Telko.id – Raksasa teknologi asal China, Huawei, resmi meluncurkan cip terbarunya, Kirin 9050 Pro, pada Senin, 7 September 2026, seperti yang dilaporkan oleh ANTARA pada Selasa, 8 September 2026.
Cip ini menjadi prosesor berperforma tinggi pertama yang menggunakan teknologi logic folding, dan sekaligus menandai kali pertama Huawei memperkenalkan cip Kirin baru dalam acara peluncuran produk unggulannya sejak perilisan global smartphone Mate 40 enam tahun lalu. Kirin 9050 Pro langsung dibenamkan pada smartphone lipat tiga terbaru Huawei, Mate XT 2.
Teknologi Logic Folding sebagai Terobosan Utama
Kirin 9050 Pro menumpuk unit-unit logic secara berlapis dalam satu cip, sehingga memperpendek jalur transmisi sinyal, mengurangi latensi, dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan. Pendekatan berlapis ini disebut mirip dengan konsep menaikkan level hunian dari apartemen satu lantai menjadi rumah dua lantai, lengkap dengan interkoneksi vertikal yang berfungsi layaknya lift penghubung antarlantai, sebagaimana dikutip dari Global Times.
Berdasarkan laporan TechNode, teknologi ini disebut Huawei sebagai LogicFolding, bagian dari kerangka kerja Tau Scaling Law milik perusahaan, yang mampu meningkatkan densitas transistor dari 155 MTr/mm² menjadi 238 MTr/mm² tanpa bergantung pada penskalaan geometris konvensional pada peralatan manufaktur atau node proses.
Peningkatan Performa yang Signifikan
Dari sisi performa, cip ini dibekali teknologi hyperthreading CPU Lingxi milik Huawei, dengan klaim performa single-core meningkat 24 persen dan performa multi-core naik hingga 52 persen dibanding generasi sebelumnya. Huawei turut menambahkan dukungan ray tracing real-time berbasis perangkat keras dengan kemampuan hingga 50 juta kalkulasi.
Baca Juga:
- Resmi Hadir! HUAWEI Pura 90s Series Usung Kamera AI 200MP
- Huawei Pura X View, Ponsel Layar Berasio 16:9.5 Pertama di Dunia
Secara keseluruhan, performa perangkat Mate XT 2 disebut meningkat hingga 42 persen dibandingkan generasi Mate XT sebelumnya. Cip ini juga telah dioptimalkan untuk bekerja dengan HarmonyOS 7 dan Ark Engine, kombinasi yang menurut Huawei mampu memperpanjang masa pakai baterai hingga tambahan 36 menit.
Debut pada Smartphone Lipat Tiga Mate XT 2
Kirin 9050 Pro pertama kali digunakan pada Huawei Mate XT 2, smartphone lipat tiga generasi kedua Huawei yang mengusung desain lipat baru berbentuk sayap dengan mekanisme dual-inward-folding. Perangkat ini memiliki layar luar berukuran 6,5 inci dan layar dalam 10,2 inci saat dibentangkan penuh, dengan bobot 299 gram.
Acara peluncuran turut digelar di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, dan dihadiri oleh pengunjung yang antusias memotret serta mencoba langsung perangkat baru tersebut.


