus mendukung layanan cross-domain atau multi-domain sehingga terjadi ‘orkestra’ yang selaras. Baik dalam Fungsi Jaringan Virtualisasi dan teknologi jaringan software. Sehingga End-to-end network dan service nya dapat di mix dengan multi vendor, teknologi yang heterogen dan sumber daya yang ada.

Bagi operator dan penyedia konten, keuntungannya adalah akan mengurangi waktu implemetasi 5G ke pasar. Bahkan layanan yang ditawarkan oleh Ericsson dapat dilakukan one stop approach. Jadi pada saat yang bersamaan memperoleh flesibilitas untuk menentukan, menyebarkan dan megontrol arsitektur layanan on-demand. Bahkan lebih efisiensi ketika migrasi layanan jaringan seperti firewall dan router ke platform virtual. Pemeliharaan ahanya dilakukan untuk jaringan fisik saja.

“Sebagai pemimpin dalam pengembangan 5G dan mitra dalam beberapa inisiatif kolaborasi industri, kami sangat gembira untuk memimpin proyek 5GEx dan berkontribusi untuk mewujudkan manfaat penuh dari 5G. Di Eropa, pasar layanan infrastruktur terpadu 5G akan menjadi enabler yang kuat karena akan memperkaya fitur layanan. Dan tentu akan memberikan dampak positif pada bisnis dan masyarakat,” sahut Sara Mazur, Kepala Riset Ericsson, menjelaskan.

Program 5G Ex ini meliputi
– Platform terbuka yang memungkinkan cross-domain ke beberapa domain, dengan satu set perangkat lunak open source dan ekstensi yang dapat dimanfaatkan di luar lingkup 5GEx.
– Sebuah eksperimen jaringan sandbox memungkinkan dan validasi arsitektur, mekanisme dan model bisnis.
– Inovasi platform multi-domain yang ditawarkan mampu menjadi solusi beberapa kasus dan scenario yang realistic untuk 5G sehingga menjadi ‘orkestra’ yang baik dalam solusi infrastruktur end-to-end bagi beberapa operator.
– Kontribusi dari konsep untuk badan standar.
– Mempromosikan adopsi solusi open 5GEx oleh pemangku kepentingan industri ICT. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU