spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

“Tendang” Apple, Induk Google jadi Perusahaan Terkaya di Dunia

Telko.id, Jakarta – Alphabet, induk Google, menggeser Apple dari posisi teratas perusahaan terkaya di dunia. Laporan menyebut, kuartal II- 2019, Alphabet punya kekayaan USD 117 miliar atau sekitar Rp 1.662 triliun.

Menurut laporan MacRumors, seperti dikutip Telko.id, Jumat (02/08/2019), kekayaan yang dimiliki Alphabet sekarang jauh lebih besar ketimbang harta Apple, yang masih tercatat USD 102 miliar atau sekitar Rp 1.448 triliun.

Dengan capaian positif yang diraih Alphabet, para pemegang saham pun bakal kian ketat dalam mengontrol penggunaan dana. Mereka menyatakan bakal mengawasi Alphabet dalam belanja saham maupun dividen.

{Baca juga: Pakai AI, DeepMind Bisa Deteksi Ginjal Akut Dalam 15 Menit}

Persaingan perusahaan Amerika Serikat dalam menangguk harta memang cukup kompetitif. Belum lama ini, peningkatan harga saham membuat Microsoft menjadi satu perusahaan paling bernilai di Negeri Paman Sam.

Microsoft menjadi perusahaan ketiga di Amerika Serikat yang menyentuh nilai pasar atau valuasi USD 1 triliun atau lebih kurang Rp 14 kuadriliun. Torehan Microsoft pun berhasil mengikuti jejak Apple dan Amazon.

{Baca juga: Embargo AS “Nggak Ngefek”, Penjualan Ponsel Huawei Melesat}

Peningkatan harga saham Microsoft sendiri berdasarkan indikasi jumlah saham yang diperdagangkan. Sebelumnya pada Agustus 2018, Apple menjadi perusahaan pertama Amerika Serikat bernilai USD 1 triliun.

Saham Amazon juga mencapai nilai USD 1 triliun pada bulan berikutnya. Namun demikian, sama halnya dengan Apple, total nilai saham Amazon kemudian turun, yakni ada di angka USD 935 miliar atau Rp 13,2 kuadriliun. (SN/FHP)

Sumber: MacRumors

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU