spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Tim Cook: Apple Rajin Caplok Perusahaan Startup

Telko.id, Jakarta – CEO Apple, Tim Cook menjelaskan terkait perkembangan perusahaannya saat ini. Dalam sebuah wawancara, Cook menjelaskan jika Apple selalu melakukan akuisisi ke perusahaan startup setiap dua hingga tiga minggu sekali.

Dilansir Telko.id dari CNBC pada Selasa (07/05/2019), akusisi Apple menorehkan rekor tersendiri. Kata Cook, dalam enam bulan terakhir, Apple telah membeli 20 hingga 25 perusahaan, dan Apple sering kali tidak mengumumkan akusisi tersebut.

“Apple sering tidak mengumumkan kesepakatan (akuisisi), karena perusahaannya kecil dan Apple mencari kekayaan intelektual,” kata Cook.

Gaya akuisisi yang agresif ini memang tidak terlepas dari kondisi keuangan Apple. Dalam laporan pendapatan kuartal kedua fiskal, Apple memiliki kas sebesar USD$ 225,4 miliar atau Rp 3219,3 Triliun dan menjadikannya salah satu perusahaan paling kaya di dunia.

{Baca juga: Belasungkawa Tim Cook untuk Tragedi di Chrischurch}

Cook mengatakan bahwa setelah berinvestasi dengan membangun Universitas di di Austin, Amerika Serikat sebesar USD$ 1 miliar atau Rp 14,2 triliun perusahaan mengalihkan perhatian dan membelanjakannya ke tujuan lain, seperti melakukan akusisi.

“Kami memperoleh semua yang kami butuhkan yang dapat cocok dan memiliki tujuan strategis untuk itu. Jadi kami mengakuisisi perusahaan rata-rata, setiap dua hingga tiga minggu,” tutur Cook.

Akusisi yang dilakukan Apple biasanya untuk menambah daftar fitur layanan kepada pengguna. Pada tahun 2018, Apple mengakusisi layanan majalah digital, Texture dan menggantinya menjadi Apple News yang menawarkan akses berbagai media dengan biaya tetap.

{Baca juga: Gara-gara Trump, Akun Twitter Tim Cook Pun Berganti Nama}

Di tahun 2014, Apple juga melakukan akusisi terbesarnya dengan membeli Beats senilai USD$ 3 miliar atau Rp 42,8 Triliun dan mengubahnya menjadi Apple Music.

Saat ini isu akusisi Apple masih terus berkembang. Beberapa pihak bahkan meminta Apple untuk melakukan akusisi terhadap perusahaan seperti Tesla dan Netflix. Mari kita tunggu langkah akusisi Apple selanjutnya. [NM/HBS]

Sumber: CNBC

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU