spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

Stres di Luar Angkasa Bisa Bikin Astronot Terserang Herpes

Telko.id, Jakarta – Stres akibat penerbangan luar angkasa bisa melemahkan sistem imunitas tubuh para astronot. Menurut kajian Frontiers in Microbiology, hal itu juga bisa membangkitkan lagi virus yang “tertidur” seperti herpes.

“Penerbangan luar angkasa yang panjang dapat meningkatkan risiko medis selama misi-misi eksplorasi,” ujar peneliti Laboratorium KBR Wyle di Pusat Luar Angkasa Johnson AS Satish, K Mehta, seperti dilansir Fox News.

Penelitian yang dilakukan oleh lima peneliti NASA dan University of Colorado tersebut melibatkan 89 astronot. Namun, Mehta mengatakan, hanya enam astronot yang memunculkan gejala aktivasi virus yang menyebar secara luas.

{Baca juga: Tahun 2024, Astronot NASA akan Tinggal di Bulan}

Meskipun hanya sedikit yang mengalami kondisi reaktivasi virus, dikutip Telko.id pada Rabu (20/3/2019), durasi di luar angkasa menjadi perhatian badan antariksa Amerika itu sebagai faktor utama penyebab kemunculan lagi penyakit herpes.

Kondisi itu bertahan sebulan setelah para pilot pesawat luar angkasa kembali ke Bumi. “Para astronot NASA berada dalam kondisi mikro-gravitasi dan terpapar radiasi kosmik selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan,” terangnya.

Mehta melanjutkan, tantangan fisik semakin parah dengan faktor lain pemicu stres, semisal pemisahan sosial, terkurung, dan siklus tidur-bangun yang berganti. Produksi hormon di tubuh pun menjadi tak stabil.

{Baca juga: 7 Fakta Menarik Robot InSight yang Dikirim ke Mars}

“Virus herpes telah berkembang dalam diri manusia selama ribuan tahun dan menggunakan strategi canggih untuk menghindari respons imun tubuh inang. Risiko itu patut dipertimbangkan oleh perusahaan antariksa,” pungkasnya. [SN/HBS]

Sumber: Foxnews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU