Kategori: OTT

  • Liburan, Spotify Kasih Fitur Baru Termasuk Stiker Taylor Swift

    Liburan, Spotify Kasih Fitur Baru Termasuk Stiker Taylor Swift

    Telko.id – Spotify memperkenalkan serangkaian fitur baru untuk menemani momen liburan pengguna di Indonesia.

    Fitur-fitur ini mencakup kemampuan transfer playlist antar layanan, pembuatan cover playlist yang estetik, berbagi musik lewat pesan, hingga pengalaman mendengarkan yang lebih interaktif dan berkualitas tinggi.

    Rilis fitur ini bertepatan dengan musim liburan akhir tahun, di mana musik sering menjadi bagian penting dalam perjalanan, berkumpul keluarga, atau sekadar beristirahat.

    Spotify menyatakan bahwa fitur-fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna menyusun soundtrack liburan mereka dengan lebih mudah dan personal.

    Fitur pertama yang dihadirkan adalah kemudahan transfer playlist dari layanan streaming lain ke Spotify. Kolaborasi dengan TuneMyMusic memungkinkan pengguna memindahkan playlist favorit mereka.

    Caranya dengan membuka “Your Library” di aplikasi, scroll ke bawah, pilih “Import your music”, lalu sambungkan ke TuneMyMusic dan pilih platform asal playlist. Proses transfer diklaim berlangsung cepat.

    Selanjutnya, fitur “Create Cover Art” kini tersedia untuk pengguna Free dan Premium. Fitur ini memungkinkan pengguna mendesain cover playlist menggunakan teks, background warna solid atau gradien, stiker, dan gambar. Koleksi stiker yang tersedia bahkan terinspirasi dari diskografi berbagai artis.

    Secara khusus, Spotify menyediakan stiker edisi terbatas dari diskografi Taylor Swift. Stiker ini menghadirkan visual ikonis seperti heart hands dari era Fearless hingga kabin dari era folklore.

    Kehadiran stiker ini juga merayakan tahun 2025 Taylor Swift yang diwarnai perilisan serial dokumenter “The End of an Era” dan film konser “Taylor Swift | The Eras Tour | The Final Show”.

    Untuk berbagi musik, fitur Messages kini telah resmi tersedia di Indonesia. Pengguna dapat berbagi rekomendasi lagu atau podcast langsung dari mode “now playing” dengan menekan ikon share dan memilih profil teman.

    Fitur percakapan ini juga memungkinkan pertukaran reaksi emoji dan pesan teks. Untuk mengaksesnya, pengguna dapat klik foto profil di kiri atas dan pilih “Messages”.

    Spotify juga menghadirkan fitur interaktif untuk momen berkumpul, yaitu Wrapped Party dan Jam. Wrapped Party memungkinkan pengguna membandingkan statistik mendengarkan musik sepanjang tahun dalam sebuah grup, lengkap dengan penghargaan unik berdasarkan data kolektif.

    Sementara itu, fitur Jam memungkinkan pengguna Premium menambahkan lagu ke antrean secara real-time bersama teman. Spotify mencatat, selama periode libur Tahun Baru, penggunaan Jam meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

    Pada sisi kualitas audio, fitur Lossless yang dinantikan kini hadir untuk paket langganan Premium Platinum. Fitur ini menawarkan kualitas audio tertinggi dengan suara yang lebih jernih dan detail.

    Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat membuka menu ‘Settings’, mencari opsi Media Quality, dan mengubahnya ke Lossless.

    Personalisasi liburan juga dipermudah dengan kehadiran AI DJ. Fitur yang tersedia untuk paket Premium Platinum ini dapat menyusun playlist berdasarkan lagu favorit dan rekomendasi baru sesuai suasana hati pengguna.

    Pengguna bahkan dapat berinteraksi langsung dengan meminta DJ memainkan musik untuk momen tertentu. Fitur ini diakses dengan mengetik “DJ” di kolom pencarian.

    Paket Premium Platinum juga membawa fitur lain seperti AI Playlist untuk membuat playlist dari ide pengguna dan Mixing untuk transisi halus antar lagu.

    Spotify juga mengonfirmasi ketersediaan paket Premium Lite untuk mendengarkan tanpa iklan dan Premium Standard dengan fitur download offline. Selama musim liburan, pengguna di Indonesia dapat mencoba Premium Standard dengan harga Rp79.900 untuk tiga bulan pertama.

    Rilis fitur dan penawaran paket baru ini merupakan bagian dari strategi Spotify untuk memberikan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas bagi kebiasaan mendengarkan pengguna di Indonesia.

    Langkah ini mengikuti berbagai inovasi platform tersebut, termasuk ekspansi ke konten podcast video dan integrasi dengan platform AI seperti ChatGPT.

    Kehadiran fitur-fitur baru ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman pengguna Spotify selama musim liburan, sekaligus mengakomodasi kebutuhan yang beragam, dari segi kreativitas, sosialisasi, hingga kenyamanan mendengarkan musik berkualitas tinggi. (icha)

  • GoTo Hadirkan Bursa Kerja untuk Mitra Gojek dan Keluarga

    GoTo Hadirkan Bursa Kerja untuk Mitra Gojek dan Keluarga

    Telko.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memperkuat komitmennya terhadap kesejahteraan mitra dengan meluncurkan platform “Bursa Kerja Mitra Gojek”.

    Inisiatif terbaru ini dirancang khusus untuk membantu mitra driver dan anggota keluarganya yang memiliki ijazah Diploma 3 (D3) dan Sarjana (S1) dalam mengembangkan karir profesional di luar ekosistem ride-hailing.

    Platform tersebut berfungsi sebagai bursa kerja khusus yang menghubungkan kandidat dari kalangan mitra Gojek atau keluarganya dengan peluang kerja di berbagai perusahaan.

    GoTo akan memfasilitasi kerja sama dengan korporasi, perusahaan rekanan, dan perusahaan-perusahaan yang terafiliasi untuk mengakses platform dalam mencari tenaga kerja. Melalui program ini, GoTo membantu memfasilitasi pendaftaran mitra dan keluarganya ke dalam bank data kandidat khusus.

    Catherine Hindra Sutjahyo, Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GoTo, mengatakan, “Peluncuran platform Bursa Kerja Mitra Gojek adalah bagian dari keberlanjutan komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan mitra. Kami percaya bahwa mitra maupun anggota keluarga mereka memiliki kesempatan untuk terus meningkatkan taraf hidup mereka.”

    Ia menambahkan, program ini dibuat setelah melihat kebutuhan langsung dari para mitra. “Kami membuat program ini setelah melihat kebutuhan dari mitra-mitra kami, seperti mitra paruh waktu yang mencari peluang tambahan penghasilan selagi menamatkan studinya atau menjalankan pekerjaan lainnya,” ujar Catherine.

    Program ini terbuka untuk semua mitra Gojek roda dua dan roda empat. Selain akses ke lowongan kerja, platform Bursa Kerja Mitra Gojek juga menyediakan dukungan pendampingan, pembuatan CV, serta program pengembangan karir lainnya. Langkah ini merupakan upaya berkelanjutan GoTo dalam mendorong peningkatan kesejahteraan mitra secara menyeluruh.

    Jembatan Menuju Pasar Kerja Formal

    Catherine juga menyoroti motivasi lain di balik program ini, yaitu keberhasilan banyak mitra dalam menyekolahkan anak-anak mereka.

    “Banyak mitra kami yang berhasil menyekolahkan putra-putri mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, di mana hal tersebut menjadi inspirasi bagi keluarga mereka, sehingga program ini dapat menjadi dukungan akses mereka ke dunia kerja,” jelasnya.

    Ia menegaskan, GoTo ingin terus menjadi bagian dari perjalanan hidup mitra-mitra. “Harapannya, kami mampu menjembatani para mitra ataupun anggota keluarga akses awal yang lebih kuat ke pasar kerja formal,” tambah Catherine.

    Inisiatif ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen strategi keberlanjutan “Zero Barrier” (Nol Hambatan) perusahaan, yang bertujuan memastikan akses setara dan kesempatan berkembang bagi semua pihak di ekosistemnya.

    Sebagai langkah awal, GoTo akan memulai proses registrasi dan pengumpulan data mitra serta anggota keluarganya pada bulan Januari 2026.

    Seluruh mitra Gojek roda dua dan roda empat dapat mulai mendaftarkan diri melalui tautan yang tersedia di aplikasi Gojek Driver mulai minggu kedua Januari 2026.

    Kolaborasi dan Rencana Pengembangan

    Dalam menjalankan program Bursa Kerja Mitra Gojek ini, GoTo menggandeng Jobseeker Company, sebuah platform rekrutmen dan pengembangan HR profesional. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jaringan perusahaan pemberi kerja yang terhubung dengan platform.

    GoTo berharap platform ini dapat menjadi jembatan menuju kesempatan kerja yang lebih luas bagi mitra dan keluarganya. Pada tahapan berikutnya, perusahaan akan terus mengevaluasi potensi perkembangan program untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

    Evaluasi tersebut termasuk kemungkinan membuka akses bagi mitra dan anggota keluarga dengan ijazah Diploma 1 (D1) atau Diploma 2 (D2).

    Program bursa kerja ini melanjutkan rangkaian inisiatif kesejahteraan mitra dari GoTo. Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan program bantuan iuran BPJS TK dan BPJS Kesehatan untuk mitra berprestasi.

    Komitmen terhadap peningkatan taraf hidup mitra juga tercermin dari program lain seperti perluasan beasiswa S1 untuk anak mitra driver dan berbagai respons terhadap kebutuhan mitra, termasuk terkait pemenuhan hak THR.

    Strategi keberlanjutan dan pemberdayaan mitra ini sejalan dengan visi jangka panjang yang dicanangkan perusahaan, seperti yang tercermin dalam strategi ‘Gojek Going Distance’.

    Peluncuran Bursa Kerja Mitra Gojek menandai babak baru dalam pendekatan GoTo untuk tidak hanya menyediakan lapangan pekerjaan, tetapi juga membuka pintu peluang karir yang lebih beragam dan berkelanjutan bagi seluruh komunitas mitranya. (Icha)

  • Libur Akhir Tahun, Keluarga Indonesia Pilih Yogyakarta dan Singapura

    Libur Akhir Tahun, Keluarga Indonesia Pilih Yogyakarta dan Singapura

    Telko.id – Platform perjalanan digital Agoda mengungkap tren destinasi liburan akhir tahun 2025 bagi keluarga Indonesia.

    Berdasarkan data pencarian akomodasi, Yogyakarta naik ke posisi teratas untuk perjalanan domestik, menggantikan Bali yang mendominasi tahun sebelumnya. Sementara untuk destinasi internasional, Singapura memimpin, menggeser Tokyo dari posisi puncak.

    Data tersebut merujuk pada pencarian yang dilakukan wisatawan asal Indonesia di platform Agoda antara 1 September hingga 27 November 2025, dengan periode check-in pada 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

    Pencarian ini khusus untuk pemesanan yang melibatkan setidaknya satu anak dalam okupansi. Minat terhadap Yogyakarta tercatat meningkat 29% dibandingkan tahun lalu.

    Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, mengatakan, “Wisatawan Indonesia menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi di kawasan Asia. Perjalanan kini bukan sekadar mengunjungi destinasi, tetapi juga menciptakan kenangan bersama di tempat-tempat seperti Yogyakarta dan Bandung yang semakin diminati menjelang akhir tahun.”

    Kenaikan Yogyakarta sebagai destinasi utama didorong oleh kombinasi situs budaya, aktivitas edukatif, serta beragam pilihan rekreasi yang ramah keluarga.

    Bali, yang tahun lalu menduduki peringkat pertama, kini berada di posisi kedua dan tetap menjadi pilihan utama bagi keluarga yang mencari liburan pantai.

    Bandung menempati peringkat ketiga dengan kenaikan pencarian sebesar 22%. Kota ini menarik perhatian berkat iklim sejuk, ragam pilihan kuliner, serta aktivitas luar ruang yang sesuai untuk keluarga.

    Jakarta berada di peringkat keempat, tetap relevan dengan berbagai atraksi perkotaan seperti pusat edukasi dan museum interaktif. Malang menempati posisi kelima, mempertahankan daya tarik melalui perpaduan taman rekreasi dan lanskap alam.

    Singapura Geser Tokyo di Pasar Internasional

    Untuk perjalanan internasional selama periode liburan akhir tahun, Singapura berhasil menempati posisi teratas di kalangan wisatawan keluarga Indonesia.

    Destinasi ini diminati karena menawarkan beragam aktivitas ramah keluarga yang mudah dijangkau. Tokyo, yang berada di posisi pertama tahun lalu, kini turun ke peringkat kedua.

    Tokyo tetap menjadi pilihan populer berkat perpaduan pengalaman budaya dan atraksi modern seperti Tokyo Disneyland.

    Kuala Lumpur berada di posisi ketiga, menarik minat berkat tata letak kota yang relatif mudah diakses serta pilihan aktivitas yang sesuai untuk keluarga.

    Bangkok menempati peringkat keempat sebagai destinasi internasional, dengan daya tarik berupa kombinasi hiburan, kuliner, dan wisata belanja.

    Shanghai muncul di posisi kelima, menggantikan Hong Kong. Di antara lima destinasi internasional teratas, Shanghai mencatat pertumbuhan minat tertinggi, dengan peningkatan pencarian sebesar 130%.

    “Secara internasional, meningkatnya ketertarikan pada kota-kota seperti Singapura dan Shanghai mencerminkan keinginan untuk menjelajahi pengalaman yang beragam,” tambah Gede Gunawan.

    Laporan Travel Outlook 2026 Agoda juga menunjukkan bahwa traveler Indonesia merencanakan perjalanan paling banyak, memiliki durasi menginap paling lama, dan paling cenderung bepergian bersama keluarga di kawasan Asia.

    Perencanaan liburan akhir tahun kini semakin dimudahkan oleh teknologi. Selain platform travel seperti Agoda, layanan lain juga turut mendukung, seperti fitur rekomendasi destinasi dari Gojek atau asisten AI seperti Gemini untuk memberikan ide perjalanan.

    Operator telekomunikasi juga tak ketinggalan, dengan meluncurkan program seperti IM3XPLORE dari Indosat yang dirancang khusus untuk menemani liburan akhir tahun.

    Agoda menyatakan fokusnya untuk membuat perencanaan perjalanan menjadi lebih mudah dan terjangkau, sehingga keluarga dapat lebih menikmati waktu liburan bersama.

    Platform ini menghubungkan pengguna dengan lebih dari 130.000 rute penerbangan, lebih dari 6 juta akomodasi liburan, serta lebih dari 300.000 aktivitas. Berbagai penawaran menarik dapat diakses melalui aplikasi mobile Agoda dan situs agoda.com.

    Perjalanan liburan juga semakin didukung oleh perangkat teknologi yang mendukung gaya hidup aktif dan hiburan. Untuk menjaga kesehatan selama bepergian, perangkat wearable seperti Samsung Galaxy Ring bisa menjadi pilihan.

    Sementara untuk menghabiskan waktu liburan di rumah dengan kegiatan seru, smartphone flagship seperti Samsung Galaxy S25 Ultra dapat menjadi partner yang tepat.

    Pergeseran tren dari Bali ke Yogyakarta dan dari Tokyo ke Singapura ini menunjukkan dinamika preferensi wisatawan keluarga Indonesia yang terus berubah.

    Faktor seperti kemudahan akses, variasi aktivitas edukatif dan rekreasi, serta nilai pengalaman bersama keluarga menjadi pertimbangan utama dalam memilih destinasi liburan akhir tahun. (Icha)

  • Hans Patuwo Jadi CEO, GoTo Rombak Direksi

    Hans Patuwo Jadi CEO, GoTo Rombak Direksi

    Telko.id – Pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) secara resmi menyetujui penunjukan Hans Patuwo sebagai Direktur Utama dan Group Chief Executive Officer (CEO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini, Selasa (17/12/2025).

    Perubahan kepemimpinan ini menggantikan posisi Patrick Walujo dan menjadi bagian dari agenda suksesi serta pembaruan komposisi dewan yang sebelumnya telah diumumkan perusahaan.

    Selain pengangkatan Hans Patuwo, pemegang saham juga menyetujui sejumlah perubahan signifikan dalam struktur Dewan Komisaris dan Direksi.

    RUPSLB menyepakati pengunduran diri Pablo Malay dan Winato Kartono dari Dewan Komisaris. Posisi mereka akan digantikan oleh Andre Soelistyo dan Santoso Kartono. Ade Mulyana juga mengundurkan diri dari posisi Direksi, yang turut disetujui dalam rapat tersebut.

    Dalam pernyataan resminya, Hans Patuwo menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

    “Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mengemban tanggung jawab ini. Saya ingin berterima kasih kepada Bapak Patrick atas bimbingan dan kepemimpinannya, yang telah menjadi kunci dalam membentuk GoTo menjadi organisasi yang kuat seperti saat ini,” ujarnya.

    Hans menegaskan fokusnya ke depan adalah pada eksekusi yang disiplin dan penciptaan nilai jangka panjang. “Mitra driver kami berada di garis terdepan, menjadi fondasi kesuksesan kami, bersama dengan mitra usaha dan konsumen yang bergantung pada layanan kami setiap hari,” tambahnya.

    Komitmen terhadap mitra driver ini sejalan dengan program sebelumnya, seperti ketika GoTo menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan untuk mitra Gojek berprestasi.

    Perombakan jajaran pimpinan ini, menurut pernyataan pers GoTo, merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan stabilitas, kesinambungan strategis, dan tata kelola yang kuat.

    Langkah ini diambil seiring persiapan GoTo memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan berikutnya. Agenda suksesi ini telah mendapat persetujuan penuh dari pemegang saham, mengikuti RUPS tahunan 2025 di mana seluruh agenda disetujui.

    Content image for article: Hans Patuwo Resmi Jadi CEO GoTo, Susunan Dewan Direksi dan Komisaris Dirombak

    Profil dan Perjalanan Karier Hans Patuwo di GoTo

    Hans Patuwo bukanlah nama baru di ekosistem GoTo. Ia telah mengumpulkan pengalaman hampir delapan tahun di dalam perusahaan, dimulai dari Gojek, GoPay, hingga akhirnya di GoTo pasca merger. Perjalanan kariernya menunjukkan fokus yang kuat pada operasional dan strategi bisnis inti.

    Hans pertama kali bergabung dengan Gojek pada tahun 2018 sebagai Chief Operating Officer (COO), dengan tanggung jawab utama mengelola operasional dan ekosistem mitra driver.

    Pada tahun 2021, perannya bergeser untuk memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi ini, ia mengawasi peluncuran bisnis pinjaman (lending) dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terkemuka di Indonesia.

    Inovasi di bidang fintech terus berlanjut, termasuk dengan kehadiran GoPay Later di platform ShopTokopedia.

    Awal tahun 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo Grup, dengan mandat membentuk strategi korporat dan memimpin proyek migrasi infrastruktur cloud perusahaan. Cakupan tanggung jawabnya kembali diperluas pada Juli 2025 ketika ia diangkat sebagai Presiden On-Demand Services.

    Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman kerja internasional di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Singapura, termasuk pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen McKinsey & Company.

    Struktur Baru Dewan Komisaris dan Direksi GoTo

    Setelah RUPSLB, komposisi Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi GoTo mengalami penyegaran. Susunan baru ini dirancang untuk mendukung visi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Berikut adalah daftar lengkapnya:

    Content image for article: Hans Patuwo Resmi Jadi CEO GoTo, Susunan Dewan Direksi dan Komisaris Dirombak

    Dewan Komisaris:

    • Komisaris Utama: Agus D. W. Martowardojo
    • Komisaris Independen: John A. Prasetio
    • Komisaris Independen: Dirk Van den Berghe
    • Komisaris Independen: Marjorie Tiu Lao
    • Komisaris: Wishnutama Kusubandio
    • Komisaris: Andre Soelistyo
    • Komisaris: Santoso Kartono

    Jajaran Direksi:

    • Direktur Utama: Hans Patuwo
    • Wakil Direktur Utama: Catherine Hindra Sutjahyo
    • Direktur: Simon Tak Leung Ho
    • Direktur: Monica Lynn Mulyanto
    • Direktur: R.A. Koesoemohadiani
    • Direktur: Wuzhen (William) Xiong
    • Direktur: Sudhanshu Raheja

    Perubahan struktur kepemimpinan ini menandai babak baru bagi GoTo. Dengan kombinasi antara pemimpin yang sudah memahami lini bisnis secara mendalam seperti Hans Patuwo dan penyegaran di tingkat komisaris, perusahaan berharap dapat mengoptimalkan eksekusi strategi yang telah dirancang.

    Fokus pada ekosistem digital yang inklusif dan penguatan talenta lokal, sebagaimana pernah dijalankan melalui berbagai inisiatif, menjadi landasan yang penting untuk masa depan.

    Langkah suksesi ini diharapkan dapat memberikan stabilitas dan arah yang jelas bagi seluruh pemangku kepentingan GoTo, termasuk karyawan, mitra driver, mitra usaha, dan konsumen.

    Dengan dasar operasional dan keuangan yang terus diperkuat, GoTo memposisikan diri untuk menghadapi dinamika pasar digital Indonesia yang terus berkembang. (Icha)

  • Liburan Akhir Tahun? Andalkan Gojek Saja!

    Liburan Akhir Tahun? Andalkan Gojek Saja!

    Telko.id – Gojek menghadirkan fitur Rekomendasi Destinasi terintegrasi di aplikasinya untuk memudahkan perencanaan liburan akhir tahun 2025.

    Fitur ini menyajikan kurasi ratusan tempat wisata, kuliner, dan belanja di lima kota besar Indonesia, dilengkapi dengan diskon khusus perjalanan menggunakan layanan GoRide dan GoCar.

    Fitur baru ini dirancang berdasarkan tren perjalanan dan data lokal yang tercatat di aplikasi Gojek. Tujuannya adalah memberikan rekomendasi yang relevan, mulai dari kuliner legendaris, tempat wisata ikonik, hingga hidden gems atau destinasi tersembunyi yang sedang populer.

    Peluncuran ini sejalan dengan perubahan tren wisatawan nusantara yang semakin mengeksplorasi lokasi-lokasi unik dan mencari pengalaman budaya yang mendalam.

    Mario Alvin, Head of Transport Marketing Gojek, mengatakan, “Rekomendasi Destinasi di aplikasi Gojek kami rancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin menikmati momen libur akhir tahun dengan mudah, nyaman, dan seru.”

    Ia menjelaskan terdapat tiga kemudahan utama: rekomendasi berbasis insight lokal, diskon harga perjalanan dengan kode promo LETSGOJEK, serta integrasi langsung dengan ragam layanan mobilitas di dalam aplikasi.

    Rekomendasi tersedia untuk lima kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Bali, dan Surabaya. Setiap perjalanan menuju atau dari destinasi yang direkomendasikan berhak mendapatkan potongan harga hingga Rp30.000.

    Di Jabodetabek, misalnya, pengguna dapat menemukan rekomendasi mulai dari kuliner hits di Blok M, aktivitas keluarga di Scientia Square Park Tangerang, hingga spot foto bernuansa pantai di Aloha PIK.

    Rekomendasi Destinasi Berdasarkan Kota

    Bagi yang ingin merasakan pengalaman budaya dan sejarah, Gojek memberikan sejumlah pilihan. Di Bandung, rekomendasi mencakup Museum Konferensi Asia Afrika, Grey Art Gallery di Braga, Museum Srihadi Soedarsono, serta kuliner khas Sunda seperti Dumuk Bareto.

    Destinasi Yogyakarta yang masuk dalam daftar antara lain Lupis Mba Satinem, Museum Gunung Merapi, Ullen Sentalu & Art Museum, Keraton Yogyakarta, Candi Prambanan, dan Keraton Ratu Boko.

    Sementara untuk Bali, terdapat rekomendasi mengunjungi Bali Purma Workshop untuk mempelajari kerajinan lokal, Neka Art Museum, dan Tegallalang Rice Terrace. Di Surabaya, wisatawan dapat menjelajahi Museum H.O.S. Tjokroaminoto dan Siola Surabaya Museum.

    Kehadiran fitur ini didukung oleh data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Outlook Kemenparekraf mencatat minat terhadap cultural immersion atau pengalaman budaya mendalam meningkat hingga 58,97% pada periode 2024-2025.

    Tren ini menunjukkan pergeseran preferensi wisatawan yang menginginkan pengalaman autentik dan dekat dengan kearifan lokal.

    Selain untuk perjalanan dalam kota, Gojek juga mengoptimalkan pengalaman mobilitas menuju bandara. Pengguna dapat menikmati promo dengan kode GOBANDARA serta layanan GoCar Prestige yang menawarkan perjalanan dengan kendaraan mewah elektrik dan pengemudi profesional.

    Layanan GoCar Prestige kini tersedia di seluruh terminal Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Bandara Ngurah Rai, Bali.

    “Kami percaya setiap perjalanan punya cerita dan Gojek ingin menjadi bagian dari cerita liburan pengguna. Lewat rekomendasi destinasi didukung ragam layanan mobilitas yang andal, kami berharap masyarakat bisa menemukan destinasi baru dan menikmati liburan yang benar-benar nyaman tanpa ribet,” ujar Mario Alvin.

    Persiapan liburan akhir tahun kini bisa lebih terencana dengan memanfaatkan teknologi. Bagi yang ingin tetap produktif atau mencari hiburan digital selama perjalanan, tersedia berbagai pilihan perangkat dan aplikasi pendukung.

    Selain rekomendasi destinasi dari Gojek, Anda juga bisa menjelajahi Rekomendasi 10 PC Gaming Gratis Terbaik Tahun 2025 untuk mengisi waktu luang.

    Untuk menjaga kesehatan selama liburan, teknologi wearable seperti yang dibahas dalam artikel Sehat Saat Liburan Akhir Tahun Bersama Galaxy Ring dan Liburan? Yuk Bugar dan Sehat Bareng Galaxy S25 FE dapat menjadi solusi praktis.

    Inisiatif Gojek ini diharapkan dapat merespons kebutuhan masyarakat akan kemudahan akses informasi dan transportasi selama musim liburan.

    Integrasi antara rekomendasi konten dan layanan mobilitas dalam satu platform dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan. (icha)

  • Mitra Gojek Berprestasi Dapat BPJS Gratis

    Mitra Gojek Berprestasi Dapat BPJS Gratis

    Telko.id – GoTo Group menjadi ekosistem digital pertama di Indonesia yang memberikan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi ratusan ribu mitra driver berprestasi di ekosistem Gojek. Program ini merupakan bagian dari Program Apresiasi Mitra yang diluncurkan perusahaan.

    Sebagai langkah awal, inisiatif ini akan menyasar 10.000 Mitra Juara di Surabaya. Hans Patuwo, President On-Demand Services (ODS) dan Chief Operating Officer PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, mengatakan komitmen ini sejalan dengan arahan untuk meningkatkan kesejahteraan mitra.

    “Harapan kami, komitmen teguh ini menjadi langkah berkelanjutan agar mitra dapat terus mencari nafkah dengan lebih aman, tenang, dan sejahtera,” ujarnya.

    Program bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan ini secara khusus ditujukan kepada mitra roda dua dan roda empat di ekosistem Gojek yang tergolong dalam kategori Mitra Juara. Kategori ini memiliki kriteria seperti tingkat keaktifan, kinerja, dan kualitas layanan yang diberikan oleh mitra driver.

    Mitra driver Surabaya yang masuk kategori Mitra Juara dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi Gojek Driver mulai 11 Desember 2025. Kepesertaan dalam program ini akan aktif efektif mulai 2 Januari 2026. Sementara untuk Mitra Juara di luar Surabaya, pendaftaran akan dibuka mulai 1 Januari 2026 dengan masa kepesertaan berlaku mulai 2 Februari 2026.

    Content image for article: GoTo Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan untuk Mitra Gojek Berprestasi

    Rincian bantuan yang diberikan meliputi dua skema. Untuk BPJS Ketenagakerjaan, GoTo akan menanggung iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi mitra yang berhak.

    Sementara untuk BPJS Kesehatan, kepesertaan diberikan secara opsional. GoTo akan menanggung iuran untuk mitra berprestasi yang bersedia menjadi peserta.

    Namun, sesuai peraturan pemerintah yang mewajibkan kepesertaan seluruh anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga, iuran untuk anggota keluarga tetap menjadi tanggungan masing-masing mitra driver.

    Langkah ini menunjukkan pendekatan GoTo yang mempertimbangkan aspek regulasi dalam program kesejahteraan.

    Hans Patuwo menegaskan bahwa inisiatif ini adalah wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam mendengarkan, melindungi, dan menyejahterakan mitra.

    “Sepanjang perjalanan kami hingga hari ini, komitmen dalam ‘Mendengarkan, Melindungi, dan Menyejahterakan Mitra’ terus kami pegang teguh,” tuturnya.

    Program apresiasi bagi mitra driver ini menambah daftar inisiatif serupa di industri teknologi Indonesia. Sebelumnya, berbagai program telah diluncurkan untuk meningkatkan loyalitas dan kesejahteraan mitra serta pelanggan, seperti #SemingguJadiSultan dari DANA yang memberikan apresiasi kepada mitra dan merchant.

    Di sisi lain, operator telekomunikasi juga aktif memberikan apresiasi, misalnya program poin dan kejutan spesial dari XLSMART pada Hari Pelanggan Nasional 2025, serta apresiasi melalui Poin Gembira Akhir Tahun dari Telkomsel.

    Peluncuran program bantuan iuran BPJS oleh GoTo ini diharapkan dapat menjadi benchmark bagi ekosistem digital lainnya dalam memberikan perlindungan sosial yang lebih komprehensif kepada mitra kerja mereka.

    Langkah proaktif ini juga mencerminkan respons industri terhadap kebutuhan akan sistem jaminan sosial yang lebih inklusif bagi pekerja gig economy.

    Dengan cakupan awal yang terfokus di Surabaya, program ini berpotensi untuk diperluas ke lebih banyak kota di Indonesia, seiring dengan evaluasi kinerja dan dampaknya terhadap kesejahteraan mitra driver Gojek. (Icha)

  • Gojek Perluas Beasiswa S1 untuk Anak Mitra Driver

    Gojek Perluas Beasiswa S1 untuk Anak Mitra Driver

    Telko.id – Gojek, unit bisnis PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: GOTO), secara resmi memperluas program beasiswa kuliah gratis untuk anak mitra driver dari jenjang Diploma Tiga (D3) ke jenjang Strata Satu (S1).

    Perluasan program beasiswa Gojek ini akan memberikan akses pendidikan tinggi di berbagai universitas terkemuka, menandai komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan mitra driver dan keluarga mereka.

    Program beasiswa yang difasilitasi sepenuhnya oleh Yayasan GoTo Merah Putih ini merupakan wujud nyata upaya Gojek dalam menyejahterakan mitra driver melalui akses pendidikan.

    Ade Mulya, Direktur Public Affairs and Communications GoTo, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anak mitra driver untuk meraih pendidikan tinggi.

    “Sejak awal, tujuan utama program beasiswa Gojek adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi anak mitra driver untuk meraih pendidikan tinggi,” ujar Ade Mulya.

    “Dengan perluasan ke jenjang S1, kami ingin memastikan mereka tidak hanya mendapatkan ilmu akademis, tetapi juga bekal kepemimpinan dan karakter yang kuat, sehingga siap bersaing dan menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas.”

    Dalam implementasinya, Gojek menggandeng sejumlah perguruan tinggi ternama, termasuk Universitas Paramadina untuk program S1 serta politeknik negeri untuk jenjang D3.

    Kolaborasi strategis ini memastikan kualitas pendidikan yang diterima oleh penerima beasiswa Gojek sesuai dengan standar nasional.

    Proses seleksi penerima Beasiswa Gojek dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan dua aspek utama: kinerja serta dedikasi mitra driver, dan kompetensi akademik dari putra-putri mereka.

    Pendekatan komprehensif ini memastikan bahwa beasiswa diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan berprestasi.

    Dr. Syamsurizal, S.E., M.M., Direktur Politeknik Negeri Jakarta, menyambut baik inisiatif Gojek dalam memberikan beasiswa kuliah D3 bagi putra-putri mitra driver.

    “Pendidikan vokasi yang kami selenggarakan berfokus pada keterampilan praktis dan kesiapan kerja, sehingga para penerima beasiswa diharapkan mampu langsung berkontribusi di dunia industri,” jelasnya.

    Prof. Didik J. Rachbini, M.Sc., Ph.D., Rektor Universitas Paramadina, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi dengan Gojek.

    “Kami amat mengapresiasi kolaborasi dengan Gojek untuk memberikan akses pendidikan S1 kepada putra-putri mitra driver yang berprestasi,” ujarnya.

    Didik menambahkan bahwa Universitas Paramadina memiliki komitmen untuk mencetak lulusan yang unggul, kritis, beretika, dan mampu menjadi pemimpin di bidangnya.

    Hingga saat ini, sebanyak 87 putra-putri mitra driver berprestasi telah menerima beasiswa yang sepenuhnya ditanggung oleh Gojek, dari awal masuk hingga lulus.

    Program beasiswa Gojek ini mencakup seluruh biaya pendidikan, memberikan kepastian finansial bagi keluarga mitra driver.

    Perluasan program beasiswa ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Gojek dalam menciptakan lebih banyak peluang pendidikan.

    Langkah strategis ini memastikan bahwa anak mitra driver memiliki kesempatan yang sama dengan putra-putri bangsa lainnya untuk menempuh studi lanjut, sehingga daya saing mereka dapat meningkat di masa depan.

    Inisiatif kesejahteraan mitra driver oleh Gojek tidak hanya terbatas pada program beasiswa. Perusahaan terus mengembangkan berbagai program pendukung lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup mitra driver dan keluarga mereka secara holistik.

    Program beasiswa S1 ini juga sejalan dengan perkembangan teknologi pendidikan di Indonesia yang semakin berkembang.

    Dengan kolaborasi antara perusahaan teknologi dan institusi pendidikan, diharapkan dapat tercipta ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.

    Keberhasilan program GoFood dan layanan lainnya telah memberikan fondasi yang kuat bagi Gojek untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

    Perluasan program beasiswa ini menunjukkan bahwa kesuksesan bisnis dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial perusahaan.

    Dengan perluasan program kuliah gratis ke jenjang S1, Gojek membuktikan komitmennya dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.

    Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi anak mitra driver untuk berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. (Icha)

  • KFCKu App Tumbuh 27,68% Berkat Kolaborasi dengan Akar Inti Teknologi

    KFCKu App Tumbuh 27,68% Berkat Kolaborasi dengan Akar Inti Teknologi

    Telko.id – Aplikasi KFCKu yang dikembangkan Akar Inti Teknologi (AIT) mencatat pertumbuhan pengguna sebesar 27,68% sejak diluncurkan pada Mei 2025.

    Data hingga akhir Juli 2025 juga menunjukkan peningkatan perangkat aktif sebesar 3% dalam satu bulan dan pertumbuhan pengguna unik hingga 16%.

    Michelle Suteja, Direktur Akar Inti Teknologi, menjelaskan bahwa pendekatan pengembangan aplikasi ini berfokus pada pengalaman pengguna.

    “Kami mulai dari nol dengan memahami interaksi digital pelanggan KFC, lalu membangun sistem yang memungkinkan koneksi lebih cepat, personal, dan berulang,” ujarnya.

    Kevin Augusto Asyrafi, Marketing Engagement Manager KFC Indonesia, menambahkan bahwa aplikasi sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pengguna.

    “KFCKu App hadir sebagai solusi yang lebih lengkap dan relevan setelah kami melakukan riset mendalam,” katanya.

    Transformasi digital ini tidak hanya mencakup aplikasi seluler, tetapi juga terintegrasi dengan sistem pendukung seperti Web Order dan KiosK sebagai bagian dari ekosistem digital yang lebih luas.

    Pendekatan modular dalam arsitektur aplikasi memungkinkan skalabilitas dan adaptasi terhadap operasi berskala besar.

    Content image for article: KFCKu App Tumbuh 27,68% Berkat Kolaborasi dengan Akar Inti Teknologi

    Yunita, IT PM and QA Manager KFC Indonesia, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan AIT berjalan sangat cair. “Mereka benar-benar memahami alur operasional kami dan cepat menyesuaikan solusi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

    Keberhasilan KFCKu App menunjukkan bahwa kolaborasi antara brand nasional dan pengembang teknologi lokal dapat menghasilkan solusi digital yang berdampak signifikan terhadap loyalitas pelanggan dan pertumbuhan bisnis.

    AIT sebagai mitra strategis menangani seluruh proses pengembangan, mulai dari perencanaan sistem hingga integrasi layanan.

    Dalam industri yang terus berkembang seperti layanan makanan, kecepatan dan konsistensi menjadi faktor kritis.

    Teknologi pendukung seperti chipset performa tinggi dan infrastruktur jaringan yang mumpuni turut berperan dalam kesuksesan aplikasi semacam ini.

    Pengembangan aplikasi berbasis pengguna ini sejalan dengan tren digitalisasi yang semakin masif, sebagaimana terlihat dalam inisiatif seperti jaringan 5G terkonvergensi yang mendukung berbagai layanan digital.

    Pencapaian KFCKu App juga mencerminkan pentingnya adaptasi teknologi dalam menghadapi perubahan perilaku konsumen. Perusahaan yang mampu berinovasi dan berkolaborasi dengan mitra teknologi yang tepat akan lebih siap bersaing di era digital. (Icha)

  • Gojek Perkuat Ekosistem Digital dengan Talenta Lokal di HUT ke-80 RI

    Gojek Perkuat Ekosistem Digital dengan Talenta Lokal di HUT ke-80 RI

    Telko.id – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gojek memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem digital melalui pengembangan talenta lokal.

    Langkah Gojek membangun ekosistem digital ini sejalan dengan tema perayaan “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” yang diusung pemerintah.

    Hans Patuwo, Direktur/Chief Operating Officer GoTo dan President Gojek, menyatakan bahwa inovasi teknologi dari Gojek bertujuan memudahkan pelanggan, membuka peluang pendapatan bagi mitra driver, dan mendorong pertumbuhan mitra usaha.

    “Peran kami adalah menjadikan teknologi sebagai jembatan yang mengubah tantangan menjadi peluang,” ujarnya.

    Inovasi dari Talenta Lokal

    Gojek dan GoTo terus meluncurkan layanan baru hasil karya talenta teknologi lokal. Beberapa inovasi terbaru meliputi GoCar Prestige, Kurasi Menu Sehat GoFood, GoFood Flash, GoMart 15 Menit, GoRide Instant Everywhere, GoSend 1 Jam Sampai, dan GoGreen SM. Layanan ini dilengkapi dengan promo menarik untuk meningkatkan permintaan pelanggan.

    Dukungan untuk Mitra Driver dan Usaha

    Program Swadaya untuk mitra driver diperkuat melalui lima pilar: solusi finansial, jaminan sosial, kebutuhan sehari-hari, telekomunikasi, dan perawatan kendaraan.

    Sementara bagi mitra usaha, Gojek meluncurkan GoFood Merchant App (GMA) yang memangkas proses pendaftaran GoFood menjadi 5 menit. Program edukasi Pojok Belajar juga diperluas dari 8 ke 24 kota.

    Menurut riset Prasasti Center for Policy Studies (2025), ekosistem GoTo berkontribusi menciptakan nilai ekonomi sebesar Rp480,7 triliun pada 2024.

    Selain itu, lebih dari 2,03 juta tenaga kerja terserap, dan angka kemiskinan turun 0,45 poin persentase secara nasional.

    Gojek juga terus berinovasi dengan layanan seperti AmanBersamaGojek untuk meningkatkan keamanan pengguna dan Gojek PLUS untuk memberikan kemudahan berlangganan layanan.

    Dengan semangat #PastiAdaJalan, Gojek berkomitmen mendukung Indonesia maju melalui pemberdayaan talenta lokal dan dampak ekonomi yang luas bagi jutaan mitra. (Icha)

  • Platform X Diselidiki Pihak Berwajib Prancis atas Dugaan Kejahatan Siber

    Platform X Diselidiki Pihak Berwajib Prancis atas Dugaan Kejahatan Siber

    Telko.id – Platform media sosial X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, kini berada di bawah penyelidikan kriminal oleh otoritas Prancis.

    Kejaksaan Prancis telah meminta bantuan kepolisian untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh platform milik Elon Musk tersebut.

    Penyelidikan ini diluncurkan setelah kejaksaan menerima temuan awal yang menunjukkan dugaan keterlibatan X dalam dua tindak pidana utama: interferensi terorganisir terhadap sistem pemrosesan data otomatis dan ekstraksi data secara curang dari sistem tersebut.

    Selain itu, Musk juga dituding mempromosikan kelompok sayap kanan di Prancis melalui platformnya.

    Dampak Hukum dan Politik

    Penyelidikan ini tidak hanya menyasar X sebagai entitas hukum, tetapi juga individu-individu di baliknya.

    Jika Musk dan para eksekutif X tidak memenuhi panggilan pengadilan, Prancis berwenang mengeluarkan surat penangkapan internasional. Langkah ini bisa memicu ketegangan lebih lanjut antara pemerintah AS dan Eropa, terutama setelah sebelumnya AS mengkritik beberapa negara Eropa atas tuduhan pembatasan kebebasan berbicara dan serangan terhadap perusahaan teknologi AS seperti Apple.

    Preseden Kasus Telegram

    Ini bukan pertama kalinya Prancis mengambil tindakan keras terhadap platform digital. Sebelumnya, pendiri Telegram, Pavel Durov, ditangkap dengan tuduhan memfasilitasi kejahatan terorganisir melalui aplikasinya.

    Musk sendiri pernah mengkritik penangkapan tersebut. Ironisnya, kasus itu justru meningkatkan popularitas Telegram karena banyak pengguna yang mendownloadnya sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan berekspresi.

    Dengan pola serupa, penyelidikan terhadap X berpotensi memicu reaksi yang sama dari pengguna setia Musk.

    Namun, berbeda dengan Durov yang akhirnya dibebaskan, belum jelas bagaimana Musk akan merespons tekanan hukum dari Prancis.

    Penyelidikan ini juga menggarisbawahi tantangan regulasi global terhadap platform digital. Seperti yang terjadi pada Qualcomm dan perusahaan teknologi lainnya, pemerintah semakin ketat mengawasi operasi mereka di wilayah hukum masing-masing. (Icha)