spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Waduh, Perusahaan AS Cueki Titah Trump untuk Embargo Huawei

Telko.id, Jakarta – Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) kabarnya tidak mengindahkan instruksi embargo Huawei yang dikeluarkan Presiden Donald Trump. Sebab, perusahaan modem AS disebut-sebut masih bermitra bisnis dengan nilai transaksi jutaan dolar AS dengan Huawei.

Jika kabar ini benar, maka perintah Trump yang secara tegas melarang perusahaan teknologi AS menjual atau membeli produk elektronik ke Huawei tidak ditaati dengan baik.

Menurut laporan CNET, komponen dari perusahaan AS mulai dikirim ke Huawei sejak tiga minggu lalu. Rumornya, Intel dan Micron termasuk perusahaan asal AS yang tak patuh terhadap perintah Trump.

{Baca juga: AS Gerah Belum Bisa Cekal Jaringan 5G China}

Beberapa waktu lalu, Trump dilaporkan akan meringankan embargo Huawei. Pemerintah AS bakal memberi lisensi sementara kepada produsen asal China itu guna mencegah gangguan layanan jaringan.

Sebab, masih banyak layanan Huawei yang digunakan oleh penyedia internet. Asal tahu saja, penyedia internet dan operator nirkabel di pedesaan dan berpenduduk rendah di AS masih menggunakan perangkat Huawei.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Huawei Terbaru}

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah larangan bagi perusahaan-perusahaan AS menggunakan peralatan telekomunikasi buatan perusahaan China, yang menimbulkan risiko keamanan.

Perintah diteken Trump untuk mendorong undang-undang ekonomi internasional guna memberi wewenang kepada presiden mengatur perdagangan. Ketika resmi ditandatangani, perintah otomatis berlaku. (SN/FHP)

Sumber: CNET

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU