spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Revenue 4G Lampaui 3G di 2016, Koneksi Capai 1.9 Miliar

Telko.id – Menurut laporan terbaru dari Strategy Analytics, pendapatan yang dihasilkan oleh langganan 4G akan melampaui apa yang dihasilkan 3G untuk pertama kalinya pada tahun 2016.

Diperkirakan juga, total pendapatan layanan nirkabel (tidak termasuk M2M) akan mencapai puncaknya pada tahun 2019 dengan US$ 882 miliar dan setelah itu mulai menurun. Pertumbuhan ini sudah cukup datar, dengan angka di 2019 yang hanya 3% naik dibanding 2015 dengan tekanan persaingan dan peraturan membatasi peluang pertumbuhan.

Jumlah koneksi 4G global diperkirakan akan meningkat dari 1.1 miliar menjadi 1.9 miliar selama tahun ini dan mencapai 5,6 miliar pada akhir 2022.

Di saat yang bersamaan, GSA juga secara kebetulan mengumumkan hasil penelitiannya hari ini mengatakan bahwa jumlah total jaringan 4G global telah mencapai 500 lebih.

“Pasar maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan akan melihat sebagian besar pendapatan mereka berasal dari layanan LTE 4G tahun ini, meskipun China juga akan memberikan kontribusi yang signifikan,” kata analis SA, Phil Kendall seperti dilansir Telecoms, Senin (6/6).

Ia menambahkan, dengan menyalip Amerika Serikat untuk menjadi pasar 4G terbesar di dunia pada Q3 2015, China akan membuat iri pasar berkembang lainnya dengan lebih dari setengah dari pendapatan 2016-nya diproyeksikan berasal dari 4G LTE.

“Layanan 5G komersial akan dimulai di beberapa pasar pada tahun 2020, terutama di Amerika Serikat dan pasar Asia yang maju,” kata Susan Welsh de Grimaldo dari SA.

Ia memperkirakan pengguna yang terkoneksi dengan 5G akan tumbuh dari 2 juta pada tahun 2020 menjadi 116 juta pada tahun 2022, dengan modem dan router mendorong adopsi awal.

Lewat grafik yang dibuatnya, SA juga menunjukkan bahwa butuh waktu dua tahun bagi 4G untuk berjalan dan kemudian lebih lanjut empat tahun untuk menjadi generator pendapatan utama. SA menilai proses yang sama juga akan terulang pada 5G, mulai dari tahun 2020.

SA-service-revenue-chart

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU