spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

China Mobile Tambah 65 Juta Basis Pelanggan 4G di Q1

Telko. id – China Mobile melaporkan pertumbuhan yang kuat di basis pelanggan 4G pada kuartal pertama 2016 dan mencatat bahwa perubahan rezim pajak tidak lagi mempengaruhi pertumbuhan pendapatan.

Operator terbesar di China dan di dunia ini memiliki total basis pelanggan seluler 833.85 juta pada akhir Maret, meningkat dari 7,61 juta pada kuartal yang sama dan 18.47 juta pada tanggal yang sama tahun sebelumnya.

Menurut laporan Total Telecom, Kamis (21/4), China Mobile menambah 64.23 juta pelanggan 4G selama kuartal pertama, menaikkan basis 4G-nya menjadi 377 juta. Selain itu, perusahaan telekomunikasi ini juga menambah 5.56 juta pelanggan broadband tetap hingga menjadi 60.59 juta.

Promosi gencar yang dilakukan perusahaan terhadap 4G diakui China Mobile telah mendorong pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan.

Pendapatan usaha tumbuh sebesar 8,7% tahun-ke-tahun menjadi 177.5 miliar yuan (€ 24 miliar), termasuk CNY151.6 miliar pendapatan layanan, meningkat 4,9%.

China Mobile mengatakan tingkat pertumbuhan pendapatannya naik dibandingkan dengan setahun penuh pada 2015 karena sejumlah alasan. Disamping penjualan 4G yang kuat, pertumbuhan pendapatan juga tidak lagi dipengaruhi oleh perpindahan ke pajak pertambahan nilai dari pajak usaha, sementara promosi tarif dan insentif penjualan merangsang belanja pelanggan pada kuartal tersebut.

“Mempertimbangkan faktor tekanan tinggi dalam pengurangan tarif dan efek akumulasi dari penjualan terminal pada akhir tahun lalu, tingkat pertumbuhan pendapatan kelompok untuk seluruh tahun menghadapi banyak tantangan,” ungkap China Mobile dalam sebuah pernyataan.

China Mobile mencatat pertumbuhan pendapatan yang solid di Q1, dengan EBITDA meningkat 7% menjadi CNY65.1 miliar. Namun pendapatan bersih meningkat hanya 0,5% menjadi CNY23.9 miliar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU