Telko.id – Google memastikan akan mengakhiri dukungan untuk Chrome Apps pada 2028, sebagai bagian dari transisi menuju teknologi web yang lebih modern seperti Progressive Web Apps (PWA). Yang akan dihentikan adalah Chrome Apps — aplikasi yang berjalan di ChromeOS — bukan browser Google Chrome yang tetap akan tersedia dan terus dikembangkan.
Melansir laman googlesupport, disebutkan mulai Juli 2025, dukungan aplikasi Chrome dihentikan secara bertahap dan mencapai akhir siklus proses (EOL) pada Oktober 2028.
Dukungan untuk Chrome Apps mulai dikurangi sejak 2025, kemudian semakin dibatasi pada 2026 dan 2027. Google menetapkan Januari 2026 sebagai rilis ChromeOS terakhir yang masih mendukung Chrome Apps, sementara perangkat yang menggunakan kanal Long-Term Support (LTS) masih dapat menggunakannya hingga Oktober 2028.
Baca Juga:
- Google Hadirkan Fitur Baru untuk Migrasi Data iPhone ke Android
- XLSMART Gandeng Google Gemini, Beri Akses AI 6 Bulan
Dalam pengumuman itu disampaikan jika aplikasi Chrome dalam mode kios tidak akan digunakan lagi setelah ChromeOS versi 150. Aplikasi Chrome tertentu akan tetap tersedia untuk sesi pengguna, sesi tamu terkelola, dan mode kios hingga ChromeOS versi 168.
Chrome Apps merupakan aplikasi platform aplikasi yang diperkenalkan Google lebih dari satu dekade lalu. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi web, Google menilai PWA menawarkan kemampuan serupa dengan kompatibilitas yang lebih luas di berbagai sistem operasi dan browser. Karena itu, pengembang didorong untuk memigrasikan aplikasi mereka ke PWA atau teknologi web modern lainnya.
Bagi sebagian besar pengguna, perubahan ini diperkirakan tidak akan berdampak signifikan karena mayoritas layanan Google dan aplikasi web modern telah beralih ke PWA.
Dampak terbesar justru dirasakan oleh organisasi atau perusahaan yang masih menggunakan Chrome Apps lama, terutama pada perangkat ChromeOS dalam lingkungan bisnis maupun pendidikan.
Google juga telah menyediakan panduan migrasi bagi administrator dan pengembang agar proses perpindahan ke platform baru dapat dilakukan sebelum batas waktu berakhir.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menyederhanakan ekosistem aplikasi dan meningkatkan keamanan, performa, serta kemudahan pemeliharaan aplikasi berbasis web.
Anda dapat menggunakan konsol Google Admin untuk menghapus aplikasi Chrome dari perangkat pengguna. Saat pengguna login lagi ke perangkat ChromeOS, aplikasi dan data pengguna terkait aplikasi tersebut akan dihapus.


