spot_img
Latest Phone

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

Garmin Kampanye Women of Endurance: Ibu Rumah Tangga Bisa Setara HIIT

Telko.id - Aktivitas sehari-hari seorang ibu rumah tangga ternyata...

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

ARTIKEL TERKAIT

ZTE dan MoraRepublic Teken MoU Perluas Layanan FWA dan FTTH

Telko.id – ZTE Corporation, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi global, bersama PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di ajang MWC Shanghai 2026.

Kemitraan strategis ini bertujuan untuk memperluas layanan Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber-to-the-Home (FTTH) bagi pelanggan residensial dan korporasi di seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini merupakan respons langsung terhadap pesatnya pertumbuhan kebutuhan konektivitas broadband yang menjadi fondasi utama ekonomi digital Indonesia.

ZTE dan MoraRepublic berkomitmen memperkuat infrastruktur digital nasional melalui pengembangan jaringan yang lebih luas, kapasitas yang lebih besar, dan kualitas layanan yang lebih baik.

Liu Sen, President Director ZTE Indonesia, menyambut baik kemitraan ini. “Kami membawa pengalaman dari implementasi FWA dan FTTH berskala besar di berbagai pasar internasional. Metodologi implementasi yang telah terbukti dapat disesuaikan dengan kebutuhan teknis, operasional, serta kondisi lingkungan pada setiap proyek,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan menggabungkan kekuatan infrastruktur MoraRepublic, kedua perusahaan bertujuan meningkatkan akses broadband dan kualitas layanan bagi pelanggan.

MoraRepublic sendiri merupakan perusahaan infrastruktur dan layanan digital terintegrasi yang lahir dari penggabungan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic). Perusahaan ini melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia dan terus memperluas jangkauan broadband untuk menjawab kebutuhan konektivitas digital berkualitas tinggi.

Fokus pada Jaringan Berbasis AI dan Efisiensi Operasional

Melalui MoU ini, ZTE dan MoraRepublic akan bersama-sama mengembangkan jaringan FWA yang lebih luas dan efisien. Keduanya juga mendorong evolusi jaringan FTTH serta meningkatkan kualitas layanan melalui operasional jaringan berbasis kecerdasan buatan (AI). Arsitektur jaringan end-to-end berbasis AI akan mendukung operasional broadband yang lebih cerdas, jaminan kualitas layanan, optimasi jaringan, dan pengembangan layanan broadband.

Kemitraan ini juga mencakup eksplorasi peluang kerja sama komersial, program inovasi bersama, kegiatan proof-of-concept (PoC), dan inisiatif berbagi pengetahuan teknis. Semua ini bertujuan mendukung pertumbuhan broadband di masa depan. Sebagai perusahaan yang baru memperkuat skala bisnisnya melalui integrasi Moratelindo dan MyRepublic, MoraRepublic memandang kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mempercepat tujuan ekspansi broadband jangka panjangnya di Indonesia.

Langkah Strategis Menuju Ekonomi Digital Inklusif

Yopie Widjaja, CFO MoraRepublic, menegaskan bahwa kemitraan ini lebih dari sekadar inisiatif implementasi teknologi. “Ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi digital yang lebih inklusif. Fokus kami adalah membangun fondasi broadband yang lebih kuat dan efisien guna memenuhi permintaan konektivitas berkualitas dan berkecepatan tinggi yang terus meningkat,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi ini, MoraRepublic mengembangkan jaringan broadband dengan pendekatan yang lebih cerdas. Layanan menjadi lebih andal, kinerja jaringan semakin optimal, dan pelanggan dapat menikmati pengalaman digital yang lebih baik.

“Kami memandang kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam membangun ekosistem infrastruktur digital yang lebih fleksibel untuk mendukung inovasi, pertumbuhan bisnis, dan inklusi digital yang lebih luas di seluruh Indonesia,” pungkas Yopie.

Penandatanganan MoU di MWC Shanghai 2026 menjadi tonggak penting dalam kemitraan strategis antara ZTE dan MoraRepublic. Kedua perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan konektivitas broadband, mendorong inovasi layanan berbasis AI, serta menghadirkan solusi jaringan yang hemat energi. Langkah ini sejalan dengan percepatan transformasi digital nasional Indonesia yang membutuhkan infrastruktur tangguh dan berkelanjutan.

Persaingan di pasar broadband Indonesia semakin ketat dengan hadirnya berbagai pemain baru. Sebelumnya, Surge dan FiberHome juga menggarap 5G FWA hingga backbone nasional. Sementara itu, Surge siap mengguncang pasar broadband Indonesia dengan 5G FWA.

Di sisi lain, Indosat dan Netcracker berkolaborasi melayani jumlah pelanggan FTTH yang terus meningkat. Indosat HiFi Air juga membidik pemerataan internet rumah lewat jalur nirkabel, bahkan Indosat HiFi Air telah meluncur sebagai solusi internet rumah praktis tanpa kabel.

Dengan dukungan jaringan kabel bawah laut berskala nasional dan internasional serta fiber optik yang luas, MoraRepublic tidak hanya menghadirkan akses internet. Perusahaan ini membuka peluang, memperluas inklusi digital, dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Kolaborasi dengan ZTE semakin memperkuat posisi MoraRepublic sebagai pemain kunci dalam ekosistem digital Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU