spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Dicurigai Diretas, Ini Tanggapan EA

Jakarta – Perusahaan developer game, Electronic Arts (EA) dilaporkan berhasil diretas pada kamis lalu, ketika 600 data kredensial gamer mereka seperti email, password serta tanggal ulang tahun bocor ke dunia maya.

Hal tersebut terjadi setelah salah seorang gamer menulis kejadian tersebut pada sebuah kolom surat pembaca di salah satu media yang akurat.

Gamers tersebut menulis, “Ketika saya mengalami Crush Dump pada akun EA milik saya, disana terlihat informasi penting seperti alamat email, password, serta daftar game yang saya mainkan pada portal pastebin,” tuturnya, seperti dikutip dari IBTimes (19/10).

Pastebin sendiri adalah sebuah portal yang digunakan oleh pengembang web sebagai tempat untuk berbagi dan memeriksa source code untuk kebutuhan developer. Sifat terbuka dari situs tersebut mempermudah para kelompok hacker, termasuk Anonymous dan kelompok yang meretas Sony Pictures.

Namun, pihak EA mengklaim bocornya data pengguna mereka pada portal pastebin bukanlah sebuah tindakan peretasan. Mereka mengungkapkan para gamer memang didorong untuk merubah password mereka untuk memberikan keamanan, namun pihak EA tidak menampik adanya bukti pelanggaran yang terjadi.

Pihak EA mengungkapkan, “Kami mendorong para gamer untuk mendaftarkan akun asli serta password yang unik untuk akun mereka dan meminta mereka untuk melaporkan setiap kali mereka tidak mendapat persetujuan untuk masuk di laman help.ea.com. Saat ini kami memang menemukan adanya pelanggaran dalam database untuk setiap akun milik kami, namun kami tekankan kejadian ini bukanlah sebuah tindakan hacking.”

Sebagai informasi, hacker sering menggunakan situs Pastebin dan situs sejenisnya  seperti GitHub, untuk mencuri data dan meningkatkan reputasi mereka sendiri. [AK/IF]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU