spot_img
Latest Phone

Garmin dan PBESI Siapkan Timnas Menuju Asian Games 2026

Telko.id - Garmin melalui divisi ekosistem B2B, Garmin Health,...

POCO F9 Series Siap Meluncur 1 September, Ini Keunggulannya!

Telko.id - POCO siap memperkenalkan lini terbarunya, POCO F9...

POCO X8 Pro Series Siap Libas Semua Genre Game Berat

Telko.id - POCO X8 Pro Series resmi diposisikan sebagai...

Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Latihan Sesuai Kondisi Tubuh

Telko.id - Samsung resmi menghadirkan Galaxy Watch Ultra2 dan...

Asyik, Samsung Galaxy Watch8 Kini Dukung NFC Pay myBCA

Telko.id – Samsung resmi menghadirkan fitur NFC Pay di...

ARTIKEL TERKAIT

PewDiePie Minta Stop Gerakan “Subscribe PewDiePie”

Telko.id, Jakarta – YouTuber PewDiePie menyatakan keberatan dengan keberadaan meme Subscribe PewDiePie yang dalam beberapa bulan terakhir beredar di dunia maya. Ia pun meminta kepada netizen untuk stop menyebarkan meme tersebut.

PewDiePie menyampaikan permintaan itu melalui sebuah video. Ia merasa trauma dengan peristiwa penembakan di Christchurch, Selandia Baru. Pelaku insiden tersebut juga meneriakkan slogan serupa sebelum menembaki umat yang tengah berada di masjid.

Sejatinya, seperti dikutip Telko.id dari The Verge, Selasa (30/4/2019), meme Subscribe PewDiePie “bergentayangan” demi membantu PewDiePie memenangi jumlah pengikut terbanyak di YouTube. Sebab, PewDiePie mulai terusik oleh kanal milik T-Series.

{Baca juga : Turun Takhta, PewDiePie kalah dari Youtuber India}

PewDiePie menyambut secara baik gerakan itu. Namun, lambat laun, ia mulai merasa resah. Baginya, meme tersebut identik dengan aksi kekerasan di Christchurch. Apalagi, meme Subscribe PewDiePie terus mengalir hingga berbulan-bulan lamanya.

“Saya tidak ingin aksi kekerasan atau sejenisnya mengalahkan semua hal baik. Saya tidak ingin perbuatan positif orang-orang terkubur oleh sedikit hal buruk. Sebaiknya hentikan meme-meme itu karena erat kaitannya dengan aksi kekerasan,” ujarnya.

Sebelumnya, PewDiePie merasa berang karena namanya disebut-sebut oleh pelaku penembakan massal di masjid di Christchurch. Pelaku menyebut nama PewDiePie ketika melakukan siaran langsung penembakan yang menewaskan 50 orang.

PewDiePie, yang memiliki nama asli Felix Kjellberg, secara tegas merasa muak ketika namanya disebut oleh pelaku. Teroris tersebut diketahui mengajak orang-orang untuk mengikuti video-video PewDiePie yang ditayangkan di kanal YouTube.

{Baca juga: Namanya Disebut-sebut oleh Pelaku Penembakan, PewDiePie Berang}

“Nama saya disebut oleh pelaku penembakan. Saya benar-benar merasa muak. Saya turut berduka cita terhadap korban meninggal dunia. Saya menyatakan sangat mendukung keluarga serta siapapun yang hidupnya terdampak olehnya,” ujar PewDiePie. [SN/HBS]

Sumber: The Verge

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU